<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Masinton Pasaribu &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/masinton-pasaribu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jun 2025 07:30:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Masinton Pasaribu &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Akur Bobby-Masinton, Akur Jokowi-PDIP?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/akur-bobby-masinton-akur-jokowi-pdip/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[J61]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Gubsu]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Masinton Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=162552</guid>

					<description><![CDATA[Saat Bobby Nasution dan Masinton Pasaribu tampil mesra selama proses penyelesaian administratif empat pulau Aceh-Sumut, muncul pertanyaan, apakah ini sinyal rujuknya Jokowi dan PDIP? Atau hanya panggung keharmonisan semu demi kepentingan sesaat? Simbol dan gestur politik sendiri seringkali lebih dalam dari yang terlihat. Mengapa demikian?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dengarkan artikel ini:</p>



<figure class="wp-block-audio"><audio controls src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobbymasn-1_um960tdx.mp3"></audio></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Audio ini dibuat menggunakan AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Saat Bobby Nasution dan Masinton Pasaribu tampil mesra selama proses penyelesaian administratif empat pulau Aceh-Sumut, muncul pertanyaan, apakah ini sinyal rujuknya Jokowi dan PDIP? Atau hanya panggung keharmonisan semu demi kepentingan sesaat? Simbol dan gestur politik sendiri seringkali lebih dalam dari yang terlihat. Mengapa demikian?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Sengketa batas wilayah berupa empat pulau antara Aceh dan Sumatera Utara bukanlah isu politik baru. Namun, penyelesaiannya pada era Presiden Prabowo Subianto di tahun 2025 menjadi momen penting, bukan hanya dari sisi administratif dan teritorial, tetapi juga sebagai panggung simbolik bagi aktor-aktor politik yang selama ini berada dalam friksi tajam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah suasana penyelesaian yang berlangsung damai dan konstruktif, muncul sebuah pemandangan yang tak kalah signifikan secara politis, yakni saat Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara dan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), tampil harmonis dengan Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, yang juga merupakan salah satu elite PDIP dan pernah menjadi pengkritik keras Presiden Jokowi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konteksnya, sengketa pulau tersebut, melibatkan wilayah administratif yang dipimpin oleh politisi PDIP itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam politik Indonesia yang sarat simbolisme dan pembacaan gestur, momen ini tak bisa dibaca sebagai kebetulan belaka. Bisa saja, hal itu mengandung implikasi, baik sebagai sinyal “sekalian” menuju rujuknya relasi Jokowi dan PDIP, atau sebaliknya, sebagai upaya &#8220;pengelolaan kesan&#8221; yang memperhalus retakan politik yang belum sepenuhnya pulih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk memahami dinamika ini secara lebih tajam, konsep <em>symbolic interactionism</em> dan <em>elite reconciliation</em> dalam kajian politik transaksional kiranya dapat menjadi rujukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Interaksi di antara Bobby dan Masinton menjadi titik masuk yang menarik untuk membongkar apakah ini sekadar performatif atau benar-benar substansial dalam membangun ulang hubungan Jokowi dengan rumah ideologis yang dulu membesarkannya PDIP?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pintu &amp; Politik Lintas Loyalitas?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai kepala daerah muda dan menantu Presiden Jokowi, Bobby selama ini dikenal lincah memainkan peran di dua kaki, yakni tetap tampak menghormati jalur struktural PDIP yang dulu mengusungnya, namun juga membuka jalur komunikasi dan dukungan dengan barisan politik Jokowi di luar PDIP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah Pilpres 2024, ketika Jokowi resmi “pecah kongsi” dengan Megawati Soekarnoputri, posisi Bobby menjadi krusial setelah sukses memenangkan Pilkada 2024 Sumatera Utara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bobby seakan bertransformasi, bukan sekadar figur politik lokal, tetapi juga semacam <em>proxy</em> untuk menguji bagaimana “representasi Jokowi” tetap bisa berinteraksi dengan PDIP melalui kader-kader yang lebih cair.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks ini, kebersamaan Bobby dengan Masinton, tokoh PDIP garis keras yang selama ini dikenal kritis terhadap Jokowi selama Pemilu dan Pilpres 2024, menjadi semacam <em>disruptive gesture</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pendekatan <em>symbolic interactionism</em>, tindakan politik seperti ini adalah bentuk komunikasi tersirat yang bisa dibaca oleh para aktor politik lain, salah satunya sebagai sinyal negosiasi atau kompromi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masinton, di sisi lain, bukanlah figur sembarangan di tubuh PDIP. Ia adalah suara vokal dalam dinamika internal partai yang berani mengkritik Jokowi secara terbuka, terutama soal &#8220;dinasti politik&#8221; dan penyimpangan dari garis ideologis PDIP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, setelah kemenangan Prabowo-Gibran, posisi Gibran sebagai Wapres yang tak terelakkan, kemenangan Bobby di Sumatera Utara, dan kemenangan Masinton sendiri di Tapanuli Tengah, PDIP seolah dihadapkan pada dilema, terus menjaga jarak dengan keluarga Jokowi atau mulai mencari titik temu baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keakraban Masinton dan Bobby kiranya bisa dibaca sebagai eksperimen peredaan ketegangan, yaitu bagaimana dua figur yang secara identitas politik berbeda bisa bekerja sama dalam konteks lokal, lalu menjadi contoh bagi harmonisasi skala nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam istilah John Higley and Michael Burton, ini adalah bentuk <em>elite settlement</em>, yaitu ketika konflik antar elite politik diselesaikan atau diredakan, baik secara formal, informal, atau “nggak sengaja” melalui jejaring sosial dan kompromi simbolik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kemungkinan lain kiranya juga patut menjadi catatan, utamanya soal probabilitas <em>stage-managed harmony</em> atau “panggung damai” yang dibangun demi stabilitas publik dan kelangsungan pemerintahan daerah pasca sengketa wilayah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apalagi Bobby membutuhkan dukungan struktural dari kepala daerah kader PDIP di Sumut, sementara Masinton membutuhkan legitimasi kerja sama lintas afiliasi agar tak terjebak dalam posisi isolatif pasca kekalahan PDIP di Pilpres.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kembali ke pertanyaan utama artikel interpretatif ini, apakah akur Bobby dan Masinton adalah sinyal akur Jokowi dan PDIP?</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1200" height="1500" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobby-muzakir-manaf-enter-titos-gentlemen-resolutionartboard-1_2.jpg" alt="bobby muzakir manaf (enter) tito's gentlemen resolutionartboard 1 2" class="wp-image-162168" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobby-muzakir-manaf-enter-titos-gentlemen-resolutionartboard-1_2.jpg 1200w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobby-muzakir-manaf-enter-titos-gentlemen-resolutionartboard-1_2-240x300.jpg 240w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobby-muzakir-manaf-enter-titos-gentlemen-resolutionartboard-1_2-819x1024.jpg 819w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobby-muzakir-manaf-enter-titos-gentlemen-resolutionartboard-1_2-120x150.jpg 120w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobby-muzakir-manaf-enter-titos-gentlemen-resolutionartboard-1_2-768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobby-muzakir-manaf-enter-titos-gentlemen-resolutionartboard-1_2-150x188.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobby-muzakir-manaf-enter-titos-gentlemen-resolutionartboard-1_2-300x375.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobby-muzakir-manaf-enter-titos-gentlemen-resolutionartboard-1_2-696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobby-muzakir-manaf-enter-titos-gentlemen-resolutionartboard-1_2-1068x1335.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></figure>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Lagi Ada Perlunya Aja?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam politik Indonesia, “akur” sering kali bukan tentang kesepakatan ideologis, tapi lebih soal <em>transactional peace</em>. Bobby dan Masinton bisa saja menjadi channel komunikasi informal untuk menjembatani Jokowi dengan PDIP dalam derajat tertentu, tapi efektivitasnya tergantung pada intensi Megawati dan elite PDIP lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika Megawati melihat peluang untuk merangkul kembali jejaring kekuasaan Jokowi, dengan syarat tertentu, misalnya dukungan terhadap regenerasi partai atau pencalonan Puan di masa depan, maka Bobby atau Gibran mungkin bisa menjadi salah satu figur yang memuluskan jalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tetapi, jika luka ideologis dan personal terlalu dalam, maka Bobby hanya akan dianggap “cabang Jokowi” yang perlu diawasi, bukan dirangkul oleh PDIP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Politik Indonesia seringkali berjalan di atas panggung simbolik yang tak sepenuhnya mencerminkan realitas substansial. Hubungan Bobby dan Masinton bisa saja menjadi awal rekonsiliasi, bisa pula hanya simulakra, tiruan keharmonisan yang dikonstruksi demi kelangsungan kekuasaan jangka pendek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertanyaannya kini, apakah gesture Bobby dan Masinton hanya panggung sandiwara, atau memang benar-benar awal dari babak baru hubungan Jokowi dan PDIP yang lebih rasional dan strategis? Waktu dan manuver berikutnya akan menjawab. (J61)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="m1e4XkuGLsc"><iframe title="Gibahin Teddy Indra Wijaya, Sang Letkol yang Terus Gaspol" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/m1e4XkuGLsc?start=118&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobbymasn-1_um960tdx.mp3" length="2722828" type="audio/mpeg" />

			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/06/bobby-masinton-1024x577.jpeg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dapil &#8220;Neraka&#8221; DKI Jakarta II</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/dapil-neraka-dki-jakarta-ii/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[E95]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Nov 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[calegdpr]]></category>
		<category><![CDATA[Dapildkijakarta2]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Masinton Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[PinterPolitik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=139818</guid>

					<description><![CDATA[Kalo di sepak bola mah grup neraka ini&#160; Dapil DKI Jakarta II disebut sebagai dapil negara di Pemilu 2024 mendatang bagi para caleg DPR RI. Kawan satu partai pun praktis menjadi lawan. Mulai dari petahana, politisi kawakan, hingga artis dan figur publik bertarung memperebutkan suara terbanyak dan berharap partainya lolos ke parlemen. So, siapa nantinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/1-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1024x1024.jpg" alt="1 dapil neraka dki jakarta ii" class="wp-image-139821" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/1-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/1-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/1-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/1-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/1-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/1-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/1-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/1-dapil-neraka-dki-jakarta-ii.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/2-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1024x1024.jpg" alt="2 dapil neraka dki jakarta ii" class="wp-image-139822" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/2-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/2-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/2-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/2-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/2-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/2-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/2-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/2-dapil-neraka-dki-jakarta-ii.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/3-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1024x1024.jpg" alt="3 dapil neraka dki jakarta ii" class="wp-image-139823" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/3-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/3-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/3-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/3-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/3-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/3-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/3-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/3-dapil-neraka-dki-jakarta-ii.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/4-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1024x1024.jpg" alt="4 dapil neraka dki jakarta ii" class="wp-image-139824" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/4-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/4-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/4-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/4-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/4-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/4-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/4-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/4-dapil-neraka-dki-jakarta-ii.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kalo di sepak bola mah grup neraka ini&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dapil DKI Jakarta II disebut sebagai dapil negara di Pemilu 2024 mendatang bagi para caleg DPR RI. Kawan satu partai pun praktis menjadi lawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mulai dari petahana, politisi kawakan, hingga artis dan figur publik bertarung memperebutkan suara terbanyak dan berharap partainya lolos ke parlemen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">So, siapa nantinya yang akan melenggang ke Gedung MPR/DPR baru di IKN dari dapil ini? Berikan pendapatmu!</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/1-dapil-neraka-dki-jakarta-ii-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menuju Hak Angket MK</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/menuju-hak-angket-mk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Nov 2023 06:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Angket]]></category>
		<category><![CDATA[Masinton Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Mk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=139696</guid>

					<description><![CDATA[Masinton Pasaribu kumpulkan dukungan agar DPR pakai hak angket]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1008" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/menuju-hak-angket-mk-1008x1024.jpg" alt="menuju hak angket mk" class="wp-image-139699" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/menuju-hak-angket-mk-1008x1024.jpg 1008w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/menuju-hak-angket-mk-295x300.jpg 295w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/menuju-hak-angket-mk-148x150.jpg 148w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/menuju-hak-angket-mk-768x780.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/menuju-hak-angket-mk-696x707.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/menuju-hak-angket-mk-1068x1085.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/menuju-hak-angket-mk-413x420.jpg 413w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/menuju-hak-angket-mk.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1008px) 100vw, 1008px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Masinton Pasaribu kumpulkan dukungan agar DPR pakai hak angket</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/11/menuju-hak-angket-mk-1008x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mahfud Hampir Pasti Cawapres Ganjar?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/mahfud-hampir-pasti-cawapres-ganjar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Aria Bima]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjar Pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahfud MD]]></category>
		<category><![CDATA[Masinton Pasaribu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=137395</guid>

					<description><![CDATA[Gimana sobat PinPol, mungkin enggak ya duet Ganjar-Mahfud MD terwujud di Pilpres 2024?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="984" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/mahfud-hampir-pasti-cawapres-ganjar-984x1024.jpg" alt="mahfud hampir pasti cawapres ganjar" class="wp-image-137398" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/mahfud-hampir-pasti-cawapres-ganjar-984x1024.jpg 984w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/mahfud-hampir-pasti-cawapres-ganjar-288x300.jpg 288w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/mahfud-hampir-pasti-cawapres-ganjar-144x150.jpg 144w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/mahfud-hampir-pasti-cawapres-ganjar-768x799.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/mahfud-hampir-pasti-cawapres-ganjar-696x724.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/mahfud-hampir-pasti-cawapres-ganjar-1068x1112.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/mahfud-hampir-pasti-cawapres-ganjar-404x420.jpg 404w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/mahfud-hampir-pasti-cawapres-ganjar.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 984px) 100vw, 984px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Gimana sobat PinPol, mungkin enggak ya duet Ganjar-Mahfud MD terwujud di Pilpres 2024?</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/mahfud-hampir-pasti-cawapres-ganjar-984x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Jokowi dan Politiknya yang Fana?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/jokowi-dan-politiknya-yang-fana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 May 2023 04:54:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Masinton Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Surya Paloh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=129030</guid>

					<description><![CDATA[Tensi terkini di antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketum Partai NasDem Surya Paloh tampaknya hanya bagian dari proses politik yang memang sangat dinamis. Itu dapat dilihat dari riwayat politik ketika menjadikan Jokowi sebagai pivotnya. Di luar konteks duet Megawati-Prabowo di Pilpres 2009 setelah, semua tampak berawal di Pilgub DKI Jakarta 2012 saat Prabowo Subianto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01-1024x1024.jpg" alt="jokowi dan politiknya yang fana 01" class="wp-image-129035" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01-1536x1536.jpg 1536w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01-2048x2048.jpg 2048w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01-1920x1920.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-02-1024x1024.jpg" alt="jokowi dan politiknya yang fana 02" class="wp-image-129036" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-02-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-02-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-02-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-02-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-02-1536x1536.jpg 1536w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-02-2048x2048.jpg 2048w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-02-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-02-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-02-1920x1920.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-02-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-02.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Tensi terkini di antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketum Partai NasDem Surya Paloh tampaknya hanya bagian dari proses politik yang memang sangat dinamis. Itu dapat dilihat dari riwayat politik ketika menjadikan Jokowi sebagai pivotnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di luar konteks duet Megawati-Prabowo di Pilpres 2009 setelah, semua tampak berawal di Pilgub DKI Jakarta 2012 saat Prabowo Subianto mendukung Jokowi. Dua tahun kemudian, keduanya justru berduel di Pilpres 2014, Pilgub DKI Jakarta 2017 (secara tidak langsung), serta Pilpres 2019. Namun setelah kalah, Prabowo dirangkul oleh Jokowi dan sempat tampak diendorse sebagai capres 2024 sebelum PDIP mengusung Ganjar Pranowo.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/jokowi-dan-politiknya-yang-fana-01-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Megawati-SBY Berdamai?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/megawati-sby-berdamai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2022 07:47:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Acep Iwan Saidi]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[Masinton Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=119354</guid>

					<description><![CDATA[Dua mantan presiden Indonesia, SBY dan Megawati terlihat duduk bersama ketika bersiap memasuki ruang jamuan makan malam kala pertemuan puncak KTT G20. Moment tersebut dinilai sebagai momen di mana kedua tokoh politik besar ini akhirnya menjalin perdamaian karena selama ini publik melihat selalu ada persaingan politik yang kuat di antara keduanya. Meski demikian, foto yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="860" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/11/megawati-sby-berdamai-ed.-860x1024.jpg" alt="megawati sby berdamai ed." class="wp-image-119356" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/11/megawati-sby-berdamai-ed.-860x1024.jpg 860w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/11/megawati-sby-berdamai-ed.-252x300.jpg 252w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/11/megawati-sby-berdamai-ed.-126x150.jpg 126w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/11/megawati-sby-berdamai-ed.-768x914.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/11/megawati-sby-berdamai-ed.-696x829.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/11/megawati-sby-berdamai-ed.-1068x1272.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/11/megawati-sby-berdamai-ed.-353x420.jpg 353w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/11/megawati-sby-berdamai-ed..jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 860px) 100vw, 860px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dua mantan presiden Indonesia, SBY dan Megawati terlihat duduk bersama ketika bersiap memasuki ruang jamuan makan malam kala pertemuan puncak KTT G20. Moment tersebut dinilai sebagai momen di mana kedua tokoh politik besar ini akhirnya menjalin perdamaian karena selama ini publik melihat selalu ada persaingan politik yang kuat di antara keduanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, foto yang viral di internet justru menunjukkan bahwa raut muka SBY dan Megawati tampak kurang nyaman.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/11/megawati-sby-berdamai-ed.-860x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Masinton Cegah Jokowi Jadi Lelucon?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/masinton-cegah-jokowi-jadi-lelucon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2022 04:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Cawapres]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Masinton Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=116765</guid>

					<description><![CDATA[Politikus PDIP Masinton Pasaribu menyarankan Presiden Joko Widodo tidak maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 mendatang agar tidak menjadi lelucon di masyarakat. Selain itu, Masinton mengingatkan menjadi cawapres hanya akan meninggalkan warisan buruk bagi generasi demokrasi Indonesia serta semangat Amendemen UUD. Sebelumnya, Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono menilai presiden yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="819" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/10/masinton-cegah-jokowi-jadi-lelucon-ed.-819x1024.jpg" alt="masinton cegah jokowi jadi lelucon ed." class="wp-image-116767" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/10/masinton-cegah-jokowi-jadi-lelucon-ed.-819x1024.jpg 819w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/10/masinton-cegah-jokowi-jadi-lelucon-ed.-240x300.jpg 240w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/10/masinton-cegah-jokowi-jadi-lelucon-ed.-120x150.jpg 120w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/10/masinton-cegah-jokowi-jadi-lelucon-ed.-768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/10/masinton-cegah-jokowi-jadi-lelucon-ed.-696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/10/masinton-cegah-jokowi-jadi-lelucon-ed.-1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/10/masinton-cegah-jokowi-jadi-lelucon-ed.-336x420.jpg 336w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/10/masinton-cegah-jokowi-jadi-lelucon-ed..jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Politikus PDIP Masinton Pasaribu menyarankan Presiden Joko Widodo tidak maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 mendatang agar tidak menjadi lelucon di masyarakat. Selain itu, Masinton mengingatkan menjadi cawapres hanya akan meninggalkan warisan buruk bagi generasi demokrasi Indonesia serta semangat Amendemen UUD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono menilai presiden yang telah menjabat dua periode sebelumnya bisa menjadi cawapres di Pilpres selanjutnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/10/masinton-cegah-jokowi-jadi-lelucon-ed.-819x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Korporasi Sawit Dukung 3 Periode?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/korporasi-sawit-dukung-3-periode/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2022 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[3 periode]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Kelapa Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Masinton Pasaribu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=108825</guid>

					<description><![CDATA[Tuduhan Masinton Pasaribu]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="922" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Korporasi-Sawit-Dukung-3-Periode-922x1024.jpg" alt="infografis korporasi sawit dukung 3 periode" class="wp-image-108827" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Korporasi-Sawit-Dukung-3-Periode-922x1024.jpg 922w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Korporasi-Sawit-Dukung-3-Periode-270x300.jpg 270w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Korporasi-Sawit-Dukung-3-Periode-135x150.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Korporasi-Sawit-Dukung-3-Periode-768x853.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Korporasi-Sawit-Dukung-3-Periode-696x773.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Korporasi-Sawit-Dukung-3-Periode-1068x1187.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Korporasi-Sawit-Dukung-3-Periode-378x420.jpg 378w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Korporasi-Sawit-Dukung-3-Periode.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 922px) 100vw, 922px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Tuduhan Masinton Pasaribu</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Korporasi-Sawit-Dukung-3-Periode-922x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PDIP Seharusnya Bersyukur Ada Luhut?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/pdip-seharusnya-bersyukur-ada-luhut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R53]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2022 05:57:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Luhut Binsar Pandjaitan]]></category>
		<category><![CDATA[Masinton Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[penundaan pemilu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=108428</guid>

					<description><![CDATA[Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tampaknya membuat gerah PDIP. Masinton Pasaribu bahkan mengeluarkan kalimat tegas, hingga meminta Presiden Jokowi memecat Luhut. Namun, mungkinkah PDIP seharusnya bersyukur ada Luhut di kabinet Jokowi?&#160; PinterPolitik.com Siapa yang tidak mengenal Luhut Binsar Pandjaitan? Personanya karismatik, dikenal sangat berpengaruh, dan merupakan politisi senior yang tangguh. Kalau kata Kanupriya Kapoor di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tampaknya membuat gerah PDIP. Masinton Pasaribu bahkan mengeluarkan kalimat tegas, hingga meminta Presiden Jokowi memecat Luhut. Namun, mungkinkah PDIP seharusnya bersyukur ada Luhut di kabinet Jokowi?&nbsp;</strong></p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Siapa yang tidak mengenal Luhut Binsar Pandjaitan? Personanya karismatik, dikenal sangat berpengaruh, dan merupakan politisi senior yang tangguh. Kalau kata Kanupriya Kapoor di tulisannya <em>Indonesian President Treads Fine Line by Empowering Chief of Staff</em>, Pak Luhut ini ibarat bempernya Presiden Joko Widodo (Jokowi).&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kata Kapoor, kayak jadi semacam tameng yang melindungi Pak Jokowi dari berbagai tekanan politik dan kelompok kepentingan.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau sedekat itu hubungan keduanya, mungkin Pak Luhut ini seperti Marcus Agrippa-nya Kaisar Augustus. Agrippa sendiri adalah tangan kanan alias orang paling dipercaya Kaisar Augustus, kaisar pertama Kekaisaran Romawi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penggambaran Lindsay Powell di buku <em>Marcus Agrippa: Right-Hand Man of Caesar Augustus</em>, Agrippa adalah pria yang menjadi tempat bosnya, Kaisar Augustus datang ketika membutuhkan pekerjaan yang sulit.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau kita lihat, penggambaran itu mirip-mirip lah dengan Pak Luhut. Soalnya nih, banyak yang bilang Pak Luhut ini <em>problem solver</em>. Ini terlihat dari deretan jabatan dan tugas yang diberikan Presiden Jokowi.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dan kalau diperhatikan lebih detail lagi, tugas yang diberikan ke Pak Luhut rata-rata adalah tugas berat lho. Bayangkan saja, dengan status sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Pak Luhut justru ditunjuk memimpin PPKM Jawa-Bali. Sangat dipercayalah intinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentu bagus ya melihat hubungan keduanya dekat. Lagipula, siapa yang enggak senang punya orang yang sangat bisa diandalkan di sisinya. Bukankah begitu?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi nih, kalau kata Kanupriya Kapoor, besarnya pengaruh yang diberikan Pak Jokowi ke Pak Luhut juga punya risiko lho. Salah satunya, itu membuat kurang nyaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, sosok yang selama ini dikenal sebagai tameng politik utama Pak Jokowi. Hmmm.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1005" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-1005x1024.jpg" alt="infografis luhut buat panas pdip" class="wp-image-108404" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-1005x1024.jpg 1005w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-295x300.jpg 295w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-147x150.jpg 147w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-768x782.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-696x709.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-1068x1088.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-412x420.jpg 412w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-356x364.jpg 356w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1005px) 100vw, 1005px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau kita lihat gestur politik akhir-akhir ini, ketegangan antara Pak Luhut dengan PDIP sepertinya makin panas. Ya, seperti yang kita lihat, ini soal Pak Luhut yang mendorong penundaan pemilu. Berbagai petinggi PDIP seperti Puan Maharani dan Hasto Kristiyanto sampai memberikan komentar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan nih, Masinton Pasaribu sampai meminta Pak Jokowi memecat Pak Luhut. Menurutnya, Pak Luhut bertanggung jawab atas kegaduhan politik akibat wacana penundaan pemilu atau presiden tiga periode. Waduh, panas banget kayaknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi nih, kalau boleh memberi sedikit saran, PDIP sebenarnya sangat diuntungkan lho dengan adanya Pak Luhut. Seperti yang sudah dibahas di artikel PinterPolitik sebelumnya, <a href="https://www.pinterpolitik.com/in-depth/kenapa-jokowi-biarkan-luhut-berkuasa/"><strong><em>Kenapa Jokowi Biarkan Luhut Berkuasa?</em></strong></a>, bukan tidak mungkin ada permainan <em>bad cop/good cop </em>alias pembagian peran antara Pak Jokowi dan Pak Luhut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Soalnya, jika diperhatikan, tampilnya Pak Luhut sering kali pada isu-isu yang rentan mendapat sentimen negatif. Jadi enggak begitu heran sebenarnya jika ada dugaan kalau Pak Luhut sengaja ditempatkan sebagai <em>bad cop</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan peran ini, berbagai persoalan yang ada dapat dilimpahkan kepada Pak Luhut. Sebagai bayarannya, citra Pak Jokowi kemudian dilihat kalah pengaruh dari Pak Luhut. Tapi itu harga yang harus dibayar kalau benar ada permainan peran yang terjadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah kalau benar ada permainan <em>bad cop/good cop, </em>ini sangat bagus untuk PDIP. Soalnya, PDIP bisa memanfaatkan ini dengan terus mengkritik Pak Luhut, tanpa harus menyinggung Pak Jokowi.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau tanggung jawab disebut ada di Pak Luhut, PDIP bisa tetap kritis kepada pemerintah tanpa perlu mengorbankan citra Pak Jokowi yang merupakan kadernya. Kalau benar seperti itu keadaannya, PDIP seharusnya bersyukur dong dengan adanya Pak Luhut di kabinet Presiden Jokowi. Hehe.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi nih, harus dicatat lho ya, ini semua hanya interpretasi semata. Rasanya cukup mustahil melakukan verifikasi apakah ada permainan peran di luar sana. Tapi yang jelas, seperti yang ditulis Lindsay Powell, Marcus Agrippa sangat setia kepada Kaisar Augustus.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Powell, Agrippa punya banyak kesempatan merebut kekuasaan untuk dirinya sendiri tetapi tidak dilakukannya. Semoga Pak Luhut selalu setia menjadi tangan kanan Pak Jokowi yang tangguh. (R53)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="BnUwdXw0nPo"><iframe loading="lazy" title="Sejarah Jalan Pedang Hannibal Barca: Romawi Hampir Dikalahkan Pasukan Gajah?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/BnUwdXw0nPo?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/090127800_1432543153-luhut.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Luhut Buat Panas PDIP?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/luhut-buat-panas-pdip/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2022 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[3 periode]]></category>
		<category><![CDATA[luhut]]></category>
		<category><![CDATA[Masinton Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=108402</guid>

					<description><![CDATA[Masinton Pasaribu kritik keras menteri yang dorong penundaan pemilu]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1005" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-1005x1024.jpg" alt="infografis luhut buat panas pdip" class="wp-image-108404" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-1005x1024.jpg 1005w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-295x300.jpg 295w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-147x150.jpg 147w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-768x782.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-696x709.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-1068x1088.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-412x420.jpg 412w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-356x364.jpg 356w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1005px) 100vw, 1005px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Masinton Pasaribu kritik keras menteri yang dorong penundaan pemilu</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/infografis-Luhut-Buat-Panas-PDIP-1005x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
