<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Partai Golkar Bersih &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/partai-golkar-bersih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Mar 2018 05:01:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Partai Golkar Bersih &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jokowi ‘Bajak’ Partai Golkar</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/jokowi-bajak-partai-golkar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2018 05:01:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Golkar Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24779</guid>

					<description><![CDATA[“Anda dilahirkan memiliki sayap, mengapa lebih memilih hidup merangkak?” ~ Jalaluddin Rumi PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]artai Golkar telah meyakini untuk melabuhkan kembali pilihannya mengusung Joko Widodo sebagai Presiden di Pilpres 2019. Namun akankah Partai Golkar lagi dan lagi menitipkan kader potensialnya untuk mengisi posisi Cawapres Jokowi? Mungkin belum bisa terjawab secara jelas oleh Partai Golkar atau Jokowi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Anda dilahirkan memiliki sayap, mengapa lebih memilih hidup merangkak?” ~ Jalaluddin Rumi</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]artai Golkar telah meyakini untuk melabuhkan kembali pilihannya mengusung Joko Widodo sebagai Presiden di Pilpres 2019.</p>
<p>Namun akankah Partai Golkar lagi dan lagi menitipkan kader potensialnya untuk mengisi posisi Cawapres Jokowi?</p>
<p>Mungkin belum bisa terjawab secara jelas oleh Partai Golkar atau Jokowi sekalipun, apakah penyebabnya itu karena banyaknya nama – nama ‘titipan’ kepada Jokowi atau sikap Partai Golkar yang masih malu – malu.</p>
<p>Lagian kenapa malu – malu coba, makanya Partai Golkar harusnya ga perlu sungkan lagi kepada Jokowi, kalau mau minta ya minta aja. Masa Partai yang terhitung lebih senior begini masih aja malu – malu, <em>weleeeeh weleeeh.</em></p>
<p>Akhirnya semua mungkin bisa terjawab saat Airlangga Hartarto menyambangi Jokowi ke Istana Bogor. Dalihnya sih, katanya, untuk lari pagi bersama. Tapi masa iya ga ngobrolin apa – apaan. <em> Ahhh syudahlah.</em></p>
<p>Kalau mau analisis pake tanda – tanda, ada hal menarik dalam pertemuan antara Airlangga dan Jokowi. Tak lain dan tak bukan ialah baju yang dikenakan keduanya. Jokowi mengenakan kaos warna kuning, sedangkan Airlangga mengenakan baju warna putih.</p>
<p><em>Hayoolooohh, </em>kan cuma warna baju doang apaan sih, cocoklogi banget dah. <em>Ettt </em>tapi artinya apa deh? <em>Weleeeeh weleeeh</em>, kalau Airlangga yang menggunakan baju putih artinya apa ya? <em>Ahhh syudahlah. </em></p>
<p>Apakah ini menandakan bahwa Airlangga ingin mencoba mengikuti jejak langkah seniornya Jusuf Kalla? Masih ingat kan kalau pas kampanye Pilpres 2014 lalu ciri khas baju Jokowi – JK itu kemeja kotak – kotak dan kemeja putih.</p>
<p><em>Hmmm, </em>kayaknya Airlangga mencoba menyesuaikan diri kalau mau jadi Cawapresnya Jokowi ya? Atau pengen niru aja ya, tapi <em>kok </em> Airlangga masih malu – malu aja nih, <em>hadeuuhh, </em>politikus masa pemalu sih.</p>
<p>Nah itu kan Airlangga, kalau Jokowi kenapa pake baju warna kuning, artinya apa ya? <em>hmmm. </em></p>
<p>Kayaknya sih, Jokowi pengen nyindir Airlangga, kalau Jokowi bisa ‘memaksa’ Partai Golkar untuk memilih Airlangga jadi Cawapres, walaupun Jokowi bukan kader Golkar tapi bisa saja diatur begitu.</p>
<p>Makanya tak aneh kalau ada ungkapan, Jokowi ternyata lebih Golkar dibandingkan Airlangga. Ya setidaknya dari segi warna baju yang dikenakannya, Jokowi lebih Golkar kan? <em>Weleeeeh weleeeh, </em>berani – beraninya ya Jokowi ‘membajak’ ciri khas Partai Golkar. (Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/jokowi-airlangga-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Golkar Gagal Bersih</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/golkar-gagal-bersih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2018 08:39:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Airlangga Hartarto]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Mega Korupsi KTP-el]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Golkar Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Setya Novanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=21927</guid>

					<description><![CDATA[“Jika kegagalan adalah sukses yang tertunda, berarti bisa kita harapkan kebohongan adalah jujur yang tertunda. Mengapa kalian pesimistis?” ~ Sujiwo Tejo PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]asca terciduknya Setya Novanto, Mantan Ketua Umum Partai Golkar yang terjerat dugaan kasus korupsi KTP-el, akhirnya menimbulkan pengharapan baru bagi penggantinya Airlangga Hartarto. Terlebih, kegerahan ini dialami Partai Golkar karena selalu terbawa – [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Jika kegagalan adalah sukses yang tertunda, berarti bisa kita harapkan kebohongan adalah jujur yang tertunda. Mengapa kalian pesimistis?” ~ Sujiwo Tejo</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]asca terciduknya Setya Novanto, Mantan Ketua Umum Partai Golkar yang terjerat dugaan kasus korupsi KTP-el, akhirnya menimbulkan pengharapan baru bagi penggantinya Airlangga Hartarto.</p>
<p>Terlebih, kegerahan ini dialami Partai Golkar karena selalu terbawa – bawa dalam kasus yang menimpa kadernya yang memakai rompi oranye khas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), <em>weleeeh weleeeh</em></p>
<p>Ketua Umum Partai Golkar sudah berganti, akankah Airlangga Hartarto bisa membawa Si Beringin ini menjadi lebih baik? <em>Wedeewww,</em> tenang saja, Airlangga membawa program besar untuk Beringin dengan jargon, Golkar Bersih!.</p>
<p><em>Weeewww</em>, <em>ngeri</em> kali. Berasa kontradiktif ya dengan era Setya Novanto yang <em>tercyyyyduuukk </em>gara – gara korupsi. <em>Hmmm, </em>mungkin harapan baru telah datang, <em>weleeeeh weleeeh.</em></p>
<p>Kalau merujuk ke jargon Airlangga, Golkar Bersih. Tentunya hal ini memerlukan pembuktian, karena belenggu kasus korupsi jangan lagi selalu hinggap di Partai Golkar, <em>yuuuk</em> bersih – bersih.</p>
<p>Belum saja memulai pembuktian – pembuktian, tahun 2018 justru menjadi pembuktian Partai Golkar yang gagal bersih – bersih. <em>Uhuuuuukkk, uhuuukkk. </em></p>
<p>Dua kader Partai Golkar yang menjadi Bupati Jombang dan Bupati Subang sukses menggagalkan rencana Airlangga untuk menjadikan Partai Golkar bersih, <em>ahhh syudahhhlah.</em></p>
<p>Rencana tinggallah rencana. Dua kader Partai Golkar ini bahkan <em>tercyyydukkk </em>dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Entah lah, apakah ini prestasi untuk KPK atau justru aib bagi negeri ini?</p>
<p>Para kepala daerah yang duduk disinggasana menunduk tak berdaya seperti kehilangan kehormatannya, padahal kehormatannya itu mereka gadaikan dengan sejumlah uang, <em>weleeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Lantas bagaimana Airlangga mengembalikan semangat Partai Golkar untuk menjadi partai yang bersih? Mengingat ada satu lagi anggota DPR dari Partai Golkar juga digelandang ke KPK karena terlibat dalam dugaan korupsi Bakamla. <em>Ahhhh syudahhhhlah, ampuuuun.</em></p>
<p>Dikala Partai Golkar yang ingin bersih – bersih, masih ada aja kadernya yang mengotorinya lagi. <em>Hadeuuuhhhh, wadeeeziiiigggg.</em></p>
<p>Sebagai Ketua Umum, Airlangga mau melakukan apa? Mana pembuktian Partai Golkar yang ingin menjadi Partai bersih? <em>Huuuffft, </em>hanyalah wacana. (Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/02/Airlangga-dan-Bamsoet-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
