<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Poyuono &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/poyuono/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Feb 2022 04:37:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Poyuono &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/arief-poyuono-tantang-erick-thohir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F46]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2020 05:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Poyuono]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Mati Lampu]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Poyuono]]></category>
		<category><![CDATA[PT PLN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=86116</guid>

					<description><![CDATA[“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian yang berada di daerah Kota Bekasi pasti mengalami pemadaman listrik kan beberapa waktu lalu? Nah, buntut pemadaman tersebut&#160;nggak&#160;cuma beberapa saat,&#160;cuy. Urusannya panjang. Sebab, politikus Gerindra Arief Poyuono yang saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="wp-block-heading" id="orang-hebat-tidak-dihasilkan-dari-kemudahan-kesenangan-dan-kenyamanan-mereka-dibentuk-melalui-kesulitan-tantangan-dan-air-mata-dahlan-iskan-mantan-menteri-bumn"><strong>“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN</strong></h4>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide" />



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com/">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Gengs</em>, kalian yang berada di daerah Kota Bekasi pasti mengalami pemadaman listrik kan beberapa waktu lalu? Nah, buntut pemadaman tersebut&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;cuma beberapa saat,&nbsp;<em>cuy</em>. Urusannya panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebab, politikus Gerindra Arief Poyuono yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Pemantau Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (LPPC19-PEN) sampai angkat suara.&nbsp;<em>Nggak</em>&nbsp;main-main, Bung Arief langsung menghardik Menteri BUMN Erick Thohir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kemarahannya itu, Bung Arief meminta supaya Mas Erick&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;melihat soal pemadaman ini sebagai hal yang biasa terjadi. Pasalnya, ini Bekasi&nbsp;<em>lho</em>,&nbsp;<em>cuy</em>, salah satu kota besar yang memiliki ketergantungan akut dengan listrik. Industri yang ada di Bekasi bisa rugi, dan pasti berpengaruh pada aktivitas ekonomi warga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Belum lagi, kata Bung Arief, kalau listrik mati, orang Bekasi pasti akan keluar dari rumah dan memilih untuk bertemu dengan teman-temannya karena mau akses ponsel pun&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;bisa. Sebenarnya, bagus&nbsp;<em>sih</em>&nbsp;hal tersebut – andai kondisinya&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;sedang musim pandemi Covid-19.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Makanya, saking jengkelnya Bung Arief, ia mendesak agar Mas Erick mau merombak jajaran perusahaan PLN – mulai direktur sampai komisaris. <em>Widih</em>, sadis <em>bener</em> usulannya ya, <em>cuy</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, ngomong-ngomong, ada benarnya juga&nbsp;<em>sih</em>&nbsp;kalau misal saran dari&nbsp;<strong><a href="https://rmol.id/amp/2020/11/01/459151/Listrik-Bekasi-Padam-Lebih-Dari-2-Jam--Arief-Poyuono--Erick-Thohir-Harus-Pecat-Semua-Direktur-Dan-Komisaris-PLN/">Bung Arief</a></strong>&nbsp;diwujudkan oleh Mas Erick. Lagian juga, sebenarnya&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;cuma warga Bekasi saja yang&nbsp;<em>gedeg</em>&nbsp;dengan PLN kok. Banyak&nbsp;<em>lho</em>&nbsp;daerah lain yang memendam ke-<em>gedeg</em>-an juga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, sekarang, kira-kira berani&nbsp;<em>nggak nih</em>&nbsp;Mas Erick mewujudkan usulan dari Bung Arief?&nbsp;<em>Nggak</em>&nbsp;perlu rombak total kok. Cukup ada reformasi perusahaan saja. Kasihan juga kan sama Mas Erick. Anak buahnya yang salah tetapi ia yang kerap kena marah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apa mungkin ya tantangan Poyuono ini kayak kasus Sengkuni yang seolah memberi jaminan aman kepada Pandawa agar bersedia ikut lomba dadu dengan Kurawa?&nbsp;<em>L</em><em>ha</em>&nbsp;kok, ternyata ia menyimpan siasat agar Pandawa kalah dan terusir dari Hastina.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi, kepada Mas Erick, memang mau&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;mau harus melakukan evaluasi dan reformasi perusahaan, sebab sedikit atau banyak saran dari Bung Arief&nbsp;<em>tuh</em>&nbsp;mewakili sebagian suara masyarakat. Namun, terkait dengan keputusan pemecatan dan lain-lain, Mas Erick jauh lebih paham dan bijaklah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jangan sampai terpengaruh oleh omongan dari luar, termasuk Bung Arief. Ingat, Pandawa terusir dari Hastina karena terlalu percaya dengan pembisik yang ternyata punya bisa mematikan. <em>Hehe</em>. (F46)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Mengapa Mulan Dianggap Suka ‘Berontak’?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/ITEf6fprIhM?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/01/Arief-Poyuono-Tantang-Erick-Thohir-1-1024x683.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sri Mulyani “Lawan” Arief Poyuono</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/sri-mulyani-lawan-arief-poyuono/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F46]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 May 2019 08:05:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Poyuono]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Mulyani melawan Arief Poyuono]]></category>
		<category><![CDATA[Srimulyani]]></category>
		<category><![CDATA[tolak bayar pajak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=58162</guid>

					<description><![CDATA[“Sebab seorang ksatria cahaya tahu bahwa dia punya macam-macam kewajiban dan tanggung jawab”. – Paulo Coelho Pinterpolitik.com Arief Poyuono sebagai seorang politisi mempunyai gaya berpakaian dan cara bicara yang khas ya gengs. Dengan gaya komunikasi dan berpakaian yang selalu memakai peci hitam itu, politikus Partai Gerindra itu menjadi gampang untuk dikenali. Bahkan nih gengs, hanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>“</strong><strong>Sebab seorang ksatria cahaya tahu bahwa dia punya macam-macam kewajiban dan tanggung jawab</strong><strong>”. – Paulo Coelho</strong></p>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>Pinterpolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">A</span>rief Poyuono sebagai seorang politisi mempunyai gaya berpakaian dan cara bicara yang khas ya <em>gengs</em>. Dengan gaya komunikasi dan berpakaian yang selalu memakai peci hitam itu, politikus Partai Gerindra itu menjadi gampang untuk dikenali. Bahkan nih <em>gengs</em>, hanya mendengarkan suaranya, pasti kita sudah dapat menebak siapa yang berbicara.</p>
<p>Apalagi kalau kita teringat ketika doi berdebat dengan politikus PDIP Adian Napitupulu yang membicarakan <em>Indonesian first</em> di acaranya Najwa Shihab. <em>Upsss</em>.</p>
<p>Nah, sadar atau tidak, belakangan ini popularitas Arief Poyuono sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra semakin naik <em>gengs</em>. Publik semakin mengenalnya karena memang doi sebagai salah satu orang yang paling keras dalam memberikan kritik terhadap penyelenggaraan Pemilu saat ini.</p>
<p>Menurut doi nih, dalam Pemilu serentak kali ini terjadi banyak sekali kecurangan. Sehingga, berbagai cara doi lakukan agar masyarakat menolak hasilnya. Dari ikut menyerukan <em>people power</em>, sampai menyerukan ungkapan tolak bayar pajak.</p>
<hr /><p><em>Arief Poyuono tiba-tiba menyerukan ajakan tolak bayar pajak. Wah, ibaratnya, secara tidak langsung Arief menyulut api peperangan nih sama salah satu Srikandi Indonesia.</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fsri-mulyani-lawan-arief-poyuono%2F&#038;text=Arief%20Poyuono%20tiba-tiba%20menyerukan%20ajakan%20tolak%20bayar%20pajak.%20Wah%2C%20ibaratnya%2C%20secara%20tidak%20langsung%20Arief%20menyulut%20api%20peperangan%20nih%20sama%20salah%20satu%20Srikandi%20Indonesia.&#038;related' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p><em>Beh</em>, kalau sampai beneran banyak yang tidak membayar pajak, bisa berabe nih negara. Dijamin pendapatan negara akan merosot dan memberikan pengaruh terhadap ekonomi dan APBN ke depannya.</p>
<p>Kalau kita ingat ya <em>gengs</em>, upaya Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam menarik pajak begitu keras hingga terseok-seok, bahkan sampai meluncurkan program <em>tax amnesty</em>, adalah agar pajak dari luar negeri masuk ke Indonesia. Eh ini malah ada politisi yang tiba-tiba menyerukan ajakan tolak bayar pajak. <em>Wah</em>, ibaratnya, secara tidak langsung Arief menyulut api peperangan nih sama salah satu Srikandi Indonesia.</p>
<p>Lagian <em>cuy</em>, bukannya dulu pada tahun 2016, Fadli Zon sebagai kolega Arief pernah mengusulkan agar dana bantuan untuk partai politik naik dari Rp 108 jadi Rp 5.000 per suara? Bahkan tahun 2018 doi usul lagi agar menjadi Rp 10.000 per suara. Kok jadi kontraproduktif ya, minta dana Parpol naik, tapi menolak bayar pajak. Kan dana parpol juga dari APBN yang bersumber dari pajak. <em>Hadeh.</em></p>
<p>Benar saja, setelah Waketum Partai Gerindra ini menyerukan ajakan tolak bayar pajak, Sri Mulyani langsung angkat bicara. Doi langsung “menyemprot” Arief loh.</p>
<p>Sri Mulyani mengatakan bahwa sebenarnya ketentuan terkait pajak sudah diatur oleh Undang-Undang. Bu Ani bilang bahwa kalau mau mendapatkan hak, harusnya juga menjalankan kewajiban. Toh Arief Poyuono juga WNI kan. Begitu ungkap Menteri Keuangan <em>cuy</em>.</p>
<p>Wah, main-main nih Arief Poyuono, masa memberikan ancaman sampai seperti itu? Kalau sikapnya sepert itu sih jauh banget ya dari sikap seorang negarawan. Lagian emang nggak mau dapat uang dari pemerintah? Kan lumayan, setidaknya bisa mengurangi beban finansial partai. Apa mau mengikuti saran dari Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Arya Sinulingga bahwa khusus anggota DPR Fraksi Gerindra tidak usah digaji dan tidak diberikan THR? Hayo, gimana? THR kan dari duit pajak juga. Hayo. (F46)</p>
<p><div class="youtube-embed" data-video_id="NUVQ42OGk9k"><iframe title="Sikap Politik Para Selebriti" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/NUVQ42OGk9k?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div></p>


<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/05/Sri-Mulyani-semprot-Arif-Poyuono.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
