<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Jro Komang Gede Swastika &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/jro-komang-gede-swastika/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Nov 2017 10:48:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Jro Komang Gede Swastika &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wakil Rakyat Kok Nyabu?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/wakil-rakyat-kok-nyabu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K32]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Nov 2017 10:16:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bandar Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[Jro Komang Gede Swastika]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=15874</guid>

					<description><![CDATA[Jro Komang Gede Swastika atau Mang Jangol akhirnya dipecat Gerindra karena diduga sebagai Bandar besar Narkoba Bali. PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]ulau Bali telah menjadi salah destinasi wisata dunia karena alam dan kebudayaannya sungguh unik dan eksotis. Bali memang unik dan menarik. Liat aja, kearifan lokal di sana seolah-olah klop dengan westernisasi. Jangan kaget, jika banyak tempat hiburan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Jro Komang Gede Swastika atau Mang Jangol akhirnya dipecat Gerindra karena diduga sebagai Bandar besar Narkoba Bali.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb31;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]ulau Bali telah menjadi salah destinasi wisata dunia karena alam dan kebudayaannya sungguh unik dan eksotis. Bali memang unik dan menarik. <em>Liat aja,</em> kearifan lokal di sana seolah-olah <em>klop </em>dengan <em>westernisasi.</em></p>
<p>Jangan kaget, jika banyak tempat hiburan malam <em>berseliweran</em> di sana. Sudah pasti <em>sex, alcohol and drugs jadi penglarisnya. </em>Terciduknya bandar narkoba itu sudah menjadi hal biasa. Mungkin karena uang keamanannya kurang <em>kali ya</em>?</p>
<p>Akan tetapi, yang menghebohkan akhir-akhir ini adalah terciduknya Jro Komang Gede Swastika atau Mang Jangol karena terbukti menyebarkan sabu-sabu. Yang heboh bukan sosoknya, tapi jabatannya. Selain sebagai kader Partai Gerindra, beliau ternyata wakil Ketua DPRD Bali.</p>
<p>Hal ini menyebabkan kubu Gerindra mengambil langkah tegas. Mang Jangol resmi didepak dan kini masih menjadi buronan polisi. Bahkan dalam setahun ini, sudah ada lima kader Gerindra yang dipecat gara-gara Narkoba. Hal ini disampaikan sendiri oleh Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Permadi.</p>
<p>Status wakil rakyat, tapi kelakuannya laknat. Wakil Rakyat <em>kok jadi Bandar sabu?</em> Apa kata dunia? <em>Duh, Sang Hyang Widhi </em>sungguh menyedihkan nasib anakmu itu.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550">
<p lang="in" dir="ltr">Gerindra Pecat Wakil Ketua DPRD Bali yang Diduga Jadi Bandar Besar Narkoba  <a href="https://t.co/7mTn7Yg1C6">https://t.co/7mTn7Yg1C6</a></p>
<p>&mdash; Kompas.com (@kompascom) <a href="https://twitter.com/kompascom/status/928203450159996928?ref_src=twsrc%5Etfw">November 8, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Tapi mau <em>gimana </em>lagi, itulah realita <em>zaman now. </em>Narkoba memang tak kenal batas usia, status maupun jabatan. Buktinya banyak anak-anak sekolah masuk perangkap hingga <em>over dosis</em>, artis-artis <em>kejebak </em>dan wakil rakyat terciduk. <em>Duh, </em>ini membuat hati kecilku <em>ndut-ndut. </em>Mungkinkah ini kontroversi hati?</p>
<p>Karena ada <em>phobia</em> terhadap <em>drugs terror, </em>makanya saya takut untuk <em>ngevape. </em>Sebab beredar kabar burung kalau di dalam <em>vape</em> ada kandungan narkoba juga. Bahkan beberapa waktu lalu, Polisi mengamankan puluhan liquid atau cairan untuk rokok elektronik yang didatangkan dari Belanda. Liquid bermerk <em>Dvtch Amsterdam</em> tersebut mengandung Narkoba jenis <em>canabinoid</em>. <em>Waduhhh, </em>padahal itu rokoknya kaum milenial. Kalau sudah terbukti mengandung Narkoba, mending <em>nggak usah ngevape</em>.</p>
<p>Jauhi Narkoba, budayakan hidup sehat. <em>Banyakin</em> makan sayur dan buah sekaligus imbangi dengan olahraga yang teratur. Bukankah itu lebih baik? <strong>(K-32)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/11/Jangol.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
