<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Gatot Nurmantyo Pensiun &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/gatot-nurmantyo-pensiun/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Apr 2018 04:58:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Gatot Nurmantyo Pensiun &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gatot ‘Colongan’ Hantam Sukmawati</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/gatot-colongan-hantam-sukmawati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2018 04:58:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Capres Gatot]]></category>
		<category><![CDATA[Gatot Kritik Sukmawati]]></category>
		<category><![CDATA[Gatot Nurmantyo Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Puisi Sukmawati]]></category>
		<category><![CDATA[Sukmawati Menangis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=25568</guid>

					<description><![CDATA[“Mereka datang memberi tanda, memacu efek latah dukungan suara.” PinterPolitik.com [dropcap]M[/dropcap]antan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tengah menikmati liburannya ke Eropa pasca pensiun sebagai prajurit TNI. Yang disoroti bukan hanya purnatugas dan berakhirnya masa bakti Gatot sebagai prajurit, tapi kansnya lebih terbuka lebar untuk mewarnai dinamika kontestasi politik di 2019. Akhirnya, kultur purnawirawan TNI masuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Mereka datang memberi tanda, memacu efek latah dukungan suara.”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]M[/dropcap]antan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tengah menikmati liburannya ke Eropa pasca pensiun sebagai prajurit TNI.</p>
<p>Yang disoroti bukan hanya purnatugas dan berakhirnya masa bakti Gatot sebagai prajurit, tapi kansnya lebih terbuka lebar untuk mewarnai dinamika kontestasi politik di 2019.</p>
<p>Akhirnya, kultur purnawirawan TNI masuk politik dilanjutkan sama Gatot ya, <em>wadidaaw, </em>politik memang menggiurkan ya, <em>hmmm.</em></p>
<p>Walaupun perolehan survei masih lesu, Gatot sangat siap bila dicalonkan sebagai Calon Presiden ataupun Wakil Presiden. Tapi emangnya ada yang mau nampung? <em>Uppssss, weleeeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Dulu sih pas masih jadi Panglima TNI, tawaran sangat terbuka dari partai politik untuk bergabung, tapi kalau sekarang kayaknya agak terjal nih jalan Gatot menuju Pilpres. <em>Weeeeiiitsss, </em>kecuali memang ada yang ikhlas memberikan tiket Capres ke Gatot.</p>
<p><em>Waduh, </em>siapa tuh? Tak lain dan tak bukan, bisakah Gatot merebut tiket Prabowo menuju Pilpres, atau relakah Prabowo memberikan secara suka rela tiketnya kepada Gatot? <em>Hmmm, </em>misteri yang belum terpecahkan, <em>weleeeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Banyak modal yang perlu diisi oleh Gatot, karena masa iya mau turun bertarung tapi kans kalahnya besar. Makanya harus disiapin kan? <em>Uhhuuuuyyy. Nyapres nih yeeee, </em>dulu malu – malu, <em>ehhh </em>mau juga.</p>
<p>Kalau misalkan hari ini perolehan suara di lembaga survei itu masih lesu, tentu Gatot mau tak mau harus meningkatkan elektabilitasnya, <em>wedeew, </em>wajib itu, kalau engga <em>ahhh syudahhlah, </em>masa mau berjuang dan kalah, ga mau kan?</p>
<p>Makanya salah satu tugas Gatot sekarang menaikkan elektabilitasnya, tapi caranya gimana ya? <em>Hadeuuuhhh, </em>masa urusan beginian aja bingung, gampang dan amat mudah lah.</p>
<p>Gatot hanya perlu masuk dan terlibat dalam diskursus publik dan kalau perlu memang lebih pro aktif mengomentari peristiwa yang terjadi. <em>Hmmm, </em>biar keliatannya lebih perhatian sama negeri aja, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Ya sudah, contohnya saja ya, Gatot sekarang terkesan memaksakan diri untuk mengomentari kontroversinya puisi yang dibuat Sukmawati Soekarnoputri, <em>ahhh syudahlah, </em>aji mumpung jadi objek serangan, Gatot akhirnya walaupun sedang liburan nan jauh di sana, tetep colongan juga ‘menghajar’ Sukmawati.</p>
<p>Nah gitu dong, jadi kelihatan sedikitlah perannya, <em>weleeeh weleeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/12/fgj-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gatot Capres ‘Spanduk’</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/gatot-capres-spanduk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2018 09:19:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Gatot Cawapres Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Gatot dan Spanduk]]></category>
		<category><![CDATA[Gatot Nurmantyo Capres]]></category>
		<category><![CDATA[Gatot Nurmantyo Pensiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=25310</guid>

					<description><![CDATA[“Ambisi politik tentu wajar saja, selama pandai menginsyafi batasan etika.” PinterPolitik.com [dropcap]M[/dropcap]antan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akhirnya secara resmi pensiun dan dipurnatugaskan dari tugas kemiliteran. Lalu bagaimana tentang pencalonannya sebagai Presiden atau Wakil Presiden di Pilpres 2019? Setidaknya Gatot bisa bernafas lega karena kalau statusnya masih Jenderal aktif, tentu Gatot tak bisa serampangan melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Ambisi politik tentu wajar saja, selama pandai menginsyafi batasan etika.”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb28;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]M[/dropcap]antan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akhirnya secara resmi pensiun dan dipurnatugaskan dari tugas kemiliteran.</p>
<p>Lalu bagaimana tentang pencalonannya sebagai Presiden atau Wakil Presiden di Pilpres 2019?</p>
<p>Setidaknya Gatot bisa bernafas lega karena kalau statusnya masih Jenderal aktif, tentu Gatot tak bisa serampangan melakukan manuver politik baik sekecil apapun, karena prajurit TNI tak mengambil bagian di situ.</p>
<p><em>Yaiyalah, </em>emangnya mau ada kebangkitan dwifungsi ABRI kayak dulu lagi, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Tapi setelah pensiun dan dipurnatugaskan, Gatot akhirnya siap untuk maju sebagai Calon Presiden atau Calon Wakil Presiden. Jabatan yang mana aja boleh, <em>kuuy </em>silahkan dibangun komunikasinya.</p>
<p>Sayang sekali ya, nama Gatot ga segencar masa – masa masih jadi Panglima TNI. Dulu sih kesan tarik menarik Gatot kencang, tapi sekarang malah landai banget, <em>hadeuuuhhh. </em>Gatot sebelumnya sudah berjumpa dengan Prabowo Subianto, tapi hasilnya masih belom ketauan, <em>uhuuukkk, uhuuukkkk.</em></p>
<p>Masa iya mau muncul duo militer di Pilpres 2019? <em>Wadeeezziiiggg, </em>kolaborasi dong, militer sama sipil <em>kek, </em>atau sebaliknya, <em>wadidaawww, </em>jadikan lebih berwarna nantinya. <em>Upppss, </em>itu juga kalau terpilih.</p>
<p>Gerbong belom jelas, dukungan partai politik juga masih gelap gulita, gimana nih masa depan karier politik Gatot? Dulu pengen Gatot segera pensiun, <em>kok </em>pas udah pensiun malah diem – diem aja, <em>ahhh syudahhhlah.</em></p>
<p>Alhasil, nasib Gatot juga masih mengambang. Kemanakah arah politik Gatot akan bergerak? <em>Weleeeh weleeeh. </em></p>
<p>Kan ga enak posisi Gatot sekarang, katanya ada yang dukung, tapi setengah – setengah dukungnya. Ga jelas dan mengambang begini sih kayaknya ga bakalan jadi, kecuali…<em>ahhh syudahlah. </em></p>
<p>Tapi tentunya Gatot ga mau berhenti hanya karena itu. Ketika negara memanggil, Gatot siap untuk maju mati – matian, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Akhirnya Gatot mencari akal – akalan untuk bagaimana caranya membuat namanya kembali dikenal dan diperhitungkan lagi. Alhasil, Gatot pun meniru Cak Imin, sang Ketua PKB yang melakukan langkah pengenalan diri kepada khalayak. <em>Hadeuuuh, </em>ga ada contoh yang lain apa ya? <em>Weleeeh weeleeeeh.</em></p>
<p>Karena terinspirasi, akhirnya Gatot pun memasang spanduk atasnama dirinya dengan berbagai tulisan dan harapan untuk Indonesia ke depan, <em>weleeeh weleeeh. </em></p>
<p>Cak Imin aja kemaren disindir sama PDIP karena masang spanduk, laaah ini lagi, Gatot ikut – ikutan. Emangnya Gatot mau jadi Capres spesialisasi spanduk? Atau Cawapres spanduk? <em>Uhuuuukk, uhuuukkk.</em></p>
<p>Daripada spanduk banyak dibuang, mending bangun komunikasi sama pimpinan partai, lebih solutif kan? <em>Weleeeeh weleeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/Gatot-Nurmantyo-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
