<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>BPPT &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/bppt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2023 09:05:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>BPPT &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BRIN Lakukan De-Habibie-nasi?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/brin-lakukan-de-habibie-nasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[B.J. Habibie]]></category>
		<category><![CDATA[BJ Habibie]]></category>
		<category><![CDATA[BPPT]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Habibie]]></category>
		<category><![CDATA[laksana tri handoko]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati Soekarnoputri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=124048</guid>

					<description><![CDATA[BRIN kini telah disoroti setelah tidak adanya Habibie dan persoalan anggaran pendeteksi tsunami . Apakah ada upaya de-Habibie-nasi di BRIN?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Hilangnya nama Presiden ke-3 RI B.J. Habibie dari lini masa perkembangan riset dan teknologi Indonesia di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi polemik. Apakah benar tengah terjadi de-Habibie-nasi agar kontribusi Habibie dihilangkan?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/"><strong>PinterP</strong></a><strong><a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">o</a></strong><a href="https://www.pinterpolitik.com/"><strong>litik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“We got to be Tuco” – Jesse Pinkman, <em>Breaking Bad</em> (2008-2013)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">Ada sebuah ungkapan (<em>saying</em>) yang bilang kalau tidak akan bisa ada dua raja dalam satu tempat. Jika pun ada, mereka akan bersaing untuk menjadi yang paling berkuasa atau menjadi yang paling dominan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contoh jelasnya adalah ketika <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/perang-dingin/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Perang Dingin</strong></a> terjadi di akhir abad ke-20. Kala itu, bisa dibilang, ada dua negara yang menjadi “raja” di dunia, yakni <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/amerika-serikat/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Amerika Serikat</strong></a> (AS) dan <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/uni-soviet/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Uni Soviet</strong></a>. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua negara ini akhirnya bersaing habis-habisan di banyak aspek kehidupan – mulai dari persenjataan nuklir sampai propaganda publik. Bahkan, persaingan untuk ilmu pengetahuan dan teknologi juga terjadi melalui penelitian luar angkasa – misal dengan mendarat di bulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Well</em>, persaingan inilah yang dijelaskan oleh Harold Laswell dalam bukunya <em>Politics: Who Gets What, When, How</em>. Persoalan siapa yang mendapatkan apa, kapan, dan bagaimana ini juga yang akhirnya mendasari kompetisi dalam politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, persaingan untuk menjadi raja di satu tempat ini juga ditunjukkan dalam serial <em>Breaking Bad</em> (2008-2013). Di musim pertama, Walter White – sang produsen metamfetamina (sabu) – dan rekannya, Jesse Pinkman, berdebat soal apa yang mereka lakukan setelah penguasa pasar sabu sebelumnya, Tuco Salamanca, tewas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jesse pun akhirnya memiliki ide bagaimana caranya agar mereka masih bisa menjual hasil produksinya. <em>Gimana</em> <em>tuh </em>caranya? Jawabannya adalah dengan menjadi “Tuco” yang baru. Mungkin, bisa dibilang, cara ini adalah de-Tuco-nisasi. <em>Hehe</em>.</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/p/CoKZ7YCtQ5A/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/QlCPpLYpOW38Tf_JWpsFR77n49VwXlXnTS9DcGi8OCmqiP10OVO_aiwz-pTp4s3saBVhJUVK1z0V8IOunAb1F7uNiuI1Obgusskdwdlp52gv49zInbuA5bd9M33In5y3GmQ0wztVsaGDLRJwMzHREg" alt="BRIN Sedang Digoyang"/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, cara <em>gini</em> disebut-sebut sedang terjadi di dunia pengembangan riset dan teknologi Indonesia. Se-<em>enggak</em>-nya, asumsi inilah yang diyakini oleh anggota Komisi VII DPR, Mulyanto, yang juga merupakan mantan peneliti di Badan Tenaga Nuklir Indonesia (<a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/batan/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>BATAN</strong></a>).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kabar soal minimnya penampakan sosok <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/bj-habibie/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>B.J. Habibie</strong></a> di linimasa riset dan teknologi Indonesia di Badan Riset dan Inovasi Nasional (<a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/brin/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>BRIN</strong></a>) adalah bentuk de-Habibie-nasi. Soalnya <em>nih</em>, nama Habibie – yang kemudian akhirnya menjadi Presiden ke-3 RI – adalah nama dari sosok kontributor besar atas perkembangan riset dan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Katanya <em>sih</em>, fotonya Pak <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/habibie/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Habibie</strong></a> tetap ada tetapi berukuran kecil dan merupakan foto beliau ketika masih muda. Tidak semua orang bisa langsung menebak kalau sosok itu adalah Pak Habibie.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, persoalan de-Habibie-nasi ini tidak hanya ada pada foto beliau saja, melainkan juga terkait politik anggaran dan prioritas penelitian. Hal inilah yang diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR Maman Abdurrahman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kata Pak Maman <em>nih</em>, riset dan teknologi Indonesia semakin berubah setelah semua lembaga penelitian dilebur ke dalam BRIN. Di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dulu, misalnya, banyak penelitian dilakukan di hilir sehingga terlihat hasilnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal, anggaran di BRIN disebut besar, yakni hingga Rp6,3 triliun. Namun, ternyata, banyak anggaran itu justru habis di keperluan operasional kantor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ya, mungkin, bila benar ada de-Habibie-nasi, sosok yang ingin menjadi “Tuco” adalah Ketua BRIN <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/laksana-tri-handoko/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Laksana Tri Handoko</strong></a>. <em>Hmm</em>, atau, mungkin malah Ketua Dewan Pengarah BRIN <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/megawati-soekarnoputri/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Megawati Soekarnoputri</strong></a>? <em>Who knows</em>? (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="GSL9d4rJciA"><iframe title="Mengapa Megawati Tak Terkalahkan?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/GSL9d4rJciA?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/02/BRIN-Lakukan-de-Habibie-nasi-1024x683.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pawang Hujan Kalah Sama TMC</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/pawang-hujan-kalah-sama-tmc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jan 2020 09:20:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[BPPT]]></category>
		<category><![CDATA[Selat Sunda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=71793</guid>

					<description><![CDATA[BPPT dan TNI AU kerja sama Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Bisa turunkan intesitas hujan antara 30-50 persen, dengan cara penaburan garam pada awan aktif di selat Sunda dan diharapkan hujan telah turun di wilayah tersebut sebelum sampai Jakarta]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Pawang-Hujan-Kalah-Sama-TMC.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-71791 size-full" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Pawang-Hujan-Kalah-Sama-TMC.jpg" alt="BPPT dan TNI AU kerja sama Teknologi Modifikasi Cuaca" width="1080" height="1350" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Pawang-Hujan-Kalah-Sama-TMC.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Pawang-Hujan-Kalah-Sama-TMC-240x300.jpg 240w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Pawang-Hujan-Kalah-Sama-TMC-768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Pawang-Hujan-Kalah-Sama-TMC-819x1024.jpg 819w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Pawang-Hujan-Kalah-Sama-TMC-696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Pawang-Hujan-Kalah-Sama-TMC-1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Pawang-Hujan-Kalah-Sama-TMC-336x420.jpg 336w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
<p>BPPT dan TNI AU kerja sama Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Bisa turunkan intesitas hujan antara 30-50 persen, dengan cara penaburan garam pada awan aktif di selat Sunda dan diharapkan hujan telah turun di wilayah tersebut sebelum sampai Jakarta</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Pawang-Hujan-Kalah-Sama-TMC-819x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
