<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Freeport McMoran Inc. &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/freeport-mcmoran-inc/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 May 2019 11:04:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Freeport McMoran Inc. &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Beli Pesawat, Jokowi-AS Rujuk?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/beli-pesawat-jokowi-as-rujuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2019 11:03:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Freeport]]></category>
		<category><![CDATA[Freeport Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Freeport McMoran]]></category>
		<category><![CDATA[Freeport McMoran Inc.]]></category>
		<category><![CDATA[Geopolitik Indo-Pasifik]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[pertahanan dalam negeri]]></category>
		<category><![CDATA[pertahanan udara]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat F-16]]></category>
		<category><![CDATA[Pesawat tempur]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT Freeport Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=58430</guid>

					<description><![CDATA[Pemerintah Indonesia dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS) terkait rencana pembelian pesawat tempur. Rencana itu disebut-sebut masih berkaitan dengan kebijakan perdagangan Indonesia-AS. PinterPolitik.com “Is it cool if we negotiate my destiny?” – Omen, penyanyi rap asal AS Kabar rencana pembelian 32 jet tempur F-16 Viper dan 6 pesawat kargo C-130J yang sedang dinegosiasikan antara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Pemerintah Indonesia dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS) terkait rencana pembelian pesawat tempur. Rencana itu disebut-sebut masih berkaitan dengan kebijakan perdagangan Indonesia-AS.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a">PinterPolitik.com</span></p>
<blockquote class="td_quote_box td_box_center"><p>“Is it cool if we negotiate my destiny?” – Omen, penyanyi rap asal AS</p></blockquote>
<p><span class="dropcap dropcap2">K</span>abar rencana pembelian 32 jet tempur F-16 Viper dan 6 pesawat kargo C-130J yang sedang dinegosiasikan antara Indonesia dan AS ini mencuat melalui <a href="https://www.asiatimes.com/2019/05/article/to-pacify-trump-indonesia-seeks-american-arms/"><strong>tulisan</strong></a> John McBeth di Asia Times. Dalam tulisan tersebut, McBeth menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan oleh pemerintahan Jokowi guna menghindari kemungkinan sanksi dari AS.</p>
<p>Sejak beberapa tahun lalu, pemerintahan Jokowi memang <a href="https://news.detik.com/berita/3257528/rapat-dengan-menteri-ini-target-jokowi-soal-pengadaan-alutsista-tni"><strong>berkeinginan</strong></a> untuk meningkatkan sistem pertahanan negara melalui pembaruan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Rencana modernisasi tersebut juga <a href="https://tni-au.mil.id/tahun-2018-modernisasi-alutsista-tni-au-terus-diproses/"><strong>meliputi</strong></a> berbagai alutsista milik TNI Angkatan Udara (AU).</p>
<p>Namun, keinginan Jokowi untuk melakukan modernisasi alutsista TNI terhimpit oleh kepentingan berbagai negara. <a href="https://www.cnnindonesia.com/internasional/20181017172302-106-339264/dibayangi-sanksi-as-indonesia-tetap-beli-sukhoi-rusia"><strong>AS</strong></a> misalnya, dikabarkan tidak puas dengan keputusan pemerintahan Jokowi untuk membeli sebelas unit <a href="https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180809140958-20-320865/jet-tempur-sukhoi-pesanan-tni-au-tiba-tahun-depan"><strong>Sukhoi SU-35</strong></a> dari Rusia.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">&quot;Keep them flying&quot; dengan taat membayar pajak. Alutsista <a href="https://twitter.com/hashtag/TNIAU?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#TNIAU</a> dibeli dengan uang rakyat dan dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk perlindungan.</p>
<p>? Maju ayo maju ayo terus maju!<br />Singkirkanlah dia, dia, dia! ?</p>
<p>? #<a href="https://twitter.com/hashtag/TNIAURamadanFlight?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#TNIAURamadanFlight</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/JauhDiLangitDekatDiHati?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#JauhDiLangitDekatDiHati</a> <a href="https://twitter.com/DitjenPajakRI?ref_src=twsrc%5Etfw">@DitjenPajakRI</a> <a href="https://t.co/mPVytAOTSK">pic.twitter.com/mPVytAOTSK</a></p>
<p>&mdash; TNI Angkatan Udara (@_TNIAU) <a href="https://twitter.com/_TNIAU/status/1130573510869315584?ref_src=twsrc%5Etfw">May 20, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Ketidakpuasan AS atas keputusan Indonesia tersebut pernah diungkapkan dalam <a href="https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180124021130-20-271128/menhan-sebut-ada-peluang-indonesia-tambah-alutsista-dari-as"><strong>pertemuan</strong></a> antara Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan James Mattis yang ketika itu masih menjabat sebagai Menhan AS. Mattis menyebutkan bahwa Kongres AS memiliki pertimbangan untuk memberikan sanksi kepada negara-negara yang membeli alutsista dari Rusia, termasuk Indonesia.</p>
<p>Di sisi lain, AS sendiri berupaya untuk menawarkan produk jet tempur F-16 pada Indonesia. Namun, Ryamizard tampaknya <a href="https://www.merdeka.com/peristiwa/sudah-tepat-menhan-ri-tak-silau-beli-senjata-dari-as.html"><strong>kurang antusias</strong></a> dalam menanggapi kemungkinan pembelian tersebut.</p>
<p>Di tengah-tengah sanksi AS terhadap Rusia akibat invasinya ke Krimea, Ukraina, serta hubungan Indonesia-AS yang kini tampaknya <a href="https://pinterpolitik.com/u-s-indonesia-relations-after-the-indonesian-elections/"><strong>memburuk</strong></a>, apakah benar rencana pembelian pesawat-pesawat tempur tersebut hanya berkaitan dengan penghindaran sanksi? Ataukah ada kepentingan lain di baliknya?</p>
<h4><strong>Penghindaran Sanksi?</strong></h4>
<p>Sebagai negara yang memiliki kekuatan besar, penggunaan sanksi ekonomi untuk memenuhi kepentingannya dalam politik internasional bukanlah hal yang asing bagi AS. Gary Clyde Hufbauer dan Jeffrey J. Schott dalam <a href="https://www.cambridge.org/core/journals/ps-political-science-and-politics/article/economic-sanctions-and-us-foreign-policy/F2925011639E91C1DD7DA0A13ACC8856"><strong>tulisannya</strong></a> yang berjudul “Economic Sanctions and U.S. Foreign Policy” menjelaskan bahwa taktik sanksi ekonomi merupakan hal yang sering digunakan pada era Perang Dingin.</p>
<p>Terkait kegunaan sanksi ekonomi, Hufbauer dan Schott <a href="https://www.cambridge.org/core/journals/ps-political-science-and-politics/article/economic-sanctions-and-us-foreign-policy/F2925011639E91C1DD7DA0A13ACC8856"><strong>menjelaskan</strong></a> bahwa kontrol finansial dan perdagangan memang merupakan salah satu cara untuk menunjukkan ketegasan, mengekspresikan kemarahan, dan mencegah penyalahgunaan lanjutan oleh negara lain tanpa menggunakan konfrontasi yang berisiko.</p>
<p>Cara ini pun <a href="https://www.themoscowtimes.com/2019/03/05/trump-extends-us-sanctions-against-russia-over-crimea-a64711"><strong>digunakan</strong></a> oleh AS untuk mengatasi tindakan Rusia yang melakukan invasi ke wilayah Ukraina – Krimea – pada tahun 2014 lalu. Presiden AS Donald Trump pun tampaknya <a href="https://www.reuters.com/article/us-usa-russia-sanctions-india/u-s-opens-way-for-india-to-escape-sanctions-over-russia-arms-imports-idUSKBN1KG158"><strong>mendorong</strong></a> negara-negara lain untuk mengikutinya melalui peraturan <em>Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act</em> (CAATSA).</p>
<hr /><p><em>Kontrol finansial dan perdagangan merupakan suatu cara untuk menunjukkan ketegasan, mengekspresikan kemarahan, dan mencegah penyalahgunaan lanjutan oleh negara lain tanpa menggunakan konfrontasi yang berisiko.</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fin-depth%2Fbeli-pesawat-jokowi-as-rujuk%2F&#038;text=Kontrol%20finansial%20dan%20perdagangan%20merupakan%20suatu%20cara%20untuk%20menunjukkan%20ketegasan%2C%20mengekspresikan%20kemarahan%2C%20dan%20mencegah%20penyalahgunaan%20lanjutan%20oleh%20negara%20lain%20tanpa%20menggunakan%20konfrontasi%20yang%20berisiko.&#038;related' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p>Sanksi AS terhadap negara pembeli peralatan militer Rusia memang merupakan ancaman nyata. <a href="https://www.dawn.com/news/1434282"><strong>Tiongkok</strong></a> misalnya, memperoleh sanksi dari AS setelah membeli Sukhoi SU-35 dan sistem rudal S-400.</p>
<p>Pembelian persenjataan dan alutsista dari Rusia juga dilakukan oleh India. Negara yang dipimpin oleh Narendra Modi tersebut sempat <a href="https://www.dawn.com/news/1475845"><strong>memutuskan</strong></a> untuk melakukan impor persenjataan dari Rusia, yaitu sistem rudal S-400.</p>
<p>Keputusan pemerintahan Modi tersebut tentunya membuat India terancam untuk memperoleh sanksi. Jika berdasarkan CAATSA, sanksi sekunder dari pemerintah AS dapat diberlakukan pada India.</p>
<p>Namun, Kongres AS sepakat untuk memberikan keringanan pada negara-negara yang dianggap oleh Trump sebagai sekutu dan menunjukkan komitmen dalam pengurangan jumlah alutsista dan persenjataan dari Rusia. Dengan adanya skema tersebut, India dikabarkan melakukan <a href="https://economictimes.indiatimes.com/news/politics-and-nation/caatsa-waiver-likely-to-be-part-of-22-dialogue/articleshow/65678985.cms"><strong>negosiasi</strong></a> terkait kemungkinan sanksi AS.</p>
<p>Jika upaya penghindaran sanksi melalui negosiasi menjadi harapan bagi India, bagaimana dengan upaya penghindaran sanksi oleh pemerintahan Jokowi?</p>
<p>Negosiasi antara pemerintahan Jokowi dengan AS terkait pembelian pesawat jet tempur dan kargo bisa jadi merupakan upaya penghindaran sanksi seperti yang dilakukan India. Negosiasi tersebut diharapkan dapat memenuhi kepentingan AS dan Indonesia.</p>
<p>Seperti yang <a href="https://www.asiatimes.com/2019/05/article/to-pacify-trump-indonesia-seeks-american-arms/"><strong>dijelaskan</strong></a> oleh McBeth, pemerintahan Trump mungkin dapat menempatkan Indonesia pada radar sanksi karena adanya defisit perdagangan AS dengan Indonesia. Indonesia sendiri termasuk dalam daftar 16 negara yang menyebabkan defisit perdagangan bagi AS.</p>
<p>Kekhawatiran Indonesia akan kemungkinan sanksi terkait Rusia bisa saja menjadi kepentingan dan dorongan bagi pemerintahan Jokowi untuk mencari dan menawarkan alternatif lain pada Washington. Selain itu, mungkin saja, rencana pembelian alutsista ini merupakan upaya untuk melindungi kepentingan perdagangan Indonesia terkait skema GSP seperti yang <a href="https://www.asiatimes.com/2019/05/article/to-pacify-trump-indonesia-seeks-american-arms/"><strong>dijelaskan</strong></a> oleh McBeth.</p>
<p>AS sendiri bisa saja melihat alternatif tersebut sebagai keuntungan baginya. Pemerintahan Trump sendiri dalam beberapa <a href="https://www.washingtonpost.com/business/2018/10/15/why-trump-wants-keep-lockheed-boeing-others-business-with-saudi-arabia/?utm_term=.c539526649dc"><strong>kesempatan</strong></a> juga memiliki konvergensi kepentingan dengan perusahaan-perusahaan industri pertahanan, katakanlah seperti Lockheed Martin yang memproduksi dua jenis pesawat yang sedang dinegosiasikan pemerintah Indonesia tersebut.</p>
<p><em>Chief executive officer</em> (CEO) Lockheed Martin, Marillyn Hewson, juga disebut-sebut memiliki hubungan yang cukup dekat dengan keluarga Trump. Hewson pernah <a href="https://www.passblue.com/2018/12/05/marillyn-hewson-lockheed-martin-may-be-trumps-pick-for-un-envoy/"><strong>bekerja</strong></a> bersama Ivanka Trump dalam menjalankan proyek-proyek kegiatan perempuan. Selain itu, Hewson juga sempat <a href="https://www.passblue.com/2018/12/05/marillyn-hewson-lockheed-martin-may-be-trumps-pick-for-un-envoy/"><strong>disebut</strong></a> sebagai calon duta besar AS untuk PBB yang potensial untuk menggantikan Nikki Haley.</p>
<h4><strong>Terkait Pemilu?</strong></h4>
<p>Terpenuhnya kepentingan di antara Jokowi dan Trump bisa jadi merupakan upaya penghindaran sanksi. Namun, di luar itu, rencana pembelian pesawat-pesawat tersebut bisa jadi juga memiliki keterkaitan dengan kepentingan Jokowi dalam Pemilu 2019.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/Bxt9y8gJ31_/" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/Bxt9y8gJ31_/" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/Bxt9y8gJ31_/" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Pemerintah dikabarkan akan beli senjata tempur Nantikan artikel selengkapnya di Pinterpolitik.com #pesawattempur #jokowi #as #amerikaserikat #jettempur #pesawatkargo #infografik #infografis #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2019-05-21T08:40:22+00:00">May 21, 2019 at 1:40am PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Sebelumnya, isu mengenai memburuknya hubungan AS-Indonesia akibat kebijakan-kebijakan Jokowi pernah mencuat. Jokowi yang dianggap terlalu dekat dengan pemerintahan Xi Jinping bisa jadi membuat paman Sam geram. Kebijakan Jokowi untuk banyak menarik investasi dan pinjaman dari Tiongkok misalnya, membuat Indonesia memiliki hubungan yang semakin erat dan sejalan dengan visi Belt and Road Initiative (BRI) milik negara Panda tersebut.</p>
<p>Seperti yang dijelaskan oleh Muhammad Zulfikar Rakhmat dan Dikanaya Tarahita dalam <a href="https://www.scmp.com/week-asia/opinion/article/3010278/indonesia-could-be-beijings-best-belt-and-road-friend"><strong>tulisan</strong></a> mereka di South China Morning Post (SCMP), negara-negara Barat, seperti AS dan Australia, justru berusaha mengurangi pengaruh Tiongkok di kawasan Indo-Pasifik. Upaya-upaya tersebut mulai dilakukan dengan cara mengurangi investasi Tiongkok, mendorong Perang Dagang, dan kerja sama strategis dengan negara-negara Indo-Pasifik.</p>
<p>Selain itu, <a href="https://www.bloomberg.com/news/articles/2018-09-16/economic-nationalism-is-back-in-indonesia-as-election-approaches"><strong>kebijakan proteksionis Jokowi</strong></a> juga disebut-sebut membuat AS kesal. Nasionalisasi Freeport-McMoran di Papua misalnya, disebut-sebut tidak disukai oleh <a href="https://pinterpolitik.com/carl-icahn-pesohor-freeport-penguasa-pasar-saham/"><strong>Carl Icahn</strong></a>, salah satu pemilik modal besar Freeport-McMoran yang juga merupakan orang terdekat Trump.</p>
<p>Berbagai kekesalan AS dan Trump terhadap Jokowi ini bisa jadi alasan di balik upaya makar yang disebut-sebut pernah ditargetkan pada mantan Wali Kota Solo tersebut. Wartawan investigatif Allan Nairn dalam <a href="https://theintercept.com/2017/04/18/trumps-indonesian-allies-in-bed-with-isis-backed-militia-seeking-to-oust-elected-president/"><strong>tulisannya</strong></a> di The Intercept sempat menjelaskan bahwa koneksi-koneksi Trump di Indonesia juga mendukung terjadinya upaya makar terhadap Jokowi sejak tahun 2017.</p>
<p>Dalam <a href="https://theintercept.com/2017/04/18/trumps-indonesian-allies-in-bed-with-isis-backed-militia-seeking-to-oust-elected-president/"><strong>tulisan</strong></a> Allan Nairn, beberapa pihak yang mendukung upaya tersebut kini berada di belakang kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jika benar, bukan hal yang aneh apabila Jokowi mulai cemas dan menggunakan kebijakan-kebijakan yang mengarah pada perbaikan hubungan dengan AS.</p>
<p>Rencana pembelian tersebut akhirnya menjadi beralasan. Jokowi bisa jadi berupaya untuk menarik kembali dukungan Trump dan pemerintah AS untuk mengamankankan posisinya pasca-Pemilu 2019 yang juga disertai dengan berbagai dugaan kecurangan yang meminimalkan legitimasinya. Bukan rahasia lagi bahwa AS selalu menjadi salah satu negara yang berusaha menancapkan pengaruh politiknya di banyak negara, termasuk Indonesia.</p>
<p>Jika memang benar upaya Jokowi tersebut berhasil, <a href="https://pinterpolitik.com/kapal-asing-dukung-people-power/"><strong>kedatangan kapal-kapal asing</strong></a> beberapa waktu lalu bisa saja berkaitan dengan hal ini. Bisa jadi, kedatangan kapal AS merupakan bentuk <em>gunboat diplomacy</em> – diplomasi yang menggunakan kapal perang sebagai ajang penunjukkan kekuatan – yang menyampaikan pesan politik tertentu, seperti dukungan AS kepada Jokowi.</p>
<p>Selain itu, pemerintah AS juga mulai menekan Jokowi untuk berpartisipasi aktif dalam merespons klaim Tiongkok atas sebagian besar Laut China Selatan. Harapan tersebut <a href="https://www.smh.com.au/world/asia/us-navy-chief-would-welcome-australian-indonesian-action-in-south-china-sea-20190515-p51nt9.html"><strong>diungkapkan</strong></a> oleh Kepala Operasi Angkatan Laut AS, Laksamana John Richardson, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Pada akhirnya, lirik <em>rapper</em> Omen di awal tulisan pun menjadi relevan. Rencana pembelian berbagai pesawat militer tersebut bisa jadi merupakan bentuk negosiasi yang menentukan takdir Jokowi dalam Pilpres 2019, bahkan untuk kepresidenannya ke depan. Menarik untuk ditunggu kelanjutannya. (A43)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="ZA_x-a0ezXI"><iframe title="WNI KETURUNAN ARAB PROVOKATOR, BENARKAH???" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/ZA_x-a0ezXI?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/05/bp_jokowi_010518_27.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Freeport Ancam Arbitrase, Pemerintah Jangan Takut</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/freeport-ancam-arbitrase-pemerintah-jangan-takut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2017 12:18:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[arbitrase Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[AS]]></category>
		<category><![CDATA[DPR MPR]]></category>
		<category><![CDATA[Freeport Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Freeport McMoran Inc.]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Ignasius Jonan]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan tambang]]></category>
		<category><![CDATA[wakil ketua DPR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=5644</guid>

					<description><![CDATA[Kisruh perubahan status PT Freeport Indonesia (PTFI) yang masih belum disepakati kedua belah pihak, kemungkinan ujungnya harus diselesaikan melalui arbitrase Internasional. Bila itu terjadi, pemerintah Indonesia mengaku siap menghadapinya. pinterpolitik.com DKI JAKARTA – Guna membahas polemik antara pemerintah dengan PT Freeport Indonesia yang menolak perubahan status kontrak, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4>Kisruh perubahan status PT Freeport Indonesia (PTFI) yang masih belum disepakati kedua belah pihak, kemungkinan ujungnya harus diselesaikan melalui arbitrase Internasional. Bila itu terjadi, pemerintah Indonesia mengaku siap menghadapinya.</h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb00;"><strong>pinterpolitik.com</strong></span></p>
<p><strong>DKI JAKARTA</strong> – Guna membahas polemik antara pemerintah dengan PT Freeport Indonesia yang menolak perubahan status kontrak, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, didampingi Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu dan Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Widhya Yudha di Kompleks DPR MPR Senayan, Senin (20/2).</p>
<p>Pertemuan tersebut, menurut Agus, menjelaskan langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah menanggapi ancaman PTFI yang akan membawa persoalan ini melalui Arbitrase Internasional. Arbitrase Internasional adalah pengajuan sengketa Internasional ke arbitrator yang dipilih dan keputusannya tidak terlalu terikat pada hukum, karena intinya untuk mendapatkan kesepakatan semua pihak yang bersengketa.</p>
<p>Sebelumnya, Jonan selaku Menteri ESDM telah menunjukkan ketegasannya dengan mengatakan pemerintah tetap berharap ada upaya negosiasi antara Freeport dan pemerintah Indonesia, sehingga tidak perlu ada langkah arbitrase. Namun Jonan juga menilai kalau arbitrase akan jauh lebih baik dilakukan, daripada menggunakan isu pemecatan karyawan untuk menekan pemerintah.</p>
<p>Wakil Ketua DPR Agus Hermanto meminta pemerintah tak takut menghadapi ancaman Freeport McMoran Inc yang berniat menggugat Pemerintah Indonesia ke arbitrase Internasional. “Memang kita sangat menghormati kerjasama dengan negara manapun, namun kita juga tetap menghormati Undang-undang yang ada,” kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/2).</p>
<p>“Kalau freeport ingin ekspor harus melalui permen (peraturan menteri) yang sudah ada izin khusus itu,” lanjut Agus yang juga yakin kalau Pemerintah Indonesia akan menang jika perkara tersebut di bawa ke arbitrase internasional.</p>
<p>Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Ia mengatakan dalam menjalin kemitraan dengan pihak negara lain, pemerintah sudah seharusnya tetap mengacu pada undang-undang. Apalagi Fadli melihat pemerintah selama ini telah memberikan berbagai keringanan kepada Freeport. Misalnya izin membangun smelter di Gresik yang sampai saat ini pun masih belum selesai pembangunannya.</p>
<p>Menurutnya, Pemerintah Indonesia harus berani menghadapi rencana arbitrase Iinternasional yang akan dilakukan Freeport. “Kita ini negara berdaulat, jangan ada keistimewaan. Saya kira ini tantangan buat pemerintah, mau ikut undang-undang atau kepentingan lain,” papar Fadli di Kompleks Parlemen.</p>
<p>Terlepas dari konflik yang membelit Pemerintah Indonesia dengan PTFI ini, dukungan penuh parlemen pada keputusan pemerintah, memperlihatkan kekuatan bersama dan kesatuan dalam mengatasi permasalahan. Andai setiap permasalahan yang dihadapi pemerintah dapat diatasi secara bersama-sama seperti ini, Indonesia pasti akan memiliki pemerintahan kuat dan stabil. (Berbagai sumber/R24)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/02/Freeport-ancam-arbitrase-1024x683.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dibalik Mundurnya Presdir Freeport</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/dibalik-mundurnya-presdir-freeport-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2017 08:20:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Chappy Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Freeport]]></category>
		<category><![CDATA[Freeport Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Freeport McMoran Inc.]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertambangan dan Energi]]></category>
		<category><![CDATA[PP No. 1 2017]]></category>
		<category><![CDATA[Presdir Freeport]]></category>
		<category><![CDATA[Richard Adkerson]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=5516</guid>

					<description><![CDATA[Mundurnya Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Chappy Hakim, Sabtu (18/2) menyisakan pertanyaan dan dugaan-dugaan, karena ia baru menjabat tak lebih dari empat bulan. Selain terlibat kasus pencemaran nama baik dengan anggota DPR, ia juga diduga berada pada posisi sulit untuk berpihak pada perusahaan atau pemerintah. pinterpolitik.com JAKARTA – Keputusan Chappy Hakim untuk mundur dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Mundurnya Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Chappy Hakim, Sabtu (18/2) menyisakan pertanyaan dan dugaan-dugaan, karena ia baru menjabat tak lebih dari empat bulan. Selain terlibat kasus pencemaran nama baik dengan anggota DPR, ia juga diduga berada pada posisi sulit untuk berpihak pada perusahaan atau pemerintah.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb00;"><strong>pinterpolitik.com</strong></span></p>
<p><strong>JAKARTA </strong>– Keputusan Chappy Hakim untuk mundur dari jabatannya sebagai Presiden Direktur PTFI yang diemban sejak 20 November 2016 ini, mendapat apresiasi langsung dari President dan Chief Executive Officer (CEO) Freeport Mc Moran Inc., Richard Adkerson.</p>
<p>“Saya juga ingin sampaikan penghargaan ke Chappy, Dia memutuskan untuk mundur tetapi beliau masih aktif sebagai senior adviser,&#8221; kata Adkerson dalam konferensi pers yang berlangsung di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (20/2).</p>
<p>Pengunduran diri mantan Kepala Staf TNI AU ini hanya berselang lima hari setelah kuasa hukum anggota DPR RI Mukhtar Tompo melaporkan Chappy ke Bareskrim Polri, di mana saat itu Chappy menepis tangan Mukhtar Tompo serta melontarkan kata bernada mengancam lantaran kritiknya dianggap pedas.</p>
<p>Namun Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu melihat bukan itu yang membuat Chappy mundur. Saat ditemui Minggu (19/2), ia menduga mundurnya Chappy akibat belum adanya kesepakatan Freeport Indonesia dengan pemerintah, terkait kewajiban perpajakan <em>prevailing </em>(berubah-ubah), sementara perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) itu meminta <em>naildown</em> (tetap sesuai Kontrak Karya).</p>
<p>Masalah lainnya, kata Gus, menyangkut kewajiban Freeport Indonesia menyelesaikan pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (<em>smelter</em>) dalam 5 tahun dan melepas saham (<em>divestasi</em>) sebesar 51 persen. Aturan ini digariskan pemerintah sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2017. “Bisa jadi Freeport Indonesia tidak setuju, kemudian itu menjadi alasan beliau mundur,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Pendapat yang sama juga diungkapkan Pengamat Energi, Febby Tumiwa pada Minggu lalu. Ia menilai langkah yang diambil Chappy tepat, karena meski PTFI sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dari Kementerian ESDM, ke depannya Chappy akan dihadapkan dengan persoalan dan negosiasi antara PTFI dan pemerintah yang semakin pelik.</p>
<p>Menurutnya, sulit jika yang harus berhadapan dengan persoalan permasalahan IUPK, <em>Smelter</em>, dan masalah lainnya, orang yang memiliki relasi dekat dengan presiden. “Proses perundingannya akan lebih kompleks menurut saya, dan mungkin, saya melihat posisinya jadi sulit karena kedekatannya dengan Jokowi,” ungkap Febby.</p>
<p>Akibat dikeluarkannya PP No.1 tahun 2017 ini, PTFI dikabarkan sudah merumahkan 300 karyawan senior dan ekspatriatnya. Pemerintah juga kembali memberikan Freeport volume ekspor konsentrat tembaga yang berlaku sampai 16 Februari 2018. Sebagai gantinya, pemerintah akan ketat menagih janji Freeport untuk membangun fasilitas <em>smelter</em>. Tarik menarik politis dan bisnis antara Indonesia dengan PT Freeport memang rumit. (Berbagai sumber/R24)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/02/0a9e48fc0813b88e476cd199ef13fbe3-1024x683.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
