<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Jansen Sitindaon &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/jansen-sitindaon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Feb 2022 09:43:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Jansen Sitindaon &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>“Tantangan” Demokrat untuk Jokowi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/tantangan-demokrat-untuk-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F46]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2020 14:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Jansen Sitindaon]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Kerja Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=90314</guid>

					<description><![CDATA[“Membuat publik melek informasi, agar tak mudah termakan fitnah dan caci maki” – Najwa Shihab, Jurnalis asal Indonesia PinterPolitik.com Gengs, kalian ada yang paham tentang keterbukaan informasi publik&#160;nggak? Kalau paham, pasti sudah bisa memperkirakan arah tulisan ini toh. Baru-baru ini soal keterbukaan tersebut kembali menyeruak&#160;lho. Muasalnya banyak, terutama akibat omongan Bung Jansen Sitindaon yang lempar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="wp-block-heading" id="membuat-publik-melek-informasi-agar-tak-mudah-termakan-fitnah-dan-caci-maki-najwa-shihab-jurnalis-asal-indonesia"><strong>“Membuat publik melek informasi, agar tak mudah termakan fitnah dan caci maki” – Najwa Shihab, Jurnalis asal Indonesia</strong></h4>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide" />



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com/">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Gengs</em>, kalian ada yang paham tentang keterbukaan informasi publik&nbsp;<em>nggak</em>? Kalau paham, pasti sudah bisa memperkirakan arah tulisan ini toh. Baru-baru ini soal keterbukaan tersebut kembali menyeruak&nbsp;<em>lho</em>. Muasalnya banyak, terutama akibat omongan Bung Jansen Sitindaon yang lempar kritik ke pemerintahan Jokowi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya juga pemerintah kena semprot&nbsp;<em>lho</em>&nbsp;saat Indonesia Corruption Watch (ICW)&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;dikasih berkas soal prakerja oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto. Wah, pemerintah ini&nbsp;<em>gimana</em>&nbsp;<em>sih</em>&nbsp;kok kena senggol&nbsp;<em>babagan</em>&nbsp;keterbukaan?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baiklah, coba&nbsp;<em>mimin</em>&nbsp;fokus pada kasus kritikannya Bung Jansen&nbsp;<em>aja</em>&nbsp;ya. Selain gaya bicaranya sangat menarik, juga apa yang disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat itu kontekstual banget di tengah kondisi Covid-19 yang semakin bikin nafas kita kempas-kempis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>For your information</em>&nbsp;<em>aja nih</em>&nbsp;sebelumnya, jadi lewat akun Twitter pribadinya, Bung&nbsp;<strong><a href="https://rmol.id/amp/2020/09/17/452800/Saran-Demokrat-Ke-Jokowi--Biar-Publik-Tahu-Sesekali-Kalau-Rapat-Soal-Covid-19-Dibuat-Terbuka-">Jansen</a></strong>&nbsp;bilang begini, &#8220;Sesekali rapat Covid-19 ini dibuat terbuka untuk umum Pak @jokowi. Agar publik bisa ikut menilai dan tahu ke mana arah penanganannya.&#8221; Keren&nbsp;<em>nggak tuh statement</em>&nbsp;doi yang berani&nbsp;<em>mention</em>&nbsp;Presiden.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi bukan itu poinnya, <em>sob</em>. Poinnya adalah pada isu yang disemprotkan oleh Bung Jansen, yaitu tentang pentingnya keterbukaan. Sebagaimana yang kita tahu, sejak pemerintah menangani si biang kerok Covid-19 ini, tampaknya kita <em>nggak</em> pernah tahu <em>lho</em> isi rapat-rapat tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal, di tengah penyebaran yang ganas dan penanganan yang harus&nbsp;<em>&#8216;cespleng&#8217;</em>, seyogianya masyarakat juga diperlihatkan isi rapatnya. Ya, minimal biar masyarakat&nbsp;<em>tuh</em>&nbsp;tahu perkembangan, penanganan, dan langkah lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nggak</em>&nbsp;asal terima terus dipaksa menjalankan aturan tanpa tahu rasionalisasinya. Ingat&nbsp;<em>lho</em>, negara punya kewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa. Jadi, kalau main tutup-tutupan begini tanpa masyarakat dikasih ruang buat menyimak kan sama&nbsp;<em>aja</em>&nbsp;mendudukkan nalar&nbsp;<em>toh</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau sudah begini, mumpung ada yang sudah&nbsp;<em>speak up</em>, mbok ya negara atau pemerintah menindaklanjuti lewat membuka rapat-rapat seputar Covid-19.&nbsp;<em>Mimin sih</em>&nbsp;setuju banget kalau benar-benar dibuka&nbsp;<em>tuh</em>&nbsp;rapatnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara, ini amanah UU tentang keterbukaan informasi publik juga&nbsp;<em>lho</em>,&nbsp;<em>gengs</em>. Lagian juga, bobot kontennya&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;bersifat rahasia kok, seperti halnya soal keamanan dan pertahanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beda lagi kalau memang konten rapatnya berkaitan sama dua hal riskan tersebut, maka&nbsp;<em>mimin</em>&nbsp;dan warga sepatutnya&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;tahu&nbsp;<em>aja</em>&nbsp;daripada kaget dan datanya bocor kan,&nbsp;<em>cuy</em>, seperti yang pernah ditegaskan oleh Pak Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi, ngomong-ngomong, ini Bung Jansen bicara lantang apakah juga mewakili sikap Partai Demokrat, ya? Jadi, kira-kira Presiden Jokowi berani <em>nggak nih</em> terima tantangan dari Demokrat? Kali ini sih, <em>mimin</em> sepakat banget ya dengan Bung Jansen sebagai perwakilan Demokrat. <em>Hehehe</em>. (F46)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Penanganan Covid-19 DKI Jakarta vs Pemerintah Pusat: Bersama Ferdinand Hutahaean" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/010LGWCFldk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tantangan-Demokrat-untuk-Jokowi-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>JK Maju Pilpres Lagi?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/jk-maju-pilpres-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Jun 2018 10:42:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Jansen Sitindaon]]></category>
		<category><![CDATA[JK]]></category>
		<category><![CDATA[JK-AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Jusuf Kalla]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Putusan MK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=32002</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Putusan MK hari ini semakin menguatkan dan meyakinkan kami untuk mengusung Pak JK jadi calon Presiden didampingi AHY sebagai wakilnya di Pemilu 2019,&#8221; ~ Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon. PinterPolitik.com [dropcap]E[/dropcap]ntah apa perasaan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) usai mendengar kabar bahwa Putusan MK menolak permohonan uji ketentuan Pasal 169 huruf n dan Pasal 227 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Putusan MK hari ini semakin menguatkan dan meyakinkan kami untuk mengusung Pak JK jadi calon Presiden didampingi AHY sebagai wakilnya di Pemilu 2019,&#8221; ~ </em>Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]E[/dropcap]ntah apa perasaan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) usai mendengar kabar bahwa Putusan MK menolak permohonan uji ketentuan Pasal 169 huruf n dan Pasal 227 huruf i UU Pemilu tentang masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden. Dengan putusan tersebut, JK tidak dapat maju lagi sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2019 mendatang.</p>
<p>Lah emangnya Pak JK masih berhasrat ya jadi cawapres lagi? Rasanya dia selalu bilang udah terlalu uzur untuk itu deh. Mungkin ini semua <em>gegara</em> kemenangan Mahathir Mohamad pada Pemilu di Malaysia beberapa waktu lalu. Kalau Mahathir yang usia 92 tahun aja bisa, JK yang baru 76 pasti juga bisa? <em>Mmm</em>.</p>
<p>Ada sih yang nganggap Pak JK dan partai-partai pendukungnya masih ngincer posisi cawapresnya Jokowi. Lagian kan katanya penggugat UU Pemilu itu emang penggemarnya Pak JK. Bisa jadipernyataan dia yang selama ini bilang mau nimang cucu dan cicit itu gak sepenuhnya bener. Wah, bisa <em>auto dosa</em> tuh!</p>
<p>Meski Putusan MK ini menyatakan JK gak bisa maju lagi sebagai cawapres, bukan berarti peluang dia untuk maju di Pilpres menjadi kandas loh. Ya kan Undang-undangnya masih bisa diakalin. Gimana caranya?  Ya tinggal maju sebagai calon presiden. <em>Mmm</em>, emangnya ada Partai yang mau mengusung ya?</p>
<p>Eits, jangan salah, ada loh. Malah partai ini keliatan paling getol untuk mengusung JK maju sebagai capres. Partai yang dimaksud adalah Demokrat. Partai dibawah nahkoda Presiden RI keenam ini belakangan terlihat ingin menduetkan JK dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Makin <em>kece badai tuh</em>.</p>
<p>Tapi masih ada PR lah ya kalau Demokrat mau mengusung capres. Toh mereka tetep membutuhkan partai lain sesuai ketentuan <em>presidential threshold</em>. Kalau dua nama ini rekomendasinya dari Demokrat sendiri, terus kira-kira ada gak ya partai lain yang juga mau ikut mengusung pasangan ini? Ya kali ada makan siang yang gratis dalam dunia politik, <em>hahaha</em>. (K16)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Jusuf-Kalla-1.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
