<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>LRT Palembang &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/lrt-palembang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Mar 2019 05:16:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>LRT Palembang &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nasib Buruk LRT Palembang</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/nasib-buruk-lrt-palembang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2019 02:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[LRT Palembang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=48389</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Hidup itu simpel, yang bikin ribet itu gengsi.&#8221; ~Anonim PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]egala hal kalau dilakukan hanya untuk gengsi dan hawa nafsu pasti ujungnya nggak baik. Perlu bukti? Yuk, tengok Light Rail Train (LRT) di Palembang. Bagaimana kabarnya? Sekadar bernostalgia, ya. Dulu LRT dirancang, katanya untuk menyukseskan Asian Games. Palembang kan menjadi salah satu wajah Indonesia yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Hidup itu simpel, yang bikin ribet itu gengsi.&#8221; ~Anonim</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]egala hal kalau dilakukan hanya untuk gengsi dan hawa nafsu pasti ujungnya nggak baik. Perlu bukti? <em>Yuk</em>, tengok Light Rail Train (LRT) di Palembang. Bagaimana kabarnya?</p>
<p>Sekadar bernostalgia, ya. Dulu LRT dirancang, katanya untuk menyukseskan Asian Games. Palembang kan menjadi salah satu wajah Indonesia yang akan disorot dunia internasional, kurang asyik kan kalau sepi fasilitas dan infrastruktur.</p>
<p>Asian Games telah berlalu. Euforia membanggakan dirinya telah selesai. Lantas, bagai nasib LRT kemudian?</p>
<p>Sebenarnya, selain untuk mengenyangkan gengsi kita di mata dunia, pembangunan LRT ini juga ditujukan untuk investasi masa depan. Takutnya, di masa depan Palembang jadi makin padat dan macet seperti di Jakarta. Kalau sudah ada LRT kan jadi aman. <em>Hmm, </em>tapi apa iya semenguntungkan itu?</p>
<p>Dengar-dengar, pemerintah masih terus memberikan subsidi untuk mempertahankan operasional kereta api layang tersebut. Dan ternyata dananya itu nggak sedikit, bisa Rp 9 miliar per bulan. Kira-kira bakal sampai kapan pemerintah nombok terus?</p>
<p>Kubu oposisi sudah sempat protes <em>nih</em>. Mereka menanyakan, dulu perencanaannya bagaimana? Harusnya dilihat urgensinya. Memang semacet apa Palembang sampai butuh LRT? Kalau masyarakat Palembang memang benar-benar butuh LRT, harusnya yang memakai banyak. Pemerintah nggak akan terus-terusan menombok biaya operasional. Biaya subsidi bisa dipakai untuk hal penting lainnya.</p>
<p>Tidak hanya oposisi, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga turut mengkritisi transportasi massal tersebut. Karena kenyataannya memang tidak berjalan efisien. Yang pakai hanya turis lokal, yang hanya coba satu kali, kemudian sudah.</p>
<p><hr /><p><em>LRT Palembang itu ibarat karya seni, untuk background selfie, cekrek, upload, selesai...</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fnasib-buruk-lrt-palembang%2F&#038;text=LRT%20Palembang%20itu%20ibarat%20karya%20seni%2C%20untuk%20background%20selfie%2C%20cekrek%2C%20upload%2C%20selesai...&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />00</p>
<p>JK pun bertanya-tanya, apa gunanya LRT Palembang ini? Kalau untuk mengangkut orang, tentu menjadi kurang efisien. Kalau dibangunnya di pulau Jawa mungkin akan lebih berguna. Penduduknya bejibun, sampai 160 juta jiwa, yang pakai bisa jadi banyak.</p>
<p>Pembangunan proyek mercusuar untuk menyambut sebuah pesta olahraga memang bukan hal yang baru. Bung Karno pun pernah bangun ini itu sampai negara jadi krisis demi bisa dilihat sangar di mata dunia ketika pagelaran Asian Games. Namun, bukankah akan lebih baik jika setiap mau bangun ini itu, dimatangkan dulu konsepnya, secara teknis maupun ekonomi. Biar nggak buang-buang uang aja.</p>
<p>Coba tengok infrastruktur yang dibangun untuk perhelatan Olimpiade Rio de Janeiro, sekarang bagaimana? Tak terurus dan tak berguna. Di negara-negara lain pun banyak yang nasibnya serupa.</p>
<p>Okelah, yang lalu biarlah berlalu. Tapi pemerintah juga harus ingat, jangan mengulangi kesalahan yang sama, membangun infrastruktur hanya demi gengsi, apalagi hanya untuk bisa dipilih lagi di Pilpres. (F41)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/02/LRT-Palembang.-Foto-Katadata.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Prabowo Detektif LRT</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/prabowo-detektif-lrt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jun 2018 11:56:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Biaya Pembangunan LRT]]></category>
		<category><![CDATA[LRT Palembang]]></category>
		<category><![CDATA[Mark Up LRT]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=31671</guid>

					<description><![CDATA[&#8221; Tidak jelas LRT bermanfaatnya untuk siapa. Proyek ini senilai Rp 12,5 triliun (24 km). Menurut Anies, indeks termahal LRT di dunia 8 juta dolar/km. Sedangkan LRT kita 40 juta dolar/km. Artinya ada mark up 500 persen,” ~ Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. PinterPolitik.com [dropcap]M[/dropcap]emang seakan tak habis bahan kritik Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8221; Tidak jelas LRT bermanfaatnya untuk siapa. Proyek ini senilai Rp 12,5 triliun (24 km). Menurut Anies, indeks termahal LRT di dunia 8 juta dolar/km. Sedangkan LRT kita 40 juta dolar/km. Artinya ada mark up 500 persen,” ~ </em>Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]M[/dropcap]emang seakan tak habis bahan kritik Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto kepada segala kebijakan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Misalnya saja mengenai pembangunan infrastruktur, Prabowo baru-baru ini menyebut adanya <em>mark up</em> pada  proyek pembangunan LRT Palembang. <em>Mmm</em>.</p>
<p>Penggelembungan dana itu disebut-sebut oleh Prabowo gak nanggung-nanggung loh, mencapai 500 persen. <em>Warbyasah</em>. Prabwo berani <em>cuap-cuap</em> karena udah punya data yang konon kabarnya dimiliki Anies sebagai si pemberi info. Tapi apa iya bener gitu. Jangan-jangan asal catut sumber data. <em>Hadeuh</em>.</p>
<p>Anies sendiri gak membantah maupun mengiyakan pernyataan Prabowo yang menyebut namanya sebagai si pemilik data mark up LRT tersebut. Yang pasti, dia malah melempar tanggung jawab validasi data kepada wartawan. Lah masa dia yang ngelempar isu, tapi wartawan yang suruh cari klarifikasinya.</p>
<p>Tapi emangnya bener ya apa yang dikatakan Prabowo tentang LRT Palembang yang disebut telah digemlembungkan dananya? Nih ya eike kasih tau, dari 10 negara, biaya LRT Indonesia ada diurutan ke lima, dengan nilai US$ 33,35 juta/km. Sedangkan urutan pertama ada Israel dengan nilai US$ 79,90 juta/km.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-31681" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Biaya-Pembangunan-LRT-300x231.png" alt="Prabowo Detektif LRT" width="682" height="525" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Biaya-Pembangunan-LRT-300x231.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Biaya-Pembangunan-LRT-768x591.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Biaya-Pembangunan-LRT-1024x788.png 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Biaya-Pembangunan-LRT-696x536.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Biaya-Pembangunan-LRT-1068x822.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Biaya-Pembangunan-LRT-546x420.png 546w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Biaya-Pembangunan-LRT.png 1080w" sizes="(max-width: 682px) 100vw, 682px" /></p>
<p>Asal tau aja ya, total biaya pembangunan LRT Palembang itu senilai Rp 10,94 triliun dengan total panjang 23,4 km. Jadi biaya pembangunan per kilometernya senilai Rp 467 miliar atau US$33,35 juta. Angka ini terkesan memang sangat besar ketimbang angka US$8 juta/km yang disampaikan oleh Anies. Iya juga sih.</p>
<p>Tapi masalahnya, angka standar US$ 8 juta/km yang disebutkan Anies itu gak tepat, karena setelah eike ubek-ubek <em>googling</em>, angka itu adalah untuk BRTS (<em>Bus Rapid Transit System</em>). Itu pun berasal dari situs berbagi informasi Quora.com. Ya kali Anies beneran mengutip sumber data dari sini. Gak kredibel banget.</p>
<p>Yang pasti, angka besaran biaya pembangunan infrastruktur LRT per kilometer gak bisa disamakan antar daerah. Karena di dalamnya ada faktor tenaga kerja, waktu, keadaan kondisi lapangan, lingkungan, bahan baku. Ya jadi gak <em>apple to apple</em>. Jadi aneh aja rasanya kalau Prabowo menuding ada <em>mark up</em>. <em>Wew</em>.</p>
<p>Kalau merasa punya data indikasi <em>mark up</em> yang disebutkan itu, menurut eike kenapa gak langsung lapor aja ke pihak terkait, bukan malah koar-koar <em>gaje</em> gitu. Jangan-jangan tudingan ini cuma dalam rangka pernyataan politis? Benar gaknya mah belakangan. Yang penting rakyat udah dibuat terkesima, bahwa Prabowo adalah sosok yang anti terhadap segala sesuatu berbau korupsi. <em>Jiah, cape deh</em>. (K16)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/LRT-Palembang-1024x684.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Prabowo: LRT Mark Up!</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/mark-up-pembangunan-lrt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Y14]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jun 2018 11:08:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[LRT Palembang]]></category>
		<category><![CDATA[Mark Up LRT]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=31832</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-06-25-INFOGRAFIS-Prabowo-LRT-Mark-Up-H33-POSTED.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-31833 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-06-25-INFOGRAFIS-Prabowo-LRT-Mark-Up-H33-POSTED.jpg" alt="mark up pembangunan LRT" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-06-25-INFOGRAFIS-Prabowo-LRT-Mark-Up-H33-POSTED.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-06-25-INFOGRAFIS-Prabowo-LRT-Mark-Up-H33-POSTED-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-06-25-INFOGRAFIS-Prabowo-LRT-Mark-Up-H33-POSTED-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-06-25-INFOGRAFIS-Prabowo-LRT-Mark-Up-H33-POSTED-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-06-25-INFOGRAFIS-Prabowo-LRT-Mark-Up-H33-POSTED-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-06-25-INFOGRAFIS-Prabowo-LRT-Mark-Up-H33-POSTED-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-06-25-INFOGRAFIS-Prabowo-LRT-Mark-Up-H33-POSTED-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-06-25-INFOGRAFIS-Prabowo-LRT-Mark-Up-H33-POSTED-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-06-25-INFOGRAFIS-Prabowo-LRT-Mark-Up-H33-POSTED-135x135.jpg 135w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-06-25-INFOGRAFIS-Prabowo-LRT-Mark-Up-H33-POSTED-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
