<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>mendunia &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/mendunia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Sep 2023 04:37:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>mendunia &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Starbucks, Kedai Kopi Kecil yang Mendunia</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/starbucks-kedai-kopi-kecil-yang-mendunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A49]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 04:37:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[Gordon Bowker]]></category>
		<category><![CDATA[Jerry Baldwin]]></category>
		<category><![CDATA[kedai]]></category>
		<category><![CDATA[kedai kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[mendunia]]></category>
		<category><![CDATA[seattle]]></category>
		<category><![CDATA[socioloop]]></category>
		<category><![CDATA[Starbucks]]></category>
		<category><![CDATA[Zev Siegl]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=136959</guid>

					<description><![CDATA[socioloop.co Starbucks, sebuah nama yang hampir tak terpisahkan dari budaya minum kopi di seluruh dunia. Dari satu kedai kopi kecil di Seattle hingga menjadi raksasa industri kopi dunia, Starbucks telah merajai industri kopi dengan cara yang tak ada duanya. Namun, bagaimana sebenarnya perjalanan merek ini sejak awal hingga sekarang? Starbucks berdiri pada tahun 1971 di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>socioloop.co</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Starbucks, sebuah nama yang hampir tak terpisahkan dari budaya minum kopi di seluruh dunia. Dari satu kedai kopi kecil di Seattle hingga menjadi raksasa industri kopi dunia, Starbucks telah merajai industri kopi dengan cara yang tak ada duanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, bagaimana sebenarnya perjalanan merek ini sejak awal hingga sekarang?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Starbucks berdiri pada tahun 1971 di Seattle, Washington oleh tiga orang pendiri, yakni Jerry Baldwin, Zev Siegl, dan Gordon Bowker.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Awalnya, Starbucks hanya merupakan sebuah toko yang menjual biji kopi panggang dan alat-alat pembuat kopi, tanpa menyajikan kopi untuk diminum di tempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, ide awal dari pendirian Starbucks adalah untuk menyajikan kopi berkualitas terbaik kepada pelanggan, sebuah prinsip yang masih diterapkan hingga hari ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kunci perubahan besar terjadi pada tahun 1982 ketika seorang pria bernama Howard Schultz bergabung dengan Starbucks.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah melakukan kunjungan ke Italia dan terpikat dengan budaya kafe di sana, Schultz meyakinkan pendiri Starbucks untuk mencoba konsep serupa di Amerika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Awalnya, Starbucks membuka beberapa kafe dengan menyajikan espresso. Namun, Schultz memiliki visi yang lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahun 1987, Howard Schultz membeli Starbucks dari pendirinya dan mulai ekspansi besar-besaran. Ia merubah Starbucks dari toko biji kopi menjadi kedai kopi yang menyajikan berbagai jenis minuman kopi, seperti latte, cappuccino, dan frappuccino.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Schultz menawarkan pengalaman minum kopi yang lebih dari sekadar secangkir kopi, yakni sebuah tempat untuk berkumpul, bersantai, atau bahkan bekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak saat itu, Starbucks terus berkembang pesat. Pada akhir tahun 1990-an, Starbucks sudah memiliki ribuan cabang di seluruh dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya di Amerika, Starbucks juga telah membuka cabang di berbagai negara, mulai dari Asia, Eropa, hingga Timur Tengah. (A49)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/photograph-michael-dwyer-ap.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Food Street yang Mendunia</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/food-street-yang-mendunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A49]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Sep 2023 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[food street]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[mendunia]]></category>
		<category><![CDATA[socioloop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=136704</guid>

					<description><![CDATA[socioloop.co Makanan jalanan atau food street telah menjadi bagian esensial dari pengalaman kuliner di banyak kota di seluruh dunia. Tidak hanya menawarkan sajian otentik dan harga yang terjangkau, food street juga memperkaya budaya kuliner setempat dengan menampilkan variasi rasa dan tradisi. Berikut beberapa food street yang paling digemari di seluruh dunia: Khao San Road, Bangkok, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>socioloop.co</strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Makanan jalanan atau <em>food street</em> telah menjadi bagian esensial dari pengalaman kuliner di banyak kota di seluruh dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya menawarkan sajian otentik dan harga yang terjangkau, <em>food street</em> juga memperkaya budaya kuliner setempat dengan menampilkan variasi rasa dan tradisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut beberapa <em>food street</em> yang paling digemari di seluruh dunia:</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Khao San Road, Bangkok, Thailand</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Khao San Road tidak hanya terkenal sebagai pusat <em>backpacker</em> di Bangkok, tetapi juga sebagai surga makanan jalanan. Dari pad Thai yang lezat, mangkuk tom yum pedas, hingga sate serangga yang eksotis, semua tersedia dengan harga yang sangat terjangkau.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Marrakech Medina, Maroko</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasar di Marrakech Medina dipenuhi dengan aroma rempah dan sajian lokal seperti tajine, kebab, dan harira. Jangan lupa mencoba maakouda, bola kentang goreng yang biasa dijadikan camilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jalan Alor, Kuala Lumpur, Malaysia</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai pusat makanan jalanan di Kuala Lumpur, jalan Alor menawarkan aneka hidangan Malaysia seperti nasi lemak, sate, dan laksa. Pemandangan hiruk pikuk dengan aroma makanan yang menggugah selera membuat pengunjung betah berlama-lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>La Boqueria, Barcelona, Spanyol</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasar makanan terkenal ini menawarkan berbagai sajian khas Spanyol, mulai dari tapas hingga jamón ibérico. Coba juga churros dengan saus cokelat sebagai penutup.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Camden Market, London, Inggris</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun bukan makanan jalanan tradisional, Camden market menawarkan variasi makanan dari seluruh dunia. Dari burrito, sushi, hingga makanan vegetarian, semua tersedia di sini.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Bourbon Street, New Orleans, AS</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski terkenal dengan musik jazz dan kehidupan malamnya, Bourbon street juga menawarkan makanan khas Louisiana seperti gumbo, po&#8217; boy, dan beignets.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Gurney Drive, Penang, Malaysia</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai salah satu destinasi makanan jalanan terbaik di asia, Penang menawarkan sajian seperti char kway teow, asam laksa, dan rujak yang tak terlupakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Myeongdong, Seoul, Korea Selatan</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika Anda penggemar makanan Korea, Myeongdong adalah surga yang tak boleh dilewatkan. Mulai dari tteokbokki, odeng, hingga es krim dengan <em>cone</em> yang terbuat dari jagung, semuanya tersedia di jalan-jalan ramai ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dotonbori, Osaka, Jepang</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikenal dengan iklan neon yang berkelip-kelip, Dotonbori menawarkan sajian Jepang seperti takoyaki, okonomiyaki, dan kushikatsu.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Centro Histórico, Mexico City, Meksiko</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Tacos, tamales, dan quesadillas hanya sebagian kecil dari sajian makanan jalanan di kota Mexico. Cobalah juga elote, jagung bakar dengan saus mayones, keju, dan cabai.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Food street</em> di seluruh dunia tidak hanya menawarkan makanan yang lezat tetapi juga pengalaman budaya yang otentik. Mengunjungi <em>food street</em> adalah cara terbaik untuk mendekatkan diri dengan tradisi lokal dan menikmati sajian khas setempat dengan cara yang paling asli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baik itu di asia, eropa, atau Amerika, setiap <em>food street</em> memiliki ciri khas dan keunikan yang membedakannya, menjadikannya salah satu destinasi wajib bagi para pecinta kuliner. (A49)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/holgs-getty-images.webp" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
