<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Pilgub Jawa Timur &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pilgub-jawa-timur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Sep 2024 02:25:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Pilgub Jawa Timur &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jatim&#8217;s Angles</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/jatims-angles/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S91]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Aug 2024 02:23:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=152771</guid>

					<description><![CDATA[Sejarah nih!&#160; Tiga kandidat perempuan resmi bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, yakni Khofifah Indar Parawansa, Tri Rismaharini, dan Luluk Nur Hamidah. Yang menarik ketiganya adalah calon gubernur, bukan &#8220;sekadar&#8221; wakil gubernur. Portofolio ketiganya pun tak main-main di kancah perpolitikan nasional. Gimana menurut kalian soal pertarungan para srikandi di Jawa Timur ini dan siapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="819" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/09/jatim-angels-819x1024.png" alt="jatim angels" class="wp-image-152775" style="width:880px;height:auto" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/09/jatim-angels-819x1024.png 819w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/09/jatim-angels-240x300.png 240w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/09/jatim-angels-120x150.png 120w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/09/jatim-angels-768x960.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/09/jatim-angels-150x188.png 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/09/jatim-angels-300x375.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/09/jatim-angels-696x870.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/09/jatim-angels-1068x1335.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/09/jatim-angels.png 1080w" sizes="(max-width: 819px) 100vw, 819px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sejarah nih!&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://fonts.gstatic.com/s/e/notoemoji/15.1/1f525/72.png" alt="🔥" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Tiga kandidat perempuan resmi bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, yakni Khofifah Indar Parawansa, Tri Rismaharini, dan Luluk Nur Hamidah. Yang menarik ketiganya adalah calon gubernur, bukan &#8220;sekadar&#8221; wakil gubernur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Portofolio ketiganya pun tak main-main di kancah perpolitikan nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gimana menurut kalian soal pertarungan para srikandi di Jawa Timur ini dan siapa yang berpeluang besar menang? Berikan pendapatmu yaa!&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://fonts.gstatic.com/s/e/notoemoji/15.1/1f4ac/72.png" alt="💬" /></figure>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://fonts.gstatic.com/s/e/notoemoji/15.1/1f64c_1f3fb/72.png" alt="🙌🏻" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">#pilgubjartim #pilkada #khofifah #risma #luluk #infografis #politikindonesia #beritapolitik #beritapolitikterkini</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/09/jatim-angels-819x1024.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Risma Bisa Saingi Khofifah?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/mengapa-risma-bisa-saingi-khofifah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jun 2024 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah Indar Parawansa]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Rismaharini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=148245</guid>

					<description><![CDATA[Nama Tri Rismaharini (Risma) diwacanakan untuk jadi penantang bagi Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2024.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dengarkan artikel ini:</p>



<figure class="wp-block-audio"><audio controls src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/06/risma-full.mp3"></audio><figcaption class="wp-element-caption">Audio ini dibuat menggunakan AI.</figcaption></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-dots"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nama Tri Rismaharini (Risma) diwacanakan oleh sejumlah partai politik, seperti PKB, untuk menjadi penantang bagi Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2024.</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://pinterpolitik.com" rel="nofollow"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“<em>Masio mung senggal-senggol, ati lega. Sopo ngerti nasib awak lagi mujur?</em>” – Is Haryanto, “Rek Ayo Rek” (1960-an)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">Potongan lirik di atas merupakan salah satu bagian dari lagu “Rek Ayo Rek” karya Is Haryanto. Lagu yang ditulis sekitar tahun 1960-an itu kini telah dinyanyikan oleh banyak musisi ternama, mulai dari Iis Sugianto hingga Didi Kempot.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lagu inipun menjadi salah satu lagu yang menggambarkan dialek dan budaya masyarakat Arek, khususnya Surabaya. Sapaan “<em>rek</em>” dan “<em>cak</em>,” misalnya, merupakan sapaan khas masyarakat ibu kota Jawa Timur (Jatim) tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya itu, nama jalan yang disebutkan dalam lagu itu juga merupakan salah satu jalan paling ramai di pusat kota Surabaya, yakni Jalan Tunjungan. Makanan yang disebutkanpun merupakan masakan khas Jatim, yakni rujak cingur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, jika menyusuri Jalan Tunjungan di Kota Surabaya di masa sekarang, jalan kemudian akan tersambung ke Jalan Gubernur Suryo. Di sisi kiri, terdapat sebuah gedung khas Belanda yang menjadi simbol Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jatim, yakni Gedung Negara Grahadi, sebuah gedung yang terletak di seberang Taman Apsari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentunya, gedung besar ini bukan hanya soal kemegahannya, melainkan juga soal siapa yang akan menjadi pemerintah yang memiliki legitimasi untuk menjalankan wewenang dan kewajibannya kepada masyarakat Jatim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada November 2024 nanti, sejumlah nama akan bertarung untuk menduduki kursi Jatim-1. Salah satu nama paling populer adalah Khofifah Indar Parawansa yang sebelumnya menjabat sebagai gubernur sejak Februari 2019 hingga Februari 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada mulanya, nama Khofifah tampak tidak tertandingi dengan dukungan banyak partai politik, mulai dari Gerindra, Demokrat, Golkar, hingga PAN. Namun, kini muncul nama lain yang datang dari PKB dan PDIP, yakni Tri Rismaharini (Risma) yang kini menjabat sebagai menteri sosial (mensos) di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nama Risma sendiri bukanlah nama asing bagi masyarakat Jatim, khususnya Surabaya. Sebelum menjabat sebagai mensos, Risma merupakan wali kota Surabaya pada tahun 2010-2020.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengapa nama Risma menjadi nama yang patut diperhitungkan? Kemudian, seperti lagu “Rek Ayo Rek” pada kutipan di awal tulisan, siapakah yang bakal lebih mujur di pertarungan Pilgub Jatim 2024 ini?</p>


<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/C8ZKURcvO7G/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/C8ZKURcvO7G/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank" rel="noopener nofollow"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;">View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
<p></a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/C8ZKURcvO7G/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank" rel="noopener nofollow">A post shared by PinterPolitik.com (@pinterpolitik)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p> <script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>


<h2 class="wp-block-heading"><strong>Siapa Pilih Risma? Siapa Pilih Khofifah?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lagu “Rek Ayo Rek” memang merupakan sebuah lagu yang diciptakan dengan budaya khas Jatim. Namun, Jatim bukanlah hanya soal kelompok masyarakat yang berbicara menggunakan kata-kata seperti <em>arek</em> atau <em>cak</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jatim lebih dari hanya itu. Provinsi dengan luas sekitar 47.900 kilometer ini memiliki karakteristik masyarakat yang begitu beragam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika peta Jatim dibuka, akan terlihat ada beberapa wilayah yang memiliki kondisi geografis tersendiri. Pulau Madura, misalnya, memiliki karakteristik masyarakat berbeda dibandingkan dengan wilayah Jatim di Pulau Jawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pulau Madura mayoritas ditinggali oleh Suku Madura. Mayoritas suku ini memiliki ketaatan tinggi terhadap agama yang mereka peluk, khususnya agama Islam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan masyarakat Arek yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, hingga Pasuruan. Masyarakat Arek lebih memiliki sifat layaknya masyarakat urban karena memiliki masyarakat yang heterogen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di wilayah-wilayah yang terpusat pada kegiatan ekonomi kota dan perdagangan seperti ini, berbagai kelompok berbaur menjadi satu dan melahirkan karakteristik sendiri. Mereka terdiri atas berbagai suku, mulai dari Jawa, Madura, Tionghoa, hingga suku-suku pendatang lainnya dari luar Jatim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu, di sisi barat, mulai dari Kediri, Pacitan, Ngawi, Bojonegoro, hingga Tuban, terdapat klasifikasi masyarakat Jatim yang disebut sebagai Mataraman. Wilayah ini merupakan wilayah Jatim yang masih erat dengan budaya Jawa yang hierarkis dari Kerajaan Mataram di masa lampau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wilayah Mataraman yang didominasi oleh kelompok priyayi ala Kerajaan Mataram dahulu menciptakan karakteristik masyarakat yang lebih halus. Nilai-nilai budaya Jawa yang mirip dengan Yogyakarta dan Jawa Tengah (Jateng) masih memiliki tempat di masyarakat Mataraman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, selain masyarakat Madura, Arek, dan Mataraman, terdapat juga masyarakat Pendalungan di bagian timur Jatim, mulai dari Probolinggo, Jember, hingga Banyuwangi.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wilayah Pendalungan ini biasa disebut sebagai Tapal Kuda dengan rupanya menyerupai kaki kuda. Di sini, karakteristik masyarakat tercampur antara suku Jawa dan Madura, menjadikan nilai-nilai agama tetap sebagai nilai sentral tetapi juga bersifat agraris dan egaliter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Empat karakteristik masyarakat Jatim ini bukan tidak mungkin mempengaruhi dinamika politik di dalamnya. Apalagi, sifat mereka masing-masing juga terwakili oleh sejumlah nama potensial di Pilgub Jatim 2024 ini, mulai dari Risma hingga Khofifah.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, bagaimana karakteristik-karakteristik masyarakat Jatim ini bisa mempengaruhi potensi masing-masing kandidat potensial, katakanlah Risma dan Khofifah? Mengapa Pilgub Jatim ini kemudian bisa menjadi perang teritorial antara Risma dan Khofifah?</p>


<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/C7-xMAgpzPV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/C7-xMAgpzPV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank" rel="noopener nofollow"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;">View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
<p></a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/C7-xMAgpzPV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank" rel="noopener nofollow">A post shared by PinterPolitik.com (@pinterpolitik)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p> <script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>


<h2 class="wp-block-heading"><strong>Risma Bisa Kalahkan Khofifah?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Uniknya, sejumlah wilayah ini menjadi tempat nama-nama potensial ini berasal. Alhasil, masing-masing kandidat ini membawa sifat dan karakteristik layaknya mewakili setiap wilayah tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembagian karakteristik masyarakat ini sebenarnya mirip dengan klasifikasi masyarakat Jawa dari Clifford Geertz dalam bukunya yang berjudul <em>The Religion of Java</em>, yang mana membagi masyarakat Jawa menjadi kelompok abangan, kelompok santri, dan kelompok priyayi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Katakanlah, abangan dan priyayi mendominasi wilayah-wilayah seperti Arek dan Mataraman. Sementara, kelompok santri mendominasi di wilayah Madura dan Pendalungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua kelompok besar ini setidaknya bisa menggambarkan kontestasi sosio-politik di Jatim. Ini juga terlihat dari dua kandidat yang berseberangan dan berpotensi berhadapan satu sama lain di Pilgub Jatim 2024.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Khofifah, misalnya, merupakan figur kuat di Nahdlatul Ulama (NU). NU sendiri merupakan kelompok santri yang dominan di Madura dan Pendalungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak Pilgub Jatim 2018, Khofifah dinilai mampu mendekati kiai-kiai dan pesantren-pesantren kecil di Jatim, menjadikan dirinya punya pengaruh luas di NU. Selain itu, Khofifah juga figur berpengaruh di Muslimat NU.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara, Risma bisa dibilang merupakan kelompok abangan-priyayi. Sebagai seorang birokrat, Risma mengenal tata cara pemerintahan yang baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalamannya sebagai Wali Kota Surabaya pada 2010-2020 juga membuat namanya dikenal di kelompok Arek, khususnya Surabaya di mana banyak kelompok lainnya juga berkumpul.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan tidak mungkin, pengaruh Khofifah yang kuat di kelompok santri bisa diimbangi oleh Risma yang memiliki latar belakang abangan. Ini bisa saja membuat sebagian masyarakat Arek dan Mataraman untuk mempertimbangkan sosok Risma.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, meski bisa saja menyaingi elektabilitas Khofifah yang kini tidak tertandingi, Risma perlu melakukan <em>kick-off</em> kampanye secepatnya. Pasalnya, usai tidak lagi menjadi wali kota, ingatan masyarakat akan dirinyapun turut pudar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, bila meminjam lirik “Rek Ayo Rek” di awal tulisan, Risma bersama partai-partai pendukung potensialnya, yakni PDIP dan PKB, bisa saja tengah berupaya <em>senggal</em>&#8211;<em>senggol</em> Khofifah. Namun, akankah bisa mujur nasibnya di Pilgub Jatim 2024 bila hanya <em>senggal-senggol</em>? (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="EptFKgAItCw"><iframe title="Lady Rumble Jatim: Khofifah vs Risma?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/EptFKgAItCw?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/06/risma-full.mp3" length="3301310" type="audio/mpeg" />

			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/06/mengapa-risma-bisa-saingi-khofifah.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Puti ‘Binasakan’ Emil Dardak</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/puti-binasakan-emil-dardak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Apr 2018 07:41:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Debat Puti dan Emil]]></category>
		<category><![CDATA[Emil Dardak]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Ipul - Puti Guntur]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah - Emil Dardak]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Puti Guntur Soekarnoputri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=26089</guid>

					<description><![CDATA[“Persaingan yang tujuannya hanya untuk bersaing, untuk mengalahkan orang lain, tak pernah mendatangkan banyak manfaat.” ~ Henry Ford PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]erhelatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur semakin memanas. Kedua pasangan calon sudah dipertemukan dalam berbagai forum debat mengenai gagasan dan konsep tentang arah kemajuan Jawa Timur. Prinsipnya sih, kedua pasangan ini punya niatan baik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Persaingan yang tujuannya hanya untuk bersaing, untuk mengalahkan orang lain, tak pernah mendatangkan banyak manfaat.” ~ Henry Ford</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]erhelatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur semakin memanas. Kedua pasangan calon sudah dipertemukan dalam berbagai forum debat mengenai gagasan dan konsep tentang arah kemajuan Jawa Timur.</p>
<p>Prinsipnya sih, kedua pasangan ini punya niatan baik untuk membenahi Jawa Timur, selebihnya tinggal bagaimana metode dan pendekatan dari gagasannya saja.</p>
<p><em>Weiiittsss, </em>menariknya, dua calon Wakil Gubernur ini sempat saling serang dalam debat kandidat yang diselenggarakan KPU.</p>
<p>Khususnya saat Puti Guntur membahas kemiskinan yang terjadi di Trenggalek. <em>Wedeeww, </em>merasa terpanggil, Emil Dardak langsung mengonfirmasi kebenaran kabar yang diberikan Puti Guntur.</p>
<p>Tapi Emil Dardak mempertontonkan mimik wajah yang lebih agresif dibandingkan biasanya. <em>Yaiyalaaah, </em>namanya juga daerah yang dipimpinnya, Trenggalek, mana bisa dijelek – jelekin begitu.</p>
<p>Sementara, Puti Guntur masih santai dan tersenyum. Kalau dua – duanya <em>ngotot, </em>berabe juga, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Rasa – rasanya jadi teringat dengan persaingan dalam wiracarita Mahabharata antara Jarasanda dan Kresna. Pantaslah Puti Guntur itu santai – santai aja, ia seperti Kresna yang memiliki sikap santai dan memiliki kegemaran menari. <em>Waduh, </em>jadi inget pas Puti Guntur menari deh, tahu sendiri kan ayahnya itu seniman.</p>
<p>Sementara, Emil Dardak yang memiliki sifat menggebu – gebu mengingatkan kita kepada sosok Jarasanda yang diceritakan kuat dan terkenal.</p>
<p><em>Weleeeeh weleeeh, </em>bener juga sih, Bupati Trenggalek ini kan memang memiliki rekam jejak yang baik jadi ga kesulitan lah kalau mau menentukan arah Jawa Timur. Apalagi istrinya dari kalangan artis kan, <em>wedeeww, </em>terkenal sudah itu <em>hmmm.</em></p>
<p>Apalagi Kresna dan Jarasanda ini kan memang ditakdirkan bertarung dan bermusuhan, jadi memang semakin sengit lah ya pertarungan politik di Jawa Timur.</p>
<p>Tapi kalau nasib Pilgub Jawa Timur sih jangan dilihat dari wiracarita ini ya, soalnya kalau ngikutin cerita itu pasti Jarasanda kalah. Tapi kalahnya sih sebenernya bukan sama Kresna, tapi sama Bhima, si pengganti Kresna saat pertarungan tersebut.</p>
<p><em>Waduuuhhh, </em>kalau gini Kresna alias Puti Guntur menang dong. <em>Weeeittss, </em>bentar dulu, <em>kok </em>Puti yang menang sih? Apa karena punya trah Soekarno? Ini hanya wiracarita <em>kok, </em>jadi santai aja kan cuma legenda. Di Pilkada Jatim, bisa saja akhirnya beda. <em>Weleeeh weleeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/puti-dan-emil-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Khofifah &#8216;Langganan&#8217; Kecele</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/khofifah-langganan-kecele/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2018 10:45:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Sholah]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah - Emil Dardak]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimat NU]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[NU]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Sholahudin Wahid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=25331</guid>

					<description><![CDATA[“Tidak ada kehilangan yang paling menyedihkan di dunia ini selain kehilangan kejujuran, harga diri dan martabat.” ~ Tere Liye PinterPolitik.com [dropcap]K[/dropcap]hofifah Indar Parawansa lagi dan lagi mencoba kembali peruntungan di Pilgub Jawa Timur. Namun, kini peluang aroma kemenangan Khofifah lebih besar dibandingkan kontestasi politik sebelumnya. Katanya sih begitu, hmmm. Ya lumayan lah ya kalau menang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Tidak ada kehilangan yang paling menyedihkan di dunia ini selain kehilangan kejujuran, harga diri dan martabat.” ~ Tere Liye</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]K[/dropcap]hofifah Indar Parawansa lagi dan lagi mencoba kembali peruntungan di Pilgub Jawa Timur.</p>
<p>Namun, kini peluang aroma kemenangan Khofifah lebih besar dibandingkan kontestasi politik sebelumnya. Katanya sih begitu, <em>hmmm.</em></p>
<p>Ya lumayan lah ya kalau menang jadi Gubernur, setidaknya tidak sia – sia berjuang, sayang juga kan udah rela ngelepas jabatan Menteri Sosial, nanti malah ga dapet jabatan apa – apa kalau tumbang di Pilgub, <em>weleeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Khofifah kini memiliki nilai lebih, akibat adanya konsistensi dukungan dari kalangan Nahdliyin di Jawa Timur, khususnya dukungan dari adik Gus Dur, Sholahudin Wahid a.k.a Gus Sholah.</p>
<p>Sedari awal, Khofifah telah mengantongi restu dari mantan Cawapresnya Wiranto di Pilpres 2004 itu, alhasil Khofifah pun bisa bergerak leluasa bertarung <em>head to head </em>melawan sesama Nahdliyin.</p>
<p>Dan dalam setiap kesempatan, Gus Sholah selalu menemani Khofifah dalam berbagai aktivitas sosialisasi dan kampanye, karena sadar atau tidak, Khofifah telah mendapatkan pemantik dukungan menuju kemenangan.</p>
<p><em>Uhuuukkk, uhuuukk </em>sudah mendekati kemenangan nih, <em>ahhh syudahlah, </em>surveinya aja masih kejar – kejaran, awas sekali lengah, lenyap harapan jadi Gubernur.</p>
<p>Sebenernya ada strategi lain sih, kedua pasangan yang bertarung di Pilgub Jawa Timur harus tarik menarik dukungan, jadi bukan hanya memastikan para pendukung setia, tapi kalau bisa masuk ke area lawan untuk bisa melakukan penggembosan.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">apa terlalu sulit bagi mereka mnghargai para kyai? apalagi sekelas Gus Sholah..<a href="https://twitter.com/GusIpul_ID?ref_src=twsrc%5Etfw">@GusIpul_ID</a><a href="https://twitter.com/KhofifahIP?ref_src=twsrc%5Etfw">@KhofifahIP</a> <a href="https://twitter.com/HadiNgusman?ref_src=twsrc%5Etfw">@HadiNgusman</a><a href="https://twitter.com/hashtag/GustiBojonegoro?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#GustiBojonegoro</a><a href="https://twitter.com/hashtag/GustiTopMarkotob?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#GustiTopMarkotob</a><a href="https://t.co/5imo70Km51">https://t.co/5imo70Km51</a></p>
<p>— SAMUDI MANUNGGAL (@Kawula_siji) <a href="https://twitter.com/Kawula_siji/status/980632519220412416?ref_src=twsrc%5Etfw">April 2, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script><br />
<em>Wedeeew, </em>itu yang udah dilakukan Gus Ipul kepada Khofifah yang digembosi melalui Muslimat NU di Gresik, <em>wadidaaww, </em>ngeri kali. Gus Ipul diuntungkan ya, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Ga belajar dari kesalahan, ternyata <em>ehhh </em>ternyata Khofifah melakukan hal yang berpotensi hilangnya suara dominan dari Khofifah. Nah loh, kecolongan lagi? Gara – gara apaan emang?</p>
<p>Ternyata ada perlakuan tak berkenan kepada Gus Sholah, sampai saat Gus Sholah ingin masuk arena kampanye dihadang dan dilarang masuk. <em>Waduhhh, </em>Khofifah kecolongan ini sih namanya, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Kalau misalkan Gus Sholah merasa dipermalukan dan diperlakukan ga enak sehingga keluar gerbong Khofifah, gimana dong? Pasti rugikan Khofifah, <em>hadeuuuhh, </em>rajin amat kecele begini, langganan? <em>Weleeeh weleeeh.</em> (Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/khofifah-dan-gus-sholah-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Khofifah ‘Kecele’ Muslimat NU</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/khofifah-kecele-muslimat-nu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2018 10:32:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asman Abnur]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Ipul]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Ipul - Puti Guntur]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Puti Guntur Soekarnoputri]]></category>
		<category><![CDATA[Syaifullah Yusuf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24813</guid>

					<description><![CDATA[“Kita boleh saja kecewa dengan apa yang telah terjadi, tetapi jangan pernah kehilangan harapan untuk masa depan yang lebih baik.” PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]erhelatan Pilgub Jawa Timur semakin sengit. Tak lain karena adanya pertarungan head to head antara Khofifah Indar Parawansa dengan Syaifullah Yusuf a.k.a Gus Ipul. Kalau calonnya hanya dua begini ga mungkin ada sasaran antara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><em><strong>“Kita boleh saja kecewa dengan apa yang telah terjadi, tetapi jangan pernah kehilangan harapan untuk masa depan yang lebih baik.”</strong></em></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]erhelatan Pilgub Jawa Timur semakin sengit. Tak lain karena adanya pertarungan <em>head to head </em>antara Khofifah Indar Parawansa dengan Syaifullah Yusuf a.k.a Gus Ipul.</p>
<p>Kalau calonnya hanya dua begini ga mungkin ada sasaran antara kan? Makanya akan terlihat seru. Apalagi kedua calon Gubernur ini memiliki ketokohan yang kental di Jawa Timur. Mungkin kebanyakan juga bingung, mau pilih mana ya? <em>Weleeeeh weleeeh.</em></p>
<p>Salah satu calonnya ialah Gus Ipul, sang petahana yang akan bertarung kembali, cukuplah ya nyaman pada posisi Wakil Gubernur dua periode, tapi kini Gus Ipul maju sebagai Calon Gubernur. Cukup menantang juga kalau bertarung melawan Gus Ipul, <em>weleeeh weleeeh, </em>lawannya petahana.</p>
<p>Tapi jangan salah nih, sebagai penantangnya, Khofifah pun merupakan tokoh asli Jawa Timur, ya walaupun beberapa kali tumbang di Pilgub Jawa Timur sebelumnya, tapi Khofifah itu sempat jadi Menteri Sosial dan empat kali berturut – turut menjadi Ketua Muslimat NU. <em>Wadidawwww, </em>dua calon Gubernurnya semakin bikin bingung aja ya, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Nah kalau cuma calon begini kan jelas nih peta politiknya bagaimana, tapi kabar terakhir sih dua pasangan calon ini saling kejar elektabilitas dari lembaga survei. <em>Wedeeewww, </em>kalau menangnya beti alias beda tipis sakit juga ya, <em>huhuhu.</em></p>
<p>Makanya seluruh strategi harus dilancarkan oleh keduanya. Bukan cuma <em>ngandelin </em>suara yang pasti memilih masing – masing calonnya aja, tapi sekali – kali coba juga lah goyang pemilih lawan untuk balik badan.</p>
<p><em>Wedeew, </em>keras juga dong kalau begitu. <em>Gembosi</em> lumbung suara lawan ya, <em>weleeeeh weleeeh. Weeeeiiitttsss, </em>ternyata <em>ehhh </em>ternyata strategi penggembosan ini sudah dijalankan Gus Ipul. <em>Nah loh,</em> suara Khofifah yang mana nih yang bocor? <em>Weleeeh weleeeh.</em></p>
<p><em>Yaaaahhh</em>, Khofifah ‘kecele’ dong? Emang lumbung suara Khofifah yang mana sih yang <em>digembosi</em>? Tak tanggung – tanggung, Gus Ipul langsung menggembosi Muslimat NU yang notabene Khofifah lah yang menjadi Ketua Umumnya selama empat periode berturut – turut.</p>
<p><em>Hadeuuuhhh, </em>kecele banyak dong kalau begitu? Katanya sih baru di Gresik aja. <em>Wadidawww </em>kikis pelan – pelan. Tapi kalau se Jawa Timur gimana? <em>Amsssyooong </em>juga, <em>weleeeh weleeeh.</em> (Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/khofifah-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Jokowi Si Penguasa Jatim</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/jokowi-si-penguasa-jatim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Mar 2018 04:47:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Cagub Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Ipul - Puti Guntur]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah - Emil Dardak]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Puti Guntur Soekarnoputri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=23893</guid>

					<description><![CDATA[“Menguasai orang lain adalah kekuatan, menguasai diri sendiri adalah kekuatan sejati.” ~ Laozi PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]ernah ada yang mengatakan bahwa siapapun yang bisa menguasai Jawa, ia akan secara mudah melenggang menguasai negeri. Hal ini juga yang mungkin dilakukan para tokoh politik agar bisa membuat dirinya lancar menuju tahta tertinggi. Apakah Jawa itu miniaturnya Indonesia? Ahhh belum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Menguasai orang lain adalah kekuatan, menguasai diri sendiri adalah kekuatan sejati.” ~ Laozi</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]ernah ada yang mengatakan bahwa siapapun yang bisa menguasai Jawa, ia akan secara mudah melenggang menguasai negeri. Hal ini juga yang mungkin dilakukan para tokoh politik agar bisa membuat dirinya lancar menuju tahta tertinggi.</p>
<p>Apakah Jawa itu miniaturnya Indonesia? <em>Ahhh</em> belum tentu juga. Tapi ternyata bukan sekedar isapan jempol belaka, Jawa menjadi wilayah yang ‘gemuk’ dalam pemetaan kekuatan politik nasional.</p>
<p>Namun pertanyaannya, seberapa kuat seorang tokoh bisa menguasai Jawa? <em>Weeeiiittssss, </em>tenang aja, ada <em>kok </em>tokoh yang seperti itu dengan mudah menguasai Jawa, ya walaupun baru dimulai dengan penguasaan awal dulu di satu bagian dari wilayah Jawa. Sosok itu adalah Presiden Jokowi.</p>
<p>Mengingat Jokowi akan maju lagi di Pilpres 2019, ternyata <em>ehhhh </em>ternyata sudah punya modal yang kuat dengan mengantongi satu bagian Jawa secara mudah, yaitu Jawa Timur. <em>Weeedeewww, </em>ya gimana bisa kuat coba, ada dua hal yang jadi rahasia Jokowi kuat di Jawa Timur.</p>
<p>Yang pertama, karena Jokowi sekarang masih menjabat sebagai Presiden, keuntungannya itu kalau Jokowi bikin kegiatan yang menyenangkan bagi rakyat, lalu pasti akan muncul rasa ‘percaya’ lagi ke si petahana itu.</p>
<p>Alhasil, kepilih deh lagi dan lagi. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui, <em>weleeeeh weleeeh.</em></p>
<p>Nah kalau yang kedua, karena Jawa Timur sekarang sedang ada Pilgub, otomatis kalau Jokowi mau ‘aman’, ia harus memihak kepada calon Gubernur terkuat. Itu juga kalau Jokowi mau lancar jaya meraup suara Jawa Timur.</p>
<p><em>Hadeuuuhhh, </em>tapi Jokowi pasti bingung berpihak ke siapa? Dua – duanya punya pertimbangan khusus dari Jokowi. Cagub nomor satu itu Khofifah yang sempat jadi Menteri Sosial di era Jokowi dan Cagub nomor dua Syaifullah Yusuf yang diusung oleh partainya Jokowi, PDI Perjuangan.</p>
<p>Makin bingung kan? <em>Etttt, </em>ngapain juga sih bingung. Santai aja kali ah, <em>weleeeeh weleeeeh. Wong </em>dua calon Gubernur ini aja sudah tegas mengatakan akan mendukung Jokowi di Pilpres 2019, jadi siapapun yang menang akan membuat Jokowi tenteram dan ‘aman’ di Jawa Timur.</p>
<p>Sangat mudah ya Jokowi kuasai Jawa Timur, <em>weleeeeh weleeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/joko-widodo-1024x677.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Khofifah ‘Jebolan ABRI’</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/khofifah-jebolan-abri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2018 07:27:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Buah Rhoma Irama (ABRI)]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah ‘Jebolan ABRI’]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Idaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Rhoma Irama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=23577</guid>

					<description><![CDATA[“Kalau Anda ingin seseorang mendukung Anda, terlebih dahulu yakinkanlah dia bahwa Anda adalah sahabatnya yang tulus.” PinterPolitik.com [dropcap]K[/dropcap]hofifah Indar Parawansa menjadi salah satu figur yang ngotot untuk maju di Pilgub Jawa Timur. Pencalonannya ini bukan yang pertama kali, namun sayang sekali sejarah belum mencatat  kemenangan yang singgah di pihaknya. Tak aneh bila Khofifah tetap mempertahankan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Kalau Anda ingin seseorang mendukung Anda, terlebih dahulu yakinkanlah dia bahwa Anda adalah sahabatnya yang tulus.”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]K[/dropcap]hofifah Indar Parawansa menjadi salah satu figur yang <em>ngotot </em>untuk maju di Pilgub Jawa Timur. Pencalonannya ini bukan yang pertama kali, namun sayang sekali sejarah belum mencatat  kemenangan yang singgah di pihaknya.</p>
<p>Tak aneh bila Khofifah tetap mempertahankan ambisinya agar tetap maju dalam kontestasi politik. Bahkan, kursi menteri sosial yang diembannya rela dilepas hanya untuk mengejar keinginannya menjadi gubernur yang masih belum tentu didapat.</p>
<p>Pasalnya, kini Khofifah bertarung <em>head to head </em>dengan petahana yang masih memiliki kekuatan dan kans besar untuk memenangkan Pilgub Jawa Timur, <em>weleeeeh weleeeeh. </em>Ya iyalah, lawan Khofifah itu kan Gus Ipul, Wagub Jawa Timur. <em>Hmmm, </em>sudah pasti akan bertarung sengit.</p>
<p>Tarik menarik dukungan semakin dipertontonkan dalam perhelatan Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Terlebih, Pilgub Jawa Timur hanya diperebutkan oleh dua pasangan calon yaitu Khofifah – Emil Dardak dan Syaifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno.</p>
<p>Maka dari itu, Khofifah membutuhkan suntikan bantuan dari berbagai pihak untuk bisa melancarkan upayanya merebut kursi Gubernur Jawa Timur. Ternyata <em>ehhh </em>ternyata, Khofifah memiliki jurus andalan untuk bisa meningkatkan dukungan kepadanya, yaitu dengan cara menjaring ABRI dibarisannya.</p>
<p><em>Waduhhhh, </em>bukankah militer tak diperkenankan masuk ke ranah politik praktis? Mau ada pembangkitan kembali dwifungsi ABRI? <em>Ahhh syudahhlah </em>namanya lagi pertarungan politik, dikala ada potensi dukungan harus digarap, daripada kecolongan kan?<em> Weleeeeh weleeeh.</em></p>
<p>Tapi mau bagaimanapun, semua sudah terjadi. Bahkan, ABRI sudah membuatkan Khofifah lagu yang berjudul ‘<em>Khofifah Wis Wayahe’ </em>(Khofifah Sudah Waktunya), <em>waduuhhh</em> ini seriusan mau melibatkan dan bangkitin dwifungsi ABRI lagi? Apalagi ada <em>yelyel </em>begitu, <em>hadeuuuhhh.</em></p>
<p><em>Weeeeeittssss, </em>ternyata <em>ehhh </em>ternyata, ABRI yang dimaksudkan itu adalah Anak Buah Rhoma Irama (ABRI), <em>zzzzzzz. </em>Apalagi Khofifah itu alumni dari ABRI alias <em>fans </em>berat Rhoma Irama, akhirnya sang idola pun tak ragu mengerahkan pasukan Forsa (<em>Fans of Rhoma Irama dan Soneta</em>) untuk memenangkan Khofifah – Emil Dardak.</p>
<p><em>Hmmm, </em>galang dukungan agar Khofifah menang, berarti tak ada salahnya ya Khofifah berasal dari jebolan ABRI, <em>weleeeeh weleeeh</em></p>
<p>Tapi Rhoma <em>kok </em>tak sedih sih, ia mendukung Khofifah hanya sekedar sebagai musisi?</p>
<p>Bukankah Rhoma adalah Ketua Umum Partai Idaman? <em>Upppssss, </em>lupa deh, Partai Idamannya kan ga lolos verifikasi, <em>weleeeeeh weleeeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/khofifah-emil-dan-rhoma-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Relawan Jokowi ‘Berkhianat’</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/relawan-jokowi-berkhianat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Mar 2018 07:40:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bara JP]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=22968</guid>

					<description><![CDATA[“Kita kecewa dalam hidup ini, karena kita selalu menaruh diri kita di bawah, dan selalu menilai kebahagiaan orang menurut penilaian kita dari apa yang kita lihat.” ~ Hitler PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]residen Joko Widodo kembali dijagokan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Delapan partai politik sudah secara resmi memberikan restu untuk menjadikan Jokowi sebagai Presiden dua periode. Jokowi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Kita kecewa dalam hidup ini, karena kita selalu menaruh diri kita di bawah, dan selalu menilai kebahagiaan orang menurut penilaian kita dari apa yang kita lihat.” ~ Hitler</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]residen Joko Widodo kembali dijagokan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Delapan partai politik sudah secara resmi memberikan restu untuk menjadikan Jokowi sebagai Presiden dua periode.</p>
<p>Jokowi didukung partai politik lama dan baru, <em>hmmm, </em>kekuatannya semakin menjadi – jadi aja ya, <em>weleeeh weleeeeh. </em>Tak hanya berhenti di situ, Jokowi juga diperkuat dengan adanya relawan Jokowi yang solid dan telah dirawat sejak beberapa tahun yang lalu.</p>
<p>Ya untuk modal awal sih sudah lumayan ya, tinggal bagaimana mematangkan strategi aja nih, <em>weeeleeeeeh weleeeeeh. </em>Tapi kalau gerakan relawan sudah massif, <em>hmmmm, </em>jangan kaget liat hasilnya.</p>
<p>Kekuatan relawan tak bisa diragukan, karena relawanlah yang bekerja siang dan malam untuk mempersembahkan kejutan dalam setiap kontestasi politik. Relawan juga yang bergerak ditataran <em>grassroot</em>, maka wajar bila relawan menjadi ujung tombak kemenangan.</p>
<p>Namun, kabar berhembus kalau relawan Jokowi kini mulai terpecah, melakukan pembelotan dan pengkhianatan. <em>Aaahhh syudahlaahhh. </em>Mungkin seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan situasi politik yang terjadi, relawan Jokowi jadi balik badan. Balik kanan, <em>grraaaakkk!</em></p>
<p><em>Hmmmm, </em>makanya kalau sudah menang itu jangan lupa sama perjuangannya para relawan, Jokowi mungkin ga tau juga gimana perjuangan para relawan ini kan? Namanya juga relawan, kan rela melawan, <em>weleeeeh weleeeeh. </em></p>
<p>Kalau baru satu periode aja relawan Jokowi tak dirawat, jangan harap nanti 2019 bisa mulus – mulus aja. Makanya wajar kalau relawan Jokowi pada membelot, <em>hadeuuuuhh. </em>Bisa dibayangkan kan kalau Jokowi tanpa relawan itu kayak gimana? <em>Uuuuhhhh, </em>tak berdaya.</p>
<p><em>Etttt, </em>ternyata <em>eh </em>ternyata, relawan Jokowi itu tak membelot pada Jokowi. Tapi, relawan Jokowi yang tergabung di Bara JP itu pecah dan terbagi ke dua kubu di Pilgub Jawa Timur. Ada yang mendukung Khofifah – Emil Dardak, ada juga yang memilih Gus Ipul – Puti.</p>
<p><em>Hayoooloh, </em>mau pilih yang mana? Karena bingung dan bimbang, akhirnya dua kubu disusupi relawan Jokowi. <em>Ahhh syudahhlah. </em></p>
<p>Kalau Jokowi mau pilih siapa? Khofifah dulu menterinya Jokowi, kalau Gus Ipul calon dari PDIP. <em>Ahhhh pusyiiinglah. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/joko-widodo-1024x677.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>La Nyalla &#8216;Tolak&#8217; Gencatan Senjata?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/la-nyalla-tolak-gencatan-senjata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jan 2018 08:29:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[La Nyalla Mattalitti]]></category>
		<category><![CDATA[mahar politik]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=19940</guid>

					<description><![CDATA[“Perang tidak bisa dimenangkan dengan emosi. Tetapi perhitungan yang dingin.&#8221; ~ YB Mangunwijaya PinterPolitik.com [dropcap]A[/dropcap]gresi La Nyalla Mattalitti membongkar aib penarikan mahar dalam bursa pencalonan Gubernur Jawa Timur berbuntut panjang. Kantor DPD Partai Gerindra Jawa Timur beberapa waktu lalu diisukan akan didatangi Pemuda Pancasila yang terganggu dengan keputusan Partai Gerindra meminta mahar untuk mengusung La [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><em><strong>“Perang tidak bisa dimenangkan dengan emosi. Tetapi perhitungan yang dingin.&#8221; ~ YB Mangunwijaya</strong></em></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]A[/dropcap]gresi La Nyalla Mattalitti membongkar aib penarikan mahar dalam bursa pencalonan Gubernur Jawa Timur berbuntut panjang.</p>
<p>Kantor DPD Partai Gerindra Jawa Timur beberapa waktu lalu diisukan akan didatangi Pemuda Pancasila yang terganggu dengan keputusan Partai Gerindra meminta mahar untuk mengusung La Nyalla.</p>
<p>Hmmm, gitu toh alasannya banyak anggota kepolisian yang berjaga-jaga di Kantor DPD Partai Gerindra Jawa Timur. <em>Weleeeeeh weleeeh</em>.</p>
<p>Tapi sebenarnya niat menggeruduk itu mau apa sih? Mau menyerang atau meminta penjelasan? Sampai dijaga aparat kepolisian gitu.</p>
<p>Tapi kok masih aja ya berlanjut kayak gitu. Yang sudah, biarlah berlalu. <em>Legowo</em> sajalah, <em>hmmm</em>.</p>
<p>Kan Pilgub Jawa Timurnya juga ga mungkin dibuka lagi pendaftarannya, jadi buat apalagi sih masih bermanuver?</p>
<p>Terus apa kata calon Gubernur yang udah daftar coba lihat yang kayak gini? Apalagi yang mau dicari sih? <em>Weleeeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Calon gubernur yang sudah mendaftar aja <em>adem ayem</em>, eh Cagub yang gagal daftar malah justru lebih rame, <em>weleeeeh weleeeeh</em>.</p>
<p>Apa emang belum puas untuk menyerang &#8216;wajah&#8217; partai? Bukannya La Nyalla itu kader Partai Gerindra juga ya? Hmmm.</p>
<p>Tapi emang bagaimana sih kebenarannya dari penarikan mahar itu? Kok malah simpang siur ya. Ada yang bilang gini lah, ada yang cerita gitu lah, hmmm, aneh.</p>
<p>Awalnya, katanya Prabowo yang memalak La Nyalla. Terus tiba-tiba malah berubah. Katanya ada oknum fungsionaris Partai Gerindra yang memalak. Yang bener yang mana nih? <em>Weleeeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Niat membongkar persoalan mahar ini untuk memberikan pelajaran bagi demokrasi Indonesia atau justru ingin menggembosi elektabilitas Partai Gerindra saja sih?</p>
<p>Tapi ya kalau tahun politik begini, manuver sedikit aja sejagat raya bisa rame ya, <em>weleeeeh weleeeh</em>.</p>
<p>Tapi apa juga alasan Pemuda Pancasila mau geruduk Kantor Partai Gerindra coba? Emang diantara Pemuda Pancasila sama La Nyalla itu hubungannya apa sih, kok jadi ikutan marah gitu?</p>
<p>Hmmm, ternyata eh ternyata. La Nyalla adalah Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur, jadi ya wajar saja kalau koleganya ikutan pada <em>ngambek</em>.</p>
<p>Lah kalau gitu sih, alasan Pemuda Pancasila geruduk itu sebagai bentuk ekspresi para kolega aja melihat Ketuanya diperlakukan tak wajar. Hmmm, gitu ya? <em>Weleeeeh weleeeh.</em> (Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/La-Nyalla-Pemuda-Pancasila-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Berani Menjemput Bahaya Prabowo?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/berani-menjemput-bahaya-prabowo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jan 2018 07:48:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[La Nyala Mattaliti]]></category>
		<category><![CDATA[mahar politik]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=19840</guid>

					<description><![CDATA[“Sebab, bahaya yang sesungguhnya bukan pada orang yang marah-marah, tapi pada orang yang diam. Orang marah dapat diukur hatinya, orang diam tak mudah ditakar akalnya.” ~ Remy Sylado PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]aling membongkar &#8216;aib&#8217; atau beradu gimmick untuk mendongkrak popularitas, bukan hal baru bagi kehidupan para politikus. Dulu kawan, sekarang lawan. Rasanya takkan pernah ada persahabatan abadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Sebab, bahaya yang sesungguhnya bukan pada orang yang marah-marah, tapi pada orang yang diam. Orang marah dapat diukur hatinya, orang diam tak mudah ditakar akalnya.” ~ Remy Sylado</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]aling membongkar &#8216;aib&#8217; atau beradu <em>gimmick</em> untuk mendongkrak popularitas, bukan hal baru bagi kehidupan para politikus.</p>
<p>Dulu kawan, sekarang lawan. Rasanya takkan pernah ada persahabatan abadi dalam perpolitikan. Sahabat pragmatis atau mungkin sahabat yang hanya datang saat musim Pemilu menjelang.</p>
<p>Tapi repot bila terus ngotot mencari kesetiakawanan dalam dunia politik. Repotnya kenapa? Susah ketemu, wkwkwkk.</p>
<p>Semakin hari semakin dinamis. Kalau terus ngotot ya hanya luka dan kecewa aja yang didapatkan. Makanya banyak korban barisan sakit hati, <em>weleeeeh weleeeh.</em></p>
<p>Peristiwa pembongkaran &#8216;aib&#8217; Prabowo dan Gerindra yang katanya memalak La Nyalla Mattalitti kian menjadi perbincangan. Benar atau tidaknya, persisnya tak ada yang tahu.</p>
<p>Tapi, setidaknya La Nyalla yang merupakan kader Gerindra ini membongkar &#8216;aib&#8217;  Ketua Umum partainya sendiri. Artinya apa? Tak ada teman setia kan? <em>Weleeeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Sikap nekat La Nyalla ini entah karena kekecewaan karena tak mendapatkan tiket maju di Pilgub Jawa Timur atau memang memiliki dendam pribadi. Entah tak ada yang tahu.</p>
<p>Hmmm, kalau kecewa sih ya wajar aja sih. Berarti mungkin dinilai belum layak memimpin Provinsi Jawa Timur. Tapi kok La Nyalla malah bongkar aib partainya sendiri ya? Mungkin ia sedang lelah, <em>weleeeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Tapi kira-kira La Nyalla <em>ngeh</em> ga ya kalau yang sedang dihantam olehnya itu adalah Prabowo Subianto. <em>Hmm,</em> ga ada rasa takut gitu ya?</p>
<p>Perlu diingat, Ketua Umum Gerindra yang pernah menjadi Danjen Koppasus itu pernah mencalonkan diri sebagai Presiden di Pilpres 2014 dan juga kena hantam karena katanya punya dosa HAM berat masa lalu.</p>
<p>La Nyalla memang punya keberanian apa melawan Prabowo? <em>Weleeeeeh weleeeeeh. </em>Kalau sekedar nekat dan cari sensasi sih sudah ketinggalan, kan pendaftaran Cagub Jawa Timur juga udah lewat, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Kalau istilah peribahasa, La Nyalla memaksa macan bangun dari tidurnya dan keluar dari sangkarnya. Atau dengan kata lain, La Nyalla sedang menjemput dirinya ke dalam jurang bahaya.</p>
<p>Memang apa bahayanya sih Prabowo itu? Apa La Nyalla hanya sekedar gertak sambel aja? Tapi kayaknya sih lumayan pedes juga tudingannya, jadi apa La Nyalla benar-benar punya nyali? (Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/Prabowo-dan-La-Nyala-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
