<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Calon Anggota Legislatif &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/calon-anggota-legislatif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Aug 2023 02:30:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Calon Anggota Legislatif &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menteri Yang Nyaleg di 2024</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/menteri-yang-nyaleg-di-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S91]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 02:30:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Anggota Legislatif]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Yang Nyaleg di 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Nyaleg]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=135031</guid>

					<description><![CDATA[Berikut nih guys menteri dan wakil menteri yang maju sebagai calon anggota legislatif di pemilu 2024.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="851" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/menteri-yang-nyaleg-di-2024-851x1024.jpg" alt="menteri yang nyaleg di 2024" class="wp-image-135034" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/menteri-yang-nyaleg-di-2024-851x1024.jpg 851w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/menteri-yang-nyaleg-di-2024-249x300.jpg 249w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/menteri-yang-nyaleg-di-2024-125x150.jpg 125w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/menteri-yang-nyaleg-di-2024-768x924.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/menteri-yang-nyaleg-di-2024-696x838.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/menteri-yang-nyaleg-di-2024-1068x1286.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/menteri-yang-nyaleg-di-2024-349x420.jpg 349w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/menteri-yang-nyaleg-di-2024.jpg 1080w" sizes="(max-width: 851px) 100vw, 851px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut nih guys menteri dan wakil menteri yang maju sebagai calon anggota legislatif di pemilu 2024.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/menteri-yang-nyaleg-di-2024-851x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Berpolitik, Vicky Shu &#8216;Magang&#8217;?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/berpolitik-vicky-shu-magang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2018 11:49:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Anggota Legislatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kader Partai Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Selebritis Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Vicky Shu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=20676</guid>

					<description><![CDATA[“Alasan kurangnya politisi perempuan adalah terlalu banyak kesulitan memoles (make up) dua wajah.” ~ Maureen Murphy PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]artai politik sangat membutuhkan sosok yang memiliki tingkat popularitas yang tinggi. Untuk apa? Wedeeeww, sudah pasti untuk mendongkrak suara partai dalam kontestasi politik. Sosok populer yang dicari partai politik biasanya diambil dari kalangan selebritis dan atlet. Sekiranya dua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Alasan kurangnya politisi perempuan adalah terlalu banyak kesulitan memoles (make up) dua wajah.” ~ Maureen Murphy</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]artai politik sangat membutuhkan sosok yang memiliki tingkat popularitas yang tinggi.</p>
<p>Untuk apa? <em>Wedeeeww</em>, sudah pasti untuk mendongkrak suara partai dalam kontestasi politik.</p>
<p>Sosok populer yang dicari partai politik biasanya diambil dari kalangan selebritis dan atlet. Sekiranya dua kalangan ini yang ‘dimanfaatkan’ untuk dijadikan jurus jitu menuju kemenangan partai politik.</p>
<p>Selebritis Politik bukan fenomena baru di dunia politik. Ditengarai bisa menjadi pendongkrak popularitas, selebritis terkadang ga punya bekal apa – apa dalam memegang amanah sebagai wakil rakyat atau kepala daerah.</p>
<p>Ujung-ujungnya? Ahhh, <em>syudahlaaaah,</em> tak kuasa mengatakannya <em>weleeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Banyak pihak yang meragukan ya? Ya iyalah. Kebanyakan memang cuma dijadikan tiket menuju kemenangan aja, nah selebihnya kalau bicara tugas, kinerja, fungsi dan wewenang, <em>uppppss</em> sepertinya partai politik tutup mata aja.</p>
<p>Ah, sudah menang ini ngapain juga repot – repot mikirin kinerjanya <em>weleeeeh weleeeeeh.</em></p>
<p>Kalau partai politik merangkul selebritis secara otomatis memanfaatkan para penggemar untuk memilih. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Partai menang banyak, selebritisnya pun punya kerjaan baru <em>weleeeeh weleeeh.</em></p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">Gaya Vicky Shu Berjaket Demokrat <a href="https://t.co/I5l5LC4ATA">https://t.co/I5l5LC4ATA</a> <a href="https://t.co/CeCwKung8A">pic.twitter.com/CeCwKung8A</a></p>
<p>— detikcom (@detikcom) <a href="https://twitter.com/detikcom/status/957740836006998016?ref_src=twsrc%5Etfw">January 28, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Namun, tak semua selebritis awam tentang politik. Beberapa selebritis lain bahkan mendalami politik secara keilmuan, seperti Vicky Shu yang kini resmi menjadi kader Partai Demokrat.</p>
<p><em>Wiiiiidiiiiw</em>, koleksi selebritis partai Demokrat semakin banyak dong <em>weleeeeh weleeeh. </em>Siap memenangkan pertarungan nih di 2019 wkwkwk. Berapa orang pasukan selebritismu? Ayo adu siapa yang paling terkenal, <em>weeleeeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Usut punya usut, apakah Vicky Shu hanya <em>ngandelin</em> popularitas aja? Ah masa sih?</p>
<p>Oooh tidak! Ternyata eh ternyata, Vicky Shu katanya memiliki bekal ilmu politik dari semasa kuliah. Hmm, <em>basic</em> keilmuannya punya dong, <em>weleeeeh weleeeh,</em> mantap.</p>
<p>Agak sedikit beda lah dibandingkan selebritis yang lain. Tapi namanya politik, semakin banyak pengalaman semakin cakap dalam berpolitik.</p>
<p>Ya mungkin Vicky Shu sekarang magang untuk coba-coba dulu aja, kan sekalian belajar siapa tahu hoki kepilih jadi anggota DPR. Lumayan kan. Vicky Shu spesialis selebritis yang mau coba-coba berpolitik? (Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/01/Vicky-Shu-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Caleg Medsos Idaman Cak Imin</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/caleg-medsos-idaman-cak-imin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Dec 2017 10:20:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Anggota Legislatif]]></category>
		<category><![CDATA[Muhaimin Iskandar]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Kebangkitan Bangsa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=17949</guid>

					<description><![CDATA[“Memilih untuk tidak memilih adalah sebuah oksimoron.” ~ Goenawan Mohamad PinterPolitik.com [dropcap]W[/dropcap]akil rakyat? Apa yang terlintas dalam benak masyarakat? Hmm, cenderung pada suara – suara minor ya dengan berbagai fenomena yang mengemuka. Datang saat itu saja dan menghilang saat dibutuhkan. Mereka hanyalah fenomena. Saat datang menebar janji menjadi jembatan aspirasi atau ‘membantu’ segala bentuk kebutuhan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Memilih untuk tidak memilih adalah sebuah oksimoron.” ~ Goenawan Mohamad</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]W[/dropcap]akil rakyat? Apa yang terlintas dalam benak masyarakat? Hmm, cenderung pada suara – suara minor ya dengan berbagai fenomena yang mengemuka.</p>
<p>Datang saat itu saja dan menghilang saat dibutuhkan. Mereka hanyalah fenomena. Saat datang menebar janji menjadi jembatan aspirasi atau ‘membantu’ segala bentuk kebutuhan masyarakat. Lagi dan lagi hanyalah elegi patah hati <em>huhuhuhu</em>.</p>
<p>Suara sumbang kan sudah banyak dan bisa lah sedikit diobati dengan datangnya calon wakil rakyat membantu nyata langsung kepada masyarakat <em>hehehe</em>.</p>
<p>Janji adalah hutang. Maka, masyarakat lazim rasanya menagihnya. Dalam perhelatan pemilihan anggota legislatif akan banyak calon wakil rakyat yang turun gunung masuk ke kampung – kampung untuk mengemis suara menuju kemewahannya. <em>Weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Apakah itu masih laku di Pemilihan anggota legislatif nanti. Ah, masa iya masih laku? Kalau ditinggalkan mungkin tidak, tapi kalau ada terobosan lain mungkin.</p>
<p>Tapi terobosan apa ya?</p>
<p>Yang jelas bukan siraman serangan fajar ya. Kalau itu sih mending ke laut aja. <em>Waadeeziiiiiiiggggg.</em></p>
<p>Hmmm, ternyata ada pencerahan untuk terobosan kampanye calon wakil rakyat dari Bakal Calon Wakil Presiden RI nih hehehe. Lah emang udah ada calon Presidennya, maksudnya ada yang mau? Weeewwwww Siapa tuh? wkwkwk.</p>
<p>Pencerahan datang dari Cak Imin yang juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Terobosan itu katanya calon wakil rakyat harus punya sosial media. Hmmm, gunanya apa?</p>
<p>Katanya biar bisa berkenalan langsung tanpa ada batasan waktu, kapan saja bisa. Tapi ada nilai lebih dan engganya juga sih. Apaan tuh?</p>
<p>Kalau nilai lebihnya sih bisa menjaring generasi milenial yang mantengin mulu gawai. <em>Weleeeh weleeeeh. </em>Tapi tau kan gawai apaan? Gadget lah gadget. Hmmm.</p>
<p>Tapi kalau kekurangannya apa nih dari terobosan ini? Calon wakil rakyatnya jadi generasi nunduk terus dan lupa disekelilingnya itu banyak masyarakat yang ga tersentuh.</p>
<p>Yahhh kaya gitu sih Cak Imin pengen melahirkan caleg sosial media. <em>Weleeeh weleeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/12/Muhaimin-Iskandar-1.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
