<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>kasus suap Dirut Perhubungan Laut &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/kasus-suap-dirut-perhubungan-laut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Dec 2017 12:11:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>kasus suap Dirut Perhubungan Laut &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kenapa Jonan Mangkir Dari KPK?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/kenapa-jonan-mangkir-dari-kpk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K32]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Dec 2017 12:11:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ignasius Jonan]]></category>
		<category><![CDATA[kasus suap Dirut Perhubungan Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Mangkir dari KPK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=17512</guid>

					<description><![CDATA[Pak Jonan dikabarkan mangkir dari panggilan KPK. Kan Cuma jadi saksi ngapain mangkir? PinterPolitik.com [dropcap]M[/dropcap]enteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dikabarkan menjadi salah satu incaran Ka-pe-ka saat ini. Waduh ada apa ya? Kok bisa? Oh, ternyata ini ada kaitannya dengan kasus suap yang melibatkan Direktur Jenderal Perhubungan Laut nonaktif Kementerian Perhubungan Antonius [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Pak Jonan dikabarkan mangkir dari panggilan KPK. <em>Kan Cuma jadi saksi ngapain </em>mangkir?</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb31;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]M[/dropcap]enteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dikabarkan menjadi salah satu incaran <em>Ka-pe-ka</em> saat ini. <em>Waduh </em>ada apa ya? <em>Kok </em>bisa?</p>
<p><em>Oh, </em>ternyata ini ada kaitannya dengan kasus suap yang melibatkan Direktur Jenderal Perhubungan Laut nonaktif Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono. Beliau ditetapkan sebagai saksi dalam kasus tersebut.</p>
<p>Jonan disinyalir mengetahui banyak soal pergerakan Tonny, termasuk menimbun <em>duit </em>sekitar 20 Miliar. Apalagi kala itu, Pak Jonan masih menjabat sebagai Menteri Perhubungan, jadi pasti <em>tau dong penyelewengan </em>di dalam instansinya.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Diperiksa Jadi Saksi, Ignasius Jonan Mangkir Panggilan KPK <a href="https://t.co/kOBVrRzD3e">https://t.co/kOBVrRzD3e</a> <a href="https://t.co/abGMMjdg8I">pic.twitter.com/abGMMjdg8I</a></p>
<p>&mdash; Liputan6.com (@liputan6dotcom) <a href="https://twitter.com/liputan6dotcom/status/937687117609631744?ref_src=twsrc%5Etfw">December 4, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Sebenarnya kemarin (4/12) adalah jadwal beliau untuk diperiksa <em>Ka-pe-ka. </em>Tapi, beliau malah <em>nggak </em>hadir. <em>Jangan-jangan beliau takut</em>? Atau memang ada urusan lain?</p>
<p><em>Oh, </em>rupanya beliau berhalangan lantaran tengah menerima kunjungan kerja dari Menteri Energi dan Irigasi Ethiophia. Maka, beliau meminta agar pemeriksaannya dijadwalkan ulang. Ini berdasarkan penuturan Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha. Semoga benar begitu ya Pak?</p>
<p>Dalam kasus ini, <em>Ka-pe-ka </em>baru <em>aja </em>menggungkapkan pemberian dari Komisaris Utama PT Adhiguna Keruktama Adiputra Kurniawan ke Tonny. Nominalnya sebesar Rp1.174 Miliar. Uang itu terkait pengerjaan pengerukan alur pelayaran di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. Sementara itu, uang sebesar Rp18,9 miliar yang disimpan dalam 33 tas ransel, yang disita dari tangan Tonny masih diusut asal-usulnya.</p>
<p>Disadari atau tidak, akhir-akhir ini, saya malah melihat  ada gejala ‘penyakit mangkir’ yang lagi <em>booming</em> di kalangan pejabat, jika dipanggil <em>Ka-pe-ka. Nggak </em>percaya?</p>
<p>Coba tengok kelakuan <a href="https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171113095510-12-255184/setya-novanto-kembali-mangkir-dari-kpk-dengan-alasan-sama/">Setya Novanto</a> dan <a href="https://www.merdeka.com/peristiwa/2-kali-mangkir-agus-marto-dipanggil-ulang-kpk-tanggal-1-november.html">Agus Martowardojo</a> dalam kasus <em>e-Ka-tepe. </em>Atau <a href="http://news.liputan6.com/read/3125395/kepala-bakamla-ari-soedewo-mangkir-pemeriksaan-kpk">Ari Soedewo</a> dalam kasus kasus dugaan suap proyek pengadaan <em>satelit monitoring</em> di Bakamla. Ada <em>apa ya? </em>Apakah <em>Ka-pe-ka </em>segitu menakutkan?</p>
<p>Semoga Pak Jonan <em>nggak </em>masuk dalam kategori itu ya? Apalagi <em>kan </em>cuma jadi saksi <em>doang. </em>Tinggal beri kesaksian yang benar, beres kan? <em>Ngapain make </em>acara<em> mangkir </em>segala? <strong>(K-32)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/12/Ignasius-Jonan-ESDM-1024x682.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
