<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Khofifah Indar Parawansa &#8211; Emil Dardak &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/khofifah-indar-parawansa-emil-dardak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Aug 2019 11:48:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Khofifah Indar Parawansa &#8211; Emil Dardak &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Khofifah ‘Kecele’ Muslimat NU</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/khofifah-kecele-muslimat-nu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2018 10:32:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asman Abnur]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Ipul]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Ipul - Puti Guntur]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Puti Guntur Soekarnoputri]]></category>
		<category><![CDATA[Syaifullah Yusuf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24813</guid>

					<description><![CDATA[“Kita boleh saja kecewa dengan apa yang telah terjadi, tetapi jangan pernah kehilangan harapan untuk masa depan yang lebih baik.” PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]erhelatan Pilgub Jawa Timur semakin sengit. Tak lain karena adanya pertarungan head to head antara Khofifah Indar Parawansa dengan Syaifullah Yusuf a.k.a Gus Ipul. Kalau calonnya hanya dua begini ga mungkin ada sasaran antara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><em><strong>“Kita boleh saja kecewa dengan apa yang telah terjadi, tetapi jangan pernah kehilangan harapan untuk masa depan yang lebih baik.”</strong></em></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]erhelatan Pilgub Jawa Timur semakin sengit. Tak lain karena adanya pertarungan <em>head to head </em>antara Khofifah Indar Parawansa dengan Syaifullah Yusuf a.k.a Gus Ipul.</p>
<p>Kalau calonnya hanya dua begini ga mungkin ada sasaran antara kan? Makanya akan terlihat seru. Apalagi kedua calon Gubernur ini memiliki ketokohan yang kental di Jawa Timur. Mungkin kebanyakan juga bingung, mau pilih mana ya? <em>Weleeeeh weleeeh.</em></p>
<p>Salah satu calonnya ialah Gus Ipul, sang petahana yang akan bertarung kembali, cukuplah ya nyaman pada posisi Wakil Gubernur dua periode, tapi kini Gus Ipul maju sebagai Calon Gubernur. Cukup menantang juga kalau bertarung melawan Gus Ipul, <em>weleeeh weleeeh, </em>lawannya petahana.</p>
<p>Tapi jangan salah nih, sebagai penantangnya, Khofifah pun merupakan tokoh asli Jawa Timur, ya walaupun beberapa kali tumbang di Pilgub Jawa Timur sebelumnya, tapi Khofifah itu sempat jadi Menteri Sosial dan empat kali berturut – turut menjadi Ketua Muslimat NU. <em>Wadidawwww, </em>dua calon Gubernurnya semakin bikin bingung aja ya, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Nah kalau cuma calon begini kan jelas nih peta politiknya bagaimana, tapi kabar terakhir sih dua pasangan calon ini saling kejar elektabilitas dari lembaga survei. <em>Wedeeewww, </em>kalau menangnya beti alias beda tipis sakit juga ya, <em>huhuhu.</em></p>
<p>Makanya seluruh strategi harus dilancarkan oleh keduanya. Bukan cuma <em>ngandelin </em>suara yang pasti memilih masing – masing calonnya aja, tapi sekali – kali coba juga lah goyang pemilih lawan untuk balik badan.</p>
<p><em>Wedeew, </em>keras juga dong kalau begitu. <em>Gembosi</em> lumbung suara lawan ya, <em>weleeeeh weleeeh. Weeeeiiitttsss, </em>ternyata <em>ehhh </em>ternyata strategi penggembosan ini sudah dijalankan Gus Ipul. <em>Nah loh,</em> suara Khofifah yang mana nih yang bocor? <em>Weleeeh weleeeh.</em></p>
<p><em>Yaaaahhh</em>, Khofifah ‘kecele’ dong? Emang lumbung suara Khofifah yang mana sih yang <em>digembosi</em>? Tak tanggung – tanggung, Gus Ipul langsung menggembosi Muslimat NU yang notabene Khofifah lah yang menjadi Ketua Umumnya selama empat periode berturut – turut.</p>
<p><em>Hadeuuuhhh, </em>kecele banyak dong kalau begitu? Katanya sih baru di Gresik aja. <em>Wadidawww </em>kikis pelan – pelan. Tapi kalau se Jawa Timur gimana? <em>Amsssyooong </em>juga, <em>weleeeh weleeeh.</em> (Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/khofifah-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Khofifah ‘Jebolan ABRI’</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/khofifah-jebolan-abri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2018 07:27:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Buah Rhoma Irama (ABRI)]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah ‘Jebolan ABRI’]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Idaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Rhoma Irama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=23577</guid>

					<description><![CDATA[“Kalau Anda ingin seseorang mendukung Anda, terlebih dahulu yakinkanlah dia bahwa Anda adalah sahabatnya yang tulus.” PinterPolitik.com [dropcap]K[/dropcap]hofifah Indar Parawansa menjadi salah satu figur yang ngotot untuk maju di Pilgub Jawa Timur. Pencalonannya ini bukan yang pertama kali, namun sayang sekali sejarah belum mencatat  kemenangan yang singgah di pihaknya. Tak aneh bila Khofifah tetap mempertahankan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Kalau Anda ingin seseorang mendukung Anda, terlebih dahulu yakinkanlah dia bahwa Anda adalah sahabatnya yang tulus.”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]K[/dropcap]hofifah Indar Parawansa menjadi salah satu figur yang <em>ngotot </em>untuk maju di Pilgub Jawa Timur. Pencalonannya ini bukan yang pertama kali, namun sayang sekali sejarah belum mencatat  kemenangan yang singgah di pihaknya.</p>
<p>Tak aneh bila Khofifah tetap mempertahankan ambisinya agar tetap maju dalam kontestasi politik. Bahkan, kursi menteri sosial yang diembannya rela dilepas hanya untuk mengejar keinginannya menjadi gubernur yang masih belum tentu didapat.</p>
<p>Pasalnya, kini Khofifah bertarung <em>head to head </em>dengan petahana yang masih memiliki kekuatan dan kans besar untuk memenangkan Pilgub Jawa Timur, <em>weleeeeh weleeeeh. </em>Ya iyalah, lawan Khofifah itu kan Gus Ipul, Wagub Jawa Timur. <em>Hmmm, </em>sudah pasti akan bertarung sengit.</p>
<p>Tarik menarik dukungan semakin dipertontonkan dalam perhelatan Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Terlebih, Pilgub Jawa Timur hanya diperebutkan oleh dua pasangan calon yaitu Khofifah – Emil Dardak dan Syaifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno.</p>
<p>Maka dari itu, Khofifah membutuhkan suntikan bantuan dari berbagai pihak untuk bisa melancarkan upayanya merebut kursi Gubernur Jawa Timur. Ternyata <em>ehhh </em>ternyata, Khofifah memiliki jurus andalan untuk bisa meningkatkan dukungan kepadanya, yaitu dengan cara menjaring ABRI dibarisannya.</p>
<p><em>Waduhhhh, </em>bukankah militer tak diperkenankan masuk ke ranah politik praktis? Mau ada pembangkitan kembali dwifungsi ABRI? <em>Ahhh syudahhlah </em>namanya lagi pertarungan politik, dikala ada potensi dukungan harus digarap, daripada kecolongan kan?<em> Weleeeeh weleeeh.</em></p>
<p>Tapi mau bagaimanapun, semua sudah terjadi. Bahkan, ABRI sudah membuatkan Khofifah lagu yang berjudul ‘<em>Khofifah Wis Wayahe’ </em>(Khofifah Sudah Waktunya), <em>waduuhhh</em> ini seriusan mau melibatkan dan bangkitin dwifungsi ABRI lagi? Apalagi ada <em>yelyel </em>begitu, <em>hadeuuuhhh.</em></p>
<p><em>Weeeeeittssss, </em>ternyata <em>ehhh </em>ternyata, ABRI yang dimaksudkan itu adalah Anak Buah Rhoma Irama (ABRI), <em>zzzzzzz. </em>Apalagi Khofifah itu alumni dari ABRI alias <em>fans </em>berat Rhoma Irama, akhirnya sang idola pun tak ragu mengerahkan pasukan Forsa (<em>Fans of Rhoma Irama dan Soneta</em>) untuk memenangkan Khofifah – Emil Dardak.</p>
<p><em>Hmmm, </em>galang dukungan agar Khofifah menang, berarti tak ada salahnya ya Khofifah berasal dari jebolan ABRI, <em>weleeeeh weleeeh</em></p>
<p>Tapi Rhoma <em>kok </em>tak sedih sih, ia mendukung Khofifah hanya sekedar sebagai musisi?</p>
<p>Bukankah Rhoma adalah Ketua Umum Partai Idaman? <em>Upppssss, </em>lupa deh, Partai Idamannya kan ga lolos verifikasi, <em>weleeeeeh weleeeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/khofifah-emil-dan-rhoma-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
