<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>KPU RI &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/kpu-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 May 2019 12:48:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>KPU RI &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tito Berpeluang di Pilpres 2024?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/tito-berpeluang-di-pilpres-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[N45]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2019 13:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusuhan]]></category>
		<category><![CDATA[KPU RI]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tito Karnavian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=58953</guid>

					<description><![CDATA[Keberhasilan Polisi menangani kerusuhan di demo 22 Mei menaikkan nama Tito Karnavian sang Kapolri. Namanya masuk di radar Pilpres 2024, akankah Tito berhasil membidik kursi Presiden? PinterPolitik.com Demo Pilpres 2019 di depan Bawaslu berbuntut kericuhan, polisi bertindak sigap, dan berhasil memadamkan kericuhan semenjak tengah malam di pagi hari, dari keriuhan menjadi kericuhan. Perkantoran yang sebelumnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="wp-block-heading"><strong>Keberhasilan Polisi menangani kerusuhan di demo 22 Mei menaikkan nama Tito Karnavian sang Kapolri. Namanya masuk di radar Pilpres 2024, akankah Tito berhasil membidik kursi Presiden?</strong></h4>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide" />



<p style="color:#cedb2a" class="has-text-color wp-block-paragraph"><strong>PinterPolitik.com</strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Demo Pilpres 2019 di depan Bawaslu berbuntut kericuhan,
polisi bertindak sigap, dan berhasil memadamkan kericuhan semenjak tengah malam
di pagi hari, dari keriuhan menjadi kericuhan. Perkantoran yang sebelumnya
ditutup bisa beroperasi kembali di sekitar lokasi meski belum maksimal, jalanan
bersih kembali. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Polisi mendulang apresiasi dari masyarakat yang mampu menangani
ini semua dengan baik, Kapolri Tito Karnavian adalah sosok yang paling
mendapatkan sorot tersebut. Tito cukup cerdik dalam bermain strategi, sehingga
ricuh demo pasca pemilu bisa dihadapi dengan mulus, semenjak seruan <em>‘people power’</em> begitu menggema dan
kericuhan itu menjadi nyata. Pujian semacam ini dilakukan misalnya oleh situs
berita asal Hong Kong, South China Morning Post. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah-langkah mula sudah dilakukan Tito dengan melarang
pasukan menggunakan peluru tajam, dan hanya peluru karet saja. Taktik ini
digunakan agar polisi tidak menjadi sasaran amuk dari masyarakat. Keputusan ini
adalah langkah mitigasi jika terjadi apa-apa, agar selaras dengan upaya
penegakan HAM pasca reformasi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Intelijen di belakang Tito mempersembahkan data yang valid
sehingga Kapolri bisa membuat keputusan tepat, sebab diduga kuat akan ada
permainan martir, skenario di mana beberapa warga sipil akan ditembak, dan
benar 8 orang korban demo dikabarkan meninggal dengan luka tembak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Keunggulan Tito terletak pada pemahaman dia soal strategi,
sang jagoan lapangan, sehingga mampu mengkoordinasikan pos-pos yang ada. Koordinasi
ini yang menjadikan dia unggul dibandingkan dengan demo <em>by design</em> tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Kamis pagi kondisi sudah terkendali, 200 orang luka-luka.
Polisi mengatakan korban meninggal tidak disebabkan oleh aparat. Segala
tindakan aparat sudah proporsional menangani kerusuhan. Tantangan pihak aparat
saat itu adalah tetap bisa memberikan ruang gerak bagi massa demo yang murni
mengemukakan pendapatnya, di sisi lain mencegah kericuhan bertambah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika ruang berdemo sipil ditekan, dipastikan akan menjadi
bumerang bagi pihak berwajib sendiri, dengan demikian tidak akan menuai simpati
dari massa demo. Bahkan kabarnya polisi bekerja sama dengan FPI untuk menghalau
datangnya beberapa rombongan provokator. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Negosisasi nampak ditekankan sebagai ujung tombak kerja
polisi malam itu, berkali-kali massa dijajaki agar suasana tetap sejuk, polisi
berhasil kendalikan amarah massa sehingga aparat tidak bertindak brutal seperti
yang dibayangkan. Sebab bisa saja massa yang awalnya berdemo secara tulus
berubah brutal dan tersulut oleh provokator sebab penangan yang tidak tepat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebakaran dan kericuhan akhirnya tidak melebar, hanya di 3
titik berdekatan saja, yaitu Petamburan, Slipi dan Tanah Abang. Ritel-ritel
yang ada di sekitar juga aman, hanya ada satu toko kelontong yang dijarah oleh
para peserta demo yang disinyalir bayaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Media sosial pun ramai dengan beragam potret yang memuji
langkah-langkah kepolisian. Secara tidak langsung, potret-potret itu ikut
melambungkan nama Tito sebagai orang nomor satu di korps tersebut.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Reputasi Tito
Karnavian</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak pengamat menganggap&nbsp;
Tito memang adalah orang yang memiliki kualitas dan kompetensi menjadi
Kapolri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tito menjadi Kepala Polisi Republik Indonesia termuda
sepanjang sejarah, di umur 54 di 2016 lalu. Berdasarkan urutan angkatan, dia melompati
4 jenjang senior di atasnya yang seharusnya menjadi Kapolri, sekarang adalah
jatah angkatan Budi Gunawan, lulusan 1983. Sementara Tito sendiri adalah
lulusan Akpol angkatan 1987.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tito juga adalah mantan Kepala Densus 88. Kasus besar pernah
dia tangani, mulai dari Jemaah Islamiah, juga Bom Bali II di 2002 dan jejaringnya
dengan Al-Qaeda. Tito dan timnya berhasil membekuk Dr Azhari saat itu. Lebih
lagi, Tito mampu membongkar jaringan teroris Nurdin M. Top yang menjadikannya
Kepala Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah itu, di umur 47 Tito diangkat menjadi Kapolda Papua.
Di 2015, dia diangkat menjadi Kapolda Metro Jaya, episentrum Indonesia sebab
ada di ibu kota. Kasus bom Sarinah di 2016 juga ditangani ketika dia menjabat. Peristiwa
tersebut berhasil dilumpuhkan dalam tempo 5 jam saja. Kasus kopi sianida Mirna
juga ditangani di masa dirinya menjabat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, penanganan teror di beberapa gereja Surabaya
dengan langsung menemukan talian dan profil sang pengantin dalam beberapa jam
saja juga diapresiasi banyak pihak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan Tito yang juga tak kalah hebat adalah mampu
menangkap Tommy Soeharto yang kabur sebelum dijebloskan ke penjara di 2001.
Investigasi sebelumnya tidak membuahkan hasil, sampai kemudian Tito datang.
Kasus buron Bulog, Soewondo juga ditangkap oleh Tito dan timnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari segi akademis, ia adalah Lulusan terbaik di akademi
kepolisian 1987, penerima bintang Adho Makayasa. Selain itu, Tito mendapatkan
beasiswa bergengsi dari Inggris, yaitu Chevening dan mampu menggondol gelar
master dari Universitas Exeter di <em>Police
Studies</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tito kemudian melanjutkan ke Nanyang Technological
University di Singapura dengan spesifikasi pada Ilmu Strategi. Dia juga adalah
profesor dan guru besar studi strategis kajian kontra terorisme oleh Perguruan
Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2017. </p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Jembatan ke 2024</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Tito memang bukan orang main-main, reputasinya dan naiknya
namanya akhir-akhir ini menjadi satu pertanda penting pada etape kehidupannya,
momen ini bisa digunakan Tito untuk maju di 2024 nanti. Terlebih memang sudah
berembus kabar bahwa Tito akan dijagokan oleh parpol tertentu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Keamanan adalah faktor penting dalam bernegera, dia bersifat
elementer. Masyarakat bersepakat berkelompok, dan membuat negara adalah demi
mendapatkan rasa aman. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konsepsi teoritisnya, berserikat demi mendapatkan rasa
aman ini digambarkan oleh filsuf kawakan di bidang politik, Thomas Hobbes. Di mana
Hobbes menggambarkan sosok Leviathan yang mengambil seluruh senjata yang
dimiliki oleh masyarakat demi tidak terjadinya kekerasan. Sehingga mereka yang
bisa memberikan rasa aman adalah mereka yang biasanya dijadikan sebagai
pemimpin. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebutuhan akan rasa aman ini yang mampu ditunjukkan secara
heroik oleh Tito Karnavian. Sikap heroik ini dapat menjadi salah satu yang
penting di dalam penting, sebagaimana diungkapkan oleh Amy Fried di dalam <em>Is Political Action Heroic?: Heroism and
American Political Culture. </em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Fried menggambarkan bagaimana tindakan heroik ini bisa
dimanfaatkan orang untuk meningkatkan popularitas, memberikan pengaruh,
memenangkan suatu pemilihan, atau mendorong serangkaian nilai dan juga
kebijakan. Merujuk pada kondisi ini, tindakan heroik Tito membuat ia punya
modal khusus jika benar-benar melaju di Pilpres 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski memiliki modal cukup baik dari penangangan peristiwa
22 Mei, sebenarnya saat ini Tito tetap punya PR yang harus dijawab. Perkara
korban-korban tewas yang jatuh di peristiwa tersebut merupakan hal yang bisa
menjadi salah satu ganjalan dalam kariernya. Selain itu, kabar tentang
perusakan ambulans di lokasi kerusuhan juga menjadi hal lain yang perlu
dijelaskan agar tak mencemarkan namanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika ia bisa menjelaskan dan melewati perkara-perkara tersebut dengan mulus, maka tindakan heroiknya di 22 Mei tidak akan terdistorsi. Dengan begitu, ia punya kans cukup besar pada Pilpres 2024. Pertanyaan berikutnya, adalah mungkinkah Tito akan melaju di gelaran tersebut? (N45) </p>



<figure class="wp-block-embed-youtube wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="ZA_x-a0ezXI"><iframe title="WNI KETURUNAN ARAB PROVOKATOR, BENARKAH???" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/ZA_x-a0ezXI?start=14&#038;feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/05/tito.jpeg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PBB – PKPI ‘Melempem’</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/pbb-pkpi-melempem/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2018 08:36:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[AM Hendropriyono]]></category>
		<category><![CDATA[KPU RI]]></category>
		<category><![CDATA[partai bulan bintang]]></category>
		<category><![CDATA[PBB tak lolos]]></category>
		<category><![CDATA[PKPI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=22117</guid>

					<description><![CDATA[“Ketika pasukan penindasan datang untuk mempertahankan kekuasaan, mereka melawan hukum yang ditetapkan, perdamaian dianggap sudah rusak.” ~ Che Guevara PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]ekitar 14 partai politik resmi menjadi peserta Pemilu 2019, empat diantaranya merupakan partai politik baru. Selain itu, nomor urut partai politik sudah diundi dan bisakah partai politik baru itu beradaptasi dalam pertarungan nyata dengan para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Ketika pasukan penindasan datang untuk mempertahankan kekuasaan, mereka melawan hukum yang ditetapkan, perdamaian dianggap sudah rusak.” ~ Che Guevara</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]ekitar 14 partai politik resmi menjadi peserta Pemilu 2019, empat diantaranya merupakan partai politik baru.</p>
<p>Selain itu, nomor urut partai politik sudah diundi dan bisakah partai politik baru itu beradaptasi dalam pertarungan nyata dengan para seniornya?</p>
<p><em>Hmm</em>, belum tentu juga sih, tergantung para politikusnya punya jiwa petarung ga? Ya kalau engga, lambat laun pasti terkikis juga, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Seperti yang terjadi sama dua partai lama, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang gagal jadi peserta Pemilu. Mau ga mau jadi penonton dulu untuk lima tahun ke depan, <em>upppssss</em>, baik – baik ya jadi penontonnya.</p>
<p><em>Weeleeeh weleeeh</em>, kok bisa sih partai lama tapi malah ga lolos? Kan setidaknya punya pengalaman untuk persiapan berkas dan pemenuhan berbagai syarat lainnya. Atau memang sudah mulai melempem?</p>
<p><em>Hadeuuuuhhh,</em> seharusnya jadi contoh yang baik dong ah, kan malu juga sama partai baru yang justru lolos.</p>
<p>Apalagi dua partai lama ini masing – masingnya memiliki sosok Ketua Umum yang cukup dikenal publik, Yusril Ihza Mahendra sebagai Ketua Umum PBB dan A.M Hendropriyono sebagai Ketua Umum PKPI.</p>
<p>Tapi kok keduanya tak lolos ya? Apakah memang kedua partai ini tak memenuhi syarat administratif ataupun syarat lainnya? Ah, tapi masa iya sih?</p>
<p>Ataukah mungkin ada yang berusaha menjegal dua partai lama ini? <em>Weleeeeh weleeeeh, </em>kalau alasannya begini sih tega banget dah, <em>hadeuuuuhhh.</em> Sejahat itukah politik?</p>
<p>Dari pernyataannya Yusril sih katanya memang ada upaya kecurangan KPU sehingga PBB tak lolos, <em>hmm </em>ini pernyataan keluar karena sakit hati atau memang ada fakta yang nyata begitu?</p>
<p>Entahlah, bahkan Yusril mengancam akan mempidanakan KPU karena tak lolosnya PBB, <em>wedeeeww</em>, kayaknya serius juga nih tapi ya namanya politikus bisa aja kan <em>ngeles. </em></p>
<p>Bilangnya mau begini begitu, eh padahal mah memang partainya sendiri tak memenuhi syarat, kan bisa aja begitu, <em>etttt</em> ga tau juga sih, <em>hehehe. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/02/yusril-dan-hendro-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
