<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Calon Gubernur Jawa Timur &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/calon-gubernur-jawa-timur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Dec 2017 09:32:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Calon Gubernur Jawa Timur &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menteri Egois Wajib Diganti</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/menteri-egois-wajib-diganti/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Dec 2017 09:32:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Airlangga Hartarto]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Gubernur Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perindustrian]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah Indar Parawansa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=18239</guid>

					<description><![CDATA[“Karna saya percaya, sekecil apapun tanggung jawab itu ia tidak pantas diremehkan apalagi diabaikan.” PinterPolitik.com [dropcap]J[/dropcap]abatan diemban untuk suatu tanggungjawab yang besar. Bukan hanya sekedar bagi – bagi jabatan apalagi pemuas hasrat kekuasaan. Tapi disaat jabatan sudah dipegang, banyak godaan yang datang. Entah darimana datangnya. Menteri sebagai pembantu Presiden memiliki tanggungjawab untuk memenuhi kinerja yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Karna saya percaya, sekecil apapun tanggung jawab itu ia tidak pantas diremehkan apalagi diabaikan.”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]J[/dropcap]abatan diemban untuk suatu tanggungjawab yang besar. Bukan hanya sekedar bagi – bagi jabatan apalagi pemuas hasrat kekuasaan. Tapi disaat jabatan sudah dipegang, banyak godaan yang datang. Entah darimana datangnya.</p>
<p>Menteri sebagai pembantu Presiden memiliki tanggungjawab untuk memenuhi kinerja yang searah dengan visi dan misi Presiden.</p>
<p>Tapi memang posisi strategis ini memiliki banyak godaan dan fokus yang tak main – main. Maka, Presiden jangan sampai dikecewakan oleh Menteri yang egois dan hanya memikirkan urusannya sendiri.</p>
<p>Apalagi Presiden Jokowi melabeli nama kabinetnya dengan Kabinet Kerja. Secara otomatis mengisyaratkan bahwa Menteri – Menterinya harus bekerja keras untuk bangsa.</p>
<p>Kalau ada yang tetap egois dan hanya urus dirinya sendiri gimana, ya ga usah pusing-pusing tinggal bisiki saja Pak Jokowi. Pak, Menteri A, B. C itu <em>bla bla bla bla</em>.</p>
<p>Ujung-ujungnya kan jadi <em>reshufle </em>tuh. Nah baru deh Presiden cari lagi Menteri yang bener – bener serius untuk bantu bekerja. <em>Weleeeh weeleeeeeh</em></p>
<p><em>“Bertanggung jawab lebih berat daripada melepasnya, tapi tak bertanggung jawab lebih berat konsekuensinya daripada menanggung tanggung jawab.”</em></p>
<p>Kabar berhembus, sedikitnya ada dua Menteri yang terlalu sibuk dengan urusan politiknya sendiri dan urusan kementeriannya menjadi terbengkalai.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">Ini Jawaban Presiden Jokowi Soal Surat Khofifah dan Pencalonan Airlangga Hartarto Jadi Ketua Umum Golkar <a href="https://t.co/2azhLD371J">https://t.co/2azhLD371J</a> <a href="https://t.co/2Io4RdNs2Y">pic.twitter.com/2Io4RdNs2Y</a></p>
<p>— Sekretariat Kabinet (@setkabgoid) <a href="https://twitter.com/setkabgoid/status/935792488853397504?ref_src=twsrc%5Etfw">November 29, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>Padahal sih yang menunjang urusan politiknya itu akibat jabatannya jadi Menteri, eh malah kaya kacang lupa kulitnya, <em>weeleeeeh weleeeeh</em></p>
<p>Ada yang <em>ngelupain </em>posisinya sebagai Menteri untuk maju jadi Gubernur Jawa Timur, ada juga yang pura-pura lupa posisinya sebagai Menteri untuk urusan maju jadi Ketua Umum Partai. <em>Weleeeh weleeeeh</em></p>
<p>Jadi, tugas Menteri itu buat jadi Gubernur atau Ketua Partai? Masa iya sih? <em>Hufffffttt</em></p>
<p>Ambisinya sih besar dan menggebu-gebu gitu ya. Hmmm tapi kalau lupa tanggungjawabnya sebagai Menteri hanya ada satu kata. Ganti!</p>
<p>Lagian kalau terpilih dan ada lagi jabatan lain yang lebih menggiurkan pasti akan lompat lagi. Hati hati kaya kutu lompat <em>weleeeh weeleeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/12/Khofifah-dan-Emil-Dardak.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Khofifah, Si Pejabat Oportunis</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/khofifah-si-pejabat-oportunis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2017 10:57:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Gubernur Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah Indar Parawansa]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Sosial RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=17675</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Bagaimana harimu? Jika jawaban Anda adalah &#8216;baik-baik saja,&#8217; maka saya tidak berpikir Anda memimpin. &#8220; PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]ejatinya menjadi pemimpin harus memiliki karakter dan strategi. Namun bila dipaksa harus memilih salah satu diantaranya, maka lebih baik menjadi pemimpin yang berkarakter. Khofifah yang menjabat sebagai Menteri Sosial RI telah melakukan safari politik dan berniat maju di Pilgub [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Bagaimana harimu? Jika jawaban Anda adalah &#8216;baik-baik saja,&#8217; maka saya tidak berpikir Anda memimpin. &#8220;</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]ejatinya menjadi pemimpin harus memiliki karakter dan strategi. Namun bila dipaksa harus memilih salah satu diantaranya, maka lebih baik menjadi pemimpin yang berkarakter.</p>
<p>Khofifah yang menjabat sebagai Menteri Sosial RI telah melakukan safari politik dan berniat maju di Pilgub Jatim. Bukan kali pertama loh, tapi ini langkah yang dilakukan Khofifah secara berulang.</p>
<p>Kira – kira ilustrasinya begini, ga terpilih, nyalon lagi. Ga kepilih lagi? Ya udah. Ko ya udah, iya ya udah nyalon lagi hehehe. Teruuuus aja sampe capek <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Padahal, kalau bicara tentang jabatan, kini Khofifah sudah menjadi Menteri Sosial RI, lantas mengapa ngasih mau jadi Gubernur juga ya? Haus jabatan ya Bu? Yang haus yang haus yang haus hehehe</p>
<p>Memang apa yang mau dicari sih bu?</p>
<p>Tapi kalau sudah <em>ajeg </em>jadi menteri ya tuntaskan jangan kaya kutu lompat. Tak pernah puas ya Bu?</p>
<p>Tapi kan udah positif nih naik jadi Calon Gubernur, tapi kok jabatan Menteri Sosial dipegang terus sih? Apa mau dua – duanya nih? Hmmm, jangan serakah kasih dong ke yang lain <em>weleeeh weleeeh</em>.</p>
<p>Walaupun kemungkinan rangkap jabatan masih bias, ya secara etika masa sih lagi melakukan kunjungan kementerian sekaligus kampanye Calon Gubernur Jawa Timur.</p>
<p>Lah mending kalau kunjungannya ke Jatim, coba kalau kunjungannya ke Maluku, kan kampanyenya ga jadi. <em>Weleeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Harusnya sih ditanya dulu kira-kira prestasi apa yang udah dibuat sama Menteri ini atau ngikutin tradisi ikut-ikutan terus nih di Pilgub Jatim?</p>
<p>Jadi pejabat jangan mencari aman dan sesuatu yang menguntungkan diri sendiri dong, semisal walau nyalon gubernur ngapain juga lengser jadi menteri, urusan etika kan nomor 100 yang penting sini kena sana kena.</p>
<p>Hmmm masa pejabat begitu. Negeri ini dipertontonkan dagelan lagi, tapi lucu atau tidaknya entahlah…</p>
<p>Kalau mau jelas sih kasih aja pilihan, mundur atau hengkang? eh sama aja ya wkwkwk (Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/12/Khofifah-Indar-Parawansa.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
