<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Pilgub Sulsel &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pilgub-sulsel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Jan 2018 08:46:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Pilgub Sulsel &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nurdin Halid Spesialis ‘Cuci Tangan’</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/nurdin-halid-spesialis-cuci-tangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K32]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2018 08:46:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[Nurdin Halid]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[SPESIALIS CUCI TANGAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=19499</guid>

					<description><![CDATA[Nurdin Halid menolak dituduh koruptor, walaupun pernah dipidana. Mau ‘cuci tangan’ ya, Pak? PinterPolitik.com &#8220;Setiap manusia pasti punya masa lalu, tidak boleh dicegat masa depannya, kalau ia mempunyai keinginan untuk memperbaiki bangsa dan negara ini,&#8221;  (Nurdin Halid) [dropcap]S[/dropcap]iapa yang nggak kenal dengan Nurdin Halid? Pria Kelahiran Watampone, Sulawesi Selatan ini adalah seorang pengusaha dan sekaligus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Nurdin Halid menolak dituduh koruptor, walaupun pernah dipidana. Mau ‘cuci tangan’ ya, Pak?</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb31;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><em>&#8220;Setiap manusia pasti punya masa lalu, tidak boleh dicegat masa depannya, kalau ia mempunyai keinginan untuk memperbaiki bangsa dan negara ini,&#8221; </em></p>
<p style="text-align: center;"><em>(Nurdin Halid)</em></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]iapa yang <em>nggak </em>kenal dengan Nurdin Halid? Pria Kelahiran Watampone, Sulawesi Selatan ini adalah seorang pengusaha dan sekaligus politikus dari Partai Beringin. Kalau mau dibilang <em>tajir,</em> Nurdin memang <em>tajir, </em>bahkan <em>tajir-</em>nya sampe setengah mati.</p>
<p>Selain berkecimpung di bidang politik dan bisnis, Ia juga melebarkan sayap ke dalam dunia sepak bola Indonesia. Tercatat Nurdin pernah menjabat sebagai ketua PSSI dari tahun 2004 hingga 2011. Bukannya memperbaiki prestasi atau memajukan sepak bola Indonesia, <em>eh </em>Pak Nurdin malah membuat Tim Merah Putih ‘tertidur nyenyak’.</p>
<p>Tak hanya itu, ia juga <em>ikut-ikutan kesandung</em> kasus korupsi. Tak tanggung-tanggung, Nurdin pernah terlibat dalam tiga kasus korupsi yang berbeda. <em>Wow, </em>hebat sekali ya. Kasus-kasus itu adalah terkait penyelundupan gula impor, distribusi minyak goreng dan impor beras dari Vietnam.</p>
<p>Kasus-kasus tersebut sempat membuatnya mendekam di balik jeruji besi, namun itu tak berlangsung  lama karena ia mendapat remisi dari pemerintah dan divonis tak bersalah oleh pihak pengadilan. <em>Wow, </em>Pak Nurdin memang luar biasa, <em>ckckckck.</em></p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Orang Yang Berada Didalam Penjara Tetaplah  Disebut Sebagai Seorang PENJAHAT</p>
<p>&mdash; Abdurrahman (@murtadho919) <a href="https://twitter.com/murtadho919/status/950551234997403648?ref_src=twsrc%5Etfw">January 9, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Tapi <em>kok aneh ya, udah </em>terbukti ‘mencuri’ uang negara miliaran rupiah, tapi vonisnya cuma setahun dua tahun <em>aja</em>? <em> </em>Padahal ada nenek-nenek yang cuma mencuri 3 buah kakao, <em>eh </em>malah dihukum 1,5 tahun penjara. <em>Hm, </em>di situ kadang saya merasa sedih.</p>
<p>Mungkin benar kata orang-orang, kalau hukum di negeri ini <em>udah</em> ‘tumpul ke atas tapi tajam ke bawah’. <em>Yah, </em>itu sekadar perbandingan <em>aja </em>ya. <em>Nggak usah baper.</em></p>
<p><em>Eh, denger-denger </em>Pak Nurdin dikabarkan mau maju ke Pilgub Sulsel. <em>Hm, </em>memang tipikal politikus sejati, <em>mantap tap tap.</em> Tapi, yang membuat saya gagal paham itu adalah soal pernyataaan dia yang mengelak dituduh koruptor, walaupun pernah tersandung kasus korupsi.</p>
<p><em>Wah, </em>jangan pura-pura ‘cuci tangan’ <em>dong </em>Pak. <em>Nggak usah </em>malu untuk mengakuinya, semua orang juga <em>udah tau kok. Iya toh? </em><strong>(K-32)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/nurdin-halid-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Habis Ahok, Terbit Sang Kakak</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/habis-ahok-terbit-sang-kakak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S13]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2017 09:58:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=14919</guid>

					<description><![CDATA[Setelah adik angkatnya gagal di ibukota, sang kakak terpanggil untuk maju menjadi gubernur Sulawesi Selatan lewat jalur independen! PinterPolitik.com [dropcap size=big]P[/dropcap]ria yang ada di halaman depan koran pagi ini sepertinya bukan orang yang asing. Tapi, siapa ya? Abdul rasanya pernah menyaksikan pria itu di suatu tempat. Ah, ya! Ia adalah salah satu orang yang hadir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Setelah adik angkatnya gagal di ibukota, sang kakak terpanggil untuk maju menjadi gubernur Sulawesi Selatan lewat jalur independen!</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap size=big]P[/dropcap]ria yang ada di halaman depan koran pagi ini sepertinya bukan orang yang asing. Tapi, siapa ya? Abdul rasanya pernah menyaksikan pria itu di suatu tempat.</p>
<p><em>Ah, ya! Ia adalah salah satu orang yang hadir di acara </em>Kak Andy<em> yang disiarkan salah satu stasiun TV berita. </em></p>
<p>Berita di koran tersebut menyebutkan bahwa kakak angkat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang bernama Andi Analta Baso Amier berniat mencalonkan diri menjadi gubernur di Sulawesi Selatan lewat jalur independen!</p>
<p>Abdul baru tahu kalau ternyata Andi Analta Baso adalah mantan suami penyanyi Trie Utami. <em>Wow, apa gua jarang nonton gosip artis, ya? </em></p>
<p>Sepertinya pria yang dikenal dengan nama Pu’a ini benar-benar ingin memanfaatkan Ahok <em>effect </em>yang selalu menyita perhatian publik. Setiap ada kata ‘Ahok’, semua mata pasti tertuju ke sana – sama halnya dengan tulisan ini, mungkin banyak yang akan baca karena ada nama Ahok! <em>Eh</em>?</p>
<p>Tapi, apakah sanggup menang di Sulawesi Selatan? Apalagi ia ingin maju lewat jalur independen – hal yang tentu saja sangat sulit, mengingat gurita kekuasaan parpol yang ada di Sulsel.</p>
<p>Mungkin keuntungan Andi Analta adalah karena ia beragama Islam dan bukan beretnis tionghoa. Tapi, apakah dengan dua hal itu sudah bisa menjamin keterpilihannya?</p>
<p>Tentu saja tidak.</p>
<p>Bicara Pilkada Sulsel yang notabene adalah provinsi paling maju di wiliyah Indonesia tengah ke timur dengan PDRB mencapai Rp 379 triliun (2016) dan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga nasional tidak semudah memanfaatkan Ahok <em>effect.</em></p>
<p>Ada gurita kekusaan keluarga yang luar biasa besar di provinsi ini yang bahkan untuk seorang kakak angkat Ahok pun harus berpikir ratusan lapis – seperti iklan <em>wafer </em>– sebelum memutuskan untuk maju menjadi pemimpin.</p>
<p>Lalu, apakah itu berarti ada pihak lain yang mendukung atau berada di belakang kakak Ahok dalam hal ini? Hmm, masih samar-samar kelihatannya.</p>
<p><em>Tapi, mending nggak usah deh Om, daripada babak belur dihajar nanti di sana! Ngeri!</em></p>
<p>“Woi, Dul! Bengong aja kerjaan lu! Mandi sana, kan kita harus ngejar pesawat ke Medan buat pesta nikah anaknya Pakde! Semoga ga dapat pencekalan yang bikin malu, ya!”</p>
<p>Di tempat lain, wanita itu berbangga melaporkan hasil kinerja kementeriannya. “Kesejahteraan masyarakat tiga tahun meningkat!”</p>
<p><em>Iya sih bu, meningkat kayak harga listrik, elpiji dan utang kita yang terus naik!</em></p>
<p>Sementara itu, dagangan Mang Jupri di Blok M Square sudah seminggu sepi pelanggan. “Mampus dah gua, bakal susah bayar sewa ruko bulan depan nih!”</p>
<p>(S13)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/1234-1-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
