<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Caleg PDIP &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/caleg-pdip/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 May 2023 02:03:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Caleg PDIP &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cucu Soeharto vs Cucu Megawati?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/cucu-soeharto-vs-cucu-megawati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 May 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Caleg Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Caleg PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[Cucu Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Cucu Soeharto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=129439</guid>

					<description><![CDATA[Danty Indriastuti Rukmana disebut-sebut akan jadi caleg dari Golkar]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1080" height="1300" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/infografis-cucu-soeharto-vs-cucu-megawati.jpg" alt="infografis cucu soeharto vs cucu megawati" class="wp-image-129442" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/infografis-cucu-soeharto-vs-cucu-megawati.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/infografis-cucu-soeharto-vs-cucu-megawati-768x924.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/infografis-cucu-soeharto-vs-cucu-megawati-696x837.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/infografis-cucu-soeharto-vs-cucu-megawati-1068x1285.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/infografis-cucu-soeharto-vs-cucu-megawati-1920x2311.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/infografis-cucu-soeharto-vs-cucu-megawati-348x420.jpg 348w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Danty Indriastuti Rukmana disebut-sebut akan jadi caleg dari Golkar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/05/infografis-cucu-soeharto-vs-cucu-megawati-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gagal Nyaleg, Budiman Bakal Menteri?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/gagal-nyaleg-budiman-bakal-menteri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F46]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 May 2019 01:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Budiman Sudjatmiko]]></category>
		<category><![CDATA[Budiman Vs Rocky]]></category>
		<category><![CDATA[Caleg PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[nasib Budiman]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=58057</guid>

					<description><![CDATA[“Menunggu wakil rakyat yang sadar posisi untuk berbakti, tak gampang mabuk jabatan dan materi”. – Najwa Shihab Pinterpolitik.com Pemilu serentak kali ini memang menyisakan banyak misteri ya gengs. Bukan hanya karena banyak masalah yang sampai saat ini belum terungkap seperti misteri ratusan anggota KPPS yang meninggal dan yang lainnya. Tetapi ada hal yang lebih menarik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“</strong><strong>Menunggu wakil rakyat yang sadar posisi untuk berbakti, tak gampang mabuk jabatan dan materi</strong><strong>”. – Najwa Shihab</strong></h4>
<hr>
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>Pinterpolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">P</span>emilu serentak kali ini memang menyisakan banyak misteri ya <em>gengs</em>. Bukan hanya karena banyak masalah yang sampai saat ini belum terungkap seperti misteri ratusan anggota KPPS yang meninggal dan yang lainnya. Tetapi ada hal yang lebih menarik loh <em>gengs</em>. Tau gak hayo?</p>
<p>Kalau kita amati <em>nih</em>, dari hasil penghitungan sementara, Pemilu kali ini cukup mengagetkan loh. Pasalnya, banyak calon legislatif (caleg) petahana yang termasuk vokal ternyata malah gagal melenggang ke ke Senayan <em>cuy</em>.</p>
<p>Tenang, sebagai gantinya, akan ada banyak wajah baru loh yang melenggang ke sana. Tapi kebanyakan dari kalangan artis <em>cuy</em>. <em>Hehehe</em>. Lama-lama isu politik banyak masuk infotainment gara-gara gosip selingkuh dan yang sejenisnya. <em>Hadeh.</em></p>
<p><em>Wah</em>, apa jangan-jangan masyarakat memang sudah jenuh dengan dunia politik yang dihiasi oleh orang itu-itu saja ya? Jadi mereka memilih kalangan artis sebagai gantinya.</p>
<p>Nama-nama seperti Krisdayanti, Olla Ramlan dan Sahrul Gunawan adalah beberapa di antaranya. Hmm, yakin nih nama terakhir nggak bakal bilang: “Tolongin Jun dong, Om Jin. Ini Undang-Undang gimana ya bikinnya?” Yang ngerti itu berarti ketahuan tuanya. <em>Uppss. Hehehe. </em>Yang nggak ngerti, silakan Googling.</p>
<hr /><p><em>Kira-kira nasib Budiman gimana ya lima tahun ke depan? Kalau Jokowi secara resmi memenangkan Pilpres, kira-kira doi bakal diangkat menjadi menteri gak nih?</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fgagal-nyaleg-budiman-bakal-menteri%2F&#038;text=Kira-kira%20nasib%20Budiman%20gimana%20ya%20lima%20tahun%20ke%20depan%3F%20Kalau%20Jokowi%20secara%20resmi%20memenangkan%20Pilpres%2C%20kira-kira%20doi%20bakal%20diangkat%20menjadi%20menteri%20gak%20nih%3F&#038;related' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p>Tapi <em>gengs, </em>yang terpenting, kursi DPR tidak menjadi ajang panggung sandiwara seperti sinetron ya. Soalnya tidak sedikit kalangan artis yang sudah duduk di senayan tapi tidak menunjukkan hasil apa-apa. Sekalinya ingin mengusulkan undang-undang permusikan, eh malah menyulut amarah dan menimbulkan kontroversi. <em>Hadeh</em>, ini kan untuk kemajuan bangsa dan negara, bukan panggung hiburan lagi.</p>
<p>Nah, yang mengejutkan nih adalah nasib politisi PDIP Budiman Sudjatmiko. Meski penghitungan KPU belum selesai, doi sudah dikabarkan tidak akan lolos ke kursi DPR untuk priode mendatang <em>cuy</em>. Wah, sayang banget ya, padahal selain aktif sebagai politisi yang sering nampang di televisi nasional, doi juga terkenal sebagai aktivis dan akademisi hebat.</p>
<p>Tapi ya mau bagaimana lagi, hal ini kan berkaitan dengan pilihan rakyat. <em>Hehehe.</em></p>
<p>Munculnya informasi bahwa Budiman tidak lolos ke Senayan, tentu membuat banyak kalangan kaget ya. Tidak terkecuali Andi Arief sebagai politisi Partai Demokrat sebagai rival sekaligus sahabatnya saat dulu aktif di pergerakan mahasiswa. Andi menyayangkan Budiman sebagai sahabatnya gagal melenggang ke DPR lagi.</p>
<p>Sebentar, ini ungkapan menyindir apa beneran menyayangkan <em>nih</em>? Susah dibedakan <em>cuy</em>. <em>Hehehe</em>, namanya juga dunia politik.</p>
<p>Tetapi hal tersebut langsung ditanggapi dengan santai oleh Budiman <em>gaes</em>. Doi berseloroh lewat cuitannya: “Dalam perang, kita mati sekali. Dalam politik kita mati berkali-kali”. Begitu <em>cuy</em> katanya.</p>
<p>Kira-kira nasib Budiman gimana ya lima tahun ke depan? Kalau Jokowi secara resmi memenangkan Pilpres, kira-kira doi bakal diangkat menjadi menteri gak nih? Budiman kan berjasa dalam Undang-Undang Desa.</p>
<p>Doi juga sempat bilang tuh, kegagalannya masuk ke Senayan memang karena terlalu fokus pada Pilpres untuk menangin Jokowi, jadi kurang optimal dalam Pileg.</p>
<p>Semoga sih tidak seperti nasib Maruarar Sirait pada 2014 lalu ya. Sempat masuk bursa menteri, eh katanya satu jam sebelum diumumkan namanya dicoret karena tidak dapat restu dari Megawati. <em>Upppsss.</em> Itu kata orang ya. Orang-orangan sawah. <em>Hehehe. </em>(F46)</p>
<p><div class="youtube-embed" data-video_id="HK-nL9D0S18"><iframe title="MENELUSURI JEJAK POLITIK MUHAMMADIYAH" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/HK-nL9D0S18?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div></p>


<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/05/Budiman-Sudjatmiko-gagal-nyaleg-jadi-menteri-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kapitra Dihadiahi Bom Molotov</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/kapitra-dihadiahi-bom-molotov/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[G42]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Aug 2018 09:56:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[aksi teror]]></category>
		<category><![CDATA[Caleg PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[FPI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=34458</guid>

					<description><![CDATA[“Banteng Muslim VS banteng non Muslim.” PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]iapa diantara kalian yang tidak suka mendapat hadiah? Kalau eyke sih senang banget dapat hadiah, apalagi dikasihnya sama pemuja rahasia. Pasti asik banget tuh. Ea ea ahahaha. Sama nih gengs kayak mantan pengacara pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq sekaligus caleg PDIP, Kapitra Ampera yang mungkin sedang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Banteng Muslim</strong> <strong>VS</strong><strong> banteng non Muslim.”</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]iapa diantara kalian yang tidak suka mendapat hadiah? Kalau <em>eyke</em> sih senang banget dapat hadiah, apalagi dikasihnya sama pemuja rahasia. Pasti asik banget tuh. <em>Ea ea ahahaha.</em></p>
<p>Sama nih <em>gengs</em> kayak mantan pengacara pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq sekaligus caleg PDIP, Kapitra Ampera yang mungkin sedang merasa senang karena mendapat “hadiah” dari orang yang tidak dikenal<em>.</em></p>
<p>Nah, kalau kayak gini sih <em>gengs,</em> sudah mulai ada tanda-tanda terhadap kepopuleran Kapitra yang mulai digemari banyak orang. Buktinya, doi belum apa-apa saja sudah dapat hadiah dari orang yang tidak dikenal. <em>Hehehe.</em></p>
<p><em>Eh</em>, sebentar <em>gengs. </em>Ternyata hadiah yang dikasih ke Kapitra itu adalah hadiah teror berupa dua bom molotov yang berhasil mendarat di halaman rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. <em>Weleh-weleh. </em>Untung bukan bom panci pak yang mendarat di depan tumah <em>ahahaha.</em></p>
<p>Kalau kayak gini sih serem juga <em>gengs, </em>harus segera ditindaklanjuti nih. Jika dibiarkan bisa jadi nasibnya kayak Novel Baswedan yang diteror pakai air keras. <em>Hmmm,</em> miris ya, politik di Indonesia masih aja kampungan pakai cara yang kayak gini, <em>weleh-weleh.</em></p>
<p>Kalau Kapitra sih sampai saat ini mengaku belum merasa takut dan tidak gentar serta tidak akan mundur terhadap serangan apa pun. Sip, mantap tuh.</p>
<p>Santai aja ya pak, nanti kalau takut malah semakin digertak lagi loh. Biasa kan, mental orang Indonesia semakin galak semakin disegani. Galak aja terus pak, kali aja bomnya bisa berubah jadi bunga mawar plus sepucuk surat keluhan ketidaksepahaman. <em>Ahahaha.</em></p>
<p>Oh iya <em>gengs</em>, kabarnya Kapitra juga belum dapat memastikan oknum pelaku dan motif pelemparan dua bom molotov ke rumahnya tersebut. Namun, ia menduga serangan terhadap dirinya terkait politik. <em>Weleh-weleh.</em></p>
<p>Mungkin <em>gengs,</em> bom itu dimaksudkan kepada Kapitra karena saat ini ia bergabung dengan PDIP dan menjadi bakal caleg untuk Pemilu 2019.</p>
<p>Hal itu tebukti loh dari ungkapan Kapitra yang menyebut PDIP sebagai partai yang mengaplikasikan nilai-nilai Islam. Menurutnya kalau ada yang mengatakan bahwa PDIP itu musuhnya Islam, kok tidak kelihatan ya. Simbol-simbol identitas Islam malah muncul di permukaan kok. <em>Weleh-weleh. </em></p>
<p><em>Hmmm, </em>enggak aneh ya <em>gengs</em> kalau ada teror di rumahnya Kapitra. <em>Mbok </em>Kapitra kan sekarang sudah bersekongkol sama banteng. Kalian tahu sendiri kan kalau banteng sama matador enggak pernah akur<em> ahahaha. </em></p>
<p>Kita lihat aja nanti<em> gengs </em>siapa yang akan menang, banteng atau matadornya. Kalau menurut kalian siapa nih <em>gengs? </em>(G35)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/terduga-pelaku-pelemparan-bom-molotov_20180806_215023.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PDIP Tobat?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/pdip-tobat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jul 2018 11:33:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[caleg]]></category>
		<category><![CDATA[Caleg PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=33321</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Korupsi lebih buruk dari prostitusi. Prostitusi membahayakan moral individu, tetapi korupsi akan membahayakan moral seluruh negeri.&#8221; ~Karl Kraus PinterPolitik.com [dropcap]K[/dropcap]orupsi sepertinya sudah menjadi budaya yang mengakar di negeri ini. Akibatnya, korupsi menjadi hal yang sangat lumrah, sehingga wajar jika para koruptor seperti tidak pernah jera, bahkan beregenerasi terus dari zaman ke zaman. Aihhh, ngeri banget [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Korupsi lebih buruk dari prostitusi. Prostitusi membahayakan moral individu, tetapi korupsi akan membahayakan moral seluruh negeri.&#8221; ~Karl Kraus</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #d5e339;">PinterPolitik.com</span></p>
<p>[dropcap]K[/dropcap]orupsi sepertinya sudah menjadi budaya yang mengakar di negeri ini. Akibatnya, korupsi menjadi hal yang sangat lumrah, sehingga wajar jika para koruptor seperti tidak pernah jera, bahkan beregenerasi terus dari zaman ke zaman. Aihhh, ngeri banget kan?</p>
<p>Buktinya sudah terlihat lebih nyata lagi sekarang. Masak KPU bikin peraturan bagus tentang penolakan mantan napi koruptor nyaleg digugat habis-habisan. Gokilnya, ada juga napi yang optimis banget bakal terpilih menjadi ketua DPRD.</p>
<p>Tapi kayaknya kita masih punya sedikit harapan nih gaesss. Ternyata, dari sekian banyak partai yang gila kekuasaan dan menentang habis-habisan Peraturan KPU (PKPU), muncul satu partai yang mengambil sikap lain. Waahh, terharu aku tuh..</p>
<p>Ya, baru-baru ini terdengar kabar kalau salah satu caleg PDIP yang juga mantan napi korupsi mengundurkan diri secara suka rela.</p>
<p>Dia adalah mantan Wali Kota dan Ketua DPRD Madiun Djatmiko Royo. Adapun Djatmiko pernah dijatuhi hukuman 18 bulan penjara setelah terbukti menyalahgunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2002, 2003, dan 2004, yang merugikan negaran senilai Rp 8,3 miliar.</p>
<p>PDIP mengakui kalau sempat kecolongan saat penyerahan berkas ke KPU, karena calon dari PDIP memang banyak sekali. Tapi mereka berjanji akan mengevaluasi ini kok. Dan untungnya, yang bersangkutan sadar diri dan mengundurkan diri dari daftar caleg. Insaf nih yeee… Hehe</p>
<p>Hm, kayaknya si Partai Banteng udah tobat nih gaes. Bahkan yang eike denger, PDIP juga tidak menganjurkan kader-kader yang dulu pernah dipanggil KPK untuk maju berlaga.Yang baru dipanggil KPK aja dilarang nyapres lho gaess…</p>
<p>Cie, yang akhirnya tobat. Udah capek kali ya  kadernya dipanggil ke Kuningan? Hihi. PDIP kan terlanjur dicap partai korup karena kader-kadernya berturut-turut diciduk KPK.</p>
<p>Kita sih berharap sikapnya ini bisa membawa perubahan di dalam internal partainya, yakni mencegah munculnya koruptor-koruptor baru. Kalo begitu, mari kita amin-kan sama-sama. Hehe</p>
<p>Ya, mudah-mudahan Partai Banteng ini konsisten ya gaes. Semoga juga partai yang lain ikut insaf. Soalnya susah sih ya percaya sama mantan napi korupsi. Nanti kalo dimalingin lagi kan nggak lucu..</p>
<p>Najwa Shihab pernah bilang begini, &#8220;Jika para pejabat tak bisa di suap, indonesia masih bisa berharap. Mereka yang hidupnya bersih, pasti tak takut jadi orang yang tersisih. Harta dan penghasilan pribadi, mereka publikasi tanpa ditutup-tutupi. Dengan jurus transparansi, mereka hadang gerak-gerik para pencuri. Jika atasan berani buka-bukaan, anak buah akan sulit selewengkan jabatan. Kita rindu pejabat penuh tauladan, yang memimpin bukan demi kekayaan. Di pundak pemimpin yang bebas korupsi, disitulah masa depan negeri ini..&#8221;(E36)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/Kader-PDIP.-Foto-Terkini.id_.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
