<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Cawapres PSI &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/cawapres-psi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Mar 2019 10:17:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Cawapres PSI &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PSI Kasar, Fadli Zon Bete</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/psi-kasar-fadli-zon-bete/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[G42]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jun 2018 13:10:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Capres Gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[Cawapres PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Zon]]></category>
		<category><![CDATA[partai solidaritas indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=31316</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Sekali lagi, Fadli Zon tidak perlu sibuk urus Jokowi, urus saja Prabowo yang terancam tidak bisa menjadi capres karena belum memenuhi syarat minimal UU.” ~ Raja Juli Antoni, Sekjen PSI PinterPolitik.com [dropcap]R[/dropcap]umah ku istana ku, kalau istana pasti indentik dengan hal yang bersih-bersih dan mewah-mewah. Bagaikan kucing dan anjing, tak bisa akur dan selalu bertengkar. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Sekali lagi, Fadli Zon tidak perlu sibuk urus Jokowi, urus saja Prabowo yang terancam tidak bisa menjadi capres karena belum memenuhi syarat minimal UU.” ~ </strong><strong>Raja Juli Antoni</strong>, <strong>Sekjen PSI<br />
</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]R[/dropcap]umah ku istana ku, kalau istana pasti indentik dengan hal yang bersih-bersih dan mewah-mewah.</p>
<p>Bagaikan kucing dan anjing, tak bisa akur dan selalu bertengkar. Mungkin itulah gambaran untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.</p>
<p>Eits, tapi peribahasa ini tak selalu benar dalam kenyataan. Kucing, dan anjing jaman <em>now</em>  masih banyak yang akur dan saling mengasihi.</p>
<p><em>Hmm</em>, mungkin yang dimaksud oleh peribahasa itu adalah kucing dan anjing liar yang tak didik oleh tuannya.</p>
<p>Kalian tau, apa pendapat Gie tentang politik? Ya Soe hok Gie <em>gengs</em>. Apa yang Gie bilang tentang politik ?</p>
<p>Gie pernah bilang: “Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor, tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.”</p>
<p>Politik di era demokrasi tidak akan pernah sunyi, berbeda dengan politik di era rezim fasis, yang selalu sunyi walau terlihat banyak jeritan yang tak terdengar. Seperti Charlie Chaplin yang meliak-meliuk, gerakannya seakan memaku kedua bola mata penonton untuk terus melihat dan berimaji.</p>
<p>Gemerlap demokrasi di Indonesia diwarnai dengan berbagi pendapat yang terdengar lantang dan cetar membahana. Mirip seperti bulu mata produk Syahrini yang selalu laku di pasaran.</p>
<p>Kemeriahan politik Indonesia tercermin dari kedua partai politik yang sering kali menarik simpati kita untuk terus menyimak lagi dan lagi kabar kelanjutan perseteruanya.</p>
<p>Itulah yang terjadi pada PSI dan Partai Gerindra. Kedua partai ini cukup untuk menggambarkan betapa meriahya politik di Indonesia.</p>
<p>Tidak hanya lempar kritik dan komentar, keduanya terbilang sering membuat laporan atas perkara perseteruan keduanya ke meja hijau.</p>
<p>Baru-baru ini PSI mengirim komentar pedas untuk Pak Fadli Zon. Begini nih katanya <em>geng</em><em>s:</em> “Sudah, nggak usah banyak cingcong, nggak usak sok<em> care</em> sibuk urus Pak Jokowi, urus saja Pak Prabowo yang terancam gagal<strong> </strong><em>nyapres </em>tuh.”</p>
<p>Waduh <em>gengs, </em>memang bagaikan anjing dan kucing ya. <em>Uppss</em>, jangan tersinggung ya, mbok itu kan cuman peribahasa hehehe. (G11)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/fadli-zon_20170512_113714-copy-1024x646.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Grace Lirik Mesra Mahfud</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/grace-lirik-mesra-mahfud/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2018 09:11:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Cawapres Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Cawapres PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Grace Natalie]]></category>
		<category><![CDATA[Mahfud MD]]></category>
		<category><![CDATA[partai solidaritas indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=25687</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Kami juga menyampaikan kepada beliau bahwa banyak masyarakat yang menyebut-nyebut nama Pak Mahfud (cocok disandingkan sebagai Cawapres Jokowi).” ~ Ketua Umum PSI, Grace Natalie. PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]epertinya tidak ada lelahnya bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk terus menyuguhkan nama sebagai kandidat Calon Wakil Presiden bagi Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi). Dari 12 nama yang sudah sempat diajukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Kami juga menyampaikan kepada beliau bahwa banyak masyarakat yang menyebut-nyebut </em></strong><strong><em>nama Pak Mahfud </em></strong><strong><em>(cocok disandingkan sebagai Cawapres Jokowi).” ~ </em>Ketua Umum PSI, Grace Natalie.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]epertinya tidak ada lelahnya bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk terus menyuguhkan nama sebagai kandidat Calon Wakil Presiden bagi Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi). Dari 12 nama yang sudah sempat diajukan PSI pada Jokowi, naman Mahfud MD mendapat perhatiannya tersendiri.</p>
<p>PSI memang punya kepentingan tersendiri dalam mengajukan nama Cawapres ini. Sebagai partai baru, PSI memang gak memiliki modal yang berarti yang bisa ditawarkan kepada Presiden Petahana. Dan salah satu cara untuk mensiasatinya dengan menggandeng tokoh yang sesuai kriteria Pakde Jokowi.</p>
<p><em>Toh,</em> Cawapres itu harus merupakan orang yang dapat melengkapi sosok Pakde Jokowi. Ya entah itu dari sosok ekonom, tentara, ataupun agamis. Dan dalam pilihan tersebut ada konsekuensi logisnya masing-masing. Dan dirasa di tahun politik sekarang ini, sosok yang agamis lebih bisa mendampingi Jokowi.</p>
<p>Mencari sosok Cawapres yang ideal untuk Pakde Jokowi memang PR banget. Yang bikin kesel nih ya, kalau udah cape nyari sana-sini, eh Cawapres Jokowi malah diambil melalui pengajuan dari partai lain, kan <em>bete</em>. Ya udah sih, gak usah <em>grasak grusuk</em> banget. <em>Woles</em> G<em>an</em>, kayak ketakutan gak kebagian jatah posisi aja.</p>
<p>Emangnya siapa PSI sih, bisa mempersuasi Pakde Jokowi untuk memilih Cawapres dari mereka? <em>Toh</em>, siapapun Cawapresnya nanti, tetep aja harus dapet restu dari PDI-P sebagai partai utama pengusung Jokowi. Artinya sosok wakil adalah orang yang dapat mendukung kepentingan PDI-P secara gak langsung.</p>
<p>Karena bagi PDI-P, sosok Cawapres ini sebagai kunci untuk melanggengkan diri pada Pemilu 2024. Itu artinya, dia haruslah sosok orang yang gak akan berpotensi menukik balik potensi PDI-P kelak. Yang kayak gimana ya orangnya? <em>Mmm,</em> yang pasti adalah sosok yang gak punya potensi maju lagi pada Pemilu 2024.</p>
<p>Jadi nama-nama seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gatot Nurmantyo, Muhaimin Iskandar, gak akan masuk radar restu PDI-P untuk dijadikan wakil Jokowi. Lalu kenapa Mahfud MD? Itu karena tingkat independensi Mahfud masih lebih terjaga obyektif ketimbang yang lain.</p>
<p>Jadi itu alasannya Grace Natalie terus melirik mesra dan mempersuasi Mahfud MD dengan berbagai cara. Salah satunya dengan meminta Mahfud menjadi panelis independen dalam tes wawancara bakal caleg PSI gelombang kedua pada 21 April 2018. Jokowi jadi Presiden dengan Mahfud sebagai wakilnya? <em>Mmm</em>, lumayan cocok lah ya. (K16)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/Mahfud-MD-dan-PSI.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
