<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>kapal laut &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/kapal-laut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Aug 2023 03:27:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>kapal laut &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Kapal Pesiar Terbesar di Semesta</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/ini-kapal-pesiar-terbesar-di-semesta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[J61]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Aug 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[kapal laut]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Pesiar]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Pesiar Terbesar]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Terbesar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=135464</guid>

					<description><![CDATA[PinterPolitik.com Menumpangi kapal laut atau kapal pesiar adalah salah satu cara untuk merasakan betapa canggih dan megahnya teknologi maritim masa kini. Kapal-kapal ini tidak hanya menawarkan transportasi dari satu titik ke titik lain tetapi juga menghadirkan berbagai macam fasilitas hiburan dan mewah layaknya hotel bintang lima. Berikut adalah daftar beberapa kapal penumpang terbesar di dunia: [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Menumpangi kapal laut atau kapal pesiar adalah salah satu cara untuk merasakan betapa canggih dan megahnya teknologi maritim masa kini. Kapal-kapal ini tidak hanya menawarkan transportasi dari satu titik ke titik lain tetapi juga menghadirkan berbagai macam fasilitas hiburan dan mewah layaknya hotel bintang lima. Berikut adalah daftar beberapa kapal penumpang terbesar di dunia:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Symphony of the Seas</strong>: Milik Royal Caribbean, kapal ini adalah kapal penumpang terbesar di dunia hingga saat ini. Panjangnya mencapai 362 meter dengan kapasitas lebih dari 6,000 penumpang dan 2,200 awak kapal. Symphony of the Seas menawarkan fasilitas seperti taman, bioskop, dan water slide.</li>



<li><strong>Harmony of the Seas</strong>: Juga bagian dari armada Royal Caribbean, Harmony of the Seas memiliki panjang 362 meter dan kapasitas hingga 5,479 penumpang. Kapal ini menawarkan berbagai aktivitas seperti pendakian dinding dan taman hiburan.</li>



<li><strong>Allure of the Seas</strong>: Kapal ini adalah saudara dari Harmony of the Seas dan Symphony of the Seas. Meskipun lebih kecil sedikit, Allure of the Seas tetap mengagumkan dengan panjang 360 meter dan kapasitas lebih dari 5,400 penumpang.</li>



<li><strong>Oasis of the Seas</strong>: Kapal ini memulai era kapal raksasa milik Royal Caribbean. Dengan panjang 360 meter, kapal ini memiliki kapasitas lebih dari 5,400 penumpang dan menawarkan berbagai atraksi termasuk taman bertema dan teater.</li>



<li><strong>MSC Grandiosa</strong>: Milik MSC Cruises, kapal ini memiliki panjang 331 meter dan kapasitas lebih dari 4,800 penumpang. MSC Grandiosa menawarkan fasilitas mewah seperti spa, pusat kebugaran, dan berbagai pilihan makanan gourmet.</li>



<li><strong>Norwegian Bliss</strong>: Kapal ini milik Norwegian Cruise Line dengan panjang 329 meter dan kapasitas 4,004 penumpang. Norwegian Bliss menawarkan atraksi unik seperti lintasan go-kart dan observatorium.</li>



<li><strong>Carnival Mardi Gras</strong>: Milik Carnival Cruise Line, kapal ini memiliki panjang 344 meter dan kapasitas lebih dari 5,200 penumpang. Kapal ini menawarkan fasilitas termasuk taman air dan kasino.</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Kapal-kapal ini adalah simbol kemajuan teknologi dan inovasi di industri perkapalan. Selain itu, mereka juga menawarkan pengalaman tak terlupakan dengan berbagai pilihan hiburan, kuliner, dan aktivitas lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun ukurannya yang besar, kapal-kapal ini dirancang dengan standar keamanan dan keberlanjutan lingkungan yang tinggi, memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi semua penumpang. (J61)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/symphony-seas-1024x576.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>KRI Alugro 405</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/kri-alugro-405/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2020 12:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[kapal laut]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=72717</guid>

					<description><![CDATA[KRI Alugro jadi kapal selam pertama rakitan Indonesia, pertama kali diluncurkan pada 11 April 2019 dan diproduksi dengan skema transfer teknologi antara DSME korsel dan PT PAL]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-KRI-Alugoro-405-011.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" td-modal-image alignnone wp-image-72713 size-full" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-KRI-Alugoro-405-011.jpg" alt="KRI Alugro jadi kapal selam pertama rakitan Indonesia" width="768" height="768" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-KRI-Alugoro-405-011.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-KRI-Alugoro-405-011-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-KRI-Alugoro-405-011-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-KRI-Alugoro-405-011-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-KRI-Alugoro-405-011-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-KRI-Alugoro-405-011-250x250.jpg 250w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></a></p>
<p>KRI Alugro jadi kapal selam pertama rakitan Indonesia, pertama kali diluncurkan pada 11 April 2019 dan diproduksi dengan skema transfer teknologi antara DSME korsel dan PT PAL</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-KRI-Alugoro-405-011.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kapal Asing, Dukung People Power?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/kapal-asing-dukung-people-power/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2019 11:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Asing]]></category>
		<category><![CDATA[kapal laut]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Perang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2019]]></category>
		<category><![CDATA[People Power]]></category>
		<category><![CDATA[Perang]]></category>
		<category><![CDATA[pertahanan dalam negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Militer]]></category>
		<category><![CDATA[Prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Republik Rakyat Tiongkok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=58262</guid>

					<description><![CDATA[Kapal dan pesawat asing mulai memasuki dan berlabuh ke Indonesia menjelang pengumuman hasil pemungutan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti. Sebagian masyarakat menduga hal ini berkaitan dengan konteks pengumuman tersebut. PinterPolitik.com “I know you sense the doublespeak on my tongue” – Miguel, penyanyi R&#38;B asal AS Menjelang pengumuman hasil pemungutan suara nanti, berbagai kapal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Kapal dan pesawat asing mulai memasuki dan berlabuh ke Indonesia menjelang pengumuman hasil pemungutan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti. Sebagian masyarakat menduga hal ini berkaitan dengan </strong><strong>konteks </strong><strong>pengumuman tersebut.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a">PinterPolitik.com</span></p>
<blockquote class="td_quote_box td_box_center"><p>“I know you sense the doublespeak on my tongue” – Miguel, penyanyi R&amp;B asal AS</p></blockquote>
<p><span class="dropcap dropcap2">M</span>enjelang pengumuman hasil pemungutan suara nanti, berbagai kapal perang dan pesawat tempur dari beberapa negara tampaknya berdatangan ke Indonesia. Kedatangan kapal dan pesawat tersebut didasarkan pada alasan kerja sama dan alasan teknis lainnya.</p>
<p>Salah satu kapal perang yang datang ke Indonesia berasal dari negara adidaya Amerika Serikat (AS). Kapal perang yang bernama <a href="https://www.liputan6.com/global/read/3955061/kunjungan-kapal-uss-blue-ridge-ke-jakarta-perkuat-kerja-sama-pertahanan-indonesia-as"><strong>USS Blue Ridge</strong></a> yang memiliki landasan helikopter dan panjang total sekitar 193 meter dikabarkan bersandar di Tanjung Priok, Jakarta Utara pada awal Mei 2019 lalu dalam rangka peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan AS serta dialog kerja sama pertahanan di antara keduanya.</p>
<p>Setelah AS, terdapat kapal perang dari salah satu negara Asia Timur, Jepang. Bersandarnya kapal <em>destroyer</em> <a href="https://www.liputan6.com/global/read/3960524/kapal-perang-jepang-merapat-ke-jakarta-pererat-kemitraan-dengan-tni-al rel=&quot;nofollow&quot;" data-wplink-url-error="true"><strong>JS Samidare</strong></a> kelas Murasame yang memiliki panjang 151 meter di Tanjung Priok, Jakarta Utara juga disertai dengan upaya untuk mempererat kemitraannya dengan TNI Angkatan Laut (AL).</p>
<p>Menyusul AS dan Jepang, Tiongkok juga mengirimkan kapal <em>aggregates carrier-</em>nya, <a href="https://jatim.sindonews.com/read/10476/1/kapal-perang-china-bersandar-di-tanjung-perak-surabaya-1557569118"><strong>Hai Yang 26</strong></a>, untuk merapat ke Tanjung Perak, Surabaya. Kapal yang digunakan untuk survei laut tersebut bertujuan untuk melakukan kegiatan-kegiatan teknis di pelabuhan.</p>
<p>Seminggu setelah Tiongkok, giliran Australia yang berlabuh ke Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan dua kapal perangnya, yaitu kapal <a href="http://www.rmolbanten.com/read/2019/05/19/8473/Tidak-Terkait-Pemilu,-Ini-Misi-Dua-Kapal-Perang-Australia-Di-Indonesia- rel=&quot;nofollow&quot;" data-wplink-url-error="true"><strong>HMAS Canberra</strong></a> yang memiliki landasan helikopter dan panjang total sekitar 231 meter, serta kapal <em>frigate</em> <a href="http://www.rmolbanten.com/read/2019/05/19/8473/Tidak-Terkait-Pemilu,-Ini-Misi-Dua-Kapal-Perang-Australia-Di-Indonesia-"><strong>HMAS Newcastle</strong></a>. Kedatangan kapal-kapal perang Australia tersebut juga disebut terkait dengan kerja sama keamanan dengan negara-negara di Asia.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut, Sambut Kedatangan Dua Kapal Perang Australia HMAS Canberra (FFG02) Dan HMAS Newcastle (FFG06) di JICT II Tj. Priok</p>
<p>Bertempat di dermaga Jakarta International Container… <a href="https://t.co/x0drmkJDe6">https://t.co/x0drmkJDe6</a></p>
<p>&mdash; TNI Angkatan Laut (@_TNIAL_) <a href="https://twitter.com/_TNIAL_/status/1130187959846801408?ref_src=twsrc%5Etfw">May 19, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Di luar kapal-kapal perang, terdapat juga <a href="https://www.channelnewsasia.com/news/asia/french-fighter-jets-banda-aceh-indonesia-11547150"><strong>tujuh pesawat tempur Dessault Rafale</strong></a> milik Prancis yang mendarat darurat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Pendaratan tersebut disebabkan oleh buruknya cuaca di sekitar kapal induk Charles de Gaulle yang berada di Samudera Hindia – 185 km dari zona ekonomi ekslusif (ZEE) Sumatera.</p>
<p>Dengan banyaknya gelombang kedatangan kapal perang tersebut, tidak heran apabila warganet mulai bertanya-tanya mengenai kaitan antara hal tersebut dengan Pemilu 2019. Apakah memang kapal-kapal perang tersebut datang dengan tujuan penguatan kerja sama? Ataukah ada maksud lain di baliknya?</p>
<h4><strong>Diplomasi Pertahanan</strong></h4>
<p>Kedatangan kapal asing ke suatu negara sebenarnya bukan merupakan hal yang baru. Kegiatan-kegiatan tersebut biasanya dilakukan sebagai bagian dari diplomasi antar-negara, terutama di bidang pertahanan dan keamanan.</p>
<p>Diplomasi semacam ini disebut sebagai diplomasi pertahanan atau diplomasi militer. Diplomasi semacam ini biasanya lebih banyak dilakukan oleh kementerian atau departemen pertahanan.</p>
<p>Erik Patjinka dalam <a href="https://www.academia.edu/31964939/Military_Diplomacy_and_Its_Present_Functions"><strong>tulisannya</strong></a> yang berjudul “Military Diplomacy and Its Present Functions” menjelaskan bahwa diplomasi pertahanan memiliki beberapa fungsi khusus, yaitu memperoleh informasi mengenai pertahanan negara lain, penguatan hubungan dan kerja sama pertahanan, pengorganisasian kunjungan kerja militer secara damai, kontrak bisnis di bidang pertahanan, dan perwakilan militer suatu negara di negara lain.</p>
<p>Hal serupa juga dijelaskan oleh Peter Leahy – dosen di University of Canberra, yang sebelumnya merupakan panglima militer Australia – dalam <a href="http://www.defence.gov.au/WhitePaper/docs/251-Leahy.pdf"><strong>tulisannya</strong></a> yang berjudul “Military Diplomacy.” Leahy menekankan bahwa jenis diplomasi yang dilakukan oleh diplomat-diplomat berseragam militer ini dapat meningkatkan hubungan antar-negara melalui beberapa hal, seperti investasi kerja sama, hubungan personal, dan perekat hubungan antar-negara.</p>
<p>Sebagai perekat hubungan antar-negara, diplomasi pertahanan memang memberikan kontribusi yang signifikan, berupa program-program kerja sama pengembangan dan pelatihan militer, serta misi bersama dalam merespons bencana-bencana alam.</p>
<p>Leahy mencontohkan misi militer Australia di Aceh yang merespons terjadinya bencana tsunami pada tahun 2004. Ia menilai misi tersebut juga mampu memperbaiki hubungan Indonesia-Australia yang sempat memburuk akibat polemik Timor Leste beberapa tahun sebelumnya.</p>
<p>Tidak jarang juga, hubungan personal di antara pejabat militer terbangun melalui dialog-dialog formal dan informal dalam jenis diplomasi ini. Leahy menjelaskan bahwa terbangunnya hubungan personal dan kesuksesan diplomasi ini juga akibat adanya kesamaan nilai dan budaya yang dimiliki antar-diplomat militer.</p>
<p><hr /><p><em>Diplomasi pertahanan atau diplomasi militer merupakan diplomasi di bidang pertahanan dan keamanan dan biasanya lebih banyak dilakukan oleh kementerian pertahanan.</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fin-depth%2Fkapal-asing-dukung-people-power%2F&#038;text=Diplomasi%20pertahanan%20atau%20diplomasi%20militer%20merupakan%20diplomasi%20di%20bidang%20pertahanan%20dan%20keamanan%20dan%20biasanya%20lebih%20banyak%20dilakukan%20oleh%20kementerian%20pertahanan.&#038;related' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr /></p>
<p>Leahy juga kembali mencontohkan peran hubungan personal dalam mengatasi ketegangan politik. Dirinya menyebutkan bahwa kontak-kontak personalnya yang membantunya dalam mengurangi ketegangan yang terjadi akibat pengiriman personel militer Australia ke Timor Leste pada tahun 2006.</p>
<p>Selain kontribusi jenis diplomasi bagi insentif dan hubungan personal antar-negara, Leahy juga melihat diplomasi pertahanan sebagai investasi jangka panjang bagi hubungan antar-negara. Leahy pun mencontohkan kedekatan hubungan antara Jenderal David Hurley dan Moeldoko yang berujung pada kunjungan kadet-kadet muda Indonesia ke Australia.</p>
<p>Lalu, apakah kunjungan-kunjungan kapal perang asing ke Indonesia mendasarkan kerja sama sebagai kepentingannya?</p>
<p>Melihat penjelasan Leahy mengenai diplomasi pertahanan, kunjungan-kunjungan kapal dalam sebulan ini bisa jadi bermaksud baik guna meningkatkan kerja sama beberapa negara tersebut dengan Indonesia. Dalam berbagai berita, dikabarkan juga bahwa kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh kapal-kapal asing tersebut berkaitan dengan dialog dan penguatan kerja sama pertahanan.</p>
<h4><strong>Dukung <em>People Power</em>?</strong></h4>
<p>Namun, kunjungan kapal-kapal asing tersebut bisa saja memiliki maksud lain di baliknya. Bisa jadi, negara-negara yang mengirimkan kapal-kapal perangnya ingin menyampaikan pesan politik tertentu.</p>
<p>Jika sebelumnya terdapat konsep diplomasi pertahanan, terdapat juga konsep <em>gunboat diplomacy</em> yang lebih menekankan pada upaya menunjukkan kekuatan perang. Diplomasi kapal perang ini biasanya dilakukan untuk mencapai kepentingan luar negeri tertentu.</p>
<p>James Cable dalam <a href="https://books.google.co.id/books?id=zdkpbdU3Mo4C&amp;source=gbs_similarbooks"><strong>bukunya</strong></a> yang berjudul <em>Gunboat Diplomacy</em> menjelaskan bahwa diplomasi kapal perang memiliki beberapa prinsip, yaitu sebagai kekuatan definitif, sebagai kekuatan yang bertujuan, sebagai kekuatan katalis, dan sebagai kekuatan ekspresif.</p>
<p>Sebagai kekuatan yang memiliki maksud tertentu, diplomasi ini sering kali digunakan oleh suatu negara untuk memengaruhi atau mengubah keputusan atau karakter negara lain. Selain itu, sebagai kekuatan ekspresif, diplomasi ini juga dapat memberikan pesan politik pada pihak-pihak lain secara tersirat.</p>
<p>Meskipun lebih sering digunakan pada era Perang Dingin, diplomasi ini masih digunakan oleh AS dan beberapa negara lain dalam merespons sengketa yang terjadi di Laut China Selatan yang diklaim oleh Tiongkok. Koresponden Gedung Putih AS, Mark Landler <a href="https://www.nytimes.com/2011/11/13/sunday-review/a-new-era-of-gunboat-diplomacy.html"><strong>menjelaskan</strong></a> bahwa cara ini telah dilakukan sejak pemerintahan Barack Obama dengan mengirimkan kapal-kapal perang AS untuk melewati jalur laut tersebut.</p>
<p><a href="https://morningstaronline.co.uk/article/china-slams-us-gunboat-diplomacy-trade-talks-begin"><strong>Insiden diplomasi kapal perang</strong></a> pada Januari 2019 lalu di Laut China Selatan misalnya, membuat Tiongkok kecewa terhadap AS di tengah-tengah negosiasi perdagangan di antara keduanya. Bisa jadi, penggunaan jenis diplomasi ini oleh AS ditujukan untuk menunjukkan kekuatannya sebagai daya tawar dan memberikan pesan tertentu terkait arah kebijakan perdagangannya – yang kini memang tengah memanas dengan Tiongkok.</p>
<p>Dengan melihat apa yang terjadi antara AS dan Tiongkok, apakah konteks yang sama juga terjadi terkait kedatangan kapal-kapal asing di Indonesia?</p>
<p>Kedatangan kapal-kapal ini bisa menjadi sinyalir bagi persaingan geopolitik antara AS dan negara-negara Barat dengan Tiongkok – seperti Perang Dagang. Bisa jadi, negara-negara ini berusaha memberikan pesan tertentu terkait posisi strategis Indonesia dan Asia Tenggara dalam ketegangan geopolitik kali ini.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/BxrSJhiJam2/" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/BxrSJhiJam2/" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/BxrSJhiJam2/" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Beberapa kapal dan pesawat perang asing ke Indonesia Nantikan artikel selengkapnya di Pinterpolitik.com #kapalperangasing #pesawatperangasing #infografik #infografis #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2019-05-20T07:40:29+00:00">May 20, 2019 at 12:40am PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Jika kita perhatikan kembali, kapal AS dan Jepang merupakan kapal asing yang datang terlebih dahulu dibandingkan negara-negara lain. Bisa jadi, kedatangan kapal dari negara-negara tersebut berusaha memberikan pesan tertentu terhadap pemerintah Indonesia dan negara-negara lain, termasuk dalam hal hasil Pilpres 2019.</p>
<p>Usai negara tersebut, giliran Tiongkok yang berlabuh ke Indonesia dengan kapal perang <em>aggregates</em> <em>carrier</em> Hai Yang 26. Kedatangan Tiongkok bisa jadi merupakan bantuan untuk merespons AS dan Jepang.</p>
<p>Guna merespons Tiongkok, Australia bisa saja memberikan ketegasan yang lebih dengan dua kapal besar yang dikirimkannya. Selain itu, pesawat-pesawat tempur Prancis yang mendarat darurat di Aceh juga sebelumnya terlibat dalam kerangka <a href="https://www.news18.com/news/auto/rafale-jet-takes-part-as-india-joins-philippines-us-japan-in-south-china-sea-drills-2137061.html"><strong>latihan bersama</strong></a> guna merespons ketegangan geopolitik antara negara-negara Barat dan Tiongkok di kawasan.</p>
<p>Namun, terlepas dari persaingan geopolitik di antara negara-negara tersebut, kontestasi pasca-Pemilu 2019 juga dapat menjadi momen tertentu bagi negara-negara tersebut dalam menyampaikan pesan politiknya bagi Indonesia. Seperti yang <a href="http://www.rmoljabar.com/read/2019/05/20/99935/Kapal-Perang-Amerika,-Jepang-dan-Australia-Sambangi-Indonesia,-Begini-Kata-Pengamat-"><strong>dijelaskan</strong></a> oleh Direktur Eksekutif Global Future Institute Hendrajit, Pemilu 2019 dapat menjadi pemantik bagi negara-negara tersebut.</p>
<p>Bisa jadi, kunjungan-kunjungan ini menjadi bentuk dukungan pada kubu-kubu tertentu. Mungkin juga, kunjungan kapal-kapal tersebut juga menjadi bentuk dukungan negara lain pada aksi <em>people power </em>seusai pengumuman hasil Pemilu nanti, katakanlah AS.</p>
<p>Sebelumnya, wartawan investigatif Allan Nairn pernah menduga dalam <a href="https://theintercept.com/2017/04/18/trumps-indonesian-allies-in-bed-with-isis-backed-militia-seeking-to-oust-elected-president/"><strong>tulisannya</strong></a> di The Interpreter bahwa Jokowi akan menjadi sasaran makar oleh berbagai pihak. Beberapa di antaranya merupakan koneksi Presiden AS Donald Trump di Indonesia. Selain itu, negara Paman Sam itu ditengarai <strong><a href="https://pinterpolitik.com/salahkah-jokowi-pro-tiongkok/">kurang suka</a></strong> dengan kebijakan Jokowi yang terlalu dekat ke Tiongkok.</p>
<p>Namun, dugaan itu masih terlalu dangkal untuk disimpulkan karena belum dapat terbukti kebenarannya. Yang jelas, kunjungan kapal-kapal perang ini bisa saja memiliki maksud lain di balik upaya peningkatan kemitraan dan kerja sama.</p>
<p>Pada akhirnya, misteri di balik keterkaitan kunjungan kapal-kapal perang ini dengan Pemilu 2019 tetaplah buram. Sebelumnya, seperti yang <a href="https://books.google.co.id/books?id=zdkpbdU3Mo4C&amp;source=gbs_similarbooks"><strong>dijelaskan</strong></a> oleh Cable, diplomasi kapal perang sebagai pesan ekspresif memang selalu menimbulkan kebingungan dan ambiguitas.</p>
<p>Jika memang benar kunjungan kapal-kapal tersebut memiliki kaitan dengan Pemilu 2019, seperti lirik Miguel di awal tulisan, warganet mulai bisa merasakan pesan ambigu yang tersirat di baliknya. Akankah ada hal-hal besar yang terjadi beberapa hari ke depan? Menarik untuk ditunggu kelanjutannya. (A43)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="ZA_x-a0ezXI"><iframe title="WNI KETURUNAN ARAB PROVOKATOR, BENARKAH???" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/ZA_x-a0ezXI?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/05/kunjungan-kapal-perang-australia-05-1024x682.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Saya Ingin Jadi Dokter, Pak</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/saya-ingin-jadi-dokter-pak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S13]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2017 04:38:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[kapal laut]]></category>
		<category><![CDATA[pulau seribu]]></category>
		<category><![CDATA[zahro express]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=2399</guid>

					<description><![CDATA[Korban Zahro Express Diangkat Anak oleh Adhyaksa Dault. pinterpolitik.com &#8211; Jumat, 6&#160;Januari 2017. JAKARTA &#8211; Tangis Abdan Syakura (14) pecah setelah lelaki yang mengunjunginya itu mengatakan bahwa ia ingin mengangkat Abdan menjadi anak. Lelaki itu juga tak kuasa menahan tangis melihat kondisi Abdan. Abdan Syakura adalah salah satu korban selamat dari tragedi terbakarnya kapal wisata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4>Korban Zahro Express Diangkat Anak oleh Adhyaksa Dault.</h4>
<hr>
<p><span style="color: #cedb00;"><strong>pinterpolitik.com</strong></span> &#8211; <strong>Jumat, 6&nbsp;Januari 2017</strong>.</p>
<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Tangis Abdan Syakura (14) pecah setelah lelaki yang mengunjunginya itu mengatakan bahwa ia ingin mengangkat Abdan menjadi anak. Lelaki itu juga tak kuasa menahan tangis melihat kondisi Abdan. Abdan Syakura adalah salah satu korban selamat dari tragedi terbakarnya kapal wisata KM Zahro Express di perairan Teluk Jakarta yang terjadi pada Minggu, 1 Januari 2017. Abdan harus menjadi anak sebatang kara setalah ayahnya Mohammad Bunyamin (43), ibunya Lin Marlina (42) dan kakaknya, Fahira Azzahra (17), meninggal dunia dalam kejadian naas tersebut.</p>
<p>Lelaki itu, mantan Menteri Pendidikan dan Olahraga (Menpora), Adhyaksa Dault datang mengunjunginya dan mengangkat Abdan menjadi anak setelah mengetahui bahwa Abdan kehilangan ketiga anggota keluarganya dalam kejadian tersebut. Adhyaksa Dault&nbsp;tergugah hatinya atas nasib Abdan.</p>
<p>&#8220;Saat mengunjungi Abdan Syakura di dalam, kami berusaha senyum, tertawa ceria di depannya, walau hati kami menangis. Sekarang Abdan hidup sendiri, saya angkat dia menjadi anak. Kita ingin anak-anak korban kapal Zahro Express tetap bisa mencapai cita-citanya,” ujar Adhyaksa usai membesuk Abdan Syakura di RS Polri, Jakarta (5/1/2017).</p>
<p>Adhyaksa menceritakan, keinginannya untuk membantu Abdan Syakura tidak terlepas karena hubungan kedekatannya dengan almamater tempat ayahanda Abdan mengajar, sekolah Al Azhar Jakarta. Almarhum Mohammad Bunyamin merupakan guru Matematika di SMP dan SMA Alzhar Jakarta.</p>
<p>Sementara,&nbsp;Adhyaksa Dault&nbsp;juga pernah menempuh pendidikan SD dan SMP di Al Azhar Jakarta serta pernah menjadi Ketua Badan Pengawas YPI&nbsp;Al Azhar periode 2007-2012.</p>
<p>Adhyaksa pun berjanji dirinya bersama keluarga besar yayasan Al Azhar akan menanggung seluruh biaya pendidikan Abdan hingga lulus sarjana. Abdan juga sempat mengungkapkan cita-citanya, yakni menjadi dokter.</p>
<p>&#8220;Tentu saya dan keluarga Besar Al-Azhar akan&nbsp;memberikan santunan sampai dia jadi sarjana,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Abdan tak kuasa menahan haru kala dibesuk oleh Adhyaksa di kamar 140 RS Polri, apalagi saat dirinya mengutarakan niat menjadikan Abdan sebagai&nbsp;anak angkat&nbsp;dan membiayai pendidikannya hingga sarjana. Tentu saja hal itu menjadi harapan yang luar biasa bagi Abdan setelah kehilangan seluruh anggota keluarganya.</p>
<p>Adhyaksa pun tak kuasa menahan tangis melihat kondisi yang diderita Abdan saat membesuk di kamar rawat tersebut. Ia pun mengupayakan dan mendoakan yang terbaik untuk Abdan.</p>
<p>&#8220;Abdan sebelumnya masih belum tahu kalau keluarganya telah menjadi korban atas kejadian tersebut. Tapi, kondisinya sudah membaik meski masih trauma,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Mohammad Bunyamin bersama istri, Lin Marlina serta dua anaknya, Fahira Azzahra dan Abdan Syakura ikut dalam perjalanan KM Zahro Express dari Muara Angke, pada Minggu pagi, 1 Januari 2017.</p>
<p>Rencana liburan tahun baru mereka berubah menjadi duka. Keluarga yang tinggal di Cilandak, Jakarta Selatan itu hendak menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.</p>
<p>Nahas, kapal tersebut terbakar saat perjalanan baru sekitar 20 menit atau di di perairan Teluk Jakarta. Sebanyak lebih 200 penumpang berada di kapal tersebut dan saat ini baru 24 jenazah yang ditemukan.</p>
<p>Dari keluarga Mohammad Bunyamin, hanya Abdan Syakura yang berhasil ditemukan dengan selamat. Tiga anggota keluarganya hilang. Hingga saat ini, baru jenazah ayah dan kakaknya yang berhasil ditemukan dan teridentifikasi di RS Polri. Sementara, jenazah ibundanya masih belum teridentifikasi.</p>
<p>Kini, setelah diangkat anak oleh Adhyaksa Dault, Abdan masih bisa berharap dan bermimpi menjadi dokter. Tetap semangat, Abdan! (Antara/S13)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/01/Korban-Zahro-Express-Diangkat-Anak-oleh-Adhyaksa-Dault.jpeg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
