<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Pernikahan &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pernikahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Sep 2023 10:51:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Pernikahan &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fenomena Pre-wedding Mulai Marak, Bermanfaat?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/fenomena-pre-wedding-mulai-marak-bermanfaat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S83]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Sep 2023 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[foto pra nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[pre-wedding]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=136258</guid>

					<description><![CDATA[PinterEkbis Foto pre-wedding telah menjadi tren yang semakin populer di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pasangan yang akan menikah menghabiskan waktu, tenaga, dan uang untuk mengabadikan momen-momen indah mereka sebelum pernikahan melalui serangkaian foto yang diambil di berbagai lokasi menarik. Pre-wedding photoshoot sering kali memerlukan anggaran tambahan yang signifikan. Pasangan harus menyewa fotografer profesional, membeli [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide" />



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com/pinter-ekbis" rel="nofollow">PinterEkbis</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Foto pre-wedding telah menjadi tren yang semakin populer di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pasangan yang akan menikah menghabiskan waktu, tenaga, dan uang untuk mengabadikan momen-momen indah mereka sebelum pernikahan melalui serangkaian foto yang diambil di berbagai lokasi menarik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pre-wedding photoshoot sering kali memerlukan anggaran tambahan yang signifikan. Pasangan harus menyewa fotografer profesional, membeli atau menyewa gaun dan jas, serta membiayai perjalanan dan akomodasi jika lokasi pemotretan berada di luar kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam upaya untuk menciptakan foto-foto yang sempurna, banyak pasangan terjebak dalam budaya konsumsi yang mahal dan berisiko merusak stabilitas keuangan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pre-wedding photoshoot sering kali memerlukan anggaran tambahan yang signifikan. Pasangan harus menyewa fotografer profesional, membeli atau menyewa gaun dan jas, serta membiayai perjalanan dan akomodasi jika lokasi pemotretan berada di luar kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam upaya untuk menciptakan foto-foto yang sempurna, banyak pasangan terjebak dalam budaya konsumsi yang mahal dan berisiko merusak stabilitas keuangan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan media sosial yang semakin dominan, pasangan sering merasa tertekan untuk memamerkan foto pre-wedding yang sempurna. Hal ini bisa meningkatkan tingkat kompetisi dan perbandingan sosial, yang pada gilirannya dapat merusak hubungan dan citra diri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak pasangan yang terinspirasi oleh foto pre-wedding selebriti atau influencer yang mereka lihat di media sosial. Mereka kemudian cenderung meniru gaya ini tanpa mempertimbangkan kesesuaian atau keunikan mereka sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini dapat mengaburkan esensi pernikahan yang seharusnya merayakan cinta dan komitmen pasangan, bukan hanya estetika visual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam upaya untuk mendapatkan foto-foto yang sempurna, pasangan kadang-kadang terlalu fokus pada pemotretan pre-wedding, sehingga mengabaikan persiapan pernikahan yang sebenarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini dapat mengganggu proses perencanaan pernikahan dan menghasilkan pernikahan yang kurang terorganisir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses foto pre-wedding sering menghasilkan pemborosan sumber daya alam dan limbah. Ini termasuk pemakaian bahan kimia dalam pengeditan foto, penggunaan barang-barang sekali pakai, dan jejak karbon dari perjalanan ke lokasi pemotretan yang jauh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun ada dampak buruk yang dapat terjadi akibat fenomena foto pre-wedding di Indonesia, hal ini tidak berarti bahwa pasangan yang ingin mengabadikan momen-momen indah mereka harus sepenuhnya menghindarinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Alih-alih, penting untuk mempertimbangkan secara bijaksana dan merencanakan dengan hati-hati agar tren ini tidak mengambil alih fokus utama pernikahan, yaitu komitmen dan perayaan cinta antara dua orang yang akan menikah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan yang seimbang, pasangan dapat menghindari dampak buruk dan menikmati proses ini sebagai bagian dari perjalanan menuju pernikahan yang berkesan. (S83)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="0IZLCqYfqCI"><iframe title="Fanta Lahir Karena Hitler?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/0IZLCqYfqCI?start=8&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/potret-prewedding.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Jodoh Ada ‘di Tangan’ Muhadjir?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/jodoh-ada-di-tangan-muhadjir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2020 05:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Menko PMK]]></category>
		<category><![CDATA[Muhadjir Effendy]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=74178</guid>

					<description><![CDATA[“Inilah aku apa adanya yang ingin membuatmu bahagia” – Teuku Wisnu, “Cinta Kita” (2010) PinterPolitik.com Kata banyak orang, jodoh tidak akan pergi ke mana-mana. Setiap manusia ditakdirkan saling berpasang-pasangan. Jadi, bagi kita yang masih jomblo, merasa sedih, gundah, dan galau bisa saja bukan jadi pilihan yang tepat. Apalagi nih, bakal ada kebijakan yang bakal mengatur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Inilah aku apa adanya yang ingin membuatmu bahagia” – Teuku Wisnu, “Cinta Kita” (2010)</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;">PinterPolitik.com</span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">K</span>ata banyak orang, jodoh tidak akan pergi ke mana-mana. Setiap manusia ditakdirkan saling berpasang-pasangan. Jadi, bagi kita yang masih <em>jomblo</em>, merasa sedih, gundah, dan galau bisa saja bukan jadi pilihan yang tepat.</p>
<p>Apalagi <em>nih</em>, bakal ada kebijakan yang bakal mengatur soal jodoh kita <em>lho</em>. Beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy punya usulan menarik yang bisa saja berkontribusi <em>lho</em> buat kehidupan perjodohan kita, yakni sebuah fatwa.</p>
<p>Pak Muhadjir <a href="https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200219205404-20-476264/muhadjir-usulkan-fatwa-orang-kaya-nikahi-orang-miskin"><strong>bilang</strong></a> kalau Menteri Agama Fachrul Razi perlu membuat fatwa agar pernikahan dapat terjadi antara individu yang dianggap kaya dan individu yang dianggap miskin. Dengan begitu pernikahan diharapkan tak hanya terjadi antara dua individu yang dianggap setara (<em>kufu</em>).</p>
<p><em>Hmm</em>, kata Pak Muhadjir <em>sih</em>, fatwa tersebut diperlukan untuk membantu mengurangi kemiskinan. Soalnya <em>tuh</em>, kalau individu yang miskin menikah dengan yang miskin juga, keluarga miskin yang baru bakal terbentuk <em>tuh</em>.</p>
<p>Selain itu, beliau juga menyebutkan kalau kemiskinan itu bisa menimbulkan penyakit bagi masyarakat, seperti <em>stunting</em>. Wah, mungkin, Pak Muhadjir ini berharap agar subsidi silang bisa terjadi juga di ranah pernikahan – sehingga <em>nggak </em>cuma terjadi dalam skema iuran BPJS Kesehatan.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B8ukDnjAqfI/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B8ukDnjAqfI/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B8ukDnjAqfI/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Draf RUU Ketahanan Keluarga yang beredar timbulkan kontroversi di media sosial.⠀ ⠀ #infografik #infografis #politik #politikindonesia #pinterpolitik #keluargaindonesia #undangundang #rancanganundangundang</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-02-19T00:00:03+00:00">Feb 18, 2020 at 4:00pm PST</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p><em>Tapi</em>, mungkin, Pak Muhadjir ini tak kuat hati melihat mereka-mereka yang hubungan percintaannya harus menghadapi perbedaan kaya-miskin sebagai aral yang melintang. Boleh jadi, beliau terinspirasi <em>tuh</em> dengan alur cerita yang dialami oleh Fitri dalam sinema elektronik (sinetron) <em>Cinta Fitri</em> (2007).</p>
<p>Soalnya <em>tuh</em>, dalam sinetron tersebut, Fitri yang berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah, harus berhadapan dengan Hutama dan Moza yang menghalang-halangi hubungan percintaannya dengan Farrel. Farrel ini dikisahkan berasal dari keluarga yang kaya dengan memiliki sebuah perusahaan.</p>
<p>Wah, <em>credits to</em> Pak Muhadjir <em>dong</em>. Berkat beliau, kini Fitri-Fitri yang lainnya <em>nggak </em>perlu menghadapi drama yang berasal dari halangan-halangan seperti keluarga dan mantan kekasih.</p>
<p>Selain Fitri, Rachel Chu dalam film <em>Crazy Rich Asians </em>(2018) juga perlu berterima kasih pada Pak Muhadjir. Berkat usulan fatwa dari beliau, Rachel <em>nggak</em> perlu lagi bermain Mahjong dengan Eleanor Sung-Young untuk menikahi putranya yang bernama Nick Young. <em>Hehe</em>.</p>
<p><em>Eits</em>, <em>tapi</em>, bagaimana kalau ada sebuah hubungan cinta yang tak memiliki sangkut paut dengan harta ya? Masa iya harus menikah kaya-miskin kalau <em>nggak</em> benar-benar cinta?</p>
<p><em>Hmm</em>, mungkin, cinta itu memang misteri – terlepas dari kaya atau miskin. Lagi pula, soal percintaan dan pernikahan ini kan urusan hati – menjadi urusan pribadi masing-masing. Masa iya Pak Muhadjir <em>ngurusin</em> urusan hati setiap orang Indonesia? <em>Hehe</em>. (A43)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="BrbDybven3M"><iframe title="TikTok Siap “Kuasai” Indonesia?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/BrbDybven3M?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
<p><a href="http://bit.ly/ruang-publik"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-61983" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg" alt="" width="696" height="90" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-300x39.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-768x99.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-696x90.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1068x138.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1920x248.jpg 1920w" sizes="(max-width: 696px) 100vw, 696px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/02/smk-1-1024x681.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Nyinyir Politik di Nikahan Ayang</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/nyinyir-politik-di-nikahan-ayang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A27]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Nov 2017 07:44:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kahiyang Ayu]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=15822</guid>

					<description><![CDATA[Namanya Presiden, urusan rabi bisa sepolitis itu, lho. PinterPolitik.com  [dropcap]D[/dropcap]i manapun, siapapun, dan mau kapanpun itu, pernikahan pasti rumit. Tak terkecuali bagi Presiden Jokowi. Malah, untuk sang Presiden, kerumitannya bisa berkali-kali lipat dibandingkan kita-kita ini, rakyat jelata. Apa sebab? Ya, karena acara manten saja bisa jadi sumbu debat, komentar, bahkan juga nyinyir, baik dari para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Namanya Presiden, urusan <em>rabi</em> bisa sepolitis itu, <em>lho.</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb00;"><strong>PinterPolitik.com </strong></span></p>
<p>[dropcap]D[/dropcap]i manapun, siapapun, dan mau kapanpun itu, pernikahan pasti rumit. Tak terkecuali bagi Presiden Jokowi. Malah, untuk sang Presiden, kerumitannya bisa berkali-kali lipat dibandingkan kita-kita ini, rakyat jelata.</p>
<p>Apa sebab? Ya, karena acara <em>manten</em> saja bisa jadi sumbu debat, komentar, bahkan juga <em>nyinyir, </em>baik dari para <em>haters</em> maupun pendukungnya. Mau bagaimana pun upacara perkawinan putri Jokowi, berlangsung, ia bisa jadi serangan politis.</p>
<p>Dimulai dari tamu-tamu undangannya yang sebagian diisi oleh klan dan pejabat-pejabat royal. Sebut saja Anies Baswedan, pendekar alias Gubernur DKI Jakarta baru, Klan Yudhoyono mantan Presiden RI beserta anak dan handai taulan, hingga Cak Imin yang tebar senyum sana -sini. Dari kehadiran mereka saja, penonton sudah <em>sok</em> menerjemahkan adanya taktik strategi koalisi antik. Padahal, siapa tahu tamu-tamu agung ini datang ya memang untuk icip-icip kudapan pesta dan silaturahmi.</p>
<p>Nah, <em>nyinyiran</em> <em>nyelekit</em> ala <em>haters</em> kali ini datang dari duo <span style="text-decoration: line-through;">silet</span> Wakil Ketua DPR, Pak Fadli dan Fahri Hamzah. Ya, bisa jadi mereka iri sebab tak sampai undangannya. Ya, barangkali <em>lho</em>, ya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">Dlm 3 thn Pak <a href="https://twitter.com/jokowi?ref_src=twsrc%5Etfw">@jokowi</a> menikahkan 2 anaknya, tinggal 1 lg. Semua Presiden RI lain kalah dlm soal ini. Kerja kerja kerja.</p>
<p>— Fadli Zon (@fadlizon) <a href="https://twitter.com/fadlizon/status/927745486550851584?ref_src=twsrc%5Etfw">November 7, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Twit Pak Fadli memang terkesan biasa saja, tidak mendalam sama sekali. Tapi di sana terkandung makna jika seolah-olah, prestasi Jokowi ini adalah perkara menikahkan anak saja. <em>Ndilalah..</em></p>
<p>Itu baru komentar dari Pak Fadli Zon, wakil ketua DPR lainnya, <em>lord</em> Fahri Hamzah, juga tak ketinggalan ikut komentar dan <em>nyinyir</em>. Menurut <em>bliyo</em>, pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution harusnya dilakukan sederhana dan pesta kecil saja. Cukup diumumkan lewat Twitter atau vlog (<em>video blog).</em></p>
<p>Komentar ngawurnya ini, ternyata dinotis langsung oleh yang punya hajat, Presiden Jokowi. Menurutnya, hajatan pernikahan putrinya adalah hajatan ala orang kampung yang tidak mewah. Ehem Pak, orang kampung mana sih yang menyebar undangan sampai 8000 tamu plus relawan-relawannya pula?</p>
<p>Yah, bagaimana pun itu, pernikahan putri Pak Jokowi adalah sebuah bukti sahih, kalau dalam politik, semua bisa dijadikan serangan. Termasuk ya pernikahan Kahiyang, anaknya. Tapi ada yang paling penting lagi, pernikahan Kahiyang ini, bisa kita lihat juga sebagai alarm, betapa DPR kita itu sudah sangat memprihatinkan, kalau tak mau dibilang malu-maluin.</p>
<p><figure id="attachment_15823" aria-describedby="caption-attachment-15823" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-15823 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/11/setnov_20171108_101303.jpg" alt="" width="700" height="393" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/11/setnov_20171108_101303.jpg 700w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/11/setnov_20171108_101303-300x168.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/11/setnov_20171108_101303-696x391.jpg 696w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-15823" class="wp-caption-text">#PapaMintaBantal Setya Novanto (sumber: NET TV)</figcaption></figure></p>
<p>Sebab, selain duo <span style="text-decoration: line-through;">silet</span> Wakil Ketua DPR yang ngawur <em>cocotnya </em>ngurusin nikahan, ketua DPR-nya sibuk memenuhi panggilan KPK sampai ketiduran di nikahan orang #PapaMintaBantal. (A27)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/11/keluarga-joko-widodo_20171107_212403.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
