<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>kader partai &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/kader-partai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Mar 2019 03:39:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>kader partai &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Partai Terpaksa ‘Pelihara’ Penyusup</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/partai-terpaksa-pelihara-penyusup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2018 10:40:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[kader partai]]></category>
		<category><![CDATA[KPUD]]></category>
		<category><![CDATA[Panwaslu]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta Pemilu 2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=23767</guid>

					<description><![CDATA[“Dalam situasi tertentu, terkadang melakukan sesuatu jauh lebih baik ketimbang diam pasrah dan berdoa.” PinterPolitik.com [dropcap]J[/dropcap]elas bukan sebuah kebetulan, adanya kader otentik partai politik yang ‘sengaja’ didistribusikan menjadi penyusup di panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP), Panitia Pemilu dan Panitia Pengawas Pemilu. Yang jelas bukan untuk berprasangka buruk tapi bicara fakta, tak mungkin ada sebuah kebetulan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Dalam situasi tertentu, terkadang melakukan sesuatu jauh lebih baik ketimbang diam pasrah dan berdoa.”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]J[/dropcap]elas bukan sebuah kebetulan, adanya kader otentik partai politik yang ‘sengaja’ didistribusikan menjadi penyusup di panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP), Panitia Pemilu dan Panitia Pengawas Pemilu.</p>
<p>Yang jelas bukan untuk berprasangka buruk tapi bicara fakta, tak mungkin ada sebuah kebetulan dalam dunia politik, semua sudah pasti teragendakan secara sistematis. Tujuannya apa? Penyusup itu akan ‘mengamankan’ segala sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan partainya, kalau bicara jahatnya sih, mungkin menggembosi suara partai atau calon lain.</p>
<p>Siapa ya yang kecolongan? Atau hal ini sudah biasa bagi partai politik? <em>Weleeeeh weleeeeh, </em>apa emang susah untuk berbuat jujur di dunia politik, <em>kok </em>malah kecurangan terus sih yang dipertontonkan partai politik.</p>
<p>Kalau kalah ya kalah aja sih, ga perlu curang begini. Pake distribusikan penyusup segala, <em>ahhhh syudahhhlah.</em></p>
<p>Yang lebih ngeri lagi, para penyusup itu bukan hanya seorang kader partai, tapi mereka juga adalah pengurus partai. <em>Woailaaaahhh, </em>kalau begini sudah jelas kan agendanya apa? <em>Hadeuuuhhh. </em></p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">Lalai, Kader Partai Lolos Panwascam.. <a href="https://t.co/fBSWdCnpmw">https://t.co/fBSWdCnpmw</a> <a href="https://t.co/QtRgIO1uCU">pic.twitter.com/QtRgIO1uCU</a></p>
<p>— kabar28.com (@kabar28) <a href="https://twitter.com/kabar28/status/927749109728940032?ref_src=twsrc%5Etfw">November 7, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Apa semua partai politik sudah dibutakan dengan kemenangan? Jadi semua cara halal gitu dilakuin? <em>Heuuuhhh, </em>seenak jidat aja. Harusnya sih nyadar gitu, kalau partai politik atau calon kepala daerah itu kalah, berarti belum layak atau belum saatnya jadi pemimpin dan mendapatkan kekuasaan.</p>
<p>Kalau para penyusupnya itu sudah ketauan dan ditangkap, lalu gimana dong nasib kemenangan calon atau partai politik itu? Ya kalau <em>ngarepnya</em> dari kecurangan itu sih sudah pasti gagal total, <em>weleeeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Tapi kalau dilihat dari sisi yang lain, mungkin partai politik itu sedang membabibuta asalkan menang, tapi coba deh lihat lagi partai politik itu, kasihan juga ya. Mungkin suaranya sudah melempem jadi mau tak mau terpaksa melakukan hal – hal yang terlarang.</p>
<p><em>Aaaahhh syudahhhlah, </em>berhentilah menghujat, lebih tepatnya <em>mending</em> kita kasihani saja partai politik itu. Tapi inget, jangan karena kasihan terus terpaksa memilihnya, <em>etttt </em>jangan juga.</p>
<p>Lebih baik diam aja dan jadi saksi dari tenggelamnya partai politik itu, <em>weleeeeh weleeeh. </em>Kasihan ga sih? Kasihan sekali, <em>pukkk, puuukkkkk</em>. (Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/PIMPINAN-PARTAI-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PDIP Terbuka Lebar Bagi Antasari</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/pdip-terbuka-lebar-bagi-antasari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2017 12:35:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Figure]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok Djarot]]></category>
		<category><![CDATA[antasari azhar]]></category>
		<category><![CDATA[kader partai]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati Soekarnoputri]]></category>
		<category><![CDATA[partai banteng]]></category>
		<category><![CDATA[PDI Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=4210</guid>

					<description><![CDATA[Kemungkinan bergabungnya mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar ke PDI Perjuangan (PDIP) sepertinya sudah terbuka lebar. Menurut seorang sumber, kesempatan ini sudah ditawarkan ke dirinya dan tinggal menunggu jawaban saja. Kabarnya, Partai Banteng ini juga siap mengawal Antasari, apabila ia ingin membuka kembali kasusnya. pinterpolitik.com &#8211; Kamis, 2 Februari 2017 JAKARTA – Hadirnya Antasari Azhar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Kemungkinan bergabungnya mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar ke PDI Perjuangan (PDIP) sepertinya sudah terbuka lebar. Menurut seorang sumber, kesempatan ini sudah ditawarkan ke dirinya dan tinggal menunggu jawaban saja. Kabarnya, Partai Banteng ini juga siap mengawal Antasari, apabila ia ingin membuka kembali kasusnya.</p></blockquote>
<hr />
<p><strong><span style="color: #cedb00;">pinterpolitik.com</span></strong> &#8211; <strong>Kamis, 2 Februari 2017</strong></p>
<p><strong>JAKARTA – </strong>Hadirnya Antasari Azhar saat acara debat kedua calon Gubernur DKI Jakarta, ternyata menjadi “tanda” tersendiri bagi PDIP. Apalagi saat itu, ia duduk dibarisan pendukung pasangan nomor dua, Basuki Tjahja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) yang diusung partai pimpinan Megawati Soekarno Putri.</p>
<p>Sumber tersebut mengatakan, hingga saat ini Antasari masih belum resmi bergabung dengan PDIP, setelah bebas dari tahanan berkat pemberian grasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Partai Banteng sendiri masih terus berusaha untuk menarik dirinya agar bergabung dengan mereka.</p>
<p>“Saat ini, kami masih melakukan penjajakan. Tinggal tunggu waktu saja,” kata sumber tersebut pada Suara Pembaruan, di Jakarta, Rabu (1/2) malam. Apabila pendekatan ini berhasil, Antasari tetap harus melewati prosedur perekrutan yang berlaku di internal partai. “Prosesnya biasa saja, PDIP ini partai yang terbuka,” lanjutnya.</p>
<p>Tak hanya itu, kader-kader PDIP pun mengaku siap mengawal Antasari apabila ingin membuka kembali kasusnya. “Jika ia mau menjadi kader PDIP, kami tentu akan mendukung penuh bila ingin membuka kembali kasusnya. Sejauh partai merasa perlu untuk memberikan perlindungan dan bantuan hukum, pasti akan kami berikan,” tegasnya.</p>
<p>Menurutnya, bukan hal yang sulit bagi Antasari untuk bergabung dengan PDIP karena ia memiliki banyak teman di partai ini.  “Mungkin saja ia merasa lebih nyaman bila bergabung dengan kami,” katanya. Menilik dari sambutan hangat ini, sepertinya peluang bagi Antasari untuk melangkah ke PDIP hanya tinggal menunggu waktu saja. (Suara Pembaruan/R24)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/02/PDIP-Terbuka-Lebar-Bagi-Antasari-1.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
