<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Indonesia Bubar 2030 &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/indonesia-bubar-2030/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 May 2019 11:25:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Indonesia Bubar 2030 &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gatot Patahkan Ramalan Prabowo</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/gatot-patahkan-ramalan-prabowo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2018 07:35:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Gatot Nurmantyo]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bubar 2030]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=27633</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Saya tidak menakut-nakuti, tapi inilah yang harus ditanamkan. Kita tidak boleh santai, harus optimis Indonesia menjadi negara kuat dan tidak mengalami kehancuran di tahun 2030.” ~ Mantan Panglima TNI (Purn), Gatot Nurmantyo. PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]iapa sosok yang terlintas dalam benak kalian guys, jika mendengar kata ‘Indonesia bubar 2030’? Yup, Prabowo Subianto. Sejak dilontarkan oleh Ketua Umum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Saya tidak menakut-nakuti, tapi inilah yang harus ditanamkan. Kita tidak boleh santai, harus optimis Indonesia menjadi negara kuat dan tidak mengalami kehancuran di tahun 2030.” ~ Mantan Panglima TNI (Purn), Gatot Nurmantyo.</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]iapa sosok yang terlintas dalam benak kalian <em>guys,</em> jika mendengar kata ‘Indonesia bubar 2030’? <em>Yup,</em> Prabowo Subianto. Sejak dilontarkan oleh Ketua Umum Gerindra dalam pidatonya beberapa waktu lalu, bola liar ini kian memanas dari waktu ke waktu. Bahkan akibat pidatonya tersebut, Prabowo disematkan sebagai sosok pesimistis.</p>
<p>Menariknya nih ya, Gatot mengutip &#8216;Indonesia bubar pada 2030&#8217; saat menjadi pembicara dalam dialog Urun Rembuk Kebangsaan dengan tema ‘Membangun Optimisme Masa Depan Indonesia dalam Perspektif Nasional dan Global’, Rabu (25/4) lalu.</p>
<p>Kali ini, apa yang disuguhkan Gatot melengkapi kalimat lanjutan dari apa yang disampaikan Prabowo sebelumnya. Gatot memang gak menampik kemungkinan &#8216;Indonesia bubar pada 2030’, tapi ia juga menambahkan kalau hal itu masih bisa dicegah seandainya ada upaya pencegahan sedari sekarang.</p>
<p>Karena menurut Gatot, semua ramalan itu bisa terpatahkan jika seluruh rakyat Indonesia mampu bersatu dan utuh dalam menjaga keharmonisan bangsa. Jika semua bisa bekerja keras dan optimis, maka Indonesia akan bangkit dan menjadi lima besar kekuatan ekonomi dunia. <em>Warbyasah.</em></p>
<p>Dengan pernyataannya ini, Gatot akan terlihat sebagai sosok calon pemimpin optimistis yang sedang dicari masyarakat Indonesia. Calon pemimpin yang bisa mengajak rakyat bergerak bersama membangun negeri, dan membuktikan Indonesia akan tetap eksis sampai kapan pun. <em>Caem bingit.</em></p>
<p>Kok bisa samaan gini ya apa yang disampaikan dua mantan Jenderal ini? <em>Cie-cie</em> janjian nih ye. Oh, jangan-jangan Pak Gatot lagi mau mempersuasi Pak Prabowo ya, biar bisa dipinang Gerindra? <em>Uhuk uhuk, co cwit bingit</em> sih kalian, <em>prikitiew.</em> Kalau udah kek gini, dipinang gak tuh si Gatot? Jangan di PHP-in ya.</p>
<p>Meski secara tingkat elektabilitas masih tinggian Prabowo, tapi secara itungan matematik politik, Gatot punya potensi lebih unggul loh. Semisal, Prabowo gak bersedia jadi ‘<em>King Maker’</em> bagi Gatot, maka mantan Panglima TNI itu bisa aja jadi pesaingnya di sisi poros ketiga atau di sisi Presiden Petahana. Nah kan!</p>
<p>Moga aja optimisme Gatot ini lebih dari sekedar yang dikatakan filsuf Voltaire (1694-1778), ‘<em>Optimism is the madness of insisting that all is well when we are miserable.’ (</em>K16)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/Gatot-Nurmantyo-Prabowo-Subianto-1-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Prabowo Pernah Jadi Pramugari?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/prabowo-pernah-jadi-pramugari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2018 03:58:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bubar 2030]]></category>
		<category><![CDATA[Kiki Syahnakri]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=25374</guid>

					<description><![CDATA[“Masa lalu tidak pernah hilang. Ia ada tetapi tidak tahu jalan pulang. Untuk itu ia menitipkan surat-kadang kepada sesuatu yang tidak kita duga. Kita menyebutnya kenangan.” PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]rabowo Subianto menjadi tokoh yang diperbincangkan belakangan ini. Bukan tentang pencalonannya kembali sebagai Calon Presiden di Pilpres 2019, tapi tentang pernyataannya yang bikin para politikus lain nyinyir. Indonesia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Masa lalu tidak pernah hilang. Ia ada tetapi tidak tahu jalan pulang. Untuk itu ia menitipkan surat-kadang kepada sesuatu yang tidak kita duga. Kita menyebutnya kenangan.”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]rabowo Subianto menjadi tokoh yang diperbincangkan belakangan ini. Bukan tentang pencalonannya kembali sebagai Calon Presiden di Pilpres 2019, tapi tentang pernyataannya yang bikin para politikus lain <em>nyinyir.</em></p>
<p>Indonesia akan bubar di 2030 dan adanya mental maling di kalangan penguasa, menjadi narasi perlawanan Prabowo setelah 3,5 tahun berdiam diri. <em>Wedeew, </em>ngeri kali ya.</p>
<p>Masa oposisi malah berdiam diri sih, kalau mau jadi oposisi yang baik tentunya harus lebih dekat dengan rakyat dan melawan secara sistematis, jangan malah diem – diem aja, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Giliran mau ada Pilpres lagi baru deh muncul lagi, <em>sok – sok </em>mengkritik, <em>hadeuuhh, </em>kalau oposisi jangan bertingkah musiman begitu dong, <em>ahhh syudahhhlah.</em></p>
<p>Coba kalau sedari awal Prabowo membuat skema kritik yang lebih sistematis, setidaknya sebagai oposisi Prabowo memahami posisinya. Kalau diem selama 3,5 tahun dan baru muncul juga sih sah – sah aja. Tapi kesannya aja kayak nyari panggung buat Pilpres 2019.</p>
<p>Apalagi yang lucunya, Prabowo belum menyatakan secara resmi akan maju kembali sebagai calon Presiden, lah gimana deh, gembar – gembor narasi inilah itulah, kalau ga <em>nyalon </em>lagi buat apa begitu? Masa sengaja pengen jadi sasaran kritik balik dari para politikus lain sih, <em>weleeeh weleeeh, </em>aneh amat <em>dah</em>.</p>
<p>Biarlah narasi itu hilang dengan sendirinya dan biarkan juga Prabowo masih berkutat dengan kebingungannya, antara <em>nyalon </em>atau engga. Biar aja pusing sendiri, <em>weleeeh weleeeh. </em></p>
<p>Tapi ternyata <em>ehhh </em>ternyata, salah satu kolega Prabowo sempat mengutarakan sisi lain dari Prabowo. Kita mengenal Prabowo sebagai mantan Danjen Kopassus atau Pangkostrad. Nah ini sisi lain Prabowo yang belum diketahui publik.</p>
<p>Kalau kata Kiki Syahnakri, Prabowo pernah menjadi pramugari, <em>waduuuhhh, </em>tapi bukan pramugari beneran, <em>hadeuuuh, </em>syukurlah. Masa iya Prabowo jadi pramugari, ga mungkin dong. Kalaupun mungkin, paling jadinya pramugara dong, <em>weleh weleeh</em>.</p>
<p>Tapi maksud Kiki Syahnakri, Prabowo setidaknya sudah bertingkah seperti pramugari untuk mengingatkan akan keselamatan, mengingatkannya itu melalui narasi Indonesia bubar 2030.<em> Hmmm, begitu toh, hmmm iyaiyaiya. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/prabowo-pesawat-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia 2030, Bubar Atau Besar?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/indonesia-2030-bubar-atau-besar-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2018 04:37:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Collapse Society]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bubar 2030]]></category>
		<category><![CDATA[Jared Diamond]]></category>
		<category><![CDATA[Novel ‎Ghost Fleet]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=25182</guid>

					<description><![CDATA[Pernyataan Prabowo Subianto terkait Indonesia bubar di 2030, masih menjadi kontroversi. Padahal di tahun yang sama, Indonesia pernah diprediksi akan menjadi negara maju. PinterPolitik.com “Seorang pesimis biasanya selalu benar dan orang optimis selalu salah, tapi semua perubahan besar umumnya dilakukan oleh orang-orang optimis.” ~ Thomas L. Friedman [dropcap]W[/dropcap]acana Indonesia bubar 2030 yang didengungkan berkali-kali oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Pernyataan Prabowo Subianto terkait Indonesia bubar di 2030, masih menjadi kontroversi. Padahal di tahun yang sama, Indonesia pernah diprediksi akan menjadi negara maju.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><strong>“Seorang pesimis biasanya selalu benar dan orang optimis selalu salah, tapi semua perubahan besar umumnya dilakukan oleh orang-orang optimis.” ~ Thomas L. Friedman</strong></p>
<p>[dropcap]W[/dropcap]acana Indonesia bubar 2030 yang didengungkan berkali-kali oleh Prabowo Subianto, pada akhirnya menimbulkan kontroversi. Berbagai politikus pun mulai mengeluarkan opininya masing-masing. Bagi politikus yang cenderung merapat ke Gerindra maupun PKS, tentu saja akan membela mati-matian pendapat Ketua Umum Gerindra tersebut.</p>
<p>Di sisi lain, tentu pernyataan Prabowo ini dipandang sebagai sikap pesimisme seorang calon pemimpin. Lihat saja Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hanya tertawa dan mengharapkan masyarakat untuk terus berpandangan positif ke depan, begitu juga dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang tidak mau ambil pusing.</p>
<p>Sementara, secara bijak mantan Presiden <a href="https://www.merdeka.com/politik/sby-sebut-novel-ghost-fleet-tak-bisa-jadi-acuan-indonesia-bubar-2030.html"><strong>Susilo Bambang Yudhoyono</strong></a> (SBY) menengahi dengan mengatakan kalau novel <em>Ghost Fleet</em> (2015) karya Peter Warren Singer dan August Cole, dapat dikatakan sebagai sebuah fiksi ilmiah. Walau keduanya merupakan pakar politik dan pertahanan asal AS, namun karyanya tersebut tak bisa dijadikan sebagai acuan.</p>
<figure id="attachment_25183" aria-describedby="caption-attachment-25183" style="width: 562px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-25183 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/ghost-fleet-passage.jpg" alt="" width="562" height="183" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/ghost-fleet-passage.jpg 562w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/ghost-fleet-passage-300x98.jpg 300w" sizes="(max-width: 562px) 100vw, 562px" /><figcaption id="caption-attachment-25183" class="wp-caption-text">Penggalan kisah yang menyatakan Indonesia sudah musnah di buku Ghost Fleet.</figcaption></figure>
<p>Kontroversi atas pernyataan Prabowo memang menjadi semakin <em>sumir,</em> sebab sang Jenderal mengaku kalau novel tentang perang dunia ketiga itulah yang menjadi referensinya. Padahal, kalau saja Prabowo mengajukan referensi yang lebih ilmiah dari sekedar buku fiksi, tentu tidak akan menjadi pernyataan yang <em>blunder</em> bagi dirinya.</p>
<p>Di tahun 2005 misalnya, seorang ilmuwan asal AS bernama Jared Mason Diamond pernah mengatakan kalau Indonesia akan menjadi negara yang musnah (<em>collapse</em>) bersama Kolumbia, Filipina, Rwanda, dan lainnya. Menurut peraih Pulitzer di tahun 1997 ini, ada banyak faktor penyebab yang bisa mengakibatkan Indonesia musnah.</p>
<p>Hanya saja, ilmuwan tersebut tidak menyatakan kapan atau tahun berapa tepatnya Indonesia akan punah. Sebaliknya, Lembaga riset Internasional McKinsey Global Institute di tahun 2012 malah memprediksikan kalau di tahun 2030, Indonesia akan menjadi salah satu negara maju, bahkan lebih maju dibandingkan Jerman.</p>
<p>Jadi kira-kira, apa yang lebih mungkin terjadi pada 203o, atau tepatnya 12 tahun lagi dari sekarang?</p>
<h4><strong>Indonesia Musnah Versi Jared</strong></h4>
<p style="text-align: center;"><strong>“Jika ingin menghancurkan sebuah bangsa dan peradaban, hancurkan buku-bukunya, maka pastilah bangsa itu akan musnah.” ~ Milan Kundera</strong></p>
<p>Dalam bukunya, <a href="http://globeleaks.com/index.php/news/986/Penerima-Pulitzer-Price,-Jared-Mason-Diamond-:-Indonesia-akan-Hancur,-Manusianya-Mudah-Terprovokasi-!"><strong><em>Collapse: How Societies Choose to Fail or Succeed</em></strong></a>, Jared M. Diamond yang merupakan profesor multidisiplin dari Universitas Cambridge, memaparkan unsur-unsur apa saja yang bisa membuat sebuah peradaban menjadi musnah. Selain bencana alam, ada banyak faktor lain yang secara perlahan namun pasti akan membuat sebuah wilayah atau negara menjadi “hilang”.</p>
<p>Di buku yang terbit tahun 2005, namun baru diterjemahkan dalam bahasa Indonesia pada 2014 ini, ia memprediksi Indonesia akan menjadi salah satu negara yang nasibnya punah layaknya Suku Maya di Benua Amerika. Secara spesifik, Jared mengatakan kalau bangsa Jawa, bisa jadi akan hilang kejawaannya akibat budaya asing yang lambat laun mempengaruhi masyarakat untuk meninggalkan budaya lokalnya.</p>
<p>Sementara itu, sebagai negara, Indonesia bisa saja akan musnah bukan hanya karena memang letaknya di cincin api (<em>ring of fire</em>) dunia, tapi juga karena kehilangan sumber daya alam dan lingkungannya. Habisnya sumber daya alam, baik mineral dan Migas akibat eksploitasi besar-besaran, serta rusaknya lingkungan alam akibat pembabatan dan alih fungsi hutan, juga dapat membuat negara ini hancur di masa datang.</p>
<figure id="attachment_25184" aria-describedby="caption-attachment-25184" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-25184 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/Collapse.jpg" alt="" width="600" height="422" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/Collapse.jpg 600w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/Collapse-300x211.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/Collapse-100x70.jpg 100w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/Collapse-597x420.jpg 597w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><figcaption id="caption-attachment-25184" class="wp-caption-text">Review Buku Collapse Jared Diamond.</figcaption></figure>
<p>Ancaman lain yang memungkinkan Nusantara hanya tinggal nama, adalah akibat begitu banyaknya suku bangsa yang ada. Indonesia memang memiliki sekitar 714 suku bangsa yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, bahasa yang dimiliki pun sangat beragam. Keberagaman inilah yang di mata Jared, akan menjadi ancaman karena rentan dengan terjadinya perpecahan dan peperangan antar suku.</p>
<p>Secara geopolitik, Indonesia pun tak kalah riskannya. Letak negara ini yang begitu strategis, akan dilihat “sangat seksi” bagi negara-negara adidaya untuk menguasainya. Sumber daya alam yang melimpah, iklim yang bersahabat, akan menjadi daya tarik bagi bangsa atau negara lain untuk dapat mengambil alih itu semua. Tak heran bila saat ini, Indonesia selalu “diperebutkan” oleh kekuatan Barat dan Timur.</p>
<p>Unsur-unsur di atas itulah yang di mata Jared, bisa menyebabkan negara ini musnah. Baik hilang akibat kesalahan sendiri, maupun atas penjajahan bangsa lain. Melalui penjajahan secara fisik – seperti yang pernah dirasakan bangsa ini sebelum merdeka, maupun penjajahan secara ekonomi, di mana Indonesia akan kehilangan kedaulatannya akibat terlalu bergantung dengan bangsa lain.</p>
<h3><strong>2030, Bubar Atau Besar?</strong></h3>
<p style="text-align: center;"><strong>“Jika ingin memiliki negara yang besar, kita harus mampu mengubahnya sendiri.” ~ Cory Booker</strong></p>
<p>Bagi penganut aliran pesimistik, faktor-faktor yang diungkapkan oleh Jared dalam bukunya tersebut, memang akan membuat bulu kuduk merinding. Siapa yang dapat menghalau semua “kutukan” yang dimiliki bangsa ini? Di sisi lain, bagi penganut aliran optimistik, kesemua faktor tersebut bukanlah menjadi ancaman. Buktinya, hampir 73 tahun merdeka, NKRI masih terlihat digdaya.</p>
<p>Mantan Panglima TNI <a href="https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180322220338-32-285207/gatot-nurmantyo-indonesia-bubar-2030-bisa-lebih-cepat"><strong>Gatot Nurmantyo</strong> </a>pun mengakui, Indonesia bisa bubar kapan saja, bahkan mungkin lebih cepat dari 2030. Tapi itu baru akan terjadi bila negara ini tidak mampu menjaga persatuan bangsa, tidak mampu menjaga sumber daya alam dan lingkungannya, serta tidak menjaga kemandirian dan kedaulatan negara.</p>
<p>Menurut Jenderal yang sebentar lagi purnawirawan ini, keberlangsungan Ibu Pertiwi terpulang dari bagaimana masyarakat dan Pemerintah menjaganya. Bangsa ini akan terpecah, bila masyarakatnya mudah terhasut oleh isu-isu SARA – seperti yang terjadi di beberapa wilayah, termasuk pada Pilkada Jakarta lalu. Negara juga akan musnah, bila Pemerintah tak mampu menjaga keseimbangan ekonomi dan hubungan luar negeri.</p>
<p>Di sisi lain, bila masyarakatnya dapat mempertahankan nilai-nilai persatuan yang terkandung dalam Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, maka semua keberagaman itu dapat berubah menjadi kekuatan yang semakin mempererat persatuan bangsa. Begitu pun Pemerintah, bila mampu memanfaatkan sumber daya alam yang ada dengan baik, maka akan mampu membawa negara ini menjadi semakin maju lagi.</p>
<p>Buktinya, pada 2012 lalu, lembaga riset internasional<a href="https://pinterpolitik.com/2030-saudi-indonesia-michael-porter/"><strong> McKinsey Global Institute</strong></a> malah memprediksi Indonesia akan menempati posisi 7 dalam daftar negara-negara maju di tahun 2030. Sebab berdasarkan penelitian, lembaga ini melihat kalau karakteristik pertumbuhan ekonomi Indonesia ternyata berbeda dengan negara Macan Asia lainnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-24978 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--819x1024.jpg" alt="" width="696" height="870" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--819x1024.jpg 819w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--240x300.jpg 240w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--336x420.jpg 336w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar-.jpg 1080w" sizes="(max-width: 696px) 100vw, 696px" /></p>
<p>Contohnya saja dengan Tiongkok, mereka menilai, kebesaran ekonominya sangat bergantung dari tingginya ekspor. Sehingga kondisi “perang dagang” negara Tirai Bambu dengan AS saat ini, akan memberikan dampak cukup besar. Sedangkan perekonomian Indonesia lebih ditunjang dengan domestik dalam negeri yang sangat besar, sebab kontribusi pendapatan negara dari komoditas ekspor hanya 11 persen.</p>
<p>Besarnya konsumsi domestik ini menjadi faktor yang menguntungkan, terutama dalam menstabilkan laju pertumbuhan ekonomi. Apalagi di tahun 2020 hingga 2030, Indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi, di mana jumlah angkatan kerja dengan usia 15-64 tahun mencapai 70 persen. Hanya 30 persen saja penduduk yang berusia tidak produktif, yaitu 14 tahun ke bawah dan di atas 65 tahun.</p>
<p>Secara perekonomian, Indonesia memang memiliki potensi untuk bertumbuh besar. Namun tak dipungkiri, ada banyak tantangan yang harus dihadapi Pemerintah. Terutama dalam mengurangi kesenjangan di masyarakat, agar tidak mudah diprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan persatuan bangsa. Karena itulah, <a href="https://www.viva.co.id/berita/politik/1020579-prediksi-jokowi-tentang-posisi-indonesia-pada-2030"><strong>Jokowi</strong></a> sebagai kepala negara, optimistis negara ini akan mampu menghadapi tantangan itu.</p>
<p>Sebagai sosok yang – katanya – akan kembali maju di Pilpres 2019 nanti, ucapan Prabowo yang terdengar pesimistis dan menakut-nakuti ini, memang menjadi <em>blunder</em> baginya. Namun bisa jadi juga, ia sengaja melakukannya untuk menarik perhatian masyarakat. Dalam teori kampanye persuasif, cara ini disebut sebagai teknik <em>pay off</em> atau ganjaran. Melalui pernyataan yang terkesan “mengancam”, terbukti Prabowo langsung mendapatkan “panggung” di masyarakat.</p>
<p>Sayangnya, saat mengargumentasikan pernyataannya itu, Prabowo bisa dibilang terlalu <em>underestimate, </em>sehingga kurang memberikan acuan yang lebih ilmiah dan diterima akal sehat. Padahal, kalau saja ia mampu menjabarkan dengan baik, menggunakan pemikiran Jared Diamond di atas misalnya, mungkin simpati yang ia harapkan akan berhasil dicapai.</p>
<p>Jadi, sebenarnya mana yang lebih masuk akal bagi nasib negeri ini pada 12 tahun mendatang? Akankah bubar seperti yang nyatakan Prabowo, atau menjadi hebat layaknya harapan Jokowi?  (R24)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/Prabowo-Jokowi.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PSI, Partai Baru Nyelekit</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/psi-partai-baru-nyelekit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2018 12:11:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bubar 2030]]></category>
		<category><![CDATA[Nizar Zahro]]></category>
		<category><![CDATA[Novel ‎Ghost Fleet]]></category>
		<category><![CDATA[partai solidaritas indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Peter W. Singer dan August Cole]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Juli Antoni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24929</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Sekadar nasihat untuk Sekjen PSI, bukalah mata Anda. Jangan seperti katak dalam tempurung yang memberi pernyataan bagaikan orang dungu.&#8221; ~ Ketua DPP Partai Gerindra, Nizar Zahro. PinterPolitik.com [dropcap]M[/dropcap]enjadi pemain baru apa pun pilihan kontestasinya pastilah tidak mudah. Akan ada saja terpaan badai yang siap menerjang di awal kedatangannya. Begitu pula dalam dunia politik, partai baru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><em><strong>&#8220;Sekadar nasihat untuk Sekjen PSI, bukalah mata Anda. Jangan seperti katak dalam tempurung yang memberi pernyataan bagaikan orang dungu.&#8221; ~ Ketua DPP Partai Gerindra, Nizar Zahro.</strong></em></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]M[/dropcap]enjadi pemain baru apa pun pilihan kontestasinya pastilah tidak mudah. Akan ada saja terpaan badai yang siap menerjang di awal kedatangannya. Begitu pula dalam dunia politik, partai baru harus pintar-pintar memainkan perannya agar tidak membuat partai senior merasa geram. Kalau masih ngebandel, ya siap-siap aja <em>dipites</em> kayak kutu. Hahaha.</p>
<p>Tapi rumusan tersebut sepertinya gak diindahkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni. Sebagai partai baru, kader-kader dalam partai ini memang sudah terkenal kritis terhadap lawan politik yang memiliki pandangan berseberangan. Kritikannya <em>nyelekit</em> kayak kripik pedes <em>level mentok. Ngeselin</em> sampe bikin bibir <em>dower</em>.</p>
<p>Seperti halnya yang <em>dicuwitkan</em> Raja Juli dalam twitternya baru-baru ini. Dalam cuwitannya tersebut, Raja Juli mengkritik pidato Prabowo Subianto mengenai Indonesia yang akan diramal bubar pada 2030. Dia mempertanyakan dari mana data ilmiah sumber pidato itu? <em>Lha</em> padahal udah tau dari novel. Kalau masih <em>kepo</em> ya tanyain aja langsung sama yang bikin.</p>
<p>Kalau saja Raja Juli<em> stop</em> bertanya sampai di situ, mungkin Warganet yang Prabowo <em>lover</em> gak akan sebanyak ini ramai-ramai menghujat akun Sekjen PSI itu. Buntut dari kalimat cuwitannya itu<em> loh</em> yang pedes. Dia menduga-duga, kalau data pidato itu berasal dari ‘kandang kuda’. Jangankan Warganet, kalau penulis novelnya tau, pasti juga udah diamuk nih orang, buahahaha.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Saya bertanya: dari mana data Ilmiah Indonesia bubar 2030? Jgn2 data diambil dari pohon jambu atau kandang kuda saja <a href="https://t.co/h0LsCx7GRp">https://t.co/h0LsCx7GRp</a></p>
<p>&mdash; #GenerasiOptimis (@AntoniRaja) <a href="https://twitter.com/AntoniRaja/status/977775762114674688?ref_src=twsrc%5Etfw">March 25, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Raja Juli bersama PSI nya ini, bagaikan mahasiswa baru yang<em> tengil</em> dan gak tau diri saat berhadapan dengan para mahasiswa senior tahun akhir. Jadi wajar aja lah ya kalau kemudian Raja Juli <em>disembur</em> sama Ketua DPP Partai Gerindra, Nizar Zahro. Lagian sih, sok-sok<em> cuat-cuit</em> segala. Partai baru <em>mah</em> diem aja duduk manis, nonton yang senior main.</p>
<p>Nizar beranggapan bahwa pernyataan yang disampaikan sama Raja Juli ini merupakan refleksi sikap<em> bebal</em> dan dungu. Buktinya, dia tiba-tiba menyerang tanpa menyimak secara utuh dari pidato Pak Prabowo. Pidato Prabowo memang berdasarkan novel<em> ‎Ghost Fleet</em> karya Peter W. Singer dan August Cole. Oleh sebab itu, harusnya Raja Juli mengetahui jika orang asing sudah berani mencari data tentang negara Indonesia<em>. Aya aya wae ah</em> ini <em>mah</em>.</p>
<p>Padahal ya, penulis novelnya sendiri Peter W. Singer sudah menjelaskan kalau buku itu hanya sebuah fiksi belaka dan tidak ada unsur prediksi sama sekali. <em>Toh</em> dalam novel ini, Indonesia cuma jadi pemandu sorak, karena novel ini lebih menceritakan tentang perang antara Amerika Serikat, Tiongkok, dan Rusia<em>. Lha</em>, terus data Indonesia bubar 2030 itu dari mana <em>dungs</em>? Novelnya aja gak bilang gitu. Jangan-jangan bener diambil dari kandang kuda? <em>Jiah cape</em> deh. (K16)</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="en" dir="ltr">Indonesian opposition leader cites <a href="https://twitter.com/hashtag/GhostFleet?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#GhostFleet</a> in fiery campaign speeches<a href="https://t.co/cLXJaYnUAK">https://t.co/cLXJaYnUAK</a></p>
<p>There have been many unexpected twists and turns from this book experience, but this may take the cake&#8230; <a href="https://t.co/KcRmUO2nzx">pic.twitter.com/KcRmUO2nzx</a></p>
<p>&mdash; Peter W. Singer (@peterwsinger) <a href="https://twitter.com/peterwsinger/status/976450735280881671?ref_src=twsrc%5Etfw">March 21, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/Raja-Juli-Antoni-Prabowo-Subianto.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia 2030, Bubar Atau Besar ?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/indonesia-2030-bubar-atau-besar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2018 11:09:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bubar 2030]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24983</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-24978 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar-.jpg" alt="Indonesia Bubar 2030" width="1080" height="1350" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar-.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--240x300.jpg 240w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--819x1024.jpg 819w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--336x420.jpg 336w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-27-Indonesia-2030-Bubar-atau-Besar--819x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Prabowo Bubar, Ryamizard Kiamat</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/prabowo-bubar-ryamizard-kiamat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2018 11:27:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bubar 2030]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Ryamizard Ryacudu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24829</guid>

					<description><![CDATA[Kalau mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto yakin Indonesia bakal bubar, Menteri Pertahanan Ryamizard yakin kalau Indonesia bubar saat kiamat. PinterPolitik.com “Pesimisme tidak akan membawa kemenangan dalam setiap pertempuran.” ~ Dwight D. Eisenhower [dropcap]W[/dropcap]acana Indonesia bubar 2030 yang didengungkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, pada akhirnya jadi blunder bagi mantan Danjen Kopassus ini. Bukan hanya para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Kalau mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto yakin Indonesia bakal bubar, Menteri Pertahanan Ryamizard yakin kalau Indonesia bubar saat kiamat.</strong></h3>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><strong>“Pesimisme tidak akan membawa kemenangan dalam setiap pertempuran.” ~ Dwight D. Eisenhower</strong></p>
<p>[dropcap]W[/dropcap]acana Indonesia bubar 2030 yang didengungkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, pada akhirnya jadi <em>blunder</em> bagi mantan Danjen Kopassus ini. Bukan hanya para Netizen aja yang sampai ternganga-nganga dibuatnya, tapi bahkan penulis buku <em>Ghost Fleet</em> pun ikut terbatuk-batuk membacanya.</p>
<p>Melalui <em>twitternya,</em> salah satu penulis novel tersebut yang PW Singer bahkan pingin banget ngasih kue buat Prabowo. Entah mungkin dia dan rekannya, August Cole, merasa terharu karena dijadikan referensi oleh tokoh besar seperti Prabowo, atau karena pada akhirnya buku keluaran 2015 itu jadi banyak dicari. <em>Widiih,</em> promo gratisan dong ya, ke seluruh Indonesia lagi. Jangan lupa royaltinya lho,<em> hohoho</em>.</p>
<p>Ketika para penulis itu masih <em>kejut-kejut</em> karena kaget, di dalam negeri malah banyak yang percaya kalau Indonesia memang bakal bubar 2030 entar. Ya ga lain dan ga bukan, para pembelanya yang itu-itu aja sih. <em>Hmm</em>, kalau udah yakin begitu, <em>yo wes lah</em> Pak, enggak usah nyapres aja. Ngapain coba memimpin negara yang bakal bubar. <em>Nyapek-nyapek</em>-in aja <em>ich</em>.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">Berikut komentar PW Singer &amp; August Cole pengarang Novel Ghost Fleet, referensi Prabowo soal Indonesia Bubar 2030.</p>
<p>Di cuitannya, Singer mention rekannya, August Cole.</p>
<p>“Fiksi, bukan prediksi kan?” balas Cole.</p>
<p>“Tanyakan ke Jenderal Indonesia,” jawab Singer. <a href="https://t.co/BPyNJAflSX">pic.twitter.com/BPyNJAflSX</a></p>
<p>— Remington Steele (@mochamadarip) <a href="https://twitter.com/mochamadarip/status/976957895005753344?ref_src=twsrc%5Etfw">March 22, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Selain para penggemar Prabowo, ternyata di Kabinet Kerja Jokowi juga ada lho yang percaya kalau Indonesia bakal bubar. Tapi bukan di 2030, karena kapanpun juga bisa aja bubar kok, katanya Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Semua kan tergantung sama kuasa Ilahi ya. <em>Hmmm</em>, maksudnya apaan sih?</p>
<p>Jadi nih, katanya mantan Pangkostrad tersebut, saat Allah bilang dunia ini harus kiamat, jangankan Indonesia, seluruh negara di dunia ini pasti juga langsung bubar.  <em>Yaiyalaaaah</em>, kalau kiamat buminya juga ikutan bubar <em>keles</em>. Ah, Pak Jenderal ini <em>aya-aya wae</em>. Tapi yah, setidaknya bukan Indonesia doang dong ya. <em>Hmm</em>.</p>
<p>Terus kalau yang 2030 itu gimana <em>dungs?</em> Ah, Pak Menhan <em>mah</em> ogah <em>ngayal-ngayal</em> gitu sih. Beliau yakin, Indonesia itu negara besar dan kuat kok. Indonesia baru bubar pas kiamat aja lah, ikut ama negara-negara lain. Kalau udah duluan bikin-bikin prediksi, malah dikira mendahului takdir Allah lagi. Ah, ya sudah lah. Kalau udah urusannya Allah, susah lah mau debatnya juga ya. (R24)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/menteri-pertahanan-ryamizard-ryacudu.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Prabowo : Indonesia Bubar 2030</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/indonesia-bubar-2030/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Y14]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2018 11:39:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bubar 2030]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24641</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/prabowo-yakin-indonesia-bubar/"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-24637 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-22-INFOGRAFIS-Prabowo-Indonesia-Bubar-2030-H33.jpg" alt="Prabowo, Yakin Indonesia Bubar?" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-22-INFOGRAFIS-Prabowo-Indonesia-Bubar-2030-H33.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-22-INFOGRAFIS-Prabowo-Indonesia-Bubar-2030-H33-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-22-INFOGRAFIS-Prabowo-Indonesia-Bubar-2030-H33-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-22-INFOGRAFIS-Prabowo-Indonesia-Bubar-2030-H33-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-22-INFOGRAFIS-Prabowo-Indonesia-Bubar-2030-H33-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-22-INFOGRAFIS-Prabowo-Indonesia-Bubar-2030-H33-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-22-INFOGRAFIS-Prabowo-Indonesia-Bubar-2030-H33-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-22-INFOGRAFIS-Prabowo-Indonesia-Bubar-2030-H33-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-22-INFOGRAFIS-Prabowo-Indonesia-Bubar-2030-H33-135x135.jpg 135w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-22-INFOGRAFIS-Prabowo-Indonesia-Bubar-2030-H33-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Humor ‘Receh’ Jokowi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/humor-receh-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2018 04:24:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bubar 2030]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24525</guid>

					<description><![CDATA[“Selera humor adalah bagian penting seni kepemimpinan. Humor penting untuk bergaul dengan berbagai kalangan dan memudahkan penyelesaian pekerjaan.” PinterPolitik.com [dropcap]I[/dropcap]ndonesia Bubar 2030 menjadi narasi yang diperbincangkan oleh khalayak dan dinilai sebagai penyebaran pesimisme terhadap masa depan bangsa. Terlebih, narasi itu disampaikan oleh Prabowo Subianto, mungkin ini adalah kelanjutan dari cerita Indonesia bocor. Habis bocor terbitlah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Selera humor adalah bagian penting seni kepemimpinan. Humor penting untuk bergaul dengan berbagai kalangan dan memudahkan penyelesaian pekerjaan.”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]I[/dropcap]ndonesia Bubar 2030 menjadi narasi yang diperbincangkan oleh khalayak dan dinilai sebagai penyebaran pesimisme terhadap masa depan bangsa.</p>
<p>Terlebih, narasi itu disampaikan oleh Prabowo Subianto, mungkin ini adalah kelanjutan dari cerita Indonesia bocor.</p>
<p>Habis bocor terbitlah bubar, <em>waduh </em>bocor, bocor &#8230; <em>weleeeeh weleeeeh. </em>Kalau dilihat dari posisi Prabowo sih, wajar – wajar aja karena oposisi memang ditakdirkan untuk mengkritisi, secara positifnya sih untuk menjaga keseimbangan. Jadi biar dunia politik ga <em>lempeng – lempeng</em> aja, hehe.</p>
<p>Tapi kalau malah bikin gaduh dan jadi senjata makan tuan, <em>ahhh syudahlah, </em>mau tak mau harus diterima, apalagi mendapat cacian dan kritik balik, ya nikmati saja, namanya juga risiko.</p>
<p>Banyak reaksi datang dari para tokoh pendukung Pemerintahan Jokowi yang malah menyerang balik Prabowo, inilah itulah, apalagi Ruhut Sitompul, <em>hmmmm</em> <em>ngeri – ngeri sedap­. </em></p>
<p>Nah respon Jokowi sendiri gimana ya dapet kritikan begitu? Kira – kira apa yang dirasain ya pas Prabowo bilang Indonesia akan bubar di 2030? Presiden Jokowi merasa berdosa ga ya, jadi pemimpin yang mengantarkan ke masa bubarnya Indonesia?</p>
<p><em>Weeeeiiittsss, </em>kalau sikap Jokowi kayak gini, nanti Prabowonya dong kesenengan, bisa salip – menyalip jadi Presiden, <em>weleeeeeh weleeeeh. </em></p>
<p>Kalau ga gitu, reaksi Jokowi gimana ya? <em>Wadidaawww, </em>usut punya usut, katanya Jokowi hanya tertawa aja pas denger pernyataan Prabowo kalau Indonesia Bubar di 2030. Lah <em>kok </em>malah ketawa sih? Apa lucunya coba? <em>Hmmm, </em>selera humornya rendah kali ya?</p>
<p>Apakah Jokowi merasa senang kalau Indonesia bubar 2030? <em>Hmmm, </em>kalau gitu sih Presiden tega banget, masa seneng kalau negara ini bubar .</p>
<p><em>Heuhhhh! </em>Atau Jokowi nganggep itu lucu karena rasanya ga mungkin Indonesia bubar atau gara – gara ngeliat Prabowo <em>ngoceh</em> begitu? Apa Presiden cuma bisa ketawa <em>hah</em>?</p>
<p><em>Hadeuuuhhh, </em>masa dapet kata – kata kayak gitu aja ketawa sih, <em> ahh syudahlahhhh, </em>Jokowi punya selera humor yang rendah, receh banget sih, gitu aja ketawa, <em>weleeeeh weleeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/pRESIDENJKW-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>AHY ‘Bubarkan’ Prabowo</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/ahy-bubarkan-prabowo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Mar 2018 08:27:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[AHY-Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Capres Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Cawapres Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bubar 2030]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Gerindra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24383</guid>

					<description><![CDATA[“Tak terkalahkan berada dalam pertahanan; peluang menang ada dalam serangan.” ~ Sun Tzu PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]empat hilang entah kemana, kadernya berharap tapi belum terjawab. Namun saat kembali muncul, sosoknya malah mengutarakan hal yang sangat sensasional dan justru malah membangun rasa khawatir. Sebenarnya apa yang diinginkan Prabowo Subianto? Narasi Indonesia bubar di 2030 ini, apakah memang secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Tak terkalahkan berada dalam pertahanan; peluang menang ada dalam serangan.” ~ Sun Tzu</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]empat hilang entah kemana, kadernya berharap tapi belum terjawab. Namun saat kembali muncul, sosoknya malah mengutarakan hal yang sangat sensasional dan justru malah membangun rasa khawatir.</p>
<p>Sebenarnya apa yang diinginkan Prabowo Subianto? Narasi Indonesia bubar di 2030 ini, apakah memang secara nyata akan terjadi atau hanya menebar ketakutan kepada masyarakat?</p>
<p>Tapi kalau narasi ini diidentikkan dengan kegagalan Jokowi memimpin Indonesia, rasanya terlalu berlebihan. Karena membubarkan Indonesia bukan hanya soal Jokowi saja, tapi persoalan rakyat secara menyeluruh.</p>
<p>Nah kalau udah jadi permasalahan seluruh rakyat Indonesia, apa yang dituturkan Prabowo ini menyebarkan nilai optimisme atau pesimisme? Yang jelas pasti pesimisme, karena narasinya saja Indonesia bubar, <em>weleeeeh weleeeeh. </em></p>
<p>Bila dikaitkan dengan wacana Prabowo yang ingin mencalonkan lagi sebagai Presiden 2019 nanti, seharusnya jangan menebarkan pesimisme, masa mau mental yang dibangun mental masyarakat yang pesimis?</p>
<p><em>Hadeuuuhhh, </em>kalau begini sih Prabowo bisa tumbang oleh tokoh – tokoh yang menyebarkan optimisme. Jangan salahin siapa – siapa kalau begini ya, siapa suruh malah mempertontonkan pesimisme begitu, <em>ahhh syudahlah, </em>nasi sudah jadi bubur, terlambat sudah.</p>
<p>Kalau mau dibanding – bandingkan secara pemikiran dan ketokohan, katanya sosok Prabowo bisa dikalahkan oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), karena banyak yang bilang AHY tampil sebagai tokoh muda yang lebih optimis memandang masa depan bangsa.</p>
<p><em>Nah loh</em>, kalau begini namanya senjata makan tuan kan? Emang enak! Kalau Prabowo sudah mendalami narasi Indonesia bubar, seharusnya lebih ditonjolkan solusinya dong.</p>
<p>Ya setidaknya supaya rakyat mikir, <em>weeewww</em> Prabowo solutif juga, cocok kali ya kalau jadi Presiden. Untung – untungan aja kalau itu sih, <em>weeeleeeeh weleeeeh.</em></p>
<p><em>Laaaah, </em>emangnya ga dipikirin dulu? Kalau berbicara politik kan semua pasti direncanakan, mana mungkin engga kan? Apalagi tentang narasi Indonesia bubar, pasti sudah dipikirin mateng – mateng kan?</p>
<p>Makanya kalau Prabowo masih mau <em>nyapres</em>, lebih baik belajar sama AHY dulu tentang optimisme. Ya setidaknya, agar tidak ada narasi baru nantinya: Prabowo Bubar di 2019, <em>weleeeeh weleeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/ahy-prabowo-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Prabowo Gocek, ‘Indonesia Bubar’?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/prabowo-gocek-indonesia-bubar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2018 04:52:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bubar 2030]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24169</guid>

					<description><![CDATA[“Aku tinggalkan kekayaan alam Indonesia, biar semua negara besar dunia iri dengan Indonesia, dan aku tinggalkan hingga bangsa Indonesia sendiri yang mengolahnya.” ~ Soekarno PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]rabowo Subianto masih nyaman berdiam diri dalam perenungan tentang nasibnya. Entah hal apa yang hendak dicari, apakah keyakinan atau justru masih sibuk mengumpulkan kekuatan politik jelang Pilpres 2019? Jangan kelamaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Aku tinggalkan kekayaan alam Indonesia, biar semua negara besar dunia iri dengan Indonesia, dan aku tinggalkan hingga bangsa Indonesia sendiri yang mengolahnya.” ~ Soekarno</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]rabowo Subianto masih nyaman berdiam diri dalam perenungan tentang nasibnya. Entah hal apa yang hendak dicari, apakah keyakinan atau justru masih sibuk mengumpulkan kekuatan politik jelang Pilpres 2019?</p>
<p>Jangan kelamaan gitu dong, ga lihat apa itu para kader udah pada nafsu banget pengen ketua umumnya bisa menumbangkan sang petahana, Joko Widodo.</p>
<p>Kalau terlalu leha – leha juga, bisa jadi para pendukung kabur dan ketinggalan gerbong, kalau udah begitu kan nyesel, <em>weleeeeh weleeeeh, </em>soalnya suka atau tidak, penyesalan selalu datang terakhir.</p>
<p>Tapi kalau dipikir lagi, masa iya sih Prabowo menolak <em>nyapres</em>, bukannya Prabowo itu ngotot pengen jadi Presiden. <em>Woailah, </em>berarti perenungan cuma <em>gimmick </em>Prabowo aja dong biar masyarakat pada penasaran ya, <em>weleeeh weleeeh. </em>Ujung – ujungnya pasti nyapres juga.</p>
<p><em>Wedeeew,</em> benar saja ada tanda teranyar dari Prabowo. Setelah sekian lama dengan sikap <em>mbalelo</em>nya, Prabowo kini muncul dengan narasi &#8220;Indonesia Bubar di 2030&#8221;. Ini sih tandanya sudah siap untuk mencalonkan sebagai Presiden.</p>
<p><em>Lahhh kok </em>gitu<em>, ya iyalaaah </em>pasti ada motif dibalik muncul narasi kayak gitu. Apakah narasi ini hasil perenungannya Prabowo untuk menumbangkan petahana? Kayaknya memang begitu.</p>
<p>Pertanyaan besar sudah mulai terjawab kan? Kita jadi tahu kan apa alasannya Prabowo begini. Coba merenung dan menghilang, kader – kadernya ngotot deklarasi Prabowo sebagai Presiden, tapi Prabowo belum punya jawaban, <em>ehhh</em> tiba – tiba muncul dengan narasi Indonesia Bubar 2030.</p>
<p>Yang jelas, Indonesia Bubar di 2030 akan menjadi ancaman untuk Jokowi. Karena mungkin saja narasi ini akan menggocek Jokowi di Pilpres 2019. Oh hilangnya Prabowo itu untuk mencari formula peperangan ini toh, <em>yaaahh </em>kalau begitu pasti akan ada <em>rematch </em>lagi dong. <em>Weleeh weleeh</em>.</p>
<p>Setidaknya, Prabowo mendapat ramalan dari pihak tertentu tentang Indonesia Bubar 2030 karena ada ketimpangan kalau total kekayaan Indonesia hanya dikuasai oleh satu persen masyarakatnya saja, kalau gini kan biasanya yang jadi sasaran pasti presidennya.</p>
<p><em>Hmmm</em> gara – gara siapa? Siapa yang bertanggungjawab? Presiden lah. Nasionalisasi aset dan kekayaan Indonesia malah dikuasai satu persen masyarakat saja. Kalau mau begitu terus, ya silahkan aja tapi risikonya Indonesia bubar di 2030. Mau?</p>
<p>Masih mau dua periode? Lah terus gimana dong? <em>Ahhh syudahlah. </em>Seolah – olah Prabowo lah yang menjadi jawaban atas kegelisahan itu, <em>weleeeeh weleeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/10/2017-10-11-ILUSTRASI-kuda-prabowo-vs-sepeda-jokowi-S13-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
