<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Menteri Susi Pudjiastuti &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/menteri-susi-pudjiastuti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Oct 2019 02:03:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Menteri Susi Pudjiastuti &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kabinet Baru, Sayonara  Bu Susi?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/kabinet-baru-sayonara-bu-susi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2019 02:53:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[menteri jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Susi Pudjiastuti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=66749</guid>

					<description><![CDATA[Susi dinilai gagal sebagai menteri, pertumbuhan ekonomi sektor perikanan turun sejak 2015, tidak fokus tingkatkan kapasitas daya saing nelayan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Kabinet-Baru-Sayonara-Bu-Susi-.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-66699 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Kabinet-Baru-Sayonara-Bu-Susi-.jpg" alt="kegagagalan Menteri Susi Pudjiastuti" width="1080" height="1199" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Kabinet-Baru-Sayonara-Bu-Susi-.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Kabinet-Baru-Sayonara-Bu-Susi--270x300.jpg 270w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Kabinet-Baru-Sayonara-Bu-Susi--768x853.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Kabinet-Baru-Sayonara-Bu-Susi--922x1024.jpg 922w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Kabinet-Baru-Sayonara-Bu-Susi--696x773.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Kabinet-Baru-Sayonara-Bu-Susi--1068x1186.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Kabinet-Baru-Sayonara-Bu-Susi--378x420.jpg 378w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
<p>Susi dinilai gagal sebagai menteri, pertumbuhan ekonomi sektor perikanan turun sejak 2015, tidak fokus tingkatkan kapasitas daya saing nelayan</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Kabinet-Baru-Sayonara-Bu-Susi--922x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menteri Susi, si Ratu Catwalk</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/menteri-susi-si-ratu-catwalk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2018 11:45:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Susi Pudjiastuti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=42587</guid>

					<description><![CDATA[Dalam hal gaya, berenanglah mengikuti arus; soal prinsip, berdirilah seperti batu karang.&#8221; ~Thomas Jefferson PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]enuh gaya dan sensasi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tidak pernah sepi dari pemberitaan media tanah air. Bahkan tak jarang juga Susi menghiasi feed instagram akun Lambe Turah. Bisa dibilang itu merupakan salah satu indikator penentu puncak sensasional dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Dalam hal gaya, berenanglah mengikuti arus; soal prinsip, berdirilah seperti batu karang.&#8221; ~Thomas Jefferson</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">[dropcap]P[/dropcap]enuh gaya dan sensasi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tidak pernah sepi dari pemberitaan media tanah air. Bahkan tak jarang juga Susi menghiasi feed instagram akun Lambe Turah. Bisa dibilang itu merupakan salah satu indikator penentu puncak sensasional dan fenomenalnya seseorang. </span><i><span style="font-weight: 400;">Wow, wow, wow…</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kali ini, Susi kembali membuat geger masyarakat setanah air, yakni dengan menjadi peragawati di acara Jakarta Fashion Week 2018.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Foto dan video Susi sedang melenggak-lenggok di atas catwalk mengenakan busana rancangan desainer kenamaan Anne Avantie, dengan kacamata hitam, anting besar, sepatu boot, serta turban di atas kepalanya, membuat masyarakat terkagum-kagum. </span><i><span style="font-weight: 400;">Kok</span></i><span style="font-weight: 400;">, </span><i><span style="font-weight: 400;">badass</span></i> <i><span style="font-weight: 400;">banget</span></i><span style="font-weight: 400;"> ya menteri kita satu ini. </span><i><span style="font-weight: 400;">Hehehe.</span></i></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">Yoeh</span></i><span style="font-weight: 400;">, dibanding terlihat seperti tante-tante genit apalagi nenek-nenek lincah, Bu Menteri kita satu ini hampir terlihat sepeti model profesional. Jalannya mantap. Meski kesan tomboy tetap terpancar, namun jalannya </span><i><span style="font-weight: 400;">nggak</span></i> <i><span style="font-weight: 400;">ngangkang dong</span></i><span style="font-weight: 400;">. Elegan… </span><i><span style="font-weight: 400;">Ntap…</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Melenggang di </span><i><span style="font-weight: 400;">runaway</span></i><span style="font-weight: 400;">  sebenarnya bukanlah hal yang asing bagi seorang Susi. Sebelumnya doi juga pernah menjadi peragawati di Jember Fashion Carnaval (JFC), dan di Show Tunggal Anne Avantie bertajuk Sekarayu Sriwedari. Tapi, kali ini Susi bersedia menjadi model </span><i><span style="font-weight: 400;">catwalk</span></i><span style="font-weight: 400;"> dengan niat yang berbeda.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Keikutseraan <a href="https://pinterpolitik.com/menteri-susi-model-nyentrik/">Menteri Susi</a>i dalam pagelaran busana desainer ternama Anne Avantie ini ternyata bukan tanpa syarat </span><i><span style="font-weight: 400;">loh</span></i><span style="font-weight: 400;">. Ada misi kemanusiaan yang ingin diutarakan pada masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Saat diminta untuk tampil, Susi langsung menodong Anne untuk memberikan 10 kapal. </span><i><span style="font-weight: 400;">Nah</span></i><span style="font-weight: 400;">, kapal-kapal tersebut akan diberikan kepada para nelayan korban bencana di Palu dan Donggala.</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">Waduh</span></i><span style="font-weight: 400;">, mantap ya. Mungkin baru kali ini ada model catwalk yang dibayar bukan pakai uang, tapi pakai kapal. Gereget </span><i><span style="font-weight: 400;">banget</span></i><span style="font-weight: 400;">…</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Duh, duh, duh, kayaknya boleh juga nih Bu Susi pakai popularitasnya untuk membantu nelayan-nelayan kita di daerah lain yang juga hidup kesusahan. Siapa tahu bisa jadi model internasional, jadi dapat sumbangan kapalnya bisa lebih banyak. </span><i><span style="font-weight: 400;">Wkwkwkwk.</span></i><span style="font-weight: 400;"> (E36)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/10/Susi-Pudjiastuti.-Foto-Kompas.com_.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Susi, Ronggeng Monyet Dermawan</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/susi-ronggeng-monyet-dermawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2018 05:36:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Danau Sunter]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Susi Pudjiastuti]]></category>
		<category><![CDATA[Sandiaga Uno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=22434</guid>

					<description><![CDATA[Usai memenangi perlombaan di Festival Danau Sunter,  Menteri Susi “dibayar” makan bersama dengan para nelayan Jakarta Utara. PinterPolitik.com “Saya yakin bahwa kehidupan yang sederhana dan tidak berprasangka adalah yang terbaik bagi siapapun, juga baik untuk tubuh dan pikiran.” ~ Albert Einstein [dropcap]F[/dropcap]estival Danau Sunter yang digelar Minggu (25/2) kemarin, sejatinya adalah “pertarungan” antara Menteri Kelautan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Usai memenangi perlombaan di Festival Danau Sunter,  Menteri Susi “dibayar” makan bersama dengan para nelayan Jakarta Utara.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><strong>“Saya yakin bahwa kehidupan yang sederhana dan tidak berprasangka adalah yang terbaik bagi siapapun, juga baik untuk tubuh dan pikiran.” ~ Albert Einstein</strong></p>
<p>[dropcap]F[/dropcap]estival Danau Sunter yang digelar Minggu (25/2) kemarin, sejatinya adalah “pertarungan” antara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Mereka saling bertaruh untuk mengetahui siapa yang harus melakukan tantangan dari keduanya.</p>
<p>Susi yang mendayung dengan perahu, ternyata mampu memenangi pertandingan melawan Sandi yang memilih berenang melintasi danau. Jadi tak heran, bila Sandi yang harus menerima tantangan Menteri Susi untuk menciptakan Danau Sunter layaknya danau di Genewa, Swiss.</p>
<p>Tapi di balik pertaruhan ego kedua pejabat tersebut, ada pihak ketiga yang diuntungkan. Siapa lagi kalau bukan warga Jakarta, khususnya warga Sunter. Selain ke depannya Danau Sunter akan menjadi destinasi wisata baru di Jakarta, perayaan Festival Danau Sunter juga memberikan hiburan gratis tersendiri.</p>
<p>Jadi enggak heran kalau kemarin, Menteri Susi mengaku berasa jadi Ronggeng Monyet sehari. Gimana enggak? Pertarungannya dengan Sandiaga, disaksikan oleh ratusan – atau bahkan ribuan warga Jakarta. Sementara dirinya mengayuh perahu, masyarakat asyik nontonin kemampuan yang dimilikinya.</p>
<blockquote class="twitter-video" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">Menteri <a href="https://twitter.com/susipudjiastuti?ref_src=twsrc%5Etfw">@susipudjiastuti</a> menantang Pemkot DKI Jakarta untuk menciptakan danau serta ruang publik yang lebih bersih. <a href="https://twitter.com/hashtag/CNNIDGoodMorning?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#CNNIDGoodMorning</a><a href="https://t.co/h6qv1qqqEB">https://t.co/h6qv1qqqEB</a> <a href="https://t.co/aOvldP6enQ">pic.twitter.com/aOvldP6enQ</a></p>
<p>— CNN Indonesia Daily (@CNNIDdaily) <a href="https://twitter.com/CNNIDdaily/status/967925277463535616?ref_src=twsrc%5Etfw">February 26, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Belum lagi teriakan Gubernur DKI Anies Baswedan yang meminta penonton bertepuk tangan bagi keduanya, supaya bertandingan berjalan meriah. <em>Haduuuh</em> sambil mendayung, Menteri Susi mungkin berpikir tengah menjadi monyet tontonan kali ya. Bedanya yang nonton enggak dimintain saweran ya, Bu.</p>
<p><em>Ngomong-ngomong</em> bayaran, ternyata eh ternyata, enggak betul tuh kalau kemarin Menteri Susi enggak dibayar. Sebab, ia mengaku hanya mau bertanding kalau ada bayarannya dari panitia. <em>Wuaaduuh,</em> kok begitu sih? Emangnya gaji menteri masih kurang ya? Hmmm, tapi cukup kok. Sebab bayarannya enggak berupa uang.</p>
<p>Bayaran yang diminta Menteri Susi enggak banyak kok, cuma minta panitia mengundang  para nelayan di Jakarta Utara dan memberi mereka makanan enak setelah perlombaan. <em>Wiiidiih, muaantaap</em>!! Menteri Susi emang canggih deh. Kalau begini, jangan kapok jadi ronggeng monyet ya, Bu. (R24)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/02/Sandi-Susi.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Ditundanya Larangan Cantrang</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/kisah-ditundanya-larangan-cantrang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jan 2018 10:46:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[cantrang]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Susi Pudjiastuti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=20100</guid>

					<description><![CDATA[Setelah masalah pengeboman kapal menyurut, Presiden Jokowi kembali membuat keputusan yang mengejutkan. Penerapan larangan cantrang ditunda! Kok ajaib bisa ditunda tiba-tiba ya? PinterPolitik.com “Soal cantrang kan ada dua persepsi. Ibu Susi kan menyatakan cantrang sama dengan trawl. Nah, nelayan menyatakan cantrang bukan trawl. Ya, orang Jawa menyebut cantrang.” ~ Enthus Susmono [dropcap]B[/dropcap]agi sebagian besar masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Setelah masalah pengeboman kapal menyurut, Presiden Jokowi kembali membuat keputusan yang mengejutkan. Penerapan larangan cantrang ditunda! Kok ajaib bisa ditunda tiba-tiba ya?</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><strong>“Soal cantrang kan ada dua persepsi. Ibu Susi kan menyatakan cantrang sama dengan trawl. Nah, nelayan menyatakan cantrang bukan trawl. Ya, orang Jawa menyebut cantrang.” ~ Enthus Susmono</strong></p>
<p>[dropcap]B[/dropcap]agi sebagian besar masyarakat Indonesia yang tinggal di perkotaan, nama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti sangat tenar dan kerap dielu-elukan. Tapi di wilayah pesisir dan perkampungan nelayan, tidaklah begitu. Bagi para nelayan, kebijakan Susi kerap dianggap tidak memihak pada nasib dan penghidupan mereka.</p>
<p>Apa pasal? Tentu saja karena masalah pelarangan penggunaan jala cantrang. Pelarangan ini sebenarnya sudah disosialisasikan cukup lama, dan selama itu pula masyarakat nelayan menolaknya. Apapun alasannya, termasuk urusan pelestarian ikan di laut sekalipun, pokoknya nelayan tetap menolak.</p>
<p>Akibatnya, Rabu (17/1) kemarin, ratusan nelayan dari berbagai wilayah pun berduyun-duyun demo di depan Istana. Padahal di saat yang sama, Presiden Jokowi sedang melantik empat orang pejabat negara yang untuk menentukan namanya saja, sudah bikin ia tidak bisa tidur berhari-hari.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">Win-Win Solution dari Presiden <a href="https://twitter.com/jokowi?ref_src=twsrc%5Etfw">@jokowi</a> &amp; Menteri <a href="https://twitter.com/susipudjiastuti?ref_src=twsrc%5Etfw">@susipudjiastuti</a> sedikit bandel stylenya tapi efektif. <a href="https://twitter.com/hashtag/JokowiMembangunIndonesia?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#JokowiMembangunIndonesia</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/Cantrang?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#Cantrang</a> <a href="https://twitter.com/PEDOMAN_id?ref_src=twsrc%5Etfw">@PEDOMAN_id</a>  <a href="https://twitter.com/Jokowinomics_id?ref_src=twsrc%5Etfw">@Jokowinomics_id</a><br />
Susi: Saya ingin Anda-anda menguasai laut Indonesia, bukan kapal-kapal ikan asing! Hidup nelayan Indonesia! <a href="https://t.co/3i4fW4HI2Q">pic.twitter.com/3i4fW4HI2Q</a></p>
<p>— Fadjroel Rachman (@fadjroeL) <a href="https://twitter.com/fadjroeL/status/953816743868170241?ref_src=twsrc%5Etfw">January 18, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Gara-gara ketambahan tamu “tak diundang” yang jumlahnya jauh lebih banyak dari tamu yang resmi diundang, rasanya tak pantas bila Presiden tidak menerima mereka. Maka untuk menghormati para nelayan yang sudah jauh-jauh datang ini, diterima lah lima orang perwakilannya, salah satunya Bupati Tegal Enthus Susmono.</p>
<p>Sebagai sosok yang berpengalaman sebagai dalang, Enthus terpilih menjadi jurubicara dari perwakilan ini. Layaknya seseorang yang paham betul dengan berbagai filsafat Jawa, maka di hari Rabu, hari yang kabarnya merupakan hari favorit Jokowi karena merupakan hari kelahirannya, keputusan pelarangan cantrang itu pun ditunda tanpa batas waktu tertentu. Ajaib!</p>
<p>Entah mungkin akibat kurang tidur atau karena sudah pusing lihat tamunya yang datang kebanyakan, Jokowi pun tiba-tiba memutuskan menyetujui keinginan para nelayan. Tapi efeknya dahsyat, karena membuat ratusan nelayan di luar Istana langsung memutuskan pulang dengan perasaan gembira.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan Menteri Susi? Ternyata ibu satu ini, usai menghadiri pelantikan Menteri Sosial langsung menemui para nelayan tersebut di depan istana. Bahkan setelah perwakilan nelayan di terima Presiden, Menteri dengan gaya <em>ngoboy </em> ini sempat berbicara pula dengan mereka. Bagaimana ceritanya? Baca saja ditulisan lainnya. (R24)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/Nelayan-Cantrang.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menteri Berprestasi Kok Digoyang</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/menteri-berprestasi-kok-digoyang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Aug 2017 05:33:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kelautan dan Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Susi Pudjiastuti]]></category>
		<category><![CDATA[perombakan kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<category><![CDATA[reshuffle]]></category>
		<category><![CDATA[Rini Soemarno]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Mulyani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=12647</guid>

					<description><![CDATA[Isu perombakan kabinet masih terus bergulir, bahkan mulai banyak selentingan yang menggoyang beberapa menteri berprestasi. Mengapa? PinterPolitik.com [dropcap size=big]S[/dropcap]udah lama isu perombakan kabinet (reshuffle) Indonesia Kerja terdengar, namun hingga kini masih sebatas rumor belaka. Belakangan isu ini tidak hanya membuat para menteri yang belum bekerja maksimal menjadi was-was, tapi juga memunculkan selentingan tidak sedap dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4>Isu perombakan kabinet masih terus bergulir, bahkan mulai banyak selentingan yang menggoyang beberapa menteri berprestasi. Mengapa?</h4>
<hr />
<p><span style="color: #cfdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap size=big]S[/dropcap]udah lama isu perombakan kabinet (<em>reshuffle</em>) Indonesia Kerja terdengar, namun hingga kini masih sebatas rumor belaka. Belakangan isu ini tidak hanya membuat para menteri yang belum bekerja maksimal menjadi was-was, tapi juga memunculkan selentingan tidak sedap dari pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi, agar para menteri berprestasi ikut terguncang kedudukannya.</p>
<p>Menurut seorang sumber, berbagai serangan belakangan ini mulai santer ditujukan ke beberapa menteri yang memiliki kinerja berprestasi, terutama melalui berbagai masalah yang terkait dengan kementeriannya. Pihak yang ingin mengail di air keruh ini berusaha mencari celah keburukan maupun kegagalan menteri tersebut, agar diganti.</p>
<p>“Isu <em>reshuffe</em> kabinet ini terus digoreng oleh orang-orang yang ‘lahannya’ terusik oleh menteri-menteri tersebut. Mereka adalah para mafia yang penghasilannya terganggu oleh sepak terjang menteri-menteri tersebut,” kata sumber tersebut di Jakarta, Sabtu (5/8). Ia juga menambahkan kalau serangan kepada menteri anti-mafia tersebut sifatnya tidak hanya masif, karena sejumlah isu yang sudah ‘basi’ juga dihangatkan kembali untuk menyudutkan menteri tersebut.</p>
<p>Padahal, lanjutnya, meski menjadi bidang kerjanya, persoalan-persoalan tersebut tidak ada kaitannya dengan kinerja menteri saat ini. “Bahkan ada isu yang sudah berumur 10 tahun, tetapi sengaja dimunculkan kembali biar menteri itu diganti. Padahal kalau dirunut, justru persoalan-persoalan tersebut terjadi pada pemerintahan lalu dan saat ini sedang dibenahi oleh menteri yang bersangkutan,” jelasnya.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">Jokowi Tepat Tendang Sri Mulyani <a href="https://twitter.com/hashtag/reshuffle?src=hash">#reshuffle</a> <a href="https://t.co/6UVIX06iEp">https://t.co/6UVIX06iEp</a></p>
<p>— RMOL.CO (@rmolco) <a href="https://twitter.com/rmolco/status/884966833555513344">July 12, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="//platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto pernah meminta Presiden Joko Widodo untuk mengganti Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. “Kami berbicara tentang Menteri BUMN Ibu Rini Soemarno bukan bicara aspek pribadi. Kami berbicara aspek kebijakan-kebijakan politiknya,” kata Hasto di kantor DPP PDIP, Kamis (13/7).</p>
<p>Hasto menyebutkan kebijakan-kebijakan Menteri Rini yang dianggap bermasalah, di antaranya soal kebijakan penyertaan modal negara dan perpanjangan Pelindo II. “Kami tidak berbicara orang per orang, tapi aspek kinerjanya. Ketika kerjanya itu ternyata tidak sejalan dengan garis kebijakan ekonomi Bapak Presiden, ya partai memberikan masukan-masukan,” ucapnya.</p>
<p>Selain Rini, menteri lainnya yang ikut digoyang adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. “Saya heran juga, kenapa Ibu Susi mau di-<em>reshuffle</em>, orang dia (Susi) itu kerja kok, sudah kelihatan kerjanya malah mau ditendang. Jelas-jelas ibu Susi ini berantas mafia, malah dijegal,&#8221; kata seorang warga, Nunuk Istriani ketika ditemui di bazar ikan murah yang diselenggarakan Kementerian Kelautan dan Perikanan di lapangan parkir pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta, Minggu (6/8).</p>
<p>Hal senada juga diungkapkan oleh Soedjatmoko yang menyatakan Presiden Jokowi akan menyesal jika sampai mengikuti bisikan dari orang di sekitarnya. “Aduh, jangan <em>deh</em>, jangan di-<em>reshuffle</em>. Nanti rugi dan <em>nyesel loh</em>, jarang ada sosok perempuan yang pintar dan tegas seperti beliau. Mau jadi apa laut dan nelayan Indonesia nantinya tanpa Ibu Susi. Kalau di-<em>reshuffle</em> terus jadi Wakil Presiden warga Indonesia pasti oke-oke aja,” katanya.</p>
<p>Santernya isu yang menerpa dan berusaha mengguncang kinerjanya, tidak ditampik oleh Susi. Ia mengakui kalau selama ini ada kalangan yang mencoba menggoyang kursinya. “Kalau bikin kebijakan baik <em>kan</em>, apa yang saya lakukan mengganggu <em>comfort zone</em>. <em>Comfort zone</em> dari orang yang selama ini mendapat keuntungan besar dengan cara tidak benar. Jadi pasti banyak yang tidak suka,” jawab Susi santai, Selasa (18/7) lalu.</p>
<p>(Suara Pembaruan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/08/reshuffle-1024x725.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
