<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Capres 2019 &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/capres-2019/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Jun 2019 08:27:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Capres 2019 &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Solo, Battleground Pilpres 2019</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/solo-battleground-pilpres-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Apr 2019 12:30:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[solo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=54450</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/04/Solo-Jadi-Battleground-Pilpres-2019.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-54445 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/04/Solo-Jadi-Battleground-Pilpres-2019.jpg" alt="Kota Solo jadi rebutan bagi kandidat pilpres 2019" width="1080" height="1141" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/04/Solo-Jadi-Battleground-Pilpres-2019.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/04/Solo-Jadi-Battleground-Pilpres-2019-284x300.jpg 284w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/04/Solo-Jadi-Battleground-Pilpres-2019-768x811.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/04/Solo-Jadi-Battleground-Pilpres-2019-969x1024.jpg 969w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/04/Solo-Jadi-Battleground-Pilpres-2019-696x735.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/04/Solo-Jadi-Battleground-Pilpres-2019-1068x1128.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/04/Solo-Jadi-Battleground-Pilpres-2019-398x420.jpg 398w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/04/Solo-Jadi-Battleground-Pilpres-2019-969x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Visi-Misi, Jebakan Prabowo?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/sosialisasi-visi-misi-jebakan-prabowo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M39]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2019 10:32:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Visi Misi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=46497</guid>

					<description><![CDATA[Penolakan TKN terhadap gagasan sosialisasi visi misi secara langsung oleh kandidat Presiden dan wakilnya bisa jadi menunjukkan ada ketakutan dari pihak Jokowi, terutama dalam konteks performa  dalam beretorika dibandingkan dengan Prabowo PinterPolitik.com [dropcap]V[/dropcap]isi misi merupakan aspek penting dalam pemilu karena merupakan nilai jual utama bagi para kandidat yang akan bertarung dalam sebuah pemilu. Visi misi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Penolakan TKN terhadap gagasan sosialisasi visi misi secara langsung oleh kandidat Presiden dan wakilnya bisa jadi menunjukkan ada ketakutan dari pihak Jokowi, terutama dalam konteks performa  dalam beretorika dibandingkan dengan Prabowo</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]V[/dropcap]isi misi merupakan aspek penting dalam pemilu karena merupakan nilai jual utama bagi para kandidat yang akan bertarung dalam sebuah pemilu. Visi misi juga menjadi penentu bagi para <em>rational voters</em> sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan pilihan politik.</p>
<p>Menjelang 3 bulan Pilpres 2019, isu visi misi mencuat kembali mewarnai pertarungan politik tanah air. Kali ini bukan mempersoalkan isi dari visi misi kedua kandidat, melainkan cara sosialisasi visi misi yang rencananya akan digelar oleh KPU pada tanggal 9 Januari mendatang.</p>
<p>Menjelang digelarnya debat Pilpres perdana, kubu oposisi menyarankan agar sosialisasi visi-misi para kandidat harus disampaikan secara langsung oleh kedua kandidat yang akan bertarung.</p>
<hr /><p><em>Gaya retorika Jokowi memang terkesan lebih halus</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fin-depth%2Fsosialisasi-visi-misi-jebakan-prabowo%2F&#038;text=Gaya%20retorika%20Jokowi%20memang%20terkesan%20lebih%20halus&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p>Pada sosialisasi pada 9 Januari nanti, tim Prabowo meminta pasangan calon di Pilpres datang langsung, tanpa diwakili oleh tim sukses dalam menjabarkan visi-misi.</p>
<p>Sementara itu, tim Jokowi memilih untuk mengirimkan tim sukses sebagai pihak yang akan menjelaskan visi misi kandidat.</p>
<p>Menururt jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN), Habiburrohman, idealnya pasangan calon memaparkan langsung visi dan misi itu dengan dalih rakyat sebagai calon pemilih harus mendapatkan informasi secara langsung dari pihak yang berkepentingan, tentang rencana pengelolaan negara dalam lima tahun ke depan.</p>
<p>Namun hal tersebut tidak diamini oleh ketua KPU Arief Budiman yang mendukung pemaparan visi misi sebaiknya diwakili oleh kedua timses. Dengan alasan adanya kekhawatiran kandidat akan mencuri kesempatan kampanye di luar jadwal dan akan menimbulkan protes dari pihak Bawaslu dengan alasan para calon telah memiliki jadwal debat kandidat tersendiri.</p>
<p>Terlepas dari polemik tersebut, menarik untuk mengupas mengapa kubu oposisi terkesan ngotot ingin paslon yang menyampaikan secara langsung soal visi misi. Jika melihat usulan kubu Prabowo yang menginginkan sosialisasi visi misi langsung dari masing-masing kandidat, nampaknya terdapat tujuan politis yang sedang ingin dicapai. Mungkinkah ada agenda politik terselubung dibalik usulan ini?</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-46530" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/Polemik-Sosialisasi-Visi-Misi-Jokowi-Prabowo-1.jpg" alt="Sosialisasi Visi-Misi, Jebakan Prabowo" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/Polemik-Sosialisasi-Visi-Misi-Jokowi-Prabowo-1.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/Polemik-Sosialisasi-Visi-Misi-Jokowi-Prabowo-1-135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/Polemik-Sosialisasi-Visi-Misi-Jokowi-Prabowo-1-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/Polemik-Sosialisasi-Visi-Misi-Jokowi-Prabowo-1-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/Polemik-Sosialisasi-Visi-Misi-Jokowi-Prabowo-1-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/Polemik-Sosialisasi-Visi-Misi-Jokowi-Prabowo-1-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/Polemik-Sosialisasi-Visi-Misi-Jokowi-Prabowo-1-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/Polemik-Sosialisasi-Visi-Misi-Jokowi-Prabowo-1-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/Polemik-Sosialisasi-Visi-Misi-Jokowi-Prabowo-1-420x420.jpg 420w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h4><strong>Visi-Misi, Jantungnya Pemilu</strong></h4>
<p>Usulan kubu oposisi menyoal sosialisasi visi-misi langsung oleh pasangan calon yang akan bertarung bukan tanpa alasan. Visi misi, dalam konteks pemilu, memang merupakan jantung dari pemilu itu sendiri.</p>
<p>Visi misi atau yang lebih dikenal di negara lain sebagai <em>campaign mission statement</em> merupakan bagian dari <em>political message</em> yang pada kadar tertentu memang dimanfaatkan untuk berkampanye.</p>
<p>Dalam pemilu Amerika Serikat contohnya, <em>campaign mission statement </em>dapat menjadi salah satu instrumen kampanye kandidat presiden Hillary Clinton. Ia menggunakan <em>campaign mission statement </em>untuk semakin memperluas atensi dukungan publik.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">KPU Sebut Sosialisasi Visi Misi Capres-Cawapres Bisa Batal. Ini sikap yg aneh dari <a href="https://twitter.com/KPU_ID?ref_src=twsrc%5Etfw">@KPU_ID</a>. Saat Rakyat pertanyakn visi,misi&amp;program dari Capres&amp;Cawapres, harusnya KPU selenggarakannya. Dan harusnya CapresCawapres mendukung juga,sbgmn sikap <a href="https://twitter.com/prabowo?ref_src=twsrc%5Etfw">@prabowo</a> sandi. <a href="https://t.co/4lRMjG5Abj">https://t.co/4lRMjG5Abj</a></p>
<p>&mdash; Hidayat Nur Wahid (@hnurwahid) <a href="https://twitter.com/hnurwahid/status/1080409802855989249?ref_src=twsrc%5Etfw">January 2, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Dalam artikel berjudul <em>Clinton Campaign Issues Mission Statement: ‘We Are Hillary For America’</em> yang dimuat di <em>The Washington Post</em>, visi misi Hillary dibeberkan secara luas pada bulan-bulan akhir menjelang pemilu dan bertujuan untuk memperkuat elektablitas istri mantan Presiden, Bill Clinton tersebut sebelum pemilihan berlangsung.</p>
<p>Dokumen yang ditulis oleh manajer kampanyenya, Robby Mook, tersebut disampaikan oleh Hillary dengan bahasa yang sederhana, yang dapat memberikan petunjuk tentang bagaimana ia akan berkontribusi terhadap Amerika dan merupakan strategi <em>re-branding</em> dirinya terhadap pemilih Amerika.</p>
<p>Walaupun pada akhirnya ia harus kalah dari sosok Donald Trump, visi misi ‘<em>We Are Hillary For America’</em>, <em>mission statement</em> tersebut diartikulaskan juga sebagai salah satu instrument kampanye dan menjadi salah satu strategi kampanye Hillary di waktu mendekati pemilu.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, hal yang  penting untuk di garis bawahi oleh para kandidat politik adalah untuk menegaskan kembali <em>mission statement</em> kepada publik secara luas menjelang masa-masa pilpres.</p>
<p>Sementara itu, dalam konteks politik Indonesia, meskipun visi misi kedua calon telah dirilis beberapa waktu yang lalu, kini yang dipersoalkan kubu oposisi menyoal pentingnya penyampaian visi misi kedua kandidat secara langsung tanpa harus diwakili oleh tim sukses.</p>
<p>Jika melihat kembali tren kampanye selama beberapa bulan terakhir yang minim adu gagasan serta visi misi dan lebih banyak diwarnai dengan saling serang serta perdebatan yang tidak berfaedah antara kedua kubu, maka usulan sosialisasi langsung visi misi ini berpotensi menjadi salah satu faktor penting.</p>
<p>Terkait usulan tersebut, mungkinkah kali ini BPN memang tengah menyasar kemampuan penyampaian visi-misi kedua kandidat? Lalu dengan sikap penolakan TKN terhadap usulan BPN tersebut, mungkinkah sebagai pertanda bahwa Jokowi memang tidak siap beradu retorika dengan Prabowo?</p>
<h4><strong>Adu Retorika</strong></h4>
<p>Debat kandidat memang masih akan berlangsung pada tanggal 17 Januari mendatang. Namun, beda pandangan antara kubu oposisi  dan kubu petahana dalam menyampaikan secara langsung visi-misi seolah memancing adu retorika lebih awal antara kedua kandidat.</p>
<p>Hal ini penting mengingat bahwa kemampuan menyampaikan visi misi merupakan bagian dari kemampuan retorika yang pada kadar tertentu akan berpengaruh terhadap penilaian publik bagi kedua kandidat.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Sekali lagi kami tegaskan terkait dengan rencana KPU menggelar Sosialisasi Visi Misi di <a href="https://twitter.com/KPU_ID?ref_src=twsrc%5Etfw">@KPU_ID</a> karena ini visi misi Capres bukan Timses, maka kami meminta yg menyampaikan bukan Timses tapi langsung Capres/Cawapres.</p>
<p>&mdash; Dahnil A Simanjuntak (@Dahnilanzar) <a href="https://twitter.com/Dahnilanzar/status/1080062932925394946?ref_src=twsrc%5Etfw">January 1, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Dalam konteks kemampuan beretorika, Jika melihat kemampuan verbal antara Prabowo dan Jokowi memang cukup kontras. Sebagai sosok pemimpin yang dapat dibilang cukup “praktis”, selama ini Jokowi memang terkesan kurang memiliki kemampuan retorika yang baik dibandingkan Prabowo. Jokowi adalah sosok eksekutor bukan sosok orator.</p>
<p>Namun, retorika dan kemampuan verbal seorang politisi menjadi salah satu kunci dalam mempengaruhi pemilih. Hal ini diungapkan oleh  John Kane dan Haig Patapan dalam tulisanya berjudul <em>The Artless Art: Leadership and the Limits of Democratic Rhetoric</em>, karena debat publik penting dalam demokrasi, dan karena pemimpin berkewajiban untuk memerintah rakyat yang berdaulat melalui pengaruh yang konstan, retorika adalah sesuatu yang benar-benar penting.</p>
<p>Sementara itu, dalam buku <em>A Rhetoric of Motives</em>,  Kenneth Burke menjelaskan bahwa yang menjadi jantung dari retorika persuasif adalah bagaimana seorang pemimpin mampu memaksimalkan ucapan, gerakan, nada suara,  sikap dan  ide, untuk mempengaruhi <em>audience.</em></p>
<p>Dalam konteks ini, Prabowo boleh dikatakan unggul dari sosok sang petahana karena secara verbal ia memiliki gestur yang lebih tegas . Meskipun kerap kali Prabowo melontarkan pidato-pidato nyeleneh dan mengundang kontroversi, namun ia memiliki kemampuan retorika yang terbilang cukup baik.</p>
<p>Seperti dilansir oleh Tempo, Juru bicara Partai Gerindra Heri Budianto bahkan menegaskan bahwa Prabowo tidak akan mengubah gaya bicaranya yang keras dalam kampanye. Sekalipun mantan Danjen Kopassus tersebut kerap sejajarkan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena retorika dan gaya bicaranya. Namun kemampuan retorika Trump pun pada akhirnya dapat membawanya ke Gedung Putih.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Wahai tuan <a href="https://twitter.com/KPU_ID?ref_src=twsrc%5Etfw">@KPU_ID</a> , apakah kalian ingin menyelamatkan Jokowi Maaruf hingga hrs dibatalkan? </p>
<p>Pilpres itu memilih Capres dgn programnya, bkn memilih Tim Sukses dgn program capres.</p>
<p>Lagipula, kami tdk keberatan kalau visi misi Jokowi disampaikan timsesnya.<a href="https://t.co/gqWec5t5wo">https://t.co/gqWec5t5wo</a></p>
<p>&mdash; FERDINAND HUTAHAEAN (@Ferdinand_Haean) <a href="https://twitter.com/Ferdinand_Haean/status/1079745077654609920?ref_src=twsrc%5Etfw">December 31, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Bahkan jubir BPN, Dahnil Anzar menilai bahwa  Prabowo memiliki kemampuan <em>creative destruction</em> dalam setiap pidatonya di mana sosok nya mampu menciptakan sesuatu yang dianggap <em>destruction</em>, namun jika bisa dijelaskan dengan baik, hal tersebut dapat menjadi sesuatu <em>ya</em> membangun. Dan tentunya menguntungkan Prabowo sendiri secara politik.</p>
<p>Sedangkan gaya pidato petahana selama ini terkesan sebaliknya. Jokowi memang tidak pernah dikenal sebagai sosok orator.Gaya retorika Jokowi memang terkesan lebih halus. Jokowi lebih sering menggunakan retorika santun meski terkadang bersikap menyerang.</p>
<p>Dalam konteks ini, Jokowi bisa saja memang tertinggal dari Prabowo. Merujuk pada William L. Benoit, diskursus kampanye bertumpu pada dua hal yaitu kebijakan dan karakter. Jika dari sisi konten visi-misi di antara keduanya tidak jauh berbeda, maka perbedaan dapat ditemui dari segi karakter.</p>
<p>Dalam kadar tertentu, dalam panggung debat, karakter Prabowo boleh jadi lebih kuat dengan retorikanya. Oleh karena itu, wajar jika kubu Jokowi lebih cenderung agar penyampaian visi misi disampaikan oleh tim sukses.</p>
<p>Terlepas dari apapun, debat pertama masih menyisakan beberapa hari. Jika pada akhirnya visi misi tetap dibacakan oleh kandidat, kedua kubu masih punya waktu untuk merancang strategi untuk beretorika di depan publik. Kita lihat saja apa yang akan keluar dari masing-masing keluar dari mulut kandidat di panggung debat nanti. (M39)</p>
<p><iframe src="https://www.youtube-nocookie.com/embed/8_C83y4V5tk?showinfo=0&amp;modestbranding=1&amp;autoplay=1&amp;mute=1&amp;loop=1&amp;autohide=1&amp;rel=0&amp;fs=0" width="640" height="360" frameborder="0"></iframe></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/timses-jokowi-kita-tunggu-kehadiran-prabowo-di-aceh-untuk-tes-baca-alquran.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Capres &#8220;Terpasung&#8221; Ulama</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/capres-terpasung-ulama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Aug 2018 14:03:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=34431</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/capres-terpasung-ulama.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-34294 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/capres-terpasung-ulama.jpg" alt="Capres Terpasung Ulama" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/capres-terpasung-ulama.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/capres-terpasung-ulama-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/capres-terpasung-ulama-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/capres-terpasung-ulama-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/capres-terpasung-ulama-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/capres-terpasung-ulama-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/capres-terpasung-ulama-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/capres-terpasung-ulama-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/capres-terpasung-ulama-135x135.jpg 135w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/capres-terpasung-ulama-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Amien Rais for 2019?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/amien-rais-for-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jul 2018 09:17:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Amien Rais]]></category>
		<category><![CDATA[Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=32196</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-07-02-Amien-Rais-for-2019-.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-32198 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-07-02-Amien-Rais-for-2019-.jpg" alt="Amien Rais for 2019" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-07-02-Amien-Rais-for-2019-.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-07-02-Amien-Rais-for-2019--150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-07-02-Amien-Rais-for-2019--300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-07-02-Amien-Rais-for-2019--768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-07-02-Amien-Rais-for-2019--1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-07-02-Amien-Rais-for-2019--696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-07-02-Amien-Rais-for-2019--1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-07-02-Amien-Rais-for-2019--420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-07-02-Amien-Rais-for-2019--135x135.jpg 135w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-07-02-Amien-Rais-for-2019--1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PAN Digdaya Zulkifli Juara ?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/pan-digdaya-zulkifli-juara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Y14]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Jun 2018 08:19:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[PAN]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkifli Hasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=32171</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-06-29-INFOGRAFIS-PAN-Digdaya-Zulkifli-Juara-S13.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-32172" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-06-29-INFOGRAFIS-PAN-Digdaya-Zulkifli-Juara-S13.jpg" alt="PAN Digdaya Zulkifli Juara" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-06-29-INFOGRAFIS-PAN-Digdaya-Zulkifli-Juara-S13.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-06-29-INFOGRAFIS-PAN-Digdaya-Zulkifli-Juara-S13-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-06-29-INFOGRAFIS-PAN-Digdaya-Zulkifli-Juara-S13-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-06-29-INFOGRAFIS-PAN-Digdaya-Zulkifli-Juara-S13-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-06-29-INFOGRAFIS-PAN-Digdaya-Zulkifli-Juara-S13-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-06-29-INFOGRAFIS-PAN-Digdaya-Zulkifli-Juara-S13-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-06-29-INFOGRAFIS-PAN-Digdaya-Zulkifli-Juara-S13-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-06-29-INFOGRAFIS-PAN-Digdaya-Zulkifli-Juara-S13-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-06-29-INFOGRAFIS-PAN-Digdaya-Zulkifli-Juara-S13-135x135.jpg 135w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/2018-06-29-INFOGRAFIS-PAN-Digdaya-Zulkifli-Juara-S13-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menggoda Kesetiaan Golkar</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/menggoda-kesetiaan-golkar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jun 2018 07:42:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPP Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=32154</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/menggoda-kesetiaan-golkar.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-31886 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/menggoda-kesetiaan-golkar.jpg" alt="Menggoda Kesetiaan Golkar" width="1080" height="998" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/menggoda-kesetiaan-golkar.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/menggoda-kesetiaan-golkar-300x277.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/menggoda-kesetiaan-golkar-768x710.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/menggoda-kesetiaan-golkar-1024x946.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/menggoda-kesetiaan-golkar-696x643.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/menggoda-kesetiaan-golkar-1068x987.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/menggoda-kesetiaan-golkar-455x420.jpg 455w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/menggoda-kesetiaan-golkar-1024x946.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Simsalabim, Rizal Ramli Jago Sulap</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/simsalabim-rizal-ramli-jago-sulap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[G42]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jun 2018 09:33:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Rizal Ramli]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=30898</guid>

					<description><![CDATA[“Saya akan menangkap 100 orang paling &#8220;brengsek&#8221; di Indonesia. Saya akan kirim ke pulau di selatan Kalimantan yang banyak malaria-nya,&#8221; ~ Rizal Ramli. PinterPolitik.com [dropcap]M[/dropcap]antan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli, berkampanye akan mengubah Indonesia dalam tiga hari jika terpilih menjadi Presiden pada Pilpres 2019. Hal itu diungkapkan Rizal di Masjid At-Tin saat memberi sambutan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4 style="text-align: left;"><strong>“Saya akan menangkap 100 orang paling &#8220;brengsek&#8221; di Indonesia. Saya akan kirim ke pulau di selatan Kalimantan yang banyak malaria-nya,&#8221; ~ Rizal Ramli.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]M[/dropcap]antan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli, berkampanye akan mengubah Indonesia dalam tiga hari jika terpilih menjadi Presiden pada Pilpres 2019.</p>
<p>Hal itu diungkapkan Rizal di Masjid At-Tin saat memberi sambutan sebelum melepas rombongan mudik ke Padang, Minggu kemarin. Acara itu dihadiri oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.</p>
<p><em>Whatthezig gengs,</em> tiga hari merubah Indonesia? Yakin?</p>
<p><em>Gengs</em>, Presiden yang terpilih di Indonesia biasanya melewati 1.825 hari dalam satu periode kekuasaan. Jumlah hari sebanyak itu pastinya melewati segudang tugas dan persoalan <em>semrawut</em> yang harus diselesaikan untuk merubah Indonesia menjadi lebih baik.</p>
<p>Sangat berbanding terbalik <em>gengs</em>, Rizal Ramli hanya butuh tiga hari aja tuh untuk ngerubah Indonesia. Gimana <em>gengs</em> menurut kalian?</p>
<p><em>Huft, simsalabim bingits gengs</em>.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">ayo dibantu ya sim salabim jadi apa ???</p>
<p>&mdash; Hapny Andryanti (@HapnyAndryanti) <a href="https://twitter.com/HapnyAndryanti/status/1008621693596680198?ref_src=twsrc%5Etfw">June 18, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Langkah wahid Pak Rizal Ramli jika terpilih menjadi Presiden pada 2019, katanya sih akan mengembalikan politik luar negeri Indonesia menjadi independen dan bebas aktif. Kurang <em>cucok meyong</em> apa coba gengs! Mbok Bapak Proklamator kita aja kena sikut sama <em>Central Intelligence Agency</em> alias CIA dalam konspirasi ala <em>i</em><em>luminasi hehehe</em>.</p>
<p>Langkah kedua, kata politikus berdarah Minangkabau tersebut, dia akan menangkap 100 orang paling “brengsek” di Indonesia dan akan dikirim ke pulau di selatan Kalimantan yang banyak malarianya.</p>
<p>Merinding <em>gengs</em> bacanya. Hati-hati salah <em>ciduk,</em> Pak <em>hehehe</em>.</p>
<p>Ia pun akan mengubah sistem politik Indonesia dengan mengeluarkan peraturan anggaran partai politik yang didanai negara, sehingga tugas partai tinggal mencari orang baik dan amanah saja. Untuk yang ini gimana <em>sist, cucok meyong gak</em> nih?</p>
<p>Masuk yang terkahir nih <em>gengs,</em> disimak ya!</p>
<p>Di hari ketiganya, ia akan menggenjot perekonomian Indonesia sebesar 10 persen per tahun. Dua kali lipat dari saat ini. Menurutnya pemerintah saat ini tidak akan mampu mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen sampai 2019 karena banyak hutang.</p>
<p>Waduh, bukannya negara yang dimaksud Pak Rizal ini masuk dalam paham merkantilisme? Bakal banyak perang dagang yang merusak ekonomi dong nanti, Pak?</p>
<p>Mungkin jawaban yang akan dikeluarkan Pak Rizal Ramli akan sama seperti yang diutarakan oleh Niccolò Machiavelli: “Therefore, it is necessary to be a fox to discover the snares and a lion to terrify the wolves.” (G11)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/rizalxxx-1024x661.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Rizieq Capres 212</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/rizieq-capres-212/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Y14]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 May 2018 11:35:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Rizieq]]></category>
		<category><![CDATA[Habibie Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Rizieq Shihab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=30351</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-05-31-INFOGRAFIS-rizieq-capres-212-H33.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-30346 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-05-31-INFOGRAFIS-rizieq-capres-212-H33.jpg" alt="Rizieq Capres 212" width="1080" height="1160" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-05-31-INFOGRAFIS-rizieq-capres-212-H33.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-05-31-INFOGRAFIS-rizieq-capres-212-H33-279x300.jpg 279w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-05-31-INFOGRAFIS-rizieq-capres-212-H33-768x825.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-05-31-INFOGRAFIS-rizieq-capres-212-H33-953x1024.jpg 953w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-05-31-INFOGRAFIS-rizieq-capres-212-H33-696x748.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-05-31-INFOGRAFIS-rizieq-capres-212-H33-1068x1147.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/2018-05-31-INFOGRAFIS-rizieq-capres-212-H33-391x420.jpg 391w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/2018-05-31-INFOGRAFIS-rizieq-capres-212-H33-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Habibie ‘Deklarasi’ Capres 2019</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/habibie-deklarasi-capres-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2018 12:37:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[BJ Habibie]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Presiden 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Habibie Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Mahathir Muhamad]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=29571</guid>

					<description><![CDATA[“Kita becanda Pak Mahatir aja 92 bisa, Pak Habibie juga bisa dong. Kita tahu kalau Pak Habibie bukan orang yang begitu. Mahathir kan memang seorang politisi.” ~ Jimly Asshidiqie PinterPolitik.com [dropcap]D[/dropcap]ampak fenomena politik di Malaysia ternyata terbawa sampai ke Indonesia. Terpilihnya Mahathir Muhammad dalam usia yang sudah tua, ternyata memantik dan membuat latah para tokoh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Kita becanda Pak Mahatir aja 92 bisa, Pak Habibie juga bisa dong. Kita tahu kalau Pak Habibie bukan orang yang begitu. Mahathir kan memang seorang politisi.” ~ Jimly Asshidiqie</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]D[/dropcap]ampak fenomena politik di Malaysia ternyata terbawa sampai ke Indonesia. Terpilihnya Mahathir Muhammad dalam usia yang sudah tua, ternyata memantik dan membuat latah para tokoh tanah air untuk mengadopsi hal serupa.</p>
<p>Padahal belum tentu situasi politik dan kondisi objektifnya sama, <em>ehmm</em>, akhirnya Jimly Asshidiqie dengan ini mencalonkan BJ Habibie sebagai calon Presiden yang akan bertarung dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.</p>
<p><em>Wedeeww, </em>menggelegar ga ya kalau Habibie kembali maju sebagai Presiden. Pasti nantinya ada pro kontra.</p>
<p>Semisal, ada yang sepakat dengan majunya Habibie karena ada harapan mempersatukan bangsa kembali ditengah konflik politik yang sedang berkecambuk. <em>Ehmm, </em>ingat bagaimana catatan rekam jejak Habibie yang melakukan terobosan untuk Indonesia?</p>
<p>Tapi di sisi lainnya, akan banyak juga bermunculan pihak yang tidak merestui Habibie, bukan karena tidak sepakat tapi karena usia yang sudah tua.</p>
<p><em>Weeeiittss </em>langsung dibantah, Mahathir aja 92 tahun bisa memimpin, kenapa Habibie yang baru 81 tahun ga bisa? Habibie aja lebih muda dibandingkan Mahathir<em>. Ciyeee </em>latah, Mahathir <em>effect, weleeeh weleeeh. </em></p>
<p>Tapi tenang aja, Habibie ga mungkin kayak Mahathir <em>kok, </em>jadi kepada para calon Presiden yang sudah deklarasi atau yang belum jangan ketakutan duluan kalau Habibie mau bertarung.</p>
<p>Terlebih, Habibie kan bukan politikus ulung seperti Mahathir yang konsisten sebagai oposisi pemerintah. Jadi rasanya tak mungkin kan?</p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Saya bercanda dg kawan-kawan, dulu Rupiah berhasil distabilkan setelah naik ugal2an, Kebebasan Pers dihadirkan ktk Pak Habibie menjd Presiden. Jd, bila merujuk fenomena Mahathir, di Indonesia Pak Habibie bisa maju jadi Presiden lagi 🙂 hehe. Bagaimana?</p>
<p>— Dahnil A Simanjuntak (@Dahnilanzar) <a href="https://twitter.com/Dahnilanzar/status/998535128514101248?ref_src=twsrc%5Etfw">May 21, 2018</a></p></blockquote>
<p>Nah, sekedar mengingat saja, dulu pas Habibie jadi Presiden sukses melakukan stabilisasi rupiah, <em>ehmm</em> mungkin cocok dengan kondisi kita sekarang. Ya siapa tahu keberhasilan Habibie di masa lalu bisa diulang kembali di 2019, betul ga?</p>
<p>Sepakat dukung Habibie sebagai calon Presiden 2019 ya? Tapi para pimpinan partai politik rela ga ya menyerahkan kepemimpinan ke Habibie?</p>
<p><em>Weeeiittss, </em>semisal dominasi masyarakat meminta Habibie untuk maju kembali, setidaknya untuk memperbaiki keadaan dan menuntun negeri ke arah yang benar.</p>
<p>Makanya kalau kata Chairil Anwar, ada yang berubah, ada yang bertahan. Karena zaman tak bisa dilawan. Yang pasti kepercayaan harus diperjuangkan.</p>
<p>Rela ga ya, para politikus memberikan kepercayaan kepada Habibie untuk memimpin negeri kembali? <em>Ehmm, weleeeh weleeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/mahathir-dan-habibie-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Anis Matta Siap Nyapres</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/anis-matta-siap-nyapres/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Y14]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2018 11:01:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Matta]]></category>
		<category><![CDATA[Capres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=27365</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/2018-04-23-INFOGRAFIS-Anis-Matta-Siap-Nyapres-H33.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-27359 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/2018-04-23-INFOGRAFIS-Anis-Matta-Siap-Nyapres-H33.jpg" alt="Anis Matta Siap Nyapres" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/2018-04-23-INFOGRAFIS-Anis-Matta-Siap-Nyapres-H33.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/2018-04-23-INFOGRAFIS-Anis-Matta-Siap-Nyapres-H33-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/2018-04-23-INFOGRAFIS-Anis-Matta-Siap-Nyapres-H33-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/2018-04-23-INFOGRAFIS-Anis-Matta-Siap-Nyapres-H33-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/2018-04-23-INFOGRAFIS-Anis-Matta-Siap-Nyapres-H33-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/2018-04-23-INFOGRAFIS-Anis-Matta-Siap-Nyapres-H33-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/2018-04-23-INFOGRAFIS-Anis-Matta-Siap-Nyapres-H33-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/2018-04-23-INFOGRAFIS-Anis-Matta-Siap-Nyapres-H33-420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/2018-04-23-INFOGRAFIS-Anis-Matta-Siap-Nyapres-H33-135x135.jpg 135w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/2018-04-23-INFOGRAFIS-Anis-Matta-Siap-Nyapres-H33-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
