<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Lockdown &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/lockdown/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Feb 2022 06:29:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Lockdown &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jokowi Lockdown, Saran yang Sia-sia?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/jokowi-lockdown-saran-yang-sia-sia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R53]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2021 16:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=100051</guid>

					<description><![CDATA[Bertolak dari lonjakan kasus Covid-19, berbagai pihak mendesak pemerintah menerapkan&#160;lockdown. Namun dalam pidato terbarunya, Presiden Jokowi tampak secara halus menolak usulan tersebut. Apakah opsi&#160;lockdown&#160;memang tidak mungkin diambil? PinterPolitik.com “Could you imagine looking at a magnificent rainbow and complaining that one of the colors wasn&#8217;t perfect?”&#160;– Mel Schwartz L.C.S.W., dalam&#160;The Problem with Perfection: Why would you [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Bertolak dari lonjakan kasus Covid-19, berbagai pihak mendesak pemerintah menerapkan&nbsp;<em>lockdown</em>. Namun dalam pidato terbarunya, Presiden Jokowi tampak secara halus menolak usulan tersebut. Apakah opsi&nbsp;<em>lockdown</em>&nbsp;memang tidak mungkin diambil?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/a"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote has-text-align-center is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>“<em>Could you imagine looking at a magnificent rainbow and complaining that one of the colors wasn&#8217;t perfect?”</em>&nbsp;– Mel Schwartz L.C.S.W., dalam&nbsp;<em>The Problem with Perfection: Why would you seek being perfect?</em></p></blockquote>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Di bulan Maret 2020, berbagai pihak mendorong pemerintah menerapkan&nbsp;<em>lockdown</em>&nbsp;untuk memutus penularan Covid-19. Namun, seperti yang diketahui, saran tersebut berujung pada pergantian istilah menjadi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penerapannya pun tarik-ulur dan terkesan setengah-setengah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kini, di tengah lonjakan kasus Covid-19, khususnya setelah varian Beta dan Delta yang lebih menular masuk, saran untuk melakukan&nbsp;<em>lockdown</em>&nbsp;kembali menggema.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href="https://www.pinterpolitik.com/in-depth/mengapa-psbb-anies-ditentang-pusat">Mengapa PSBB Anies Ditentang Pusat?</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlihat geram dengan situasi yang ada, epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono bahkan menyebut Indonesia telah lama dalam kondisi&nbsp;<em>herd stupidity</em>. Jika&nbsp;<em>herd immunity</em>&nbsp;adalah imunitas komunal,&nbsp;<em>herd stupidity&nbsp;</em>adalah kebebalan komunal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini karena Pandu melihat telah lama perilaku masyarakat dan pejabat yang tidak optimal menerapkan 5M dan juga terdapat pihak yang menolak vaksinasi. Mobilitas yang tinggi juga mendorong replikasi virus, memperbanyak diri dan berubah menjadi lebih mudah menular.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kembali pada saran&nbsp;<em>lockdown</em>, dalam keterangan terbarunya, Presiden Jokowi tampak menolak saran tersebut secara halus. Menurutnya, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan&nbsp;<em>lockdown</em>&nbsp;memiliki esensi yang sama. Dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi, sosial, dan politik, PPKM Mikro dinilai sebagai kebijakan yang paling tepat untuk menghentikan laju penularan Covid-19.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, apakah&nbsp;<em>lockdown</em>&nbsp;bukanlah opsi yang mungkin untuk diambil? Lalu, apakah ini semakin mempertegas preferensi pemerintah pada ekonomi?</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://www.pinterpolitik.com:8000/photos/shares/2021/6/infografis%20Jokowi%20Kami%20Menyambut%20Baik.jpg" alt=""/></figure>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kondisi yang Ada</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan melihat konteks dan dinamikanya, tampaknya terdapat perbedaan antara penolakan penerapan&nbsp;<em>lockdown</em>&nbsp;di awal pandemi dengan saat ini. Di awal pandemi, penolakannya lebih ke kesalahan kalkulasi. Pasalnya, saat itu, dengan penularan yang masih rendah dan anggaran yang masih mencukupi, jika Jakarta di-<em>lockdown&nbsp;</em>selama satu sampai tiga bulan, kasus Covid-19 mungkin tidak seperti sekarang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara saat ini, persoalannya mungkin lebih karena mempertimbangkan realitas kemampuan yang ada. Saat ini penularan telah menyebar ke seluruh daerah. Jika ingin melakukan&nbsp;<em>lockdown</em>, ada tiga tantangan hebat, yakni anggaran, data dan aparat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang pernah ditegaskan Presiden Jokowi pada 22 April 2020, untuk Jakarta saja dibutuhkan anggaran Rp 550 miliar per hari. Dengan kondisi ekonomi saat ini, sekiranya pemerintah tidak memiliki anggaran sebesar itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2020 yang dirilis Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), utang pemerintah disebut telah lebih dari Rp 6.000 triliun, tepatnya Rp 6.527,29 triliun. Bahkan BPK memiliki kekhawatiran terhadap penurunan kemampuan pemerintah untuk membayar utang dan bunga utang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bayangkan saja, rasio utang terhadap penerimaan tercatat sebesar 369 persen. Ini melampaui rekomendasi International Debt Relief (IDR) sebesar 92 hingga 167 persen dan rekomendasi International Moneter Fund (IMF) sebesar 90 hingga 150 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait persoalan anggaran, mungkin ada yang menyebut alokasi anggaran, misalnya dengan menyetop proyek infrastruktur. Ya, katakanlah itu dilakukan dan didapatkan dana sekian triliun, masalah selanjutnya adalah data. Kasus bansos kemarin dengan jelas memperlihatkan bagaimana kacaunya data pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 30 April, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini bahkan datang ke KPK untuk melaporkan 21 juta data ganda penerima bansos. Coba bayangkan, dengan data yang masih kacau, anggaran sekian triliun tersebut akan kembali mengulang kesalahan kemarin, akan banyak bansos tidak tepat sasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian terkait aparat, fenomena mudik kemarin adalah bukti kuat bagaimana aparat tidak mencukupi jika&nbsp;<em>lockdown</em>&nbsp;dilakukan, apalagi se-Indonesia. Di kasus berhasilnya&nbsp;<em>lockdown</em>&nbsp;di Tiongkok, sala satu kuncinya adalah penurunan aparat militer untuk mengamankan kondisi. Selain itu, birokrasi di negeri Tirai Bambu begitu efisien, tidak seperti Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga kondisi tersebut mendorong kita untuk melihat pemikiran pragmatisme dari filsuf Amerika-Jerman, Nicholas Rescher. Dalam bukunya&nbsp;<em>The Pragmatic Vision: Themes in Philosophical Pragmatism</em>, Rescher memberikan pembelaan penting terkait berbagai kritik keras terhadap metode induksi yang digunakan dalam ilmu pengetahuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan metode deduksi yang menarik kesimpulan berdasarkan rangkaian struktur premis, induksi adalah metode penarikan kesimpulan yang menitikberatkan pembuktian tesis berdasar pada observasi empiris.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang menjadi persoalan adalah, terdapat&nbsp;<em>gap</em>&nbsp;yang begitu lebar antara objek yang telah berhasil diobservasi dengan realitas itu sendiri. Artinya, induksi memiliki masalah fundamental karena telah melakukan reduksi realitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href="https://www.pinterpolitik.com/celoteh/lockdown-tak-mungkin-dipilih-jokowi">Lockdown Tak Mungkin Dipilih Jokowi</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Roberto Gronda dalam tulisannya&nbsp;<em>Nicolas Rescher, Pragmatism. The Restoration of Its Scientific Roots; The Pragmatic Vision. Themes in Philosophical Pragmatis</em>&nbsp;menyebutkan Rescher melihat induksi sebagai alat (<em>tool</em>) yang mungkin bukan jawaban terbaik yang ada (<em>best possible answer</em>) tapi merupakan jawaban terbaik yang tersedia (<em>best available answer</em>).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lengkapnya, induksi adalah jawaban terbaik yang tersedia berdasarkan bukti yang tersedia (<em>best available answer based on available evidences</em>).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kata lain, memang benar induksi telah melakukan reduksi realitas, sehingga mungkin saja kesimpulan yang didapatkan tidak representatif. Namun, berdasarkan bukti-bukti yang saat ini tersedia, itulah kesimpulan yang paling mungkin didapatkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Gronda, Rescher hendak memberikan jalan tengah atas masalah keterbatasan manusia dalam menjembatani kesenjangan antara data parsial yang telah didapatkan dan pengetahuan obyektif yang hendak dituju.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Merefleksikan penjelasan Rescher, dengan melihat kondisi pemerintah saat ini, mungkin benar PPKM Mikro bukanlah jawaban terbaik, namun itulah&nbsp;<em>best available answer&nbsp;</em>yang ada.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://www.pinterpolitik.com:8000/photos/shares/Infografis%202020/poster%20lockdown.jpg" alt=""/></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, meskipun telah dipaparkan berbagai keadaan yang ada, tetap saja akan ada yang mendorong penerapan&nbsp;<em>lockdown</em>, misalnya dengan mengacu pada teori atau kewajiban negara dalam menjaga warganya yang tertuang di konstitusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, mengapa dorongan semacam itu tetap ada?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong><em>The Impossibility of Perfection</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Penjelasan Rescher tidak hanya dapat direfleksikan untuk memahami keputusan pemerintah, melainkan juga dapat menjadi jawaban atas paradoks yang disebut dengan&nbsp;<em>the impossibility of perfection</em>&nbsp;atau ketidakmungkinan kesempurnaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kendati konsep tersebut lebih ditujukan untuk menjelaskan persoalan etis, di mana pencarian kebahagiaan atau nilai yang sempurna dipandang sebagai proyek yang mustahil,&nbsp;<em>impossibility of perfection</em>&nbsp;pada dasarnya terjadi di berbagai lini kehidupan manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam lingkup politik,&nbsp;<em>impossibility of perfection</em>&nbsp;kerap terjadi. Pada persoalan distribusi kekayaan, misalnya, sampai saat ini belum ditemukan metode untuk membagi kekayaan secara merata, namun kritik atas kesetaraan kekayaan selalu dielukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, katakanlah negara secara paksa membagi kekayaan kepada setiap warganya, itu memiliki konsekuensi moral tersendiri karena mereka yang bekerja keras merasa diberlakukan diskriminatif karena mereka yang bermalas-malasan mendapatkan imbalan yang setara. Para libertarian adalah para penolak tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mel Schwartz L.C.S.W. dalam tulisannya&nbsp;<em>The Problem with Perfection: Why would you seek being perfect?</em>&nbsp;menyebut sulit bagi manusia untuk secara proporsional memahami kesempurnaan dan kekurangan. Pasalnya, kedua hal itu sulit dipahami secara bersamaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href="https://www.pinterpolitik.com/in-depth/chaos-lockdown-india-hantui-indonesia">Chaos Lockdown India Hantui Indonesia?</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti pertanyaan Schwartz di awal tulisan, mungkinkah dalam satu waktu kita kagum dengan pelangi, sekaligus mengkritik salah satu warnanya? Sekiranya sangat sulit. Sama halnya jika kita telah melihat sesuatu yang ideal, misalnya&nbsp;<em>lockdown</em>&nbsp;harus dilakukan. Pandangan ideal itu akan membuat kita sulit melihat kekurangan yang ada, seperti anggaran, data, aparat, dan birokrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengadopsi&nbsp;<em>the impossibility of perfection</em>&nbsp;dan pembelaan Rescher terhadap induksi, dapat kita gunakan untuk memahami situasi Presiden Jokowi saat ini. Suka atau tidak, mantan Wali Kota Solo itu tengah di kondisi serba salah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika tidak&nbsp;<em>lockdown</em>, penularan sulit ditekan. Namun jika&nbsp;<em>lockdown</em>, ekonomi akan terpukul. Masalahnya, itu lebih besar menghantam ekonomi menengah ke bawah yang merupakan mayoritas. Tidak hanya ekonomi, pukulan terhadap ekonomi juga dapat berubah menjadi gejolak politik karena akan lahir ketidakpuasan meluas di tengah masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, mungkin kita perlu melihat masalah ini secara proporsional. Dengan segala kekurangannya, mungkin inilah kebijakan terbaik yang dapat dilakukan oleh pemerintah. Semoga. (R53)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/1624575787_jokowi-konpres-ppkm-mikro-1024x576jpeg.jpeg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Jokowi: Kami Menyambut Baik</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/jokowi-kami-menyambut-baik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2021 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[kurang anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=99831</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="922" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Jokowi-Kami-Menyambut-Baik-922x1024.jpg" alt="" class="wp-image-99838" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Jokowi-Kami-Menyambut-Baik-922x1024.jpg 922w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Jokowi-Kami-Menyambut-Baik-270x300.jpg 270w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Jokowi-Kami-Menyambut-Baik-135x150.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Jokowi-Kami-Menyambut-Baik-768x853.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Jokowi-Kami-Menyambut-Baik-696x773.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Jokowi-Kami-Menyambut-Baik-1068x1187.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Jokowi-Kami-Menyambut-Baik-378x420.jpg 378w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Jokowi-Kami-Menyambut-Baik.jpg 1080w" sizes="(max-width: 922px) 100vw, 922px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Jokowi-Kami-Menyambut-Baik-922x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Lockdown</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/lockdown/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2021 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[kasus covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=99871</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="851" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-lockdown-851x1024.jpg" alt="" class="wp-image-99877" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-lockdown-851x1024.jpg 851w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-lockdown-249x300.jpg 249w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-lockdown-125x150.jpg 125w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-lockdown-768x924.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-lockdown-696x838.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-lockdown-1068x1286.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-lockdown-349x420.jpg 349w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-lockdown.jpg 1080w" sizes="(max-width: 851px) 100vw, 851px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-lockdown-851x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tidak Ada Anggaran</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/tidak-ada-anggaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2021 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[Sultan Hamengkubuwono X]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=99882</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1005" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-tidak-ada-anggaran-1005x1024.jpg" alt="" class="wp-image-99875" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-tidak-ada-anggaran-1005x1024.jpg 1005w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-tidak-ada-anggaran-295x300.jpg 295w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-tidak-ada-anggaran-147x150.jpg 147w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-tidak-ada-anggaran-768x782.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-tidak-ada-anggaran-696x709.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-tidak-ada-anggaran-1068x1088.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-tidak-ada-anggaran-412x420.jpg 412w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-tidak-ada-anggaran-356x364.jpg 356w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-tidak-ada-anggaran.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1005px) 100vw, 1005px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-tidak-ada-anggaran-1005x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Covid Alert</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/covid-alert/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2021 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kasus covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=99891</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="851" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-covid-alert-851x1024.jpg" alt="" class="wp-image-99876" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-covid-alert-851x1024.jpg 851w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-covid-alert-249x300.jpg 249w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-covid-alert-125x150.jpg 125w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-covid-alert-768x924.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-covid-alert-696x838.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-covid-alert-1068x1286.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-covid-alert-349x420.jpg 349w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-covid-alert.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 851px) 100vw, 851px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/poster-covid-alert-851x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menuju Rem Darurat?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/menuju-rem-darurat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2021 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kasus covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=100326</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="885" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Menuju-Rem-Darurat-885x1024.jpg" alt="" class="wp-image-100321" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Menuju-Rem-Darurat-885x1024.jpg 885w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Menuju-Rem-Darurat-259x300.jpg 259w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Menuju-Rem-Darurat-130x150.jpg 130w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Menuju-Rem-Darurat-768x889.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Menuju-Rem-Darurat-696x806.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Menuju-Rem-Darurat-1068x1236.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Menuju-Rem-Darurat-363x420.jpg 363w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Menuju-Rem-Darurat.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 885px) 100vw, 885px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Menuju-Rem-Darurat-885x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Lockdown Adalah Koentji?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/lockdown-adalah-koentji/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2021 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Sultan Hamengkubuwono X]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=100346</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="885" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Lockdown-Adalah-Koentji-885x1024.jpg" alt="" class="wp-image-100341" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Lockdown-Adalah-Koentji-885x1024.jpg 885w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Lockdown-Adalah-Koentji-259x300.jpg 259w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Lockdown-Adalah-Koentji-130x150.jpg 130w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Lockdown-Adalah-Koentji-768x889.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Lockdown-Adalah-Koentji-696x806.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Lockdown-Adalah-Koentji-1068x1236.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Lockdown-Adalah-Koentji-363x420.jpg 363w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Lockdown-Adalah-Koentji.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 885px) 100vw, 885px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Lockdown-Adalah-Koentji-885x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Lockdown &#8211; John Zachary Series</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/lockdown-john-zachary-series/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[B62]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2021 08:32:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Archive]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[john zachary series]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<category><![CDATA[pinter politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=88585</guid>

					<description><![CDATA[In this episode John talks about the lockdown policy in UK.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Lockdown - John Zachary Series" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/yQpeUbZqXuA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">In this episode John talks about the lockdown policy in UK.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2021/01/maxresdefault-9-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Lockdown Tak Mungkin Dipilih Jokowi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/lockdown-tak-mungkin-dipilih-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S13]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2021 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=102070</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Kita tahu dua hari lalu, tiga hari lalu Bangkok&#160;lockdown, Tokyo dinyatakan dalam keadaan darurat, London juga&#160;lockdown, kemudian juga di seluruh Inggris di-lockdown&#160;karena penyebaran Covid yang sangat eksponensial”. – Presiden Jokowi PinterPolitik.com Angka Covid-19 sudah mulai tak terbendung. Apalagi di beberapa negara dilaporkan kemunculan varian baru virus ini. Inggris misalnya, sudah menerapkan lockdown di seluruh negara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>&#8220;Kita tahu dua hari lalu, tiga hari lalu Bangkok&nbsp;lockdown, Tokyo dinyatakan dalam keadaan darurat, London juga&nbsp;lockdown, kemudian juga di seluruh Inggris di-lockdown&nbsp;karena penyebaran Covid yang sangat eksponensial”. – Presiden Jokowi</strong></p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="https://pinterpolitik.com/">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Angka Covid-19 sudah mulai tak terbendung. Apalagi di beberapa negara dilaporkan kemunculan varian baru virus ini. Inggris misalnya, sudah menerapkan lockdown di seluruh negara akibat lonjakan drastis pasien positif virus varian baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa negara lain juga sudah kembali menerapkan kebijakan lockdown menyusul mulai makin tingginya kasus positif Covid-19. Belanda, Jerman, Jepang, Turki dan beberapa negara lain adalah sebagian di antaranya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang dekat-dekat, Bangkok di Thailand juga sudah mengambil langkah untuk menerapkan lockdown.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, akibat tingginya kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir, akhirnya membuat Presiden Jokowi mulai melirik kiri kanan dan melihat apakah mungkin kebijakan lockdown juga diterapkan di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga:&nbsp;</strong><a href="https://www.pinterpolitik.com/ada-agenda-penenggelaman-maruf-amin-1"><strong>Ada Agenda Penenggelaman Ma’ruf Amin?</strong></a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasalnya, pada Desember 2020 lalu angka kasus positif Covid-19 mencapai  110 ribu kasus dalam satu bulan, atau meningkat dari hanya 54 ribu pada November. Jumlah yang naik 2 kali lipat tersebut memang mau tidak mau membuat Jokowi berpikir untuk mengambil langkah tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beh, ini udah pasti gara-gara nekat nyelenggarain Pilkada nih di awal Desember 2020 kemarin. Kan udah tau orang Indonesia suka fanatik minta ampun kalau ada kontestasi elektoral, eh ini malah dipaksain. Akhirnya banyak yang melanggar protokol kesehatan, dan ujung-ujungnya jadi pada positif Covid-19 semua.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kan kasihan jadinya. Pak Jokowi sendiri akhirnya dibully sama warganet yang bilang Pilkada dipaksakan demi memuluskan langkah sang putra, Gibran Rakabuming Raka untuk tetap bisa maju. Uppps. Itu komentar netizen loh ya, jadi bisa minta pertanggungjawaban sama para netizen yang maha benar itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hmm, tapi emang terlihat jelas sih. Dengan Pak Jokowi mulai nyinggung soal lockdown, berasa kayak pemerintah terlambat sadar gitu. Akibat jangka panjangnya seolah nggak dihitung. Jangan heran jika masyarakat akhirnya makin turun tingkat kepercayaannya kepada pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bicara soal terlambat sadar ini bikin teringat pada karakter Joey di serial&nbsp;<em>Friends.&nbsp;</em>Buat yang belum tahu, ini serial legendaris dari Amerika Serikat – mungkin salah satu TV show paling sukses sepanjang sejarah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, si Joey ini dikenal sebagai karakter yang suka telat sadar. Jangan sampai pemerintah banyak terinspirasi dari karakter ini ya. Uppps. Soalnya pada WFH kayak gini, Netflix jadi populer. Dan serial yang ramai ditonton lagi adalah&nbsp;<em>Friends&nbsp;</em>ini. Hehehe.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menarik ditunggu deh, apakah mungkin Pak Jokowi berani lockdown Indonesia. Tapi kayaknya bakalan susah sih. Soalnya pemerintah sepertinya lebih milih ekonomi daripada kesehatan. (S13)</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Sejarah Jenderal Hoegeng: Polisi Jujur Disingkirkan Soeharto" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/uW6J9CzPwy0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di&nbsp;<a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di&nbsp;<a href="http://bit.ly/ruang-publik"><strong>bit.ly/ruang-publik</strong></a>&nbsp;untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Lockdown-Tak-Mungkin-Dipilih-Jokowi.jpeg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>110 Ribu Menuju Lockdown?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/110-ribu-menuju-lockdown/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2021 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<category><![CDATA[psbb jawa bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=92168</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="869" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/110-Ribu-Menuju-Lockdown-869x1024.jpg" alt="" class="wp-image-92135" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/110-Ribu-Menuju-Lockdown-869x1024.jpg 869w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/110-Ribu-Menuju-Lockdown-255x300.jpg 255w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/110-Ribu-Menuju-Lockdown-127x150.jpg 127w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/110-Ribu-Menuju-Lockdown-768x905.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/110-Ribu-Menuju-Lockdown-696x820.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/110-Ribu-Menuju-Lockdown-1068x1259.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/110-Ribu-Menuju-Lockdown-356x420.jpg 356w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/110-Ribu-Menuju-Lockdown.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 869px) 100vw, 869px" /><figcaption>Presiden Jokowi mulai singgung kebijakan lockdown</figcaption></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/110-Ribu-Menuju-Lockdown-869x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
