<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Polemik Kartu Prakerja &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/polemik-kartu-prakerja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Jul 2020 06:50:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Polemik Kartu Prakerja &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kartu Prakerja Siap Kerjai Lagi?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/kartu-prakerja-siap-kerjai-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F46]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2020 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Prakerja]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Kartu Prakerja]]></category>
		<category><![CDATA[Prakerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=81691</guid>

					<description><![CDATA[“Education is the ability to listen to almost anything without losing your temper or your self-confidence” – Robert Frost, penyair asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Cuy, percaya gak sih jika sesuatu yang tidak sesuai pada tempat dan waktunya itu hanya akan mendapatkan kritikan dan mengakibatkan madhorot atau ketidakbermanfaatan. Percaya dong pastinya karena memang itu seakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Education is the ability to listen to almost anything without losing your temper or your self-confidence” – Robert Frost, penyair asal Amerika Serikat (AS)</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><a style="color: #cedb2a;" href="https://pinterpolitik.com/">PinterPolitik.com</a></span></p>
<p><em><span class="dropcap dropcap2">C</span>uy</em>, percaya gak <em>sih</em> jika sesuatu yang tidak sesuai pada tempat dan waktunya itu hanya akan mendapatkan kritikan dan mengakibatkan <em>madhorot</em> atau ketidakbermanfaatan. Percaya <em>dong</em> pastinya karena memang itu seakan sudah menjadi sebuah hukum alam.</p>
<p>Ibaratnya <em>nih</em>, kalian sedekah atau memberikan santunan tetapi ternyata kalian memberikannya kepada orang yang secara ekonomi sudah mampu dan bahkan lebih-lebih. Terus sedekah itu apa manfaatnya?</p>
<p>Ya, jawabannya memang tetap ada <em>sih</em>, yaitu hubungan dengan orang tersebut semakin baik. Namun, kalau dilihat dari kebermanfaatan secara sosial yang lebih pas <em>gimana</em>? Ya, itu gak pas banget karena yang lebih berhak mendapatkan masih banyak.</p>
<p>Hal ini sama, <em>cuy</em>, dengan kondisi yang saat ini terjadi. Berita terbaru <em>nih</em> datang dari dunia ketenagakerjaan tetapi tidak jauh dari kartu-kartu yang menuai polemik, yaitu Kartu Prakerja.</p>
<p>Pasalnya <em>nih</em>, ternyata, senyap-senyap mengagetkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meneken Peraturan Presiden (<strong><a href="https://nasional.sindonews.com/read/114236/12/pks-terkejut-gaji-pengelola-kartu-prakerja-rp47-77-juta-1595812050/" rel="nofollow">Perpres</a></strong>) Nomor 81 Tahun 2020 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas bagi Direktur Eksekutif dan Direktur Pada Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja. Bahkan,  di dalamnya, disebutkan bahwa besaran gaji pengelola Kartu Prakerja Rp 47 juta hingga Rp 77 juta per bulan di luar fasilitas lainnya, <em>cuy</em>.</p>
<p><em>Beh</em>, menurut <em>mimin sih</em>, ini <em>gokil</em> banget ya. Masalahnya, kemarin saja terkait polemik tentang segala permasalahan yang dimilikinya belum ada kejelasan perbaikan manajemen dan yang lainnya. Eh, malah secara mengejutkan keluar Perpres yang isinya ternyata gaji jajaran direksi sebegini besar.</p>
<p>Ingat ya, <em>cuy</em>, ini semua masih ibaratnya gaji utama, belum fasilitas yang lainnya. <em>Lah</em>, kalau dapat fasilitas yang lainnya, mungkin bisa <em>tuh</em> hampir menyentuh 100 juta.</p>
<p>Mohon maaf <em>nih</em> sebelumnya, ini kan program yang dapat dikatakan berbasiskan sistem yang berjalan secara <em>online </em>begitu. Konten sudah ada dan tersedia sehingga nanti yang mengatur ya tinggal bagian IT saja gitu <em>loh.</em></p>
<p>https://www.instagram.com/p/CDNtomBJ-9M/</p>
<p>Terus, kenapa harus ada banyak banget jajaran direksinya? Ini kan mengakibatkan struktur jadi gemuk.</p>
<p>Padahal <em>nih</em>, secara konsep organisasi, ketika terdapat struktur yang terlalu gemuk, itu juga berpotensi menghambat efektivitas kinerja. Kalau kondisinya seperti ini, lantas <em>gimana</em>? Duh, <em>mbuh</em> lah, kalian bisa menilai sendiri ya.</p>
<p>Padahal, di tengah kondisi seperti sekarang ini, anggaran sebegitu besarnya kan lebih baik digunakan untuk membantu anak-anak yang saat ini sedang kesusahan menghadapi sekolah secara daring. Misalnya nih, kondisi yang melanda siswa SMPN 1 Rembang yang bernama <strong><a href="https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5105293/ini-dimas-tetap-semangat-sekolah-sendirian-karena-tak-punya-smartphone/" rel="nofollow">Dimas</a></strong> yang sampai rela masuk sekolah sendirian karena tidak mempunyai <em>smartphone</em> ketika yang lainnya bisa sekolah secara <em>online</em>.</p>
<p>Benar <em>gak</em>, <em>cuy</em>? Menurut <em>mimin sih</em> benar, soalnya mereka ini lebih layak mendapatkan bantuan <em>gitu</em> <em>loh</em> daripada mereka yang sudah kaya malah diberi uang tambahan. <em>Hadeuh</em>.</p>
<p>Adanya informasi ini, sontak membuat Fraksi PKS merasa kaget sehingga ada anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) angkat bicara, yaitu Kurniasih Mufidayati. Doi <em>sih</em> berharap ini tidak benar, bahkan akan melakukan <em>cross check</em> ke Kementerian Ketenagakerjaan katanya.</p>
<p><em>Tapi</em>, sebentar <em>deh</em>, Bu. Kalau mau <em>check</em> terkait Prakerja, mending langsung ke Menteri Koordinator (Menko)Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saja. Kan, sejak awal memang program ini ibaratnya sudah diambil alih oleh Kemenko Perekonomian.</p>
<p>Kalau Ibu Kuniasih mau melangkah ke Kemenaker, ya nanti ujung-ujungnya tetap hasilnya nihil, alias <em>gak</em> dapat informasi apa-apa. <em>Lah wong</em>, <em>gak</em> tepat sasaran. <em>Hehehe</em>. (F46)</p>
<p><iframe title="Coca-Cola vs Pepsi: Soda Politics dan Kisah Cola Wars" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/jvJDeVtC4xQ?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></p>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
<p><a href="http://bit.ly/ruang-publik"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-61983" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg" alt="" width="696" height="90" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-300x39.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-768x99.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-696x90.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1068x138.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1920x248.jpg 1920w" sizes="(max-width: 696px) 100vw, 696px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/07/Kartu-Prakerja-Siap-Kerjai-Lagi.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menguak Manuver KPK Soroti Prakerja</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/menguak-manuver-kpk-soroti-prakerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2020 11:30:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[2024]]></category>
		<category><![CDATA[Airlangga Hartarto]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu pra kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Prakerja]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[KPK RI]]></category>
		<category><![CDATA[PDI Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[PDI-P]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Kartu Prakerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=80189</guid>

					<description><![CDATA[Kebijakan Kartu Prakerja akhir-akhir ini kembali menjadi sorotan melalui surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kala masyarakat Indonesia menyongsong normal baru (new normal). Mungkinkah sorotan ini disertai dinamika politik? PinterPolitik.com “Justice will prevail, you say? But of course it will. Whoever wins this war becomes justice.” – Donquixote Doflamingo, One Piece Tidak sedikit orang kerap menganggap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Kebijakan Kartu Prakerja akhir-akhir ini kembali menjadi sorotan melalui surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kala masyarakat Indonesia menyongsong normal baru (<em>new normal</em>). Mungkinkah sorotan ini disertai dinamika politik?</strong></h4>
<hr>
<p><span style="color: #cedb2a;">PinterPolitik.com</span></p>
<blockquote class="td_quote_box td_box_center"><p>“Justice will prevail, you say? But of course it will. Whoever wins this war becomes justice.” – Donquixote Doflamingo, <em>One Piece</em></p></blockquote>
<p><span class="dropcap dropcap2">T</span>idak sedikit orang kerap menganggap bahwa kekuasaan rentan menjadi lahan korupsi. Bahkan, tanpa disadari isu korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan semacam ini turut tertanam dalam berbagai produk budaya di banyak negara.</p>
<p>Seri anime yang berjudul <em>One Piece </em>misalnya menjadi salah satu produk budaya yang juga menyebutkan pesan politis semacam ini dalam alur ceritanya. Para penggemarnya mungkin bisa menemukan perilaku koruptif seperti ini pada World Government dan Marine.</p>
<p>Boleh jadi, World Government dan Marine menjadi musuh para bajak laut <em>One Piece</em> karena perilaku koruptif tersebut. Alhasil, bajak laut mana saja pasti selalu curiga dengan gerak-gerik mereka.</p>
<p>Mungkin, sikap curiga inilah yang perlu setiap saat dimiliki oleh lembaga antirasuah di negara manapun. Hal ini tentu juga berlaku bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Indonesia.</p>
<p>Dalam kebijakan program Kartu Prakerja yang dicanangkan oleh pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) kala pandemi virus Corona (Covid-19) misalnya, dugaan konflik kepentingan dan penyalahgunaan kekuasaan justru mencuat di masyarakat. Sorotan publik pun sempat ramai setelah beberapa perusahaan <em>start-up</em> yang dimiliki Adamas Belva Syah Devara – kala itu menjabat sebagai Staf Khusus Presiden – terlibat dalam kerja sama di program itu.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Kegeraman ProDEM pada UU No.2/2020 bertambah karena ada temuan masalah <a href="https://twitter.com/KPK_RI?ref_src=twsrc%5Etfw">@KPK_RI</a> atas proyek pelatihan Kartu Pra Kerja. Tapi temuan <a href="https://twitter.com/KPK_RI?ref_src=twsrc%5Etfw">@KPK_RI</a> itu hanya dianggap sebagai kajian.</p>
<p>Bangkrut dan ancur, kalau Rezim Sontoloyo ini tak segra disudahi. </p>
<p>Iya gak sih? <a href="https://t.co/cvm86LBF1k">https://t.co/cvm86LBF1k</a></p>
<p>&mdash; RealKetuaProDEM (@KetumProDEM) <a href="https://twitter.com/KetumProDEM/status/1275642766958235648?ref_src=twsrc%5Etfw">June 24, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Terkait dugaan itu, Ketua KPK Firli Bahuri mengirimkan sebuah surat kepada Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pasalnya, program Kartu Prakerja berada di bawah urusan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian.</p>
<p>Dalam surat yang dikirim Firli, terdapat juga beberapa poin lain yang menjadi perhatian, seperti jumlah peserta dengan data pekerja terdampak pandemi virus Corona (Covid-19) yang tidak sebanding, kurasi materi yang kurang kompeten, dan fitur pengenal wajah yang dianggap tidak efisien.</p>
<p>Airlangga pun langsung merespons dengan revisi regulasi terkait program tersebut. Mantan Menteri Perindustrian (Menperin) tersebut bahkan menyebutkan bahwa kementeriannya lah yang mengajukan diri untuk diawasi.</p>
<p>Terlepas dari drama lempar narasi terkait polemik program Kartu Prakerja ini, bukan tidak mungkin dinamika politik turut menyertai. Kira-kira, dinamika seperti apakah yang melandasi? Lalu, bagaimana efek dan dampak dari sorotan KPK ini ke depannya?</p>
<h4><strong>Efek KPK</strong></h4>
<p>Sorotan KPK terhadap pejabat dan politisi tentu dapat selalu membawa efek politis. Bukan tidak mungkin, sorotan lembaga antirasuah ini dapat berdampak pada hasil politik lainnya di masa mendatang.</p>
<p>Dampak seperti ini tercerminkan dalam beberapa kasus korupsi yang menjerat figur politisi penting. Pada tahun 2019 misalnya, mantan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy (Rommy) terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK soal kasus jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).</p>
<p>Tentu, begitu nama tersebut disebut oleh KPK, publik pun tidak hanya tinggal diam. Masyarakat akan memberikan penilaian melalui pemilihan umum (Pemilu).</p>
<p>Kala itu, koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin juga dibuat khawatir terkait dampaknya terhadap perolehan suara Piplres 2019. Pasalnya, Rommy sendiri dikenal memiliki kedekatan politik dengan sang presiden.</p>
<p>Banyak media dan pengamat politik menyebut fenomena tersebut sebagai <em>Rommy Effect</em>. Efek itu ditakutkan dapat membawa para pemilih menyeberang ke kubu lawan, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pasalnya, PPP kala itu juga telah terpecah.</p>
<hr /><p><em>Sorotan lembaga antirasuah KPK ini bisa saja dapat berdampak pada hasil politik di masa mendatang.</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fin-depth%2Fmenguak-manuver-kpk-soroti-prakerja%2F&#038;text=Sorotan%20lembaga%20antirasuah%20KPK%20ini%20bisa%20saja%20dapat%20berdampak%20pada%20hasil%20politik%20di%20masa%20mendatang.&#038;related' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p><em>Rommy Effect</em> seperti ini sebenarnya tidak dapat dilepaskan dari bagaimana kecenderungan masyarakat secara psikologis dapat memengaruhi Pemilu. Tendensi kognitif seperti ini biasa disebut sebagai <em>negativity bias</em>.</p>
<p>Bias inilah yang dijabarkan oleh Amrisha Vaish dari Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology dalam <a href="https://www.researchgate.net/publication/5407136_Not_All_Emotions_Are_Created_Equal_The_Negativity_Bias_in_Social-Emotional_Development"><strong>tulisannya</strong></a> bersama rekan-rekannya yang berjudul <em>Not All Emotions Are Created Equal</em>. Mereka menyebutkan bahwa terdapat kecenderungan pada orang dewasa untuk lebih menggunakan informasi-informasi negatif dalam mengambil keputusan.</p>
<p>Itulah mengapa Rommy Effect ini bisa saja berdampak pada hasil Pemilu. PPP sendiri misalnya, disebut-sebut berada dalam ambang “kehancuran” karena kasus tersebut. Partai itu juga mengalami <a href="https://nasional.kompas.com/read/2019/05/21/06353851/perbandingan-suara-parpol-2014-dan-2019-dari-yang-melejit-tersingkir-hingga/" rel="nofollow"><strong>penurunan perolehan suara</strong></a> dari 6,53 persen pada tahun 2014 menjadi hanya 4,52 persen pada tahun 2019.</p>
<p>Bukan tidak mungkin, hal yang serupa dapat terjadi pada Airlangga selaku Ketum Partai Golkar. Bagaimana pun juga, Airlangga perlu menggunakan taktik tertentu agar sorotan KPK ini tak dapat berujung pada efek yang sama dengan <em>Rommy Effect</em>.</p>
<p>Meski Airlangga telah menangkis sorotan ini dengan memberikan janji revisi regulasi, bukan tidak mungkin dinamika politik lainnya tetap berlanjut. Kira-kira, dinamika apa yang melandasi sorotan KPK pada program Kartu Prakerja yang ditangani oleh Airlangga ini?</p>
<h4><strong>Strategi PDIP?</strong></h4>
<p>Bagaimana pun juga, sikap politis KPK bukan hanya sekali ini dicurigai ada. Dalam beberapa kasus, KPK juga dianggap menjadi instrumen politik dengan jeratan kasus korupsinya.</p>
<p>Manuver politik melalui KPK ini pernah <a href="https://www.pinterpolitik.com/strategi-jerat-rangkul-jokowi/"><strong>disebut-sebut</strong></a> digunakan oleh Presiden Jokowi untuk menjerat dan merangkul lawan-lawan politiknya. Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo misalnya disebut-sebut pernah terkena strategi jerat-rangkul melalui kasus hukum tertentu.</p>
<p>Bukan tidak mungkin, strategi serupa kini dilakukan kembali oleh aktor politik yang berbeda. Apalagi, situasi politik pada tahun 2024 bisa saja menjadi semakin sulit dikontrol.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/CBzOlIgBTEL/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CBzOlIgBTEL/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CBzOlIgBTEL/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">KPK minta program Prakerja dihentikan, kenapa ya? #kpk #kartuprakerja #prakerja #menkoperekonomian #corona #coronavirus #covid19 #pandemicorona #jagajarak #cegahcorona #cucitangan #stayhealth #pakemasker #infografis #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-06-24T02:05:32+00:00">Jun 23, 2020 at 7:05pm PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Bila diamati kembali, sosok politisi yang menjadi sorotan kini adalah Airlangga yang sekaligus menjabat sebagai Ketum Golkar. Partai berlambang pohon beringin ini juga merupakan salah satu partai dengan suara terbanyak pada Pemilu 2019 lalu.</p>
<p>Bukan tidak mungkin, kekuatan Golkar yang besar kini dapat menjadi keuntungan maupun kerugian bagi kekuatan lain. Pasalnya, Golkar ini digadang-gadang oleh banyak pengamat politik untuk menjadi <a href="https://www.pinterpolitik.com/2024-megawati-vs-everybody/"><strong>poros ketiga</strong></a> dalam Pemilu 2024 – menyaingi dua poros utama lainnya, yakni poros PDIP dan poros PKS.</p>
<p>Terdapat juga anggapan bahwa Golkar merupakan salah satu partai yang menjadi kekuatan poros ketiga yang ingin dibangun oleh Jokowi. Pasalnya, Jokowi sendiri disebut-sebut ingin melepaskan diri dari pengaruh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.</p>
<p>Boleh jadi, dinamika inilah yang mendasari sorotan KPK pada Airlangga terkait program Kartu Prakerja. Asumsi ini juga didukung dengan dugaan di masyarakat yang mengatakan bahwa KPK kini turut <a href="https://www.merdeka.com/peristiwa/firli-ungkap-kedekatan-dengan-pdip-di-uji-kelayakan-dan-kepatutan-capim-kpk.html"><strong>dipengaruhi</strong></a> oleh PDIP dengan Firli Bahuri sebagai pimpinannya.</p>
<p>Mungkin, KPK di bawah kepemimpinan Firli inilah yang menjadi instrumen strategi jerat-rangkul baru ala PDIP. Lagi pula, PDIP sendiri semakin ke sini semakin terlihat kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi di tengah pandemi Covid-19.</p>
<p>Kemungkinan penggunaan strategi ini tentu juga sejalan dengan <em>game theory </em>(teori permainan) – di mana berjalan sebuah permainan di antara aktor-aktor yang berlawanan. Biasanya, dalam prinsip <em>zero-sum game</em>, kerugian yang dialami pihak lawan dapat menjadi keuntungan bagi pihak tertentu.</p>
<p>Kerugian politis semacam ini bisa saja dialami Airlangga dan Jokowi dengan sorotan KPK terhadap kebijakan Kartu Prakerja. Dengan adanya bias negatif, bukan tidak mungkin kekuatan Golkar dan Jokowi untuk tahun 2024 mendatang secara perlahan <em>digembosi</em>.</p>
<p>Meski begitu, gambaran kemungkinan manuver politis seperti ini belum pasti benar adanya. Yang jelas, bagaimana pun, sorotan KPK terhadap kebijakan pemerintahan Jokowi ini bisa saja berdampak secara politis ke depannya. Menarik untuk dinanti kelanjutannya. (A43)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="rBvbD6YLBq4"><iframe title="Seniman dan Politik: Kiprah Sang Maestro Lokal Affandi" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/rBvbD6YLBq4?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di&nbsp;<a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di&nbsp;<strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong>&nbsp;untuk informasi lebih lanjut.</p>
<p><a href="http://bit.ly/ruang-publik"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-61983" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg" alt="" width="696" height="90" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-300x39.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-768x99.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-696x90.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1068x138.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1920x248.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/06/Jokowi-Airlangga-Hartarto.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Giliran KPK Kerjai Prakerja?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/giliran-kpk-kerjai-prakerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F46]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2020 07:00:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu pra kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Prakerja]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[KPK RI]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Kartu Prakerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=80106</guid>

					<description><![CDATA[“Tugas pemuda adalah menantang korupsi” – Kurt Cobain, musisi asal Amerika Serikat PinterPolitik.com Gengs, kalian tahu gak sih film The Pursuit of Happyness (2006)? Film itu diambil dari kisah nyata loh – bercerita tentang pria yang bernama Chris Gardener yang berharap menjadi cepat kaya dan bergabung dalam bisnis MLM alat dokter hingga menghabiskan semua tabungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Tugas pemuda adalah menantang korupsi” – Kurt Cobain, musisi asal Amerika Serikat</strong></h4>
<hr>
<p><span style="color: #cedb2a;">PinterPolitik.com</span></p>
<p><em><span class="dropcap dropcap2">G</span>engs</em>, kalian tahu <em>gak</em> <em>sih</em> film <em>The Pursuit of Happyness</em> (2006)? Film itu diambil dari kisah nyata <em>loh</em> – bercerita tentang pria yang bernama Chris Gardener yang berharap menjadi cepat kaya dan bergabung dalam bisnis MLM alat dokter hingga menghabiskan semua tabungan yang dimilikinya dan istri. Namun, karena barang tersebut ternyata sulit dijual, akhirnya perekonomian keluarganya mengalami kehancuran dan ditinggalkan oleh sang istri.</p>
<p>Singkat cerita, dia mengajukan diri magang di sebuah perusahaan tanpa dibayar. Berkat semangat dan kerja kerasnya, akhirnya dia diterima sebagai karyawan tetap dan diberikan gaji fantastis. Kalau penasaran coba tonton sendiri aja ya. <em>Hehehe</em>.</p>
<p>Nah, mengingat film tersebut yang menunjukkan semangat kerja keras dan banting tulang Chris Gardener, <em>mimin</em> jadi teringat sesuatu nih, <em>cuy</em>, sebenarnya. Kayak ada mirip-miripnya <em>gitu</em> dengan jargon seseorang. Kalian pasti sudah mengetahui lah ya tanpa <em>mimin</em> jelasin secara panjang lebar.</p>
<p>Selain teringat sosok yang mempopulerkan jargon itu, <em>mimin</em> juga teringat tentang program Kartu Prakerja yang mendapatkan banyak kritikan dari berbagai pihak itu, <em>cuy</em>. Kalau polemik kemarin, itu kan banyak orang menilai bahwa masalahnya itu terkait ketidakjelasan konten yang diberikan oleh layanan kartu tersebut.</p>
<p>Kali ini ada permasalahan lagi, <em>cuy</em>, tapi berbeda masalahnya dari yang sebelumnya. Jika kemarin banyak pihak yang mengatakan bahwa program ini rawan diselewengkan (dikorupsi), ternyata kali ini kelihatannya omongan itu menjadi perhatian salah satu lembaga penegak hukum.</p>
<p>Soalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan kejanggalan terkait sejumlah masalah dalam program&nbsp;Kartu Prakerja. Sebenarnya, ada beberapa masalah, tapi kalau <em>mimin</em> sebutin semuanya kan kurang menarik, jadi kita ambil masalah yang krusial saja ya.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/CBw5l_pBbGC/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CBw5l_pBbGC/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CBw5l_pBbGC/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Happy Late Birthday Pak @jokowi semoga makin sabar dan kuat menghadapi tantangan di periode kedua kekuasaan #presidenjokowi #jokowi #ulangtahunjokowi #corona #coronavirus #covid19 #pandemicorona #jagajarak #cegahcorona #cucitangan #stayhealth #pakemasker #infografis #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-06-23T04:23:40+00:00">Jun 22, 2020 at 9:23pm PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Data dari <strong><a href="https://nasional.kompas.com/read/2020/06/19/13280301/kpk-temukan-masalah-kartu-prakerja-istana-tanya-menko-perekonomian/" rel="nofollow">Kementerian Ketenagakerjaan</a></strong> dan BPJS Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa sebenarnya ada 1,7 juta pekerja terdampak (<em>whitelist</em>). Namun, faktanya, hanya sebagian kecil dari&nbsp;<em>whitelist</em>&nbsp;tersebut yang mendaftar secara daring, yaitu 143.000 orang.</p>
<p>Sementara, sebagian besar peserta yang mendaftar untuk tiga gelombang yaitu sebesar 9,4 juta pendaftar, bukanlah target yang disasar oleh program ini. <em>Wadadaww</em>, yang tidak sesuai dengan sasaran program ternyata banyak banget ya, <em>cuy</em>.</p>
<p>Melihat kondisi ini, <em>mimin pengen ngajak</em> kalian sedikit <em>flashback</em> nih. <em>Mimin</em> yakin kalian masih ingat semangat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam upaya pemberantasan korupsi di tengah pandemi. Bahkan <em>nih</em>, Presiden Jokowi pada saat membicarakan anggaran percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional meminta agar langsung digigit jika ada oknum yang mencoba main-main. <em>Behh</em>, garang banget <em>deh</em> pokoknya.</p>
<p>Pada saat itu, <em>mimin</em> langsung <em>standing applause</em> sambil geleng-geleng kepala, <em>cuy</em>. <em>G</em><em>okil</em> keren banget nih Bapak Presiden. Namun, ternyata, ketika ada dugaan kasus korupsi terkait program Kartu Prakerja, pihak istana malah seakan terkesan saling lempar bola <em>gitu</em> ketika dimintai keterangan.</p>
<p>Bahkan, Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono dan Juru Bicara Presiden Fajroel Rachman memberikan jawaban yang sama, yaitu meminta agar langsung menanyakan saja kepada pihak Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.</p>
<p><em>Hadeuhh</em>, kok jadi begini ya, <em>cuy</em>. Padahal, anggaran dalam program ini kan besar banget. Terlebih, indikasi konflik kepentingan ini terjadi di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang. Harusnya kan pihak istana juga responsif menyangkut hal ini.</p>
<p>Mendengar hal ini, semangat <em>mimin</em> jadi langsung melempem sambil ngelus dada nih. Kalau dipikir secara mendalam, kok begini banget ya hidup di Indonesia. Kok seperti ada benarnya juga ya judul film Watchdoc Documentary. Darikerja, prakerja, <em>eh</em>, akhirnya kita malah dikerjai. <em>Hadeeh</em>. (F46)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="ZecLbPRrC5U"><iframe loading="lazy" title="Mengapa J-Pop Kalah dari K-Pop?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/ZecLbPRrC5U?start=1&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di&nbsp;<a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di&nbsp;<strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong>&nbsp;untuk informasi lebih lanjut.</p>
<p><a href="http://bit.ly/ruang-publik"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-61983" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg" alt="" width="696" height="90" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-300x39.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-768x99.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-696x90.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1068x138.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1920x248.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/06/Firli-Bahuri-KPK.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Imitation Game: Prakerja vs Prakerja</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/imitation-game-prakerja-vs-prakerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F46]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2020 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Imitation Game]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Prakerja]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Kartu Prakerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=78665</guid>

					<description><![CDATA[“I see my s**t all in your s**t, we call that imitation. And they say that&#8217;s flattering, but I ain&#8217;t flattered at all” – J. Cole, penyanyi rap asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, sebenarnya mimin akan membahas tentang hal yang sudah lama eksis – tapi gak lama-lama banget sih. Soalnya masih menjadi polemik tersendiri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“I see my s**t all in your s**</strong><strong>t, we call that imitation. And they say that&#8217;s flattering, but I ain&#8217;t flattered at all” – J. Cole, penyanyi rap asal Amerika Serikat (</strong><strong>AS)</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;">PinterPolitik.com</span></p>
<p><em><span class="dropcap dropcap2">G</span>engs</em>, sebenarnya <em>mimin</em> akan membahas tentang hal yang sudah lama eksis – <em>tapi</em> <em>gak</em> lama-lama banget <em>sih</em>. Soalnya masih menjadi polemik tersendiri <em>gitu</em> di tengah masyarakat saat ini. Terlebih, pasca-<em>launching</em>, program pemerintah ini mendapatkan banyak kritik dari masyarakat, <em>cuy</em>.</p>
<p><em>Hayo</em>, dengan <em>clue</em> yang mimin tulis di atas, kira-kira kalian sadar gak <em>nih</em> kita akan membahas tentang apa? Kalau masih belum ‘<em>ngeuh</em>’, yaudah, biar gak terlalu lama dan bikin penasaran berlanjut, kita buka <em>aja</em> <em>deh</em>.</p>
<p>Kita akan membahas tentang kebijakan pemerintah terkait program Prakerja, <em>cuy</em>. Kali ini, <em>mimin</em> gak membahas tentang bagaimana respons masyarakat terkait program Kartu Prakerja, anggaran program yang selangit, atau motif ekonomi politik dibalik program tersebut, <em>gengs</em>. Soalnya, menurut kita itu <em>udah</em> biasa banget. <em>Hehehe</em>.</p>
<p>Hal terbaru dari ini Prakerja yaitu, akhirnya, program ini ada saingannya juga, <em>cuy</em>, alias gak <em>single player</em> lagi dalam hal pelatihan, namanya yaitu Prakerja.org. <em>Wedeh</em>, akhirnya ya, <em>gengs</em>, program kontroversial ini ada yang mengimbangi.</p>
<p><em>Eitss</em>, tapi tunggu dulu, <em>gengs</em>, yang lebih greget, ternyata konten dari Prakerja.org ini gratis, <em>cuy</em>, alias tidak dipungut biaya sepeserpun. <em>Wadadaww</em>, mantap betul ya, <em>gengs</em>, berarti. Apalagi, orang Indonesia paling suka <em>nih</em> kalau soal promo dan gratisan. <em>Hehe</em>.</p>
<p><em>Nahh</em>, dengar-dengar <em>nih</em>, salah satu motif munculnya situs ini yaitu sebagai bentuk protes dari berbagai kalangan terkait program pemerintah sebelumnya yang dinilai janggal, <em>gengs</em>. Inisiatornya yaitu <strong><a href="https://tirto.id/prakerjaorg-cara-lain-kritik-kejanggalan-program-kartu-prakerja-fuP3/" rel="nofollow">Andri W. Kusuma, Brahmantya Sakti</a></strong>, dan teman-temannya yang lain, <em>cuy. </em></p>
<p><em>By the way</em>, mereka ini siapa ya <em>gengs</em>? Dari kalangan profesional atau kelompok kepentingan ya? <em>Hmmm</em>, jadi penasaran <em>nih</em> <em>mimin</em>. Tetapi, <em>wherever</em> asal mereka dan <em>whoever</em> mereka, setidaknya mereka ini keren banget ya, <em>cuy</em>.</p>
<p>https://www.instagram.com/p/B_MUKaKhh6b/</p>
<p>Ternyata, di dalamnya paling tidak terdapat 168 konten yang dapat diakses gratis oleh siapapun. Di antaranya yaitu kelas wirausaha, ide bisnis, pengembangan diri, manajemen keuangan, hingga kelas teknologi dan <em>software</em>, <em>cuy</em>. Yang paling penting, di sini tidak ada kelas cara membuat Pempek Palembang dan <em>tutorial</em> mancing seperti yang sebelah ya, <em>cuy</em>.<em>Upsss, hehehe.</em></p>
<p>Andri W. Kusuma sebagai salah satu inisiator Prakerja.org mengatakan bahwa pembuatan web ini sebagai bentuk kegundahan hati mereka karena menilai Program Kartu Prakerja ada yang salah dalam pelaksanaannya. Kurang lebih <em>statement</em> doi seperti ini, <em>gengs</em>, “Ini hanya bentuk kegundahan kami atas program yang menurut kami ada yang salah dalam pelaksanaannya. Padahal di masa pandemi Covid-19 ini, pemerintah seharusnya membantu mereka yang terdampak bukan malah membebani.”</p>
<p>Sebenarnya, yang menjadi menarik dari permasalahan ini yaitu kalau kita bisa mengamati secara holistik, <em>cuy</em>. Soalnya, di Indonesia lumayan sering <em>loh</em>, muncul fenomena <em>imitation game</em> seperti ini.</p>
<p>Seperti contoh ketika Pemilu kemarin, banyak banget <em>tuh</em> pihak yang membuat tandingan dalam hal perhitungan suara yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selanjutnya, ada lagi, ketika awal meledaknya masalah Covid-19 di Indonesia, karena menilai data pemerintah kurang valid, akhirnya ada pihak-pihak yang mengeluarkan data berbeda dari pemerintah. Nah, sekarang, ada Prakerja.org sebagai bentuk protes terhadap program Kartu Prakerja pemerintah, <em>cuy</em>.</p>
<p>Kalau dilihat-lihat dan disikapi secara bijak, sebenarnya Indonesia ini tidak kekurangan orang cerdik dan kreatif ya, <em>gengs</em>. Cuma, tinggal bagaimana mengakomodir mereka menjadi sebuah kekuatan besar yang dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat luas saja.</p>
<p>Lebih jauh dari itu, kira-kira respons pemerintah dengan kemunculan Prakerja.org ini <em>gimana</em> ya? Terlebih, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) dan partainya kan menjadi pihak yang bertanggung jawab dan getol banget mendukung implementasi program ini. <em>Upsss, hehehe</em>. (F46)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="nOf2TkiuYr8"><iframe loading="lazy" title="Politik di Balik Game: Final Fantasy VII" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/nOf2TkiuYr8?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
<p><a href="http://bit.ly/ruang-publik"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-61983" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg" alt="" width="696" height="90" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-300x39.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-768x99.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-696x90.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1068x138.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1920x248.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/05/Airlangga-Hartarto.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Prakerja Bikin Kongsi Jokowi Pecah?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/prakerja-bikin-kongsi-jokowi-pecah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F46]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2020 12:30:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Prakerja]]></category>
		<category><![CDATA[Koalisi Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Kartu Prakerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=78043</guid>

					<description><![CDATA[“Pemimpin yang enggan berbagi sama saja ingin menang sendiri. Bila egoisme tak diakhiri, pasti ditutup dengan pecah kongsi” – Najwa Shihab, jurnalis asal Indonesia. PinterPolitik.com Koalisi pengusung Presiden Joko Widodo (Jokowi pecah kongsi soal Prakerja? Kalau kata banyak media sih iya. Duh, sayang sekali dong. Padahal, baru saja keliatan mesranya di pembagian kursi, lha kok [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Pemimpin yang enggan berbagi sama saja ingin menang sendiri. Bila egoisme tak diakhiri, pasti ditutup dengan pecah kongsi” – Najwa Shihab, </strong><strong>j</strong><strong>urnalis</strong><strong> asal</strong><strong> Indonesia.</strong></h4>
<hr>
<p><span style="color: #cedb2a;">PinterPolitik.com</span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">K</span>oalisi pengusung Presiden Joko Widodo (Jokowi pecah kongsi soal Prakerja? Kalau kata banyak media <em>sih</em> iya. <em>Duh</em>, sayang sekali <em>dong</em>. Padahal, baru saja keliatan mesranya di pembagian kursi, <em>lha</em> kok sekarang pecah kongsi.</p>
<p>Apa pun yang terjadi di Istana, kita yang di luar memang kurang bisa memahami. Namun, yang pasti bisa <em>kecium</em> kok baunya.</p>
<p>Coba disimak omongannya si ngegas, <strong><a href="https://republika.co.id/berita/q9jhja377/fraksifraksi-di-dpr-minta-kpk-awasi-dan-usut-kartu-prakerja/" rel="nofollow">Arteria Dahlan</a></strong> yang merupakan anggota DPR F-PDIP ini, &#8220;Bagaimana bisa terjadi? Bagaimana strategi pengawasannya? Tidak cukup dengan mundur pak. Siapa terlibat harus diusut. ‎Kita minta tolong ketua mainkan ini.&#8221;</p>
<p>Atau, dari Anggota Fraksi Gerindra <em>deh</em> yang diwakili sama Pak Habiburrokhman, “Ada aspek yang harus bapak awasi dalam konteks tipikor, terutama proses pengadaan jasa pelatihan.&#8221;</p>
<p>Bahkan, lebih lanjut, partai koalisi terutama NasDem meminta agar KPK mengusut dana ini. Mungkin ‘hampir semua’ partai koalisi mengkritik, sebab Golkar adalah pengecualian, <em>cuy</em>.</p>
<p>Kenapa <em>hayoo</em>? Coba tebak, <em>gengs. </em>Kalau bisa nanti dikasih permen Alpenliebe yang ada <em>stick</em>-nya deh. <em>Hehehe</em>.</p>
<p><em>Ngomong-ngomong nih</em>, beda lumbung beda isi memang ya, <em>cuy</em>. Lewat Ketua DPP-nya, yaitu <strong><a href="https://www.merdeka.com/politik/kartu-prakerja-janji-kampanye-jokowi-alasan-golkar-pasang-badan-mendukung.html">Ace Hasan Syadzily</a></strong>, Golkar mengatakan kalau sebenarnya Kartu Prakerja ini bukan hal yang baru, soalnya memang bawaan dari orok alias kampanye dulu.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B_mWevmB_7Z/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B_mWevmB_7Z/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B_mWevmB_7Z/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">DPR aja bingung, apalagi rakyat #dpr @dpr_ri #kartuprakerja #prakerja #coronavirus #covid19 #pandemicorona #jagajarak #cegahcorona #tidakmudik #dirumahaja #cucitangan #pakaimasker #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-04-30T09:01:39+00:00">Apr 30, 2020 at 2:01am PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Coba <em>nih</em> simak perkataan Ace Hasan, &#8220;Jadi saya sangat heran jika ada pihak-pihak yang mempersoalkan keberadaan Kartu Prakerja ini dan seakan-akan kartu ini dinilai sebagai program yang tiba-tiba.&#8221; <em>Hadeuhh</em>, Pak Ace, yang mempersoalkan ini termasuk juga kolega sesama pengusung Pak Jokowi, <em>kelleus</em>.</p>
<p>Lagian, sebenarnya, partai yang mengkritisi Prakerja kan <em>gak</em> menolak, <em>tapi</em> lebih kepada kenapa <em>sih</em> harus dilaksanakan ketika Covid-19 – atau kenapa kok banyak masalah teknis yang muncul.. Ini bukan soal kebutuhan mendesak untuk mencerdaskan kehidupan bangsa <em>lho</em>, ya, melainkan lebih kepada agar kebijakan pemerintah ini melek situasi dan suasana.</p>
<p><em>Yaelah</em>, itu uang Rp 5,6 triliun dibuat dana soal Covid-19 kan lebih berguna kan, <em>cuy</em>. Jadi berhati-hatilah dalam membuat pernyataan. Kenapa harus berhati-hati? Sebab, selain itu bikin puasamu semakin dahaga, ini bulan Ramadan <em>lho</em>. Kita harus jaga nafsu. <em>Hehehe</em>.</p>
<p>Kalau kalian tahu, masyarakat ini sebenarnya lebih senang program tatap muka langsung. Itu faktanya.</p>
<p>Jangan-jangan, Golkar ini berkicau terus sebab memang lagi butuh lumbung finansial, secara para pengusaha kan banyak <em>tuh</em> di dalam partai ini. <em>Upsss, </em>keceplosan.</p>
<p>Tapi memang benar, kan. Seorang penulis buku tentang kepemimpinan politik, Alfan Alfian (2009), juga mengakui kalau ada semacam saudagar politik dalam tubuh Golkar, dan itu <em>lho</em> sebenarnya buat <em>ngerespon</em><em>s</em> Akbar Tanjung, sesepuh Golkar yang juga mengakui ada model kepemimpinan transaksional dalam suatu organisasi atau partai.</p>
<p>Nah, apakah yang dimaskud Akbar Tanjung adalah partainya sendiri? Kayaknya <em>sih</em> iya. Pasalnya, kan memang nyata begitu kondisinya. Coba lihat saja, betapa banyaknya pengusaha di dalamnya.</p>
<p>Gak usah repot-repot nyari sampai buka buku deh kalau cuma <em>pengen</em> tahu siapa pengusaha di partai yang sempat mau <em>dirobohin</em> kala masuk era Reformasi. Kalian bisa lihat jejaknya Airlangga Hartarto saja. Maka, kalian akan menemukan kebenaran di balik slogan, “Golkar juga merupakan pundi-pundi modal.” <em>Upsss</em>. (F46)</p>
<p><iframe loading="lazy" title="10 Pemimpin Terbaik Hadapi Covid-19" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/55wm9daHWhs?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></p>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di&nbsp;<a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di&nbsp;<strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong>&nbsp;untuk informasi lebih lanjut.</p>
<p><a href="http://bit.ly/ruang-publik"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-61983" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg" alt="" width="696" height="90" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-300x39.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-768x99.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-696x90.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1068x138.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1920x248.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/05/1200px-Joko_Widodo_Coalition_Party_dinner.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>DPR VS Kartu Prakerja</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/dpr-vs-kartu-prakerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2020 01:58:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Prakerja]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Kartu Prakerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=77889</guid>

					<description><![CDATA[Anggota dewan mengadu ke KPK soal polemik Kartu Prakerja. Diadukan saat rapat dengar pendapat komisi III DPR dan KPK, banyak ketidakwajaran program Prakerja. Dana pelatihan Rp 5,6 triliun dinilai rawan permainan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/04/Infografis-DPR-VS-Kartu-Prakerja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-77859 size-full" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/04/Infografis-DPR-VS-Kartu-Prakerja.jpg" alt="KPK soal polemik Kartu Prakerja" width="768" height="889" /></a></p>
<p>Anggota dewan mengadu ke KPK soal polemik Kartu Prakerja. Diadukan saat rapat dengar pendapat komisi III DPR dan KPK, banyak ketidakwajaran program Prakerja. Dana pelatihan Rp 5,6 triliun dinilai rawan permainan</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/04/Infografis-DPR-VS-Kartu-Prakerja.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
