<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Once Mekel &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/once-mekel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jun 2025 07:59:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Once Mekel &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rian d&#8217;Masiv-Anies “di Antara Kalian”?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/rian-dmasiv-anies-di-antara-kalian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[J61]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Celebrity Politics]]></category>
		<category><![CDATA[Giring Ganesha]]></category>
		<category><![CDATA[Komisaris]]></category>
		<category><![CDATA[Once Mekel]]></category>
		<category><![CDATA[Rian d'Masiv]]></category>
		<category><![CDATA[Yovie Widianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=162595</guid>

					<description><![CDATA[Di tengah derasnya hijrah musisi terjun ke politik, duet Rian d’Masiv dan Anies Baswedan di atas panggung jadi simbol sunyi, tentang pilihan dan "takdir", tentang jeda, hingga perlawanan simbolik. Mengapa demikian?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dengarkan artikel ini:</p>



<figure class="wp-block-audio"><audio controls src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/rian-1_nqv0gxcf.mp3"></audio></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Audio ini dibuat menggunakan AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Di tengah derasnya hijrah musisi terjun ke politik, duet Rian d’Masiv dan Anies Baswedan di atas panggung jadi simbol sunyi, tentang pilihan dan &#8220;takdir&#8221;, tentang jeda, hingga perlawanan simbolik. Mengapa demikian?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Di tengah dentuman panggung konser dan riuh dukungan elektoral, satu lanskap yang semakin sering beririsan, musisi dan politisi, tampak kian berkorelasi. Di Indonesia sendiri, perpindahan lintas ranah antara industri musik dan arena politik juga tampak kian lumrah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemarin, Yovie Widianto, maestro musik Indonesia, diumumkan sebagai Komisaris PT Pupuk Indonesia setelah sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus Presiden di bidang Ekonomi Kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penunjukan ini jamak dinilai bukan semata karena popularitas, apalagi korelasi teknis, tetapi juga karena keterlibatannya yang konsisten di ranah politik elektoral. Diketahui, Yovie telah aktif dalam mendukung Presiden Joko Widodo sejak Pilpres 2014.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, Yovie menjadi simbol dari musisi yang bukan hanya kreatif secara musikal, tetapi juga strategis dalam membaca arah kekuasaan dan pembangunan budaya sosial-politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, dalam panggung yang serupa tapi sama, konser d&#8217;Masiv di Taman Ismail Marzuki pada 15 Juni 2025, menyajikan duet mengejutkan, yakni Rian d&#8217;Masiv dan Anies Baswedan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Satu adalah penyanyi dengan lirik penuh makna sosial, cinta, dan eksistensial, satunya lagi adalah eks Gubernur DKI Jakarta dan eks Capres 2024 yang kini memilih sedikit menepi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebuah penampilan yang saat disandingkan dengan “nasib” Yovie, seolah mengundang tafsir dan tanda tanya. Lalu, mengapa ini menjadi penting?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kalian dan Jalan Ketiga?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui konsep <em>celebrity politics</em>, pergeseran peran sejumlah musisi ke dalam institusi politik-pemerintahan secara kasat mata tampak sebagai bagian dari regenerasi dan kooptasi elite.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam daftar para musisi yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI, pejabat BUMN, hingga pejabat negara, kiranya dapat dipahami bahwa politik Indonesia saat ini telah sangat terbuka dengan simbiosis elektoral dan kursi kekuasaan yang dapat terbaca.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Giring “Nidji”, Pasha “Ungu”, Ifan “Seventeen”, Once Mekel, dan Ahmad Dhani adalah representasi dari elite baru yang direkrut bukan semata karena ketokohan politik, tetapi karena kapital sosial dan simbolik yang mereka miliki sebagai musisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kasus Giring, misalnya, ia telah membangun jejak politik sejak lama sebagai Ketua Umum PSI, kemudian diakomodasi dalam struktur pemerintahan sebagai Wamenbud dan Komisaris Garuda Maintenance.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasha, Dhani, dan Once krianya memiliki basis massa yang jelas serta afiliasi politik formal. Sementara Ifan dan Yovie tampak dicitrakan memiliki kemampuan menavigasi peran teknokratik dan manajerial di institusi negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maka, transisi ini bukan hanya pergeseran karier, tetapi afirmasi atas diterimanya <em>soft power</em> budaya dalam struktur hard power politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, Rian d&#8217;Masiv dan Anies Baswedan tampak berada di luar gelombang itu. Rian, meski populer dan dikenal melalui lagu-lagu penuh pesan seperti Jangan Menyerah atau Di Antara Kalian, belum menunjukkan tanda-tanda akan menapaki panggung politik formal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara Anies, setelah kekalahan di Pilpres 2024, tampak &#8220;dijeda&#8221; dari orbit utama kekuasaan, meski kapital politiknya belum luntur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Duet mereka di TIM memang bukanlah aksi politik eksplisit, tetapi dapat diinterpretasi secara menarik seperti simbol, pertemuan dua sosok yang berada di luar orbit &#8220;kalian&#8221;, para elite baru musik-politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin, menjadi sebuah bentuk <em>silent statement</em> yang menolak kooptasi sistem, atau mungkin, dalam istilah Antonio Gramsci, sebuah ekspresi dari <em>war of position</em>, yakni strategi membangun pengaruh dan legitimasi dari luar institusi resmi.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1080" height="1143" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/10/menanti-kombo-once-ahmad-dhani-di-dpr-2.jpg" alt="menanti kombo once ahmad dhani di dpr 2" class="wp-image-153837" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/10/menanti-kombo-once-ahmad-dhani-di-dpr-2.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/10/menanti-kombo-once-ahmad-dhani-di-dpr-2-283x300.jpg 283w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/10/menanti-kombo-once-ahmad-dhani-di-dpr-2-968x1024.jpg 968w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/10/menanti-kombo-once-ahmad-dhani-di-dpr-2-142x150.jpg 142w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/10/menanti-kombo-once-ahmad-dhani-di-dpr-2-768x813.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/10/menanti-kombo-once-ahmad-dhani-di-dpr-2-150x159.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/10/menanti-kombo-once-ahmad-dhani-di-dpr-2-300x318.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/10/menanti-kombo-once-ahmad-dhani-di-dpr-2-696x737.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/10/menanti-kombo-once-ahmad-dhani-di-dpr-2-1068x1130.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></figure>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Ketika Narasi Tak Harus Berkuasa?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah dominasi musisi-politisi dan eksistensi Anies yang mulai terpinggirkan pasca Pilpres 2024, muncul pertanyaan besar, apakah kemunculan duet Rian-Anies adalah bentuk resistensi simbolik terhadap kooptasi sistemik? Ataukah ini hanya sekadar momen artistik yang dalam artikel interpretasi dibaca terlalu politis, namun begitu menarik?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anies sendiri, dalam konteks politik kontemporer, berada dalam fase reflektif yang jarang ditempuh oleh politisi Indonesia. Di saat rekan-rekannya seperti Muhaimin Iskandar (yang kini Menko PM) dan Agus Harimurti Yudhoyono (yang menjabat Menko Infrastruktur) tengah menyatu dalam kekuasaan, Anies memilih diam secara kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, Cak Imin dan AHY memiliki kisah yang dinilai cukup dramatis dalam konteks cawapres Anies.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anies pun seolah memposisikan diri tidak berada di orbit &#8220;kalian&#8221;, juga tidak membangun front oposisi keras. Ia mungkin seperti <em>third figure</em>, bukan <em>insider</em>, bukan juga <em>outsider</em> sepenuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Duetnya dengan Rian, yang juga pernah terjadi secara publik di Pasar Santa sebelumnya, bisa saja dibaca dan mempertegas posisi itu, yaitu sebagai dua tokoh yang relevan tetapi tak ikut berkuasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka adalah figur publik dengan kapital simbolik, tetapi tidak sedang melakukan mobilisasi elektoral. Dalam pendekatan Pierre Bourdieu, mereka bukan sedang bersaing dalam <em>field</em> politik dengan modal ekonomi dan kekuasaan, tetapi tetap memainkan permainan melalui modal budaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih jauh, lagu “Di Antara Kalian” d’Masiv ciptaan Rian justru memberi tafsir baru. Lagu itu bukan lagi tentang cinta segitiga, tetapi tentang seorang figur yang berdiri di antara dua situasi yang berbeda, elite dan mereka yang memilih jalan berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena duet Rian d&#8217;Masiv dan Anies Baswedan kiranya memang menarik dilihat bukan sekadar trivia panggung konser. Mungkin saja, pertanda dari dinamika yang lebih dalam dalam politik Indonesia kontemporer mengenai pertarungan narasi, kooptasi budaya, dan resistensi simbolik terhadap dominasi kekuasaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika musisi dan politisi makin sering bertukar peran, maka penting untuk membaca siapa yang ikut dalam &#8220;kalian&#8221;, siapa yang memilih berada di luar, dan siapa yang masih menimbang jalannya sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks itu, duet ini adalah politik diam, politik yang berbicara tanpa perlu berorasi. Karena mungkin, pada akhirnya, kekuasaan tak harus selalu diraih melalui jabatan, tetapi bisa juga melalui lirik, harmoni, dan jeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rian d&#8217;Masiv dan Anies Baswedan, mungkin kini sedang di antara kalian, dan mungkin juga sedang membaca ulang peran dan tempat mereka di babak sejarah yang baru. Menarik untuk ditunggu kelanjutannya. (J61)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="m1e4XkuGLsc"><iframe title="Gibahin Teddy Indra Wijaya, Sang Letkol yang Terus Gaspol" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/m1e4XkuGLsc?start=118&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/rian-1_nqv0gxcf.mp3" length="2915651" type="audio/mpeg" />

			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/rian-anies-1024x682.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pilpres 2024: Ahmad Dhani vs Once Mekel</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/pilpres-2024-ahmad-dhani-vs-once-mekel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jan 2024 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Dhani]]></category>
		<category><![CDATA[Dewa 19]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjar Pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran Rakabuming Raka]]></category>
		<category><![CDATA[Once Mekel]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=142292</guid>

					<description><![CDATA[Dalam Pilpres 2024, sejumlah musisi sudah tunjukkan dukungan mereka pada capres tertentu. Akankah ada laga Ahmad Dhani vs Once Mekel?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, figur publik seperti musisi tampaknya memiliki andil besar – khususnya dalam kampanye. Bagaimana musisi seperti Ahmad Dhani dan Once Mekel bisa memiliki pengaruh dalam dunia politik?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Bebas bicara tentang makna keadilan, pembagian kekuasaan, kemunduran, partai-partai, monopoli, kartel, terus dan sebagainya” – Dewa 19, “Aspirasi Putih” (1997)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">Mungkin, bila bicara mengenai musik yang menjadi definisi dari generasi sekarang, salah satu nama musisi bisa saja muncul paling pertama di pikiran. Boleh jadi, sosok musisi itu adalah Taylor Swift, seorang penyanyi asal Pennsylvania, Amerika Serikat (AS).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Taylor kini bisa disebut sebagai salah satu musisi terbesar di masa kini. Pada tahun 2023, misalnya, Taylor menjadi penyanyi dengan <em>streams</em> terbanyak di aplikasi layanan <em>streaming</em> musik asal Swedia, Spotify.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Taylor juga menjadi satu-satunya musisi perempuan yang paling banyak didengarkan di Spotify. Jelas, penyanyi beraliran pop dan country ini memiliki pendengar yang setia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Belum lagi, meme-meme berkaitan dengan Taylor yang tersebar di berbagai platform media sosial (medsos). “<em>Dear</em> Mbak Taylor, …” tulis banyak pengguna medsos di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, dengan pengaruhnya yang begitu besar, pelantun “All Too Well” (2012) itu juga menjadi kekuatan tersendiri dalam dunia politik. Lagunya yang berjudul “Only The Young”, misalnya, memberi pesan bahwa hanya anak-anak mudalah yang mampu memperjuangkan kepentingan-kepentingan politik yang krusial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin, inilah mengapa akhirnya Taylor memutuskan untuk memberikan dukungannya dalam dinamika perpolitikan – khususnya dalam pemilihan umum (pemilu) di AS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2020, misalnya, Taylor mengekspresikan dukungannya untuk calon presiden (capres) dari Partai Demokrat kala itu, Joe Biden. Para Swiftie – sebutan untuk penggemar Taylor – bisa saja mengikuti jejak idolanya untuk memilih Biden.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Besarnya pengaruh musisi dalam politik ini bisa juga berlaku di Indonesia yang akan melaksanakan pemilu pada 14 Februari 2024 nanti. Sejumlah musisi bahkan tidak segan-segan terlibat dalam kampanye politik dari kandidat tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pentolan band Dewa 19, Ahmad Dhani, misalnya, secara terang-terangan mendukung pasangan calon (paslon) nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Sementara, penyanyi jebolan Dewa 19, Once Mekel, menyuarakan dukungan politiknya untuk paslon nomor urut tiga, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dewa 19 memang memiliki jumlah penggemar yang banyak dan luas di seluruh Indonesia. Para politisi-pun tidak berpikir dua kali untuk datang menonton konser mereka, termasuk para capres seperti Prabowo dan Anies Baswedan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, mengapa peran mereka bisa jadi penting dalam Pemilu 2024? Bagaimana cara kerja musik dalam memengaruh kecenderungan pemilih?</p>


<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/C1_211AN1TQ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/C1_211AN1TQ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank" rel="noopener nofollow"> <div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;"> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div></div></div><div style="padding: 19% 0;"></div> <div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div><div style="padding-top: 8px;"> <div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;">View this post on Instagram</div></div><div style="padding: 12.5% 0;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;"><div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div></div><div style="margin-left: 8px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div></div><div style="margin-left: auto;"> <div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div></div></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div></div></a><p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/C1_211AN1TQ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank" rel="noopener nofollow">A post shared by PinterPolitik.com (@pinterpolitik)</a></p></div></blockquote> <script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script>


<h2 class="wp-block-heading"><strong>Baladewa Ikut Mana?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Musik adalah identitas. Musik adalah sebuah bentuk ekspresi. Musik juga merupakan indikator mengenai karakteristik yang dimiliki oleh seseorang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setidaknuya, makna-makna musik yang seperti itulah yang dijelaskan oleh Simon Frith dalam tulisannya yang berjudul <em>Music and Identity</em>. Musik juga mempengaruhi identitas seseorang, khususnya terkait esensi kultural dari sebuah kelompok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam tulisan <a href="https://www.pinterpolitik.com/"><strong><em>PinterPolitik.com</em></strong></a> yang berjudul <a href="https://www.pinterpolitik.com/in-depth/tarung-efek-rhoma-vs-slank/"><strong>“Tarung Efek Rhoma vs Slank”</strong></a>, dijelaskan juga bahwa musik merupakan medium bagi individu atau kelompok untuk memosisikan diri mereka dalam dunia – seperti cara pandang soal dunia, perasaan, hingga kebenaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maka dari itu, menjadi mudah bagi aktor politik untuk menggunakan musik sebagai upaya untuk menyamakan nilai – katakanlah dalam hal cara pandang, perasaan, dan kebenaran yang diyakini. Salah satu caranya adalah melalui pelibatan musik dalam kampanye.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini terlihat dari bagaimana Dewa 19 mengutarakan dukungan mereka bagi paslon nomor urut dua, Prabowo dan Gibran. &#8220;Jawa Timur akan kita sisir habis kota-kotanya. Semua bersama Dewa 19 untuk Prabowo dan Gibran 2024,” ujar Dhani pada 13 November 2023 lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Belum lagi, Dewa 19 memiliki jumlah penggemar yang besar. Para Baladewa – sebutan untuk pengemar Dewa 19 – yang memosisikan diri mereka sama dengan Dhani bisa saja memiliki kesamaan dalam beberapa hal yang disebutkan tadi, mulai dari cara pandang hingga kebenaran yang diyakini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski begitu, Dewa 19 bukanlah hanya Dhani. Ada juga sejumlah jebolan Dewa yang masih berpengaruh hingga kini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Once Mekel, misalnya, merupakan salah satu penyanyi kondang yang memiliki suara khas. Bukan tidak mungkin, Once juga memiliki penggemar yang loyal kepadanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Irisan identitas “Dewa” ini bisa saja dimanfaatkan oleh Once untuk menarik ketertarikan para penggemarnya ke arah politik – misal untuk mendukung Ganjar dan Mahfud. “Saya percaya mas Ganjar Pranowo adalah figur paling tepat,” jelas Once pada 23 Agustus 2023 silam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, seberapa besarkah andil masing-masing musisi ini dalam Pilpres 2024? Siapakah yang lebih unggul di antara dua musisi yang sempat bertengkar terkait royalti ini?</p>


<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/C2H51PHJWvM/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/C2H51PHJWvM/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank" rel="noopener nofollow"> <div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;"> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div></div></div><div style="padding: 19% 0;"></div> <div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div><div style="padding-top: 8px;"> <div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;">View this post on Instagram</div></div><div style="padding: 12.5% 0;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;"><div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div></div><div style="margin-left: 8px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div></div><div style="margin-left: auto;"> <div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div></div></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div></div></a><p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/C2H51PHJWvM/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank" rel="noopener nofollow">A post shared by PinterPolitik.com (@pinterpolitik)</a></p></div></blockquote> <script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script>


<h2 class="wp-block-heading"><strong>Ahmad Dhani vs Once Mekel?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Musik memang berkaitan erat dengan identitas. Namun, dalam politik, dinamika persaingan tidak hanya ditentukan oleh identitas musik – baik bagi aktor politik, pemusik, maupun pendengar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengacu pada sosiolog asal Prancis, Pierre Bourdieu, setiap individu tentu memiliki modal mereka masing-masing. Bukan tidak mungkin, modal inilah yang akhirnya turut berpengaruh dalam kontestasi politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terdapat sebuah konsep yang Bourdieu jelaskan mengenai modal-modal non-finansial. Modal-modal ini disebutnya sebagai <em>social capital</em> (modal sosial).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bila modal pada umumnya berbicara mengenai uang dan faktor produksi, <em>social capital</em> lebih menekankan pada modal yang berkaitan erat dengan relasi dan jaringan sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Social capital</em>-pun berlaku di dunia musik. Taylor, misalnya, memiliki modal sosial yang begitu luas – mulai dari relasinya dengan musisi-musisi ternama lainnya hingga orang-orang label atau produser musik yang bekerja dengan Taylor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengacu ke tulisan Tugba Aydin Ozturk yang berjudul <em>Social Capital, Relations and Music World: Networks in New Media</em>, relasi dalam <em>social capital</em>-pun juga meliputi audiens – yang mana Taylor sudah tidak diragukan lagi dalam hal ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, bagaimana dengan Dhani dan Once? Mengapa <em>social capital </em>mereka penting dalam Pilpres 2024?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dhani dan Once bisa dibilang merupakan dua nama besar di dunia permusikan Indonesia. Masing-masing telah menorehkan <em>masterpiece </em>mereka sendiri-sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, tidak dipungkiri, Dhani yang masih berada di Dewa 19 dan Republik Cinta Management memiliki <em>social capital</em> yang besar dalam industri musik. Misal, untuk memberikan dukungan politik, Dhani bisa saja langsung menggunakan <em>social capital</em>-nya di manajamen musiknya sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Inilah mengapa Dhani bisa saja berani mengatakan bahwa Dewa 19 siap untuk memenangkan Prabowo-Gibran – seperti yang telah ditulis di atas. Bahkan, band kondang ini juga hadir di Bali saat banyak spanduk menolak kehadiran Gibran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara, Once yang kini tidak lagi terlalu aktif di dunia musik tidak memiliki <em>social capital</em> sebesar Dhani – meskipun tetap memilih basis penggemar yang luas. Once tidak memiliki band atau label ternama seperti Dewa 19 dan Republik Cinta Management.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, bukan berarti Once hanya bisa diam saja dalam memberikan dukungan melalui dunia musik. Sejauh ini, Once aktif mendukung Ganjar melalui inisiatif Extravaganjar (XVG) bersama musisi-musisi lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlepas dari siapa yang lebih unggul, semuapun kembali lagi pada pilihan masing-masing. Layaknya selera dalam musik yang berbeda-beda, pilihan musisi yang disukaipun juga berbeda-beda – apalagi pilihan soal capres dan calon wakil presiden (cawapres). (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="KxqExYlyFjk"><iframe title="Sejarah Musik Politik: Dari Napoleon Bonaparte Hingga Jokowi" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/KxqExYlyFjk?start=110&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/01/pilpres-2024-ahmad-dhani-vs-once-mekel-1024x683.webp" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
