<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>PDI Perjuanga &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pdi-perjuanga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Feb 2022 07:58:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>PDI Perjuanga &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Akhirnya, PDIP ‘Terima’ Rocky Gerung?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/akhirnya-pdip-terima-rocky-gerung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F46]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2020 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19V]]></category>
		<category><![CDATA[PDI Perjuanga]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<category><![CDATA[revolusi mental]]></category>
		<category><![CDATA[Rocky Gerung]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=90215</guid>

					<description><![CDATA[“The fool always think he is wise, but the wise man knows himself to be a fool” – William Shakespeare, penyair asal Inggris PinterPolitik.com Gengs,&#160;mimin&#160;mau nanya, apa persamaan dan perbedaan antara Puan dan Mulan? Kalau menurut&#160;mimin&#160;sih perbedaannya jelas. Puan Maharani adalah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sementara, Hua Mulan adalah pejuang perempuan yang menjaga kaisar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="wp-block-heading" id="the-fool-always-think-he-is-wise-but-the-wise-man-knows-himself-to-be-a-fool-william-shakespeare-penyair-asal-inggris"><strong>“The fool always think he is wise, but the wise man knows himself to be a fool” – William Shakespeare, penyair asal Inggris</strong></h4>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide" />



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com/">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Gengs</em>,&nbsp;<em>mimin</em>&nbsp;mau nanya, apa persamaan dan perbedaan antara Puan dan Mulan? Kalau menurut&nbsp;<em>mimin</em>&nbsp;sih perbedaannya jelas. Puan Maharani adalah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sementara, Hua Mulan adalah pejuang perempuan yang menjaga kaisar dari segala ancaman. Persamaannya juga jelas banget kok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua-duanya merupakan perempuan yang &nbsp;memiliki darah leluhur yang sangat andal. Puan mewarisi darah politisi dari kakek kemudian ibunya dan saat ini menjadi elite di PDIP. Sementara, Mulan mendapat anugerah berupa&nbsp;<em>chi</em>&nbsp;yang turun dari ayahnya sebab si ayah sangat ikhlas berjuang dan beribadah mendoakan anak cucunya supaya bermental ksatria Phoenix.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Eh, sebentar, di bagian perbedaan kayaknya perlu&nbsp;<em>mimin</em>&nbsp;tambahkan sesuatu&nbsp;<em>deh</em>, yakni perbedaan seputar karakter&nbsp;<em>leadership</em>. Bagi kalian yang sudah menonton salah satu putri Disney tersebut, pasti tahu seperti apa jiwa kepemimpinannya Mbak Mulan itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia tegas dan inspiratif – lebih memilih menunjukkan &#8216;cara&#8217; dalam menyelesaikan masalah daripada beretorika atau berdebat. Walhasil, saat ia hendak diusir oleh pemimpin pasukan sebab menutupi latar belakangnya sebagai perempuan – saat itu ksatria didominasi laki-laki,&nbsp;<em>cuy</em>, justru teman-temannya yang semuanya laki-laki&nbsp;<em>tuh</em>&nbsp;malah meminta agar Mulan jangan diusir dari pasukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akhirnya, Mulan diberi kesempatan untuk bergabung lagi dalam barisan ksatria.&nbsp;<em>Nggak</em>&nbsp;cuma itu&nbsp;<em>aja</em>, ia pun didapuk untuk memimpin misi menyelamatkan kaisar dari serangan Bori Khan. Secara jelas, kita bisa melihat kok bahwa retorika tanpa aksi &#8216;menunjukkan jalan’ dan cara bertindak&nbsp;<em>tuh</em>&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;oke banget&nbsp;<em>deh</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lagian juga, kalau Mulan beretorika pasti juga sulit didengar <em>sih</em> di dunia patriarkis. Makanya, ia memilih untuk lebih banyak beraksi langsung. Walhasil, Mulan pun berhasil menjadi ksatria perempuan pertama dan mendapat cintanya orang-orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di saat ksatria lainnya cuma berjargon&nbsp;<em>loyal</em>&nbsp;(setia),&nbsp;<em>brave</em>&nbsp;(berani), dan&nbsp;<em>true</em>&nbsp;(jujur) dalam mulut, Mulan sudah memahami itu sejak kecil dan mulai mengejawantahkannya dalam kehidupan. Siapa coba yang&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;senang dipimpin orang kayak Mulan,&nbsp;<em>cuy</em>?&nbsp;<em>Mimin</em>&nbsp;<em>aja</em>&nbsp;sampai kesengsem.&nbsp;<em>Hehe</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara, bagaimana dengan kepemimpinan ala Mbak Puan? Ya, bagus juga&nbsp;<em>sih</em>&nbsp;– cuma masih belum memuaskan.&nbsp;<em>Nggakpapa</em>&nbsp;kan kalau&nbsp;<em>mimin</em>&nbsp;bilang begini?&nbsp;<em>Hehe</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Lha</em>, coba saja disimak&nbsp;<em>deh</em>&nbsp;pernyataan terbarunya Mbak Puan yang menegaskan bahwa untuk menghabisi si biang kerok Covid-19 dibutuhkan pengamalan revolusi mental yang penuh totalitas. Alasannya Mbak&nbsp;<a href="https://www.medcom.id/nasional/politik/VNx48AaN-puan-maharani-revolusi-mental-bisa-memerangi-covid-19/">Puan</a>&nbsp;<em>sih</em>&nbsp;sebab di dalam revolusi mental&nbsp;<em>tuh</em>&nbsp;terkandung tiga prinsip luhur, yakni integritas, etos kerja, dan gotong royong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Iya Mbak Puan,&nbsp;<em>mimin ngerti</em>&nbsp;kok bila revolusi mental&nbsp;<em>tuh</em>&nbsp;keren. Namun, kayaknya di tengah kondisi begini, daripada menghadirkan jargon yang mungkin masih kudu ditafsirkan oleh beberapa orang, mending saat&nbsp;<em>statement</em>&nbsp;<em>tuh</em>&nbsp;fokus&nbsp;<em>aja</em>&nbsp;pada langkah-langkah konkret.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Misal&nbsp;<em>nih</em>, Mbak Puan bisa&nbsp;<em>kelleus</em>&nbsp;bilang, “DPR akan turun ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi pentingnya protokol kesehatan. Kalau perlu DPR siap mendatangkan alat kesehatan ke pelosok desa besok.”&nbsp;<em>Gitu</em>&nbsp;lebih keren&nbsp;<em>deh</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rakyat <em>nih</em> sudah capek <em>ngurus</em> ekonomi. Jadi, jangan ditambah beban berpikir lagi. Begitu. Lagian Mbak Puan ini kan bagian pemerintahan, maka yang ditunggu <em>tuh</em> aksinya. Kalau beretorika sudah banyak ahlinya, misal Bung Rocky Gerung. Apa jangan-jangan mau meniru Bung Rocky <em>nih</em>? <em>Hehe</em>. (F46)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Bahas Anak Muda &amp; Politik serta Pilkada ditengah wabah Covid19 | Wawancara bersama Emil Dardak" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/ocW9iSfNF3g?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Akhirnya-PDIP-‘Terima-Rocky-Gerung-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
