<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>diskon &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/diskon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Aug 2023 04:29:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>diskon &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sikat! KAI Diskon Tiket Spesial Hari Kemerdekaan</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/sikat-kai-diskon-tiket-spesial-hari-kemerdekaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S83]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Aug 2023 04:29:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[diskon]]></category>
		<category><![CDATA[diskon spesial hari kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[PT KAI]]></category>
		<category><![CDATA[Spesial hari kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[tiket kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[tiket kereta murah]]></category>
		<category><![CDATA[tiket murah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=133664</guid>

					<description><![CDATA[PinterPolitik.com PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan akan memberikan promo tiket kereta api dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78. Promo yang bertema ini “Saatnya Merdeka dari Macet (Satset)” akan berlaku pada tanggal 16-18 Agustus 2023 dan akan berlaku untuk keberangkatan pada tanggal 17-26 Agustus 2023. &#8220;Semoga dengan hadirnya Promo Satset, aplikasi Access [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide" />



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan akan memberikan promo tiket kereta api dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Promo yang bertema ini “Saatnya Merdeka dari Macet (Satset)” akan berlaku pada tanggal 16-18 Agustus 2023 dan akan berlaku untuk keberangkatan pada tanggal 17-26 Agustus 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semoga dengan hadirnya Promo Satset, aplikasi Access semakin diminati oleh masyarakat serta membantu masyarakat yang ingin bepergian dengan kereta api dengan tarif yang menarik,&#8221; Joni Martinus, VP Public Relations KAI (12/8/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI menjelaskan akan terdapat dua mekanisme dalam promo ini. <em>Pertama, </em>promo reguler di mana pelanggan cukup membayar tiket sebesar 78 persen dari subkelas terendah kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Kedua, </em>promo <em>flash sale</em> di mana KAI menjual 6.920 tiket kelas eksekutif hanya seharga Rp78 ribu saja. Tiket ini dapat dibeli pada pukul 12.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB dan 19.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB selama promo berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk menggunakan moda transportasi kereta api dengan harga terjangkau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI juga mengatakan akan ada 38 kereta api dan 13.140 kursi yang tersedia dalam promo Satset ini. Kereta api dengan tujuan dari dan menuju Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan kota-kota lainnya dapat dinikmati dengan harga yang terjangkau. (S83)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="5Cjm-WMqNlQ"><iframe title="Cara Jitu Putin Habisi Musuh-musuhnya" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/5Cjm-WMqNlQ?start=5&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/kereta_api_penumpang_kelas_eksekutif-1024x686.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Bisakah E-Commerce Diharapkan?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/bisakah-e-commerce-diharapkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R53]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2019 12:11:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[cashback]]></category>
		<category><![CDATA[diskon]]></category>
		<category><![CDATA[E-Commerce]]></category>
		<category><![CDATA[Tiongkok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=70534</guid>

					<description><![CDATA[Berbagai trik digalakkan pemerintah maupun pengusaha untuk mendorong perkembangan e-commerce di Indonesia. Lantas, benarkah e-commerce ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan sehingga begitu didorong? PinterPolitik.com Sudahkah Anda belanja di Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2019? Mungkin banyak dari kita yang akan menjawab iya. Betapa tidak, berbagai diskon turut ditawarkan untuk menggugah kita untuk berbelanja. Dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Berbagai trik digalakkan pemerintah maupun pengusaha untuk mendorong perkembangan e-commerce di Indonesia. Lantas, benarkah e-commerce ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan sehingga begitu didorong?</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">S</span>udahkah Anda belanja di Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2019? Mungkin banyak dari kita yang akan menjawab iya. Betapa tidak, berbagai diskon turut ditawarkan untuk menggugah kita untuk berbelanja. Dengan adanya berbagai diskon tersebut, Ketua Indonesian E-Commerce Association (Idea), Ignatius Untung turut mengharapkan Harbolnas akan menciptakan transaksi sebesar Rp 8 triliun tahun ini.</p>
<p>Beberapa tahun terakhir ini, memang diketahui pemerintah begitu gencar dalam mendorong e-commerce, yang disebutnya dapat memberikan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) atau pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Akan tetapi, di tengah optimisme akan mampunya e-commerce memberikan dampak pertumbuhan ekonomi, sederet pihak justru memandang sinis karena dinilai memberikan efek ekonomi yang semu.</p>
<p>Staf Ahli Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Yongky Susilo misalnya, dalam acara Foreign Policy Community of Indonesia yang bertajuk Indonesia’s Economic &amp; Political Outlook 2020 pada 13 Desember 2019, dengan lugas menuturkan bahwa e-commerce justru hanya memberikan manfaat ekonomi sebesar 3 persen.</p>
<p>Hal tersebut terjadi karena <em>fake order</em> atau order palsu yang disebut dengan <em>brushing</em>. <em>Brushin</em>g adalah teknik menipu yang kerap digunakan dalam e-commerce untuk meningkatkan peringkat penjual dengan membuat pesanan palsu.</p>
<p>Teknik dilakukan misalnya dengan membayar seseorang untuk melakukan pemesanan palsu, ataupun dengan menggunakan informasi orang lain untuk memesan sendiri. Selain untuk meningkatkan peringkat e-commerce terkait, teknik ini juga dilakukan untuk membuat barang jualan akan muncul di bagian atas pencarian.</p>
<p>Di Indonesia, menurut Yongky, <em>fake order</em> juga terjadi karena sebagian besar barang yang didagangkan ternyata berasal dari Tiongkok, atau didominasi oleh barang impor.</p>
<p>Pada Januari 2018, mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla menyebutkan sebanyak <strong><a href="https://www.merdeka.com/uang/e-commerce-diserbu-produk-china-akibat-tingginya-permintaan-penduduk-ri.html">94 persen</a> </strong>barang-barang yang dijual di situs jual beli daring (online) ternyata adalah produk Tiongkok. Hal ini juga berkaitan erat dengan fakta bahwa investor Tiongkok ternyata adalah <a href="https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190510194554-185-393884/uang-china-di-balik-raksasa-e-commerce-indonesia"><strong>penyokong utama</strong></a> bagi beberapa perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia, seperti Tokopedia (Alibaba), Shopee (Tencent), Lazada (Alibaba), JD ID (JD), dan AliExpress (Alibaba).</p>
<p>Artinya, tingginya perputaran uang masyarakat dalam e-commerce sejatinya justru mengalir ke negara asal barang ataupun investor, yang dalam kasus ini adalah Tiongkok.</p>
<p>Tidak hanya itu, Yongky juga menyorot bahwa tinggi konsumsi masyarakat atas e-commerce merupakan perilaku semu. Baginya, konsumsi itu tidak lebih karena kerapnya berbagai perusahaan e-commerce memberikan diskon ataupun <em>cashback</em> seperti Harbolnas misalnya.</p>
<p>Simpulnya, jika diskon dan <em>cashback</em> dihilangkan, maka itu akan membuat konsumsi masyarakat akan turun drastis. Artinya, keuntungan yang didapatkan dalam e-commerce pada dasarnya kecil karena perusahan harus menambal biaya diskon dan <em>cashback </em>yang dilakukan.</p>
<p>Lantas, dengan adanya fakta mengejutkan tersebut, tentu kita bertanya-tanya, apakah relevan pemerintah begitu mendorong perkembangan e-commerce di Indonesia? (R53)</p>
<p>https://www.youtube.com/watch?v=DVs9iT0DTaY</p>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG_20191213_153423_HDR-1024x768.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
