<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>PKSPAN &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pkspan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Feb 2022 07:50:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>PKSPAN &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketika Amien Rais ‘Ancam’ PKS</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/ketika-amien-rais-ancam-pks/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F46]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2020 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Amien Rais]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Amanat Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Keadilan Sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[partai ummat]]></category>
		<category><![CDATA[PKSPAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=88527</guid>

					<description><![CDATA[“Terlalu dini untuk berbicara tentang pembagian kekuasaan secara nyata” – Amien Rais, mantan Ketua Dewan Kehormatan PAN PinterPolitik.com Gengs, kalau kalian pernah&#160;nonton&#160;serial&#160;Mahabharata, pasti tahu kalau di situ ada cerita saat satu keluarga harus pecah kongsi karena kepentingan politik antar kelompok kecil. Kurawa di satu pihak melawan Pandawa di pihak lain. Semuanya sebenarnya&#160;tuh&#160;masih satu keluarga,&#160;cuy. Ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="wp-block-heading" id="terlalu-dini-untuk-berbicara-tentang-pembagian-kekuasaan-secara-nyata-amien-rais-mantan-ketua-dewan-kehormatan-pan"><strong>“Terlalu dini untuk berbicara tentang pembagian kekuasaan secara nyata” – Amien Rais, mantan Ketua Dewan Kehormatan PAN</strong></h4>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide" />



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com/">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Gengs</em>, kalau kalian pernah&nbsp;<em>nonton</em>&nbsp;serial&nbsp;<em>Mahabharata</em>, pasti tahu kalau di situ ada cerita saat satu keluarga harus pecah kongsi karena kepentingan politik antar kelompok kecil. Kurawa di satu pihak melawan Pandawa di pihak lain. Semuanya sebenarnya&nbsp;<em>tuh</em>&nbsp;masih satu keluarga,&nbsp;<em>cuy</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini mirip perpecahan yang terjadi di dalam tubuh Partai Amanat Nasional (PAN) di mana satu keluarga terbelah menjadi dua blok, yakni Amien Rais bersama ketiga putrinya&nbsp;<em>vis-a-vis&nbsp;</em>satu anaknya yang setia dengan mertua yang bernama Zulkifli Hasan (Zulhas).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Amien Rais yang merasa sudah&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;dihargai memutuskan untuk keluar dan membuat partai baru bernama Partai Ummat. Dibentuklah segala urusan administrasinya, mulai logo dan asas. Ternyata, setelah jadi, logonya&nbsp;<strong><a href="https://galamedia.pikiran-rakyat.com/news/pr-35825932/logo-partai-ummat-disebut-sebut-mirip-logo-partai-masyumi-ini-kata-loyalis-amien-rais/">dispekulasikan</a></strong>&nbsp;oleh banyak pihak mirip kayak Partai Masyumi yang dulu pernah eksis&nbsp;<em>lho</em>,&nbsp;<em>cuy</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara, asasnya ternyata murni berdasar prinsip Islam, beda dengan PAN. Justru, kalau pakai ilmu&nbsp;<em>cocokologi</em>,&nbsp;<strong><a href="https://rmco.id/baca-berita/parpol/49744/nama-dan-asasnya-menyasar-ke-pks-salah-alamat-jika-partai-ummat-dianggap-akan-mengancam-pan/">Partai Ummat</a></strong>&nbsp;ini secara asas mirip dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasak-kusuk pun muncul terkait orientasi Partai Ummat ini. Apakah ia lahir sebagai misi politik Amien Rais balas dendam ke PAN ataukah ia sekadar pembelahan dari agenda besar PAN untuk mengeruk massa PKS karena Ummat&nbsp;<em>tuh</em>&nbsp;lebih banyak kemiripan dengan PKS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin, asumsi yang pertama sudah <em>nggak</em> perlu diperbincangkan karena kelihatan di permukaan. Namun, asumsi yang kedua <em>tuh</em> sangat penting diobrolkan <em>lho</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan tidak mungkin, kesamaan antara Ummat dengan PKS&nbsp;<em>nih</em>&nbsp;bukan hanya kebetulan. Pasti ada apa-apa&nbsp;<em>dong</em>&nbsp;di balik itu semua.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini kalau dalam perfilman mirip dengan kisah penyamaran yang dilakukan tokoh utama. Tentu, kalian pernah menonton film&nbsp;<em>Game of Thrones</em>, kan? Coba fokus pada aksi yang diperagakan oleh Arya Stark.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu,&nbsp;<em>mimin sih</em>&nbsp;agak sepakat kalau dibilang Ummat ini sebenarnya membidik massa PKS. Memang&nbsp;<em>sih</em>, mau&nbsp;<em>nggak mau</em>, massa PAN juga bakal disedot oleh sosok Amien Rais. Namun, tampaknya persoalan serupa akan timbul juga bagi PKS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lagian,&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;bakal banyak kok. Sebab di dalam PAN sudah ada sosok Bachir dan Rajasa yang dikenal menjadi simbol PAN di samping Amien Rais (dulu&nbsp;<em>lho</em>&nbsp;ya).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau memang benar Ummat ingin menarik kalangan pemilih Islam kritis yang selama ini menjadi basis PKS, maka&nbsp;<em>mimin</em>&nbsp;harus mengacungi seribu jempol – pinjam jempolnya&nbsp;<em>dong</em>&nbsp;– buat Amien Rais. Secara, modus operasinya&nbsp;<em>smooth&nbsp;</em>banget,&nbsp;<em>cuy</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Coba <em>deh</em>. Selama ini, kita dibuat sibuk membenturkan Amien dengan Zulhas, kan? Padahal, mungkin saja di belakang layar ini jadi strategi untuk menghantam partai lain. Mumpung publik dibuat nggak sadar <em>toh. </em>Siapa tahu kan? <em>Hehe.</em> (F46)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="WNI KETURUNAN ARAB PROVOKATOR, BENARKAH???" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/ZA_x-a0ezXI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Ketika-Amien-Rais-Ancam-PKS-1024x718.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
