<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Larangan Napi Korupsi Nyaleg &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/larangan-napi-korupsi-nyaleg/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Apr 2018 11:32:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Larangan Napi Korupsi Nyaleg &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cambuk KPU Penakluk Koruptor</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/cambuk-kpu-penakluk-koruptor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2018 11:32:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Budiman]]></category>
		<category><![CDATA[Caleg Mantan Napi]]></category>
		<category><![CDATA[Hasyim Asyari]]></category>
		<category><![CDATA[KPU]]></category>
		<category><![CDATA[Larangan Napi Korupsi Nyaleg]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=25434</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Nanti akan kita masukkan juga aturan terkait mantan narapidana kasus korupsi dilarang nyaleg. Kami akan masukkan di PKPU pencalonan caleg.&#8221; ~ Komisioner KPU, Hasyim Asy&#8217;ari. PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]ejumlah politisi ramai-ramai berkeluh kesah mengenai niatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan melarang mantan narapidana korupsi untuk mencalonkan diri menjadi anggota legislatif (Caleg). Niatan ini padahal baik, tapi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Nanti akan kita masukkan juga aturan terkait mantan narapidana kasus korupsi dilarang nyaleg. Kami akan masukkan di PKPU pencalonan caleg.&#8221; ~ Komisioner KPU, Hasyim Asy&#8217;ari.</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]ejumlah politisi ramai-ramai berkeluh kesah mengenai niatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan melarang mantan narapidana korupsi untuk mencalonkan diri menjadi anggota legislatif (Caleg). Niatan ini padahal baik, tapi kok banyak Politisi yang Gamang, Galau, Gusar, Gundah, Gulana, Gelisah gitu ya.</p>
<p>Sesuatu yang baik kenapa dipermasalahkan? Gak perlu lah ya kawatir <em>lebay</em> gitu. <em>Toh</em> tujuannya baik. Apa untuk melindungi kroni-kroninya yang kebetulan ada diantara mereka yang terjerat kasus korupsi? Nah, ini <em>mah</em> <em>kongkalikong</em> namanya. Udah lah buang jauh-jauh temen yang kayak gitu!</p>
<p>Atau keluh kesah itu hanya dalih sekedar untuk melindungi diri sendiri dari dilarangnya mereka untuk nyaleg lagi. <em>Eits,</em> tunggu sebentar, artinya politisi yang lagi berkeluh kesah ini ada indikasi korupsi <em>dung</em> ya? <em>Mmm</em>, pantesan gak pro sama niatan KPU ini. <em>Lha</em> dianya sendiri juga gak bersih sih.</p>
<p>Iya sih ada asas persamaan di mata hukum yang menyatakan semua orang punya hak memilih dan dipilih. Tapi korupsi itu termasuk kejahatan spesial, jadi mereka yang sudah pernah terbukti melanggar hukum maka sudah gak punya hak dipilih, karena pernah menyalahgunakan wewenang.</p>
<p>Ketua KPU RI Arief Budiman sebenarnya udah jelasin, kalau usulan larangan mantan narapidana korupsi menjadi calon anggota legislatif ini semata sebagai langkah pencegahan berkembangnya kejahatan korupsi. Yang tidak sepakat tentang ini, artinya dia politisi kotor karena pro korupsi. <em>Simpel</em> kan.</p>
<p>Andai para koruptor mantan napi ini boleh berkata, “KPU, apa yang kamu lakukan ke aku itu jahat!” <em>Jiahahaha,</em> dianya nangis <em>mewek.</em> Lagian sih, dulu waktu dikasih amanat, malah berkhianat. Jadi wajar <em>dung</em> kalau KPU menilai narapinada kasus korupsi gak layak menduduki jabatan publik ke depannya!</p>
<p><em>Gan</em>, coba deh kalian intip-intip celotehan siapa aja para politisi yang kontra terhadap niatan KPU ini. Cek dari partai mana politisi yang memberikan <em>statement</em> itu? Nanti kalian bisa nilai sendiri, partai mana yang memang pro korupsi. Dan saat Pilkada dan Pilpres tiba, <em>kuy</em> rame-rame jangan pilih Caleg dan Capresnya! (K16)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/Komisi-Pemilihan-Umum.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
