<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>karim benzema &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/karim-benzema/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Jul 2023 08:02:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>karim benzema &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bangun Akademi, Prabowo Bagai Benzema?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/bangun-akademi-prabowo-bagai-benzema/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S83]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jul 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[akademi sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Benzema]]></category>
		<category><![CDATA[karim benzema]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Striker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=132066</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto akan mendirikan akademi sepak bola yang selesai pada Oktober 2023 nanti. Prabowo pun dinilai memiliki kemampuan membaca peluang politik seperti kemampuan reading the game yang dimiliki seorang pesepakbola. Benarkah demikian? PinterPolitik.com Dalam acara konsolidasi kader Partai Gerindra di Jakarta International Velodrome, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyebutkan bahwa dirinya sedang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto akan mendirikan akademi sepak bola yang selesai pada Oktober 2023 nanti. Prabowo pun dinilai memiliki kemampuan membaca peluang politik seperti kemampuan <em>reading the game </em>yang dimiliki seorang pesepakbola. Benarkah demikian?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide" />



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Dalam acara konsolidasi kader Partai Gerindra di Jakarta International Velodrome, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyebutkan bahwa dirinya sedang membangun sebuah akademi sepak bola.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia menyebutkan nantinya akan ada fasilitas tujuh lapangan sepak bola dalam akademi tersebut yang akan selesai pada Oktober 2023 nanti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai penggemar sepak bola, Prabowo menginginkan Indonesia mempunyai sebuah tim nasional (timnas) sepak bola yang dapat bersaing di dunia. Menurutnya, hampir semua negara di seluruh dunia ingin mempunyai timnas sepak bola yang kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Alasan itu lah yang kemudian melandasi keinginan Prabowo mendirikan akademi sepak bola untuk mengasah bibit muda pesepakbola Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, sepak bola adalah cerminan dari perjuangan hidup. Dalam 2&#215;45 menit sebuah pertandingan sepak bola akan terlihat semangat pantang menyerah sebuah tim untuk memenangkan pertandingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian untuk menciptakan sebuah gol dibutuhkan kerja sama antar pemain. Jadi, dalam sebuah tim sepak bola tercermin bagaimana semangat juang dan kerja sama untuk mencapai sebuah kemenangan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1080" height="1350" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/prabowo-the-eighth-president.jpg" alt="prabowo the eighth president" class="wp-image-130873" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/prabowo-the-eighth-president.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/prabowo-the-eighth-president-768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/prabowo-the-eighth-president-696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/prabowo-the-eighth-president-1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/prabowo-the-eighth-president-1920x2400.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/prabowo-the-eighth-president-336x420.jpg 336w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Prabowo melanjutkan saat ini prestasi olahraga menjadi salah satu indikator kemajuan suatu bangsa. Ini karena setiap negara ingin terlihat hebat di mata negara lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini bukan pertama kalinya Prabowo menaruh perhatian pada dunia “si kulit bundar”. Sebelumnya, pada Piala Dunia Qatar 2022 lalu, dia mengaku tak akan menonton ajang akbar bagi para pecinta sepak bola itu karena tak ada Timnas Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Prabowo juga pernah mengunjungi Persib U-17 dan Garudayaksa Football Academy (GFA) yang tengah berlatih di Aspire Academy Doha, Qatar dan juga ikut menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi) menonton FIFA <em>Matchday </em>Indonesia vs Argentina di GBK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perhatian Prabowo pada sepak bola ini adalah hal yang menarik, mengingat Prabowo adalah Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, Prabowo justru seakan menaruh perhatian lebih pada cabang olahraga yang sebenarnya bukan menjadi tanggung jawabnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, mengapa Prabowo memiliki atensi yang besar pada sepak bola? Apakah murni karena kecintaannya pada dunia sepak bola atau terdapat intrik politik di dalamnya?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Prabowo Visioner?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sepak bola tampaknya tak akan pernah bisa jauh dari sebuah intrik politik. Sebagai salah satu olahraga dengan penggemar paling banyak di seluruh dunia, sepak bola selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi aktor politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti penjelasan Martin J. Power dalam tulisannya yang berjudul <em>Football and Politics: The Politics of Football, </em>aktor politik sering kali memanfaatkan sepak bola untuk mobilisasi sosial dan sebuah propaganda politik yang kemudian menjadi sebuah bukti jaringan hubungan antara sepak bola, politik, dan masyarakat.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1080" height="1080" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/07/infografis-hubungan-prabowo-megawati-retak.jpg" alt="infografis hubungan prabowo megawati retak" class="wp-image-131880" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/07/infografis-hubungan-prabowo-megawati-retak.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/07/infografis-hubungan-prabowo-megawati-retak-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/07/infografis-hubungan-prabowo-megawati-retak-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/07/infografis-hubungan-prabowo-megawati-retak-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/07/infografis-hubungan-prabowo-megawati-retak-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/07/infografis-hubungan-prabowo-megawati-retak-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/07/infografis-hubungan-prabowo-megawati-retak-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/07/infografis-hubungan-prabowo-megawati-retak-420x420.jpg 420w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Martin menambahkan bahwa dalam beberapa tahun ini sepak bola telah menjadi penggerak berbagai cabang populisme, terutama yang berasal dari spektrum politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini kemudian akan menimbulkan sebuah asumsi politik bahwa siapa pun aktor politik yang dekat dengan sepak bola akan dinilai positif oleh khalayak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu yang kiranya menjadi alasan Prabowo untuk memberikan atensi lebih pada cabang sepak bola dibandingkan dengan PB IPSI meskipun dirinya sebagai ketum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prabowo juga tampaknya menilai sepak bola lebih mampu untuk menjadi alat menyampaikan propaganda politiknya kepada masyarakat luas, dan pada akhirnya akan memberikan dampak elektoral kepada dirinya dalam kontestasi Pilpres 2024 nanti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan propaganda itu, Prabowo seolah akan membuktikan bahwa dirinya memiliki hubungan secara khusus dengan sepak bola dan masyarakat dengan menyatakan bahwa dirinya penggemar sepak bola dan juga menginginkan timnas sepak bola Indonesia menjadi tim yang kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Propaganda Prabowo yang di dalamnya terdapat visinya tentang sepak bola itu menjadikannya sebagai <em>the maverick.</em> Hal ini mengacu pada klasifikasi Corneliu Bjola dalam tulisannya yang berjudul <em>Diplomatic Leadership in Times of International Crisis.</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam tulisan Bjola tersebut, ada tiga klasifikasi pemimpin, yakni <em>the maverick </em>(fokus pada visi besar), <em>the congregator </em>(membangun konsensus), dan <em>the pragmatist </em>(mengejar hubungan mutual).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan tiga klasifikasi tersebut, bukan tidak mungkin mantan Danjen Kopassus itu merupakan seorang <em>the maverick</em> karena visinya yang besar untuk sepak bola Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Visi besar Prabowo terlihat ketika memimpikan Timnas Indonesia bermain di Piala Dunia dan menjadi salah satu tim terkuat dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prabowo pun kiranya kemudian mencoba mewujudkan visinya dan berkontribusi pada sepak bola nasional dengan mendirikan akademi sepak bola.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembinaan usia muda memang menjadi salah satu masalah utama dalam sepak bola Indonesia. Minimnya pembinaan usia muda membuat talenta-talenta muda Indonesia tidak mendapatkan tempat untuk mengembangkan kemampuan sepak bola mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas dasar itu, tidak berlebihan rasanya jika kita kaitkan visi Prabowo dengan sumber daya yang dimiliki Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan total 273,8 juta rakyat dan hanya diharuskan mencari 11 pemain sepak bola terbaik tampaknya tak pantas jika timnas Indonesia berada di peringkat 150 ranking FIFA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu, dengan visi Prabowo yang besar terkait sepak bola Indonesia, apakah itu cukup untuk membuat Prabowo bersaing menjadi RI-1 dalam Pilpres 2024 mendatang?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Ciptakan Ruang Cetak Gol?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sepak bola kemampuan taktikal tidak kalah pentingnya dari kemampuan yang bersifat fisik dan teknis. Pemahaman taktikal yang baik dari seorang pemain sepak bola akan membuatnya dapat memanfaatkan setiap kelemahan lawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan taktikal yang harus dimiliki setiap pesepakbola salah satunya adalah <em>reading the game </em>atau membaca jalannya permainan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan ini utamanya harus dimiliki seorang <em>striker</em> atau penyerang. Dengan kemampuan <em>reading the game, </em>seorang penyerang akan menciptakan ruang bagi dirinya atau tim untuk mencetak gol.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengutip GOAL, salah satu penyerang terbaik dalam hal <em>reading the game</em> untuk membuka ruang demi mencetak gol adalah Karim Benzema.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mantan kapten Real Madrid yang baru saja pindah ke klub Arab Saudi itu meraih penghargaan Ballon D’Or 2022 dan menjadi bukti kehebatannya selama bermain di Eropa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan Benzema dalam menciptakan ruang dan mencetak gol tampaknya tidak perlu diragukan dengan mencatatkan namanya di peringkat tiga top skor sepanjang masa Real Madrid.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam dunia politik juga penting sebuah kemampuan taktikal untuk membaca kelemahan lawan politik dan kemudian memenangkan kontestasi elektoral.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika dilihat dari konteks Prabowo, kemampuan yang dimiliki Benzema ini kiranya tak berbeda jauh dengan yang dimiliki Prabowo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prabowo memiliki kemampuan membaca jalannya pertandingan di Pilpres 2024 dengan membaca kelemahan para pesaingnya yang hanya menyinggung sepak bola sebagai retorika politik tanpa sebuah tindakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan melihat kelemahan para pesaingnya itu, Prabowo mencoba untuk menciptakan ruangnya sendiri dengan mendirikan akademi sepak bola yang memang menjadi salah satu masalah sepak bola Indonesia. Semua itu dilakukan Prabowo demi mencetak gol, yakni menjadikannya RI-1.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bila perandaian di atas berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin sepak bola Indonesia menjadi lebih baik jika Prabowo berhasil memenangkan Pilpres 2024 nanti. (S83)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="u0Ou0HPzFhQ"><iframe title="Terinspirasi Project Stargate AS, Akankah TNI Punya “Batalyon Paranormal”?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/u0Ou0HPzFhQ?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/07/prabowo-benzema-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Di Balik Ambisi Sepak Bola Saudi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/cross-border/di-balik-ambisi-sepak-bola-saudi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R87]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2023 07:34:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cross Border]]></category>
		<category><![CDATA[Al Nassr]]></category>
		<category><![CDATA[Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[karim benzema]]></category>
		<category><![CDATA[politik internasional]]></category>
		<category><![CDATA[politik sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=130424</guid>

					<description><![CDATA[Langkah klub-klub sepak bola dari Saudi Pro-League (SPL) dalam merekrut banyak pemain top dari Eropa menjadi sorotan akhir akhir ini. Nama-nama terkenal seperti Karim Benzema dan N’golo Kante dikabarkan telah resmi menyusul Cristiano Ronaldo merumput di Arab Saudi. Namun, apakah ada maksud tersendiri yang ingin dicapai oleh Saudi dari sisi sosial politik dari kebijakan transfer “gila-gilaan” ini?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langkah klub-klub sepak bola dari Saudi Pro-League (SPL) dalam merekrut banyak pemain top dari Eropa menjadi sorotan akhir akhir ini. Nama-nama terkenal seperti Karim Benzema dan N’golo Kante dikabarkan telah resmi menyusul Cristiano Ronaldo merumput di Arab Saudi. Namun, apakah ada maksud tersendiri yang ingin dicapai oleh Saudi dari sisi sosial politik dari kebijakan transfer “gila-gilaan” ini?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph"><strong>“Ada kesenjangan luar biasa antara opini publik dan kebijakan publik” &#8211; Noam Chomsky</strong></p>
</blockquote>



<p class="dropcapp3 wp-block-paragraph">Langkah “gila” dan fantastis klub-klub sepak bola dari Arab Saudi dalam merekrut para mega bintang sepak bola dunia menuai banyak sorotan dari media. Pemain pemain top dan populer di sepak bola Eropa mulai dibidik oleh klub-klub Saudi untuk merumput di Saudi Pro-League (SPL).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa nama yang telah resmi bergabung adalah Karim Benzema ke Al-Ittihad, dan&nbsp;N’golo Kante juga ke Al-Ittihad. Sementara itu, nama-nama besar lainnya juga santer dikabarkan akan ikut bergabung ke liga Saudi seperti Roberto Firmino, Adama Traore,Di Maria, dan Sergio Ramos. Meski begitu, banyak juga pemain yang memilih untuk menolak pinangan Saudi ini, seperti Luka Modric yang tetap bertahan di Real Madrid dan Lionel Messi yang hijrah ke Inter Miami.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepindahan pemain pemain ini tentu menyusul langkah mega bintang Cristiano Ronaldo yang telah pindah lebih dahulu ke Al-Nassr dari Manchester United awal tahun lalu. Lantas, kenapa tiba-tiba Saudi begitu jor-joran dalam merekrut banyak pemain top Eropa? Hal apa yang ingin dicapai oleh mereka?</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1080" height="1330" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo.jpg" alt="adidaya saudi bersama benzema ronaldo" class="wp-image-130427" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-768x945.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-324x400.jpg 324w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-696x857.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-1068x1315.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-1920x2364.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-341x420.jpg 341w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></figure>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Persaingan Negara Kaya Minyak?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Negara-negara Arab yang memiliki SDA minyak bumi melimpah selalu identik dengan istilah kekayaan dan kemewahan. Negara seperti itulah yang melahirkan banyak miliarder dan triliuner yang memiliki pengaruh besar ke berbagai sektor di dunia ini. Bahkan, hal ini juga ikut memunculkan frasa atau istilah baru bagi orang-orang kaya, yaitu dengan sebutan “Sultan”. Negara-negara Arab yang paling cocok untuk kategori tersebut adalah Arab Saudi, Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, dibandingkan dengan Qatar dan UEA, <em>influence</em> Saudi di bidang olahraga khususnya sepak bola tidak terlalu menonjol. Qatar sendiri cukup tersohor sebagai kelompok “kaya raya” di sepak bola. Sepak terjang mereka dalam pelaksanaan Piala Dunia 2022 kemarin menjadi salah satu bukti betapa besar pengaruh yang dibangun oleh mereka, hingga bisa memenangkan <em>bidding</em> pemilihan tuan rumah.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Qatar lewat <em>Qatar Sports Investments</em> (QSI) sendiri menjadi investor terbesar di klub Paris Saint-Germain (PSG) yang berhasil mendatangkan beragam pemain bintang seperti Messi, Neymar, hingga Mbappe. Apalagi, kini Qatar lewat <em>Qatar Islamic Bank</em> (QIB) sedang dalam proses pembelian penuh Manchester United. Sementara, UEA terkenal lewat jaringan kepemilikan klub yang dikenal dengan sebutan City Group. Mereka menjadikan klub Manchester City sebagai klub induk, dan memiliki saham di berbagai klub di beberapa negara seperti di India, Amerika Serikat dan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, <em>influence </em>Arab Saudi di dunia sepak bola bisa dibilang seperti baru “muncul” atau tersorot. Sebelumnya memang Pangeran Abdullah bin Mosaad sudah memiliki saham di klub Sheffield United sejak 2013. Namun popularitas Saudi baru muncul ketika lembaga pendanaan Arab Saudi, yakni Public Investment Fund (PIF) mengambil sekitar 80% saham Newcastle United.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah Saudi untuk mengejar ketertinggalan nya ini sebenarnya wajar. Sebagai sebuah negara dengan kekayaan yang besar, tentu uang bukan lagi persoalan. Namun, “kehormatan” dalam persaingan dengan Qatar dan UEA amat dipertaruhkan. Hal ini dapat dijelaskan lewat teori diplomasi olahraga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teori ini menjelaskan, bahwa olahraga, khususnya sepak bola, merupakan bidang yang paling banyak digemari oleh setiap orang. Dengan melakukan pendekatan lewat bidang ini, maka tujuan pencitraan positif, baik bersifat politis atau tidak, akan lebih mudah diterima.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kasus ini, dengan merekrut banyak pemain bintang, maka Saudi bisa menunjukkan sisi keterbukaan mereka, karena selama ini negara tersebut dikenal cenderung konservatif. Sehingga hal ini juga bisa memuluskan proses mereka untuk menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia tahun 2030 nanti.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, apakah keuntungan dan tujuan yang ingin dicapai memang benar-benar tidak berbentuk materil? Dan hal apa yang harus dikorbankan Saudi untuk mencapainya?</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-15-1024x1024.png" alt="image 15" class="wp-image-130428" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-15.png 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-15-300x300.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-15-150x150.png 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-15-768x768.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-15-1536x1536.png 1536w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-15-2048x2048.png 2048w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-15-696x696.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-15-1068x1068.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-15-1920x1920.png 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-15-420x420.png 420w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pragmatisme Ekonomi Saudi?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Saudi, seperti negara kaya minyak lainnya tentu sudah memikirkan soal diversifikasi ekonomi, di mana mereka harus bisa mengembangkan sektor-sektor ekonomi lainnya agar tidak lagi bergantung pada sektor migas.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena sebagai sebuah SDA tak terbarukan, cadangan migas yang dimiliki Saudi akan habis atau menipis suatu saat nanti. Ketika itu terjadi, maka Saudi kehilangan sisi ekonomi yang bisa dimanfaatkan dari SDA tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sektor sektor lain secara masif agar lambat laun bisa mengurangi ketergantungan pada migas. Sektor ekonomi seperti iptek dan pariwisata terus dikembangkan oleh negara tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, satu hal yang harus dihadapi oleh Saudi untuk mengembangkan sektor ekonomi lainnya adalah soal prinsip konservatisme. Hal ini karena Saudi bisa dibilang merupakan negara yang sudah dicitrakan sebagai tempat kelahiran&nbsp; agama Islam, karena keberadaan Ka’bah di negara tersebut, yang menjadi destinasi haji setiap tahunnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, di sisi lain, untuk mengembangkan sektor pariwisata, Saudi harus “meninggalkan” kesan konservatisme yang telah melekat pada negaranya. Masalahnya, tidak seperti Qatar dan UEA yang cenderung lebih terbuka, Saudi dikenal sebagai negara yang lebih ketat.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, dengan transfer para pemain mega bintang, harapannya inilah yang bisa membantu Saudi mengenalkan konsep keterbukaan “baru” milik mereka, sehingga selain mengembangkan sektor olahraga, juga bisa meningkatkan pariwisata.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena tersebut bisa kita bahas dengan menggunakan teori <em>postmodernisme</em>. Teori ini menjelaskan soal perubahan perubahan yang terjadi dalam konstruksi sosial masyarakat. Munculnya keinginan akan kebebasan dan keterbukaan membuat pemerintah Saudi harus meninggalkan konservatisme perlahan demi perlahan.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apalagi, dengan semakin meningkatnya kualitas hidup dan pendapatan juga membuat masyarakat cenderung untuk “terbuka”. Meski tidak secara menyeluruh, tapi dalam beberapa hal Saudi mulai melakukan kebijakan seperti ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contohnya, seperti diperbolehkannya wanita menyetir, atau proyek proyek ambisius seperti NEOM, <em>The Line</em>, dan lainnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan liberalisasi dan keterbukaan ini juga sebenarnya tidak mudah, karena tentu ada tekanan dari kalangan konservatif dan sorotan dari negara-negara Muslim lainnya. Namun, dengan model kekuasaan absolutisme kerajaan di Saudi, membuat hal ini bisa terlaksana relatif lebih mudah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkhusus sarana olahraga dalam konteks perekrutan pemain bintang sepak bola, hal ini diduga dilakukan karena olahraga akan jadi sarana “pengantar” yang lebih mudah dimengerti oleh masyarakat dalam dan luar negeri. Bisa dibilang hal ini telah “dibungkus” dengan rapi untuk mendapat dukungan sebanyak mungkin.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Well. keputusan apapun tentu akan sangat baik bila sesuai dengan keinginan masyarakat luas. Dengan semakin terkoneksinya masyarakat di seluruh dunia, sulit rasanya untuk menolak kebebasan dan keterbukaan saat ini. Apalagi, Saudi sendiri adalah sebuah negara kaya, yang lambat laun pasti akan mengambil kebijakan ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan demikian, bisa kita katakan bahwa sepak bola mulai menciptakan&nbsp; sudut pandang berbeda di Saudi dan kedepannya jadi indikator tersendiri bahwa pandangan absolut mungkin sudah tidak relevan lagi. Dan hubungan ini sendiri adalah hubungan mutualisme, karena para pemain tersebut mendapat gaji fantastis, sementara Saudi mendapat publisitas dan popularitas yang lebih besar dari biasanya. (R87)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="gzVq1OZPvn4"><iframe loading="lazy" title="Tsunami Aceh Hingga Bunda Maria Hitam: Berbagi Kisah Bersama Dipo Alam" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/gzVq1OZPvn4?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/di-balik-ambisi-sepak-bola-saudi.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>“Adidaya” Saudi Bersama Benzema-Ronaldo?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jun 2023 08:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[Christian Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[karim benzema]]></category>
		<category><![CDATA[Saudi Al Ittihad]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=130450</guid>

					<description><![CDATA[Jagat sepak bola dihebohkan oleh kabar penyerang andalan Real Madrid, Karim Benzema, direkrut tim sepak bola Arab Saudi, Al Ittihad. Tidak hanya itu, pemerintah Saudi juga dikabarkan akan datangkan bintang lainnya, yakni Lionel Messi dan N&#8217;Golo Kante ke liga sepak bola Saudi. Dana yang akan dikucurkan pun tidak main-main, yakni mencapai ratusan juta dollar Langkah-langkah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1080" height="1330" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-1.jpg" alt="adidaya saudi bersama benzema ronaldo 1" class="wp-image-130453" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-1.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-1-768x945.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-1-324x400.jpg 324w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-1-696x857.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-1-1068x1315.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-1-1920x2364.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-1-341x420.jpg 341w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Jagat sepak bola dihebohkan oleh kabar penyerang andalan Real Madrid, Karim Benzema, direkrut tim sepak bola Arab Saudi, Al Ittihad. Tidak hanya itu, pemerintah Saudi juga dikabarkan akan datangkan bintang lainnya, yakni Lionel Messi dan N&#8217;Golo Kante ke liga sepak bola Saudi. Dana yang akan dikucurkan pun tidak main-main, yakni mencapai ratusan juta dollar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah-langkah ini membuat banyak orang bertanya-tanya, apa yang sebenarnya dipikirkan Arab Saudi dengan menggelontorkan uang yang begitu banyak hanya untuk permainan sepak bola? Well, sejumlah pengamat melihat ada motif politik-ekonomi yang melatarbelakanginya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertama, ini merupakan bagian dari ambisi besar Saudi dalam diversifikasi ekonominya, olah raga&nbsp;diharapkan akan jadi sumber pendapatan baru yang begitu besar bagi Saudi, sebagai pendapatan alternatif dari bisnis-bisnis minyak buminya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua, Saudi juga diketahui tengah berusaha mendapatkan tiket menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030. Kalau liga domestik mereka bisa mendapat banyak pendukung baru, itu akan memudahkan keputusan untuk menjadikan Saudi sebagai tuan rumah nantinya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/adidaya-saudi-bersama-benzema-ronaldo-1-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
