<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Bintang Puspayoga &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/bintang-puspayoga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Feb 2022 03:33:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Bintang Puspayoga &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bahaya Glorifikasi Pelaku Kekerasan Seksual</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/bahaya-glorifikasi-pelaku-kekerasan-seksual/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2021 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Bintang Puspayoga]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Najwa Shihab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=97820</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="922" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Bahaya-Glorifikasi-Pelaku-Kekerasan-Seksual-922x1024.jpg" alt="" class="wp-image-97814" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Bahaya-Glorifikasi-Pelaku-Kekerasan-Seksual-922x1024.jpg 922w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Bahaya-Glorifikasi-Pelaku-Kekerasan-Seksual-270x300.jpg 270w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Bahaya-Glorifikasi-Pelaku-Kekerasan-Seksual-135x150.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Bahaya-Glorifikasi-Pelaku-Kekerasan-Seksual-768x853.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Bahaya-Glorifikasi-Pelaku-Kekerasan-Seksual-696x773.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Bahaya-Glorifikasi-Pelaku-Kekerasan-Seksual-1068x1187.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Bahaya-Glorifikasi-Pelaku-Kekerasan-Seksual-378x420.jpg 378w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Bahaya-Glorifikasi-Pelaku-Kekerasan-Seksual.jpg 1080w" sizes="(max-width: 922px) 100vw, 922px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/infografis-Bahaya-Glorifikasi-Pelaku-Kekerasan-Seksual-922x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Bintang Puspayoga Luncurkan Gesit Asuh</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/fokus-bumn/bintang-puspayoga-luncurkan-gesit-asuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R58]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jan 2020 14:12:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fokus BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bintang Puspayoga]]></category>
		<category><![CDATA[Gesit Asuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=72973</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayog meluncurkan “Gerakan Sinergi Terpadu Pengasuhan Anak” (Gesit Asuh). Gerakan yang menekankan keteladanan orang tua dalam perkembangan anak ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi penerus yang andal. PinterPolitik.com &#8220;Gerakan ini untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045 yang menjadikan anak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayog meluncurkan “Gerakan Sinergi Terpadu Pengasuhan Anak” (Gesit Asuh). Gerakan yang menekankan keteladanan orang tua dalam perkembangan anak ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi penerus yang andal.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">&#8220;G</span>erakan ini untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045 yang menjadikan anak Indonesia tidak hanya cerdas, tetapi juga kreatif, peduli, dan memiliki sikap kepemimpinan,&#8221; kata Bintang Puspayoga, saat  peluncuran Gesit Asuh di Kantor Kementerian PPPA, Jakarta, Kamis (30/1).</p>
<p>Menurut Bintang, pengasuhan merupakan hal mendasar dalam pembentukan karakter anak dan menekankan pentingnya teladan orang tua dalam perkembangan anak. &#8220;Anak adalah peniru ulung. Anak-anak akan melakukan imitasi atau meniru dari lingkungan terdekatnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Bintang mengatakan bahwa Gesit Asuh mencakup kerjasama antara empat pilar pembangunan anak sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yaitu pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media.</p>
<p>Peluncuran Gesit Asuh ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap dukungan bagi pengasuhan yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Sosial, Kantor Staf Presiden, lembaga masyarakat, dunia usaha, serta media. (R58)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="EuTimCVXsyI"><iframe title="Benar Indonesia “Lembek” Soal Natuna?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/EuTimCVXsyI?start=1&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/WhatsApp-Image-2020-01-30-at-21.07.04-1024x622.jpeg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
