<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Basoeki Abdullah &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/basoeki-abdullah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2023 09:29:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Basoeki Abdullah &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lukisan Pahlawan Nasional Hanya Imajinasi?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2023 08:36:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Basoeki Abdullah]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[Cut Nyak Dhien]]></category>
		<category><![CDATA[Diponegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Mikke Susanto]]></category>
		<category><![CDATA[Sisingamangaraja]]></category>
		<category><![CDATA[Teuku Umar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=123284</guid>

					<description><![CDATA[Hmm, cukup mind-blowing nih.&#160; Basoeki Abdullah adalah salah satu seniman paling ternama di Indonesia. Karya-karya Basoeki yang dikenal publik beberapa di antaranya adalah lukisan pahlawan Indonesia. Akan tetapi, tahukah kalian bahwa ternyata sebagian lukisan pahlawan tersebut digambarkan berdasarkan imajinasi Basoeki?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1080" height="1350" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-1.jpg" alt="lukisan pahlawan nasional hanya imajinasi ed. 1" class="wp-image-123287" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-1.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-1-768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-1-696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-1-1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-1-1920x2400.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-1-336x420.jpg 336w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Hmm, cukup mind-blowing nih.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Basoeki Abdullah adalah salah satu seniman paling ternama di Indonesia. Karya-karya Basoeki yang dikenal publik beberapa di antaranya adalah lukisan pahlawan Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akan tetapi, tahukah kalian bahwa ternyata sebagian lukisan pahlawan tersebut digambarkan berdasarkan imajinasi Basoeki?</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-1-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Lukisan Pahlawan Ternyata adalah Propaganda?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/lukisan-pahlawan-ternyata-adalah-propaganda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[D74]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2023 05:53:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Basoeki Abdullah]]></category>
		<category><![CDATA[Orde Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Propaganda Orde Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Seniman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=123191</guid>

					<description><![CDATA[Ternyata, tidak semua lukisan pahlawan nasional digambarkan sesuai wajah asli mereka. Apakah ini hal yang salah atau is akita benarkan?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ternyata, tidak semua lukisan pahlawan nasional digambarkan sesuai wajah asli mereka. Apakah ini hal yang salah atau is akita benarkan?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.pinterpolitik.com">PinterPolitik.com</a></p>



<p class="dropcapp3 wp-block-paragraph">Tanggal 27 Januari merupakan hari lahir salah satu seniman paling terkemuka di Indonesia, Basoeki Abdullah. Kalau ada dari kalian yang kurang begitu mengenal karya Basoeki, setidaknya mungkin kalian pernah lihat lukisan Nyi Roro Kidul berikut. Yap, lukisan ini buatan Basoeki.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-88-1024x1024.png" alt="image 88" class="wp-image-123194" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-88-1024x1024.png 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-88-300x300.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-88-150x150.png 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-88-768x768.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-88-1536x1536.png 1536w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-88-2048x2048.png 2048w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-88-696x696.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-88-1068x1068.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-88-1920x1920.png 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-88-420x420.png 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-88.png 750w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, lukisan terkenal Basoeki tidak hanya itu. Pria yang meninggal tanggal 5 Desember 1993 tersebut juga dikenal sebagai salah satu pelukis sejumlah sosok pahlawan nasional yang tersebar dalam buku-buku sejarah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dan baru-baru ini perbincangan tentang Basoeki cukup mencuat di media sosial. Ini mungkin karena perbincangan yang dimulai oleh media sejarah, Historia di Twitter, yang menyebutkan bahwa tampaknya sebagian lukisan pahlawan nasional karya Basoeki sebenarnya tidak merepresentasikan wajah asli mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pandangan ini diperkuat artikel mereka yang berjudul <em>Imajinasi Wajah Pahlawan Nasional</em>, tulisan Aryono. Di dalamnya, disebutkan bahwa Mikke Susanto, kurator Museum Basoeki Abdullah, mengungkapkan ternyata memang benar tidak semua lukisan pahlawan buatan Basoeki adalah gambaran wajah mereka. Karena pada saat itu Basoeki kesulitan mengetahui wajah asli sosok sejarah seperti Sisingamangaraja dan Cut Nyak Dien, ia hanya mengandalkan deskripsi dari cerita rakyat dan imajinasinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena hal ini, wajar bila sebagian dari publik merasa cukup marah. Mungkin ada yang merasa terbohongi dengan sosok pahlawan yang selama beberapa dekade dikagumi masyarakat Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertanyaannya adalah, apakah kekhawatiran itu bisa dibenarkan? Bagaimana perspektif politik dan historis melihat persoalan ini secara objektif?</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1080" height="1350" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed..jpg" alt="lukisan pahlawan nasional hanya imajinasi ed." class="wp-image-123195" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed..jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-1920x2400.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/lukisan-pahlawan-nasional-hanya-imajinasi-ed.-336x420.jpg 336w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></figure>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tidak Senonoh, Tapi Lumrah?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lukisan memiliki peran yang penting dalam sejarah. Tidak hanya sebagai bentuk keindahan, lukisan juga kerap jadi bentuk abadi sebuah momen penting dalam sejarah, seperti peperangan, penandatanganan perdamaian, dan revolusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dan karena itu, lukisan kerap tidak hanya jadi kepingan seni, tetapi juga menyimpan beberapa muatan politik dan sosial. Selain lukisan pahlawan karya Basoeki tadi, dalam dunia lukisan ada juga persoalan gambaran jenderal-jenderal Romawi dan pahlawan-pahlawan Yunani yang kerap digambarkan sebagai orang-orang kulit putih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal, sejumlah studi mulai menemukan bahwa orang-orang Mediterania memiliki warna kulit yang berbeda dengan orang kulit putih yang sering digambarkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu topik perbincangan lain yang kerap memantik perdebatan adalah sejumlah ilustrasi Yesus Kristus yang kerap digambarkan sebagai orang Kaukasian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang pernah dibahas oleh Robyn J. Whitaker dalam tulisannya <em>Jesus wasn’t white: he was a brown-skinned, Middle Eastern Jew</em>, kalau mengacu pada warna kulit orang di sekitar Timur Tengah, ada kemungkinan Yesus sebenarnya tidak berkulit putih, namun kerap digambarkan putih karena besarnya pengaruh Eropa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait dengan itu, sejarawan seni, Evonne Levy dalam tulisannya <em>Art and Propaganda</em>, mengatakan bahwa seni kerap diciptakan sebagai cerminan dari semangat suatu zaman. Kalau pada satu zaman ide nasionalisme begitu didorong, maka karya-karya seni yang diciptakan pun pasti mengikuti “irama” narasi politik dan sosial yang sedang dimainkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, kalau kita membawa pandangan ini dalam memahami kenapa bisa ada lukisan pahlawan nasional yang “imajiner”, maka sesungguhnya itu adalah hal yang wajar-wajar saja. Ketika Orde Baru, era ketika Basoeki melukis beberapa pahlawan nasional, penciptaan semangat nasionalisme memang menjadi agenda yang sangat penting bagi pemerintah. Terlebih lagi saat itu Indonesia diombang-ambing pengaruh adidaya Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu, apakah ini adalah tindakan yang “salah”?</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Well</em>, seniman dunia ternama, Pablo Picasso, pernah mengatakan: “seni adalah kebohongan yang membantu kita sadar akan kenyataan,”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, terlepas dari apakah wajah-wajah pahlawan yang dilukis Basoeki adalah hasil imajinasi atau tidak, poin utama pembuatan lukisan tersebut bukan presisi penggambarannya, melainkan tujuannya untuk memancing rasa nasionalisme dan bangga pada jasa para pahlawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika konteks itu tercapai, maka sebenarnya tidak menjadi masalah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagaimanapun juga, karya seni akan tetap dipengaruhi oleh pandangan politik dan sosial. (D74)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="l8C48Ymz25c"><iframe loading="lazy" title="Jika Jepang Tak Ikut Perang Dunia II" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/l8C48Ymz25c?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/Lukisan-Pahlawan-Nasional-ternyata-adalah-propaganda-1024x573.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
