<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Kompolnas &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/kompolnas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Mar 2023 08:19:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Kompolnas &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Era &#8216;Flexing&#8217; Keluarga Pejabat Berakhir?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/era-flexing-keluarga-pejabat-berakhir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S91]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Mar 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Anggora Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Flexing]]></category>
		<category><![CDATA[Kompolnas]]></category>
		<category><![CDATA[Pamer Kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=126291</guid>

					<description><![CDATA[Tiati gais jangan kebanyakan pamer. Anggota Kompolnas, Poengky Indarti menyuarakan pada masyarakat dan media untuk ikut pantau anggota Polri yang hobi &#8216;flexing&#8217; atau memamerkan gaya hidup merwah, khususnya para perwira tinggi. Dalam pandangan yang lebih luas, hal ini hanya jadi salah satu contoh fenomena meningkatnya perhatian publik saat ini terhadap kekayaan pejabat-pejabat di Indonesia. Menurut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1080" height="1300" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/03/Era-Flexing-Keluarga-Pejabat-Berakhir.jpg" alt="era flexing keluarga pejabat berakhir" class="wp-image-126294" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/03/Era-Flexing-Keluarga-Pejabat-Berakhir.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/03/Era-Flexing-Keluarga-Pejabat-Berakhir-768x924.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/03/Era-Flexing-Keluarga-Pejabat-Berakhir-696x837.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/03/Era-Flexing-Keluarga-Pejabat-Berakhir-1068x1285.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/03/Era-Flexing-Keluarga-Pejabat-Berakhir-1920x2311.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/03/Era-Flexing-Keluarga-Pejabat-Berakhir-348x420.jpg 348w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Tiati gais jangan kebanyakan pamer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota Kompolnas, Poengky Indarti menyuarakan pada masyarakat dan media untuk ikut pantau anggota Polri yang hobi &#8216;flexing&#8217; atau memamerkan gaya hidup merwah, khususnya para perwira tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pandangan yang lebih luas, hal ini hanya jadi salah satu contoh fenomena meningkatnya perhatian publik saat ini terhadap kekayaan pejabat-pejabat di Indonesia. Menurut kalian, apakah ini jadi pertanda berakhirnya era &#8216;flexing&#8217; para keluarga pejabat?</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/03/Era-Flexing-Keluarga-Pejabat-Berakhir-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kompolnas Bubar, DPR Juga Bubar?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/kompolnas-bubar-dpr-juga-bubar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[I76]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Aug 2022 12:10:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi III DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Kompolnas]]></category>
		<category><![CDATA[Mahfud MD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=114941</guid>

					<description><![CDATA[“Oh terserah, Bapak kan yang buat Kompolnas ada ini. Kan DPR yang buat. Kalau mau dibubarkan, bubarkan saja,” &#8211; Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) PinterPolitik.com Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang membahas kasus tewasnya Brigadir Nofryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>“Oh terserah, Bapak kan yang buat Kompolnas ada ini. Kan DPR yang buat. Kalau mau dibubarkan, bubarkan saja,” &#8211; Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam)</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.pinterpolitik.com/"><strong><u><strong>PinterPolitik.com</strong></u></strong></a></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang membahas kasus tewasnya Brigadir Nofryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, mendapat atensi publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang juga merupakan Ketua Kompolnas ex-officio dicecar soal keberadaan Kompolnas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mulanya, Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa mencecar Mahfud terkait tugas Kompolnas. Mahfud menjelaskan, tugasnya sebagai pengawas eksternal Polri sekaligus mitra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desmond lalu mempertanyakan soal bedanya Kompolnas dengan DPR. Ia menilai Kompolnas tidak begitu diperlukan jika kedudukannya hanya sebagai <em>public relation</em>&nbsp;(PR).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi pertanyaan tersebut, Mahfud menyerahkan keputusan tersebut kepada DPR. Jika Kompolnas dinilai tidak bermanfaat, DPR dapat membubarkannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan Desmon terkait fungsi Kompolnas, sebenarnya adalah keluh kesah sebagian&nbsp;masyarakat yang juga mempunyai penilaian yang sama tentang citra komisi-komisi independen yang dianggap&nbsp; tidak terlalu banyak memberikan kontribusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Anyway</em>, pendapat berbeda rupanya datang dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang tidak sepakat dengan ide pembubaran Kompolnas. Menurutnya, peran Kompolnas seharusnya diperkuat, bukan malah dibubarkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentu persoalan Kompolnas ini adalah salah satu contoh kecil dari persoalan yang lebih besar, yaitu polemik terkait tata negara kita pasca Reformasi 1998, yang mungkin sudah jadi polemik laten.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="851" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-76-851x1024.png" alt="image 76" class="wp-image-114943" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-76-851x1024.png 851w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-76-249x300.png 249w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-76-125x150.png 125w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-76-768x924.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-76-696x838.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-76-1068x1286.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-76-349x420.png 349w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/image-76.png 1080w" sizes="(max-width: 851px) 100vw, 851px" /><figcaption>Pengamat sebut driver online adalah kelas revolusi baru</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Jika ditelusuri lebih detail, perubahan Undang-Undang Dasar 1945 berimplikasi pada munculnya tebaran&nbsp;lembaga-lembaga negara independen atau mandiri (<em>state auxiliary agencies</em>) dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seringkali dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, lembaga-lembaga independen ini mengalami tumpang tindih peran dan pelaksanaan tugas dengan lembaga formal lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lembaga-lembaga tersebut dibentuk dengan dasar hukum yang berbeda-beda. Ada yang berlandaskan konstitusi, undang-undang, bahkan ada yang dibentuk dengan keputusan presiden saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, dasar hukum yang berbeda-beda menunjukkan bahwa lembaga-lembaga negara independen itu dibentuk berdasarkan isu-isu parsial, insidental, dan sebagai jawaban khusus terhadap persoalan yang sedang dihadapi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini mengakibatkannya&nbsp;berjalan secara sendiri-sendiri dan tidak saling melengkapi satu sama lain. Hal ini mengabaikan visi awal mereka untuk menjadi lembaga yang ekstra legislatif, ekstra eksekutif, dan ekstra yudikatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hmm. Jadi tujuan lembaga independen itu agar dapat lebih baik lagi ya? Soalnya kan mereka jadi lembaga ekstra dibanding lembaga yang lebih konvensional. Jadi mungkin usul Kiai Ma’ruf perlu dipertimbangkan sih. Alih-alih membubarkan,&nbsp;Kompolnas perlu diperkuat perannya melalui perbaikan-perbaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>BTW</em>, kembali ke pernyataan Desmon. Kalau Kompolnas sebaiknya dibubarkan karena hanya jadi juru bicara, bukannya DPR lebih sering jadi juru bicara kelompok tertentu? Uppss. Hehehe. (I76)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="fmeys7On7xo"><iframe title="Kenapa AS Seenaknya Ikut Campur?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/fmeys7On7xo?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</div><figcaption>Kenapa AS Seenaknya Ikut Campur?</figcaption></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/1661150354-antarafoto-komisi-iii-kasus-sambo-220822-adm-3.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kompolnas Dibubarin Aja?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/kompolnas-dibubarin-aja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2022 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Kompolnas]]></category>
		<category><![CDATA[Mahfud MD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=114991</guid>

					<description><![CDATA[Anggota Komisi III DPR Desmond J Mahesa nilai Kompolnas sebaiknya tidak perlu ada jika hanya menjadi juru bicara. Sebagai lembaga pengawas eksternal Polri, Kompolnas seharusnya memiliki peran dan pengaruh.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="851" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/infografis-Kompolnas-Dibubarin-Aja-851x1024.jpg" alt="infografis kompolnas dibubarin aja" class="wp-image-114995" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/infografis-Kompolnas-Dibubarin-Aja-851x1024.jpg 851w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/infografis-Kompolnas-Dibubarin-Aja-249x300.jpg 249w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/infografis-Kompolnas-Dibubarin-Aja-125x150.jpg 125w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/infografis-Kompolnas-Dibubarin-Aja-768x924.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/infografis-Kompolnas-Dibubarin-Aja-696x838.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/infografis-Kompolnas-Dibubarin-Aja-1068x1286.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/infografis-Kompolnas-Dibubarin-Aja-349x420.jpg 349w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/infografis-Kompolnas-Dibubarin-Aja.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 851px) 100vw, 851px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota Komisi III DPR Desmond J Mahesa nilai Kompolnas sebaiknya tidak perlu ada jika hanya menjadi juru bicara. Sebagai lembaga pengawas eksternal Polri, Kompolnas seharusnya memiliki peran dan pengaruh.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/08/infografis-Kompolnas-Dibubarin-Aja-851x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
