<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Perdamaian Dunia &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/perdamaian-dunia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Dec 2025 03:27:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Perdamaian Dunia &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terbaik! Pasukan Baret Biru TNI Siap OTW Gaza</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/terbaik-pasukan-baret-biru-tni-siap-otw-gaza/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A97]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 06:22:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Editor's Pick]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[Veritas]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Geopolitik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pasukan Perdamaian Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Perdamaian Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[politik luar negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[sidang umum pbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=165135</guid>

					<description><![CDATA[Pinterpolitik.com &#8211; Indonesia siap mengerahkan 20.000 putra-putri terbaiknya untuk membantu menjaga perdamaian di Gaza dan di belahan dunia lainnya. Kalimat itu—dengan nada mantap khas Prabowo Subianto—menggema di Sidang Majelis Umum PBB, akhir September lalu Sebuah pernyataan yang bukan hanya simbolik, tapi sinyal politik global: bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan baru, siap kembali menegaskan peran geopolitiknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="PevHeiO9u7o"><iframe title="Terbaik! Pasukan Baret Biru TNI Siap OTW Gaza" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/PevHeiO9u7o?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://pinterpolitik.com/" data-type="link" data-id="https://pinterpolitik.com/" rel="nofollow">Pinterpolitik.com</a> &#8211; Indonesia siap mengerahkan 20.000 putra-putri terbaiknya untuk membantu menjaga perdamaian di Gaza dan di belahan dunia lainnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalimat itu—dengan nada mantap khas Prabowo Subianto—menggema di Sidang Majelis Umum PBB, akhir September lalu Sebuah pernyataan yang bukan hanya simbolik, tapi sinyal politik global: bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan baru, siap kembali menegaskan peran geopolitiknya di panggung dunia. Statement ini segera menjadi headline internasional—dan di dalam negeri. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelahnya, menuai dukungan penuh dari DPR hingga eksis dalam KTT Gaza di Mesir. Lantas, mengapa statement Presiden Prabowo menjadi penting? Serta bagaimana signifikansinya?</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/10/maxresdefault-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Perdamaian Dunia Megawati</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/apresiasi-perdamaian-dunia-megawati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 May 2022 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Perdamaian Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=109634</guid>

					<description><![CDATA[Megawati Soekarnoputri mendapatkan gelar Profesor Kehormatan dari Seoul Institue of the Arts. Ia menyebut penghargaan itu didapatnya karena kontribusinya untuk demokrasi, lingkungan dan budaya. Juga karena komitmennya terhadap perdamaian dunia. Mega bukan hanya jadi orang Indonesia pertama yang dapat gelar ini, tetapi juga orang Asia pertama yang mendapatkannya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="829" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/05/apresiasi-perdamaian-dunia-megawati-ed.-829x1024.jpg" alt="apresiasi perdamaian dunia megawati ed." class="wp-image-109636" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/05/apresiasi-perdamaian-dunia-megawati-ed.-829x1024.jpg 829w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/05/apresiasi-perdamaian-dunia-megawati-ed.-243x300.jpg 243w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/05/apresiasi-perdamaian-dunia-megawati-ed.-121x150.jpg 121w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/05/apresiasi-perdamaian-dunia-megawati-ed.-768x949.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/05/apresiasi-perdamaian-dunia-megawati-ed.-324x400.jpg 324w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/05/apresiasi-perdamaian-dunia-megawati-ed.-696x860.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/05/apresiasi-perdamaian-dunia-megawati-ed.-1068x1319.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/05/apresiasi-perdamaian-dunia-megawati-ed.-340x420.jpg 340w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/05/apresiasi-perdamaian-dunia-megawati-ed..jpg 1080w" sizes="(max-width: 829px) 100vw, 829px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Megawati Soekarnoputri mendapatkan gelar Profesor Kehormatan dari Seoul Institue of the Arts. Ia menyebut penghargaan itu didapatnya karena kontribusinya untuk demokrasi, lingkungan dan budaya. Juga karena komitmennya terhadap perdamaian dunia. Mega bukan hanya jadi orang Indonesia pertama yang dapat gelar ini, tetapi juga orang Asia pertama yang mendapatkannya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/05/apresiasi-perdamaian-dunia-megawati-ed.-829x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Fadli Tuding Indonesia Apatis</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/fadli-tuding-indonesia-apatis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2018 05:20:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Zon]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Perdamaian Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Perdamaian Korea Selatan & Korea Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=27889</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Buat Indonesia upaya perdamaian Korea Utara dan Korea Selatan sangatlah bagus. Namun sayang, politik luar negeri Indonesia dalam upaya perdamaian dunia saat ini tidak high profile seperti dulu.” ~ Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. PinterPolitik.com [dropcap]B[/dropcap]agi politisi sekaliber Fadli Zon, sepertinya tidak ada kritikan yang tidak bisa diarahkan pada Pemerintah. Bahkan upaya kesepakatan damai antara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Buat Indonesia upaya perdamaian Korea Utara dan Korea Selatan sangatlah bagus. Namun sayang, politik luar negeri Indonesia dalam upaya perdamaian dunia saat ini tidak high profile seperti dulu.” ~ Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]B[/dropcap]agi politisi sekaliber Fadli Zon, sepertinya tidak ada kritikan yang tidak bisa diarahkan pada Pemerintah. Bahkan upaya kesepakatan damai antara Korea Utara dan Korea Selatan juga bisa dijadikan amunisi untuk mengkritik kinerja politik luar negeri Indonesia. Menurut Om Fadli, sumbangsih Pemerintahan di zaman Presiden Jokowi terhadap perdamaian dunia udah gak sehebat dahulu.</p>
<p>Dulu tuh, Indonesia berperan besar dalam perdamaian dunia seperti pada Konferensi Asia-Afrika (1955), Kontingen Garuda (1957-sekarang), Gerakan Non-Blok (1961), Membentuk ASEAN (1967), Sengketa Laut Tiongkok (2002-sekarang), Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB (2007-2008). <em>Lah</em> Pemerintahan sekarang peduli apa coba sama perdamaian dunia?</p>
<p>Tapi emang apa sih urgensinya Indonesia harus ikut campur terhadap permasalahan setiap negara di luar sana? Emang itu merupakan indikator satu-satunya prestasi sebuah bangsa? Kan gak gitu juga. Kayaknya Om Fadli gampang lupaan nih terhadap upaya Pemerintah Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia di beberapa negara. Jangan-jangan Om Fadli punya riwayat amnesia ya.</p>
<p>Nih ya <em>eike</em> kasih tau, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri yang terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina atas Israel. Keseriusan itu dibuktikan pas Indonesia menjadi tuan rumah KTT Luar Biasa OKI tahun 2016. Pemerintah Indonesia juga aktif melakukan diplomasi damai ke Pemerintah Myanmar terkait etnis Rohingya yang mengungsi kebeberapa negara.</p>
<p>Selain itu juga ada Pemerintah Indonesia pada Januari 2018 lalu menunjukkan keseriusannya dalam membangun perdamaian di Afghanistan yang tercermin dalam pembangunan kompleks Indonesia Islamic Centre (IIC) di Kabul. Nah, upaya pemerintah yang<em> seabrek</em> ini untuk perdamaian dunia gak dianggep sama Om Fadli? <em>Helow,</em> jangan tutup mata tutup telinga <em>dung</em>!</p>
<p>Om Fadli seperti gak tau kalau Pemerintah saat ini sudah berperan aktif berkontribusi dalam upaya perdamaian dunia, atau dia pura-pura gak tau sih. Tapi terkadang memang lebih baik kok berprasangka buruk terhadap Pemerintah ketika gak tahu fakta kinerja yang sebenarnya. Karena kalau udah tau ada prestasi tapi tetep maksa kritik, <em>mmm,</em> sumpah itu gak enak di hati, gak bikin bahagia. Ya seperti yang dikatakan filsuf Desiderius Erasmus (1466-1536),<em> ‘To know nothing is the happiest life.</em>’ (K16)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/Fadli-Zon.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
