<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>partai perindo &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/partai-perindo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jun 2023 01:47:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>partai perindo &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perindo dan Caleg All-Star</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/perindo-dan-caleg-all-star/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S91]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 01:47:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Caleg 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Hary Tanoesoedibjo]]></category>
		<category><![CDATA[partai perindo]]></category>
		<category><![CDATA[Pileg 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Tuan Guru Bajang Zainul Majdi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=130932</guid>

					<description><![CDATA[Menghadapi Pileg 2024, Partai Perindo bakal diperkuat nama-nama tenar, mulai dari artis, jurnalis, tokoh agama, dan lain sebagainya. Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo sendiri telah menegaskan target partainya adalah perolehan double digit suara, dengan minimal satu kursi DPR RI, enam kursi DPRD provinsi, dan tiga kursi DPRD kabupaten/kota.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1080" height="1300" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/perindo-dan-caleg-all-star.jpg" alt="perindo dan caleg all star" class="wp-image-130935" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/perindo-dan-caleg-all-star.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/perindo-dan-caleg-all-star-768x924.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/perindo-dan-caleg-all-star-696x837.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/perindo-dan-caleg-all-star-1068x1285.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/perindo-dan-caleg-all-star-1920x2311.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/perindo-dan-caleg-all-star-348x420.jpg 348w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Menghadapi Pileg 2024, Partai Perindo bakal diperkuat nama-nama tenar, mulai dari artis, jurnalis, tokoh agama, dan lain sebagainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo sendiri telah menegaskan target partainya adalah perolehan double digit suara, dengan minimal satu kursi DPR RI, enam kursi DPRD provinsi, dan tiga kursi DPRD kabupaten/kota.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/perindo-dan-caleg-all-star-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>TGB, Kunci Perindo Lolos Senayan?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/tgb-kunci-perindo-lolos-senayan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[I76]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2022 09:14:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Hary Tanoesoedibjo]]></category>
		<category><![CDATA[partai perindo]]></category>
		<category><![CDATA[TGB Zainul Majdi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=114410</guid>

					<description><![CDATA[“Dalam waktu dekat akan banyak deklarasi baru. Tokoh-tokoh bangsa akan bergabung dengan Partai Perindo” – Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Perindo PinterPolitik.com Tidak selamanya logika marketing&#160;periklanan berhasil dalam dunia politik. Setidaknya ini terlihat pada kasus Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang gagal lolos ke DPR pada Pemilu 2019, meski sudah mengeluarkan dana besar untuk iklan televisi.&#160; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>“Dalam waktu dekat akan banyak deklarasi baru. Tokoh-tokoh bangsa akan bergabung dengan Partai Perindo” – Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Perindo</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.pinterpolitik.com/"><strong><u><strong>PinterPolitik.com</strong></u></strong></a></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Tidak selamanya logika <em>marketing</em>&nbsp;periklanan berhasil dalam dunia politik. Setidaknya ini terlihat pada kasus Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang gagal lolos ke DPR pada Pemilu 2019, meski sudah mengeluarkan dana besar untuk iklan televisi.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data PT Sigi Kaca Pariwara, Perindo merupakan partai politik (parpol) yang belanja iklan terbesar, yaitu Rp82,73 miliar dari total Rp602,98 miliar belanja iklan parpol di 13 stasiun televisi yang ikut terlibat pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentu belanja iklan ini bukanlah sesuatu yang sulit bagi Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, yang juga merupakan pemilik MNC Corporation. Perusahaan yang mengendalikan berbagai media mulai dari radio, cetak, media online, dan televisi.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak lolosnya Perindo ke DPR, seolah mengindikasikan bahwa<strong>&nbsp;</strong>belanja iklan di televisi bukan penentu utama kemenangan. Kampanye melalui iklan meski terkesan modern dan mudah diukur, rupanya tidak mempengaruhi perilaku pemilih.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, mungkin kondisi semacam ini yang membuat Hary Tanoe mencoba memformulasikan strategi baru yang akan digunakan untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Hal ini dapat dilihat dari hadirnya Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi menjadi Ketua Harian Nasional Perindo. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="837" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-41-837x1024.png" alt="image 41" class="wp-image-114412" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-41-837x1024.png 837w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-41-245x300.png 245w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-41-123x150.png 123w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-41-768x940.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-41-696x852.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-41-1068x1307.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-41-343x420.png 343w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-41.png 1080w" sizes="(max-width: 837px) 100vw, 837px" /><figcaption>TGB Lompat Lagi?</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Hary Tanoe, meski tidak secara detail, menyebut bahwa akan ada sejumlah tokoh yang nantinya mengikuti&nbsp;jejak TGB untuk bergabung dengan Perindo.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Partai ini membutuhkan sentuhan tokoh yang mumpuni&nbsp;untuk mendongkrak suara pemilih. Inilah bukti bahwa realitas politik Indonesia&nbsp;masih menjadikan tokoh sebagai variabel utama, sedangkan instrumen di luar itu masih saja menjadi <em>variable supporting</em>.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin saja,&nbsp;Perindo masih percaya dengan fenomena efek ekor jas. Dengan memiliki tokoh yang punya popularitas, harapan Perindo tentu saja adalah limpahan suara pemilih tokoh tersebut juga berimbas bagi partai.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Anyway</em>, soal bergabungnya TGB dan sejumlah tokoh yang dijanjikan Hary Tanoe, kok terkesan Perindo seperti belanja pemain ya? Jadi kalau sebelumnya banyak belanja iklan, sekarang sudah beralih nih ke belanja pemain? Mirip klub bola aja nih Perindo. Hehehe.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hmm, bicara soal klub bola yang suka belanja pemain, jadi ingat Manchester City nih. Klub asal Inggris ini dikenal paling rajin belanja&nbsp;pemain setelah dibeli oleh Sheikh Mansour lewat Abu Dhabi United Group pada Agustus 2008 silam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu di catat loh, meski The Citizens sudah menghabiskan €1,04 miliar&nbsp;atau setara Rp17,5 triliun buat belanja pemain,&nbsp;tapi prestasi klub rival sekota Manchester United ini belum memberikan hasil yang spektakuler dibanding klub-klub besar lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh sebab itulah, banyak pihak melempar kritik ke Manchester City yang disebut boros belanja tapi minim prestasi. Mungkin sepakbola dan politik punya sedikit kemiripan di&nbsp;sini, yakni keduanya memiliki variabel-variabel yang tidak terbeli oleh uang.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah,&nbsp;pengalaman Manchester City&nbsp;ini&nbsp;mungkin dapat menjadi pelajaran yang penting. Ketimbang&nbsp;belanja pemain politik, lebih baik Perindo mencetak pemain politiknya.&nbsp;<em>Btw</em>, Pindahnya TGB ada biaya transfer gak ya? Uppss. Hehehe. (I76)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/01g9s0xk7k5t19ded15vxwdzdy.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Perindo Rawat &#8216;Orang Bermasalah&#8217;</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/perindo-rawat-orang-bermasalah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 May 2018 09:17:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum Perindo]]></category>
		<category><![CDATA[partai perindo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=29220</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Partai Perindo memutuskan melepas jabatan Dirwan Mahmud sebagai Ketua DPW Bengkulu.&#8221; ~ Sekjen Partai Perindo, Ahmad Rofiq PinterPolitik.com [dropcap]D[/dropcap]irwan Mahmud, kader Partai Perindo sekaligus Bupati Bengkulu Selatan, sudah acapkali terjerat kasus hukum. Kelihatannya, ia memiliki kerinduan untuk kembali ke penjara. Pasalnya, penjara bukan hal yang baru bagi Dirwan. Pada tahun 1985 sampai 1992, Dirwan pernah mendekam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Partai Perindo memutuskan melepas jabatan Dirwan Mahmud sebagai Ketua DPW Bengkulu.&#8221; ~ Sekjen Partai Perindo, Ahmad Rofiq</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]D[/dropcap]irwan Mahmud, kader Partai Perindo sekaligus Bupati Bengkulu Selatan, sudah acapkali terjerat kasus hukum. Kelihatannya, ia memiliki kerinduan untuk kembali ke penjara. Pasalnya, penjara bukan hal yang baru bagi Dirwan.</p>
<p>Pada tahun 1985 sampai 1992, Dirwan pernah mendekam di penjara akibat kasus pembunuhan, <em>ehmm, </em>7 tahun penjara ya? Lama juga ya, <em>weleeh weleeeh. </em></p>
<p>Dan akibat rekam jejak buruk itu, Dirwan sempat dianulir kemenangannya pada Pilkada Bengkulu Selatan 2008. Tiada lain, alasannya karena pernah ditahan lebih dari 5 tahun. Nah loh, <em>ehmmm, </em>kok bisa lolos ya<em>.</em></p>
<p><em>Hadeuuh, </em>ternyata dia ga kapok. Pada tahun 2011, Dirwan lagi dan lagi rindu untuk kembali &#8220;pulang&#8221; ke penjara. Akhirnya, ia mendekam lagi di hotel prodeo akibat kasus narkoba. Ia <em>tercyduk</em> BNN saat akan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheuni.</p>
<p>Gara – gara narkoba, Dirwan menerima hukuman kurungan penjara 4 tahun lebih, <em>weleeeh weleeeh, </em>rajin amat bulak – balik penjara, <em>hadeuuhh.</em></p>
<p>Setelah menikmati kerinduan kembali ke penjara, Dirwan katanya ketangkep lagi gara – gara ditemukan narkoba di ruang kerjanya.</p>
<p>Tapi untung aja, itu bukan ulah Dirwan, tapi ulah lawan politiknya yang ingin menjatuhkan Dirwan. <em>Ehm, </em>ngelus dada ya, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p><em>Yahhh</em>, Dirwan ga jadi ke penjara lagi dong. Tapi akhirnya, tak berselang lama, di 2018 ini, lagi dan lagi, Dirwan pulang kampung ke penjara akibat kasus hukum.</p>
<p>Sekarang giliran KPK yang mengabulkan permintaan Dirwan untuk mengobati kerinduannya menikmati dinginnya dinding penjara.</p>
<p>Tapi kini, Dirwan dijerat dengan kasus yang berbeda. Agak berkelas dikit, kan udah jadi pejabat. Dirwan <em>tercydukk </em>dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, terkait dugaan sejumlah proyek di Bengkulu Selatan.</p>
<p>Sangat beragam sekali ya kasus yang menjerat Dirwan. Nah tapi ada pertanyaan deh, berhubung Partai Perindo itu kan partai baru ya, kok mau – maunya ya menerima Dirwan jadi kader Partai Perindo? Apakah Partai Perindo ga melihat rekam jejaknya?</p>
<p>Apakah Partai Perindo lagi kecolongan? Tapi kata Sekjen Partai Perindo sih, sekarang kan Dirwan sudah dilepaskan dari jabatannya alias dipecat. Tapi kalau dugaan KPK ga terbukti, kira-kira bakal ada pemulihan jabatan ga ya?</p>
<p>Apa masih tetap diterima sebagai kader, dengan riwayatnya yang kayak begitu? Katanya Perindo tegas melawan korupsi, <em>ehmm. </em></p>
<p>Lebih baik Partai Perindo perlu memaknai apa yang dikatakan Charles Caleb Colton, korupsi itu seperti bola salju, setelah itu bergulir maka akan terus membesar dan membesar.</p>
<p>Kalau sekali lolos, mungkin Dirwan akan menambah koleksi kasusnya ya, khususnya kasus korupsinya, <em>weleeeh weleeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/perindo-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>&#8216;Akal Bulus&#8217; Rayuan Perindo</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/akal-bulus-rayuan-perindo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2018 11:28:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hary Tanoesoedibjo]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum Perindo]]></category>
		<category><![CDATA[partai perindo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24589</guid>

					<description><![CDATA[“Pada intinya, Perindo berjuang bersama pemerintah dan partai politik lainnya untuk membangun bangsa Indonesia lebih makmur dan sejahtera.&#8221; ~ Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo. PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]atu kunci sederhana kesuksesan dalam berkampanye disetiap kesempatan Pemilu, apalagi kalau bukan menangkan hati rakyat kecil. Seribu satu cara akan dilakukan Partai demi bisa dicitrakan sebagai Partainya wong cilik. Begitulah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><em><strong>“Pada intinya, Perindo berjuang bersama pemerintah dan partai politik lainnya untuk membangun bangsa Indonesia lebih makmur dan sejahtera.&#8221; ~ Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo.</strong></em></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]atu kunci sederhana kesuksesan dalam berkampanye disetiap kesempatan Pemilu, apalagi kalau bukan menangkan hati rakyat kecil. Seribu satu cara akan dilakukan Partai demi bisa dicitrakan sebagai Partainya <em>wong cilik</em>. Begitulah kira-kira pencitraan yang sedang dilakukan Partai Persatuan Indonesia (Perindo).</p>
<p>Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) menegaskan bahwa partainya hadir bukan untuk meramaikan peta politik nasional. Perindo secara khusus hadir untuk memberdayakan masyarakat yang ekonominya lemah, menciptakan lapangan kerja, memperkuat dan menjadikan mereka produktif sehingga bisa membangun bangsa secara bersama-sama. <em>Tsadeest.</em></p>
<p>Kira-kira, ada gak ya rakyat kecil yang <em>kepincut</em> dengan jargon <em>klise</em> kayak gini? Ada lah, <em>buanyak</em> malah, hahaha. Orang Indonesia emang gitu, di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung. Selama janji itu terasa realistis, maka akan ada saja masyarakat yang berbondong-bondong mencintai Perindo. <em>Toh</em> udah ada pendahulunya, Partai PDI-P yang sukses menggunakan racikan yang sama.<em> Hmmm</em>.</p>
<p>HT memang termasuk salah satu pengusaha Indonesia yang sukses membangun kerajaan bisnisnya. Seandainya kita <em>berhusnuzon</em> ya, siapa tau pengalamannya sebagai pengusaha dapat diterapkan untuk mewujudkan janji-janjinya itu pada rakyat kecil. Sehingga nanti disetiap kantin sekolah, gerobak makanan, dan warung klontong, semuanya akan dihiasi atribut UMKM Perindo. <em>Ajib dah.</em></p>
<p>Perih-perih deh tuh mata ngeliat di mana-mana iklan Perindo,<em> buahahaha</em>. Ya gak apa juga sih, kan demi kebaikan rakyat kecil. Pembeli pun juga suka kok kalau beli makanan di gerobak mie ayam yang bersih yang ala-ala Perindo itu. Begitu pula dengan penjual yang merasa senang karena merasa terfasilitasi. Ya moga aja, bakso mie gerobak Perindo lebih enak, gurih gurih <em>nyoi</em> gitu.</p>
<p><em>Bete</em>-nya tuh ya, kalau udah kelar Pemilu, terus Perindo melupakan apa yang udah dijanjikannya. Aduh, kalau kata Cita Citata, ‘Sakitnya tuh di sini’. Ya gimana gak sakit, abis manis sepah di buang. Emangnya rakyat kecil itu bisa diperlakukan kayak permainan Yo-Yo apa! Ditarik lalu dilempar, terus begitu setiap mau Pemilu. Gak lagi deh, tobat <em>eike</em> percaya sama akal bulus rayuan gombal model<em> gini</em>. (K16)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/Hary-Tanoesoedibjo.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pesona HT Luluhkan Jokowi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/pesona-ht-luluhkan-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2018 10:41:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Cawapres Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Hary Tanoesoedibjo]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[partai perindo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Rapimnas Perindo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24553</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Sebenarnya kami prajurit, tidak ada ambisi pribadi. Tapi kalau diperintah, siap. Tapi kalau ada yang lebih baik silakan.&#8221; ~ Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo. PinterPolitik.com [dropcap]D[/dropcap]alam Pilpres 2019 mendatang, sosok Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi) memang bagaikan magnet bagi para Partai baru peserta Pemilu. Seperti mudah ditebak, Partai baru secara alamiah akan memilih jalur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><em><strong>&#8220;Sebenarnya kami prajurit, tidak ada ambisi pribadi. Tapi kalau diperintah, siap. Tapi kalau ada yang lebih baik silakan.&#8221; ~ Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo.</strong></em></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]D[/dropcap]alam Pilpres 2019 mendatang, sosok Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi) memang bagaikan magnet bagi para Partai baru peserta Pemilu. Seperti mudah ditebak, Partai baru secara alamiah akan memilih jalur aman ketimbang melawan arus utama. Kalau sampai salah berkoalasi, maka partai ini akan sulit berkembang ke depannya. <em>Cup cup</em> jangan sedih <em>dungs</em>.</p>
<p>Nah biar gak jadi sedih, sebagai partai baru peserta Pemilu, Perindo (Partai Persatuan Indonesia) memutuskan untuk masuk dalam barisan koalisi partai pendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang. <em>Yup</em>, seperti yang disampaikan Hary Tanoe (HT) saat Rapimnas ke-2 Perindo di Assembly Hall JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3) malam. <em>Cie cie</em> yang akhirnya merapat.</p>
<p>Melihat dari sisi Perindo sih, tentu banyak ya keuntungan yang bisa di dapat kalau mendukung Presiden Petahana. Tapi sebaliknya, memang apa keuntungan yang akan didapat Jokowi dengan menerima Perindo dalam barisan koalisi pendukung? <em>Mmm</em> apa ya kira-kira? Itu <em>loh</em> mirip sebelas-dua belas sama Partai Nasdem (Nasional Demokrat). Gimana, ada yang tau?</p>
<p>Ketua Umum Perindo si<em> Koko</em> HT itu kan juga punya stasiun televisi sama seperti Surya Paloh-nya Nasdem. Bedanya stasiun televisi milik HT lebih banyak. <em>Wuidih</em> berjibun gitu tv nya. Satu stasiun televisi milik Surya Paloh aja udah bisa bikin elektabilitas Jokowi tinggi di mata masyarakat, gimana kalau ditambah lagi ya!</p>
<p>Itu mungkin yang jadi nilai tambah HT dengan Perindonya di mata Jokowi. Seandainya nanti Jokowi dipercayakan rakyat untuk memegang amanat yang kedua kalinya memimpin negeri ini, maka akses tv swasta milik HT sangatlah berharga. Segala prestasi pemerintah bisa dengan mudah dipublikasikan sebagai laporan progres kerja pada masyarakat. Mantap jiwa.</p>
<p>Catatannya ya asal jangan kayak jaman Orde Baru aja. Di zaman <em>baheula</em> itu, stasiun televisi menjadi homogen. Karena melulu menyiarkan prestasi pemerintah. Masyarakat seakan dininabobokan dengan jargon Indonesia Macan Asia. Eh taunya kondisi ekonomi-sosial-politik Indonesia sudah tergerogoti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang merajalela. Jangan sampe deh, amit-amit. (K16)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/Rapimnas-Perindo-Hary-Tanoe-dukung-Jokowi.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Jokowi ‘Korban Siasat’ Perindo</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/jokowi-korban-siasat-perindo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2018 08:33:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hary Tanoesoedibjo]]></category>
		<category><![CDATA[partai perindo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24549</guid>

					<description><![CDATA[“Politik itu mulia. Cara untuk memperjuangkan nilai. Politik praktis juga umumnya bising berintrik. Butuh nalar jernih dan sabar dalam menavigasinya.” PinterPolitik.com [dropcap]H[/dropcap]ary Tanoesudibjo, Ketua Umum Partai Perindo sudah mengarahkan dukungannya kepada Jokowi untuk bertarung dalam perhelatan Pilpres 2019. Sebagai partai politik baru, Perindo memilih posisi aman dibandingkan mengambil risiko berlebih. Hadeeeuh, jadi politikus masa takut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Politik itu mulia. Cara untuk memperjuangkan nilai. Politik praktis juga umumnya bising berintrik. Butuh nalar jernih dan sabar dalam menavigasinya.”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]H[/dropcap]ary Tanoesudibjo, Ketua Umum Partai Perindo sudah mengarahkan dukungannya kepada Jokowi untuk bertarung dalam perhelatan Pilpres 2019. Sebagai partai politik baru, Perindo memilih posisi aman dibandingkan mengambil risiko berlebih.</p>
<p><em>Hadeeeuh, </em>jadi politikus masa takut ngambil risiko, malah nyaman cari aman begitu, <em>ahhh syudahlah </em>nyalinya belum terlatih kali ya, <em>weleeeeh weleeeh.</em></p>
<p>Kalau mau membicarakan tentang Partai Perindo tentu ada hal yang menarik tentang strateginya memperkenalkan diri kepada masyarakat. Apalagi strategi ini sudah dilancarkan Partai Perindo sedari jauh – jauh hari. <em>Hmmm, </em>makanya tak aneh sebagai partai baru sudah ‘dikenal’ publik.</p>
<p>Ya gimana ga dikenal publik coba, Partai Perindo punya dua jurus pamungkas yang tak dimiliki oleh Partai lainnya. <em>Wedeeew, </em>yang pertama Partai Perindo punya lagu kebanggaan yang ‘sengaja’ diputar secara terus – menerus melalui media televisi.</p>
<p>Bahkan saat menerima teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) aja lagu itu tetap terputar, lancar jaya juga itu lagu ya, <em>weeeeiittsss, </em>namanya juga berhadapan sama juragannya media, <em>ahh syudahhhlah.</em></p>
<p>Sementara, hasilnya cukup mengejutkan <em>loh</em>, bahkan sampai muncul adagium mengerikan, anak zaman sekarang itu lebih hafal mars Partai Perindo dibandingkan Indonesia Raya, <em>weleeeeh weleeeeh </em>ampun <em>dah</em> ah<em>. </em></p>
<p>Ya gimana ga hafal, setiap hari diputerin terus menerus, mau ga mau jadi hafal kan? <em>Heuuuhhh.</em></p>
<p>Nah yang kedua, Partai Perindo sering sekali membagikan gerobak – gerobak untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, katanya, tapi tak lupa gerobaknya itu penuh dengan logo dan simbol Partai Perindo.</p>
<p>Sebaran gerobaknya pun ada dimana – mana, jadi saat melihat ada gerobak, sudah pasti akan melihat Perindo, <em>weleeeh weleeeh . </em></p>
<p>Dua jurus ini sangat ampuh, bukan hanya untuk rakyat biasa saja, tapi siasat Partai Perindo ini pun membuat Presiden Jokowi ikut – ikutan ‘terperangkap’.</p>
<p>Alhasil, terbukti kan strategi Hary Tanoe sudah sukses bukan kepalang. Sekelas Jokowi saja kini hafal mars Partai Perindo, bahkan Jokowi mengiyakan kalau gerobak Perindo ada dimana – mana.</p>
<p><em>Wedeewww, </em>Jokowi terperangkap jadi korban siasat Partai Perindo ya <em>upppsss, weleeeeh weleeeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/jokowi-ht-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Demokrat ‘Dijarah’ Perindo</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/demokrat-dijarah-perindo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2018 12:13:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[partai perindo]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta Pemilu 2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=22060</guid>

					<description><![CDATA[“Bila Anda memang harus kalah, janganlah lebih dari sehari. Rebut kemenangan Anda besok!” PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]eluruh partai politik peserta Pemilu 2019 sedang memanaskan mesinnya jelang kontestasi yang ditunggu – tunggu. Saling sikut dan saling hantam mungkin akan menjadi pemandangan yang lazim. Sama – sama didominasi warna biru, Partai Demokrat kini sedang ‘dijarah’ oleh partai yang terbilang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Bila Anda memang harus kalah, janganlah lebih dari sehari. Rebut kemenangan Anda besok!”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]eluruh partai politik peserta Pemilu 2019 sedang memanaskan mesinnya jelang kontestasi yang ditunggu – tunggu. Saling sikut dan saling hantam mungkin akan menjadi pemandangan yang lazim.</p>
<p>Sama – sama didominasi warna biru, Partai Demokrat kini sedang ‘dijarah’ oleh partai yang terbilang lebih junior, Partai Perindo, <em>weeeleeeeh weleeeeeh.</em></p>
<p>Memang seberapa besarkah kekuatan Partai Perindo? <em>Kok </em>berani – beraninya melawan Partai Demokrat yang sudah dua periode berturut – turut sukses memangku kekuasaan? Lantas mengapa Partai Demokrat hanya berdiam diri tak berdaya, <em>ahhhh syudahhlah.</em></p>
<p>Masa iya kalah dengan Partai Perindo? Memang apa yang dijarah oleh Partai Perindo?</p>
<p><em>Woailaaaahhh, </em>sikap diam dan mendiamkan Partai Demokrat karena merasa tak ada lagi kekuatan atau memang pasrah saja menerima keadaan? Ah masa iya begitu, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Partai Demokrat menyadari bahwa sesuatu yang ‘dijarah’ oleh Partai Perindo itu merupakan hal yang fundamental bagi internal Partai Demokrat. Lah kalau penting <em>kok </em>ga diperjuangkan sih?</p>
<p>Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menyadari bahwa perlawanan pun tak mampu bisa dilakukan, solusinya hanya diam dan mendiamkan saja. <em>Hadeuuuh</em>, pasti ada solusi untuk merebutnya kembali lah, masa iya cuma nontonin doang ada ‘penjarahan’?</p>
<p>Lagian kalau momentum politik begini kan diperbolehkan untuk saling sikut, tapi jangan berlebihan kaya gini juga dong. <em>Ahhhh syudahhhlah</em>, namanya kalau begini kan jadi mengganggu stabilitas politik, <em>weleeeeh weleeeh.</em></p>
<p>Coba ditanyakan lagi kepada Partai Demokrat, seberapa pentingkah sesuatu yang ‘dijarah’ dan masih niat ga Partai Demokrat untuk merebut kembali dari miliknya itu, <em>uhuuuukkk uhuuukkk.</em></p>
<p><em>Waduuuuhhhh</em>, ternyata <em>ehh </em>ternyata, penjarahan yang dimaksud ialah pupusnya harapan Partai Demokrat yang mendapatkan nomor urut 9 pada pengundian partai politik peserta Pemilu 2019.</p>
<p>Sementara, nomor 9 berhasil digarap oleh Partai Perindo, padahal Sekjen Partai Demokrat sudah memberikan sinyal bahwa nomor 9 adalah sesuatu yang diidam-idamkan Partai Demokrat, <em>weleeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Nomor 9 boleh aja diambil Partai Perindo, tapi nasibnya Partainya sama ga? Tahu sendiri kan, sejak awal kemunculan Partai Demokrat itu langsung terpilih menjadi Presiden, bahkan dua periode.</p>
<p>Perindo, mau kecipratan nasibnya juga ya? <em>Weleeeh weleeeh.</em> (Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/02/Partai-Demokrat-dan-perindo-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sembako Perindo, Dermawan atau Musiman?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/sembako-perindo-dermawan-atau-musiman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Dec 2017 10:10:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bagi Sembako]]></category>
		<category><![CDATA[partai perindo]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=18511</guid>

					<description><![CDATA[“Sudah usangkah partai turun gunung untuk bagikan sembako dan bahan – bahan pokok untuk masyarakat desa?” PinterPolitik.com [dropcap]J[/dropcap]awabannya jelas tidak. Tidak bagi satu partai biru yang punya mars paling fenomenal di media massa. Lah kok fenomenal? Yai yalah marsnya aja diputer terus setiap hari di media massa, sadar ga sadar masyarakat jadi hapal lagunya. Weleeeh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“</em><em>Sudah usangkah partai turun gunung untuk bagikan sembako dan bahan – bahan pokok untuk masyarakat desa?</em><em>”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]J[/dropcap]awabannya jelas tidak. Tidak bagi satu partai biru yang punya mars paling fenomenal di media massa.</p>
<p>Lah kok fenomenal? Yai yalah marsnya aja diputer terus setiap hari di media massa, sadar ga sadar masyarakat jadi hapal lagunya. <em>Weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Bagi – bagi sembako mencirikan partai peduli dengan masyarakat atau lebih mendekatkan diri dengan masyarakat? Hmmm, mungkin juga merasa partainya ingin memberikan manfaat bagi masyarakat. Lalu pertanyaannya perilaku itu salah? Enggak sih, tapi&#8230;.</p>
<p>Asal bagi – baginya terus menerus aja dan konsisten. Tapi kan biasanya hanya menjelang musim pemilu aja kan partai pada begitu?</p>
<p>Apalagi untuk hitungan partai baru yang masih meraba – raba dukungan masyarakat. Jadi sembako itu buat cari muka ya? Hmmm ga tau deh <em>weleeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Semboyannya sih ingin menggerakkan ekonomi kerakyatan. Semoga aja konsisten dan berkomitmen ya <em>weleeeh weleeeh</em>.</p>
<p>Berani ga terus-terusan gitu? Wkwkwk maksudnya berani mengeluarkan dana partai segitu wkwk. Kalau ngandelin dana partai di Jakarta sih kayanya lumayan juga. Tapi kan itu juga kalau partai biru itu dapet suara banyak wkwkwkwk</p>
<p>Kalau dari itungan nasional sih kayanya dapet ga terlalu banyak juga dana partainya. Hmmm mungkin dari Ketuanya kali ya <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Politik sembako mungkin bisa jadi strategi ampuh buat partai baru kaya gini, tapi hal ini juga bisa menetapkan partainya sebagai partai musiman atau partai yang dermawan. Waduh <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Nah mau jadi partai apa hayoooo?</p>
<p>Ngomong-ngomong isi sembakonya apa aja ya? Ah, sudahlah paling bahan pokok 4 sehat 5 sempurna. <em>Ahahahay</em>. Tapi ada yang berbeda kok antara sembako partai biru dan sembako pada umumnya.</p>
<p>Hayoooo apa bedanya? Bedanya itu kalau sembako pada umumnya <em>brand</em> perusahaannya ada tapi ukurannya kecil, nah kalau sembako dari partai itu lambangnya dan ajakan milihnya yang gede banget, sembakonya? Ketutupan lambang partai wkwk</p>
<p>Bisa tahan? Ampun dah wkwkwk. (Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/12/Hary-Tanoesudibjo-1024x591.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mungkinkah Parpol Baru Menang?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/mungkinkah-parpol-baru-menang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Oct 2017 12:05:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Berkarya]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Idaman]]></category>
		<category><![CDATA[partai perindo]]></category>
		<category><![CDATA[partai politik baru]]></category>
		<category><![CDATA[partai solidaritas indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=14305</guid>

					<description><![CDATA[Akankah parpol baru menjadi anak bawang dalam laga pertarungan pemilu 2019? PinterPolitik.com [dropcap size=big]P[/dropcap]eta kontestasi politik 2019 mulai menyempit. Partai politik lama semakin mematangkan posisinya, sementara hadirnya partai politik baru di arena 2019 menaruh sejumlah spekulasi. Akankah parpol baru menjadi anak bawang dalam laga pertarungan pemilu 2019? Atau dapat menyeimbangkan ritme dengan partai lama? Atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4>Akankah parpol baru menjadi anak bawang dalam laga pertarungan pemilu 2019?</h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap size=big]P[/dropcap]eta kontestasi politik 2019 mulai menyempit. Partai politik lama semakin mematangkan posisinya, sementara hadirnya partai politik baru di arena 2019 menaruh sejumlah spekulasi.</p>
<p>Akankah parpol baru menjadi anak bawang dalam laga pertarungan pemilu 2019? Atau dapat menyeimbangkan ritme dengan partai lama? Atau justru menang dan menari di atas angin?</p>
<p>Tentunya, masyarakat Indonesia tidak hanya terbuai dengan kalimat retoris yang dituturkan para politisi. Namun, konsepsi yang matang terkait dengan kemajuan negeri ini harus dapat dijewantahkan melalui penuturan dan pendekatan sosio kultural partai politik baru kepada masyarakat.</p>
<p>Setidaknya kemungkinan ada empat partai politik baru yang akan bergabung dalam panggung sandiwara politik negeri 2019 mendatang. Diantaranya Partai Idaman, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo dan Partai Berkarya yang beberapa waktu lalu masih sibuk mendaftarkan kepesertaannya sebagai peserta pemilu 2019 di KPU.</p>
<p>Tuturan retorika dan wajah seperti apa yang akan ditampilkan partai politik baru kepada masyarakat?</p>
<p>Pandangan publik terhadap partai politik tak selalu miring, ada juga yang jernih melihat nilai yang diperjuangkan partai politik.</p>
<p>Namun, tantangan nyata dan besar harus dihadapi partai politik baru yaitu harus membidik garapan yang tepat dan sesuai dengan arah perjuangan partainya.</p>
<p>Mungkinkah partai politik baru menang di pemilu 2019?</p>
<h4><strong>Menelisik ‘Isi’ Partai Politik Baru</strong></h4>
<p>Dari keempat partai politik baru yang telah mengantongi legitimasi dari Kemenkum HAM ini memerlukan alur gerak dan bidikan segmentasi yang tepat jelang pemilu 2019.<img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-14311" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-Karakteristik-4-Partai-Baru-Z19.jpg" alt="Mungkinkah Parpol Baru Menang?" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-Karakteristik-4-Partai-Baru-Z19.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-Karakteristik-4-Partai-Baru-Z19-135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-Karakteristik-4-Partai-Baru-Z19-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-Karakteristik-4-Partai-Baru-Z19-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-Karakteristik-4-Partai-Baru-Z19-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-Karakteristik-4-Partai-Baru-Z19-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-Karakteristik-4-Partai-Baru-Z19-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-Karakteristik-4-Partai-Baru-Z19-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-Karakteristik-4-Partai-Baru-Z19-420x420.jpg 420w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></p>
<p>Legitimasi dari Kemenkum HAM ini didapat empat partai politik baru dengan beragam jalan diantaranya ialah proses verifikasi dimulai dari awal seperti yang dilakukan PSI ataupun seperti Partai Idaman, Perindo dan Berkarya yang mengakuisisi badan hukum partai lama.</p>
<p>Namun, sebagai partai politik baru, bagaimana cara menyelami lautan masyarakat yang majemuk di Indonesia? Pasalnya, mosi tidak percaya, apatisme secara massal terhadap politik dan partai politik bukan lagi lagu baru yang dinyanyikan, tapi sudah menjadi lagu yang usang.</p>
<h4><strong>Tiru Kalau Mau Menang</strong></h4>
<p>Sebagai pendatang baru di dunia perpolitikan Indonesia, partai baru perlu menyesuaikan diri dan mencari senjata ampuh untuk merebut hati rakyat yang sedang sendu melagu.</p>
<p>Hal ini wajib dilakukan, karena sebagai partai baru tidak mustahil memenangkan pertarungan di pemilu 2019.</p>
<p>Bahkan, Perancis pernah mencatatkan kesuksesan partai politik baru, La Republique en Marche (LREM) yang masih berumur satu tahun tapi berhasil merebut dominasi parlemen dan kursi Presiden Perancis.</p>
<p>Mustahilkah bagi partai politik baru di Indonesia? Tentu jawabannya tidak.</p>
<p>Namun dengan catatan bahwa ada keputusan strategis yang diambil Emmanuel Macron sebagai pucuk tertinggi partai LREM mencapai keajaiban itu sehingga dapat mengantarkannya menjadi Presiden Perancis termuda.</p>
<p>Macron sebagai politisi tengah yang pro-Eropa sukses membawa partai baru nan segar yang tercatat baru satu tahun berdiri menjadi pemenang pemilu di Perancis.</p>
<p>Bahkan, susunan 400 dari 577 kursi berhasil didapatkan partainya, walau legislatornya pun minim bahkan tidak memiliki pengalaman politik.</p>
<p>Sejarah tercatat, dalam pelaksanaan Pilpres Perancis untuk yang pertama kalinya sejak Perang Dunia ke II, presiden terpilih berasal dari partai baru dan juga bukan berasal dari partai utama yaitu Sosialis dan Republik.</p>
<p>Keberhasilan partai La Republique en Marche (LREM) ini memposisikannya sebagai partai baru tersukses di Perancis.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-14314" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-LREM-Z19.jpg" alt="Mungkinkah Parpol Baru Menang?" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-LREM-Z19.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-LREM-Z19-135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-LREM-Z19-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-LREM-Z19-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-LREM-Z19-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-LREM-Z19-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-LREM-Z19-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-LREM-Z19-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-12-INFOGRAFIS-LREM-Z19-420x420.jpg 420w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></p>
<p>Tentunya ini bukan merupakan sebuah kemustahilan bagi partai politik baru di Indonesia. Pendekatan gerakan, ketokohan dan langkah adaptasi terhadap situasi politik yang akan mengantarkan partai politik baru cepat dikenal publik serta menjadi pemenang dari kontestasi pemilu 2019.</p>
<p>Mau tiru partai LREM?</p>
<h4><strong>Mungkinkah Parpol Baru Akan Menang Pemilu 2019?</strong></h4>
<p>Sejarah dunia pun mencatat, bahwa tak menutup kemungkinan sebagai partai politik baru memiliki kans untuk menguasai parlemen dan pemerintahan dalam kurun waktu sesingkat-singkatnya atau jangka yang lama.</p>
<p>Peluang partai politik baru akan terbuka dengan menghadirkan ketokohan, segmentasi perjuangan dan metode pendekatan politik yang tepat tentunya menjadi modal dasar didapatkannya tiket menjadi pemenang dalam kontestasi politik 2019 mendatang.</p>
<p>Setidaknya ada contoh kesuksesan partai baru di Perancis yang baru seumur jagung namun meraup kesuksesan menguasai Perancis karena melakukan langkah tepat yang disesuaikan dengan situasi politik Perancis saat itu.</p>
<p>Tapi, apabila partai politik baru tidak memerhatikan siasat terhadap situasi politik tentunya akan tinggal nama dan ditinggal oleh loyalisnya. Yang akan diterima partai politik baru yang tidak siap bertarung yaitu tertatih-tatihnya dalam melakukan pendekatan politik dan akhirnya dalam kurun waktu singkat akan meninggalkan nama dan sejarah yang pilu.</p>
<p>Kiranya seluruh partai politik baru di Indonesia perlu membaca sejarah tentang kemenangan partai La Republique en Marche (LREM) di Perancis. Pelajarannya, bagi partai politik lama tentunya menjadi sebuah ancaman adanya pembaharu yang akan menggusur kenyamanan kekuasaan yang selama ini dipegang.</p>
<p><figure id="attachment_14309" aria-describedby="caption-attachment-14309" style="width: 1000px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-14309" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/macron-1.jpg" alt="Mungkihkah Parpol Baru Menang?" width="1000" height="562" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/macron-1.jpg 1000w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/macron-1-300x169.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/macron-1-768x432.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/macron-1-696x391.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/macron-1-747x420.jpg 747w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption id="caption-attachment-14309" class="wp-caption-text">Emmanuel Macron, pimpinan Partai La Republique en Marche (LREM) yang notabene merupakan partai politik baru berhasil mencatatkan sejarah terpilih sebagai Presiden Perancis dan mendominasi parlemen Perancis. (Foto : Istimewa)</figcaption></figure></p>
<p>Namun, apabila dari sudut pandang partai politik baru, terciptanya kondisi seperti di Perancis akan memberikan spirit bahwa menggagas partai politik baru didasarkan pada sandaran nilai-nilai ideologis sehingga dalam perjalanannya memiliki daya tawar yang mumpuni dan masyarakat menaruh rasa percaya dan keyakinan bahwa perubahan akan segera terwujud.</p>
<p>Bila ingin melihat kans untuk mengulang kesuksesan partai LREM di Perancis, perlu diidentifikasi empat partai baru di Indonesia manakah yang serupa dengan partai LREM?</p>
<p>Apabila ditinjau dari masing-masing karakteristik partai politik baru di Indonesia. Pemenuhan indikator keberhasilannya belum bisa dicapai oleh keempat partai baru yang ada. Jadi, kemungkinan dari empat partai politik baru ini tidak ada hal yang signifikan dan akan berada pada dua posisi.</p>
<p>Ada yang bertahan dan menyesuaikan dengan ritme partai lama dengan perolehan suara yang tak banyak. Sementara, partai politik baru lainnya perlahan akan tenggelam.</p>
<p>Argumentasinya bahwa dari segi ketokohan, dari keempat partai tidak ada tokoh yang menjadi diferensiasi yang mencolok dengan rival lainnya. Selain itu, situasi politik kekinian yang semakin dinamis tidak akan mengantarkan partai politik baru itu pada segmentasi pemilih gemuk.</p>
<p>Pendekatan gerakan yang digagas partai politik baru ini pun belum berhasil menggerakan rakyat untuk ikut turun tangan mempersatukan tujuan bersama. Apalagi menjadi tokoh pembaharu politik di Indonesia dengan wajah partai politik yang kurang lebih sama dengan partai sebelumnya.</p>
<p>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/psi-idaman-berkarya-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Lebih Cepat, Lebih (Gak) Baik</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/lebih-cepat-lebih-gak-baik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Oct 2017 10:45:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hary Tanoesoedibjo]]></category>
		<category><![CDATA[KPU]]></category>
		<category><![CDATA[partai perindo]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=14210</guid>

					<description><![CDATA[“Engkau yang pertama, tapi belum tentu yang terbaik. Kembalilah…” PinterPolitik.com [dropcap size=big]T[/dropcap]erasa romantis ungkapan komisioner KPU yang berbisik kepada Pak HT dan Partai Perindo yang tersebar di berbagai daerah untuk lekas kembali melengkapi berkas pendaftaran sebagai peserta pemilu 2019. Gegap gempita terkadang membuat kita terlena dan terninabobokan. Kadang juga ketika kita sibuk fokus pada satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><em>“Engkau yang pertama, tapi belum tentu yang terbaik. Kembalilah…”</em></h4>
<hr />
<p><span style="color: #d1f000;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap size=big]T[/dropcap]erasa romantis ungkapan komisioner KPU yang berbisik kepada Pak HT dan Partai Perindo yang tersebar di berbagai daerah untuk lekas kembali melengkapi berkas pendaftaran sebagai peserta pemilu 2019.</p>
<p>Gegap gempita terkadang membuat kita terlena dan terninabobokan. Kadang juga ketika kita sibuk fokus pada satu hal, yang lain akan terlupakan. Mungkin ini yang dialami oleh Pak HT dan partainya.</p>
<p>Pak HT sebelumnya menyampaikan, ditandai dengan pawai ribuan kader yang mengiringi Pak HT menuju meja pendaftaran KPU akan dimeriahkan sejumlah penampilan reog ponorogo dan beragam tampilan lainnya. <strong>(Baca juga: <a href="https://pinterpolitik.com/gerak-jalan-mars-perindo/">Gerak Jalan Mars Perindo</a>)</strong></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-14212" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/hary-1.jpg" alt="" width="750" height="500" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/hary-1.jpg 750w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/hary-1-300x200.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/hary-1-696x464.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/hary-1-630x420.jpg 630w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p>Saat pawai dimulai menandakan semua DPD Perindo yang berada di seluruh Indonesia melakukan pendaftaran secara serentak di masing-masing Kantor KPUD agar terdaftar sebagai peserta pemilu 2019.</p>
<p>Namun, ternyata berkas yang diajukan DPD Perindo di berbagai daerah cenderung tak berbuah manis. Lebih dari 30 berkas dari DPD Perindo Kota dan Kabupaten dikembalikan KPUD setempat karena dinilai belum lengkap.</p>
<p>Makanya jangan terlalu sibuk pawai ya pak, persyaratan berkasnya jadi kelupaan dan tidak lengkap kan. Hmmm…</p>
<p>Sebagai penyelenggara pemilu, KPU sekali-kali harusnya memberikan apresiasi dalam bentuk anugerah penghargaan kepada Partai Politik. Contohnya kepada Pak HT dan partainya.</p>
<p>Tentunya Pak HT dan partainya pasti menyabet posisi juara 1 di dua kategori sekaligus. Yaitu Juara 1 dulu-duluan daftar dan juara 1 berkas cepat dikembalikan oleh KPU. Congratsss…</p>
<p>Nyanyi dulu deh biar kaya orang-orang hehe.</p>
<p><em>“We are the champions, my friends, And we&#8217;ll keep on fighting &#8216;til the end,” syalalalalala</em></p>
<p><strong>(Baca juga: <a href="https://pinterpolitik.com/mars-perindo-om-harry/">Mars Perindo Om Harry</a>)</strong></p>
<p>Usut punya usut, ternyata eh ternyata. Partai Perindo kesibukan mengurusi dan mempersiapkan pawai yang mengiringi HT menuju Kantor KPU Pusat. Alhasil, berkas-berkasnya jadi kelupaan dilengkapi. Jadi, mau tak mau berkas dikembalikan untuk dilengkapi terlebih dahulu.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-14213" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/102766-pawai-partai-perindo-kawal-ht-daftar-ke-kpu-Y4k_highres.jpg" alt="" width="940" height="626" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/102766-pawai-partai-perindo-kawal-ht-daftar-ke-kpu-Y4k_highres.jpg 940w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/102766-pawai-partai-perindo-kawal-ht-daftar-ke-kpu-Y4k_highres-300x200.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/102766-pawai-partai-perindo-kawal-ht-daftar-ke-kpu-Y4k_highres-768x511.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/102766-pawai-partai-perindo-kawal-ht-daftar-ke-kpu-Y4k_highres-696x464.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/102766-pawai-partai-perindo-kawal-ht-daftar-ke-kpu-Y4k_highres-631x420.jpg 631w" sizes="auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px" /></p>
<p>Jadi yang mau dinilai penampilan pawainya atau dinilai berkasnya Pak HT?</p>
<p>Kalau Pak HT dan partainya mau dinilai dari penampilan pawainya, lebih baik mumpung masih menjabat sebagai CEO perusahaan media, Pak HT bisa membuat program ajang pencarian bakat di bidang seni yang ditujukan untuk para politisi sehingga memberikan wadah yang tepat. Jangan cuma mars partainya aja. <strong>(Baca juga: <a href="https://pinterpolitik.com/jalan-terjal-perindo/">Jalan Terjal Perindo</a>)</strong></p>
<p>Apa mungkin Partai Perindo menganggap pawai heroik kemarin menjadi penilaian KPU untuk verifikasi syarat partai peserta pemilu? Entahlah. Rasanya tidak juga.</p>
<p>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/hary.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
