<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Mario Dandy Satriyo &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/mario-dandy-satriyo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Mar 2023 01:47:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Mario Dandy Satriyo &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pejabat Pajak Belum Siap Sederhana?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/pejabat-pajak-belum-siap-sederhana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S85]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Mar 2023 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Direktorat Jenderal Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Mario Dandy]]></category>
		<category><![CDATA[Mario Dandy Satriyo]]></category>
		<category><![CDATA[Moge]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Rafael Alun Trisambodo]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Mulyani Indrawati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=125139</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati instruksikan pembubaran klub moge di Direktorat Jenderal Pajak buntut kasus kekerasan Mario Dandy Satriyo.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Direktorat Jenderal Pajak (DJP)</strong><strong> Eselon I Suryo Utomo dianggap mencederai kepercayaan masyarakat karena mengendarai motor gede (moge). Sri Mulyani takut kepercayaan masyarakat hilang karena gaya hedonisme DJP?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;…you get murdered first, for once” – Schitt&#8217;s Creek (2015-2020)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">Kutipan di atas berasal dari serial komedi asal Kanada yang memenangkan penghargaan di ajang bergengsi <em>Emmy Awards</em> pada tahun 2020. Serial <em>Schitt’s Creek </em>(2015-2020) menceritakan perjalanan keluarga Johnny Rose yang diperankan oleh Eugene Levy sebagai kepala keluarga yang sangat sukses dalam membangun bisnis.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernikahannya dengan Moira (Catherine O’Hara) dikaruniai dua orang anak yaitu David dan Alexis. Kesuksesan yang diraih Rose membuat kehidupan mereka bergelimang harta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, bisnis sukses yang telah dibangun Rose mengalami kebangkrutan akibat kasus penipuan yang dibuat karena ulah manajer bisnis mereka. Kehidupan yang semula bergelimang harta, mau tidak mau, akhirnya harus merelakan semua hartanya digunakan untuk membayar hutang kerugian bisnisnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kejadian itu membuat keluarga Rose harus pindah ke desa kecil bernama Schitt’s Creek<em>. </em>Bahkan, mereka harus berjuang untuk bisa hidup dengan serba keterbatasan dan menyesuaikan lingkungan sekitar yang baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ibarat kata <em>nih</em>, mereka sudah tidak bisa merasakan foya-foya hidup mewah lagi karena harus menyesuaikan diri dengan kehidupan yang lebih sederhana di desa kecil.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehidupan mewah memang sangat menggiurkan bagi beberapa orang. <em>Hmm</em>, <em>ngomong-ngomong</em> soal kehidupan mewah, jadi mengingatkan kembali dengan kasus yang terjadi dari kekerasan yang dilakukan <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/mario-dandy/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Mario Dandy Satriyo</strong></a> – anak dari <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/rafael-alun-trisambodo/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Rafael Alun Trisambodo</strong></a> pejabat Eselon II <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/direktorat-jenderal-pajak/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Direktorat Jenderal Pajak</strong></a> (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) – terhadap Cristalino David Ozora.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasalnya, aksi gaya memamerkan kehidupan mewah sering diunggah oleh Mario di media sosialnya dengan mem-<em>posting</em> mobil mewah dan sepeda motor gede (<a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/moge/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>moge</strong></a>) <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/harley-davidson/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Harley-Davidson</strong></a> yang dikendarai olehnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm, </em>namun, siapa sangka? Ternyata aksi memamerkan moge-pun sempat dilakukan oleh Suryo Utomo selaku pejabat eselon I di DJP Kemenkeu <em>lho</em>. Foto Suryo mengendarai moge beredar di media sosial mendapat perhatian besar dari warganet Indonesia.</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/p/CpO9ld8hZRE/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/jznRv-ECkpGxnOs6LO86lc40eehNnLyMnRfcnWiQVA2rx0XEoucETEGKuoVcNjkw8cuS46-K65gsnywtXsZ5zvqPqinVKvSbSEoveYmMupHgduNbMWeC3BNyVfLq3dKy1tPubGTS5y9B8LCZ1xpjEQ" alt="Kuda Besi Para Pejabat Kita"/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Buntut dari kasus kekerasan Mario memang semakin meluas ke politik, terutama sampai ke para pejabat-pejabat pemerintahan. Suryo mengendarai moge bersama klub <em>belasting rijder</em>. Nama komunitas tersebut diambil dari bahasa Belanda, yaitu <em>belasting </em>artinya pajak dan <em>rijder</em> berarti pengendara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aksi memamerkan gaya hidup mewah belakangan ini kerap terjadi pada pejabat pemerintah. Jika mengacu pada konsep hedonism dan psikologi dialektik-materialis oleh A. Harimurti yang secara etimologis <em>hēdonē</em> (<em>pleasure</em>) diartikan <em>happiness </em>atau<em> </em>kebahagiaan<em>.&nbsp;</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kultur hedonis seakan-akan harus terus memenuhi hasrat terutama dalam hal memenuhi kesenangan hidup dengan melakukan aktivitas yang ingin dijadikan sebagai pusat perhatian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aristoteles menyebut dinamika kebahagiaan merupakan bentuk kesejahteraan, kesejahteraan yang dimaksud Aristoteles hanya bisa dicapai melalui politik. Sama seperti konsep hedonisme, aktivitas apapun akan dilakukan untuk bisa mencapai kenikmatan tanpa memikirkan akibatnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, dari viralnya foto Suryo mengendarai moge membuat Menteri Keuangan (Menkeu) <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/sri-mulyani/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Sri Mulyani Indrawati</strong></a> mengambil langkah dengan memberikan instruksi supaya klub moge tersebut dibubarkan yang dikatakan dalam akun Instagram-nya @smindrawati. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya itu, Sri Mulyani juga memerintahkan Suryo untuk menyampaikan jumlah Harta Kekayaan Dirjen Pajak dan dari mana sumbernya pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setuju <em>nggak</em> <em>sih</em>? Menyesuaikan diri dengan kehidupan sederhana setelah merasakan kehidupan dengan kemewahan harta-seperti yang dirasakan oleh keluarga Rose pada serial <em>Schitt’s Creek-, </em>harus diterapkan juga oleh Suryo dan jajaran pejabat pemerintah lain?&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Kan</em> katanya Bu Sri Mulyani <em>nih,</em> supaya tidak mencederai kepercayaan masyarakat – apalagi buat pejabat pemerintahan yang suka pamer gaya hidup hedon. Iya <em>nggak tuh?</em> <em>Hehe. </em>(S85)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="hdGik9iHrco"><iframe title="Bahas Krisis Ide Partai Politik bersama Budiman Sudjatmiko" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/hdGik9iHrco?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/03/Pejabat-Pajak-Belum-Siap-Sederhana.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Nasib Negara di Mario Dandy?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/nasib-negara-di-mario-dandy/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2023 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Direktorat Jenderal Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Mario Dandy Satriyo]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Mulyani]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Mulyani Indrawati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=125010</guid>

					<description><![CDATA[Ramainya kasus Mario Dandy ciptakan ancaman bagi pendapatan negara melalui pajak. Mungkinkah nasib negara terancam karena Mario Dandy?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Warganet diramaikan oleh peristiwa kekerasan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo kepada Cristalino David Ozora. Sontak saja, amarah warganet tertuju pada Mario dan teman-temannya yang terlibat dalam kekerasan tersebut.</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Do you hear the people sing? Singing the song of angry men?” – Les Misérables Cast, “Do You Hear the People Sing?” (2012)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">Pada suatu pagi di abad ke-19, Jean Valjean menjalani hari-harinya seperti biasa sebagai pemilik pabrik dan kepala daerah di Montreuil, Pas-de-Calais, Prancis. Namun, ia akhirnya dikejutkan oleh kepala kepolisian baru yang akhirnya tiba di pabriknya – namanya adalah Javert.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di saat itu pula, sebuah kecelakaan terjadi di pabrik tersebut, Valjean sebagai pemilik pabrik merasa iba dengan buruhnya yang terluka akibat kecelakaan itu dan akhirnya memutuskan untuk membantu sang buruh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebuah hal yang umum, bukan? Namun, ternyata hal itu tidak biasa terjadi di Prancis pada zaman itu. Bukan pemandangan umum kalau ada orang elite bisa peduli terhadap kelompok proletar seperti buruh, pengemis, nelayan, dan warga biasa – sehingga Javert pun kaget dan malah mencurigai Valjean.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, kenapa demikian? Kenapa warga Prancis kala itu – setidaknya yang diceritakan dalam film <em>Les Misérables</em> (2012) – begitu antipati terhadap kelas menengah ke bawah? Mengapa kelompok elite begitu merasa <em>entitled</em> (berhak) untuk bertindak sesuka hati?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengacu ke penjelasan Harrison W. Mark dalam tulisannya <em>The Three Estates of Pre-Revolutionary France</em>, kelompok elite – yakni kelompok bangsawan (<em>nobility</em>) dan tokoh agama (<em>clergy</em>) – mendapatkan privilese yang begitu istimewa meskipun lebih dari 90 persen pajak dibayarkan oleh orang-orang biasa (<em>commoners</em>).</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" src="https://lh5.googleusercontent.com/abDfL9wpadA2cbsnh_x2ryzfVnfPONTyvbR7d7IEZrOnW9nyHRUfu31t4-JLR98uu7ZegJrn2mqHc8ckUu9-jFJ0E9cIK3Ww7LkouBDspzSLjE7rTtk8Y60PuxzdJkf5fo71kZxiKZrM5KEeSODkLQ" alt="Karena Mario Dandy Sri Mulyani Pusing"/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, <em>ngomong-ngomong</em> soal pajak, jadi ingat dengan peristiwa yang akhir-akhir ini ramai dibahas oleh warganet Indonesia. Soalnya <em>nih</em>, buntut dari kasus kekerasan yang dilakukan oleh <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/mario-dandy-satrio/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Mario Dandy Satriyo</strong></a> terhadap Cristalino David Ozora.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kekerasan antar-remaja ini pun merambat hingga ke politik dan pemerintahan <em>lho</em>, yakni ketika harta kekayaan ayahnya, <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/rafael-alun-trisambodo/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Rafael Alun Trisambodo</strong></a>, yang merupakan salah satu pejabat eselon III di <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/direktorat-jenderal-pajak/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Direktorat Jenderal Pajak</strong></a> (DJP) <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/kementerian-keuangan/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Kementerian Keuangan</strong></a> (<a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/kemenkeu/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Kemenkeu</strong></a>). Pasalnya, Mario kerap memamerkan mobil Rubicon dan sepeda motor gede (moge) Harley-Davidson miliknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Alhasil, fakta lain pun terungkap bahwa masih banyak pegawai Kemenkeu belum laporkan harta kekayaannya. Makin-makin <em>deh</em>, muncul ajakan dari masyarakat agar tidak perlu membayar pajak dengan banyaknya kecurigaan atas asal harta kekayaan itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, kalau <em>gini</em> caranya, kasihan Bu Menteri Keuangan (Menkeu) <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/sri-mulyani/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Sri Mulyani Indrawati</strong></a> ya. <em>Udah </em>susah-susah cari cara buat meningkatkan pendapatan negara melalui pajak, <em>eh</em>, malah terdampak oleh perilaku Mario. <em>Huhu</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlepas dari Bu Ani sendiri, bukan <em>nggak</em> mungkin, kelompok elite di Indonesia merasa <em>entitled </em>dan memiliki privilese juga. Mengacu ke tulisan <a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PinterPolitik.com</strong></a> berjudul <a href="https://www.pinterpolitik.com/in-depth/kenapa-mario-berani-pukuli-david/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong><em>Kenapa Mario Berani Pukuli David?</em></strong></a>, kaum elite di Indonesia memang semacam mendapatkan ‘legitimasi’ konkret karena selalu jadi kelompok yang terpandang – membuat mereka merasa berhak mendapatkan privilese-privilese tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, persoalannya, banyak peraturan perundang-undangan justru juga berusaha menjaga dan mengawasi para elite pemerintahan ini. Kalau, misalnya, <em>trust</em> (kepercayaan) masyarakat kepada pemerintah terus menurun karena kasus semacam Mario Dandy ini, mungkinkah kisah ala <em>Les Misérables</em> terulang di Indonesia di masa kontemporer? <em>Waduh</em>, <em>gimana tuh</em>, <em>guys</em>? (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="hdGik9iHrco"><iframe title="Bahas Krisis Ide Partai Politik bersama Budiman Sudjatmiko" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/hdGik9iHrco?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/02/Nasib-Negara-di-Mario-Dandy-1024x682.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
