<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Black Campaign &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/black-campaign/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Aug 2023 01:42:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Black Campaign &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemilu 2024 Tanpa Black Campaign?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/pemilu-2024-tanpa-black-campaign/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Aug 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[2024]]></category>
		<category><![CDATA[Black Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=134832</guid>

					<description><![CDATA[Dalam memorandum yang dirilis Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, I Ketut Sumedana, pada 20 Agustus 2023, Jaksa Agung ST Burhanuddin memerintahkan jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen dan Tindak Pidana Khusus untuk menunda proses pemeriksaan, penyelidikan maupun penyidikan terhadap capres-cawapres, caleg, dan calon kepala daerah sejak ditetapkan dalam pencalonan sampai selesainya rangkaian proses dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1080" height="1080" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/infografis-pemilu-2024-tanpa-black-campaign.jpg" alt="infografis pemilu 2024 tanpa black campaign" class="wp-image-134836" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/infografis-pemilu-2024-tanpa-black-campaign.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/infografis-pemilu-2024-tanpa-black-campaign-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/infografis-pemilu-2024-tanpa-black-campaign-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/infografis-pemilu-2024-tanpa-black-campaign-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/infografis-pemilu-2024-tanpa-black-campaign-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/infografis-pemilu-2024-tanpa-black-campaign-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/infografis-pemilu-2024-tanpa-black-campaign-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/infografis-pemilu-2024-tanpa-black-campaign-420x420.jpg 420w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam memorandum yang dirilis Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, I Ketut Sumedana, pada 20 Agustus 2023, Jaksa Agung ST Burhanuddin memerintahkan jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen dan Tindak Pidana Khusus untuk menunda proses pemeriksaan, penyelidikan maupun penyidikan terhadap capres-cawapres, caleg, dan calon kepala daerah sejak ditetapkan dalam pencalonan sampai selesainya rangkaian proses dan tahapan Pemilu 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arahan itu dikeluarkan untuk mengantisipasi kampanye hitam (black campaign) di Pemilu 2024.&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/infografis-pemilu-2024-tanpa-black-campaign-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PKS Terbelit Spanduk Khilafah</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/pks-terbelit-spanduk-khilafah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jun 2018 10:22:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Black Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Khilafah]]></category>
		<category><![CDATA[Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Spanduk Khilafah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=30527</guid>

					<description><![CDATA[“Itu sedang diselidiki. Siapa yang masang. Itu kan ada di beberapa JPO. Ditemukan ada di Bekasi.” ~ Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Setyo Wasisto PinterPolitik.com [dropcap]M[/dropcap]enjelang pelaksanaan Pilkada di beberapa daerah, kejadian-kejadian aneh bisa tiba-tiba muncul tanpa tahu siapa aktornya dan apa motivasinya. Salah satu yang – katanya – jadi korban adalah Partai Keadilan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Itu sedang diselidiki. Siapa yang masang. Itu kan ada di beberapa JPO. Ditemukan ada di Bekasi.” ~ Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Setyo Wasisto</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]M[/dropcap]enjelang pelaksanaan Pilkada di beberapa daerah, kejadian-kejadian aneh bisa tiba-tiba muncul tanpa tahu siapa aktornya dan apa motivasinya. Salah satu yang – katanya – jadi korban adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang belakangan ini disibukkan dengan spanduk khilafah berlogo partai tersebut.</p>
<p>Setelah dua kali ditemui menggantung di Bekasi, tak lama kemudian spanduk yang menyatakan kalau PKS mendukung khilafah Islamiyah juga muncul di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Serpong, Tangerang. Spanduk-spanduk yang diturunkan sendiri oleh masyarakat tersebut, akhirnya membuat kepolisian bereaksi.</p>
<p>Tak tanggung-tanggung yang turun Markas Besar (Mabes) Kepolisian RI (Polri) sendiri, karena pemasangan spanduk tersebut kalau dibiarkan tentu dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. Terlebih, para elit PKS sendiri juga sudah mulai resah dan sibuk mencari kambing hitam dari kejadian ini.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">Ada spanduk PKS &#8211; KHILAFAH islamiyah di Bekasi, polisi turun tangan.<a href="https://twitter.com/hashtag/pks?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#pks</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/Pancasila?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#Pancasila</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/khilafahideologisesat?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#khilafahideologisesat</a> <a href="https://t.co/J7lMj7wMdT">pic.twitter.com/J7lMj7wMdT</a></p>
<p>— Koteka Papua (@papua_koteka) <a href="https://twitter.com/papua_koteka/status/1002524247154044929?ref_src=twsrc%5Etfw">June 1, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Kok cari kambing hitam sih? Ya iyalah, kan namanya juga tahun politik. Kalau bisa digoreng, keberadaan spanduk ini bisa jadi senjata untuk menuding-nuding pihak lawan yang sengaja menggunakan <em>black campaign</em>. <em>Ehm</em>, biasalah itu. Kalau ada apa-apa ya salahin aja lawan, bener apa enggaknya kan <em>sebodo teuing</em> ya. <em>Hadeeuh</em>.</p>
<p>Jadi wajar aja sih, kalau Kepolisian langsung bereaksi mencari tahu siapa “orang iseng” yang kebanyakan duit bikin spanduk buat manas-manasin itu. Apakah benar pihak lawan yang ingin menjatuhkan PKS, atau jangan-jangan malah kader PKS sendiri yang berinisiatif tanpa koordinasi dengan pimpinannya. Semua kemungkinan bisa aja kan?</p>
<p>Tapi kalau masyarakat sendiri sih, dengan ada tidaknya spanduk tersebut, tentu sudah bisa menyimpulkan sendiri dari pergerakan partai oposisi ini. Mungkinkah PKS mendukung khilafah? Semua tentu punya jawaban atas pandangannya sendiri-sendiri, berdasarkan sepak terjang partai dan para kadernya.</p>
<p>Seperti juga yang dikatakan oleh Filsuf dan Politikus Prancis Jean Baudrillard, kalau hanya seorang politisi saja yang percaya dengan apa yang ia katakan. Sementara masyarakat sendiri, telah berhenti mempercayai ucapannya lagi. Jadi, benar tidaknya isi spanduk itu, sebenarnya udah enggak penting lagi kayaknya. (R24)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/polsek-serpong-copot-spanduk-khilafah.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
