<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Mobil Kepresidenan &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/mobil-kepresidenan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Aug 2023 07:54:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Mobil Kepresidenan &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mobil Kepresidenan Dunia, Simbol Prestise dan Keamanan</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/mobil-kepresidenan-dunia-simbol-prestise-dan-keamanan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[J61]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Aug 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Kepresidenan]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=133707</guid>

					<description><![CDATA[PinterPolitik.com Tampuk kepresidenan bukan hanya sekadar posisi politik, tetapi juga mewakili simbol kekuasaan, keamanan, dan prestise nasional. Salah satu aspek yang mencolok dari kepresidenan adalah penggunaan mobil kepresidenan, yang sering kali menjadi pusat perhatian publik. Mobil-mobil ini tidak hanya mengemban tugas transportasi dan keamanan, tetapi juga mencerminkan citra negara dan kepemimpinan. Berikut adalah daftar beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Tampuk kepresidenan bukan hanya sekadar posisi politik, tetapi juga mewakili simbol kekuasaan, keamanan, dan prestise nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu aspek yang mencolok dari kepresidenan adalah penggunaan mobil kepresidenan, yang sering kali menjadi pusat perhatian publik. Mobil-mobil ini tidak hanya mengemban tugas transportasi dan keamanan, tetapi juga mencerminkan citra negara dan kepemimpinan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut adalah daftar beberapa mobil kepresidenan yang ikonik dan memiliki makna khusus di berbagai negara:</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>1. The Beast (AS)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Mobil yang dikenal sebagai &#8220;The Beast&#8221; adalah mobil kepresidenan Amerika Serikat. Merupakan kendaraan kustom yang didesain untuk memberikan tingkat keamanan tertinggi bagi Presiden AS. Dilengkapi dengan pelindung serangan biologis, bahan bakar tahan ledakan, dan sistem komunikasi canggih, mobil ini merupakan simbol kekuatan dan keamanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>2. The Queen&#8217;s State Limousine (Inggris)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Inggris, Ratu Elizabeth II menggunakan State Limousine, yang juga memiliki fitur keamanan dan kenyamanan yang sangat canggih. Kendaraan ini sering digunakan dalam acara kenegaraan dan perjalanan resmi Ratu.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>3. The Aurus Senat (Rusia)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai simbol kemandirian dan prestise Rusia, Aurus Senat adalah mobil kepresidenan yang diperkenalkan oleh Vladimir Putin. Mobil ini mencerminkan upaya Rusia untuk mengurangi ketergantungan pada impor mobil mewah dan menciptakan merek dalam negeri yang mampu bersaing di pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>4. The Emperor&#8217;s Car (Jepang)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Jepang, mobil kepresidenan yang digunakan oleh Kaisar merupakan Toyota Century Royal yang elegan. Mobil ini menyampaikan nilai-nilai tradisional dan kesederhanaan Jepang, sambil memberikan kenyamanan dan teknologi modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>5. The Presidential State Car (India)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">India menggunakan beberapa jenis mobil untuk kepresidenan, termasuk Mercedes-Benz S-Class Guard yang dikenal dengan nama &#8220;The Presidential State Car&#8221;. Mobil ini memberikan keseimbangan antara kemewahan dan keamanan tingkat tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>6. The Blue House Hyundai Equus (Korea Selatan)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Korea Selatan menggunakan Hyundai Equus yang dimodifikasi sebagai kendaraan resmi. Ini mencerminkan perkembangan industri otomotif Korea Selatan dan juga menjadi simbol kebanggaan nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dibalik kemewahan dan keamanan yang disajikan oleh mobil-mobil kepresidenan ini, terdapat pesan yang lebih dalam. Mereka bukan hanya kendaraan fungsional, tetapi juga simbol budaya, identitas nasional, dan kebijaksanaan kepemimpinan. Meskipun perbedaan negara dan merek mobil, semua mobil kepresidenan ini berperan penting dalam mewakili karakteristik dan nilai-nilai dari negara tempat mereka digunakan. (J61)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="5Cjm-WMqNlQ"><iframe title="Cara Jitu Putin Habisi Musuh-musuhnya" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/5Cjm-WMqNlQ?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/the-aurus-senat-1024x576.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>JK ‘Rugi’ Jadi Wapres Jokowi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/jk-rugi-jadi-wapres-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2019 01:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Dinas Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Esemka]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Kepresidenan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Presiden Jusuf Kalla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=63715</guid>

					<description><![CDATA[“Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan mati-matian,” – Abdurrahman Wahid PinterPolitik.com Prahara anggaran boombastis mobil dinas Presiden dan para Menteri Kabinet Kerja jilid 2 menuai polemik. Beragam perspektif bermunculan, ada yang setuju karena faktor keamanan dan kenyamanan pejabat negara, disisi lain ternyata banyak juga yang menolak karena anggaran terlalu besar. Weeeitsss tapi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan mati-matian,” – Abdurrahman Wahid</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">P</span>rahara anggaran <em>boombastis </em>mobil dinas Presiden dan para Menteri Kabinet Kerja jilid 2 menuai polemik. Beragam perspektif bermunculan, ada yang setuju karena faktor keamanan dan kenyamanan pejabat negara, disisi lain ternyata banyak juga yang menolak karena anggaran terlalu besar.</p>
<p><em>Weeeitsss </em>tapi ada sesuatu yang menarik, selain jumlah besaran anggaran yang menohok, ternyata perusahaan yang mengajukan tender pun ikut jadi sorotan.</p>
<p>Ternyata <em>ehhh </em>ternyata, peserta lelang tender itu salah satunya milik keluarga Wakil Presiden Jusuf Kalla. <em>Weleeeh weleeeh, </em>Opa JK udah akhir masa jabatan masih aja usahain bisnis. Namanya juga bisnis, tetap berkembang dan mengembangkan, <em>heleeeh. </em></p>
<p>Namun, sayang seribu sayang, perusahaan keluarga Opa JK gagal mendapatkan tender mobil dinas Presiden dan para Menteri Kabinet Kerja jilid 2.</p>
<p><em>Ehmmm, </em>tumben jabatan tinggi gak ngaruh ke tender, <em>heleehhh, </em>baguslah, terhindar dari nepotisme. Menjunjung tinggi profesionalisme, <em>uhuuyyy.</em></p>
<p>Tapi kalau sekarang kita coba bayangin ada di suatu zaman yang suka nepotisme, pasti bisa ketebak kan Opa JK pasti sukses dan gampang dapetin tender itu? Apalagi jumlahnya yang fantastis, <em>cincayyy lah. </em></p>
<p>Kira-kira, kalau dibikin reka adegannya mungkin seperti ini, menjelang maghrib di pelataran Istana, Opa JK <em>nyolek </em>dan bilang ke Pakde. Pakde, proyek mobil dinas Presiden <em>oper-oper lah sini. </em></p>
<p><em>Weeeittss, </em>Pakde langsung menjawab, <em>heleeehh, </em>itu kan proyek mobil dinas Presiden, Opa gak boleh ikutan, <em>kan </em>aku Presidennya, <em>weleeeh weleeh.</em></p>
<p>Dalam hati Opa bergumam, <em>ehmmm, </em>iya juga sih. Tapi, Pakde kan Opa mau pensiun nih, gak apa-apa lah kasih Opa aja.</p>
<p>Pakde tetep bersikukuh, <em>ndak</em> bisa Opa, <em>ndak</em> bisa.</p>
<p>Akhirnya Opa <em>nyeletuk </em>bilang, yaudah proyek buat mobil dinas Wapres mana nih, biar Opa aja yang garap, kan mobil Wapres. Gapapa toh?</p>
<p>Sambil tersenyum, Pakde bisikin Opa. “Opa kan bentar lagi pensiun, pensiun jadi Wapres, jadi lebih baik pensiun juga ya jadi pengusaha, <em>weleeeh weleeh…</em>”</p>
<p>Ya tapi kan itu hanya dialog imajiner. Untung aja gak ada jual beli proyek ya untuk kasus pengadaan mobil dinas. Semoga aja bisa berlanjut ke proyek-proyek selanjutnya ya. (Z19)</p>


<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/jkw-jk-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Uu Nebeng Jokowi, Sikapnya Lancang?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/uu-nebeng-jokowi-sikapnya-lancang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2018 04:48:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Tasikmalaya]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Kepresidenan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Uu Ruzhanul Ulum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=19997</guid>

					<description><![CDATA[“Lebih baik fokus pada usaha sendiri untuk meraih kesuksesan, daripada sibuk dan merasa iri dengan prestasi orang lain.” PinterPolitik.com [dropcap]D[/dropcap]alam kunjungan Kepresidenan di Provinsi Jawa Barat, Presiden Jokowi mengajak Uu Ruzhanul ‘Ulum untuk semobil dengannya menuju Kabupaten Tasikmalaya. Uu yang merupakan Bupati Tasikmalaya dan juga Calon Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Ridwan Kamil, kemudian menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Lebih baik fokus pada usaha sendiri untuk meraih kesuksesan, daripada sibuk dan merasa iri dengan prestasi orang lain.”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]D[/dropcap]alam kunjungan Kepresidenan di Provinsi Jawa Barat, Presiden Jokowi mengajak Uu Ruzhanul ‘Ulum untuk semobil dengannya menuju Kabupaten Tasikmalaya.</p>
<p>Uu yang merupakan Bupati Tasikmalaya dan juga Calon Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Ridwan Kamil, kemudian menyampaikan kesan dan ketakjubannya bisa naik mobil dinas RI 1 langsung bersama Presiden Jokowi. Hmm, sekali seumur hidup katanya, <em>weleeeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Lah, emang selama dua periode jadi Bupati Tasikmalaya ga dapet mobil dinas ya? Atau mobil dinasnya tak terlalu nyaman?</p>
<p>Hmm, nikmati saja. Kan kalau nanti kepilih jadi Wakil Gubernur Jabar pasti agak naik kelas lah. Mobilnya aja pasti beda. Jadi kalau kepengen mobil yang nyaman kayak punya Presiden, menang aja dulu di Pilgub Jabar.</p>
<p>Ah, tapi masa jadi pejabat cuma mikirin kenyamanan mobil dinasnya aja sih, kapan mikirin kesejahteraan rakyatnya? <em>Weleeeeh weleeeh</em>. Masa mau jadi pejabat spesialis mobil dinas <em>ggggrrrrrrrr. </em></p>
<p>Uu mengaku deg-degan, karena baru kali pertama naik mobil RI 1 dan senang bisa bertukar pikiran bersama Presiden Jokowi.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">Momen Jokowi Semobil dengan Bupati Uu Ruzhanul <a href="https://t.co/kxVd6CheQ2">https://t.co/kxVd6CheQ2</a> <a href="https://t.co/CN0hLJEZek">pic.twitter.com/CN0hLJEZek</a></p>
<p>— detikFOTO (@detik_foto) <a href="https://twitter.com/detik_foto/status/953142637510344704?ref_src=twsrc%5Etfw">January 16, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>Katanya takjub, tapi kok Uu tampak ‘lancang’ mengomentari kondisi mobil Presiden, Uu menyatakan bahwa lampu mobil dinas kepresidenan sudah kusam dan memberi saran agar segera diganti, <em>weleeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Lem biru, lempar ganti yang baru, <em>uhuuuy.</em></p>
<p>Presiden Jokowi pun menanggapi <em>nyinyiran </em>Bupati Uu tentang lampu mobil RI 1 yang kusam dengan santai.</p>
<p>Kata Jokowi, wajarlah kusam kan mobil RI 1 yang dipakainya itu adalah warisan dari Presiden sebelumnya. Tuh, Presiden aja ga terlalu pusing mikirin mobil dinas, makanya Uu juga seharusnya ga perlu ribet sendiri.</p>
<p>Inget loh, kan Uu lagi<em> nebeng</em> di mobil dinas Presiden, jadi mending jaga sikap aja deh. Masa soal lampu kusam mobil dinas aja dikomentari langsung ke Presiden <em>hadeeeeeuuuhhh, kumaha ieu</em> <em>teh</em> Kang Uu.</p>
<p>Kalau tau gitu sih, mending ga usah barengan aja di mobil dinas RI 1, lancang sekali, <em>weleeeeh weleeeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/Jokowi-dan-Uu-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mobil Kepresidenan Pilihan Jokowi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/mobil-kepresidenan-pilihan-jokowi-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[E19]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Mar 2017 12:32:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik & Figure]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Kepresidenan]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=7686</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Kami sudah menyarankan untuk ganti mobil, tapi Presiden tetap bertahan untuk menggunakan mobil itu,&#8221; kata Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/3). PinterPolitik.com [dropcap size=big]T[/dropcap]ernyata sudah empat kali mobil dinas Presiden Joko Widodo mogok di tengah jalan. Mogok terbaru  dalam perjalanan Jokowi dan istri, Iriana, dari Mempawah ke Kubu Raya di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>&#8220;Kami sudah menyarankan untuk ganti mobil, tapi Presiden tetap bertahan untuk menggunakan mobil itu,&#8221; kata Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/3).</strong></em></p>
<hr />
<p><span style="color: #cedb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap size=big]T[/dropcap]ernyata sudah empat kali mobil dinas Presiden Joko Widodo mogok di tengah jalan. Mogok terbaru  dalam perjalanan Jokowi dan istri, Iriana, dari Mempawah ke Kubu Raya di Provinsi Kalimantan Barat, Jumat (18/3/2017). Mercedes Benz S600 Pullman Guard itu, yang jadi tumpa ngan resmi Presiden, memang bukan mobil baru, tapi bekas mobil dinas Presiden sebelumnya, yang usianya lebih dari 10 tahun.</p>
<p>Biasanya, Presiden baru di sejumlah negara, begitu dilantik langsung menggunakan mobil baru, yang sudah dipesan jauh-jauh hari. Beda dengan Jokowi, ketika memulai masa jabatannya sebagai presiden pada 20 Oktober 2014, dia memilih memakai mobil lama.</p>
<p>&#8220;Kami sudah menyarankan untuk ganti mobil, tapi Presiden tetap bertahan untuk menggunakan mobil itu,&#8221; kata Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/3).</p>
<p>Menurut Pramono, selama digunakan Presiden Jokowi, mobil kepresidenan itu sudah empat kali mogok. Tiga diantaranya terjadi saat Pramono mendampingi Presiden. Dan pekan lalu, dalam kunjungan kerja di Kalimantan Barat, mobil itu mogok lagi.</p>
<p>Mengenai cerita mobil orang nomor 1 di Indonesia itu mogok di Kalimantan Barat, Kepala Biro Pers Istana, Bey Machmudin, mengatakan, pada saat itu mobil ditumpangi Presiden dan Ibu Negara, dari Mempawah menuju Kubu Raya. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit,  tiba-tiba mobil bermasalah pada setting gas.</p>
<p>Nah, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana terpaksa pindah mobil. Hanya dalam hitungan lima menit, Jokowi dan Iriana sudah berada di mobil Toyota Alphard, yang sebelumnya digunakan rombongan Istana Kepresidenan. Seperti biasa, sesuai ketentuan, ajudan lebih dulu mengecek situasi mobil, baru Ibu Negara naik disusul Presiden.</p>
<p><strong>Dipinjamkan Negara ke SBY</strong></p>
<p>Secara terpisah, Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala mengatakan, sekarang ini ada delapan mobil kepresidenan, semuanya Mercedes Benz S-600.Satu dipinjamkan oleh negara kepada Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Dengan demikian tujuh berada di “garasi” Istana Negara, yang dipakai oleh Presiden dan wakil Presiden.</p>
<p><figure id="attachment_7689" aria-describedby="caption-attachment-7689" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-7689" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/016287700_1477640333-20161028-Serahkan-Gratifikasi-ke-kpk-HA5-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/016287700_1477640333-20161028-Serahkan-Gratifikasi-ke-kpk-HA5-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/016287700_1477640333-20161028-Serahkan-Gratifikasi-ke-kpk-HA5-135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/016287700_1477640333-20161028-Serahkan-Gratifikasi-ke-kpk-HA5-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/016287700_1477640333-20161028-Serahkan-Gratifikasi-ke-kpk-HA5-125x125.jpg 125w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/016287700_1477640333-20161028-Serahkan-Gratifikasi-ke-kpk-HA5.jpg 355w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-7689" class="wp-caption-text">Kepala Sekretariat Presiden, Darmansjah Djumala. (Foto: Liputan6)</figcaption></figure></p>
<p>Mengenai mobil yang dipakainya, SBY membantah telah meminjam mobil dinas kepresidenan dari negara. Ia mengaku justru mobil dinas itu diserahkan kepadanya setelah masa jabatannya sebagai Presiden berakhir. SBY merasa hal ini sudah sesuai Pasal 8 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978, bahwa mantan Presiden dan Wakil Presiden disediakan sebuah kendaraan milik negara beserta pengemudinya.</p>
<p>&#8220;Dasar hukumnya sangat jelas. Karenanya, ketika setelah 20 Oktober 2014 mobil yang telah tujuh tahun saya gunakan itu diantar dan diserahkan ke rumah saya, saya nilai tidak salah,&#8221; kata SBY dalam keterangan tertulis, Selasa (21/3/2017).</p>
<p>SBY mengatakan, mobil tersebut sangat jarang dia gunakan. Terakhir kali ia menaiki mobil itu pada September 2016. Waktu itu, baru digunakan sekitar 20 menit langsung rusak. “Mobil tersebut kini berusia 10 tahun dan mudah sekali mengalami gangguan,&#8221; katanya SBY.</p>
<p>Sudah agak lama SBY berencana menyerahkan mobil tersebut ke negara. Ia sudah memberitahu staf dan unsur Paspampres yang melekat. Namun, rangkaian perbaikan baru selesai minggu lalu.</p>
<p>&#8220;Tidak mungkin saya kembalikan mobil tersebut dalam keadaan rusak,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Saya sedih, justru dengan niat baik itu, hari ini pemberitaan media sangat menyudutkan saya, seolah saya bawa mobil yang bukan hak saya,&#8221; katanya.</p>
<p>Berita terbaru, Rabu (22/3), SBY sudah mengembalikan mobil dinas kepresidenan itu ke Istana. Kepala Sekretariat Presiden, Darmansjah Djumala, mengatakan, mobil diantar ke Istana, Rabu siang.</p>
<p>Mobil tersebut diserahterimakan secara resmi dengan berita acara.Saat ini, mobil disimpan di garasi Istana Negara.&#8221;Akan kita <em>check up, tune up</em> untuk memenuhi standar mobil kepresidenan,&#8221; ucap Djumala.</p>
<p><strong>Mobil Para Kepala Negara</strong></p>
<p>Mobil kepala negara dan kepala pemerintahan memang beda. Masing-masing punya spesifikasi khusus yang memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpangnya. Misalnya, bodi dan kaca tahan peluru dan ledakan ringan. Ban dirancang tahan lama tanpa udara, serta berbagai fasilitas lainnya.</p>
<p>Mobil kepresidenan menjadi fasilitas yang benar-benar dipersiapkan untuk kepala negara atau kepala pemerintahan agar dapat menjalankan tugasnya dengan lancar. Terutama sebagian besar fitur mobil dirancang untuk menjaga keselamatan Presiden atau perdana menteri.</p>
<p>Beberapa di antaranya, karena kecanggihan dan kemewahannya, menjadi “buah bibir” masyarakat dunia. Pers pun berupaya keras menggali informasi mengenai fasilitas-fasilitas mobil tersebut. Harganya tentu “selangit”.</p>
<p>Mobil kenegaraan yang ditumpangi Perdana Menteri Malaysia adalah Maybach 62. Mobil ini dilengkapi dengan fitur canggih, dengan  kursi setaraf <em>business class</em>, dilengkapi dengan meja piknik dan berbagai lapisan alat keamanan. Mobil ini dibanderol dengan harga US$ 394.000 atau setara dengan Rp 5,4 miliar.</p>
<p>Pemerintah Inggris mengoperasikan Jaguar XJ Sentinel, seharga Rp 6,31 miliar, sebagai mobil dinas. Ini adalah kendaraan utama yang digunakan oleh Perdana Menteri Inggris. Kabarnya, selain dilengkapi dengan baja tembus peluru, mobil ini dipersenjatai secara tersembunyi dengan mesin super-canggih, V8 engine.</p>
<p>Seperti halnya Malaysia, Thailand juga memilih Maybach 62 Limousine seharga Rp 6,94 miliar. Maybach 62 Limousine merupakan mobil resmi untuk Raja Thailand dan keluarganya.Mobil ini dilengkapi dengan mesin V12 dan interior yang sangat indah. Selain itu  dilengkapi dengan fitur elektronik, seperti sistem DVD dan VCD, kulkas, dan video games.</p>
<p>Vatikan mengoperasikan Mercedes-Benz M-Class seharga Rp 7,29 miliar. Mobil berwarna putih ini adalah  keluaran khusus, yang sengaja didesain untuk dapat mengantar Uskup Agung bepergian.</p>
<p>Berikutnya, Tiongkok, mengoperasikan Hongqi Limousine seharga Rp 11,1 miliar. Ini mobil termahal di Tiongkok.Mobil ini mampu mencapai kecepatan 100 km per jam dalam 8 detik.</p>
<p>Bagaimana dengan Amerika Serikat? Pada masa Presiden Barack Obama, AS punya mobil kepresidenan yang dikeluarkan oleh Cadillac Mobil yang sehari-hari digunakan oleh Obama untuk menjalankan tugas kenegaraan itu merupakan mobil terbaik di kelasnya lantaran memiliki spesifikasi yang canggih.</p>
<p>Mobil dinas yang dijuluki “The Beast” itu berlapis baja yang dilengkapi dengan sistem komunikasi dan kaca anti peluru. Kabin mobil dilengkapi dengan berbagai fasilitas keamanan lainnya, seperti gas antiracun dan dikenal punya kestabilan tinggi.</p>
<p>Lalu, mobil apa yang dipakai Donald Trump, Presiden ke-45 AS sejak 20 Januari 2017 lalu? Ya, masih “The Beast” dari Cadillac, tentunya produk terbaru.Semua fitur mobil kepresidenan  Trump dirahasiakan. Yang dapat diterka, mobil itu berlapiskan baja dan kaca antipeluru.Para pejabat Gedung Putih telah membuat kontrak untuk membeli mobil baru itu, yang disebut “Presidential State Car” (Mobil Kepresidenan).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-7688 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Mobil-kenegaraan-01-1024x832.jpg" alt="Mobil Kepresidenan Pilihan Jokowi" width="696" height="566" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Mobil-kenegaraan-01-1024x832.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Mobil-kenegaraan-01-696x565.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Mobil-kenegaraan-01-1068x867.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Mobil-kenegaraan-01-517x420.jpg 517w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Mobil-kenegaraan-01-300x244.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Mobil-kenegaraan-01-768x624.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Mobil-kenegaraan-01.jpg 1800w" sizes="(max-width: 696px) 100vw, 696px" /></p>
<p>Seperti yang dilansir oleh <strong><em>dailymail.co.uk</em></strong>, di dalam dokumen dijelaskan bahwa GM telah membayar total Rp196 miliar untuk mengembangkan mobil kepresidenan. Gedung putih  diduga mengembangkan 12 mobil yang dikerahkan di seluruh dunia untuk melindungi Presiden, dengan harga Rp19,6 miliar per mobil.</p>
<p>Walaupun penampilan mobil tersebut tergolong biasa, bila dilihat dari luar, tetapi di lapisan bawah memiliki sesuatu yang tak biasa. Mobil itu diperkirakan seberat 8 ton. Setiap pintu berketebalan sekitar 8 inci, dan masing-masing berat pintu sama dengan pintu pesawat Boeing 747, yang benar-benar menutup bagian kabin untuk melindungi dari serangan bahan kimia dan lainnya.</p>
<p>Ratu Elizabeth dari Inggris menggunakan mobil Bentley State Limousine untuk aktivitas kenegaraan sehari-hari. Mobil yang dimodifikasi pada 2002 itu dirancang hampir sama dengan mobil berkelas lain, seperti Mercedes Benz.</p>
<p>Sementara itu, Presiden Rusia biasanya menggunakan mobil mewah Mercedes Benz S-Class Limousine. Mobil produksi Jerman ini memiliki kerangka berlapis baja yang anti peluru serta memiliki sistem komunikasi tercanggih, yang memudahkan Presiden berkomunikasi dan berkoordinasi dengan siapa pun, sesuai dengan keperluannya dan dimana pun dia berada.</p>
<p><strong>Pandangan Filsuf Plato </strong></p>
<p>Tugas memimpin sebuah negara sungguh berat, dan oleh karena itu, harus disingkirkan hal-hal yang dapat menghambat kelancaran tugas tersebut. Maka pemimpin dilengkapi dengan berbagai prasarana dan sarana, termasuk ide dan pandangan dari pihak lain.</p>
<p><figure id="attachment_7687" aria-describedby="caption-attachment-7687" style="width: 218px" class="wp-caption alignleft"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-7687" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Immanuel_Kant_3-218x300.jpg" alt="" width="218" height="300" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Immanuel_Kant_3-218x300.jpg 218w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Immanuel_Kant_3-696x958.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Immanuel_Kant_3-305x420.jpg 305w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Immanuel_Kant_3-768x1057.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Immanuel_Kant_3-744x1024.jpg 744w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/Immanuel_Kant_3.jpg 1038w" sizes="auto, (max-width: 218px) 100vw, 218px" /><figcaption id="caption-attachment-7687" class="wp-caption-text">Immanuel Kant, Filsuf Jerman. (Foto: Wikipedia)</figcaption></figure></p>
<p>Berkaitan dengan tugas memimpin negara, kita teringat akan pandangan filsuf asal Jerman, Immanuel Kant, yang menyebutkan, untuk membangun sebuah negara yang ideal diperlukan sebuah konsep yang baik. Pada negara yang ideal harus terdapat tiga golongan, yang menjadi bagian terpenting. Gambaran Plato tentang negara diilustrasikan dengan bagian tubuh manusia, yang terdiri atas tiga bagian, yaitu kepala, dada dan perut. Negara mempunyai pemimpin, pembantu atau pelengkap, dan pekerja.</p>
<p>Sebagaimana manusia yang hidup sehat dan selaras mempertahankan keseimbangan dan kesederhanaan, begitu pula dengan negara yang baik ditandai oleh adanya kesadaran setiap orang akan tempat masing-masing.</p>
<p>Menurut Plato, terciptanya negara yang baik bergantung pada siapa yang memerintah. Jika akal yang memerintah, sebagaimana kepala mengatur tubuh, maka filsuflah yang mengatur masyarakat. Maka, dia berpendapat negara yang baik tidak akan pernah ada apabila filsuf belum menjadi pemimpin di negara tersebut.</p>
<p>Dalam konteks fasilitas negara untuk pemimpin, menurut kita, sepanjang fasilitas yang lama masih dapat dimanfaatkan secara maksimal atau 100 persen, sungguh tepat. Dana untuk membeli yang baru dapat dipakai untuk kebutuhan lain. Di sini berlaku prinsip efektif dan efisien, yang sama-sama jalan dan berfungsi.</p>
<p>Tapi, apabila fasilitas lama atau bekas itu sudah sering bermasalah, hingga dapat menimbulkan ketidaksukaan, maka perlu dipertimbangkan untuk segera diganti  dengan yang baru, sesuai ketentuan perundang-undangan. Sebab perasaan yang sempat terganggu karena mobil mogok, misalnya, akan dapat memengaruhi langgam kerja.</p>
<p>Sekalipun demikian, kita menghargai pilihan Presiden Jokowi untuk tetap menggunakan mobil kepresidenan yang lama sampai masa jabatannya berakhir nanti.Semoga mobil kepresidenan itu tidak mogok lagi. (Berbagai Sumber/E19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/2017-03-23-ILUSTRASI-mobil-kepresidenan-jokowi-pinter2-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
