<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Neno Warisman &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/neno-warisman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Mar 2019 11:28:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Neno Warisman &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Neno Warisman, Propagandist Doa?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/neno-warisman-propagandist-doa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Feb 2019 13:00:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Neno Warisman]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi Munajat 212]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=48984</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa-.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-48979 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa-.jpg" alt="Neno Warisman Propagandist Doa" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa-.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa--135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa--150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa--300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa--768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa--1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa--696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa--1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa--420x420.jpg 420w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa--1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Neno, Tokyo Rose Kekinian</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/neno-tokyo-rose-kekinian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M39]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Feb 2019 12:15:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Munajat 212]]></category>
		<category><![CDATA[Neno Warisman]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=48985</guid>

					<description><![CDATA[Neno Warisman adalah sosok kontroversi yang kerap muncul dengan berbagai sensasi, sekaligusjuga salah satu penginisiasi gerakan #2019GantiPresiden.Kini ia mencoba menantang lawan politiknya lewat “Puisi Munajat 212”.Mungkinkah gelar women propagandist cocok disematkan untuk sang aktivis sekaligus politisi itu? PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]iapa bilang perempuan tak memiliki peran penting dalam perang maupun pertempuran politik.Sejarah memang mencatat bahwa peran perempuan  dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Neno Warisman adalah sosok kontroversi yang kerap muncul dengan berbagai sensasi, sekaligusjuga salah satu penginisiasi gerakan #2019GantiPresiden.Kini ia mencoba menantang lawan politiknya lewat “Puisi Munajat 212”.Mungkinkah gelar <em>women propagandist </em>cocok disematkan untuk sang aktivis sekaligus politisi itu?</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]iapa bilang perempuan tak memiliki peran penting dalam perang maupun pertempuran politik.Sejarah memang mencatat bahwa peran perempuan  dalam perang-perang besar dunia cukup signifikan. Pasalnya, kerap kali para perempuan ini memerankan peran kunci sebagai mata-mata ataupun propagandis politik dan menjadi senjata rahasia.</p>
<p>Sebut saja Anna Chapman, seorang perempuan berkebangsaan Rusia yang berperan sebagai mata-mata organisasi intelijen eksternal Rusia, Sluzhba Vneshney Razvedki (SVR).</p>
<hr /><p><em>Neno Warisaman, tipe-tipe women propagandist</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fin-depth%2Fneno-tokyo-rose-kekinian%2F&#038;text=Neno%20Warisaman%2C%20tipe-tipe%20women%20propagandist&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p>Pada 2010 lalu, Chapman ditangkap bersama 9 orang lain oleh otoritas Amerika Serikat (AS) atas tuduhan keterlibatan dalam konspirasi dan aktivitas spionase ilegal tanpa pemberitahuan kepada pemerintah negeri Paman Sam itu.</p>
<p>Kasus ini menunjukkan bahwa peran perempuan tak main-main.  Memang dalam konteks profesi di bidang spionase, sosok seperti Chapman belum punya tandingan di Indonesia.</p>
<p>Namun, dalam konteks dampak profesi dan perannya terhadap kepentingan negara, tidak sedikit sosok perempuan hebat yang saat ini ada di panggung politik nasional.Sebut saja nama-nama seperti Khofifah Indar Parawansa, Yenny Wahid, Sri Mulyani, atau Susi Pudjiastuti.</p>
<p>Belakangan, ada pula satu nama tokoh perempun yang muncul ke panggung politik nasional. Dialah Neno Warisman, sosok yang kerap menuai kontroversi.</p>
<p>Baru-baru ini, sang ustadzah itu menghebohkan panggung publik dengan “Puisi Munajat 212” yang ia bacakan di acara Munajat 212 beberapa hari lalu.Dalam puisinya, ia memohonkankemenangan dalam Pilpres nanti kepada sang pencipta.</p>
<p>&#8220;<em>Jangan, jangan Engkau tinggalkan kami dan menangkan kami. Karena jika Engkau tidak menangkan,kami khawatir ya Allah. Kami khawatir ya Allah, tak ada lagi yang menyembah-Mu.</em>&#8221;</p>
<p>Dalam puisi tersebut, Neno disebut tengah berusaha menggiring opini peserta Munajat 212 untuk memilih pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sembari membandingkan keislaman kedua paslon di Pilpres 2019. Tak ketinggalan, ia juga mengandaikan Pilpres sebagai Perang Badar- sebuah pertempuran besar pertama antara umat Islam melawan musuh-musuh kaum kafir Quraisy.</p>
<p>Memang, Neno Warisman juga merupakan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, sehingga tak salah dalam kesempatan tersebut, ia mencuri momentum berkampanye, meskipun otoritas yang berwenang telah memperingatkan agar Munajat 212 tak dijadikan sebagai ajang kampanye.</p>
<p>Dalam konteks ini, menarik untuk melihat sepak terjang sang mantan aktris yang memang kerap kali tampil vokal diberbagai kesempaan. Ia juga sangat mungkin bisa dianggap sebagai seorang propagandis alias orang yang melakukan propaganda dalam politik. Lalu, seberapa besar kiprah Neno bisa memuluskan kemenangan Prabowo-Sandi?</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-48986" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa-1-1.jpg" alt="Neno, Tokyo Rose Kekinian" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa-1-1.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa-1-1-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa-1-1-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa-1-1-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa-1-1-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa-1-1-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa-1-1-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/Neno-Warisman-Propagandist-Doa-1-1-420x420.jpg 420w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></p>
<h4><strong>Berbagai Kontroversi</strong></h4>
<p>Peran Neno belakangan memang sangat vital. Dalam konteks politik Pilpres 2019, ia kerap kali tampil sebagai orator, pendebat, bahkan penggerak berbagai kegiatan yang melibatkan banyak masa.</p>
<p>Sebut saja perannya di balik gerakan #2019GantiPresiden, di mana perempuan yang memiliki nama asli Titi Widoretno Warisman tersebut menjadi salah satu donatur terbesar gerakan yang menguat dipertengahan 2018 lalu itu.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/BuSbCZqh1ef/?utm_source=ig_embed&amp;utm_medium=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/BuSbCZqh1ef/?utm_source=ig_embed&amp;utm_medium=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/BuSbCZqh1ef/?utm_source=ig_embed&amp;utm_medium=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Nemo warisan and the sableng gank adalah manusia-manusia yg terlahir akibar dari konflik para penguasa dan adu domba media.  Mereka maju bak superhero yg mewakili suara rakyat yg tertindas, namun dibalik itu wacana yg mereka selalu pekikan adalah penindasan terhadap suatu golongan agama. Mereka beranggapan bahwa kebebasan mereka dalam menunaikan kewajiban mereka kepada Tuhan terhalang oleh sebuah kekuatan besar. Spekulasi-spekulasi ini lah yg menjadi pondasi kritik mereka terhadap lawan mereka. Tak ada bukti konkrit mengenai apa yg mereka perjuangkan, semuanya hanya berdasarkan perasaan mereka, akibatnya rasa percaya mereka yg begitu besar kepada Tuhan pun dimanipulasi dengan mudah oleh beberapa tokoh yg memiliki agenda yg sama diatas sana. Dari narasi-narasi keagamaan tertindas itulah, mereka menarik perhatian dan membangun persepsi dimasyarakat ditambah dengan bantuan dari media yg menyediakan panggung bagi mereka untuk bersuara. Menurut Nurhadi Aldo selaku pimpinan koalisi tronjal tronjol serta pimpinan partai PUKI, beliau berpendapat &#34;konflik-konflik penguasa yg menciptakan perpecahan diantara masyarakat seharusnya diminimalisir untuk menjaga keutuhan NKRI, serta wacana-wacana kelompok oposisi sebaiknya membawa pesan lebih dalam daripada hanya berdasarkan asumsi sejumlah kelompok yg kemudian ditanamkan untuk membangun pondasi kritik kepada lawan mereka, akan lebih bermanfaat dan berguna apabila wacana Nemo Warisan and the sableng gank membawa isu-isu nyata dan konkrit seperti isu @sukoharjo.melawan.racun dan @surabayamelawan Dll&#34;. . Begitulah pendapat Bpk Nurhadi saat ditemui dikediamanya di Waduk sepat Surabaya sabtu siang, sembari memijit alat vital salah satu pasien. Walau bising suara alat berat terdengar sangat keras namun perbincangan kami sungguh sangat khusyut membahas masalah-masalah didalam negeri. #McQueenYaQueen</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/nurhadi_aldo/?utm_source=ig_embed&amp;utm_medium=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> Nurhadi Aldo</a> (@nurhadi_aldo) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2019-02-25T02:22:58+00:00">Feb 24, 2019 at 6:22pm PST</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Inisiator gerakan #2019GantiPresiden sekaligus ketua DPP PKS Mardani Ali Sera juga mengakui bahwa Neno Warisman adalah salah satu donatur terbesar gerakan tersebut.</p>
<p>Setiap kesempatan tampil di muka publik, Neno juga kerap kali tampil memberikan retorika atau orasi politik. Apalagi, semenjak gerakan #2019GantiPresiden marak dan popular di kalangan masyarakat.</p>
<p>Neno bisa dibilang mendapatkan momentum politiknya setelah aksi demonstrasi 212 yang menyeret nama mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (BTP) terkait kasus penistaan agama di 2016 lalu.</p>
<p>Ia juga menggegerkan jagat media massa dan media sosial ketika secara nekat menggunakan <em>Public Address System</em> (PAS) atau mikrofon pesawat saat hendak bertolak dari Pekanbaru ke Jakarta demi menceritakan penolakan dan penghadangan yang diterima ketika ia menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru, pada pertengahan Agustus tahun lalu.</p>
<p>Melihat rekam jejaknya tersebut, tentu memposisikan Neno sebagai perempuan yang cukup berpengaruh di kubu BPN tentunya bukan hal yang berlebihan.</p>
<p>Jika menggunakan pemikran filsuf sekaligus tokoh feminis Hannah Arendt, kekuatan perempuan adalah tentang upaya pemberdayaan yang berfokus pada komunitas dan masyarakat. Neno tentu saja memiliki modal kekuatan tersebut.</p>
<p>Di kubu BPN memang tak ada lagi sosok perempuan orator dan vokal selain Neno Warisman. Dulu, sebelum Ratna Sarumpaet terjerat kasus hoaks, ia juga disebut-sebut menjadi salah satu senjata politik kubu BPN.</p>
<p>Namun, pasca Ratna harus berurusan dengan kasus hukum, hanya Neno yang sering muncul dalam berbagai aksi-aksi mobilisasi massa yang melibatkan gerakan 212, maupun kelompok-kelompok muslim konservatif lainnya.</p>
<p>Sebagai senjata politik, Neno berhasil memainkan banyak peran dengan cukup baik. Bisa dibilang, BPN membutuhkan sosok oratoris dan propagandis layaknya Neno Warisman</p>
<h4><strong>Tokyo Rose Prabowo-Sandiaga</strong></h4>
<p>Kisah tentang peran perempuan sebagai propagandis perang atau pun politik cukup populer dalam kisah-kisah perang dunia kedua. Salah satunya adalah cerita tentang Tokyo Rose, sebutan yang diberikan oleh pasukan Sekutu di Pasifik Selatan selama Perang Dunia II, bagi semua penyiar radio perempuan berbahasa Inggris yang tengah menjalankan misi propaganda Jepang.</p>
<p>Propaganda Jepang sendiri merupakan upaya penyebaran informasi bias yang dimaksudkan untuk mempromosikan tujuan atau pandangan politik tertentu.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Kepolisian diam saja, Kejaksaan apalagi, Bawaslu sudah gak mampu, sementara berharap depdagri netral sama juga menggantang asap. Lalu, kemana pelanggaran Pemilu harus dilaporkan. Ada benarnya puisi Neno Warisman, karena siapa lagi yg bisa dipercaya.</p>
<p>&mdash; andi arief (@AndiArief__) <a href="https://twitter.com/AndiArief__/status/1099644090914721793?ref_src=twsrc%5Etfw">February 24, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Dalam hal ini, propaganda Jepang berfokus pada penyebaran nasionalisme dan juga penyebaran kultur Jepang melawan dominasi kultur Barat, khususnya budaya Anglo-Saxon.</p>
<p>Iva Toguri adalah seorang perempuan berdarah Jepang dengan kemampuan bahasa Inggrs yang cukup mumpuni yang disebut-sebut sebagai salah satu tokoh Tokyo Rose yang paling terkenal kala itu.</p>
<p>Ia menjalankan misi propaganda pemerintah Jepang dalam sebuah program radio bernama The Zero Hour- sebuah program berdurasi 75 menit, yang menyiarkan propagandanya melalui media sandiwara radio, laporan berita, hingga melalui musik yang populer di AS.</p>
<p>Mengorbit dengan nama anonim &#8220;Orphan Ann,&#8221; Toguri menjadi <em>The Most Notorious Propagandist</em> atau propagandis paling terkenal menurut channel <span style="color: #cedb2a;"><a style="color: #cedb2a;" href="https://www.history.com/news/how-tokyo-rose-became-wwiis-most-notorious-propagandist"><strong>History</strong></a></span>. Toguri menjadi daya tarik tersendiri karena menjadi pembawa acara perempuan yang berhasil mempengaruhi melalui kekhasan suaranya.</p>
<p>Bahkan jurnalis The New York Times, John Leggett menyebutnya sebagai sosok yang cukup persuasif bagi kebanyakan orang di AS saat itu dan bahkan menjadi orang Jepang yang sama terkenalnya dengan Kaisar Hirohito yang menjadi penguasa Jepang saat Perang Dunia II.</p>
<p>Keberhasilan Toguri pun tak main-main dan dibuktikan dalam jajak pendapat. Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 1968, dari 94 pria yang diwawancarai dan mendengarkan The Zero Hour saat bertugas di Pasifik, 84 persen diantaranya mengakui bahwa kehebatan Toguri dalam menghegemoni pikiran mereka terindikasi pernyataan bahwa mereka menikmati propaganda itu tanpa menyadari bahwa mereka sedang menerima propaganda.</p>
<p>Keberhasilan Toguri sebagai Tokyo Rose menempatkannya sebagai salah satu <em>women propagandist</em> yang cukup berpengaruh bagi penyebaran propaganda Jepang pada saat itu. Meskipun ia akhirnya harus dipenjara oleh pemerintah AS setelah Perang Dunia II berakhir, namun kehebatannya menjadi penanda bahwa perempuan nyatanya memiliki kekuasaan untuk mempersuasi dan menjadi <em>actor hegemon</em> yang cukup kuat.</p>
<p>Jika ditarik benang merah dengan posisi Neno Warisman, mungkin ia juga menjadi salah satu perempuan propagandis yang cukup berpengaruh, utamanya dilingkaran pendukung Prabowo dan juga kelompok-kelompok Islam konservatif.</p>
<p>Terlebih dalam lingkaran pendukung Prabowo selama ini, tak ada tokoh perempuan yang cukup kuat memiliki kemampuan persuasif dan pandai berorasi. Sebut saja sosok macam Titiek Soeharto yang secara performa di depan publiknya biasa-biasa saja, atau keponakan Prabowo,Rahayu Saraswati yang lebih lekat dengan <em>image</em> milenial dan belum mampu tampil meyakinkan di hadapan publik.</p>
<p>Neno juga kerap berdiri sejajar dengan para politisi laki-laki dibeberapa panggung yang melibatkan orasi, salah satunya di panggung Munajat 212 tempat ia kemudian menuangkan kata-katanya lewat puisi yang mengundang kontroversi tersebut.</p>
<p>Pada titik ini, Neno memang bisa dibilang menggunakan puisi sebagai salah satu alat propaganda.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Habis Abu Jibril, HTI, Sugik Nur, Bahar Smith dg dengkul sakti dan Rizieq yang msh kabur ke Saudi, barisan <a href="https://twitter.com/prabowo?ref_src=twsrc%5Etfw">@prabowo</a> masih ditambah lagi Neno Warisman yang tidak mau menyembah Tuhan lagi jika kalah Pilpres..</p>
<p>Dan <a href="https://twitter.com/rockygerung?ref_src=twsrc%5Etfw">@rockygerung</a> menamakan kelompok mereka sbg kelompok akal sehat ??</p>
<p>&mdash; Denny siregar (@Dennysiregar7) <a href="https://twitter.com/Dennysiregar7/status/1099073087520137217?ref_src=twsrc%5Etfw">February 22, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Lucia Trent dan Ralph Cheyney dalam bukunya yang berjudul <em>More Power to Poets</em>, menyebutkan bahwa puisi memang memiliki kekuatan propaganda dimana karya sastra ini dapat menciptakan nilai dalam ranah emosi.</p>
<p>Jika ditengok dari puisi Neno yang seolah “mempolitisir” doa dalam balutan puisi, tentu merupakan sebuah langkah yang cerdas, meskipun puisi tersebut berpotensi semakin meningkatkan tensi permusuhan antara para pendukung Prabowo dan Jokowi.</p>
<p>Jika demikian, apakah Neno Warisman dapat disebut sebagai Tokyo Rose-nya Pilpres 2019?Tentu setiap orang punya pandangannya masing-masing. Yang jelas,dengan melihat kiprahnya selama ini dalam gerakan #2019GantiPresiden dan puisinya yang penuh dengan muatan unsur propaganda serta kampanye politik, tak heran jika banyak pihakmenyebutnya sebagai <em>women propagandist</em> yang dimiliki oleh kubu Prabowo-Sandi saat ini. Bukan begitu? (M39)</p>
<p><iframe src="https://www.youtube-nocookie.com/embed/IE6Vf85pWJg?showinfo=0&amp;modestbranding=1&amp;autoplay=1&amp;mute=1&amp;loop=1&amp;autohide=1&amp;rel=0&amp;fs=0" width="853" height="480" frameborder="0"></iframe></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/isi-lengkap-pusi-munajat-212-neno-warisman-jadi-kontroversi-beda-fahri-hamzah-budiman-sudjatmiko.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Neno Ajak Relawan Berjihad</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/neno-ajak-relawan-berjihad/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Dec 2018 10:24:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Jihad]]></category>
		<category><![CDATA[Neno Warisman]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[RGP Bayar bayar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=45741</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Jihad bisa berarti peperangan suci bagi para kaum ekstrimis, tapi itu berarti perjuangan bagi para muslim kebanyakan.&#8221; ~Feisal Abdul Rauf PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]udah beberapa lama jarang nongol di media massa, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Neno Warisman, akhirnya muncul lagi dengan gebrakan baru, yakni mengajak relawan ganti presiden untuk berjihad. Waduhh, berat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Jihad bisa berarti peperangan suci bagi para kaum ekstrimis, tapi itu berarti perjuangan bagi para muslim kebanyakan.&#8221; ~Feisal Abdul Rauf</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]udah beberapa lama jarang nongol di media massa, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Neno Warisman, akhirnya muncul lagi dengan gebrakan baru, yakni mengajak relawan ganti presiden untuk berjihad.</p>
<p><em>Waduhh</em>, berat ya pemilihan diksinya. Berasa mau perang aja <em>nichh</em>. <em>Wkwkwk</em>.</p>
<p>Neno awalnya bicara di acara &#8216;Pengajian Kebangsaan&#8217; yang diselenggarakan Aliansi Pencerah Indonesia (API) di Rumah Dakwah Al Hujjah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, soal padatnya kegiatan selama masa kampanye Pilpres 2019. Tapi menurutnya keliling saja nggak cukup, tapi juga butuh mengeluarkan harta.</p>
<p><em>Yoeh</em>, ongkos kampanye di Indonesia pasti mahal <em>dong</em> ya. Udah luas, wilayanya ke bagi-bagi jadi ribuan pulau lagi. <em>Beuhhh</em>…</p>
<p><em>Nah</em>, kemudian Neno mengatakan, makannya kalau mau mendukung, maksimalkan dengan keluarkan harta. Itu namanya jihad. Bukan hanya memberikan nyawa, tenaga, dan pikiran kita.</p>
<p>Salah satu cara untuk jihad harta itu, Neno menyebutkan bisa melalui gerakan waqaf dengan aplikasi RGP Bayar-Bayar. Apa tuh RGP? Relawan Ganti Presiden. Aplikasi ini akan <em>launching</em> sebentar lagi ya <em>gaes</em>. Wow, siap-siap ya, kesempatan untuk berjihad sudah di depan mata.</p>
<p>Selain RGP Bayar-bayar, kata Neno akan ada satu aplikasi lagi yang akan diluncurkan untuk mendukung gerakan tersebut. Apa tuh? Masih rahasia. Mungkin aplikasi berisi tuntunan doa untuk 2019 ganti presiden? <em>Hiya, hiya, hiya…</em></p>
<hr /><p><em>Menurut Neno Warisman, berjihad itu salah satunya dengan mendukung Prabowo-Sandiaga dengan segala tenaga, pikiran, dan harta.</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fneno-ajak-relawan-berjihad%2F&#038;text=Menurut%20Neno%20Warisman%2C%20berjihad%20itu%20salah%20satunya%20dengan%20mendukung%20Prabowo-Sandiaga%20dengan%20segala%20tenaga%2C%20pikiran%2C%20dan%20harta.&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p>Soalnya, Neno mengatakan, selain jihad pihaknya juga akan menggelar safari doa. Sudah ada semacam petunjuk pelaksanaan yang akan disebarluaskan terkait kegiatan safari doa. Doa-doanya, menurut Neno tentu yang betul-betul bangsa, umat, dan rakyat ini butuhkan.</p>
<p><em>Wew</em>, kalau gitu ada doa enteng rezeki dan enteng jodoh <em>nggak</em>? Kayaknya doa itu yang paling <em>eik</em> dan para <em>single-ers</em> milenial zaman <em>now</em> butuhkan. <em>Wkwkwk.</em></p>
<p><em>Nggak</em> cuma Neno, di acara yang sama politisi Amien Rais juga mengatakan, kalau doa itu penting, harus sering-sering. Minta diberikan presiden baru yang lebih ramah terhadap agama Islam, yang akan membela agamamu. Amien percaya kalau jutaan umat Islam mendoakan yang sama, pasti akan terkabul.</p>
<p><em>Hmmm</em>, begitu <em>gaes</em>. Kalau mau dapat pemimpin yang baik harus berdoa. Apalagi pemimpin rumah tangga.</p>
<p>Btw, itu Pak Amien <em>nggak</em> ada nyebut nama calon siapa pun <em>loh</em>. Jadi siapapun yang terpilih harus ridha dongs, siapa tahu itu memang jawaban Tuhan atas doa-doamu. Jangan lagi ada golongan patah hati dan gagal <em>move on. Hihihihi</em>. (E36)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/12/Neno-Warisman.-Foto-Republika.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Neno Jadi Pahlawan?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/gelar-neno-warisman-di-aceh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2018 10:56:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[#2019GantiPresiden]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Neno Warisman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=40722</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Gelar itu dipersembahkan pada manusia oleh manusia, maka bukan tanpa alasan.&#8221; ~Pramoedya Ananta Toer PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]akde Joko Widodo sepertinya harus khawatir dengan perolehan suaranya di Aceh. Pasalnya, deklarasi Gerakan 2019 Ganti Presiden dihadiri Neno Warisman mendapatkan tanggapan yang super spektakuler dari rakyat dan petinggi di sana. Kalau biasanya Bu Neno ditolak sana-sini saat melakukan safari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Gelar itu dipersembahkan pada manusia oleh manusia, maka bukan tanpa alasan.&#8221; ~Pramoedya Ananta Toer</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]akde Joko Widodo sepertinya harus khawatir dengan perolehan suaranya di Aceh. Pasalnya, deklarasi Gerakan 2019 Ganti Presiden dihadiri Neno Warisman mendapatkan tanggapan yang super spektakuler dari rakyat dan petinggi di sana.</p>
<p>Kalau biasanya Bu Neno ditolak sana-sini saat melakukan safari politik Indonesia, ternyata kali ini <em>doi </em>justru mendapatkan sambutan meriah. Akhirnya ya, gak harus ketahan di bandara lagi… <em>Huft~</em></p>
<p>Tidak hanya diberi sambutan meriah, politisi yang telah resmi diangkat menjadi Wakil Ketua Timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini bahkan dianugerahi gelar kerhormatan Laksamana Muda oleh pewaris Kerajaan Po Teumeurhom, Aceh Jaya, Tuanku Raja Saifullah Alalidin Riayat Syah.</p>
<p><em>Eng, ing, eng</em>, pasti kalian bertanya-tanya ya, kok bisa? Emang Neno sudah berbuat apa? Kok bisa dapat gelar yang biasanya dipakai untuk para pejuang Aceh? <em>Dudududu…</em></p>
<p>Ternyata gelar itu diberikan kepada Neno karena telah lantang mengkritik ketidakadilan di negeri ini. Wow, wow, wow, luar biasa. Tapi kenapa gelarnya Laksamana Muda ya?</p>
<p>Teuku Izin salah satu pegiat sipil Aceh mempertanyakan perihal gelar kebangsawanan Aceh yang disematkan pada Neno. Ia bahkan memandang orang yang menyematkan gelar tersebut sebagai sosok yang kurang membaca sejarah.</p>
<p>Kalau ditelaah lagi, gelar Laksamana itu biasanya dinobatkan kepada para pejuang rakyat Aceh. Seperti Laksamana Malahayati, yang merupakan Panglima Perang Angkatan Laut yang tangguh dan disegani pada massanya.</p>
<hr /><p><em>Neno Warisman dapat gelar Laksamana Muda. Masyarakat Aceh mana suaranyaaaa? Hobah~</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fgelar-neno-warisman-di-aceh%2F&#038;text=Neno%20Warisman%20dapat%20gelar%20Laksamana%20Muda.%20Masyarakat%20Aceh%20mana%20suaranyaaaa%3F%20Hobah~&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p>Mungkin di benaknya, Neno juga terheran-heran kenapa bisa diberikan gelar kehormatan macam itu. Neno mengatakan kalau dirinya bukanlah apa-apa. <em>Doi</em> merasa belum pantas menyandang gelar tersebut karena perjuangan para pahlawan Aceh jauh lebih besar dengan apa yang dilakukannya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang membanggakan bagi dirinya tersebut, Neno pun berorasi dengan menggebu-gebu soal maraknya ketidakadilan dari pemerintahan saat ini. Ia pun dengan semangat empat lima mengatakan akan terus memperjuangkan keadilan bagi rakyat Indonesia sampai ajal menjemput.</p>
<p><em>Syedapp</em>, semangat terus ya Ibu Laksamana Muda Neno Warisman! <em>Ehh</em>, ngomong-ngomong gelarnya sah <em>nggak nih</em>? (E36)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/10/Neno-Warisman.-Foto-Redaksi-Indonesia.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Nasib Dua Pentolan #2019GantiPresiden</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/nasib-dua-pentolan-2019gantipresiden/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Sep 2018 12:06:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[#2019GantiPresiden]]></category>
		<category><![CDATA[Mardani Ali Sera]]></category>
		<category><![CDATA[Neno Warisman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=40020</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah.&#8221; ~Mario Teguh PinterPolitik.com [dropcap]E[/dropcap]ng ing eng&#8230;. Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah menyelesaikan struktur tim pemenangannya untuk Pilpres 2019 nih. Tebak siapa yang mengisi posisi-posisi strategis? Mereka adalah duo pencetus gerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman dan Mardani Ali Sera. Mereka berdua menempati posisi wakil ketua tim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah.&#8221; ~Mario Teguh</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><em>[dropcap]E[/dropcap]ng ing eng&#8230;.</em> Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah menyelesaikan struktur tim pemenangannya untuk Pilpres 2019 <em>nih</em>. Tebak siapa yang mengisi posisi-posisi strategis? Mereka adalah duo pencetus gerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman dan Mardani Ali Sera. Mereka berdua menempati posisi wakil ketua tim pemenangan bersama beberapa sekjen partai koalisi. Mantap ya <em>bosque&#8230;</em></p>
<p>Mendengar kenyataan ini, ku jadi <em>ngebatin</em> sendiri, oh ternyata selama ini mereka gitu agar supaya. <em>Ohhh</em>… Jadi <em>nganu</em> dulu biar bisa jadi <em>anu</em>? <em>Ohhh ya ya ya….</em></p>
<p>Terjawab ya gaes, segala tetesan peluh dan air mata mereka dalam memperjuangkan gerakan #2019GantiPresiden mengarah ke mana. Ehhh, apa memang sudah pada tahu dari awal nih? <em>Wkwkwk.</em></p>
<p>Menurut pengakuan Ketua DPP Partai Amanat Nasional Yandri Susanto, sebelum memantapkan diri mendukung Prabowo, Neno Warisman sempat curhat ke Prabowo, gimana lelahnya memperjuangkan gerakan #2019GantiPresiden.</p>
<hr /><p><em>Ohh jadi maksudnya ada gerakan #2019GantiPresiden tuh agar supaya nganu... Hmmm</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fnasib-dua-pentolan-2019gantipresiden%2F&#038;text=Ohh%20jadi%20maksudnya%20ada%20gerakan%20%232019GantiPresiden%20tuh%20agar%20supaya%20nganu...%20Hmmm&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p>Ya, selama aktif menjadi relawan gerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman tentu telah melalui banyak hal. Pernah ditolak warga di beberapa daerah, diancam di sosial media, punya banyak <em>haters</em>. Wah, berwarna sekali lah ya.</p>
<p>Setelah melalui semua halang rintang, Neno berjanji di hadapan Prabowo bakal habis-habisan mendukung dan memenangkan duet itu dalam pilpres 2019. Neno sudah ikhlas seikhlas-ikhlasnya.</p>
<p>Mendengar masuknya nama Neno dan Mardani Ali Sera dalam timses Prabowo-Sandi, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma&#8217;ruf, Johnny G. Plate, mengaku tidak gentar. Ia justru mengingatkan agar kubu Prabowo-Sandi tidak melakukan kampanye hitam.</p>
<p>Hmm, kayaknya kubu Jokowi-Ma’ruf juga tidak kaget dengan kabar bergabungnya Neno Warisman dan Mardani.  Tapi beneran nggak panik nih? Mereka punya banyak simpatisan loh. Apalagi sudah pernah kampanye #2019GantiPresiden di mana-mana. <em>Hihihi.</em></p>
<p>Eh iya, ngomong-ngomong, setelah bergabungnya Neno Warisman dan Mardani Ali Sera, gerakan #2019GantiPresiden masih akan menggema di luar jadwal kampanye <em>nggak yah</em>? Berani <em>nggak tuh</em> kira-kira?</p>
<p><em>Waduh</em>, makin hari makin menegangkan aja nih pertarungannya. Rasanya ramai, kayak permen yang itu tuh! <em>Hehehe</em>. (E36)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Mardani-Ali-Sera-dan-Neno-Warisman.-Foto-Seword.com_-1.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Balada Neno Salah Pakai Mikrofon</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/balada-neno-salah-pakai-mikrofon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2018 11:15:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[#2019GantiPresiden]]></category>
		<category><![CDATA[Lion Air]]></category>
		<category><![CDATA[Neno Warisman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=35972</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Kita memiliki dua telinga dan satu mulut, karena itu kita bisa mendengarkan dua kali lebih banyak daripada berbicara.&#8221; ~Epictetus PinterPolitik.com [dropcap]I[/dropcap]ngat dengan Bung Tomo? Di depan corong radio, ia bangkitkan semangat juang rakyat Surabaya untuk melawan penjajah Belanda yang berakhir dengan pertempuran 10 November 1945. Hingga kini, wajahnya selalu terlukis sedang berorasi dengan mikrofon. Melambangkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Kita memiliki dua telinga dan satu mulut, karena itu kita bisa mendengarkan dua kali lebih banyak daripada berbicara.&#8221; ~Epictetus</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #d5e339;">PinterPolitik.com</span></p>
<p>[dropcap]I[/dropcap]ngat dengan Bung Tomo? Di depan corong radio, ia bangkitkan semangat juang rakyat Surabaya untuk melawan penjajah Belanda yang berakhir dengan pertempuran 10 November 1945. Hingga kini, wajahnya selalu terlukis sedang berorasi dengan mikrofon. Melambangkan ia merupakan orator yang ulung.</p>
<p>Ya, melalui alat ajaib bernama mikrofon, Bung Tomo berhasil membakar semangat rakyat. Hingga kini, mikrofon tetap menjadi instrumen yang penting dalam melakukan gerakan, entah itu demonstrasi, atau kampanye. Dan untungnya, negara kita merupakan negara yang demokratis, jadi bebas berorasi menggunakan pengeras suara apapun, asal bukan mikrofon pesawat. <em>Nggak</em> boleh! Bisa-bisa dapat nasib buruk kayak aktivis gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman.</p>
<p>Aksi Neno memakai <em>Public Address System</em> (PAS) atau mikrofon pesawat saat hendak bertolak dari Pekanbaru ke Jakarta berbuntut panjang. Neno pun terancam hukuman penjara, sedangkan pilot dan awak pesawat mendapatkan sanksi berupa tidak boleh terbang atau <em>grounded</em>. <em>Ngeri</em> ya? Makannya, Jangan!</p>
<hr /><p><em>Negara kita merupakan negara yang demokratis, jadi bebas berorasi menggunakan pengeras suara apapun, asal bukan mikrofon pesawat.</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fbalada-neno-salah-pakai-mikrofon%2F&#038;text=Negara%20kita%20merupakan%20negara%20yang%20demokratis%2C%20jadi%20bebas%20berorasi%20menggunakan%20pengeras%20suara%20apapun%2C%20asal%20bukan%20mikrofon%20pesawat.&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p>Penggunaan PAS oleh penumpang dalam penerbangan Lion Air melanggar internal SOP maskapai Lion Air. Pihak Lion Air pun menerima teguran dari Kementerian Perhubungan karena masalah ini.</p>
<p>Neno mengaku dihampiri oleh salah seorang penumpang yang meminta Neno untuk meminta maaf kepada seluruh penumpang pesawat karena telah menyebabkan <em>delay</em> selama 1 jam. Kemudian, Neno memohon izin untuk memakai mikrofon Lion Air guna meminta maaf sekaligus menceritakan penolakan dan penghadangan saat hendak menghadiri dekralasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru, Sabtu (25/8/2018).</p>
<p>&#8220;Pada bapak ibu dan semuanya yang jadi terhambat perjalanannya tadi, izinkan saya untuk minta maaf yang pertama walaupun bukan kesalahan saya,&#8221; kata Neno.</p>
<p>Hmmm, <em>moon maap</em>, kalau nggak ngerasa salah kenapa minta maaf, Ibu? <em>Oh</em>, Ibu mau sekalian curhat ya? <em>Hmm</em>, mungkin lain kali kalau mau curhat pas udah mendarat aja kali ya, kalau begini kan Ibu juga yang repot. Para petugas yang ngasih izin ke Ibu juga jadi dihukum deh. <em>Kecian anett kann</em>… <em>Hehehe</em>. (E36)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/Neno-Warisman.-Foto-Polanusa.com_.jpeg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>BIN Tidak Netral?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/bin-tidak-netral/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2018 11:53:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[#2019GantiPresiden]]></category>
		<category><![CDATA[BIN]]></category>
		<category><![CDATA[Neno Warisman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=35856</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Begitulah sifat dasar manusia, kan? Mereka senang drama. Mereka senang melihat kehebohan, kekacauan apalagi kalau mereka tidak ada sangkut pautnya dengan hal itu.&#8221; ~Primadona Angela PinterPolitik.com [dropcap]K[/dropcap]asus pengadangan Neno Warisman di Pekanbaru terus berlanjut. Dan kini, BIN menjadi lembaga yang disalahkan atas kejadian tersebut, karena dituduh melakukan persekusi terhadap Neno dengan keras. Aku liat video [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Begitulah sifat dasar manusia, kan? Mereka senang drama. Mereka senang melihat kehebohan, kekacauan apalagi kalau mereka tidak ada sangkut pautnya dengan hal itu.&#8221; ~Primadona Angela</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #d5e339;">PinterPolitik.com</span></p>
<p>[dropcap]K[/dropcap]asus pengadangan Neno Warisman di Pekanbaru terus berlanjut. Dan kini, BIN menjadi lembaga yang disalahkan atas kejadian tersebut, karena dituduh melakukan persekusi terhadap Neno dengan keras.</p>
<p>Aku liat video buatan Neno berkali-kali. Dia tampak lelah, wajahnya kusam, maklum berjam-jam terjebak di dalam mobil tentu membuatnya tak sempat mandi apalagi berdandan. Wajahnya seperti menyiratkan, bahwa ia adalah korban dari ketidakadilan.</p>
<p>Jadi Neno Warisman hendak menghadiri acara tur bertajuk #2019GantiPresiden yang menuai pro dan kontra. Acara tersebut sebenarnya memang tidak mendapatkan izin dari pemerintah sejak awal, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan bentrok antar warga.</p>
<hr /><p><em>Antara BIN yang nggak Netral, atau Neno Warisman yang terlalu baper...</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fbin-tidak-netral%2F&#038;text=Antara%20BIN%20yang%20nggak%20Netral%2C%20atau%20Neno%20Warisman%20yang%20terlalu%20baper...&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p>Terbukti <em>dong</em>, banyak massa yang mengaku sebagai Barisan Pemuda Riau (BPR) telah menunggu Neno di luar bandara. Namun bukan sambutan, melainkan pengusiran dan ujaran kebencian yang Neno terima. Berjam-jam Neno terkurung di dalam mobil. Massa bahkan sempat membakar ban sebagai aksi protes. Setelah cukup lama tidak dapat bergerak, Neno akhirnya dipulangkan.</p>
<p>Menurut Neno dan sebagian pihak, cara BIN dalam menangani kasus ini terlalu kasar dan tidak sesuai dengan aturan. Karenanya, BIN bahkan sempat dikritik sebagai intel melayu, yaitu julukan untuk orang-orang yang mengaku anggota intelijen padahal bukan.</p>
<p>Pengamat intelijen Susaningtyas NH berpendapat, keterlibatan BIN dalam memulangkan Neno merupakan usaha untuk pengamanan, jadi bukan karena tidak netral atau membala kubu petahana. Hmm, tapi masa sih? Sumpah <em>mi apahh</em>?</p>
<p><em>Hmm</em>, <em>nggak</em> kebayang sih, gimana jadinya kalau Bu Neno ini tidak dipulangkan, bisa makin rusuh nggak <em>sih</em>?</p>
<p>Tapi Neno tetap bersikeras, kalau dirinya dihalangi oleh BIN agar tidak dapat menjalankan aksinya. Bahkan dalam video, Neno menunjukkan beberapa petugas membawa senjata laras panjang. Dia merasa diperlakukan seperti penjahat.</p>
<p>Ya, mungkin memang Nenonya saja yang terlalu sensitif. Dalam keadaan genting, di mana ada banyak masa seperti itu, masa iya petugas tidak membawa senjata? Kan senjatanya nggak ditodong ke Ibu. Bisa jadi hal tersebut dilakukan untuk melindungi Bu Neno, ya <em>khan</em>?</p>
<p>Lagian, kalau petugas saat itu melepaskan Bu Neno, emang yakin bakal pulang tanpa babak belur? Kalau terjadi apa-apa gimana? <em>Wkwkwkwk.</em></p>
<p>Bagaimanapun, pihak BIN telah memberikan klarifikasi dan meminta maaf jika perlakuan yang dilakukan kemarin di pandang kasar. Selebihnya ya, terserah netizen <em>ajah</em>… (E36)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/Neno-Warisman.-Foto-DetikNews.jpeg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Insiden Neno, Anomie Politik Massa</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/insiden-neno-anomie-politik-massa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2018 12:29:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[#2019GantiPresiden]]></category>
		<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Mardani Ali Sera]]></category>
		<category><![CDATA[Neno Warisman]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=33958</guid>

					<description><![CDATA[Aksi penolakan Neno Warisman di Batam, merupakan konflik kesekian kalinya antara gerakan #2019gantipresiden dengan kelompok pendukung Jokowi. PinterPolitik.com “Kita hidup di dunia di mana politik telah menggantikan filosofi.” ~ Martin L. Gross [dropcap]G[/dropcap]enderang perang pertarungan perebutan kursi penguasa nomor satu negeri ini, sepertinya sudah mulai siap ditabuh pada pendaftaran capres dan cawapres yang akan dibuka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Aksi penolakan Neno Warisman di Batam, merupakan konflik kesekian kalinya antara gerakan #2019gantipresiden dengan kelompok pendukung Jokowi.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><strong>“Kita hidup di dunia di mana politik telah menggantikan filosofi.” ~ Martin L. Gross</strong></p>
<p>[dropcap]G[/dropcap]enderang perang pertarungan perebutan kursi penguasa nomor satu negeri ini, sepertinya sudah mulai siap ditabuh pada pendaftaran capres dan cawapres yang akan dibuka 4 sampai 10 Agustus mendatang. Ini terlihat dari semakin sibuknya gerakan tagar #2019gantipresiden bersafari ke berbagai daerah.</p>
<p>Hanya saja, gerakan yang berseberangan dengan Pemerintah dan berafiliasi dengan PKS ini, tidak sepenuhnya diterima masyarakat. Fakta ini terlihat dari insiden yang terjadi di Batam, akhir pekan lalu. Dikabarkan, ratusan massa menghadang kedatangan penyandang dana terbesar gerakan tersebut, di depan Bandara Hang Nadim, Batam.</p>
<p>Kehadiran mantan penyanyi di Batam tersebut, terkait dengan acara deklarasi #2019gantipresiden yang berlangsung Minggu (29/7). Padahal di hari yang sama, Relawan Cinta Jokowi juga menggelar kegiatan pengerahan massa tak jauh dari lokasi pendeklarasian tersebut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-33959 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang.jpg" alt="" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-135x135.jpg 135w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></p>
<p>Adanya dua kegiatan pengerahan massa yang saling berseberangan ini, tentu menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Sebab itulah, sebelumnya baik tokoh masyarakat setempat maupun Kepolisian Batam telah meminta kedua acara tersebut untuk dibatalkan agar tidak menimbulkan konflik.</p>
<p>Walau pelaksanaan kedua kegiatan pengerahan massa tersebut akhirnya dapat berjalan dengan aman, tidak seperti yang ditakutkan banyak pihak. Namun tetap saja insiden penolakan Neno tersebut, menurut para pengamat merupakan salah satu bentuk dari bibit konflik yang bisa saja akan memicu perpecahan di masyarakat.</p>
<p>Sebagai gerakan sosial yang memobilisasi massa, menurut Pengamat Politik, Hukum, dan Keamanan, <a href="http://mediaindonesia.com/read/detail/174927-kampanye-2019gantipresiden-ke-daerah-dinilai-dapat-picu-perpecahan"><strong>Rr. Dewinta Pringgodani</strong></a>, aksi tersebut memang tidak dapat dilarang. Namun berdasarkan beberapa insiden yang telah terjadi sebelumnya, gerakan ini tak hanya berisiko mengganggu ketertiban umum, tapi juga memecah belah bangsa.</p>
<h3><strong>Upaya Mobilisasi Politik Massa </strong></h3>
<p style="text-align: center"><strong>“Politik tidak pernah mengkhawatirkan negeri ini, bahkan sepersepuluh lebih banyak dari ketakutan kita dalam menemukan tempat parkir.” ~ Will Rogers</strong></p>
<p>Sindiran komedian politik asal AS bernama lengkap William Penn Adair Rogers di atas, sepertinya juga dapat diberikan pada para politikus yang bersedia menggunakan cara apa saja untuk mendapatkan kekuasaan. Bahkan apabila kekuasaan itu harus dibayar dengan perpecahan bangsa ini sekalipun.</p>
<p>Demi kekuasaan segelintir elit politik, masyarakat pada akhirnya telah terkotak-kotak sejak Pilpres 2014 dan Pilkada DKI Jakarta lalu. Kondisi masyarakat yang mudah terhasut dengan berita bohong (<em>hoax</em>) dan fitnah berbau SARA ini, telah terbukti dimanfaatkan dengan baik oleh para politisi untuk mendapatkan kekuasaan.</p>
<p>Begitu juga menjelang Pilpres tahun depan, sepertinya baik kubu Jokowi maupun oposisi sepertinya sudah tak sabar untuk mulai menjaring suara. Seperti yang sudah diakui <a href="https://www.merdeka.com/jakarta/politikus-pks-yang-mau-2-periode-monggo-kita-tetap-2019-ganti-presiden.html"><strong>Mardani Ali Sera</strong></a>, selaku inisiator #2019gantipresiden dan salah satu capres alternatif PKS, gerakan mobilisasi massa ini memang dibuat untuk melawan Jokowi di Pilpres nanti.</p>
<p>Seperti yang dikatakan Dewinta sebelumnya, walau kental bermuatan politik, namun gerakan sosial masyarakat ini dalam iklim demokrasi sangat dimungkinkan. Terutama sebagai gerakan sosial, menurut Herbert Blumer, gerakan sosial memang umumnya terjadi akibat keinginan sekelompok orang akan adanya perubahan.</p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Acara deklarasi Gerakan Nasional #2019 ganti presiden di Batam berupa jalan santai dan deklarasi dilarang krn akan ada aksi tandingan jalan santai <a href="https://twitter.com/hashtag/cintaJokowi?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#cintaJokowi</a> Di Bandara Batam Neno Warisman diserang pria tak dikenal.</p>
<p>Terungkap Pengakuan Neno Warisman Diserang di Bandara Batam <a href="https://t.co/yH5GTfLAIQ">pic.twitter.com/yH5GTfLAIQ</a></p>
<p>— Bukan Superhero (@amirhamzahisme) <a href="https://twitter.com/amirhamzahisme/status/1023255146199801856?ref_src=twsrc%5Etfw">July 28, 2018</a></p></blockquote>
<p>Namun yang disesalkan, apabila keinginan tersebut kemudian digunakan oleh para elit politik untuk meraih kekuasaan dengan segala cara. Dalam hal ini, gerakan #2019gantipresiden bisa jadi akan menjadi mobilisasi politik massa untuk digunakan sebagai ‘senjata’, layaknya gerakan 212 umat Islam di Pilkada DKI lalu.</p>
<p>Gerakan mobilisasi massa, menurut Samuel Huntington, merupakan gerakan sosial yang mengarah pada mobilisasi kekuataan rakyat demi mendukung partai politik tertentu. Sesuai dengan sifatnya, melalui kekuatan kerumunan tersebut, massa akan dapat dipengaruhi pilihannya atau mengubahnya menjadi pemilih partisan.</p>
<p>Kekuatan mobilisasi politik massa ini sendiri, diakui sangat menguntungkan bagi pihak oposisi, berdasarkan pengalaman kemenangan mereka di Pilkada Jakarta lalu. Oleh karena itulah, pola yang sama pun diupayakan untuk kembali dilakukan. Kali ini melalui kelemahan utama Jokowi, yaitu dari sektor ekonomi.</p>
<p>Oleh karena itu, tak heran bila dalam lagu #2019gantipresiden yang paling ditekankan adalah kesenjangan ekonomi. Bagi masyarakat yang merasa dirugikan dengan kondisi ekonomi yang carut-marut saat ini, tentu gerakan tagar ini merupakan jembatan yang tepat dalam menyuarakan kemarahan dan harapan adanya presiden yang lebih baik.</p>
<h3><strong>Anomie Politik Massa</strong></h3>
<p style="text-align: center"><strong>“Kemakmuran adalah tema utama dari sebuah kampanye politik.” ~ Woodrow Wilson</strong></p>
<p>Mencapai negara yang makmur dan sejahtera seperti yang dikatakan oleh Presiden ke 28 AS, Thomas Woodrow Wilson di atas, bisa jadi merupakan janji manis semua politikus untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam menggenggam kekuasaan. Walau secara realitas, ukuran makmur dan sejahtera tentu akan sangat relatif bagi setiap orang.</p>
<p>Bagai dua sisi mata uang, kemakmuran dan kesejahteraan dapat pula menjadi senjata bagi pihak oposisi untuk menjatuhkan kekuatan petahana (<em>incumbent</em>). Itulah yang tengah diupayakan gerakan tagar ini. Apalagi dengan adanya pelemahan rupiah, sektor ekonomi pada akhirnya memang menjadi salah satu kelemahan terbesar Pemerintahan Jokowi.</p>
<p>Meski begitu, ukuran kemakmuran dan kesejahteraan yang relatif bagi setiap individu pula yang menyebabkan gerakan ini tidak mendapat respon seluruh masyarakat. Terutama bagi masyarakat di luar Jawa atau wilayah perbatasan yang melihat secara langsung perubahan dan keuntungan dari pembangunan infrastruktur Pemerintah.</p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Penolakan terhadap :<br />
1. <a href="https://twitter.com/ustadtengkuzul?ref_src=twsrc%5Etfw">@ustadtengkuzul</a> oleh SUKU DAYAK di Kalbar<br />
2. <a href="https://twitter.com/Fahrihamzah?ref_src=twsrc%5Etfw">@Fahrihamzah</a> oleh SUKU MINAHASA di Manado<br />
3. Neno warisman oleh warga di Batam</p>
<p>Pertanyaan:<br />
Kira2 yang salah SUKU PRIBUMI yang menolak? atau akibat tingkah polah tokoh2 yang ditolak?<a href="https://twitter.com/hashtag/OrangRasisNyalahinSuku?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#OrangRasisNyalahinSuku</a> ?</p>
<p>— Permadi Arya (@permadiaktivis) <a href="https://twitter.com/permadiaktivis/status/1023432799531851776?ref_src=twsrc%5Etfw">July 29, 2018</a></p></blockquote>
<p>Fakta ini terlihat dari masih banyaknya relawan pendukung Jokowi di berbagai daerah, sehingga mau tak mau, gerakan tagar Neno dan Mardani tersebut pun direspon dengan gerakan tandingan. Di sinilah pangkal masalahnya, sebab ada dua kekuatan massa di kutub yang berbeda sehingga berisiko menyebabkan konflik.</p>
<p>Dalam iklim demokrasi, adanya perbedaan pilihan tentu memperlihatkan dinamika politik yang tengah berkembang (<em>fledgling democracy</em>). Namun pengalaman di Pilkada Jakarta lalu pun memberi citra buruk bagi mobilisasi massa oposisi, sehingga sebenarnya sangat wajar bila ada penolakan warga yang takut akan keberadaan gerakan tagar tersebut akan menciptakan polarisasi di daerahnya – seperti yang terjadi di Jakarta.</p>
<p>Sebagai gerakan massa yang ditunggangi politik, tindakan para elit seperti yang dilakukan Neno dan Mardani memang tidak dapat dilarang oleh Pemerintah. Penolakan yang terjadi di Batam pun, pada akhirnya malah balik menyerang kubu Jokowi yang mungkin saja tidak ikut terlibat dalam aksi penolakan masyarakat tersebut.</p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Assalamualaikum WrWb<br />
Kami mewakili seluruh Jajaran PW Ansor Kepri sampai ke tingkat Ranting, menyatakan sikap, Tentang penolakan di Bandara Hang Nadim Batam kami menyatakan pernyataan Neno Warisman <a href="https://twitter.com/Nenowarisman5?ref_src=twsrc%5Etfw">@Nenowarisman5</a> yang di Hadang Banser sama sekali tidak benar<a href="https://twitter.com/hashtag/AnsorMaju1Barisan?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#AnsorMaju1Barisan</a></p>
<p>— Nuryudi Darmawan (@DarmawanNuryudi) <a href="https://twitter.com/DarmawanNuryudi/status/1023241293030293509?ref_src=twsrc%5Etfw">July 28, 2018</a></p></blockquote>
<p>Kondisi ini, berdasarkan teori konflik Emile Durkheim, diistilah sebagai <em>anomie</em> yang dalam bahasa Yunani berarti kekacauan akibat tidak adanya aturan yang mampu menghalau kondisi tersebut. <em>Anomie</em> ini, kerap terjadi akibat adanya ketegangan dalam struktur sosial masyarakat yang mengalami tekanan, sehingga terjadi penyimpangan.</p>
<p>Akibat gerakannya ditunggangi tujuan politik, apa yang dilakukan oleh gerakan tagar ini diakui Dewinta sebenarnya memang merupakan penyimpangan. Sehingga bila Neno mengatakan gerakannya konstitusional, seharusnya juga mengikuti aturan KPU, yaitu tidak ‘mencuri <em>start’</em> berkampaye ganti presiden sebelum masa Pilpres.</p>
<p>Bila ada kesadaran di pihak gerakan tagar ini, tentu anomie akibat penolakan masyarakat yang tidak setuju maupun resah, tentu tidak akan terjadi. Namun seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bisa jadi anomie itu memang sengaja akan digunakan oleh pihak tertentu untuk dapat mendapatkan kekuasaan. Sebab seperti yang dikatakan Jurnalis Martin Gross di awal tulisan, di dunia ini tidak ada lagi filsuf, hanya ada politikus. (R24)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/neno_warisman.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ke Batam Neno Dihadang</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/ke-batam-neno-dihadang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2018 11:01:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Mardani Ali Sera]]></category>
		<category><![CDATA[Neno Warisman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=33981</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-33959 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang.jpg" alt="Ke Batam Neno Dihadang" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-135x135.jpg 135w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/ke-batam-neno-dihadang-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Lirik Hoax Lagu #2019GantiPresiden</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/lirik-hoax-lagu-2019gantipresiden/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jun 2018 12:50:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[#2019GantiPresiden]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Dhani]]></category>
		<category><![CDATA[Amien Rais]]></category>
		<category><![CDATA[Mardani Ali Sera]]></category>
		<category><![CDATA[Mustofa Nahra]]></category>
		<category><![CDATA[Neno Warisman]]></category>
		<category><![CDATA[Video Klip #2019GantiPresiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=30575</guid>

					<description><![CDATA[“2019 ganti Presiden. Kuingin Presiden yang cinta pada rakyatnya. Ku ingin Presiden yang tak pandai berbohong. Ku ingin Presiden yang cerdas, gagah perkasa. Bukan Presiden yang suka memenjarakan Ulama dan rakyatnya.” ~ Lirik lagu #2019GantiPresiden. PinterPolitik.com [dropcap]G[/dropcap]erakan #2019GantiPresiden dari hari ke hari kian menggeliat. Diawali dari sebuah Group Whatsapp, kemudian bermunculan berbagai atribut seperti spanduk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“2019 ganti Presiden. Kuingin Presiden yang cinta pada rakyatnya. Ku ingin Presiden yang tak pandai berbohong. Ku ingin Presiden yang cerdas, gagah perkasa. Bukan Presiden yang suka memenjarakan Ulama dan rakyatnya.” ~ Lirik lagu #2019GantiPresiden.</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]G[/dropcap]erakan #2019GantiPresiden dari hari ke hari kian menggeliat. Diawali dari sebuah <em>Group</em> <em>Whatsapp</em>, kemudian bermunculan berbagai atribut seperti spanduk hingga kaos, gerakan jalan sehat bersama, pembagian <em>takjil</em> gratis, mudik bareng relawan, hingga yang terbaru memproduksi video klip. <em>Beuh</em>, niat <em>bingit</em>. Namanya juga promosi, ya  mesti gencar.</p>
<p>Toh tujuan akhir dari gerakan ini memang untuk menahan laju Joko Widodo (Jokowi) agar gak maju lagi menjadi Presiden untuk periode kedua kalinya. Artinya gerakan ini memang merupakan gerakan politik. Tapi kenapa pengusung gerakan ini masih malu-malu ya mengakui. <em>Kayak tanaman putri malu aja sih.</em></p>
<p>Neno Warisman sendiri sebagai salah satu inisiator #2019GantiPresiden mengatakan kalau gerakan ini murni hanya gerakan sosial semata yang muncul dari hati nurani masyarakat. <em>Mmm, masa sih, mi apa coba</em>? Padahal udah terang-terangan arah gerakan ini ke mana. Tapi masih aja berkelit ya di depan publik.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-30617" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Peluncuran-Video-Klip-2019GantiPresiden-300x169.jpg" alt="Lirik Hoax Lagu #2019GantiPresiden" width="680" height="383" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Peluncuran-Video-Klip-2019GantiPresiden-300x169.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Peluncuran-Video-Klip-2019GantiPresiden-768x432.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Peluncuran-Video-Klip-2019GantiPresiden-696x392.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Peluncuran-Video-Klip-2019GantiPresiden-747x420.jpg 747w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Peluncuran-Video-Klip-2019GantiPresiden.jpg 800w" sizes="auto, (max-width: 680px) 100vw, 680px" /></p>
<p>Mungkin <em>kepedean,</em> para inisiator ini tetep bersikukuh dikarenakan ada dukungan pandangan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Karena lembaga itu mengatakan jika gerakan #2019GantiPresiden merupakan bagian dari kebebasan berekspresi dan bukan kategori kampanye. <em>Au ah gelap</em>. <em>Terserah dah</em>.</p>
<p>Nah, dalam gebrakan terbaru kali ini, inisiator gerakan #2019GantiPresiden mencoba sesuatu yang baru dengan memproduksi video klip. Pembuatannya melibatkan artis hingga politikus senior, seperti musisi Ahmad Dhani, aktor Fauzi Baadilah, artis religi Neno Warisman, serta politikus kondang Amien Rais dan Fadli Zon.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-30619" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Pembuatan-Video-Klip-2019GantiPresiden-300x169.jpg" alt="Lirik Hoax Lagu #2019GantiPresiden" width="333" height="187" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Pembuatan-Video-Klip-2019GantiPresiden-300x169.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Pembuatan-Video-Klip-2019GantiPresiden.jpg 665w" sizes="auto, (max-width: 333px) 100vw, 333px" /> <img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-30620" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Pembuatan-Video-Klip-2019GantiPresiden-02-300x168.jpg" alt="Lirik Hoax Lagu #2019GantiPresiden" width="334" height="187" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Pembuatan-Video-Klip-2019GantiPresiden-02-300x168.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Pembuatan-Video-Klip-2019GantiPresiden-02-696x391.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Pembuatan-Video-Klip-2019GantiPresiden-02.jpg 700w" sizes="auto, (max-width: 334px) 100vw, 334px" /></p>
<p>Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera dan kader Partai PKS, Mustofa Nahra juga tampak keliatan dalam cuplikan video klip ini. Menurit eike lumayan enak lagunya. Tapi gak usah tanya kualitas videonya ya. Itu sih <em>kelas receh</em> banget. Liriknya itu loh yang gak nahan, <em>lebay ngedrama</em> banget. <em>Hadeuh</em>.</p>
<p>Lirik yang tajam dan digabung dengan editan gambar yang <em>ciamik</em> udah pasti akan membawa lebih dalam perasaan si-<em>viewer</em>. Simpelnya, tujuan dari video ini kan memang untuk <em>hiperbola</em>. Ya biar seakan-akan kondisi bangsa ini sedang darurat di bawah kepemimpinan Presiden yang sekarang. Jadi saatnya diserukan gerakan pergantian Presiden.</p>
<p>Padahal nih ya, apa yang ditudingkan dalam lirik lagu ini dibenturkan dengan fakta kinerja yang dimiliki Kementerian terkait belum tentu juga loh benar adanya. Semua isi lirik ini kan cuma <em>common sense</em> belaka. Analisa modal <em>ngecap</em>, <em>hadeuh</em>. Giliran ditanya sumber datanya, palingan berkelit dan klaim dari sini dan sana.</p>
<p>Eike masih inget lah ya tudingan Amie Rais tentang data tanah tempo lalu yang cuma bermodalkan comot data dari Bank Dunia. <em>Hadeuh</em>. Jadi wajar dung klo eike pesimis lirik ini <em>real</em> kondisi di lapangan? Menurut eike lirik lagu #2019GantiPresiden gak punya argumen kuat. Cuma modal <em>omdo</em> atau malah <em>hoax</em> belaka. (K16)</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/BjtFku0g5eg/" data-instgrm-version="8" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:8px;">
<div style=" background:#F8F8F8; line-height:0; margin-top:40px; padding:50% 0; text-align:center; width:100%;">
<div style=" background:url(data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAACwAAAAsCAMAAAApWqozAAAABGdBTUEAALGPC/xhBQAAAAFzUkdCAK7OHOkAAAAMUExURczMzPf399fX1+bm5mzY9AMAAADiSURBVDjLvZXbEsMgCES5/P8/t9FuRVCRmU73JWlzosgSIIZURCjo/ad+EQJJB4Hv8BFt+IDpQoCx1wjOSBFhh2XssxEIYn3ulI/6MNReE07UIWJEv8UEOWDS88LY97kqyTliJKKtuYBbruAyVh5wOHiXmpi5we58Ek028czwyuQdLKPG1Bkb4NnM+VeAnfHqn1k4+GPT6uGQcvu2h2OVuIf/gWUFyy8OWEpdyZSa3aVCqpVoVvzZZ2VTnn2wU8qzVjDDetO90GSy9mVLqtgYSy231MxrY6I2gGqjrTY0L8fxCxfCBbhWrsYYAAAAAElFTkSuQmCC); display:block; height:44px; margin:0 auto -44px; position:relative; top:-22px; width:44px;"></div>
</div>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/BjtFku0g5eg/" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Fenomena Lagu #2019GantiPresiden Oleh: Mardani Ali Sera (Inisiator Gerakan #2019GantiPresiden) Bismillah.. Alhamdulillah dgn izin Allah Swt, Mas Alang dkk kemarin launching remake video clip lagu #2019GantiPresiden hasil kolaborasi para pejuang kebaikan. Video versi full nya bisa dilihat di fanpage facebook atau official channel youtube saya. #LaguKeren2019GantiPresiden Enaknya era keterbukaan informasi ini, info dari banyak pihak bahwa lagu atau karya mereka diminati pasar dapat terkonfirmasi dgn mudah saat kita lihat jumlah viewers dan shared nya di situs spt youtube, facebook, IG ataupun Twitter dll. #LaguKeren2019GantiPresiden Alhamdulillah dalam kurang dari 20 jam, viewers di facebook sudah menembus 1 juta viewers, belum lagi pagi ini semua WAG dari Sabang sampai Merauke dari Pulau Rote hingga Miangas bahkan Sydney, Tokyo, New York, Istanbul hingga Rio de Jenario serentak pagi ini dibombardir #LaguKeren2019GantiPresiden Jika melihat pengalaman negara jiran, oposisi di sana efektif mengunakan social media sbg platform kampanye. Pidato Mahathir, Nurul Izzah hingga Lim Guan Eng melalui live Facebook terekam ditonton hingga ratusan ribu orang. Sementara kubu barisan nasional jauh di bawahnya. Prestasi #LaguKeren2019GantiPresiden jauh melampaui yg lain. Bahkan Berita Utama Majalah Tempo 4/6 menunjukkan dgn gampang Perang Tagar menunjukkan #2019GantiPresiden menang telak dibanding tagar lain. Angkat hingga lima kali lipat percakapan. Dlm data yg lain reachnya mencapai 260 jt akun dibanding 76 jt akun tagar lainnya. Dgn launching #LaguKeren2019GantiPresiden angkanya kian melambungkan gerakan ini. Semua ini, semoga menjadi tanda Yang Maha Kuasa menggerakkan hati2 rakyat pencinta negeri utk kian menyatukan langkah dalam gelombang #2019GantiPresiden. Dan alamiah jika pohon kian tinggi angin yg menerjang kian deras.  Karena itu, diserukan pada semua barisan pejuang #2019GantiPresiden ayo luruskan niat, rendahkan hati dan cerdaskan akal krn gerakan ini dlm rangka kita mencintai negeri tercinta; Indonesia.</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/mardanialisera/" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> Mardani Ali Sera</a> (@mardanialisera) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2018-06-07T01:09:34+00:00">Jun 6, 2018 at 6:09pm PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async defer src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Video-Klip-2019GantiPresiden.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
