<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>OK OCE &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/ok-oce/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jul 2019 11:59:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>OK OCE &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Strategi Sandi Menuju Pilpres 2024</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/strategi-sandi-menuju-pilpres-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R50]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2019 10:42:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[OK OCE]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Siap Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Sandiaga Uno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=60875</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Life goes on. Kita semua sudah move on banget, tapi tetap ada di hati.&#8221; – Sandiaga Uno PinterPolitik.com Belajar dari semangat juangnya Batman dalam melawan Bane di film The Dark Knight Rises, ternyata diam-diam Sandiaga Uno juga nggak menyerah secepat itu loh. Ingat adegan saat Bane mengalahkan dan memasukkan Batman ke dalam penjara bawah tanah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Life goes on. Kita semua sudah move on banget, tapi tetap ada di hati.&#8221; – Sandiaga Uno</strong></h4>
<hr>
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">B</span>elajar dari semangat juangnya Batman dalam melawan Bane di film <em>The Dark Knight Rises</em>, ternyata diam-diam Sandiaga Uno juga nggak menyerah secepat itu loh.</p>
<p>Ingat adegan saat Bane mengalahkan dan memasukkan Batman ke dalam penjara bawah tanah di mana sangat mustahil untuk bisa keluar dari situ. Konon, cuma ada 1 orang yang berhasil lolos dari penjara itu.</p>
<p>Gagal. Hancur. Putus asa. Kurang lebih itu yang dirasakan Batman saat terbangun dan berada di dalam penjara bawah tanah. Untungnya <em>superhero</em> kita, tidak langsung menyerah dan bunuh diri ya. Nanti filmnya langsung abis dong<em>. Hehehe.</em></p>
<p>Berbulan-bulan kemudian, Batman pun segera menyusun strategi dan melatih dirinya, sehingga dia berhasil kabur dari penjara bawah tanah tersebut. Hore!</p>
<p>Nah, nggak mau berlama-lama terpuruk juga dari kekalahannya di Pilpres 2019, sepertinya Sandiaga Uno sudah benar-benar <em>move on </em>dan sudah mulai menyusun strategi untuk menghadapi Pemilu 2024 mendatang.</p>
<p>Mungkin bisa dibilang kalau program OK OCE dan program Rumah Siap Kerja merupakan penjara bawah tanah yang sedang dihadapi Sandi saat ini.</p>
<div id="fb-root"></div>
<p><script async="1" defer="1" crossorigin="anonymous" src="https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&amp;version=v3.3"></script></p>
<div class="fb-post" data-href="https://www.facebook.com/pinterpolitikdotcom/photos/a.1186487481431015/2370127613066990/?type=3&amp;theater" data-width="696">
<blockquote cite="https://www.facebook.com/pinterpolitikdotcom/photos/a.1186487481431015/2370127613066990/?type=3" class="fb-xfbml-parse-ignore">
<p>Meskipun koalisi adil-makmur secara resmi telah dibubarkan dan kian dekat dengan pemerintah, Prabowo masih ingin&#8230;</p>
<p>Posted by <a href="https://www.facebook.com/pinterpolitikdotcom/">Pinter Politik</a> on&nbsp;<a href="https://www.facebook.com/pinterpolitikdotcom/photos/a.1186487481431015/2370127613066990/?type=3">Monday, July 1, 2019</a></p></blockquote>
</div>
<p>Jadi, kalau dia bisa sukses di program-program itu, dijamin lah nama Sandi makin harum dan dipuji-puji di oleh banyak ibu-ibu seluruh Indonesia. Dan mungkin bukan hanya PAN yang mengincar Sandi untuk jadi capres-nya di 2024. <em>Hehehe.</em></p>
<p>Soalnya program-program itu tuh rencananya akan melibatkan sekitar 600 kader Wanita Pengusaha Muslimah Indonesia (WPMI) yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia.</p>
<p>Belum lagi rencana Sandi yang ingin mendorong para penguasaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari kalangan ibu-ibu rumah tangga agar mereka mendaparkan pelatihan memasarkan produk dan modal usaha. Banyak juga ya starteginya</p>
<p>Tampaknya Sandiaga Uno masih konsisten ya untuk menggaet ibu-ibu di program-programnya. Kayaknya dia tau aja deh kalau perempuan itu visual banget. <em>Upss.</em></p>
<p>Salut nih sama ketabahan dan kerelaan hatinya Pak Sandiaga menghadapi kekalahan Pilpres 2019. Semangat ya Pak, masih banyak kok jalan menuju Roma.</p>
<p>Pertanyaannya, apakah strategi dari program-program tersebut akan berhasil melambungkan nama Sandiaga di Pemilu selanjutnya? Hmm. Kita tunggu saja, soalnya jawabannya pasti akan terungkap menjelang Pemilu tahun 2024 nanti. <em>Hehehe.</em> (R50)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="f-IenUdouUc"><iframe title="Bisakah Lepas Dari Politik Identitas?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/f-IenUdouUc?start=79&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/arah-politik.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>OK OCE Gagal Salah Jokowi?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/belajar-politik/ok-oce-gagal-salah-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[G42]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2019 01:00:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Belajar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[OK OCE]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=50430</guid>

					<description><![CDATA[“Manusia pada dasarnya adalah binatang politik.” ~ Aristoteles PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]andiaga Salahuddin Uno memang sempat berhasil menumbangkan rezim Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI Jakarta dengan Program OK OCE-nya. Tapi  apakah Sandi dapat mengambil alih kekuasaan Jokowi di Pilpres 2019, membawa OK OCE ke tingkat nasional sebagaimana hasil manis di Pilgub DKI Jakarta lalu? Nah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Manusia pada dasarnya adalah binatang politik.” ~ Aristoteles</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]andiaga Salahuddin Uno memang sempat berhasil menumbangkan rezim Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI Jakarta dengan Program OK OCE-nya. Tapi  apakah Sandi dapat mengambil alih kekuasaan Jokowi di Pilpres 2019, membawa OK OCE ke tingkat nasional sebagaimana hasil manis di Pilgub DKI Jakarta lalu?</p>
<p>Nah, ide tersebut jadi bahan pembicaraan Adian Napitupulu yang memperdebatkan program tersebut dengan Arief Poyuono di acara <a href="https://www.youtube.com/watch?v=VoESQzwoAWU&amp;t=302s">Narasi TV</a> Adian mempertanyakan sebenarnya di mana keberhasilan OK OCE, sampai mau dibawa menjadi program nasional segala. Selain itu ia juga mengatakan sebenarnya apa bedanya Program tersebut dengan Program Kartu Pra kerja Jokowi? Bukannya sama-sama akan memberikan pelatihan? <em>Ahahaha, </em>ngeri…</p>
<p>Tak luput dalam debat itu Adian juga melampirkan data yang ikut OK OCE 5400 orang, dengan anggaran 3,9 miliar rupiah per tahunnya, hal ini sangatlah tidak efektif. Sebab jika uang itu dibagi merata ke seluruh pendaftar per kepala hanya mendapatkan Rp 7.400.</p>
<p>Selain itu menurut data yang lain, soal Gerai OK OCE yang ditargetkan dibangun sebanyak 44 gerai disetiap tahunnya faktanya hanya terbangun 7 saja, dan parahnya 4 dari 7 gerainya malah bangkrut tinggal menyisakan 3 gerai saja. Jadi kalau program OK OCE dinaikkan menjadi program nasional sama saja dong kita mau menasional kan kegagalan yang ada di Jakarta ini.</p>
<p>Nah, dihadapkan dengan kenyataan seperti itu, Poyuono punya jawabannya. Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, program tersebut bangkrut karena kegagalan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, pemerintahan Jokowi ini gagal meningkatkan daya beli masyarakat.</p>
<p>Waduh, kenapa semua hal harus disalahkan ke Jokowi ya? Masalahnya bukan kali ini saja Poyuono menyalahkan Jokowi atas suatu hal. Memang sih, pemerintahan Jokowi ini masih punya banyak kekurangan di lima tahun kepemimpinannya. Tapi, kalau mau objektif, gak semua hal itu harus dikaitkan dengan salah pemerintah. Capek emang ya jadi presiden disalah-salahin terus.</p>
<p>Ya, kalau misalnya Sandi serius mau bawa OK OCE ke tingkat nasional, idealnya dia bisa melihat kegagalan-kegagalan beberapa gerai di Jakarta untuk menjadi bahan evaluasi. Kan malu, kalau Sandi terpilih terus OK OCE gagal lagi, nanti Poyuono mau salahin siapa? Kan junjungan dia yang jadi presiden dan wakil presiden? (G42)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="Ycp-w4NLfmU"><iframe width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/Ycp-w4NLfmU?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/03/resmikan-ok-oce-mart-sandiaga-borong-belanjaan-M68gKvi8kF.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>OK OCE Jadi Bahan Hujatan</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/belajar-politik/ok-oce-jadi-bahan-hujatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[G42]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Dec 2018 12:01:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Belajar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[OK OCE]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sandiaga Uno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=46238</guid>

					<description><![CDATA[“Percuma berusaha kalau semua jadi sia-sia. Tapi, kalau kata pepatah tua, yang penting itu berusaha dulu. Masalah itu sia-sia, jadikan saja bahan cacian.” PinterPolitik.com [dropcap]H[/dropcap]oy warga Jakarte! Apa kalian sepakat jika ada yang bilang Program One Kecamatan One Center of Entrepreneurship atau OK OCE yang digagas pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dianggap stagnan bahkan dibilang program [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Percuma berusaha kalau semua jadi sia-sia. Tapi, kalau kata pepatah tua, yang penting itu berusaha dulu. Masalah itu sia-sia, jadikan saja bahan cacian.”</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><em>[dropcap]H[/dropcap]oy </em>warga <em>Jakarte</em>! Apa kalian sepakat jika ada yang bilang Program One Kecamatan One Center of Entrepreneurship atau OK OCE yang digagas pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dianggap stagnan bahkan dibilang program gagal?</p>
<p>Yoi <em>gengs, </em>pasalnya baru-baru ini ada orang yang bilang nih bahwa hingga akhir 2018, program OK OCE tetap belum mampu mencapai tujuannya melahirkan 200 ribu wirausahawan baru dengan 44 pos pengembangan kewirausahaan di tiap kecamatan. <em>Wkwkwk. </em></p>
<p>Jadi kalau sudah begini, gimana dong <em>gengs? Hmm, </em>apa mungkin ya yang bilang program itu gagal orangnya punya sifat tidak sabaran? Kok bisa? Iya bisa lah, <em>wong</em> OK OCE kan baru berjalan setahun ya programnya, terus juga kan Gubernur Anies Baswedan masih lajang! Eh. maksud <em>eyke, </em>Anies masih sendiri, belum ketemu wakilnya lagi. Jadi gimana doi mau kerja benar kalau kayak gitu kondisinya. Betul apa betul? <em>Ehehehe.</em></p>
<p>Di luar dari itu, kalian mau tahu nggak siapa sih orang yang berani-berani bilang program OK OCE milik Sandiaga Uno yang akan jadi program nasional ini produk gagal?</p>
<p>Nah, betul <em>gengs,</em> tuh kalian tahu siapa lagi kalau bukan orang-orangnya Jokowi. Kalau katanya Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo program OK OCE pada awalnya ditargetkan mampu melahirkan 40 ribu pengusaha baru di Jakarta per tahun. Namun, sampai hari ini animo masyarakat yang akan mendaftar belum juga terlihat. Jadi, artinya apa <em>gengs</em>? Eh kalian loh ya yang jawab gagal, <em>eyke</em> cuman nanya aja <em>ehehehe.</em></p>
<p>Alasan tersebutlah yang akhirnya digunakan Rio untuk mengatakan program OK OCE adalah kebijakan yang gagal. Jika seperti ini terus kondisinya, menurut Rio, apa layak gerakan yang katanya untuk memperkuat ekonomi kerakyatan ini dibawa ke tingkat nasional? Sementara yang disaksikan bersama faktanya gerai OK OCE di Jakarta banyak yang tutup. <em>Ckckck.</em></p>
<p>Selain itu, Rio juga mengusulkan agar Anies menghapus dan mengganti saja program OK OCE dengan program lain. Soalnya, semenjak OK OCE ditinggal Sandi, kini tidak ada lagi yang mengawasi pelaksanaannya.</p>
<p>Aduh <em>gengs, eyke </em>malas ah terusin lagi. Kalau diterusin kan kasihan Anies. Sudah ditinggal sendiri di DKI Jakarta, masa sekarang harus kita <em>bully</em> sih. Kan enggak etis <em>gengs</em> kalau satu lawan banyak orang. Betul apa betul nih? <em>Wkwkwk.</em> (G35)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="O8efWMFZpC4"><iframe width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/O8efWMFZpC4?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/12/Sko9HcOpM-600w.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>OK OCE Versi Terbaru Sandiaga</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/ok-oce-versi-terbaru-sandiaga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2018 12:04:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[OK OCE]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sandiaga Uno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=45217</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Karena mimpi adalah penguat hati untuk mengejar masa depan penuh janji.&#8221; ~Primadonna Angela PinterPolitik.com [dropcap]C[/dropcap]alon Wakil Presiden nomor urut 02 mensosialisasikan Program OK OCE terbaru yang konon akan dijalankan jika dirinya menang dalam Pilpres 2019 mendatang. Tapi kali ini singkatannya bukan One Kecamatan One Center for Entrepreneurship, tapi One Kyai for One Center Enterpreneurship. Mantap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Karena mimpi adalah penguat hati untuk mengejar masa depan penuh janji.&#8221; ~Primadonna Angela</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]C[/dropcap]alon Wakil Presiden nomor urut 02 mensosialisasikan Program OK OCE terbaru yang konon akan dijalankan jika dirinya menang dalam Pilpres 2019 mendatang. Tapi kali ini singkatannya bukan One Kecamatan One Center for Entrepreneurship, tapi One Kyai for One Center Enterpreneurship.</p>
<p>Mantap yaa… di-<em>upgrade</em> terus macam aplikasi android. Besok-besok mau berkembang jadi One apa lagi nih? <em>Hehehe</em>.</p>
<p>Ketika menghadiri acara bertajuk ‘Curhat Kyai Kampung kepada Bang Sandi’ di Hotel Syariah Radho, Malang, Jawa Timur, Sandi mengatakan, banyak hal yang harus diperbaiki, terutama kebijakan pada guru-guru ngaji yang punya keikhlasan dan keinginan memperkuat rohani anak bangsa.</p>
<p>Sandi berjanji akan menyejahterakan guru ngaji dan kiai dengan program OK OCEnya itu, yakni satu kiai akan dengan satu pusat pelatihan wirausaha. Jadi, nantinya setiap kiai akan mendapatkan pelatihan wirausaha gitu <em>deh</em>, agar punya penghasilan lebih.</p>
<p>Program anyar tersebut konon tercetus setelah mendengarkan keluh kesah para guru ngaji dan kyai yang datang dari berbagai pelosok desa di Malang. Mereka ngadu soal minimnya peningkatan kesejahteraan serta kenaikan harga kebutuhan pokok yang tidak seimbang dengan kenaikan penghasilan.</p>
<hr /><p><em>Program OK OCE jilid 1 aja nasibnya masih abu-abu, sudah mau bikin OK OCE Jilid 2?</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fok-oce-versi-terbaru-sandiaga%2F&#038;text=Program%20OK%20OCE%20jilid%201%20aja%20nasibnya%20masih%20abu-abu%2C%20sudah%20mau%20bikin%20OK%20OCE%20Jilid%202%3F&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p>Nasib guru ngaji katanya semakin terpuruk setelah dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) dihentikan bagi tempat pendidikan yang tidak punya surat yayasan dari Kementrian Hukum dan HAM. Sekarang banyak guru ngaji yang hanya mendapatkan Rp 8 ribu per hari. Kalau ditotal sebulah hanya dapat Rp 224 ribu.</p>
<p>Nggak cuma itu, Sandiaga mengatakan kalau para guru ngaji ini juga risau dengan tingginya biaya listrik yang membebani kehidupan para kiai kampung.</p>
<p>Nah, atas keluhan soal listri tersebut, Sandiaga berjanji ingin menciptakan swasembada energi mulai dari desa, selain swasembada pangan.</p>
<p>Menurut Sandiaga, masalah energi ini harus ada solusinya. Bangsa ini kaya dengan sinar matahari, jadi harus dipikirkan untuk swasembada energi surya dengan membatasi energy fosil.</p>
<p>Selanjutnya, mantan pengusaha ini juga menyatakan bahwa bersama Prabowo Subianto dia akan menggerakkan ekonomi rakyat melalui kebijakan ekonomi yang menciptakan dan menyediakan lapangan kerja, serta membuat harga-harga kebutuhan bahan pokok terjangkau dan stabil.</p>
<p><em>OK SYIPP</em> kalau gitu. Bang Sandi ini kalau bikin program emang paling yahut. Tapi nggak tahu deh kalau soal prakteknya. Semoga OK OCE yang terbaru nggak bernasib abu-abu seperti OK OCE di Jakarta <em>yaw. Hehehe.</em> (E36)</p>
<p><iframe loading="lazy" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/FLIZJ5urEug?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/12/Sandiaga-Uno.-Foto-Tabloid-Bintang-1024x613.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gagal, OK OCE Kok Dijual?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/gagal-ok-oce-kok-dijual/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[G42]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Sep 2018 12:01:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[OK OCE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=39391</guid>

					<description><![CDATA[“Pemimpin suka dan pandai berbohong sudah biasa bagi rakyat. Yang aneh adalah bila tahu pemimpinnya itu jujur dan tulus bekerja untuk bangsa.” PinterPolitik.com [dropcap]J[/dropcap]elang Pilpres 2019, Sandiaga Uno selaku cawapresnya Prabowo seringkali menyerukan program OK OCE. Yang diunggulkannya itu adalah solusi ekonomi Indonesia di tahun-tahun yang akan datang! Tetapi apa kalian yakin sama program ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Pemimpin suka dan pandai berbohong sudah biasa bagi rakyat. Yang aneh adalah bila tahu pemimpinnya itu jujur dan tulus bekerja untuk bangsa.”</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]J[/dropcap]elang Pilpres 2019, Sandiaga Uno selaku cawapresnya Prabowo seringkali menyerukan program<em> OK OCE.</em> Yang diunggulkannya itu adalah solusi ekonomi Indonesia di tahun-tahun yang akan datang! Tetapi apa kalian yakin sama program ini <em>gengs</em>?<em> Wkwkwk. </em></p>
<p>Kalau menurut Partai Nasdem DKI Jakarta sih program<em> OK OCE </em>mungkin hanya sekedar program tong kosong yang merdu bunyinya <em>gengs</em>. <em>Eh</em> kok bisa? Bisa lah, soalnya  Nasdem kan partai pendukungnya Jokowi. Jadi boleh dong bilang gitu.  <em>Ahahaha.</em></p>
<p><em>Hmmm</em>, pokoknya sih <em>gengs </em>menurut Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Bestari Barus, sebagai program unggulan pemerintahan Anies Baswedan-Sandiaga Uno,<em> OK OCE </em>itu terkesan terburu-buru dikenalkan pada masyarakat. Buktinya banyak gerai <em>OK OCE</em> <em>Mart</em> yang tutup.<em> Weleh-weleh.</em></p>
<p>Menurutnya lagi <em>gengs</em>, program unggulan Anies-Sandiaga di Pilkada DKI 2017 itu masih coba-coba. Untuk itu, Bestari menyarankan program gagal tersebut perlu dikaji ulang atau mungkin program itu perlu dibuang ke keranjang yang berisikan uang mahar Rp 500 miliar.<em> Wkwkwk.</em></p>
<p><hr /><p><em>Tapi emangnya benar ya gengs, kalau OK OCE itu program yang tidak layak atau gagal untuk masyarakat Indonesia?</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fgagal-ok-oce-kok-dijual%2F&#038;text=Tapi%20emangnya%20benar%20ya%20gengs%2C%20kalau%20OK%20OCE%20itu%20program%20yang%20tidak%20layak%20atau%20gagal%20untuk%20masyarakat%20Indonesia%3F&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr /> <em>Hmmm,</em> kalau menurut <em>eyke </em>sih emang program gagal <em>gengs. </em>Soalnya <em>eyke </em>selaku warga di Jakarta enggak melihat perubahan yang signifikan tuh. <em>Eh</em> tapi enggak tahu ya kalau kalian gimana.</p>
<p>Atau mungkin <em>eyke</em> nilai program itu gagal karena <em>eyke</em> terlalu banyak melamun, jadi enggak ngerti deh ada perubahan apa saja di Jakarta. <em>Eh, </em>sebentar <em>gengs, </em>itu yang suka ngelamun <em>eyke </em>doang ya bukan termasuk Anies yang suka melamun jadi cawapres atau Sandiaga yang suka melamun menang di Pilpres loh<em>! Ehehhehe. </em></p>
<p><em>Btw,</em> buat yang belum tahu nih <em>gengs</em>, program <em>OK OCE</em> itu digagas Anies dan Sandiaga untuk menumbuhkan 200 ribu wirausahawan baru di Ibukota. <em>Wah,</em> kalau wirausaha baru sampai 200 ribu orang, yang mau beli siapa ya <em>gengs </em>di <em>OK OCE Mart-</em>nya? Apa mereka jadi pakai sistem barter ya karena enggak ada yang beli soalnya semuapada dagang?<em> Wkwkwkw.</em> Pantesan banyak yang tutup, <em>wong </em>nggak ada yang mau beli.</p>
<p>Tapi <em>gengs,</em> entah gosip atau fakta ya, Bestari bilang program itu ternyata sudah menelan anggaran hingga Rp 98 miliar untuk tahun 2018. Namun, setelah dibedah, isi anggaran program itu banyak untuk persiapan keperluan ruangan. Seperti beli AC dan segala macam yang tidak terkait langsung untuk kemaslahatan masyarakat. <em>Weleh-weleh.</em></p>
<p>Jangan suudzon dulu nih Partai Nasdem, siapa tahu kan uang sebanyak itu dipakai untuk beli AC karena Jakarta terlalu panas. Apalagi suasana makin panas saat mendengar pemerintah ngelarang gerakan tagar #2019gantipresiden. <em>Uuuu, </em>berasa pengen bobo di depan preon AC <em>gengs </em>karena saking panasnya<em>. Wkwkwk. </em>(G35)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/ok-oce-mart-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sandi Pergi, OK OCE Tak Bergigi?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/sandi-pergi-ok-oce-tak-bergigi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[D38]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2018 12:29:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Sandiaga]]></category>
		<category><![CDATA[OK OCE]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=39124</guid>

					<description><![CDATA[OK OCE, program unggulan pemerintah DKI terancam terbengkalai setelah Sandiaga Uno maju pada Pilpres 2019 PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]ebelum ditetapkan sebagai bakal calon wakil presiden Prabowo Subianto, nama Sandiaga Uno sudah lebih dulu populer karena kemenangannya pada Pilgub DKI. Mantan Wakil Gubernur DKI ini terkenal karena adegannya membentuk tangan menjadi huruf “O” sebagai simbol program “OKE-OCE”. OK [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>OK OCE, program unggulan pemerintah DKI terancam terbengkalai setelah Sandiaga Uno maju pada Pilpres 2019</strong></h4>
<hr />
<p><strong><span style="color: #cedb2a;">PinterPolitik.com</span></strong></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]ebelum ditetapkan sebagai bakal calon wakil presiden Prabowo Subianto, nama Sandiaga Uno sudah lebih dulu populer karena kemenangannya pada Pilgub DKI. Mantan Wakil Gubernur DKI ini terkenal karena adegannya membentuk tangan menjadi huruf “O” sebagai simbol program “OKE-OCE”.</p>
<p>OK OCE adalah singkatan dari <em>One Kecamatan One Center Entrepreneurship</em>. Program ini digagas oleh Anies dan Sandiaga untuk mengatasi kemiskinan di Jakarta dengan membangun lapangan pekerjaan berbasis wirausaha warga.</p>
<p>Program ini disambut baik oleh warga Jakarta mulai dari kalangan pebisnis kalangan menengah hingga pemula. Bisa dikatakan bahwa program ini cukup populer di masa-masa kampanye Pilgub dan terbukti berhasil mengantarkan Anies dan Sandiaga ke bangku pemerintahan DKI.</p>
<p>Selepas ditetapkan sebagai bakal calon Wakil Presiden untuk damping Prabowo, Sandiaga masih sering mengkampanyekan program OK OCE kepada masyarakat. Belum lama ini, Sandiaga mengajak mahasiswa UHAMKA untuk meneriakkan yel-yel OK OCE ketika dia menjadi narasumber di kampus tersebut.</p>
<p>Sandiaga dengan bangga memperkenalkan program unggulan pemerintah DKI kepada khalayak sebagai solusi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Ibukota. Melalui sosialisasi itu, ia seperti ingin mengulang kemenangan Pilgub DKI pada Pilpres mendatang.</p>
<h4><hr /><p><em>OK OCE, program unggulan pemerintah DKI terancam terbengkalai setelah Sandiaga Uno maju pada Pilpres 2019</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fin-depth%2Fsandi-pergi-ok-oce-tak-bergigi%2F&#038;text=OK%20OCE%2C%20program%20unggulan%20pemerintah%20DKI%20terancam%20terbengkalai%20setelah%20Sandiaga%20Uno%20maju%20pada%20Pilpres%202019&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr /></h4>
<p>Akan tetapi, pada saat yang bersamaan muncul kabar tentang tutupnya OK OCE Mart di daerah Kalibata karena tak mampu membayar sewa lahan. Kabar ini dalam sekejap langsung menjadi perbincangan publik.</p>
<p>Permasalahan itu tentu saja sangat kontras dengan semangat Sandiaga yang selama ini mempromosikan program OK OCE kepada masyarakat.</p>
<p>Lantas, apakahpenutupan OK OCE Mart di Kalibata itu merupakan indikator kegagalan program unggulan Sandiaga? Lalu, masih efektifkah slogan OK OCE untuk memenangkan Prabowo dan Sandiaga pada Pilpres 2019?</p>
<h4><strong>OK OCE Menarik Minat Si Miskin</strong></h4>
<p>Program <em>entrepreneurship </em>dari pemerintah memang sedang populer di berbagai negara. Jauh sebelum Sandiaga Uno memperkenalkan program OK OCE, Jepang sudah lebih dulu memulai programkewirausahaan warga lewat program <em>One Village One Product, </em>Pemerintah Thailand dengan <em>One Tambon One Product </em>hingga <em>Government Grants for Start Up </em>di Australia.</p>
<p>Program kewirausahaan itu dibangun oleh pemerintah sebagai solusi untuk mengatasi kemiskinan warga. Sama seperti OK OCE, program-program pemerintah di berbagai negara itu berupaya untuk melahirkan pengusaha lokal dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.</p>
<p>Di Indonesia, program entrepreneur OK OCE menjadi populer ketika pasangan Anies-Sandi memperkenalkannya pada kontestasi Pilgub DKI. Warga Jakarta sempat mengidentikan Anies-Sandidengan sapaan “Cagub dan Cawagub OK OCE”. Popularitas pasangan ini melesat pada masa kampanye karena merekamenawarkan program-program baru untuk masyarakat kelas menengah ke bawah.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-39142 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Oke-Oce-Mart-Hanya-Slogan-1-1.jpg" alt="" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Oke-Oce-Mart-Hanya-Slogan-1-1.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Oke-Oce-Mart-Hanya-Slogan-1-1-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Oke-Oce-Mart-Hanya-Slogan-1-1-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Oke-Oce-Mart-Hanya-Slogan-1-1-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Oke-Oce-Mart-Hanya-Slogan-1-1-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Oke-Oce-Mart-Hanya-Slogan-1-1-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Oke-Oce-Mart-Hanya-Slogan-1-1-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Oke-Oce-Mart-Hanya-Slogan-1-1-420x420.jpg 420w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></p>
<p>Komunikasi politik seperti itu bisa dipahami sebagai upaya untuk menarik simpati masyarakat agar mengalihkan pilihannya kepada Anies-Sandi. Kepala Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM San Afri Awang menyatakan bahwa kemiskinan telah dijadikan barang dagang murahan oleh partai dan politisi. Pada masa kampanye, semua baliho calon pejabat menyebut rakyat kecil sebagai objek yang akan mereka perjuangkan.</p>
<p>Pendapat itu bisa diperkuat dengan maraknya baliho dan tagar para politisi untuk mendongkrak dukungan warga ketika pemilu tiba. Para politisi itu kerap kali menggunakan slogan politik seperti “Kami bersama Buruh dan Petani”, “Menuju Indonesia Sejahtera”, hingga “Merakyat dan Tegas”. Berbagai slogan itu coba menegaskan bahwa sang politisi akan berpihak pada masyarakat kecil ketika mereka terpilih.</p>
<p>Terobosan program pro-rakyat kecil itu dilakukan pula oleh Anies-Sandi di Jakarta mendongkrak popularitas. Masyarakat miskin Jakarta yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) berjumlah sekitar 385.000 penduduk pun ikut tergiur untuk memilih Anies-Sandi.</p>
<p>Hal itu diperkuat dengan tingginya partisipasi masyarakat terhadap program-program pemerintah DKI seperti OK OCE setelah Anies-Sandi dilantik. Sampai hari ini total sudah ada lima puluh ribu warga Jakarta yang bergabung dengan program OK OCE.</p>
<p>Setelah Anies-Sandi terpilih, warga menggantungkan harapan kepada sang Gubernur dan Wakil Gubernur baru tersebut.Tiba saatnya dimana masyarakat mulai “menagih” janji-janji mereka selama masa kampanye. Lantas apakah program-program Anies-Sandi sudah terealisasi sesuai dengan janji kampanye mereka?</p>
<h4><strong>OK OCE hanya slogan kampanye?</strong></h4>
<p>OK OCE, program unggulan pemerintah DKI terancam terbengkalai setelah Sandiaga Uno meletakkan jabatannya untuk maju pada Pilpres 2019. Perancang program OK OCE itu mundur dari jabatan sebelum menuntaskan janji-janjinya pada saat kampanye.</p>
<p>Setelah mundur dari jabatan Wakil Gubernur, Sandiaga mengatakan bahwa program DKI akan tetap berjalan di bawah arahan Gubernur Anies Baswedan. Akan tetapi, program unggulan OK OCE kemungkinan besarbisa terbengkalai karena program itu sudah bermasalah jauh sebelum Sandiaga Uno mundur dari jabatan.</p>
<p>Permasalahan OK OCE terletak pada pelaksanaan program di lapangan yang tidak sesuai dengan janji Sandiaga ketika kampanye. Sebelumnya, Sandiaga menjanjikantiga hal yang bisa didapatkan oleh masyarakat DKI ketika mendaftar program OK OCE.</p>
<p>Dilansir dalam website resmi pemenangan Anies-Sandi jakartamajubersama.com bahwa OK OCE akan memberi dukungan modal, akses <em>market,</em> hingga mentor bagi pewirausaha.</p>
<p>Realita berkata lain. Dukungan modal dari pemerintah untuk berwirausaha tak kunjung datang. Sandiaga malah mengarahkan warga untuk meminjam modal usaha ke Bank DKI dengan suku bunga mencapai 13 persen. Warga pun mengeluh dengan bunga yang terlalu tinggi.</p>
<p>Hal itu dikritik keras oleh Anggota DPRD DKI Nur Afni Sajim. Ia menilai pinjaman modal dengan bunga sebesar 13 persenbukan malah meringankan, tapi justru memberatkan warga. Ditambah warga harus memberikan sertifikat rumah mereka sebagai jaminan pinjaman modal dari Bank DKI.</p>
<p>Menurut statistik perbankan dari Otoritas Jasa Keuangan, per Oktober 2017 lalu rata-rata suku bunga bank umum untuk penerima kredit lapangan usaha berkisar di angka 9,27-16,34 persen. Dengan kata lain, tidak ada bukti masyarakat mendapat kredit tanpa bunga dan jaminan.</p>
<p>Selain itu, beberapa pelaku usaha dalam program OK OCE mengatakan tak pernah mendapatkan pendampingan dari Pemprov DKI. Penjaga toko OK OCE Mart di Kalibata dan pengelola Gerai OK OCE di Pancoran mengaku tak pernah mendapatkan pendampingan usaha dalam bentuk pelatihan atau pemberian modal.</p>
<p>Di Kalibata, pelaku usaha OK OCE Mart tak mampu membayar uang sewa lahan dan memutuskan untuk menutup toko karena omset toko pun tak pernah sampai satu juta per bulan. Bisa jadi, ditutupnya toko itu disebabkan oleh tidak adanya pendampingan pemerintah DKI terhadap usaha warga.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Adlh wajar kekhawatiran program kebijakan publik yg gagal malah dibelokkan substansinya seakan2 spt resiko bisnis perorangan. </p>
<p>Publik mendadak privat?? </p>
<p>This&#39;s not apocaliptyc. But realistic.. <br />Ilution marketing n delutional program.. Msh percaya? </p>
<p>RIP Oke oce Mart..</p>
<p>&mdash; Hermawancandta (@adicandta) <a href="https://twitter.com/adicandta/status/1036566788933177344?ref_src=twsrc%5Etfw">September 3, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>OK OCE Mart juga tidak berbeda dengan toko-toko lainnya. Mereka tidak menjual produk yang dihasilkan dari program OK OCE. Project Officer OK OKE Mart Rawamangun Zaenal, mengatakan pihak pengelola lebih banyak mengambil produk di luar produksi OK OCE karena lebih murah.</p>
<p>Hal ini dapat menjadi indikasi bahwa OK OCE telah gagal menerapkan <em>One Kecamatan One Center Entrepreneurship </em>karena OK OCE Mart tidak berhasil memberdayakan warga Jakarta.</p>
<p>Robert N. Lussier dalam penelitian berjudul <strong>Why businesses succeed or fail: a study on small businesses in Pakistan</strong> mengatakan bahwa absennya dukungan pemangku jabatan publik dan pihak pemodal terhadap UMKM menjadi salah satu penyebab kegagalan wirausaha masyarakat. Bukan tak mungkin OK OCE Mart lain akan mengalami “kebangkrutan” serupa karena minimnya perhatian pemerintah terhadap unit usaha itu.</p>
<p>Berbagai fakta di lapangan itu memperkuat dugaan bahwa Sandiaga hanya menjadikan OK OCE sebagai slogan dalam kampanye. Ketika sudah menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI, ada kesan dia tak pernah benar-benar serius mendukung pelaksanaan program ini dengan indikasi tidak ditepatinya janji untuk memberikan modal dan mendampingi pelaku usaha.</p>
<p>Sampai detik ini pun Sandiaga masih menggunakan OK OCE sebagai slogan kampanye di berbagai tempat. Dalam setiap pidatonya Sandiaga coba mengatakan bahwa OK OCE adalah program unggulannya di DKI yang dianggap olehnya telah berhasil.</p>
<p>Berbagai kendala yang dialami OKE OCE Mart di Jakarta membuat cara Sandiaga dalam “menjual” program OK OCE sebagai alat kampanye bisa jadi tidak lagi efektif. Di satu sisi, program kewirausahaan untuk pemberdayaan masyarakat memang penting. Tetapi, tidak semua orang bisa menjadi wirausaha. Pendampingan pemerintah merupakan hal yang penting, jangan sampai unit usaha terbengkalai karena ditinggal pemerintah sebagai penggagas, seperti kini OKE OCE yang ditinggal Sandiaga. (D38)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Oke-Oce-1024x768.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ahok – Anies Saling Jiplak Program?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/ahok-anies-saling-jiplak-program/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A15]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Apr 2017 06:27:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik & Figure]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[OK OCE]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub DKI 2017]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=8462</guid>

					<description><![CDATA[Saling sindir program, saling membantah, senegatif apa pun selama terkait dengan program, sah-sah saja. Demokrasi dianggap matang ketika dipenuhi kampanye negatif tidak terkait sentimen SARA, tetapi program. PinterPolitik.com [dropcap size=big]A[/dropcap]jang Pilkada DKI 2017 putaran kedua kali ini diramaikan oleh aksi saling jiplak program antara pasangan Ahok dan Djarot dengan Anies – Sandi, keduanya pun sama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><em>Saling sindir program, saling membantah, senegatif apa pun selama terkait dengan program, sah-sah saja. Demokrasi dianggap matang ketika dipenuhi kampanye negatif tidak terkait sentimen SARA, tetapi program.</em></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap size=big]A[/dropcap]jang Pilkada DKI 2017 putaran kedua kali ini diramaikan oleh aksi saling jiplak program antara pasangan Ahok dan Djarot dengan Anies – Sandi, keduanya pun sama – sama saling melemparkan sindiran. Ahok mengatakan bahwa semua program – program yang ia bawa selama kampanye merupakan program yang sudah ia kerjakan selama menjadi kepala daerah DKI Jakarta. Sementara Anies merasa bahwa ada beberapa programnya yang dicontek oleh Ahok dan dibuat seakan &#8211; akan itu programnya.</p>
<p>&#8220;Memang kalau ide bagus itu sering ditiru yah. Jadi warga Jakarta, inilah contoh bahwa anda nanti akan nyaksikan ide &#8211; ide baru, ide &#8211; ide original yang bermanfaat buat warga Jakarta,&#8221; ujar Anies.</p>
<p>Anies tidak mempermasalahkan jika ide dan gagasannya tersebut ditiru. Bahkan hal tersebut menjadi pesan kepada warga Jakarta bahwa Anies &#8211; Sandi mampu melahirkan terobosan untuk warga Jakarta.</p>
<p>Mengetahui dirinya “diserang”, Ahok pun membalas tudingan Anies. Menurut Ahok, semua program segar yang dipaparkannya kepada publik memang selalu dituding Anies adalah sebuah tiruan. &#8220;Mana ada sih program asli Ahok &#8211; Djarot. Semua kan program orang kata (milik) pasangan nomor tiga,&#8221; ucapnya sembari terkekeh di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.</p>
<p>Ahok pun heran, menurutnya Anies dan Sandiaga Uno gemar mengklaim bahwa program miliknya merupakan jiplakan dari pasangan nomor urut tiga itu. Oleh karena itu, dia hanya menyerahkan kepada warga Jakarta menilai apakah programnya merupakan plagiat dari pasangan lain atau tidak.</p>
<p>Keduanya seakan tidak mau mengalah dan saling merasa dirinyalah yang memiliki program tersebut, siapakah sebenarnya yang menjiplak?</p>
<p><strong>Program Rebutan Ahok – Anies</strong></p>
<p>Salah satu syarat agar dilirik oleh masyarakat dalam Pilkada haruslah memberikan program – program kerja yang  menarik agar masyarakat tidak seperti membeli kucing dalam karung dalam menentukan pemimpin baru mereka.</p>
<p>Kisruhnya aksi saling klaim program antara Ahok dan Anies ini seakan memberikan tontonan baru lagi kepada masyarakat. Apa saja program yang sedang diperebutkan oleh kedua belah kubu? Inilah beberapa contohnya,</p>
<p><strong>Tunjangan Untuk Lansia</strong></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-8466 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/TIRTOID-antarafoto-kampanye-anies-baswedan-180117-adm-3-1024x683.jpg" alt="Ahok – Anies Saling Jiplak Program" width="696" height="464" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/TIRTOID-antarafoto-kampanye-anies-baswedan-180117-adm-3-1024x683.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/TIRTOID-antarafoto-kampanye-anies-baswedan-180117-adm-3-696x464.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/TIRTOID-antarafoto-kampanye-anies-baswedan-180117-adm-3-1068x712.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/TIRTOID-antarafoto-kampanye-anies-baswedan-180117-adm-3-630x420.jpg 630w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/TIRTOID-antarafoto-kampanye-anies-baswedan-180117-adm-3-300x200.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/TIRTOID-antarafoto-kampanye-anies-baswedan-180117-adm-3-768x512.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/TIRTOID-antarafoto-kampanye-anies-baswedan-180117-adm-3-360x240.jpg 360w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/TIRTOID-antarafoto-kampanye-anies-baswedan-180117-adm-3.jpg 1300w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /></p>
<p>Dalam mengurusi para lansia di Jakarta, Ahok &#8211; Djarot berencana meluncurkan program untuk membantu para lansia yang diberi nama Kartu Jakarta Lansia (KJL) sebelum masa jabatannya berakhir. KJL akan diluncurkan tahun ini oleh Ahok-Djarot setelah masa cuti kampanyenya selesai.</p>
<p>Kartu yang nantinya dibuatkan khusus untuk para lansia yang hidup serba kekurangan atau pun lansia yang tidak lagi diurusi sanak keluarga. Anggaran yang akan digunakan untuk KJL adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI 2017. Bantuan untuk lansia dari keluarga tidak mampu atau yang hidup sendiri adalah Rp 600 ribu setiap bulan.</p>
<p>Program kartu ini pun dipermasalahkan oleh Anies, ia mengklaim bahwa program KJL ini sudah masuk ke dalam 23 rencana kerjanya dan Sandiaga apabila terpilih sebagai Gubernur dan Wagub DKI. Janji yang diberikan oleh pasangan yang diusung oleh dua parpol itu adalah memberikan tunjangan sebesar Rp 300 ribu per bulan bagi warga lansia.</p>
<p><strong>OK OCE dan <em>Jakarta Creative Hub</em></strong></p>
<div class="mceTemp">
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-8467" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/WhatsApp-Image-2017-03-01-at-4.06.44-PM.jpeg" alt="" width="610" height="407" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/WhatsApp-Image-2017-03-01-at-4.06.44-PM.jpeg 1280w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/WhatsApp-Image-2017-03-01-at-4.06.44-PM-696x464.jpeg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/WhatsApp-Image-2017-03-01-at-4.06.44-PM-1068x712.jpeg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/WhatsApp-Image-2017-03-01-at-4.06.44-PM-630x420.jpeg 630w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/WhatsApp-Image-2017-03-01-at-4.06.44-PM-300x200.jpeg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/WhatsApp-Image-2017-03-01-at-4.06.44-PM-768x512.jpeg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/WhatsApp-Image-2017-03-01-at-4.06.44-PM-1024x682.jpeg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/WhatsApp-Image-2017-03-01-at-4.06.44-PM-360x240.jpeg 360w" sizes="auto, (max-width: 610px) 100vw, 610px" /></p>
<p>Jika sebelumnya Sandiaga Uno sejak kampanye selalu mengkampanyekan program untuk menyelesaikan permasalahan kewirausahaan para warga Jakarta yang bernama “OK OCE”. Dalam rencananya, Sandi akan menciptakan lapangan pekerjaan di bidang jasa, perdagangan, serta sektor yang berkaitan dengan barang konsumsi.</p>
</div>
<p>Namun sebelumnya, Sandi akan mendidik terlebih dahulu warga Jakarta agar bisa memastikan bahwa mereka siap masuk ke dalam <em>job market</em> yang tadi sudah disebutkan.</p>
<p>Sementara itu dilain sisi, Ahok telah mendirikan dan meresmikan pusat industri kreatif bernama <em>Jakarta Creative Hub</em> (JCH). Konsep antara JCH dan Ok &#8211; Oce dinilai kurang lebih sama, yakni pengembangan industri kreatif anak muda. Dituding menjiplak, Ahok pun membantah jika program JCH meyontek program andalan cawagub Sandiaga Uno itu.</p>
<p>Ahok tidak menampik bahwa OK OCE lebih dikenal dikalangan masyarakat dari pada JCH, namun dalam idenya, JHC adalah OK OCE sesungguhnya. Ahok mengaku ide tersebut datang dari keluhan para pengusaha muda yang mendapat kantor di Jakarta. Oleh karena itu, Dinas UMKM DKI bersama CSR dari PT Singa Propertindo membangun kantor murah atau kantor pemasaran yang bersubsidi bagi anak muda yang bergerak di industri kreatif seperti desain grafis, membatik, kafe dan film.</p>
<p><strong>Perumahan Rakyat Murah</strong></p>
<p>Anies – Sandi sempat memaparkan program DP hunian tempat tinggal nol rupiah sebagai salah satu program kerja mereka. Jika mengacu pada keterangan di kanal resmi <a href="http://www.jakartamajubersama.com/">Anies – Sandi</a>, dalam artikel di kanal tersebut dikatakan bahwa program rumah DP nol rupiah adalah kredit murah berbasis tabungan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.</p>
<p>Namun program DP nol rupiah ini bukan berarti sama sekali tidak ada DP untuk pembelian hunian tempat tinggal di Jakarta. Tapi ada mekanisme pengganti syarat DP yang dianggap memberatkan, yaitu dengan konsistensi perilaku menabung selama beberapa bulan.</p>
<p>Menanggapi program Anies yang dituding membohongi masyarakat dengan embel – embel DP nol rupiah, Ahok menganggap Anies kembali lagi mencuri idenya. Ide rumah murah tersebut sudah dilaksanakan Ahok dengan membuat rusun, bahkan Ahok pun membuat 4 skema tentang hunian tersebut sebagai berikut,</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-8490" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/prog-rumah-murah-01-1-864x1024.jpg" alt="" width="864" height="1024" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/prog-rumah-murah-01-1-864x1024.jpg 864w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/prog-rumah-murah-01-1-696x825.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/prog-rumah-murah-01-1-1068x1266.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/prog-rumah-murah-01-1-354x420.jpg 354w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/prog-rumah-murah-01-1-253x300.jpg 253w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/prog-rumah-murah-01-1-768x911.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/prog-rumah-murah-01-1.jpg 1800w" sizes="auto, (max-width: 864px) 100vw, 864px" /></p>
<p><strong>KJP dan KJP+</strong></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8475 aligncenter" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/unnamed-2.jpg" alt="" width="725" height="662" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/unnamed-2.jpg 725w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/unnamed-2-696x636.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/unnamed-2-460x420.jpg 460w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/unnamed-2-300x274.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 725px) 100vw, 725px" /></p>
<p>Kartu Jakarta Pintar, menjadi salah satu program andalan kedua calon mengenai pentingnya pendidikan. Walaupun namanya hampir sama, namun ada sedikit perbedaan antara keduanya. Jika KJP milik Ahok hanya diberikan kepada anak – anak yang masih sekolah namun tidak mampu membayar iuran dan membeli perlengkapan sekolah, berbeda dengan KJP+ yang menurut Anies akan diberikan kepada semua anak-anak di Jakarta baik yang masih sekolah maupun yang putus sekolah.</p>
<p>Jika dilihat dari program-program yang dilemparkan oleh kedua cagub kepada masyarakat, program manakah yang kira-kira paling realistis?</p>
<p>Menurut pengamat tata kota, Yayat Supriatna, program dua calon gubernur DKI Jakarta soal tata kota adalah yang paling realistis. Yayat menambahkan dua kandidat itu menguasai lapangan dan realistis. Namun, menurutnya ibu kota dinilai tak perlu rencana baru saat ini, yang perlu dilakukan di Jakarta adalah memperbaiki persoalan Jakarta secara realistis.</p>
<p><strong>Elektabilitas Terbaru Ahok – Anies di Mata Masyarakat</strong></p>
<p>Aksi saling jiplak menjiplak program menjadi salah satu suguhan drama yang disajikan pada Pilgub DKI kali ini. Menurut Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, perdebatan soal jiplak menjiplak program dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 merupakan suatu hal yang sehat di dunia politik.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-8477 alignleft" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/unnamed-1.jpg" alt="" width="423" height="718" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/unnamed-1.jpg 390w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/unnamed-1-247x420.jpg 247w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/unnamed-1-177x300.jpg 177w" sizes="auto, (max-width: 423px) 100vw, 423px" />“Menurut saya itu sehat, ini sudah masuk substansi tiru meniru program,&#8221; kata Yunarto</p>
<p>Menurutnya dalam sebuah demokrasi, melanjutkan atau meniru program yang dianggap baik untuk masyarakat bukanlah sesuatu yang salah. Karena yang dilihat adalah efektifitas program dan target sasaran.</p>
<p>&#8220;Saling sindir program, saling membantah, senegatif apa pun selama terkait dengan program, sah-sah saja. Demokrasi dianggap matang ketika dipenuhi kampanye negatif tidak terkait sentimen SARA, tetapi program,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Bagaimana elektibilitas terbaru kedua calon dimata masyarakat?</p>
<p>Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survey terbaru terkait dengan elektabilitas Ahok – Djarot dan Anies – Sandi di Pilgub DKI 2017. Hasilnya, tingkat kepuasan warga terhadap Ahok tinggi, namun elektabilitas Anies unggul. (A15)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Debat-Cagub-1-1024x568.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
