<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>kebijakan keamanan nasional &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/kebijakan-keamanan-nasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Apr 2020 04:04:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>kebijakan keamanan nasional &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Corona dan Loncatan Simpulan Jokowi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/corona-dan-loncatan-simpulan-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R53]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2020 04:03:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan keamanan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[tindakan koersif]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=77841</guid>

					<description><![CDATA[Setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan, kebijakan tersebut kemudian diikuti oleh pelibatan aparat keamanan dengan mengandalkan tindakan koersif atau ancaman agar kedisiplinan masyarakat dapat terjadi. Akan tetapi, mungkinkah strategi yang dinilai tepat tersebut justru merupakan bentuk kebijakan praktis yang tidak sesuai ketentuan? PinterPolitik.com Hampir dua puluh tahun yang lalu, atau tepatnya pada tahun 1998, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan, kebijakan tersebut kemudian diikuti oleh pelibatan aparat keamanan dengan mengandalkan tindakan koersif atau ancaman agar kedisiplinan masyarakat dapat terjadi. Akan tetapi, mungkinkah</strong><strong> strategi yang dinilai tepat tersebut justru merupakan bentuk kebijakan praktis yang tidak sesuai ketentuan?</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">H</span>ampir dua puluh tahun yang lalu, atau tepatnya pada tahun 1998, Indonesia telah mengalami proses politik yang menandakan berakhirnya rezim Orde Baru yang dikenal begitu otoriter karena mengerahkan aparat keamanan untuk menciptakan efek takut agar kedisiplinan terbentuk di tengah masyarakat.</p>
<p>Uniknya, dengan adanya pandemi virus Corona (Covid-19), kita mungkin tidak menyadari bahwa dengan dilibatkannya aparat keamanan untuk menertibkan masyarakat untuk menjaga <em>physical distancing</em>, itu dengan jelas memperlihatkan bagaimana sistem yang dahulunya begitu ditentang, justru kembali mendapatkan pembenarannya.</p>
<p>Sebelumnya, bahkan terdapat wacana bahwa pemerintah akan memberlakukan darurat sipil yang tentunya dapat memberikan kewenangan secara hukum kepada aparat keamanan untuk meningkatkan level tindakan koersifnya guna menertibkan masyarakat. Kendati wacana tersebut urung diberlakukan, namun kita tentu dapat menyimpulkan bahwa wacana tersebut merupakan salah satu opsi kebijakan yang telah diperhitungkan oleh pemangku kebijakan.</p>
<p>Tidak hanya itu, untuk mengantisipasi gejolak sosial yang disebut akan terjadi karena pandemi Covid-19, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal Sisriadi, bahkan menyebutkan bahwa TNI telah <a href="https://nasional.tempo.co/read/1336612/tni-siapkan-pasukan-hadapi-gejolak-anarkis-akibat-covid-19"><strong>menyiapkan</strong></a> pasukan untuk mengantisipasi hal tersebut. Kendati pada kaidahnya militer memang seharusnya memperhitungkan setiap ancaman keamanan yang ada. Namun, dengan adanya pernyataan terbuka tersebut, tentu itu menyiratkan bahwa pemerintah memang sudah mempersiapkan untuk meningkatkan tindakan koersif.</p>
<p>Akan tetapi, memori penolakan tindakan koersif di rezim Orde Baru tersebut seolah tertutupi dengan rasionalisasi bahwa tindakan tegas semacam itu memang dibutuhkan di tengah situasi pandemi Covid-19 yang sangat membutuhkan kedisiplinan <em>physical distancing</em>.</p>
<p>Merujuk pada penulis buku <em>Sapiens </em>dan <em>Homo Deus</em> Yuval Noah Harari dalam tulisannya <em>The World After Coronavirus</em>, mungkinkah pandemi tersebut akan dijadikan sebagai pembenaran bagi pemerintah untuk menerapkan sistem politik <a href="https://www.ft.com/content/19d90308-6858-11ea-a3c9-1fe6fedcca75"><strong>otoriter</strong></a> yang mengedepankan tindakan koersif?</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B_j06GVhW_8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B_j06GVhW_8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B_j06GVhW_8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Perangi covid-19, TNI sudah siap! #tni #tentaranasionalindonesia #coronavirus #covid19 #pandemicorona #jagajarak #cegahcorona #tidakmudik #dirumahaja #cucitangan #pakaimasker #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-04-29T09:29:49+00:00">Apr 29, 2020 at 2:29am PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<h4><strong>Kegagalan Konsep Konstitusional?</strong></h4>
<p>Dalam pemahaman umum atau <em>common sense</em>, tentu kita dapat memahami rasionalisasi bahwa kedisiplinan <em>physical distancing</em> dapat terjadi apabila aparat keamanan melakukan tindakan koersif untuk menciptakan efek takut.</p>
<p>Rasionalisasi tersebut boleh jadi benar. Akan tetapi, jika mengacu pada konsep kebijakan keamanan nasional, rasionalisasi tersebut sebenarnya merupakan suatu bentuk “lompatan simpulan”.</p>
<p>Menurut peneliti militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi, dalam kebijakan keamanan nasional terdapat tiga level, yakni (1) <em>persuade</em> atau pembujukan, upaya memengaruhi (komunikasi) untuk mengubah keyakinan objek sasaran; (2) <em>coerce</em> atau pemaksaan, upaya mengubah tindakan potensial atau aktual objek sasaran; dan (3) <em>defeat</em> atau penundukan alias pelumpuhan, upaya untuk menghilangkan kemampuan objek sasaran untuk bertindak.</p>
<p>Merujuk pada hal tersebut, dengan adanya rasionalisasi bahwa tindakan <em>coerce</em> atau koersif adalah jalan terbaik untuk menjaga keamanan atau kedisiplinan di tengah kebutuhan akan  <em>physical distancing, </em>maka telah terjadi lompatan kebijakan keamanan nasional, yakni tidak hadirnya <em>persuade</em> atau komunikasi yang baik dari pemerintah sejak awal terkait Covid-19.</p>
<p>Menurut Fahmi, lompatan kebijakan keamanan tersebut menjadi indikasi kuat bahwa konsep komponen cadangan dan komponen pendukung dalam pertahanan nasional, yakni terlibat aktifnya masyarakat dalam menjaga keamanan di tengah pandemi Covid-19 seolah dinihilkan karena tindakan koersif langsung diambil. Tidak hanya itu, alumnus Universitas Airlangga tersebut juga menyebutkan bahwa itu menunjukkan kegagalan pemerintah dalam mengimplementasikan konsep pertahanan yang konstitusional.</p>
<p>Selain itu, merujuk pada lompatan kebijakan yang terjadi, kita dapat menjumpai bahwa terdapat pandangan pragmatis di baliknya. Philippe Zittoun dalam <a href="https://www.researchgate.net/publication/309611459_The_political_process_of_Policymaking_A_pragmatic_approach_to_Public_Policy"><strong>bukunya</strong></a> <em>The Political Process of Policymaking, A Pragmatic Approach to Public Policy </em>menyebutkan bahwa pandangan pragmatis di dalam kebijakan publik didasari atas asumsi bahwa suatu kebijakan publik dinilai atau diambil dari dampak praktis yang diciptakan olehnya.</p>
<p>Apa yang disebutkan Zittoun, sedikit tidaknya menjelaskan mengapa tindakan koersif dinilai sebagai kebijakan yang baik karena dinilai efek takut yang tercipta dapat terejawantahkan dengan tindakan masyarakat yang akan berpikir dua kali untuk melanggar protokol <em>physical distancing.</em></p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B_jXVG8B6fP/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B_jXVG8B6fP/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B_jXVG8B6fP/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Macam-macam seputar bantuan Covid-19, apa benar ada yang aji mumpung? #bansos #blt #danadesa #bupatiboltim #bantuanlangsungtunai #posterpinterpolitik #coronavirus #covid19 #pandemicorona #jagajarak #cegahcorona #tidakmudik #dirumahaja #cucitangan #pakaimasker #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-04-29T05:11:21+00:00">Apr 28, 2020 at 10:11pm PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Akan tetapi, kendatipun tindakan koersif dapat menghadirkan dampak praktis yang langsung terlihat, terdapat persoalan teknis yang membuat kebijakan keamanan tersebut sepertinya tidak akan berhasil secara maksimal. Pasalnya, jumlah personel aparat sangat tidak sebanding dengan luas daerah dan banyaknya jumlah penduduk ada.</p>
<p>Hal tersebut misalnya telah diakui oleh Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Arief Sulistyanto pada 2017 lalu, yang menyebutkan bahwa jumlah anggota polisi sejatinya <a href="https://news.detik.com/berita/d-3427996/polri-jumlah-personel-belum-ideal-1-polisi-jaga-750-warga"><strong>tidak ideal</strong></a> karena 1 orang polisi harus menjaga 750 warga. Padahal, idealnya 1 orang polisi seharusnya maksimal menjaga 300 warga.</p>
<p>Mengacu pada hal tersebut, itu membuat kita harus kembali merefleksikan konsep komponen cadangan dan komponen pendukung, serta kebijakan keamanan <em>persuade</em>, yang mana peran aktif masyarakat seharusnya yang dibangun dari awal sehingga aparat keamanan tidak memiliki tugas yang melebihi batas kemampuannya.</p>
<p>Lantas pertanyaannya, selain pertimbangan pragmatis, mengapa kebijakan keamanan <em>persuade</em> tersebut seolah dilompati?</p>
<h4><strong>Komunikasi Publik yang Buruk?</strong></h4>
<p>Melihat <em>track record</em> penanganan Covid-19 pemerintah sejak awal, kita dapat melihat bahwa tidak diterapkannya kebijakan keamanan <em>persuade</em>, besar kemungkinan terjadi karena pemerintah tidak memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik.</p>
<p>Hal tersebut terlihat jelas dengan terjadinya silang pandangan antar pejabat dan lembaga terkait kebijakan yang akan diterapkan untuk menangangi Covid-19. Publik tentu mengingat silang pendapat seperti perbedaan data Covid-19, larangan mudik, larangan penerbangan, hingga pada perdebatan mengenai <em>lockdown</em> (karantina wilayah) masif diberitakan oleh berbagai media massa.</p>
<p>Senada dengan hal tersebut, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga menyebutkan bahwa pemerintah harus memberikan informasi terkait Covid-19 dengan jelas, serta pentingnya koordinasi yang baik agar <a href="https://money.kompas.com/read/2020/04/25/061200426/soal-penanganan-covid-19-di-indonesia-ini-kata-susi-pudjiastuti"><strong>tidak terjadi</strong></a> kebingungan di tengah masyarakat.</p>
<p>Tanya le Roux <a href="https://www.researchgate.net/publication/271311306_An_exploration_of_the_role_of_communication_during_the_in-crisis_situation"><strong>dalam</strong></a> tulisannya <em>An Exploration of the Role of Communication During the In-crisis Situation</em> dengan tegas menerangkan bahwa komunikasi merupakan komponen paling penting dalam manajemen krisis. Lanjut Roux, kerap kali situasi krisis menjadi semakin buruk karena komunikasi yang tidak baik akan menciptakan kebingungan dan gambaran operasi penanganan yang tidak jelas.</p>
<p>Scott Dust <a href="https://www.psychologytoday.com/us/blog/what-we-really-want-in-leader/202003/the-coronavirus-pandemic-true-test-crisis-leadership"><strong>dalam</strong></a> tulisannya <em>The Coronavirus Pandemic: A True Test of Crisis Leadership</em> menyebutkan bahwa ketidakmampuan pemimpin dalam memberikan gambaran yang jelas menjadi indikasi ketidakmampuan pemimpin dalam meramu kebijakan publik yang baik terkait penanganan Covid-19.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B_hDMCzhsv0/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B_hDMCzhsv0/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B_hDMCzhsv0/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Lantaran sudah kekurangan dana, Indonesia akan pinjam ke asing #pinjamdana #danabantuan #menkeusrimulyani #coronavirus #covid19 #pandemicorona #jagajarak #cegahcorona #tidakmudik #dirumahaja #cucitangan #pakaimasker #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-04-28T07:36:52+00:00">Apr 28, 2020 at 12:36am PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Oleh karenanya, dengan kurangnya kemampuan pemerintah dalam hal komunikasi publik, besar kemungkinan itu membuat terjadinya lompatan kebijakan keamanan dengan langsung menerapkan tindakan koersif karena menilai kebijakan tersebut dapat memberikan dampak praktis secara langsung.</p>
<p>Sedikit berspekulasi, apabila Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekiranya memiliki kemampuan komunikasi publik yang sangat baik seperti Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, besar kemungkinan kebijakan keamanan <em>persuade</em> akan diperkuat sejak awal.</p>
<p>Suze Wilson dalam tulisannya <em>Three Reasons Why Jacinda Ardern’s Coronavirus Response Has Been a Masterclass in Crisis Leadership</em>, dengan mengacu pada <a href="https://theconversation.com/three-reasons-why-jacinda-arderns-coronavirus-response-has-been-a-masterclass-in-crisis-leadership-135541"><strong>penelitian</strong></a> Milton Mayfield terkait komunikasi kepemimpinan yang efektif, menyebutkan bahwa Ardern adalah pemimpin yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik sehingga informasi terkait penanganan Covid-19 dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Selandia Baru.</p>
<p>Pada akhirnya, mungkin dapat disimpulkan, dengan adanya lompatan dalam kebijakan keamanan nasional, bahkan sampai bergulirnya wacana darurat sipil – Itu menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya memiliki pandangan pragmatis, melainkan juga menunjukkan kurangnya kemampuan komunikasi publik yang mumpuni. Kembali mengacu pada Scott Dust, jika pemerintah ingin disebut memiliki kebijakan yang baik, maka memperbaiki komunikasi kebijakan terkait Covid-19 adalah hal yang harus dilakukan. Menarik untuk ditunggu kelanjutannya. (R53)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="g45rIUOIXPY"><iframe title="Inilah Arti Sebenarnya Bella Ciao di Money Heist" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/g45rIUOIXPY?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/04/jkw.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
