<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>legendaris &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/legendaris/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Sep 2023 05:03:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>legendaris &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kue Legendaris: Dari Black Forest hingga Mochi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/kue-legendaris-dari-black-forest-hingga-mochi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A49]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Sep 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[black forest]]></category>
		<category><![CDATA[cheesecake]]></category>
		<category><![CDATA[gulab jamun]]></category>
		<category><![CDATA[kue]]></category>
		<category><![CDATA[kue legendaris]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[legendaris]]></category>
		<category><![CDATA[macaron]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[mochi]]></category>
		<category><![CDATA[pinterekbis]]></category>
		<category><![CDATA[tiramisu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=135949</guid>

					<description><![CDATA[PinterEkbis Dari sudut dunia yang paling jauh hingga di negara kita sendiri, kue selalu mampu menjadi salah satu  makanan penutup yang paling dinanti-nanti. Kue tidak hanya menyajikan rasa yang lezat, tetapi juga merepresentasikan budaya, tradisi, dan sejarah dari suatu daerah atau negara. Berikut adalah beberapa jenis kue yang terkenal di seluruh dunia: Black Forest (Jerman) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/">PinterEkbis</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Dari sudut dunia yang paling jauh hingga di negara kita sendiri, kue selalu mampu menjadi salah satu  makanan penutup yang paling dinanti-nanti. Kue tidak hanya menyajikan rasa yang lezat, tetapi juga merepresentasikan budaya, tradisi, dan sejarah dari suatu daerah atau negara. Berikut adalah beberapa jenis kue yang terkenal di seluruh dunia:</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Black Forest (Jerman)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kue yang berasal dari Jerman ini adalah kombinasi dari <em>cake</em> coklat, krim, dan ceri yang diawetkan. Namanya diambil dari minuman keras khas Jerman yang digunakan untuk membuat kue ini, yaitu <em>Schwarzwälder Kirsch</em> (<em>wasser</em>), yang juga berasal dari daerah bernama Black Forest.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Tiramisu (Italia)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari negeri pizza dan pasta, tiramisu adalah kue khas Italia yang menggunakan bahan-bahan seperti kopi,<em> mascarpone</em>, telur, gula, kakao, dan <em>wine</em> marsala. Kata &#8216;tiramisu&#8217; berarti &#8216;tarik aku naik&#8217;, sebuah simbol dari efek &#8216;mengangkat&#8217; dari kopi yang digunakan di dalamnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cheesecake (Amerika Serikat)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski ada banyak varian cheesecake di seluruh dunia, New York Cheesecake adalah salah satu yang paling terkenal. Dibuat dari keju krim, gula, dan telur, cheesecake adalah contoh sempurna dari kesederhanaan yang menghasilkan kelezatan yang kompleks.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Macaron (Prancis)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Macaron adalah kue kecil berbentuk bulat yang dibuat dari putih telur, gula halus, gula almond, dan pewarna makanan. Dengan tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam, macaron adalah simbol elegan dari kuliner Prancis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Gulab Jamun (India)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Gulab Jamun adalah kue bola kecil yang terbuat dari susu kental dan kemudian digoreng dan dicelupkan dalam sirup gula. Kue ini biasa disajikan dalam berbagai perayaan dan acara di India.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Mochi (Jepang)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Mochi adalah kue ketan yang sangat populer di Jepang, terutama saat perayaan tahun baru. Terbuat dari beras ketan yang dikukus dan kemudian dibentuk menjadi bola-bola kecil, mochi bisa diisi dengan berbagai jenis isian, seperti pasta kacang merah atau es krim.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Yap</em>, kue adalah salah satu elemen kuliner yang paling menyenangkan, mereka tidak hanya memuaskan selera kita tetapi juga bisa membawa cerita dan tradisi dari tempat asalnya. Dalam dunia yang semakin terkoneksi ini, berbagai jenis kue dari berbagai budaya dan negara terus dinikmati dan dirayakan sebagai bagian dari tapestri kuliner global. (A49)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/fimelacom_webp-1024x577.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>5 Kuliner Legendaris di Jakarta</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/5-kuliner-legendaris-di-jakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A49]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Aug 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[bakmi gang kelinci]]></category>
		<category><![CDATA[gado-gado bon bin]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ketan susu kemayoran]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[legendaris]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[nasi goreng kambing kebon sirih]]></category>
		<category><![CDATA[pinterekbis]]></category>
		<category><![CDATA[PinterPolitik]]></category>
		<category><![CDATA[restoran trio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=133682</guid>

					<description><![CDATA[PinterPolitik.com Kalau kita bahas kuliner di Jakarta pasti tidak akan ada habisnya. Selalu saja ada yang baru. Namun, ada juga lho beberapa rekomendasi kuliner legendaris Jakarta yang masih eksis digemari hingga saat ini. Mulai dari warung makan sederhana hingga restoran jadul yang sudah ada sejak jaman dulu, mereka tetap mempertahankan cita rasa yang unik dan khas. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://www.pinterpolitik" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Kalau kita bahas kuliner di Jakarta pasti tidak akan ada habisnya. Selalu saja ada yang baru. <ins>Namun, </ins>ada juga <em>lh<ins>o</ins></em> beberapa rekomendasi kuliner legendaris Jakarta yang masih eksis digemari hingga saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mulai dari warung makan sederhana hingga restoran jadul yang sudah ada sejak jaman dulu<ins>, mereka</ins> <ins>te</ins>tap mempertahankan cita rasa yang unik dan khas.<ins> Penjaja makanan</ins><ins>-makanan</ins><ins> ini</ins> <ins>t</ins>etap bertahan di tengah gempuran kuliner kekinian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini rekomendasi pilihan tempat makan legendaris yang ada di Jakarta. Siap-siap, <em>weekend</em> ini kita <em>hunting</em> <ins>makanan </ins>ya!</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Restoran Trio</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Restoran Trio mengusung tema <em><ins>C</ins>hinese food</em>. Berdiri sejak tahun 1947 di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat<ins> (Jakpus), DKI Jakarta</ins>. Kesan jadul sangat terasa begitu kita memasuki Restoran Trio. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dekorasi interior bangunan yang lawas masih terawat dengan baik. Furnitur meja dan kursi kayu serta foto-foto masakan dan menu yang terpampang di dinding menegaskan kesan tua. Alunan lagu daerah dari pengeras suara menggema ke sekeliling ruang makan<ins> </ins>menemani para pengunjung saat menikmati hidangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><ins>Di restoran ini, t</ins>ersedia aneka pilihan menu mulai dari lumpia udang, bistik sapi lada hitam, guram<ins>i</ins> asam manis, kodok goreng mentega, dan <em>huzaren</em> salad.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><ins>Bila ingin mengunjunginya, </ins><ins>R</ins>estoran Trio beralamat di Jl<ins>.</ins> RP Soeroso No. 29 A, Gondangdia<ins>, </ins>Jak<ins>pus</ins><ins>, DKI Jakarta</ins>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Bakmi Gang Kelinci</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><ins>Bakmi satu ini adalah s</ins>alah satu bakmi legendaris yang ada di Jakarta. <ins>Penjaja bakmi satu ini </ins><ins>sudah berjualan</ins> sejak tahun 1957 dan dinamakan Gang Kelinci karena lokasinya ada di Jalan Kelinci Raya, Pasar Baru, Jak<ins>pus, DKI Jakarta</ins>. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Bakmi Ayam Jamur menjad<ins>i</ins> menu andalan resto ini. Selain pilihan aneka bakmi, bihun<ins>,</ins> dan kwetiau, kita dapat mencoba menu <em><ins>C</ins>hinese food</em> seperti nasi tim, <em>gohyong </em>udang<em>, fu yung hai, </em>ayam goreng mentega, <em>cap cay</em><ins>,</ins> dan lain-lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mencapai Bakmi Gang Kelinci, kita harus melewati gang kecil. Begitu sampai, resto<ins>ran</ins> ini memiliki area yang luas sehingga cocok untuk makan <ins>bersama</ins> keluarga.  </p>



<p class="wp-block-paragraph">Bakmi Gang Kelinci terletak di Jl. Kelinci Raya No.1-3, Pasar Baru, Jak<ins>pus, DKI Jakarta</ins>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Gado-<ins>g</ins>ado Bon Bin</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Gad<ins>o</ins>&#8211;<ins>g</ins>ado Bon Bin<ins> bisa dibilang</ins> wajib masuk kuliner legendaris Jakarta. <ins>Restoran ini b</ins>erdiri sejak tahun 1960-an dan berada di daerah Cikini sampai saat ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kata Bon Bin sendiri mengacu dari <ins>k</ins>eb<ins>u</ins>n <ins>b</ins>inatang yang memang dulu <ins>berlokasi</ins> di daerah Cikini. Aura klasik yang kental dengan nostalgia sangat terasa begitu memasuki area resto<ins>ran</ins> yang tidak begitu besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ciri khas Gado-<ins>g</ins>ado Bon Bin adalah siraman kuah kacangnya. Kacang<ins> yang mereka gunakan</ins> disangrai terlebih dahulu sebelum digiling menjadi bumbu. <ins>Alhasil, b</ins>umbu kacang <ins>men</ins>jadi halus, lembut<ins>,</ins> dan kental<ins> ketika b</ins>erpadu dengan aneka sayuran, lontong, telur rebus, tempe<ins>,</ins> tahu, dan tambahan kerupuk udang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><ins>Oh, iya, j</ins>angan lupa<ins> untuk memesan</ins> Es Shanghai<ins> juga</ins> yang <ins>berisi</ins> leci kaleng.<ins> Selain es ini,</ins> <ins>a</ins>da juga es cendol dengan warna cendolnya <em>pink neon</em> yang sangat menggugah selera.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gado-<ins>g</ins><del>G</del>ado Bon Bin beralamat di Jl. Cikini IV No. 5, Cikini<ins>, </ins>Jak<ins>pus, DKI Jakarta</ins>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bicara nasi goreng kambing di Jakarta<ins>,</ins> pasti <ins>yang </ins>terlintas di pikiran kita adalah Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih. Bisa dibilang<ins>, warung dan restoran satu</ins> ini adalah salah satu nasi goreng kambing paling<ins> legendaris </ins>karena sudah berjualan sejak 1958. Untuk makan di sini, kamu wajib sabar ya karena selalu ada <ins>antrean</ins> panjang para pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ciri khas nasi goreng ini adalah bumbu rempah yang sangat terasa dan potongan daging kambing yang besar <ins>nan </ins>empuk. Selain nasi goreng, kamu juga bisa <ins>memesan </ins>sate kambing dan sate ayam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lokasi<ins> Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih</ins> terletak di Jl. Kebon Sirih, RT.3/RW.2, Menten<ins>g,</ins> Jak<ins>pus, DKI Jakarta</ins>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ketan Susu Kemayoran</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini salah satu c<ins>a</ins>milan<em> </em>legend<ins>aris</ins>yang ada di Jakarta. <ins>Penjaja kuliner satu ini s</ins>udah <ins>berjualan</ins> sejak tahun 1958 ketika Bandara Internasional Kemayoran masih berfungsi. H. Sukrad selaku pelopor kedai ini awalnya menjual ketan untuk para tukang becak, s<ins>o</ins>pir bus, s<ins>o</ins>pir taksi, hingga pilot<ins>,</ins> dan pramugari. Keren<ins> kan?</ins></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedainya sangat sederhana. Hanya tersedia bangku kayu panjang seperti di <ins>warung kopi (warkop) </ins>atau wa<ins>rung Tegal (warteg)</ins><ins>. </ins><ins>D</ins>eretan makanan diletakkan di meja di depannya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menu utama yang ditawarkan di sini adalah ketan dengan parutan kelapa yang ditambah dengan susu kental manis. Ada juga aneka gorengan seperti tempe, tahu, pisang,<ins> dan</ins> ubi. Jangan lupa pesan teh pocinya<ins> ya! </ins>Pas <em>banget dah.</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketan Susu Kemayoran berlokasi di Jl. Garuda No.11, RT.11/RW.8, Kemayoran<ins>, </ins>Jak<ins>pus, DKI Jakarta</ins>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi <em>pengen</em> berkunjung <em>kan</em><ins>?</ins><em> He<del> </del>he. Yuk</em><ins>,</ins> kita bernostalgia dengan kuliner legendaris yang ada di Jakarta! (A49)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/trio-small-1024x575.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tjan Ek Tjoan: Legenda dalam sepotong Roti</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/tjan-ek-tjoan-legenda-dalam-sepotong-roti/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A49]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[cikini]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[legendaris]]></category>
		<category><![CDATA[pho lin nio]]></category>
		<category><![CDATA[pinterekbis]]></category>
		<category><![CDATA[pinterkuliner]]></category>
		<category><![CDATA[roti]]></category>
		<category><![CDATA[tan ek tjoan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=133274</guid>

					<description><![CDATA[PinterPolitik.com Roti jadul tidak lekang oleh waktu. Salah satunya adalah roti Tan Ek Tjoan yang sudah memiliki tempat di hati para penggemarnya. Bukan sekadar rasa manis tercampur dalam roti, di setiap lapisan roti, &#160;tercampur berbagai proses sejarah yang membuat Tan Ek Tjoan melegenda. Sesuai dengan namanya, pendiri merek roti ini adalah Tan Ek Tjoan, seorang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://www.pinterpolitik.com" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Roti jadul tidak lekang oleh waktu. <ins>Salah satunya adalah r</ins>oti Tan Ek Tjoan<ins> yang</ins> sudah memiliki tempat di hati para penggemarnya. Bukan sekadar rasa manis tercampur dalam roti, di setiap lapisan roti<ins>, &nbsp;</ins>tercampur berbagai proses sejarah <ins>yang</ins> membuat Tan Ek Tjoan melegenda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai dengan namanya, pendiri mer<ins>e</ins>k roti ini adalah Tan Ek Tjoan, seorang keturunan Tionghoa. Berkat keterampilan membuat roti dan kerja kerasnya, toko roti pertama Tan Ek Tjoan berdiri di Bogor pada tahun 1921. <ins></ins></p>



<p class="wp-block-paragraph">Tan Ek Tjoan merintis bisnis roti bersama sang istri, Pho Lin Nio. Kala itu banyak orang Belanda yang menjadi pelanggan sehingga bisnis Tan Ek Tjoan dapat cepat berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Horst Henry Geerken, pria asal Jerman yang tinggal 18 tahun di Indonesia<ins>,</ins> dalam bukunya<ins> yang berjudul</ins> <em>A Magic Gecko</em><ins> menceritakan bahwa,</ins> <ins>s</ins>ekitar tahun 1950-an, <ins>diriny</ins>a harus menempuh perjalanan 40 kilometer dari Jakarta ke Bogor hanya untuk membeli roti di Tan Ek Tjoan. Roti dengan tepung impor ini membangkitkan kembali cita rasa roti yang sama dengan kampung halamannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Presiden<ins> (Wapres)</ins> RI Mohammad Hatta termasuk salah satu yang pernah mencicipi roti yang memiliki ciri khas bertekstur keras itu. Seperti dikisahkan Mangil Martowidjojo dalam buku <em>Kesaksian tentang Bung Karno</em>, Bung Hatta menyempatkan diri berhenti di depan toko roti Tan Ek Tjoan di Bogor. <ins></ins></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyuruh Sardi, pengawalnya, untuk membeli roti. Uang Rp5 diberikannya, sementara Sardi membeli roti seharga Rp3,75.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada<ins> tahun</ins> 1950, Tan Ek Tjoan meninggal dunia. Meski begitu, bisnisnya masih tetap berjalan lancar karena istrinya memutuskan untuk melebarkan sayap ke ibu kota. Ia membuka cabang toko rotinya di Tamansari, sebuah kawasan di Jakarta yang ramai dihuni oleh orang Belanda pada <ins>tahun </ins>1953. Kemudian, berpindah lagi ke daerah Cikini pada<ins> tahun</ins> 1955.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak lama setelahnya, Pho Lin Nio meninggal<ins> dunia</ins> pada<ins> tahun</ins> 1958. Bisnis roti legendaris itu akhirnya diwariskan pada dua anaknya, yaitu Tan Bok Nio dan Tan Kim Thay. Toko roti yang ada di Bogor diambil alih oleh Tan Bok Nio dan Tan Kim Thay mengambil alih toko roti di Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mirip dengan ayahnya, Tan Kim Thay mahir dalam berbisnis. Dengan kerja kerasnya, ia berhasil mengembangkan bisnis keluarganya dan bisa memperluas toko hingga empat kali lebih luas dari awal mereka membuka cabang. Toko roti yang ada di Surya Kencana pun pindah ke daerah Siliwangi karena sepinya pengunjung akibat Tol Gadog.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama kepemimpinan dua saudara ini, muncul ide untuk menjajakan roti keliling. Mereka mempekerjakan pedagang gerobak untuk berkeliling menjual roti ke pelanggannya di daerah Cikini. Karena semakin populer, mereka pun bisa menjajakan roti Tan Ek Tjoan hingga ke daerah yang lebih jauh seperti Ciputat, Bekasi, dan Tangerang.<ins></ins></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><ins>Roti-roti ala Tan Ek Tjoan</ins></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Awalnya, Tan Ek Tjoan hanya memproduksi roti gambang untuk makanan pokok sehari-hari masyarakat Belanda di Bogor. Nama roti ini terinspirasi dari bilah-bilah gambang kromong yang merupakan kesenian perpaduan budaya Betawi dan Tionghoa. Roti gambang bertekstur keras, tetapi lembut di dalam. Roti gambang menjadi salah satu ciri khas roti Tan Ek Tjoan yang melegenda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, banyaknya permintaan roti bertekstur lembut membuat Tan Ek Tjoan membawa terobosan varian baru, roti bimbam berteksur lembut. Kehadiran roti bimbam terinspirasi dari penerapan filosofi yin-yang, yakni adanya keseimbangan antara kerasnya roti gambang dengan lembutnya roti bimbam. Kedua roti ini pun menjadi kesukaan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tan Ek Tjoan juga memproduksi roti buaya khas Betawi dengan tekstur lembut isi cokelat. Roti ini pun menjadi terkenal, bahkan di kalangan masyarakat Betawi. Walaupun demikian, Tan Ek Tjoan masih melayani pemesanan roti buaya tradisional bertekstur keras tanpa tambahan rasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski zaman silih berganti, produsen roti legendaris seperti Tan Ek Tjoan masih setia menyajikan roti legendaris rasa <ins>otentik</ins>. Walau kini memakai sistem produksi modern, dalam hal resep tetap mengacu pada resep dasar turun temurun dari Pho Lin Nio yaitu menggunakan bahan baku tradisional alami tanpa pengawet. Kini<ins>,</ins> sudah generasi ketiga menjalankan usaha tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><ins>Terbaru, </ins>kedai di Cikini terpaksa harus tutup sejak 2015 dan pindah ke daerah Ciputat dan BSD, Tangerang. Harga roti Tan Ek Tjoan bervariasi, mulai dari R<ins>p</ins>6 ribu hingga Rp15 ribu. Harga ditentukan dari rasa dan ukuran roti. (A49)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/1023192021-matlekarj_20210110_1-1024x768.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ragusa, Es Krim Legendaris di Batavia</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/ragusa-es-krim-legendaris-di-batavia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A49]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2023 03:39:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[es krim]]></category>
		<category><![CDATA[es krim ragusa]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[legendaris]]></category>
		<category><![CDATA[ragusa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=133265</guid>

					<description><![CDATA[PinterPolitik.com “Cikini ke Gondangdia, pulangnya mampir ke Es Krim Ragusa. Sedappp” 😀 Toko es krim Ragusa merupakan salah satu toko es krim legendaris dan tertua di Jakarta yang berdiri sejak tahun 1932. Toko es krim ini didirikan oleh dua orang berkebangsaan Italia yang bernama Luigi Ragusa dan Vincenzo Ragusa. Mereka datang ke Batavia pada tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://www.pinterpolitik.com" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>“Cikini ke Gondangdia, pulangnya mampir ke Es Krim Ragusa. Sedappp” 😀</strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Toko es krim Ragusa merupakan salah satu toko es krim legendaris dan tertua di Jakarta yang berdiri sejak tahun 1932. Toko es krim ini didirikan oleh dua orang berkebangsaan Italia yang bernama Luigi Ragusa dan Vincenzo Ragusa. Mereka datang ke Batavia pada tahun 1930-an untuk belajar menjahit di daerah Jakarta Pusat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah lulus, kedua bersaudara tersebut pergi ke Bandung dan bertemu dengan seorang wanita Eropa yang memiliki peternakan sapi dan memberikan banyak susu sapi kepada mereka. Susu sapi tersebut dimanfaatkan Luigi dan Vincenzo sebagai bahan untuk membuat es krim Italia yang ternyata banyak disukai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka mendirikan toko es krim Ragusa pertama di Jl. Pos (sekarang Jalan Naripan), Bandung. Meski awalnya sempat ragu, bisnis es krim itu ternyata diminati para pembeli di Bandung. Hingga kemudian, Ragusa bersaudara mencoba peruntungannya di Jakarta saat Pekan Raya Jakarta di Pasar Gambir pada tahun 1932.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kala itu, es krim Ragusa dijual masih menggunakan gerobak. Selain itu, mereka juga menjualnya hanya setahun sekali selama satu bulan penuh, mengikuti jadwal Pekan Raya Jakarta. Kendati demikian, es krim Ragusa disukai oleh banyak orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akhirnya, mereka membuka kafe di Citadelweg (sekarang Jalan Veteran I No. 10), Jakarta Pusat, pada tahun 1947 agar bisa buka setiap hari. Pada tahun 1945 hingga 1972, penjualan es krim ini sempat menurun karena banyaknya pelanggan yang mayoritas warga negara asing pulang ke negaranya. Setelah periode tersebut, penjualan es krim baru mulai meningkat dan stabil kembali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ragusa bersaudara memberikan toko es krim legendaris tersebut kepada salah satu karyawannya bernama Guntoro yang kini dikenal sebagai pemilik es krim Ragusa. Guntoro bersama Hj. Sias, istrinya,&nbsp; melanjutkan bisnis toko es krim milik Ragusa bersaudara hingga saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Es krim Ragusa menyediakan beragam rasa – mulai <em>mocca</em>, <em>vanilla</em>, cokelat, <em>strawberry</em>, dan <em>nougat</em> untuk <em>regular flavored</em>; serta durian, <em>mint raisin</em> untuk <em>premium flavored</em>; hingga <em>coupe de maison</em>, <em>special mix</em>, dan aneka <em>fancy flavored</em>. Kisaran harga es krim yang mereka jual berkisar antara Rp20.000–Rp100.000. (A49)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/ragusa-4.webp" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
