<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Bappenas &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/bappenas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Feb 2024 13:57:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Bappenas &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waduh! Indonesia Terjangkit Dutch Disease?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/waduh-indonesia-terjangkit-dutch-disease/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[E95]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Amalia Adininggar Widyasanti]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[beritapolitik]]></category>
		<category><![CDATA[infografis]]></category>
		<category><![CDATA[PinterPolitik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=143187</guid>

					<description><![CDATA[Negara juga bisa kena penyakit lho  Amalia Adininggar Widyasanti, Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas menyebutkan bahwa Indonesia terjangkit suatu penyakit yang disebut sebagai Dutch Disease. Sederhananya, penyakit ini merujuk kepada suatu kondisi ekonomi negara di mana sektor industrinya mengalami penurunan kontribusi terhadap PDB. Umumnya, hal tersebut terjadi karena negara tersebut awalnya terlalu mengandalkan ekspor komoditas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="857" height="1024" data-id="143190" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/02/waduh-indonesia-terjangkit-dutch-disease-857x1024.jpg" alt="waduh indonesia terjangkit dutch disease" class="wp-image-143190" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/02/waduh-indonesia-terjangkit-dutch-disease-857x1024.jpg 857w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/02/waduh-indonesia-terjangkit-dutch-disease-251x300.jpg 251w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/02/waduh-indonesia-terjangkit-dutch-disease-125x150.jpg 125w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/02/waduh-indonesia-terjangkit-dutch-disease-768x918.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/02/waduh-indonesia-terjangkit-dutch-disease-150x179.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/02/waduh-indonesia-terjangkit-dutch-disease-300x359.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/02/waduh-indonesia-terjangkit-dutch-disease-696x832.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/02/waduh-indonesia-terjangkit-dutch-disease-1068x1277.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/02/waduh-indonesia-terjangkit-dutch-disease.jpg 1080w" sizes="(max-width: 857px) 100vw, 857px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Negara juga bisa kena penyakit lho </p>



<p class="wp-block-paragraph">Amalia Adininggar Widyasanti, Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas menyebutkan bahwa Indonesia terjangkit suatu penyakit yang disebut sebagai Dutch Disease.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sederhananya, penyakit ini merujuk kepada suatu kondisi ekonomi negara di mana sektor industrinya mengalami penurunan kontribusi terhadap PDB. Umumnya, hal tersebut terjadi karena negara tersebut awalnya terlalu mengandalkan ekspor komoditas sebagai pemasukan ekonominya.&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/02/waduh-indonesia-terjangkit-dutch-disease-857x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menunggu Aksi Suharso Monoarfa</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/menunggu-aksi-suharso-monoarfa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F46]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2020 09:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran negara]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[penyelewengan anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[PPN]]></category>
		<category><![CDATA[revolusi mental]]></category>
		<category><![CDATA[Suharso Monoarfa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=80290</guid>

					<description><![CDATA[“Ambisi politik tentu wajar saja, selama pandai menginsyafi batasan etika” – Najwa Shihab, jurnalis asal Indonesia PinterPolitik.com Cuy, kira-kira apa yang akan kalian lakukan jika melihat benda atau hal yang tidak sesuai pada tempatnya? Secara logis, jika kalian bersikap secara positif, pasti akan berusaha untuk menempatkan kembali benda tersebut sesuai pada tempatnya ya. Namun, berbeda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Ambisi politik tentu wajar saja, selama pandai menginsyafi batasan etika” – Najwa Shihab, jurnalis asal Indonesia</strong></h4>
<hr>
<p><span style="color: #cedb2a;">PinterPolitik.com</span></p>
<p><em><span class="dropcap dropcap2">C</span>uy</em>, kira-kira apa yang akan kalian lakukan jika melihat benda atau hal yang tidak sesuai pada tempatnya? Secara logis, jika kalian bersikap secara positif, pasti akan berusaha untuk menempatkan kembali benda tersebut sesuai pada tempatnya ya.</p>
<p>Namun, berbeda lagi jika kalian ternyata tidak terlalu peduli terhadap hal tersebut. Yaa, pasti kalian akan acuh tak acuh alias <em>easy going</em> <em>gitu</em> lah.</p>
<p>Nah, saat ini, ada salah satu menteri yang menemukan kejanggalan seperti itu, <em>cuy</em>, yaitu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)&nbsp;<strong><a href="https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5065666/ada-kementerian-alokasikan-anggaran-motor-trail-buat-revolusi-mental/" rel="nofollow">Suharso Monoarfa</a></strong>. Mungkin, karena doi kelihatannya peduli dengan Indonesia dan merasa ada yang janggal.</p>
<p>Jadi, ketika mempelajari dan melihat rancangan program kementerian melalui sistem <em>e-planning</em> yang bernama KRISNA, doi menemukan pengadaan motor trail dalam program Revolusi Mental, <em>cuy</em>. Coba <em>deh</em> kalian <em>bayangin</em>. Aneh <em>gak sih</em>?</p>
<p>Selain pengadaan barang dalam program revolusi mental tersebut, ternyata, keanehan lainnya juga dia temukan dalam program pengentasan <em>stunting</em> atau gizi buruk. Dalam program tersebut, ternyata ditemukan alokasi dana untuk perbaikan pagar puskesmas. <em>Weleh-weleh</em>, ini kok program yang dibuat aneh-aneh saja?</p>
<p>https://www.instagram.com/p/CBxnwdthSHU/</p>
<p><em>Hmm</em>, siapa <em>tuh</em> yang mengajukan anggaran seperti itu? Dibuka saja <em>deh</em> biar mereka malu. Lagian aneh-aneh saja, mengajukan anggaran untuk program seperti itu.</p>
<p>Mungkin, Pak Suharso bisa <em>tuh</em> mencontoh aksi-aksi pembongkaran semacam ini yang pernah dilakukan rekan-rekan menteri lainnya. Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani misalnya pernah <em>lho</em> <em>ngebongkar</em>penyelundupan motor juga.</p>
<p><em>Eh</em>, sebentar <em>nih</em>, Pak Menteri. Coba <em>deh</em> pak duduk sebentar, dipikir secara mendalam. Hal aneh seperti ini kan tidak mungkin tanpa disengaja. Pasti ada <em>tuh</em> pihak atau oknum penerobos anggaran. Kalau sebutannya biasanya yaitu siluman-siluman penerobos <em>budget</em>. <em>Upsss</em>.</p>
<p>Kan <em>gak</em> mungkin <em>tuh</em> sebuah program aneh bin janggal, sampai masuk <em>green book</em>-nya Bappenas tanpa ada oknum pemain. Biasanya pihak seperti mereka memanfaatkan koneksi yang dimiliki untuk menggolkan proyek.</p>
<p>Nah, daripada bapak bingung <em>mikirin</em> hal tersebut, cari saja pak sponsor-sponsor proyek tersebut. Kalau memang perlu,dibuka saja ke publik siapa saja mereka dan dari departemen mana saja, biar malu mereka.</p>
<p>Mimin yakin Pak Suharso Monoarfa tidak mungkin asing kok dengan mereka. Terlebih, pihak Bappenas pasti familiar banget dengan oknum ini. <em>Hehehe</em>. (F46)</p>
<p><iframe title="Politik Hip Hop: Dari #BlackLivesMatter Hingga #PapuanLivesMatter" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/YaaIrgLikXM?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></p>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di&nbsp;<a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di&nbsp;<strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong>&nbsp;untuk informasi lebih lanjut.</p>
<p><a href="http://bit.ly/ruang-publik"><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-61983" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg" alt="" width="696" height="90" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-300x39.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-768x99.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-696x90.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1068x138.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1920x248.jpg 1920w" sizes="(max-width: 696px) 100vw, 696px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/06/Suharso.jpeg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>New Normal, New Capital?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/new-normal-new-capital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2020 08:30:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[ibu kota baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=79523</guid>

					<description><![CDATA[Bappenas nyatakan ibu kota baru tetap lanjut. Masuk dalam RKP 2021 dan disebut dapat undang banyak investasi. Dan diklaim akan bantu pulihkan ekonomi pasca-pandemi]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/06/Infografis-New-Normal-New-Capital.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-79517 size-full" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/06/Infografis-New-Normal-New-Capital.jpg" alt="Bappenas nyatakan ibu kota baru tetap lanjut" width="768" height="889" /></a></p>

<p>Bappenas nyatakan ibu kota baru tetap lanjut. Masuk dalam RKP 2021 dan disebut dapat undang banyak investasi. Dan diklaim akan bantu pulihkan ekonomi pasca-pandemi</p>


<iframe loading="lazy" type="text/html" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/kQphan5w_1s?modestbranding=1&#038;disablekb=1&#038;cc_load_policy=1&#038;autoplay=1&#038;loop=1&#038;playlist=kQphan5w_1s" frameborder="0" allow="autoplay" ></iframe>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/06/Infografis-New-Normal-New-Capital.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia ‘Campuri’ Pilpres AS 2020?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/indonesia-campuri-pilpres-as-2020/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2020 10:00:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Dagang]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden AS Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Suharso Monoarfa]]></category>
		<category><![CDATA[Trump]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=74476</guid>

					<description><![CDATA[“He&#8217;s settling in. He can&#8217;t wait to start meddling” – Tyler, the Creator, penyanyi rap asal Amerika Serikat PinterPolitik.com Siapa yang tidak kenal dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump? Politisi sekaligus pengusaha ini dikenal dengan berbagai kebijakan dan pernyataan yang dianggap kontroversial. Kebijakan beliau untuk menyatakan perang dagang terhadap Tiongkok misalnya, dianggap membuat banyak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“He&#8217;s settling in. He can&#8217;t wait to start meddling” – Tyler, the Creator, penyanyi rap asal Amerika Serikat</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;">PinterPolitik.com</span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">S</span>iapa yang tidak kenal dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump? Politisi sekaligus pengusaha ini dikenal dengan berbagai kebijakan dan pernyataan yang dianggap kontroversial.</p>
<p>Kebijakan beliau untuk menyatakan perang dagang terhadap Tiongkok misalnya, dianggap membuat banyak negara lain merasakan dampaknya, termasuk Indonesia. Pertumbuhan ekonomi global disebut turut melambat atas adanya kompetisi dagang itu.</p>
<p><em>Tapi</em>, tahu <em>nggak sih</em> kalau masa jabatan Trump akan segera berakhir pada Januari 2021 nanti? Meski masa jabatan itu segera berakhir, pengusaha satu ini kembali mencalonkan diri sebagai calon presiden dari Partai Republik dalam Pilpres AS 2020 <em>tuh</em> – bahkan menjadi satu-satunya calon yang paling kuat di kalangan internal partai.</p>
<p>Wah, melihat Trump yang berupaya kembali untuk duduk di kursi kepresidenan pada tahun 2021 nanti, ada beberapa pihak berharap agar pengusaha ini tak terpilih kembali. Bagaimana tidak? Kepresidenan beliau membawa banyak “perubahan” <em>lho</em>, baik secara domestik maupun luar negeri.</p>
<p><em>Hmm</em>, kontestasi politik di negeri adidaya satu ini memang kerap menarik perhatian negara-negara lain. Dalam Pilpres AS 2016 lalu misalnya, Rusia disebut-sebut turut ikut campur (<em>meddling</em>) dalam memengaruhi kemenangan Trump.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B8ORSGZgHR3/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B8ORSGZgHR3/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B8ORSGZgHR3/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Pemungutan suara Senat putuskan Trump tetap jabat Presiden AS.⠀ ⠀ #infografik #infografis #politik #politikindonesia #politikluarnegeri #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-02-06T11:00:18+00:00">Feb 6, 2020 at 3:00am PST</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Kalau pada tahun 2016 <em>aja </em>Rusia diduga ikut campur, negara mana lagi ya yang bakal mencampuri urusan dalam negeri Paman Sam ini? Jawabannya adalah Indonesia.</p>
<p><em>Yup</em>. <em>Seenggaknya</em>, campur tangan Indonesia bakal disalurkan melalui doa <em>tuh</em>. Beberapa waktu lalu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa <a href="https://bisnis.tempo.co/read/1311510/kepala-bappenas-kita-berdoa-saja-donald-trump-tidak-terpilih/"><strong>mengajak masyarakat untuk berdoa</strong></a> agar Trump tidak terpilih lagi supaya pertumbuhan global dapat naik kembali.</p>
<p><em>Eits</em>, jangan salah sangka <em>lho</em>. <em>Nggak </em>ada yang tahu seberapa kuat kekuatan doa. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saja <a href="https://aceh.tribunnews.com/2020/02/19/menkes-sebut-virus-corona-tak-masuk-indonesia-karena-doa-negara-lain-boleh-protes-biarin-aja"><strong>kagum dengan kekuatan doa</strong></a> yang bisa mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di Indonesia. <em>Hmm</em>, bisa-bisa, Indonesia lebih jago daripada Rusia <em>tuh</em>.</p>
<p><em>Tapi</em>, ya, dampak Perang Dagang AS-Tiongkok terhadap Indonesia <a href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20191005113830-4-104647/dampak-perang-dagang-ke-ri-lebih-kecil-daripada-krisis-2008"><strong>dinilai <em>nggak </em>terlalu besar</strong></a> <em>kok</em>. Kata ekonom Chatib Basri, ekonomi Indonesia masih bisa lebih tumbuh dibandingkan negara-negara lain yang hanya bergantung pada sektor perdagangan. Bahkan, lanjut Pak Chatib Basri, dampaknya <em>nggak</em> sebesar waktu Krisis Finansial 2008 <em>lho</em>.</p>
<p>Lagi pula, masa nasib perekonomian Indonesia harus bergantung pada terpilih atau tidaknya Trump <em>sih</em>? Apa pemerintah <em>nggak</em> menyiapkan diri dalam menghadapi berbagai konsekuensi yang bisa <em>aja</em> datang di masa mendatang? Ya, mari berdoa (lagi) saja agar pemerintah bisa siap dalam menangani rintangan-rintangan ekonomi – seperti Perang Dagang dan virus Corona – ini. (A43)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="4-dmynBdEH0"><iframe loading="lazy" title="Pilpres AS Jadi War of Billionaires, Indonesia?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/4-dmynBdEH0?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
<p><a href="http://bit.ly/ruang-publik"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-61983" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg" alt="" width="696" height="90" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-300x39.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-768x99.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-696x90.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1068x138.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1920x248.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/02/AP_17189337754225-2-1024x683.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Suharso Ingin PNS “Liburan Terus”?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/suharso-ingin-pns-liburan-terus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[H33]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2019 08:10:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[PNS]]></category>
		<category><![CDATA[Suharso Monoarfa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=69394</guid>

					<description><![CDATA[“Libur telah tiba, libur telah tiba, hore, hore, hore,” – Tasya, Libur Telah Tiba PinterPolitik.com Bekerja di perusahaan rintisan atau startup sepertinya jadi impian anak muda zaman sekarang ya. Gimana enggak, perusahaan-perusahaan ini kerap kali memberikan fleksibilitas kerja mulai dari jadwal ngantor yang bisa disesuaikan hingga sistem kerja dari rumah alias work from home atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Libur telah tiba, libur telah tiba, hore, hore, hore,” – Tasya, <em>Libur Telah Tiba</em></strong></h4>
<hr />
<p><strong><span style="color: #cedb2a;">PinterPolitik.com</span></strong></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">B</span>ekerja di perusahaan rintisan atau startup sepertinya jadi impian anak muda zaman sekarang ya. Gimana enggak, perusahaan-perusahaan ini kerap kali memberikan fleksibilitas kerja mulai dari jadwal ngantor yang bisa disesuaikan hingga sistem kerja dari rumah alias <em>work from home </em>atau <em>remote office</em>.</p>
<p>Nah, kebutuhan masa kini akan sistem kerja dari rumah ini sepertinya disadari oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Plt Ketua Umum PPP ini mengusulkan agar para PNS bisa bekerja dari rumah.</p>
<p>Kalau kata Pak Suharso, para ASN ini bakal bisa bekerja sambil liburan atau <em><a href="https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4792929/pns-boleh-kerja-dari-rumah-tapi/2">work vacation</a></em>! Wow, asyiknya bisa kerja tapi liburan terus! Eits, ini tuh ada catatannya, mereka harus menyelesaikan kerjanya dengan baik loh ya.</p>
<p>Kalau merujuk kepada usul Pak Suharso, wacana ini kemungkinan akan diterapkan di kementerian yang ia pimpin pada tahun 2020. Sekira 1.000 orang abdi negara di Bappenas akan menjalani sistem kerja yang penuh fleksibilitas itu pada tahun depan.</p>
<p>Wah, sepertinya Pak Suharso ini cukup adaptif ya dengan kemajuan zaman. Sekarang ini kan generasi yang lebih muda seperti Gen-Z tergolong mendambakan sistem kerja seperti ini. Jadi ya bisa menyelesaikan tuntutan dari kantor sambil pergi liburan ke tempat-tempat impian.</p>
<p>Mungkin aja Pak Suharso ini cukup ngefans dengan sistem kerja yang diterapkan di perusahaan-perusahaan zaman sekarang. Mantan Menteri Perumahan Rakyat ini sepertinya cukup yakin kalau sistem ini bisa meningkatkan produktivitas para abdi negara di kementerian yang ia pimpin.</p>
<p><em>Hmmm</em>, mungkin aja niat Pak Suharso ini baik ya agar tingkat stres para PNS bisa ditekan, sekaligus juga produktivitas bisa dikatrol naik. Masalahnya, gimana caranya ya para abdi negara ini kerja sambil liburan? Apakah debur ombak atau dinginnya suhu pegunungan gak bakal mendistraksi.</p>
<p>Eh, mungkin aja enggak deng. Hal ini terkait dengan selentingan atau kabar burung yang kerap distempel kepada para PNS. Di mata banyak orang kan, para abdi negara ini kan kerap dinas ke luar kota, tapi kerjanya tidak lama, sisanya liburan dan berfoto ria. Ini kata orang loh ya.</p>
<p>Nah, kalau selentingan atau stereotip orang ini ternyata benar, mungkin aja gak ada yang perlu dikhawatirkan dengan kinerja para ASN. Wong sudah biasa kok, jadi ya bisa kerja sambil liburan seperti yang disebutkan Pak Suharso. Malah sekarang difasilitasi negara, jadi gak usah takut dicibir orang, memang suruhannya seperti itu kok.</p>
<p>Tapi ya sekali lagi, kalau tuduhan orang soal ASN doyan dinas ke luar kota itu benar loh ya, tulisan ini gak menuduh kok.</p>
<p>Ya, apapun caranya, kita  tentu bisa berharap ASN bisa meningkatkan produktivitas mereka. Kan kasihan juga kalau presiden dan menteri sudah punya program tapi para abdi negaranya gak punya output kerja yang optimal. (H33)</p>
<p><iframe loading="lazy" title="Layakkah Soeharto jadi Pahlawan Nasional?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/znLSgDqfStA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></p>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/11/suharso-1024x682.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menunggu Kiprah Suharso di Bappenas</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/menunggu-kiprah-suharso-di-bappenas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2019 12:12:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PPP]]></category>
		<category><![CDATA[Suharso Monoarfa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=67583</guid>

					<description><![CDATA[Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa dipilih oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjalankan tugas sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) periode 2019-2024. Kira-kira, bagaimanakah kiprah Suharso dalam lima tahun ke depan? PinterPolitik.com “I plan on creeping through your f***in&#8217; door and blowin&#8217; out” – Kendrick [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa dipilih oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjalankan tugas sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) periode 2019-2024. Kira-kira, bagaimanakah kiprah Suharso dalam lima tahun ke depan?</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;">PinterPolitik.com</span></p>
<blockquote class="td_quote_box td_box_center"><p>“I plan on creeping through your f***in&#8217; door and blowin&#8217; out” – Kendrick Lamar, penyanyi rap asal Amerika Serikat</p></blockquote>
<p><span class="dropcap dropcap2">M</span>ata publik dan media beberapa waktu lalu terpusat pada Istana Negara, Jakarta. Seperti ujian wawancara lamaran pekerjaan, figur-figur yang menjadi calon menteri kala itu dipanggil satu per satu dengan mengenakan pakaian putih yang rapi.</p>
<p>Beberapa – seperti Sri Mulyani dan Prabowo Subianto – menyatakan posisi menteri yang akan dijabatnya. Meski begitu, masyarakat masih dibuat penasaran dengan kedatangan-kedatangan tokoh-tokoh berbaju putih ini.</p>
<p>Banyak di antara mereka hanya memberikan kisi-kisi mengenai topik apa yang dibahas bersama presiden dalam panggilan itu. Mungkin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat itu ingin mengajak publik bermain tebak-tebakan mengenai komposisi kabinetnya dengan berbagai bocoran sebagai <em>clue </em>dan <em>hint</em>.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) <a href="https://pinterpolitik.com//tag/suharso-monoarfa"><strong>Suharso Monoarfa</strong></a> misalnya, hanya memberikan satu dua patah kata usai bertemu dengan presiden. Sebagian masyarakat menebak bahwa Suharso akan menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dari istilah “<strong><em><a href="https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20191022122137-92-441744/jokowi-tugasi-suharso-monoarfa-siapkan-roadmap-pembangunan/" rel="nofollow">roadmap</a></em></strong>” yang terlontar dari mulutnya.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Lesehan di undak-undakan istana bersama Wakil Presiden dan para menteri Kabinet Indonesia Maju. Ada wajah lama, ada muka baru. Semuanya akan bekerja, berikhtiar bersama menuju Indonesia maju. </p>
<p>Pesan utama saya: jangan korupsi! Selamat bekerja. <a href="https://t.co/5IpoAuFhy5">pic.twitter.com/5IpoAuFhy5</a></p>
<p>&mdash; Joko Widodo (@jokowi) <a href="https://twitter.com/jokowi/status/1186864611020001282?ref_src=twsrc%5Etfw">October 23, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Namun, permainan tebak-tebakan ini akhirnya harus berakhir pada Rabu lalu. Presiden Jokowi – didampingi oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin – memutuskan untuk mengumumkan menteri-menteri barunya sambil duduk bersila di tangga Istana Negara.</p>
<p>Dari berbagai tebakan publik dan media, ada yang meleset, dan ada juga yang ternyata terbukti benar. Nama Suharso misalnya, disebut Jokowi menjabat sebagai Menteri PPN/Bappenas – menggantikan Bambang Brodjonegoro yang memegang jabatan itu pada 2016-2019.</p>
<p>Mungkin, Presiden Jokowi melihat adanya kesamaan nama antara PPP dan Kementerian PPN/Bappenas, yakni kata “pembangunan”. Suharso sendiri juga menyatakan bahwa kementerian itu meruapakan <strong><em><a href="https://ekonomi.bisnis.com/read/20191023/9/1162589/kepala-bappenas-suharso-monoarfa-jamin-pemindahan-ibu-kota-berjalan-sesuai-rencana/" rel="nofollow">clearing house (pusat) perencanaan pembangunan nasional</a></em></strong> – sejalan dengan nama partainya yang mengandung istilah “persatuan pembangunan”.</p>
<p>Namun, terlepas dari kesamaan nama tersebut, bagaimanakah kapabilitas Suharso dalam mengemban tugasnya dalam lima tahun ke depan? Lalu, apa peran Kementerian PPN/Bappenas dalam jalannya pemerintahan?</p>
<h4><strong>Kementerian PPN/Bappenas</strong></h4>
<p>Dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah, Kementerian PPN/Bappenas memiliki peran, tugas, dan fungsi yang penting. Apalagi, periode kedua Jokowi disebut-sebut akan banyak berfokus dalam bidang ekonomi.</p>
<p>Kementerian yang kini dipimpin oleh Suharso ini memiliki tugas besar dalam perencanaan pembangunan negara. Mengacu pada <strong><a href="http://birohukum.bappenas.go.id/data/data_peraturan/Perpres_65_2015.pdf">Peraturan Presiden No. 65 Tahun 2015</a> </strong>tentang Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, dijelaskan dalam Pasal 2 bahwa Kementerian PPN/Bappenas bertugas untuk menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang perencanaan pembangunan nasional untuk membantu presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.</p>
<p>Guna menjalan tugasnya, Kementerian PPN/Bappenas diberi beberapa fungsi oleh Perpres itu, yakni perumusan dan kebijakan perencanaan pembangunan, serta koordinasi dan sinkronisasi kebijakan. Dalam <strong><a href="https://www.bappenas.go.id/id/profil-bappenas/tupoksi/" rel="nofollow">situsnya</a></strong>, setidaknya disebutkan beberapa empat peran dan fungsi utama kementerian ini, yaitu sebagai penyusun dan pengambil keputusan, sebagai <em>think-tank</em>, sebagai koordinator, dan sebagai administrator.</p>
<p>Empat peran dan fungsi ini kemudian dijabarkan kembali dalam beberapa poin. Sebagai <em>think-tank</em>, Kementerian PPN/Bappenas berperan dalam mengkaji dan merumuskan berbagai kebijakan perencanaan pembangunan. Sebagai koordinator, kementerian ini juga tidak hanya berperan dalam mengatur perencanaan pembangunan, melainkan juga mengoordinasi pencarian sumber pembiayaan – baik dari dalam maupun luar negeri – dan pengalokasian dana.</p>
<p>Selain penganggaran, Kementerian PPN/Bappenas biasanya memberikan masukan dalam kebijakan ekonomi makro. Bersama Kementerian Keuangan dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), kementerian ini melakukan diskusi mengenai kebijakan ekonomi makro dan fiskal secara luas.</p>
<p>Tidak hanya itu, penganggaran juga menjadi salah satu fungsi dari kementerian yang sebelumnya dipimpin oleh Bambang ini. Fungsinya yang luas ini boleh jadi berkaitan dengan tugasnya dalam meformulasikan berbagai rencana jangka panjang, seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).</p>
<p><hr /><p><em>Kementerian PPN/Bappenas bertugas untuk menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang perencanaan pembangunan nasional.</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fin-depth%2Fmenunggu-kiprah-suharso-di-bappenas%2F&#038;text=Kementerian%20PPN%2FBappenas%20bertugas%20untuk%20menyelenggarakan%20urusan%20pemerintah%20di%20bidang%20perencanaan%20pembangunan%20nasional.&#038;related' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr /></p>
<p>Ajoy Datta dan tim penulisnya dalam <strong><a href="https://www.smeru.or.id/sites/default/files/publication/politicaleconomy.pdf">tulisan mereka</a></strong> yang berjudul <em>The Political Economy of Policy-making in Indonesia</em> menjelaskan bahwa, untuk menyusun RPJMN, Kementerian PPN/Bappenas memiliki tugas untuk menjalankan riset terkait berbagai persoalan dan situasi pembangunan nasional. Kajian ini disertai dengan evaluasi terhadap RPJMN sebelumnya.</p>
<p>Rancangan RPJMN baru yang disusun oleh Kementerian PPN/Bappenas nantinya akan melalui berbagai proses, seperti konsultasi dengan kementerian-kementerian terkait, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), perguruan-perguruan tinggi, pemerintah daerah, kabinet, hingga presiden. RPJMN yang baru harus sudah selesai paling lambat tiga bulan setelah presiden dilantik.</p>
<p>Dengan perannya yang luas dan penting, apakah Suharso memiliki kemampuan yang mumpuni dalam menjalankan tugasnya? Apalagi, pemerintahan kedua Jokowi akan banyak berfokus pada kebijakan di bidang ekonomi dan pembangunan.</p>
<h4><strong>Politisi vs Teknokrat</strong></h4>
<p>Tugas dan fungsi yang dipegang oleh Kementerian PPN/Bappenas boleh jadi sangat penting dalam kepresidenan kedua Jokowi. Sosok menteri yang menjalankannya pun bisa jadi turut memengaruhi.</p>
<p>Ditunjuknya Suharso oleh Jokowi sebagai Menteri PPN/Bappenas dalam lima tahun ke depan sempat menimbulkan beberapa pertanyaan. Setidaknya, keraguan ini datang dari seorang ekonom Institute for Development Economics and Finance (Indef), <strong><a href="https://nasional.kontan.co.id/news/tim-ekonomi-kabinet-indonesia-maju-diisi-banyak-politisi-ini-kata-ekonom/" rel="nofollow">Enny Sri Hartati</a></strong>.</p>
<p>Enny menilai Suharso sejauh ini merupakan menteri yang tidak responsif. Padahal, menurutnya, menteri yang bergerak dalam bidang ekonomi sangat dibutuhkan kemampuan koordinasi dan eksekusinya.</p>
<p>Memangnya, bagaimana kapabilitas Suharso? Sejauh mana kemampuan Plt Ketum PPP ini bila dibandingkan dengan Bambang?</p>
<p>Dalam hal latar belakang, <strong><a href="https://www.kompas.com/tren/read/2019/10/23/140428965/profil-suharso-monoarfa-kepala-bappenas/" rel="nofollow">Suharso</a></strong> bisa jadi memiliki kemampuan yang sesuai dengan jabatan kini dipegang olehnya. Sebagai sarjana planologi dari Institut Teknologi Bandung, Plt Ketum PPP ini mungkin dapat memberikan sumbangsih pengetahuan dalam perencanaan pembangunan, khususnya terkait rencana pemindahan ibu kota.</p>
<p>Selain planologi, Suharso juga pernah belajar di Amerika Serikat (AS). Ia pernah melakukan studi magister di University of Michigan sekitar tahun 1995. Dalam hal pengalaman, Suharso pernah menjabat sebagai Menteri Perumahan Rakyat dalam masa pemerintahan kedua Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).</p>
<p>Meski begitu, bila dibandingkan dengan <strong><a href="https://sains.kompas.com/read/2019/10/23/120400623/profil-bambang-brodjonegoro-menteri-riset-dan-teknologi-yang-baru/" rel="nofollow">Bambang</a></strong>, Suharso bisa jadi memiliki pengetahuan yang lebih sedikit. Bambang yang kini menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) memiliki gelar master dan doktor dalam tata wilayah dan kota dari University of Illinois, Urbana-Champaign.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B3_xqHiJDWV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B3_xqHiJDWV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B3_xqHiJDWV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Kementerian PPN/Bappenas dipegang oleh menteri baru. Nantikan artikel selengkapnya di pinterpolitik.com #infografik #infografis #politik #politikindonesia #politikluarnegeri #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2019-10-24T09:49:00+00:00">Oct 24, 2019 at 2:49am PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Di luar latar belakangnya dalam bidang tata wilayah, Bambang juga memiliki pengetahuan di bidang ekonomi. Sebagai sarjana ekonomi dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI), mantan Menteri Keuangan (Menkeu) ini bisa jadi memiliki pengetahuan yang luas dalam hal ekonomi makro yang turut menjadi salah satu fokus Kementerian PPN/Bappenas.</p>
<p>Latar belakang dan pengetahuan menteri boleh jadi memang penting. Namun, bagaimanakah pengaruh sosok menteri ini terhadap dinamika politik dan pemerintahan Jokowi?</p>
<p>Jabatan menteri PPN/Bappenas sebagai salah satu tim ekonomi – seperti Menkeu, Bank Indonesia, dan lain-lain – sebenarnya cukup krusial bagi pemerintah. Dalam sejarahnya, Takashi Shiraishi dalam <strong><a href="https://www.rieti.go.jp/jp/publications/dp/06e008.pdf">tulisannya</a></strong> yang berjudul <em>Technocracy in Indonesia</em> menjelaskan bahwa pemegang jabatan ini lebih sering dipegang oleh para teknokrat, khususnya pada era Orde Baru.</p>
<p>Ditempatkannya para teknokrat dalam pos-pos ekonomi tentunya bukan tanpa alasan. Teknokrat dianggap memiliki pemikiran yang lebih rasional untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan yang lebih sesuai secara ekonomi. Tradisi untuk menempatkan teknokrat dalam pos-pos ekonomi ini setidaknya pernah dilakukan oleh Presiden SBY – mengacu pada tulisan Datta dan timnya – dalam beberapa kementerian dan badan terkait, seperti Kemenkeu, Bank Indonesia, dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).</p>
<p>Lantas, apa konsekuensi politik yang dapat timbul bila pos-pos ekonomi yang dianggap krusial ini dipegang oleh politisi?</p>
<p>Richard Robison dan Vedi R. Hadiz dalam <strong><a href="https://books.google.co.id/books/about/Reorganising_Power_in_Indonesia.html?id=o9oh45hmGzEC&amp;source=kp_book_description&amp;redir_esc=y">bukunya</a></strong> yang berjudul <em>Reorganising Power in Indonesia</em> menjelaskan bahwa upaya untuk melindungi pos-pos ekonomi dari koalisi politik yang memiliki kepentingan tertentu, seperti perilaku <em>rent-seeking</em>. Salah satu alasan lain adalah guna melindungi pasar dari campur tangan politik.</p>
<p>Bukan tidak mungkin bila pos-pos ekonomi yang kini dipegang oleh politisi menjadi wadah bagi pemenuhan kepentingan para politisi. Apalagi, salah satu peran Kementerian PPN/Bappenas – yakni penyusunan RPJPN dan RPJMN – bisa saja diambil alih oleh partai-partai politik dengan adanya kemungkinan kembalinya Garis Besar Haluan Negara (<strong><a href="https://www.pinterpolitik.com/perlukah-gbhn-kembali/">GBHN</a></strong>) dengan wacana amendemen kelima UUD 1945.</p>
<p>Meski begitu, gambaran kemungkinan ini belum pasti akan terjadi. Yang jelas, pos-pos ekonomi seperti Kementerian PPN/Bappenas merupakan jabatan yang akan bersifat krusial dalam lima tahun kepresidenan Jokowi mendatang.</p>
<p>Namun, bila memang benar ada kemungkinan kepentingan para politisi di balik jabatan ekonomi itu, lirik <em>rapper</em> Kendrick Lamar di atas mungkin menggambarkan manuver tersebut. Bisa jadi, kepentingan ini masuk secara perlahan dan akan tampak di masa depan. Ada baiknya bila kita nantikan saja kiprah para menteri baru ini. (A43)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="kv45zJGtM-o"><iframe loading="lazy" title="Prabowo Jadi Menteri ? [Reaction Video]" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/kv45zJGtM-o?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
<p><a href="http://bit.ly/ruang-publik"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-61983" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1.jpg" alt="" width="2916" height="376" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1.jpg 2916w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-300x39.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-768x99.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1024x132.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-696x90.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1068x138.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/TEMPLATE-WEB-BANNER-RUANG-PUBLIK_new-1-1920x248.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 2916px) 100vw, 2916px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/2019_10_22-12_22_38_4a5fa5ddbf76e7de239c742c5c33e0a0_960x640_thumb-1024x682.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menanti Kiprah Suharso DI Bappenas</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/menanti-kiprah-suharso-di-bappenas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2019 12:08:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Bambang Brodjonegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Suharso Monoarfa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=67561</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Infografis-Menanti-Kiprah-Suharso-di-Bappenas-01.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-67550 size-full" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Infografis-Menanti-Kiprah-Suharso-di-Bappenas-01.jpg" alt="Kiprah Suharso DI Bappenas" width="768" height="853" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Infografis-Menanti-Kiprah-Suharso-di-Bappenas-01.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Infografis-Menanti-Kiprah-Suharso-di-Bappenas-01-270x300.jpg 270w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Infografis-Menanti-Kiprah-Suharso-di-Bappenas-01-696x773.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Infografis-Menanti-Kiprah-Suharso-di-Bappenas-01-378x420.jpg 378w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/10/Infografis-Menanti-Kiprah-Suharso-di-Bappenas-01.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ridwan Kamil Dipandang ‘Remeh’</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/ridwan-kamil-dipandang-remeh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2019 10:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemindahan Ibukota]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=63897</guid>

					<description><![CDATA[“Hal-hal sepele membuat kesempurnaan, dan kesempurnaan tidak sepele,” – Michelangelo PinterPolitik.com Desas-desus pemindahan Ibukota baru Indonesia terpecahkan, Jokowi udah resmi menyatakan pindah ke Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Panajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Waduh, buru-buru banget, kalau ada yang gak setuju gimana? Kok udah diresmiin aja? Heleehhh. Mau tak mau, suka gak suka, Ibukota akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Hal-hal sepele membuat kesempurnaan, dan kesempurnaan tidak sepele,” – Michelangelo</em></strong></h4>
<hr>
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">D</span>esas-desus pemindahan Ibukota baru Indonesia terpecahkan, Jokowi udah resmi menyatakan pindah ke Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Panajam Paser Utara, Kalimantan Timur.</p>
<p><em>Waduh, </em>buru-buru banget, kalau ada yang gak setuju gimana? <em>Kok </em>udah diresmiin aja? <em>Heleehhh.</em></p>
<p>Mau tak mau, suka gak suka, Ibukota akan pindah ke Kalimantan. Akhirnya, karena semua serba kejutan, DPR bakal disulap dan dikebut buat revisi aturannya, <em>weleeeh weleeeehhh. </em></p>
<p>Tapi banyak pihak berpendapat kalo pemindahan Ibukota ini kajian dan risetnya masih mentah, <em>ehmmm</em>, masa Ibukota baru gak direncanakan matang sih, kalo salah pilih Ibukota gimana? Uang yang bakal dikeluarkan banyak banget lho, sia-sia deh, <em>hadeuuh.</em></p>
<p><em>Hmmm, </em>mau gak mau, Pemerintah harus lebih banyak mendengar supaya ada saran, <em>ehmm, </em>kalo Pemerintah sendirian gerak kesana kesini dan akhirnya gagal, gimana coba? <em>Weleeh weleeeh.</em></p>
<p>Contohnya aja nih, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang juga berprofesi sebagai arsitek <em>menterenggg</em> <em>ngasih </em>masukan ke Pemerintah, kalo luas lahan yang disiapkan buat Ibukota baru itu terlalu luas.</p>
<p>Kalo kata Ridwan Kamil, buat apaan luas-luas <em>sih, </em>penghuninya malah gak betah nanti, <em>weleeeh weleeeh, </em>yang pas-pas ajalah. Kalo nantinya malah gagal bangun Ibukota baru, emang mau kayak Brazil atau Myanmar, <em>heuuuhhh</em> baru tahu rasa deh, <em>heleeeh.</em></p>
<p>Baru diomongin begitu aja, Kepala Bappenas langsung komentarin balik, <em>hadeuhh</em>. Maksudnya tuh gini <em>lho</em>, omongan Ridwan Kamil langsung dibantah coba, <em>hadeuuuhh. </em>Padahal kan bisa aja Ridwan Kamil bener, namanya juga saran. Bapak Kepala Bappenas memang paling benar dan anti salah kali ya? <em>Heleeehh.</em></p>
<p>Lagian Kepala Bappenas kaya ngajarin ikan berenang sih, Ridwan Kamil kan udah ngerti soal-soal gituan, jadi gausah dikomentarin balik, <em>hadeuuuhh, </em>tutup kuping aja deh kalo gak suka orang ngasih kritik, <em>weleeeh weleeeeh.</em></p>
<p>Kang Emil ini kan arsitek yang karyanya diakui dunia, lulusan dari University of California, Berkeley. Dia tuh punya karya di kawasan sekelas Marina Bay, Singapura, atau Beijing Finance Street, Tiongkok.</p>
<p>Sabar ya Kang Emil, daripada gak didengerin kritik Ibukota baru, mendingan pikirin Bogor Raya yang mau memisahkan diri dari Jawa Barat, <em>ehmm, </em>kayaknya mending itu dulu dipikirin deh.</p>
<p>Oiya Kang, satu lagi, emang bener Ibukota Indonesia pindah itu gara-gara Bekasi mau masuk ke Jakarta? Kalo bener, minta tolong nih, bisa gak Bekasi pertahanin di Jawa Barat aja, jangan melipir ke Jakarta gitu, <em>ehmm</em>, <em>weleeeh weleeeh. </em>(Z19)</p>


<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/kang-emil-1024x677.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Bambang Brodjonegoro, Jakarta &#8220;Forest City&#8221;</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/bambang-brodjonegoro-jakarta-forest-city/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R50]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2019 01:08:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bambang Brodjonegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Basuki Hadimuljono]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=62650</guid>

					<description><![CDATA[“Berkonsep forest city, IKN (Ibu Kota Negara) memastikan kelestarian hutan sehingga Ruang Terbuka Hijau (RTH) akan dibangun minimal 50 persen dari total luas area kota.” – Bambang Brodjonegoro, Kepala Bappenas PintePolitik.com Kalau Fahri Hamzah maunya ibu kota Indonesia itu terletak di wilayah dekat air, misalnya kayak di Pulau Reklamasi, beda ceritanya nih sama Kepala Badan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Berkonsep <em>forest city</em>, IKN (Ibu Kota Negara) memastikan kelestarian hutan sehingga Ruang Terbuka Hijau (RTH) akan dibangun minimal 50 persen dari total luas area kota.” – Bambang Brodjonegoro, Kepala Bappenas</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PintePolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">K</span>alau Fahri Hamzah maunya ibu kota Indonesia itu terletak di wilayah dekat air, misalnya kayak di Pulau Reklamasi, beda ceritanya nih sama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) Bambang Brodjonegoro.</p>
<p>Pasalnya Bambang bilang bahwa ibu kota Indonesia akan dibangun dengan konsep <em>forest city </em>gitu deh.</p>
<p><em>Loh</em>, ini kok merencanakan ibu kota negara (IKN) udah kayak mau bikin resepsi pernikahan aja sih. Kan kalau pernikahan gitu biasanya ada tema <em>forest wedding, garden wedding</em>, dan lainnya gitu. <em>Hehehe.</em></p>
<p>Ternyata, ide <em>city in the forest</em> ini juga sudah dikonfirmasi sama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, yang bilang kalau ibu kota <em>smart and forest city</em> di Kalimantan ini diharapkan akan menjadi perhatian dunia <em>gengs</em>.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B0xoH36JDeX/" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B0xoH36JDeX/" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B0xoH36JDeX/" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Presiden Jokowi mempertanyakan mati listrik massal yang terjadi Minggu 4 Agustus kemarin Nantikan artikel selengkapnya di Pinterpolitik.com #jakarta #matilampu #infografik #infografis #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2019-08-05T08:22:08+00:00">Aug 5, 2019 at 1:22am PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p><em>Dear</em> bapak-bapak menteri yang saya hormati. Kalau mau bikin IKN dengan konsep <em>forest city</em> <em>mah</em> nggak perlu jauh-jauh bangun di Kalimantan Pak. Soalnya sebelum Bappenas keluarkan ide begitu, PLN udah lebih dulu bikin konsep <em>city in forest</em> di Jakarta <em>loh</em>, Pak.</p>
<p><em>Tuh,</em> putusnya listrik PLN sekitar setengah hari kemarin juga sudah bikin warga Jakarta merasakan bagaimana rasanya tinggal di <em>city in the forest</em> kok. <em>Upss.</em></p>
<p>Soalnya kan gedung-gedung Jakarta diterangi cahaya bintang, terus banyak nyamuk, terus suara jangkrik terdengar dengan sangat jelas, dan parahnya sinyal juga nggak stabil. Udah <em>hutan-able</em> banget lah ya ini?</p>
<p>Udah gitu sesuai dengan prediksinya Pak Basuki Hadimuljono, ibu kota Jakarta rasa hutan kemarin juga sudah menarik perhatian dunia kok. Kan tagar <em>#matilampu</em> juga udah jadi <em>trending worldwide</em> di Twitter. <em>Upss</em>.</p>
<p>Sayangnya, selama Pak Jokowi belum mengumumkan lokasi persis IKN yang baru, berarti konsep ini masih sekadar wacana aja lah ya. Jadi kita tunggu aja deh, daerah Kalimantan bagian mana yang akan dijadikan ibu kota ala <em>forest city.</em></p>
<p>Tapi kalau benar-benar mau membangun konsep <em>forest city, </em>jangan lupa ajak PLN kerja sama mengembangkan konsepnya juga. Kali aja dengan bantuan PLN, rasa<em> city in the forest</em>-nya bisa makin terasa juga. <em>Hehehe. </em>(R50)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="kQphan5w_1s"><iframe loading="lazy" title="JAKARTA TENGGELAM 2050, SALAH SIAPA?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/kQphan5w_1s?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin video menarik lainnya? Klik di: <a href="http://bit.ly/PinterPolitik">http://bit.ly/PinterPolitik</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/08/Rahel_bambang-brojonegoro-Copy-1024x683.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Misteri di Balik Pindah Ibu Kota</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/misteri-di-balik-pindah-ibu-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F46]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2019 08:05:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ibu kota]]></category>
		<category><![CDATA[ibu kota baru]]></category>
		<category><![CDATA[ibu kota pindah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemindahan ibu kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=56774</guid>

					<description><![CDATA[“Sebuah rencana yang hebat dapat gagal hanya karena kurangnya kesabaran” . &#8211; Konfusius PinterPolitik.com [dropcap]M[/dropcap]asalah pindah memindah itu emang bukan perkara mudah ya gengs. Pindah rumah misalnya, membutuhkan modal dan tenaga. Pindah kator membutuhkan akses, harga sewa dan lokasi yang strategis. Apalagi pindah hati, waduh yang perlu dipersiapkan banyak cuy kalau yang satu ini. Hehehe. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“</strong><strong>Sebuah rencana yang hebat dapat gagal hanya karena kurangnya kesabaran”</strong><strong> . &#8211; Konfusius</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]M[/dropcap]asalah pindah memindah itu emang bukan perkara mudah ya <em>gengs</em>. Pindah rumah misalnya, membutuhkan modal dan tenaga. Pindah kator membutuhkan akses, harga sewa dan lokasi yang strategis. Apalagi pindah hati, <em>waduh</em> yang perlu dipersiapkan banyak <em>cuy</em> kalau yang satu ini. <em>Hehehe</em>.</p>
<p>Nah, pasti tau kan, bahwa baru-baru ini Presiden Jokowi dan kabinetnya tiba-tiba memunculkan narasi ingin memindah ibu kota Indonesia lagi. <em>Waduh</em>, kenapa sih sebenarnya kok mau pindah?</p>
<p>Katanya sih agar tidak terkesan Jawa sentris dan untuk pemerataan pembanguan. Selain dua hal itu, Bambang Brodjonegoro sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengatakan bahwa banjir dan macet menjadi alasan pendukung yang memang sangat dipertimbangkan untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta.</p>
<p><hr /><p><em>Untuk biaya pemindahan ibu kota, Bappenas memberikan estimas bahwa anggaran yang dikeluarkan sekitar Rp 323 – Rp 466 triliun.</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fmisteri-di-balik-pindah-ibu-kota%2F&#038;text=Untuk%20biaya%20pemindahan%20ibu%20kota%2C%20Bappenas%20memberikan%20estimas%20bahwa%20anggaran%20yang%20dikeluarkan%20sekitar%20Rp%20323%20%E2%80%93%20Rp%20466%20triliun.&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr /></p>
<p>Kata doi, akibat dari macet, dalam satu tahun kerugian negara mencapai angka Rp 65 – Rp 100 triliun. <em>Wow</em>, banyak banget ya <em>cuy</em>. Buat beli es cendol, bisa buat orang 5 provinsi tuh. Sekalian bikin <em>waterpark</em>  dari es cendol. <em>Hehehe</em>.</p>
<p>Tapi, kalau beneran mau pindah, emang mau dipindah kemana sih?</p>
<p>Katanya sih, Presiden Jokowi awalnya memberikan 3 opsi. Yang pertama yaitu ibu kota masih tetap di Jakarta, tetapi area istana dan Monas difokuskan untuk kantor pemerintahan, kementerian, dan lembaga milik negara.</p>
<p>Opsi kedua yaitu pusat pemerintahan dipindah ke luar Jakarta, tetapi masih dalam radius 50-70 km dari Jakarta. Sedang opsi ketiga, ibu kota dipindah ke luar Pulau Jawa. Kabar yang beredar sih Presiden memilih opsi yang ketiga. <em>Waduh</em><em>,</em> jauh juga ya. <em>Hehehe</em>.</p>
<p>Tapi masa sih itu semua menjadi alasan yang paling dipertimbangkan? Kok sedikit janggal ya <em>gengs</em>? Kayak musiman banget gitu wacana ini muncul.</p>
<p>Dulu pasca Anies Baswedan memenangkan Pilgub DKI Jakarta, secara tiba-tiba muncul wacana ingin memindahkan ibu kota. Tetapi, tidak lama setelah itu, tidak ada progres pembahasan lebih lanjut. Nah sekarang, pasca Pemilu tiba-tiba muncul wacana ini lagi.</p>
<p>Apa jagan-jangan masih memendam sakit hati di masa lalu karena Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kalah? Atau gara-gara saat ini banjir ada di mana-mana? Atau karena ingin mengalihkan isu Pemilu ini aja biar nggak ada <em>people power</em>?</p>
<p><em>Hmmm</em>, tidak ada yang tau ya apa sebenarnya alasan kebijakan ini kembali diwacanakan.</p>
<p>Tapi yang terpenting untuk dipertimbangkan pastinya anggaran biaya pemindahan ibu kota ya <em>gengs</em>. Bappenas memberikan estimas bahwa anggaran yang dikeluarkan sekitar Rp 323 – Rp 466 triliun.</p>
<p><em>Beh, </em>uang sebesar itu dapat darimana? Kalau dari APBN, bukannya lebih baik uangnya dialihkan untuk program pembangunan sumber daya manusia saja ya? Kan lebih sesuai dengan tujuan Presiden Jokowi di tahun 2019. Hayoo, siapa nih yang lagi jadi “calo” kebijakan baru? <em>Uppss, h</em><em>ehehe</em>. (F46)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="Lt09KhpLcng"><iframe loading="lazy" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/Lt09KhpLcng?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/04/pindah-ibu-kota.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
