<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Chat Mesum &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/chat-mesum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Jun 2019 09:26:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Chat Mesum &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penyebar Baladacintarizieq di Amerika?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/penyebar-baladacintarizieq-di-amerika/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jun 2017 11:11:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Chat Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[firza husein]]></category>
		<category><![CDATA[FPI]]></category>
		<category><![CDATA[Rizieq Shihab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=11360</guid>

					<description><![CDATA[Hingga saat ini, kepolisian masih kesulitan mencari sumber yang menyebarkan chat mesum Rizieq Shihab. Pihak Polda menduga, dalangnya adalah hacker terkenal, Anonymous yang berada di Amerika. PinterPolitik.com “Itu dari luar, dari Amerika, Anonymous. Kami sedang lakukan penyelidikan.” [dropcap size=big]K[/dropcap]apolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengatakan, penyebar konten chat seks tersangka Rizieq Shihab dan Firza Husein [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4>Hingga saat ini, kepolisian masih kesulitan mencari sumber yang menyebarkan chat mesum Rizieq Shihab. Pihak Polda menduga, dalangnya adalah <em>hacker</em> terkenal, <em>Anonymous</em> yang berada di Amerika.</h4>
<hr />
<p><span style="color: #cfdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<h4><em>“Itu dari luar, dari Amerika, Anonymous. Kami sedang lakukan penyelidikan.”</em></h4>
<p>[dropcap size=big]K[/dropcap]apolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengatakan, penyebar konten <em>chat</em> seks tersangka Rizieq Shihab dan Firza Husein berasal dari kelompok peretas atau <em>hacker</em> yang mengatasnamakan diri sebagai <em>Anonymous</em>. Berdasarkan penelusuran penyidik pula, diketahui domisili penyebar awal konten mesum itu di Amerika Serikat.</p>
<p>Karena itulah, Iriawan mengaku kesulitan untuk menangkap pelakunya. “Karena dari luar, <em>enggak</em> gampang. Kalau di dalam negeri enak, kami bisa langsung. Kalau luar <em>kan</em> kami mesti koordinasi dengan pihak Amerika,” kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (8/6).</p>
<p>Menurutnya, penyidik juga belum bisa memastikan adanya penyadapan terhadap telepon genggam milik Rizieq dan Firza dari kelompok <em>Anonymous</em>. Yang jelas, koordinasi antar-negara punya mekanisme tertentu dan jangan seenaknya dianggap mudah. “Ini mesti koordinasi dengan pemerintah setempat. Tak segampang itu. Yang jelas kami lakukan terus,” tegasnya.</p>
<p>Lantaran server pengunggah <em>chat</em> berada di Amerika, penyidik tidak leluasa mencari penyebar percakapan tersebut. Namun hingga saat ini sudah ada enam ahli yang diterjunkan dalam upaya pelacakan <em>server</em> situs dan penyebar konten dugaan percakapan tersebut.  “Kalau ahli yang terkait konten itu ada beberapa ahli telematika dan IT,”  tambahnya.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="id">
<p dir="ltr" lang="in">Hayo.. Polisi Buru Penyebar Video Chat Mesum Habib Rizieq dengan Firza Husein <a href="https://t.co/Nimx6iqKMZ">https://t.co/Nimx6iqKMZ</a> <a href="https://t.co/9PxWxbNRVV">pic.twitter.com/9PxWxbNRVV</a></p>
<p>— Okezone (@okezonenews) <a href="https://twitter.com/okezonenews/status/869525092396482561">30 Mei 2017</a></p></blockquote>
<p><script async="" src="//platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h4><strong>Siapa Anonymous</strong></h4>
<p><em>Anonymous</em> merupakan peretas terkenal karena memiliki reputasi menghebohkan tingkat dunia. Peretas ini biasanya menggunakan topeng Guy Fawkes untuk menyamarkan dirinya. Sebagai jejaring kelompok aktivis peretas internasional, mereka mengklaim bertanggung jawab atas banyak serangan siber terhadap pemerintah, korporasi, dan situs religius selama belasan tahun terakhir ini.</p>
<p>Sejak serangan maut ISIS terhadap surat kabar mingguan satir Prancis, Charlie Hebdo, pada awal 2015 terjadi, aktivis Anonymous telah melakukan perusakan daring (<em>online</em>) dan membuat akun-akun Twitter pendukung ISIS menjadi mati. Anonymous menyatakan telah mengidentifikasi lebih dari 39 ribu profil terduga ISIS dan melaporkannya ke Twitter. Mereka juga mengklaim telah menghentikan sementara 25 ribu akun.</p>
<p>Lalu siapa sih <em>Anonymous</em>? Siapa pun bisa mengklaim dirinya sebagai <em>Anonymous</em>. Itu dikatakan Chief Security Expert Kaspersky Alexander Gostev. Menurutnya, tanpa perlu mendaftar atau memenuhi standar apa pun, siapa saja bisa mengklaim dirinya sebagai <em>Anonymous</em>. “Siapa pun bisa menjadi <em>Anonymous</em>, meski cuma punya <em>skill</em> sekadarnya,” terang Gostev di Jakarta, pada 27 November 2015.</p>
<p>Perkembangan akun <em>Anonymous</em> di Indonesia meningkat sejak masa Pilkada 2017. Gontok-gontokan di dunia maya menjadi intens karena hajatan politik itu. Hal ini pernah dikatakan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri Kombes Fadil Imran. “Perkembangan <em>Anonymous</em> di dunia maya semakin tinggi, akun-akun telur juga marak bermunculan ketika pilkada,” terang Fadil di Jakarta, 27 Februari lalu.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="id">
<p dir="ltr" lang="in">KLARIFIKASI RESMI ANONYMOUS Mengenai &#8216;FITNAH&#8217; Habib Rizieq &amp; Firza<br />
Group Hacker Ini BANTAH Terlibat Dalam FITNAH Tsb <a href="https://t.co/uk2Ly2drUp">pic.twitter.com/uk2Ly2drUp</a></p>
<p>— NKRI Merintih (@parlianmd) <a href="https://twitter.com/parlianmd/status/828811969419317248">7 Februari 2017</a></p></blockquote>
<p><script async="" src="//platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h4><strong>Dipertanyakan FPI</strong></h4>
<p>Menanggapi hal itu, kuasa hukum Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro mengaku heran. Padahal sebelumnya dari pihak <em>Anonymous</em> telah menyatakan tidak melakukan hal itu. “Dulu <em>kan</em> ada bantahan dari <em>Anonymous</em>. Itu kan yang diviralkan juga. Kok tahu dari Amerika. Itu tahu dari mana mereka?” tutur Sugito di Jakarta, Kamis (8/6).</p>
<p>Sugito masih berkeras ingin mendapatkan kejelasan mengapa kepolisian sudah menetapkan Rizieq sebagai tersangka, bahkan telah menjadikannya sebagai DPO. Padahal, jika memang hal itu terjadi, tetap masuknya ranah pribadi dan tidak bisa dijatuhkan pidana.</p>
<p>“Jadi harus dibedakan mana domain privat mana domain publik. Kalau itu domain publik itu artinya fungsinya jadi dua. Untuk disebarkan, diperbanyak dan semua orang untuk menonton jadi bisa kena pidana,” jelasnya.</p>
<p>“Kalau itu berdasarkan Undang-Undang ITE itu ditahan berarti (terjerat) Pasal 27 ayat 1. Itu kan yang membuat, memproduksi, mempertontonkan, dan menyebarkan. Nah kalau Pasal 27 ayat 1 ini tidak terpenuhi siapa yang meng-<em>upload</em>, jadi siapa saja boleh misalnya punya pacar ada <em>chat </em>pribadi meminta foto-foto pribadi kemudian disebarkan (oleh orang lain), menjadi tersangka begitu?” lanjut Sugito. (Berbagai sumber/R24)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/06/anonymous-1024x654.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>UU Pornografi, Balada Cinta Tak Setara</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/belajar-politik/uu-pornografi-balada-cinta-tak-setara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A27]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 May 2017 02:15:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Belajar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Balada cinta Rizieq]]></category>
		<category><![CDATA[Chat Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[firza husein]]></category>
		<category><![CDATA[FPI]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Rizieq Shihab]]></category>
		<category><![CDATA[Rizieq Shihab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=10185</guid>

					<description><![CDATA[Kasus baladacintarizieq kini memasuki babak baru. Firza Husein, yang diduga punya hubungan terlarang dengan Rizieq Syihab dinaikan statusnya dari saksi menjadi tersangka. PinterPolitik.com “Oh, kasihan banget, orang tidak tahu apa-apa bisa menjadi korban dan dijadikan sebagai tersangka.” [dropcap size=big]S[/dropcap]ugito Atmo, Ketua Bantuan Hukum FPI, menyampaikan rasa keprihatinan Rizieq terhadap status tersangka yang menimpa Firza Husein. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kasus <em>baladacintarizieq</em> kini memasuki babak baru. Firza Husein, yang diduga punya hubungan terlarang dengan Rizieq Syihab dinaikan statusnya dari saksi menjadi tersangka.</strong></p>
<hr />
<p><span style="color: #d1db2e;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><em>“Oh, kasihan banget, orang tidak tahu apa-apa bisa menjadi korban dan dijadikan sebagai tersangka.” </em></p>
<p>[dropcap size=big]S[/dropcap]ugito Atmo, Ketua Bantuan Hukum FPI, menyampaikan rasa keprihatinan Rizieq terhadap status tersangka yang menimpa Firza Husein. Keputusan itu sendiri dijatuhkan Rabu (17/05) lalu. Pihak kepolisian memutuskan tidak menahan Firza atas alasan kesehatan dan perilaku kooperatifnya selama masa pemeriksaan.</p>
<p>Firza Husein dijerat Pasal Pornografi dan UU ITE atas dugaan <em>chat</em> mesum bersama Rizieq Syihab. Yakni melanggar pasal 4 ayat 1 juncto pasal 29 dan/atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan/atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman penjara di atas lima tahun.</p>
<p>Sebagian besar masyarakat juga sudah hapal bagaimana alur kasus ini berjalan. Permasalahan dimulai sejak situs <em>baladacintarizieq</em> memuat bukti percakapan melalui <em>whatsapp</em> antara Firza dan Rizieq. Dalam situs yang sudah diblokir pemerintah itu, tersedia pula rekaman pembicaraan telepon Firza dengan ‘Kak Emma’ alias Fatimah tentang hubungannya dengan imam besar FPI asal Petamburan, Jakarta Utara tersebut.</p>
<p><a href="https://pinterpolitik.com/balada-kasus-cinta-habib/"><em><strong>(Baca &#8216;Balada Cinta Kasus Habib&#8217;)</strong></em></a></p>
<p>Namun, banyak kejanggalan atas penetapan status tersangka Firza. Ia bukanlah pihak yang menyebarkan konten berbau pornografi. Selain itu, dibandingkan dengan kasus berat lain yang menyangkut nama Rizieq, kasus <em>baladacintarizieq</em> tak perlu mendapat mata dan energi berlebihan para aparat. Kasus pencemaran Pancasila dan ujaran kebencian oleh pentolan FPI lainnya, seharusnya mendapat penanganan lebih lanjut.</p>
<p>Apakah ini cara pemerintah mempermalukan Riziek? Yakni dengan menyudutkan Firza dan ketubuhannya? Jika begitu adanya, maka ada yang salah dari cara berpikir pihak kepolisian dan pemerintah kita.</p>
<p><strong>Upaya Stigmatisasi Firza?</strong></p>
<p>Firza sendiri dikenai pasal 4 ayat 1 UU Pornografi. Pasal ini mengatur larangan perbuatan, memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan atau menyediakan pornografi. Selain itu, ia juga harus menanggung tuduhan penyebaran konten pornografi dalam UU ITE Pasal 27 ayat 1.</p>
<p>Kedua pasal ini, selain Pasal Penodaan Agama, memang memiliki sifat karet karena tak jelas apa indikator pengukurannya. Dalam Pasal Pornografi, patut dipertanyakan pula apakah konten video, gambar, dan lain-lain, yang diduga mengandung unsur pornografi memang dibuat untuk disebarkan atau hanya untuk kepentingan pribadi?</p>
<p>Sementara itu, dalam konteks pembuatan dan penyebaran konten, aspek persetujuan (<em>consent)</em> kedua belah pihak menjadi hal vital untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran. Hal-hal seperti ini, sepertinya tak menjadi pertimbangan aparat dan pemerintahan sehingga Firza sangat rawan diobjektifikasi dan reviktimisasi. Pihak kepolisian sendiri, hingga saat ini belum bisa mengejar pelaku penyebaran konten pornografi itu.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-10181 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Rizieq-firza-pornografi-01-819x1024.jpg" alt=" Balada cinta Rizieq" width="696" height="870" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Rizieq-firza-pornografi-01-819x1024.jpg 819w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Rizieq-firza-pornografi-01-696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Rizieq-firza-pornografi-01-1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Rizieq-firza-pornografi-01-336x420.jpg 336w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Rizieq-firza-pornografi-01-240x300.jpg 240w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Rizieq-firza-pornografi-01-768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Rizieq-firza-pornografi-01.jpg 1800w" sizes="(max-width: 696px) 100vw, 696px" /></p>
<p>Kasus Firza Husein dan Rizieq, bisa mengingatkan kita ke tahun 2008 dan 2006, ketika nama artis Ariel ‘Peterpan’, Luna Maya, dan Cut Tary menggegerkan publik atas video panasnya. Selain mereka, anggota DPR dari Fraksi Golkar juga tersandung kasus pornografi bersama artis dangdut Maria Eva karena produk pornografi yang sama. Hasilnya, Ariel ‘Peterpan’ dan penyebar videonya dipenjara dan dikenai denda. Sedangkan Yahya Zaini tak mendapat hukuman apapun, karena polisi menilai baik dirinya dan Maria Eva bukanlah pelaku penyebaran video. Semantara itu, Luna Maya, Cut Tary, akhirnya dibebaskan. Menilik kasus pornografi yang menghebohkan masyarakat, hanya Firza Husein yang dijadikan tersangka.</p>
<figure id="attachment_10188" aria-describedby="caption-attachment-10188" style="width: 1024px" class="wp-caption alignright"><img decoding="async" class="wp-image-10188 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/gaya-rambut-ariel-noah-1-1024x768.jpg" alt="Ariel Peterpan (foto: istimewa)" width="1024" height="768" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/gaya-rambut-ariel-noah-1.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/gaya-rambut-ariel-noah-1-80x60.jpg 80w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/gaya-rambut-ariel-noah-1-265x198.jpg 265w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/gaya-rambut-ariel-noah-1-696x522.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/gaya-rambut-ariel-noah-1-560x420.jpg 560w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/gaya-rambut-ariel-noah-1-300x225.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/gaya-rambut-ariel-noah-1-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-10188" class="wp-caption-text">Ariel Peterpan (foto: istimewa)</figcaption></figure>
<p><strong>Firza Husein dan Seksisme Dalam Politik</strong></p>
<p>Seksisme adalah diskriminasi kepada seseorang terkait dengan identitas gender atau seksnya. Kasus seksisme biasanya banyak menyasar perempuan. Dalam <em>Historical Notes on The Vocabulary  of The Women’s Movement </em>(1985), Fred R. Saphiro menjelaskan bahwa seksime adalah cara menjustifikasi seseorang berdasarkan seks, bahkan ketika aspek seks itu sendiri tidaklah penting.</p>
<p>Dalam kasus <em>baladacintarizieq, </em>tubuh dan identitas Firza Husein menjadi sebuah senjata ampuh bagi lawan politik Rizieq untuk menjatuhkannya. Lagi-lagi, karena ketiadaan pengalaman perempuan yang terakomodir dalam pasal Pornografi, membuat Firza Husein menjadi ‘sasaran empuk’ objektifikasi. Firza, melalui foto-foto dan <em>chat </em>bernada seksi, sudah dipersonifikasikan sebagai perempuan yang terlihat seksi, ‘menantang’, dan mengundang hasrat. Personifikasi itu seolah dikontraskan dengan Rizieq yang kerap berkoar mengklaim dirinya sebagai ulama besar umat Islam di Indonesia.</p>
<p>Politik yang sejak awal kering membawa pengalaman perempuan, turut menjadi salah satu pengantar suburnya seksisme dioperasikan di dalamnya. Tak hanya Firza, bahkan Hillary Clinton juga mengalaminya. Pada masa kampanye presiden Amerika Serikat, ia dikritisi pada hampir semua ranah privatnya, mulai dari gaya bicara, harga blazer yang dikenakannya, bahkan senyumnya. Hal-hal seperti itu tak pernah ditujukan pada kandidat laki-laki.</p>
<p>Seksisme, baik bagi aktor utama politik maupun seorang <em>outsider</em> seperti Firza, sama-sama menempatkan posisi merugi bagi status dan derajat perempuan. Gawatnya, strategi semacam ini, sepertinya akan terus dipelihara karena sangat efektif menjatuhkan citra seseorang.</p>
<figure id="attachment_10187" aria-describedby="caption-attachment-10187" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-10187" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/businessinsider-300x225.png" alt="Hillary Clinton (BusinessInsider)" width="300" height="225" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/businessinsider-300x225.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/businessinsider-80x60.png 80w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/businessinsider-265x198.png 265w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/businessinsider-696x522.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/businessinsider-1068x801.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/businessinsider-560x420.png 560w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/businessinsider-1920x1440.png 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/businessinsider-768x576.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/businessinsider-1024x768.png 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/businessinsider.png 1963w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-10187" class="wp-caption-text">Hillary Clinton (BusinessInsider)</figcaption></figure>
<p>Profesor Sulistyowati Irianto menambahkan, hukum dan politik yang minim berspektif perempuan menyebabkan banyaknya instrumen hukum yang malah merugikan perempuan. Salah satunya adalah hukum Pasal Pornografi, pasal ini secara eksplisit menyalahkan perempuan sebagai sumber tindakan kriminal atau materi seksualitas, seolah sesuatu yang porno pasti selalu berasal dari perempuan. Tak heran bila kemudian Firza Husein menjadi tersangka.</p>
<p><strong>Perhatikan Kasus Rizieq yang Lain</strong></p>
<p>Ketika mengingat kasus Luna Maya – Ariel – Cut Tary, tak banyak yang mengingat FPI mengobarkan tuntutan untuk segera memenjarakan ketiga artis ternama itu. Tak lupa, pada tahun 2006, anggota FPI menyeruduk kantor majalah Playboy karena memuat gambar-gambar ‘porno’ pada edisi perdananya. Bahkan Rizieq sempat menyebut majalah cabang Amerika itu dengan, “<em>Covernya</em> sopan, isinya ‘setan’.”</p>
<p>Kini setelah pemimpin besar FPI tersandung Pasal Pornografi, FPI seakan jinak-jinak merpati. Penasihat hukum FPI, Sugito menyebut bahwa kasus yang menjepret Rizieq adalah bentuk kriminalisasi. “Kalau memang itu terkait konten pornografi, yang meng-<em>upload</em> dulu, dong (yang diusut),” kata Sugito, Selasa (16/5/2017).</p>
<p>Selain kasus ini, Rizieq tercatat tersandung 7 kasus lainnya terkait ujaran kebencian dan penodaan. Dari 7 kasus itu, ia menjadi tersangka dalam Penodaan Lambang Negara.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-10184 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Kasus-Kasus-Rizieq-Shihab-012-1-912x1024.jpg" alt="Kasus-Kasus-Rizieq-Shihab-012" width="912" height="1024" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Kasus-Kasus-Rizieq-Shihab-012-1-912x1024.jpg 912w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Kasus-Kasus-Rizieq-Shihab-012-1-696x781.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Kasus-Kasus-Rizieq-Shihab-012-1-1068x1199.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Kasus-Kasus-Rizieq-Shihab-012-1-374x420.jpg 374w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Kasus-Kasus-Rizieq-Shihab-012-1-267x300.jpg 267w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Kasus-Kasus-Rizieq-Shihab-012-1-768x862.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Kasus-Kasus-Rizieq-Shihab-012-1.jpg 1800w" sizes="auto, (max-width: 912px) 100vw, 912px" /></p>
<p>Seperti yang disampaikan, kasus pornografi bersama Firza Husein sebagai tersangka, hanyalah upaya lawan politiknya menjatuhkan dan mempermalukan Rizieq, dengan menyudutkan dan mengobjektifikasikan tubuh dan status Firza Husein. Jika Rizieq harus masuk bui, maka pasal yang mengenainya tentu bukan berkenaan dengan pornografi.</p>
<p>Namun perlu diingat pula, seharusnya pasal-pasal sebagai kontitusi negara diciptakan untuk membatasi pemerintah dan menjamin hak-hak dasar warga negara,  seperti hak berkeyakinan, berpendapat, dan berserikat. Bukan malah menciptakan pasal karet semacam Pasal Pornografi dan UU ITE yang siap menjepret siapa saja laksana karet.</p>
<p>Jika benar Indonesia adalah negara yang menjunjung demokrasi, seharusnya tidak ada orang dipenjara padahal dirinya adalah korban, pula tak seharusnya hukum tebang pilih ada hanya karena masalah gender, apakah ia laki-laki atau perempuan.</p>
<p>Jika demikian, maka demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia sama seperti diskon di toko baju, yaitu syarat dan ketentuan berlaku. (Berbagai Sumber/A27)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/2017-05-18-HEADER-firza-rizieq_Fotor-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
