<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Perceraian &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/perceraian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Mar 2019 09:50:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Perceraian &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mungkinkah Ahok Bercerai dari Vero ?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/mungkinkah-ahok-bercerai-dari-vero/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2018 11:50:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok-Vero]]></category>
		<category><![CDATA[Perceraian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=20120</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/ahok-vero-sangat-mungkin-bercerai/"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-20121 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-17-MUNGKINKAH-AHOK-BERCERAI-DARI-VERO-.jpg" alt="Ahok Bercerai dari Vero" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-17-MUNGKINKAH-AHOK-BERCERAI-DARI-VERO-.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-17-MUNGKINKAH-AHOK-BERCERAI-DARI-VERO--150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-17-MUNGKINKAH-AHOK-BERCERAI-DARI-VERO--300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-17-MUNGKINKAH-AHOK-BERCERAI-DARI-VERO--768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-17-MUNGKINKAH-AHOK-BERCERAI-DARI-VERO--1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-17-MUNGKINKAH-AHOK-BERCERAI-DARI-VERO--696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-17-MUNGKINKAH-AHOK-BERCERAI-DARI-VERO--1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-17-MUNGKINKAH-AHOK-BERCERAI-DARI-VERO--420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-17-MUNGKINKAH-AHOK-BERCERAI-DARI-VERO--135x135.jpg 135w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-17-MUNGKINKAH-AHOK-BERCERAI-DARI-VERO--1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gugatan Cerai Ahok Keterlaluan?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/gugatan-cerai-ahok-keterlaluan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A27]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2018 13:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok-Vero]]></category>
		<category><![CDATA[Perceraian]]></category>
		<category><![CDATA[Veronica Tan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=19629</guid>

					<description><![CDATA[Di tengah ‘momentum’ perceraian Basuki Thajaja Poernama (Ahok) dan Veronika Tan, tanpa disadari tersembul kubu baru yang anti Ahok, menjadi pro-Vero. PinterPolitik.com  [dropcap]S[/dropcap]aat ini, publik masih sibuk mengulik pemberitaan seputar perceraian antara Ahok dan Vero. Seperti kebanyakan nasib Netizen budiman lainnya, belum ada konfirmasi dan pernyataan dari pihak yang bersangkutan selain keterangan singkat dari pengacara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Di tengah ‘momentum’ perceraian Basuki Thajaja Poernama (Ahok) dan Veronika Tan, tanpa disadari tersembul kubu baru yang anti Ahok, menjadi pro-Vero.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #d1db00;"><strong>PinterPolitik.com </strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]aat ini, publik masih sibuk mengulik pemberitaan seputar perceraian antara Ahok dan Vero. Seperti kebanyakan nasib Netizen budiman lainnya, belum ada konfirmasi dan pernyataan dari pihak yang bersangkutan selain keterangan singkat dari pengacara dan beberapa pihak yang tak punya kepentingan, spekulasi bergulir bak bola salju. Bedanya, ini lebih liar.</p>
<p>Publik yang dilanda penyangkalan, sudah pasti tak akan sudi menerima mentah-mentah kenyataan perpisahan Ahok dan Vero. Tapi di sisi lain, sebagai salah satu kepala dari jutaan konsumen arus informasi yang deras, mengapa tak sekalian saja menceburkan diri di lautan masalah privat seorang politisi bernama Ahok ini?</p>
<p>Untuk mengawalinya, kita bisa meneropong terlebih dahulu yakni delik perselingkuhan yang diduga menjadi alasan pengguggatan cerai Ahok kepada Vero. Siapa yang tak akan tersetrum menghadapi spekulasi demikian? Selalu tampak harmonis dan rukun, seolah membuat pengkhianatan yang dilakukan Vero menjadi sebuah hal yang asing dilakukan.</p>
<p>Tetapi bagaimana jika Vero memang benar adanya berselingkuh? Ya, walau belum ada yang resmi dan berani menjamin, sungguh (semoga) tak ada salahnya ‘menghitung’ kebenaran dan kesalahan dari desas-desus yang satu ini.</p>
<h4><strong>Vero dan Nostalgia Bersama Mr. JT</strong></h4>
<p>Betapa menakjubkan memang. Nama Mr. JT sudah bisa didapatkan bahkan mantap disebutkan sebagai pria idaman lain dari Veronika. Bila menelusur latar belakang sang pria idaman lain (PIL) ini, disebutkan kalau ia merupakan <a href="http://makassar.tribunnews.com/2018/01/09/3-bocoran-tentang-mr-jt-pria-yang-dituding-orang-ketiga-di-rumah-tangga-ahok-vero">seorang pengusaha</a> alias pemilik dari perusahaan yang bergerak di bidang kuliner.</p>
<p>Tak hanya itu, ia juga kabarnya merupakan kader dari sebuah partai berinisial ‘G’. Tapi sayangnya, Partai G sudah ‘gercep’ menolak jika PIL itu merupakan kader dari partainya. Hembusan lain juga menyebarkan bahwa sang PIL merupakan mantan kekasih Vero, sebelum dirinya disunting dan menikah dengan Ahok di tahun 1997.</p>
<p>Konon, PIL ini pula yang menjadi tempat bagi Vero untuk berkeluh kesah. Sudah bisa terbayang bukan, bagaimana keadaan suami yang sedang dipenjara membuat seorang istri kesepian di kala sedih? Ah, memang kejamnya media-media <em>mainstream</em> yang sudah memberi pigura demikian kepada Vero.</p>
<p>Di sisi lain, bila Vero memang benar menjalin hubungan dengan Mr. JT, barangkali persoalan inilah yang pernah disentil oleh Ahok secara ‘menggelikan’ terkait istrinya, ketika Ahok mengikuti acara #NEBENGSERU yang diadakan sebuah stasiun radio. Dalam rekamannya di <em>Youtube, </em>Ahok menyebut kalau istrinya bagaikan ‘alkitab’, sebab susah dimengerti, namun takut dibuang karena berdosa.</p>
<p>Ditambah lagi, postingan yang menjejerkan pernyataan Ahok mengenai perzinahan pun sempat berseliweran di media dengan bertajuk “<em>Love prospers when a fault is forgiven</em>” yang artinya, “cinta bertahan kuat saat kesalahan dimaafkan”. <a href="http://www.tribunnews.com/nasional/2018/01/09/cerita-ahok-tentang-perselingkuhan-dan-permen-karet?page=3">Tulisan ini</a> diberikan Ahok kepada seseorang yang hendak menikah saat orang tersebut meminta wejangan khusus darinya.</p>
<figure id="attachment_19630" aria-describedby="caption-attachment-19630" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-19630 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/0825a85c-88b8-4377-a1cd-4226ca469ce5.jpeg" alt="" width="720" height="960" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/0825a85c-88b8-4377-a1cd-4226ca469ce5.jpeg 720w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/0825a85c-88b8-4377-a1cd-4226ca469ce5-225x300.jpeg 225w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/0825a85c-88b8-4377-a1cd-4226ca469ce5-696x928.jpeg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/0825a85c-88b8-4377-a1cd-4226ca469ce5-315x420.jpeg 315w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-19630" class="wp-caption-text">surat yang ditulis Ahok kepada Deska dan Fanny (sumber: istimewa)</figcaption></figure>
<p>Ketika Ahok menuliskan kata-kata ini, konteksnya memang sedang memberi wejangan kepada mereka yang hendak menikah, yakni Deska dan Fannya. Tapi, asumsi usil bisa dikaitkan dengan dugaan perselingkuhan yang melibatkan istrinya sendiri, saat melihat tanggal yang tertera.</p>
<p>Deska dan Fannya mendatangi dan meminta wejangan dari Ahok di tanggal 1 Januari 2018. Di saat itu pula, Ahok menyisipkan wejangannya mengenai larangan bercerai, kecuali bila telah berzina. Sementara itu, pengacara Ahok, Josefina Agatha Sukur, juga pernah berkata kalau sebenarnya perundingan untuk cerai sudah dibicarakan sejak akhir 2017.</p>
<p>Dengan demikian, bisa saja wejangan yang disampaikan Ahok kepada Deska dan Fannya tersebut, sebetulnya juga merupakan <a href="https://news.detik.com/berita/d-3804808/pengacara-ahok-dan-vero-bahas-cerai-sejak-akhir-2017">unek-unek</a> dikepalanya. Mungkinkah wejangan dari Ahok itu, dapat dikatakan kalau ia tengah berkaca pada masalah yang tengah ia hadapi sendiri?</p>
<p>Jika benar Veronika berselingkuh hingga berzina, barangkali memang gugatan perceraian terhadapnya harus terjadi. Bila hal itu sudah direncanakan Ahok sedemikian rupa, tentu dirinya sudah memiliki bukti-bukti untuk menunjukkan perselingkuhan memang telah terjadi. Dengan demikian, karena kekecewaan yang mendalam pula, Ahok pada akhirnya meminta hak asuh kedua anaknya yang masih berada di bawah umur, untuk dijatuhkan kepadanya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-19612 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-10-gugatan-ahok-kejam-1024x1024.jpg" alt="" width="696" height="696" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-10-gugatan-ahok-kejam-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-10-gugatan-ahok-kejam-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-10-gugatan-ahok-kejam-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-10-gugatan-ahok-kejam-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-10-gugatan-ahok-kejam-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-10-gugatan-ahok-kejam-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-10-gugatan-ahok-kejam-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-10-gugatan-ahok-kejam-135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/2018-01-10-gugatan-ahok-kejam.jpg 1080w" sizes="(max-width: 696px) 100vw, 696px" /></p>
<p>Tapi ingat ya, ini hanyalah ‘analisis’ dengan berdasarkan pada spekulasi logis semata, sehingga tidak bisa dibuktikan mengenai kebenarannya. Nah, bagaimana jika ternyata tudingan perselingkuhan ini hanyalah kedok untuk menutupi ‘kasus’ lainnya? Tentu saja, tudingan tersebut akan sangat tidaklah adil bagi Vero.</p>
<h4><strong>Ahok Terlampau kejam</strong><strong>?</strong></h4>
<p>Spekulasi berbeda juga berhembus dari kubu anti Ahok yang lainnya, yakni Front Pembela Islam (FPI). Novel Bamukmin, salah satu petinggi FPI ini, lantang menyatakan jika perceraian tersebut merupakan strategi Ahok untuk melindungi aset hartanya yang akan dibongkar habis oleh tim KPK DKI buatan Anies Baswedan.</p>
<p>Bagaimana bisa? Ya, bisa saja. Jika Ahok memang terbukti ‘kotor’ bermain-main dengan dana pemerintah DKI Jakarta saat menjabat bersama Djarot maupun Jokowi, tentu hartanya akan dikuras habis. Vero sebagai istri, tentu akan menjadi orang yang akan menanggung hutang setelah ditimpa kepailitan. Kembali pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, terutama di pasal 35 yang menyebut jika harta benda yang diperoleh dalam perkawinan adalah harta bersama.</p>
<p>Langkah Ahok menceraikan Vero, jika memakai skenario versi FPI, adalah untuk memisahkan harta Ahok dengan Vero. Sementara itu kasus yang sering diangkat oleh KPK DKI adalah kasus pengadaan lahan di <a href="http://www.tribunnews.com/metropolitan/2018/01/09/bambang-widjojanto-pelajari-celah-korupsi-dalam-kontribusi-pengembang-di-era-pemerintahan-ahok">Cengkareng dan RS Sumber Waras.</a> RS Sumber Waras sendiri sudah jamak diketahui publik sebagai permintaan dari Vero untuk merawat pasien kanker melakukan kemoterapi. Sekiranya dugaan korupsi tersebut benar terjadi, celakalah Ahok dan juga Vero.</p>
<p>Namun begitu, jika alasan Ahok menceraikan Vero adalah untuk melindunginya, apakah ia perlu melemparkan delik perselingkuhan sebagai alasan perceraian? Delik perceraian memang belum mendapat konformasi dari pihak Ahok maupun Vero, tetapi seandainya, hal tersebut benar, maka isu perselingkuhan akan lebih memberatkan bagi Vero ketimbang Ahok.</p>
<p>Lihat saja, belum apa-apa hujatan dan ekspresi kekecewaan sudah menyergap Vero. Bahkan aliansi anti Vero seakan sudah terbentuk di jagat maya. Jika Ahok ingin menceraikan Vero demi strategi mengamankan harta bendanya, mengapa pula ia memilih delik perselingkuhan? Apalagi dalam pasal 30 UU Nomor 1 tahun 1974 tentang <a href="https://luk.staff.ugm.ac.id/atur/PP9-1975Perkawinan.pdf">Perkawinan</a> dan pasal 39 UU Nomor 1 tahun 1974 serta pasal 110 komplikasi, alasan bercerai karena adanya perselingkuhan bukanlah alasan yang dapat diterima begitu saja oleh hakim.</p>
<p>Yang disebutkan oleh pasal 110 komplikasi adalah zina, bukan perselingkuhan. Nah, jika ini semua hanyalah strategi mengamankan harta belaka, bagaimana mungkin Ahok bisa melampirkan bukti perselingkuhan dengan perbuatan zina? Bila alasan ini merupakan rekayasa belaka, maka delik dan dugaan perselingkuhan yang dituduhkan kepada Vero dapat berbalik kembali pada Ahok, karena ia terbukti telah melakukan kekerasan secara psikis pada istrinya.</p>
<figure id="attachment_19631" aria-describedby="caption-attachment-19631" style="width: 730px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-19631 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/veronica-tan-730x355.jpg" alt="" width="730" height="355" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/veronica-tan-730x355.jpg 730w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/veronica-tan-730x355-300x146.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/veronica-tan-730x355-696x338.jpg 696w" sizes="auto, (max-width: 730px) 100vw, 730px" /><figcaption id="caption-attachment-19631" class="wp-caption-text">Veronica Tan (sumber: istimewa)</figcaption></figure>
<p>Sebelum sidang perceraian menjatuhkan putusan cerai, posisi Ahok dan Vero masih berstatus sebagai suami dan istri. Apa yang Ahok lakukan ini tentu saja sangat berpeluang membuat Vero tertekan secara mental, sebab ia dihujam kecaman oleh publik, terutama oleh mereka yang mendukung Ahok.</p>
<p>Hantaman publik dan buruknya nama Vero, dapat dikatakan sebagai perbuatan yang mengakibatkan psikologis Vero menjadi terganggu. Akibatnya, Ahok dapat dikenai UU nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU KDRT) yang menyebutkan, kekerasan dalam rumah tangga juga meliputi perbuatan yang mengakibatkan kesengsaraan secara psikologis.</p>
<p>Jadi mari kita bayangkan, apa mungkin Ahok melakukan langkah logis nan strategis untuk melindungi harta benda bersama, tapi ujung-ujungnya malah akan merugikan nama dari wanita yang menjadi ibu dari anak-anaknya sendiri? Sudah sulit membuktikan perselingkuhan Vero, menjatuhkan dirinya pula. Tentu akan menjadi langkah yang sangat ‘ter-la-lu!’, kalau kata Bang Oma Irama.</p>
<p>Tapi tenang saja, sebelum klarifikasi dan pernyataan resmi dikeluarkan oleh pihak Ahok maupun Vero, tak perlulah ikut panas dan senewen berlebihan. Sudah kepalang basah tercebur di masalah privat Ahok, jangan lupa mengeringkan diri agar alam pikiran tetap ‘sehat’ dan ‘waras’. Ingat, masih ada sidang perceraian yang mesti ditunggu! (Berbagai Sumber/A27)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/20161104003452-1-ahok-dan-veronica-tan-003-nfi.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Perceraian Ahok di Pusaran Politik</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/perceraian-ahok-di-pusaran-politik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A27]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2018 12:46:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Perceraian]]></category>
		<category><![CDATA[Vero]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=19555</guid>

					<description><![CDATA[Baru sehari kabar perceraian Ahok berhembus, spekulasi liar bermunculan. Ada apa ya? PinterPolitik.com [dropcap]B[/dropcap]erita perceraian Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan istrinya, Veronika Tan, sukses menyita perhatian publik. Ungkapan seperti, “ada apa sih Pak, please jangan cerai,” hingga kemunculan sebuah petisi yang sudah ditandatangani lebih dari 6000 orang berjudul “Batalkan Gugatan Cerai Pak Ahok kepada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Baru sehari kabar perceraian Ahok berhembus, spekulasi liar bermunculan. Ada apa ya?</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #d1d600;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]B[/dropcap]erita perceraian Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan istrinya, Veronika Tan, sukses menyita perhatian publik. Ungkapan seperti, “ada apa sih Pak, <em>please</em> jangan cerai,” hingga kemunculan sebuah petisi yang sudah ditandatangani lebih dari 6000 orang berjudul “Batalkan Gugatan Cerai Pak Ahok kepada Ibu Veronika Tan” di situs <em>change.org</em> memang bak puting beliung di siang bolong.</p>
<p>Bagaimana tidak? Walau terlihat setia menemani Ahok menjalani masa meringkuk dalam penjara selama delapan bulan dan kelihatan romantis, nyatanya bukan jaminan apapun bagi biduk rumah tangga Ahok dan Vero. Sebuah surat yang melayang di dunia maya berisi gugatan cerai Ahok seakan merusak bayangan indah <em>couple goals</em> dari para pendukung Ahok.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-19556 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/FileDownload-3-954x1024.jpeg" alt="" width="696" height="747" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/FileDownload-3.jpeg 954w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/FileDownload-3-279x300.jpeg 279w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/FileDownload-3-768x824.jpeg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/FileDownload-3-696x747.jpeg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/FileDownload-3-391x420.jpeg 391w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /></p>
<p>Tapi tentu saja, namanya politisi, kehidupan privasinya ternyata sebelas dua belas dengan selebriti. Publik berusaha mengintip dan ingin tahu detail-detail musabab perceraiannya segera. Nah, di sinilah banyak ‘faksi-faksi’ berdiri, jikalau para pendukung Ahok yang merana dan kecewa, berharap perceraian itu hanya <em>hoax </em>belaka, kelompok yang berseberangan dengan Ahok, yakni Front Pembela Islam (FPI), sudah lantang menyebut jika perceraian Ahok adalah murni rekayasa.</p>
<p>Waduh, mengapa bisa begitu? Mengapa pula Ahok harus repot-repot memikul nelangsa perceraian demi sebuah strategi?</p>
<h4><strong>Gonjang Ganjing Perceraian Ahok</strong></h4>
<p><strong> </strong>Dengan penampilan khasnya, mantan sekretaris jenderal FPI, Novel Bamukmin, berkata lantang jika perceraian Ahok adalah sebuah strategi. Apa pula yang dimaksudnya dengan sebuah strategi?</p>
<p>“Kalau memang (perceraian) itu benar, ini ada suatu bentuk kepanikan oleh Ahok dan sekutunya atas dibentuknya KPK DKI yang akan mengaudit keuangan dari ketika Jokowi menjabat (sebagai Gubernur DKI Jakarta),” paparnya. Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) itu juga melanjutkan kalau perceraian ampuh menyelamatkan harta Ahok melalui pembagian harta gono gini yang didapatkan Ahok selama lima tahun menjabat.</p>
<p>Perkataan Novel mengenai KPK DKI, kalau dipikir-pikir tak meleset sama sekali. Sebab Bambang Widjiyanto (BW) selaku ketua tim KPK DKI bentukan Anies, pernah berkata jikalau pemerintahan Ahok dan Jokowi tak lepas dari kegiatan koruptif. “Siapa bilang pemerintahan Ahok tidak koruptif?” <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/2016/12/09/15481751/bambang.widjojanto.sebut.ada.indikasi.koruptif.di.pemprov.dki.jakarta">sindirnya kala itu</a>.</p>
<p>Terlepas dari ribut-ribut soal fungsi dan kewenangan KPK DKI yang tumpang tindih dengan lembaga lain, KPK DKI buatan Anies memang hadir untuk fokus meneliti kembali korupsi yang dilakukan pemerintah DKI Jakarta sebelum-sebelumnya. Meninggalkan ironisme pembentukan KPK DKI yang memakan biaya bermiliar-miliar, strategi Ahok menyelamatkan asetnya lewat perceraian adalah langkah yang logis.</p>
<p>Mari lihat Pasal 64 ayat (1) UU Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (UU Kepailitan). Inti dari UU itu adalah, harta suami atau istri dalam pernikahan adalah harta bersama. Sementara dalam ayat (3) UU Nomor 37 Tahun 2004 diperjelas lagi jika hutang yang membelit suami atau istri, akan dibebankan kepada keduanya.</p>
<p>Nah, kalau saja asumsi dari Novel Bamukmin benar adanya, berarti langkah Ahok menceraikan Vero adalah langkah yang logis untuk menyelamatkan hartanya. Sebab dengan begitu, Ahok tak perlu membebani Vero kalau-kalau hartanya dikuras oleh KPK DKI nanti.</p>
<p>KPK DKI memang menancapkan mata di skandal pengadaan lahan RS Sumber Waras. Nah, skandal ini seperti yang sudah jamak diketahui oleh publik, berawal dari keinginan Ahok untuk mewujudkan harapan sang istri mendirikan pusat perawatan terpadu bagi pasien kanker pasca pengobatan kemoterapi.</p>
<p><em>Tribun Timur</em> juga mencatat harta bersama Ahok dan Vero yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari properti hingga pertambangan. Bila dihitung kembali, total harta bersama antara Ahok dan Vero mencapai lebih dari Rp. 10 miliar.</p>
<p>Ancaman pailit karena disita pihak berwenang, memang lebih aman diselamatkan jika suami dan istri menandatangani perjanjian pisah harta, memindahkan semua dengan nama istri. Ini sesuai pula dengan keputusan Mahkamah Konstitusi bahwa perjanjian pisah harta bisa dibuat sesudah menikah. Dengan demikian, jika Ahok katakanlah benar-benar terciduk dan disita hartanya oleh KPK DKI, harta Vero tak perlu ikut dilelang untuk melunasi hutang Ahok.</p>
<p>Ini sudah sesuai pula dengan sabda yang diberikan Hotman Paris dalam video Malam Tahun Baru 2018 lalu. “Amankan harta Anda dengan perjanjian pisah harta sesudah perkawinan!” begitu seru pengacara tajir tersebut.</p>
<p>Jika benar demikian, perceraian Ahok malah menyiratkan rasa sayang yang besar kepada Vero, bukan? Benar, tidak?</p>
<h4><strong>Desas Desus Orang Ketiga?</strong></h4>
<p>Baiklah, barangkali strategi Ahok versi petinggi FPI belum bisa dikatakan benar atau salah. Sebab, asumsi liar lainnya sudah keburu muncul, yakni adanya orang ketiga dalam pernikahan mereka.</p>
<p>Mr. JT disinyalir menjadi lelaki idaman lain Vero yang menyebabkan Ahok melayangkan gugatan cerai kepadanya. Dari kasak-kusuk ‘tetangga sebelah’, Mr. JT alias <em>good friend </em>adalah seorang kader Gerindra sekaligus mantan kekasih Vero saat dirinya belum menikah dengan Ahok. Dia pula yang menjadi tempat Vero berkeluh kesah selama penahanan Ahok.</p>
<p>Gosip <em>anyep</em> ini bisa dibuktikan dengan pernyataan Ahok di awal Januari 2017 lalu, saat menghadiri acara #NEBENGSERU dari stasiun radio terkemuka JakFM. Pada salah satu <em>segmen </em>acara, dirinya menyebut jikalau keberadaan <a href="http://www.tribunnews.com/nasional/2018/01/09/cerita-ahok-tentang-perselingkuhan-dan-permen-karet?page=3">Vero itu seperti alkitab</a>, susah dipahami tetapi ia takut membuangnya sebab bisa ikut kualat. “Perempuan hebat bisa ibu lu, bisa istri juga, karena kalau istri itu kan memang kitab suci, sukar dipahami. Gak berani kami buang kan takut kualat.”</p>
<p>Ahok kembali melanjutkan pernyataan menggelitiknya soal keluarga dengan perselingkuhan dan  menganalogikannya dengan permen karet, “selingkuhan itu kayak permen karet, pertama doang manis abis itu pait. Lengket, mau dibuang susah,” ucapnya.</p>
<figure id="attachment_19557" aria-describedby="caption-attachment-19557" style="width: 696px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-19557 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/maxresdefault-1024x576.jpg" alt="" width="696" height="392" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/maxresdefault-1024x576.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/maxresdefault-300x169.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/maxresdefault-768x432.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/maxresdefault-696x392.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/maxresdefault-1068x601.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/maxresdefault-747x420.jpg 747w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/maxresdefault.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /><figcaption id="caption-attachment-19557" class="wp-caption-text">Ahok dalam acara #NEBENGSERU JakFM (sumber: Youtube)</figcaption></figure>
<p>Nah, perihal perselingkuhan yang disinyalir jadi musabab gugatan perceraian Ahok dan Vero pun menaikan pertanyaan baru lagi. Jika benar Vero berselingkuh apakah Ahok bisa membutikannya? Sebab, gugatan cerai yang bisa dikabulkan oleh hakim bukan karena selingkuh. Jika ragu, silakan tengok Pasal 38 UU Nomor 1 Tahun 1974 dan pasal 110 komplikasi.</p>
<p>Di sana disebutkan alasan perceraian yang diajukan oleh suami atau istri yang dapat dikabulkan hakim adalah kalau salah satu pihak telah berbuat zina, bukan selingkuh. Dengan kata lain, jika benar Vero berselingkuh, maka harus dibuktikan apakah ia telah berbuat zina. Bila tidak, maka hakim berhak menolak gugatan.</p>
<p>Lain desas desus Netizen, lain pula tebakan Nusron Wahid, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dari fraksi Golkar. Lelaki ini pernah menyebut kalau Vero pernah akan mengancam cerai, anak-anak juga mengancam mengasingkan diri. Nusron mengakhiri pernyataan dengan sesumbar, “potong tangan saya kalau Ahok keluar (penjara) enggak main politik lagi, enggak bisa. Gatal pasti.”</p>
<p>Nah, lantas bagaimana, dong? Yang mana yang benar?</p>
<h4><strong>Perceraian Ahok dan Politik</strong></h4>
<p><strong> </strong>Walau sempat didamprat Alm. AM Fatwa karena menyamakan diri dengan Nelson Mandela, Ahok agaknya memang punya nasib miris seperti Mandela. Sudah dikurung dalam penjara, diselingkuhi istri pula. Eh, kalau itu masih belum tentu kebenarannya, ya.</p>
<p>Jika ingin menyama-nyamakan keadaan Ahok, sosok Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra lebih dekat dengan keadaannya. Saat berada di balik jeruji besi, Thaksin menggugat istrinya, Pojaman Shnawatra di tahun 2008. Langkah PM Thailand itu dilakukan bukan akibat dongkol atau kesal karena istrinya berkhianat, tetapi karena ingin menyelamatkan aset.</p>
<figure id="attachment_19558" aria-describedby="caption-attachment-19558" style="width: 940px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-19558 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/1007388-3x2-940x627.jpg" alt="" width="940" height="627" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/1007388-3x2-940x627.jpg 940w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/1007388-3x2-940x627-300x200.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/1007388-3x2-940x627-768x512.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/1007388-3x2-940x627-696x464.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/1007388-3x2-940x627-630x420.jpg 630w" sizes="auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px" /><figcaption id="caption-attachment-19558" class="wp-caption-text">Thaksin Shinawatra dan Pojaman Shnawatra (sumber: istimewa)</figcaption></figure>
<p>Aset-aset Thaksin memang sebagian besar didirikan atas nama Pojaman, istrinya. Setelah perceraian ‘sah’, Thaksin tetap berada satu rumah dengan ‘mantan’ isterinya bahkan mesra berjalan-jalan berdua ke luar negeri.</p>
<p>Jika menyebut skenario perceraian Ahok adalah usaha penyelamatan harta Ahok dan Vero, seperti halnya upaya Thaksin dan Pojaman, memang lebih dapat diterima akal. Sehingga, bila hakim nantinya mengabulkan gugatan cerai Ahok yang entah bagaimana caranya bisa terjadi, Vero dan Ahok bisa aman berkata lirih, “<em>I know nothing</em>.”</p>
<p>Tapi jika benar upaya cerai untuk menyelamatkan harta benda dari ancaman pailit, lantas mengapa Ahok meminta hak asuh kedua anaknya yang masih di bawah umur kepadanya? Bukankah lebih bijak bila keberadaan kedua anaknya diserahkan kepada Vero yang fleksibel dibandingkan dirinya yang masih terkurung penjara?</p>
<p>Hmm, daripada spekulasi semakin panjang dan mabuk kepayang, lebih baik berikan pendapatmu! (Berbagai sumber/A27)</p>
<h4><strong>Tulisan pertama dari dua tulisan bersambung </strong></h4>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/FileDownload-1-2.jpeg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
