<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Pemda &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pemda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Oct 2023 01:42:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Pemda &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anies Curiga Pemda Dibiarkan Autopilot</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/anies-curiga-pemda-dibiarkan-autopilot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Oct 2023 04:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda]]></category>
		<category><![CDATA[PNS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=139511</guid>

					<description><![CDATA[Bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan menyampaikan, hingga saat ini pemerintah pusat tidak ada panduan yang harus dicapai dan dipertanggungjawabkan oleh masing-masing kepala daerah saat memimpin atau yang biasa disebut&#160;Key Performance Indicator&#160;(KPI) untuk menilai kinerja kepala daerah, penyelesaian berbagai persoalan yang ada bisa diukur. Baginya, pemerintah daerah selama ini telah bekerja secara &#8216;autopilot&#8217; tanpa arahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1008" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/anies-curiga-pemda-dibiarkan-autopilot-1008x1024.jpg" alt="anies curiga pemda dibiarkan autopilot" class="wp-image-139514" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/anies-curiga-pemda-dibiarkan-autopilot-1008x1024.jpg 1008w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/anies-curiga-pemda-dibiarkan-autopilot-295x300.jpg 295w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/anies-curiga-pemda-dibiarkan-autopilot-148x150.jpg 148w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/anies-curiga-pemda-dibiarkan-autopilot-768x780.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/anies-curiga-pemda-dibiarkan-autopilot-696x707.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/anies-curiga-pemda-dibiarkan-autopilot-1068x1085.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/anies-curiga-pemda-dibiarkan-autopilot-413x420.jpg 413w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/anies-curiga-pemda-dibiarkan-autopilot.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1008px) 100vw, 1008px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan menyampaikan, hingga saat ini pemerintah pusat tidak ada panduan yang harus dicapai dan dipertanggungjawabkan oleh masing-masing kepala daerah saat memimpin atau yang biasa disebut&nbsp;<em>Key Performance Indicator&nbsp;</em>(KPI) untuk menilai kinerja kepala daerah, penyelesaian berbagai persoalan yang ada bisa diukur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baginya, pemerintah daerah selama ini telah bekerja secara &#8216;autopilot&#8217; tanpa arahan dari pusat. Menurutnya, selama ini pemerintah pusat cenderung untuk mengambil alih pekerjaan pemerintah daerah (pemda) yang pada akhirnya menimbulkan kesan jika pemerintah pusat yang menjadi pahlawan dalam setiap masalah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/anies-curiga-pemda-dibiarkan-autopilot-1008x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Non Tunai Bagi Pemda</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/non-tunai-bagi-pemda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Dec 2017 08:25:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[e-budgeting]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Mendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda]]></category>
		<category><![CDATA[Tjahjo Kumolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=17966</guid>

					<description><![CDATA[Untuk mengurangi korupsi di pemerintahan daerah, Kemendagri melakukan sosialisasi transaksi non tunai yang akan mulai diberlakukan Januari nanti. PinterPolitik.com “Kami bakal lakukan pertemuan dengan Pemda serta perbankan terkait, khususnya Himbara, soal penerapan kewajiban transaksi non tunai di Pemda mulai 1 Januari 2018.” [dropcap]M[/dropcap]ulai awal tahun 2018 nanti, Kementerian Dalam Negeri akan mulai memberlakukan peraturan transaksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Untuk mengurangi korupsi di pemerintahan daerah, Kemendagri melakukan sosialisasi transaksi non tunai yang akan mulai diberlakukan Januari nanti.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><strong>“Kami bakal lakukan pertemuan dengan Pemda serta perbankan terkait, khususnya Himbara, soal penerapan kewajiban transaksi non tunai di Pemda mulai 1 Januari 2018.”</strong></p>
<p>[dropcap]M[/dropcap]ulai awal tahun 2018 nanti, Kementerian Dalam Negeri akan mulai memberlakukan peraturan transaksi non tunai bagi Pemerintah Daerah (Pemda) di seluruh wilayah Indonesia. Menurut Menteri Dalam Negri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, pelaksanaan <em>e-planning</em> serta <em>e-budgeting</em> ini merupakan upaya menghindari praktik koruptif.</p>
<p>Dengan adanya transaksi non tunai ini, diharapkan pengeluaran dan penggunaan dana Pemda dapat dipantau dan ditelusuri. Selain korupsi, praktik <em>mark up</em> juga bisa dihindari, mengingat semua anggaran pengeluaran akan mampu di cek kebenarannya. Wah, mantap juga nih rencananya.</p>
<p>Salah satu daerah yang sudah menggunakan <em>e-planning </em>dan <em>e-budgeting</em> adalah DKI Jakarta. Hasilnya lumayan terbukti, di zaman gubernur sebelumnya, banyak lembaga daerah yang mengaku enggak bisa main-main dengan anggarannya. Kalau ada sisa anggaran juga enggak bisa buat “makan-makan” dan “rekreasi” bareng-bareng lagi.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">Terkait SE Transaksi Non Tunai, Pemda Masih Hadapi Banyak Kendala <a href="https://t.co/tltsHdcZxx">https://t.co/tltsHdcZxx</a> <a href="https://t.co/aGjQDoiJRb">pic.twitter.com/aGjQDoiJRb</a></p>
<p>— IG: Apkasi (@APKASI) <a href="https://twitter.com/APKASI/status/913602142190964744?ref_src=twsrc%5Etfw">September 29, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Tapi mungkin Pak Tjahjo juga enggak boleh lupa, kalau memang otaknya jahat, pasti ada saja Pemda yang menciptakan “inovasi-inovasi kreatif” untuk mendapatkan “lebihan”. Soalnya di Jakarta banyak lho, Pak, para mafia rente di sejumlah lembaga yang senang main <em>kongkalikong</em> di berbagai proyek.</p>
<p>Di sisi lain, kasihan juga sih sama Pemda yang kebetulan berada jauh dari Jakarta. Terutama di wilayah yang cukup jauh dari kota. Jujur saja, sarana dan prasarana wilayah di Indonesia kan belum merata. Di sebuah kota di Kalimantan Timur misalnya, untuk menemukan ATM aja kita harus berjalan cukup jauh. Apalagi di daerah terpencil?</p>
<p>Memang sih, Kemendagri juga bekerja sama dengan Himpunan Bank milik Negara (Himbara) yang umumnya sudah terjangkau ke pelosok kota, tapi bagaimana dengan di desa dan di pulau-pulau kecil lainnya? Apakah Pak Tjahjo sudah memikirkan nasib mereka juga? Semoga saja kebijakan mulia ini tidak menjadi bumerang bagi rakyat kecil lagi nantinya. (R24)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/12/Transaksi-Non-Tunai.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
