<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Asian Games 2018 &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/asian-games-2018/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Sep 2023 13:12:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Asian Games 2018 &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jokowi, Si Paling &#8220;Presiden Event&#8221;?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/jokowi-si-paling-presiden-event/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Sep 2023 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[G20]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[KTT ASEAN 2023]]></category>
		<category><![CDATA[KTT G20 2022]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=136207</guid>

					<description><![CDATA[Presiden Jokowi sambut para tamu delegasi di Gala Dinner KTT ke-43 ASEAN di Jakarta. Mungkinkah Jokowi adalah presiden paling "event"?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Pemerintah Indonesia menggelar </strong><strong><em>gala dinner</em></strong><strong> dalam rangkaian acara KTT ASEAN ke-43. Namun, bukan kali ini saja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) mengadakan </strong><strong><em>gala dinner</em></strong><strong> dalam acara internasional.</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“My honored guests, be welcome within my walls and at my table. I extend to you my hospitality and protection in the light of the Seven&#8221; – Lord Walder, <em>Game of Thrones</em> (2011-2019)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">Tamu adalah raja. Ungkapan ini mungkin sering diucapkan oleh sebagian besar masyarakatnya. Tujuannya mungkin sederhana, yakni agar sang tuan rumah menghormati dan memberikan keramahan yang terbaik bagi sang tamu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin, ini pula yang tergambarkan dalam episode “Red Wedding” dalam serial televisi <em>Game of Thrones</em> (2011-2019) – atau juga dikenal dengan sebutan GoT. Dalam episode tersebut, rombongan keluarga bangsawan Stark disambut oleh keluarga bangsawan Walder.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setidaknya, pada awalnya, kedua keluarga itu memiliki kepentingan yang sejalan, yakni untuk saling memperkuat keluarga mereka dengan menikahkan putra-putri mereka. Namun, alur mulai berubah karena kepentingan lain masuk – ini bisa ditonton sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlepas dari alur cerita yang ada dalam GoT, tamu memang kerap disambut dengan keramahan yang maksimal. Ini juga yang akhirnya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menerima tamu delegasi dan pemimpin negara-negara lain dalam rangka kegiatan KTT ke-43 ASEAN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisa dibilang, tidak seperti Lord Walder, Jokowi malah memberikan sambutan yang begitu optimal terhadap kedatangan tamu-tamu negara lainnya. Bagaimana tidak? Acara makan malam bersama digelar begitu megah dalam acara <em>gala dinner</em> yang diadakan di hutan kota Gelora Bung Karno (GBK) pada Rabu malam, 6 September 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya hidangan yang lezat, Presiden Jokowi menyambut tamu-tamunya dengan pertunjukan musik dan seni yang ditemani dengan panggung dan latar belakang <em>video mapping</em> yang mengandalkan barisan gedung di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD).</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/FQQPFdrVpjDVXlj4wkEHQLO-Rd7giT-j9MMXNb4FvT-OziUadP7aDA1G8HyWD6QcSWMRdJA2Tf71XJ_RkhvuaZuf8TdA85LokR_apnK1GZOdzqUorPKiHkU6JeZ6mXEoV0bbWzkZEcmOgyGeUOo9LA" alt="Jokowi Dikepung ASEAN"/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, demi mewujudkan kesuksesan acara, sejumlah warga SCBD – alias para “budak” korporat – harus bekerja di tengah gelap gulita karena lampu eksterior dan interior dari gedung-gedung itu harus dipadamkan selama acara berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, menariknya, pertunjukan megah ini bukanlah hanya dipertontonkan ke para tamu, melainkan juga menarik perhatian publik – khususnya para warga media sosial (medsos) seperti Twitter dan Instagram.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konteks ini menjadi menarik. Pasalnya, perhatian publik seperti ini juga bisa menjadi poin tambahan bagi pemerintahan Jokowi – sebelum masa akhir jabatannya. Mengapa pemerintahan Jokowi merasa perlu menggelar acara sedemikian megah di KTT ke-43 ASEAN?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>“Kata Siapa ASEAN Nggak Solid?”</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam diplomasi, pertunjukan dan acara santap bersama seperti ini sebenarnya merupakan hal yang biasa. Diplomasi dan keramahtamahan (<em>hospitality</em>) seakan-akan menjadi dua hal yang harus berdampingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal, kalau diperhatikan, politik antarnegara kerap berkaitan erat dengan persaingan dan permusuhan (<em>hostility</em>) – seperti perang, sengketa wilayah, persaingan dagang, perebutan budaya, kompetisi olahraga, dan perebutan pengaruh. Lantas, mengapa malah negara-negara ini bertemu dalam suasana ramah tamah?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setidaknya, pertanyaan inilah yang dijelaskan oleh Ruth Craggs dalam tulisannya yang berjudul <em>Hospitality in Geopolitics and the Making of Commonwealth International Relations</em> – yakni soal bagaimana keramahtamahan juga merefleksikan geopolitik. Salah satu tujuan keramahtamahan dalam diplomasi yang disebutkan oleh Craggs adalah bagaimana analogi-analogi teatrikal dalam keramahtamahan sebenarnya juga merefleksikan dinamika kekuatan antarnegara.</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/yi3Q1y5Oaf_7RaHtoeci-Rh_1E_s6LNqg7RjsgUJi5Tv0WIG4Jae9dg5t-Rr01VKmjKPsFX7JzCOY6OjaYq013plnPZuN5Y1At64xThqpENXD1w1_h139ijCiX_kX7Cgv2d-rHakjmmz1TjlpGuBow" alt="ASEAN 2023 Pembuktian Jokowi"/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, keramahtamahan secara teatrikal menunjukkan bahwa ketidakharmonisan sudah tidak eksis kembali. Ini memungkinkan kesempatan-kesempatan diplomatis lain lebih terbuka – misal untuk bernegosiasi kembali atau menciptakan perdamaian yang lebih panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu contohnya adalah keramahtamahan yang terjadi antara Perdana Menteri (PM) Ghana Kwame Nkrumah dan Britania (Inggris) Raya. Meski sempat memiliki hubungan diplomatis yang panas, Nkrumah dan Ratu Elizabeth II tetap saling menunjukkan keramahtamahan – bahkan berdansa bersama di Accra, Ghana, pada tahun 1961.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya itu, Nkrumah juga diterima dengan baik di Royal Commonwealth Society (RCS) pada 4 Juli 1957 – tiga bulan setelah Ghana merdeka. Kunjungan itu disebut berjalan dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan tidak mungkin, keramahtamahan yang ditunjukkan Jokowi sebenarnya juga memiliki pengaruh geopolitik secara teatrikal. Dalam salah satu penampilan seni di acara <em>gala dinner</em>, terdapat pertunjukan tarian dari berbagai negara anggota ASEAN – mulai dari Brunei Darussalam, Thailand, Timor-Leste, hingga Indonesia sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan tidak mungkin, narasi dan penampilan yang disajikan memiliki makna teatrikal bahwa ASEAN merupakan organisasi kawasan yang solid. Boleh jadi, ini juga yang ingin ditunjukkan ke negara-negara besar yang turut hadir, seperti Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Rusia, Kanada, dan Amerika Serikat (AS).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, benarkah hanya itu makna yang ingin disampaikan Jokowi? Mungkinkah ada makna lain yang ingin ditunjukkan oleh pemerintahan Jokowi?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pentingnya </strong><strong><em>Event</em></strong><strong> bagi Jokowi?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sebenarnya, bila diperhatikan kembali, penghelatan <em>event</em> internasional dengan pertunjukan yang megah bukan hanya kali ini saja dilakukan oleh pemerintahan Jokowi. Dalam berbagai acara sebelumnya, seperti KTT G20 2022 dan Asian Games 2018, pertunjukan megah juga jadi tontonan publik – baik domestik maupun internasional.</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow"><img decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/D1OV8OylSvK77q3NxkmmkRTJ5wuWR-lrMe2DZrceBjg0wm5_wx8GEV1yhL1AngI13T7q2VFrf12vydk2rw1UZP4LUgMXUyttlen6ORsPc5wZ8wcwo165AGJJPFp7xohvnEp7v1jndeV2t_T6htj_0A" alt="Perang Event Sandiaga vs Erick"/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Boleh jadi, penghelatan pertunjukan-pertunjukan besar seperti ini menjadi pola umum dari pemerintahan Jokowi. Ini juga menjadi upaya yang sejalan dengan budaya politik di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang dijelaskan oleh Benedict R. O&#8217;G Anderson dalam bukunya yang berjudul <em>Language and Power: Exploring Political Cultures in Indonesia</em>, budaya politik Jawa memiliki pola politik yang unik, yakni kerap disertai dengan upaya pemusatan kekuatan pada diri – dalam hal ini raja atau <em>kraton</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini juga pernah dijelaskan dalam tulisan yang berjudul <a href="https://www.pinterpolitik.com/in-depth/meraba-kesaktian-pusaka-jawa-jokowi/"><strong><em>Meraba Kesaktian “Pusaka Jawa” Jokowi</em></strong></a> di <a href="https://www.pinterpolitik.com/"><strong>PinterPolitik.com</strong></a>. Dalam artikel tersebut, dijelaskan bahwa diperlukan sejumlah “ritual” yang dilakukan guna memusatkan kekuatan pada diri – misal dengan melakukan tindakan atau kegiatan tertentu – guna menyatukan kekuatan-kekuatan “pusaka” yang dikumpulkan, seperti masuknya Prabowo Subianto ke pemerintahannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Boleh jadi, cara yang mirip ini dilakukan oleh Nkrumah dalam keramahtamahannya di RCS. Selain bisa mengembalikan keharmonisan Inggris dan Ghana, Nkrumah juga mendapatkan legitimasi dari “ritual” ini, yakni memperoleh legitimasi sebagai pemimpin negara baru di Afrika yang setara dengan mantan penjajahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan tidak mungkin, Jokowi pun melakukan hal serupa dengan pertunjukan-pertunjukan megah yang digelar di berbagai acara internasional ini. Dalam KTT G20 2022, misalnya, perhatian dunia tersorot ke KTT G20 karena Rusia dan Ukraina bisa hadir dalam satu wadah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin, tidak hanya Lord Walder, Jokowi pun bisa mendapatkan kesempatan untuk memperbesar kekuatannya dengan menyambut tamunya menggunakan keramahtamahan yang megah. <em>Well</em>, mari kita nantikan kemegahan apa lagi yang akan dipertunjukkan oleh pemerintahan Jokowi. (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="tJGKHbQvJSA"><iframe title="Mengapa Jokowi Tak Seperti SBY di ASEAN?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/tJGKHbQvJSA?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/09/jokowi-si-paling-presiden-event-1024x683.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Suka Cita SBY-Prabowo untuk Jokowi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/suka-cita-sby-prabowo-untuk-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Sep 2018 11:52:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=38981</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Yang penting bukan apakah kita menang atau kalah, Tuhan tidak mewajibkan manusia untuk menang sehingga kalah pun bukan dosa, yang penting adalah apakah seseorang berjuang atau tak berjuang.&#8221; ~Emha Ainun Nadjib PinterPolitik.com [dropcap]I[/dropcap]ni rezim benar-benar tukang kibul ya. Kemarin bilang punya target dapat 20 medali emas dan masuk 10 besar Asian Games 2018. Tapi sekarang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Yang penting bukan apakah kita menang atau kalah, Tuhan tidak mewajibkan manusia untuk menang sehingga kalah pun bukan dosa, yang penting adalah apakah seseorang berjuang atau tak berjuang.&#8221; ~Emha Ainun Nadjib</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]I[/dropcap]ni rezim benar-benar tukang kibul ya. Kemarin bilang punya target dapat 20 medali emas dan masuk 10 besar Asian Games 2018. Tapi sekarang malah dapat 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu. Masuk ke peringkat 4 besar lagi. Dasar pembohong!</p>
<p>Tolong dong Om Roy Suryo, pemerintah dibilangin yang bener jangan suka ngasih harapan palsu begitu… <em>Hmmm… Om? </em>Kok diam aja? <em>Om?</em></p>
<p><em>Oh</em>, ternyata si Om izin pamit. Soalnya Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah berkomentar. Melalui akun Twitter pribadinya, SBY mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas kesuksesan Asian Games 2018. <em>Ciee..cie… </em>adem ya <em>gaes</em> kalau lagi <em>nggak </em>saling nyinyir gini. <em>Hehehe.</em></p>
<p>Pesta olahraga Asian Games 2019 memang telah usai. Namun kenangannya masih terasa hangat di lubuk hati. Momen berharga yang patut dirindukan, agar kita senantiasa paham bahwa kebersamaan itu indah dan menentramkan. <em>Asikkk…</em></p>
<p><hr /><p><em>Semoga Indonesia tahun 2030 nggak jadi hancur ya, biar punya kesempatan jadi tuan rumah Olimpiade. Hehehe</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fsuka-cita-sby-prabowo-untuk-jokowi%2F&#038;text=Semoga%20Indonesia%20tahun%202030%20nggak%20jadi%20hancur%20ya%2C%20biar%20punya%20kesempatan%20jadi%20tuan%20rumah%20Olimpiade.%20Hehehe&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr /></p>
<p>Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi lawan Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019 juga nggak luput dari rasa suka cita,<em> lho</em>. Ia mengucapkan selamat dan rasa bangganya terhadap kerja pemerintah yang sukses mewujudkan penyelenggaraan Asian Games 2018. <em>Uwuwuwuw, </em>peluk mesra lagi <em>dong </em>Pak! <em>Wkwkwkwk.</em></p>
<p>Prabowo pun tak mengelak jika prestasi Indonesia kali ini bisa dikatakan baik. Indonesia sebagai tuan rumah berhasil menempati posisi empat klasemen perolehan medali, dengan 31 emas 24 perak, dan 43 perunggu. Ini merupakan catatan emas tertinggi sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang Asian Games. Empat tahun lalu saja Indonesia hanya bisa meraih empat emas. Mantap betul!</p>
<p><em>Wah</em>, sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Pak Prabowo pasti bangga banget <em>dong</em>. Secara pemegang emas terbanyak diperoleh para atlet dari cabang olahraga pencak silat dengan memboyong 14 medali. <em>Prok… Prok… Prok…</em></p>
<p>Prabowo berharap keberhasilan pemerintah menggelar pesta olahraga empat tahunan itu bisa menjadi bekal untuk kegiatan selanjutnya.</p>
<p><em>Aminnn dehh</em>… Semoga juga Indonesia tahun 2030 <em>nggak </em>jadi hancur ya, biar punya kesempatan jadi tuan rumah Olimpiade. <em>Hehehe</em>. (E36)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Jokowi-SBY-Prabowo.-Foto-SuratKabar.id_.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ucapan Selamat Untuk Asian Games</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/ucapan-selamat-untuk-asian-games/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Sep 2018 11:33:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=39147</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-09-04-Ucapan-Selamat-untuk-Asian-Games.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-39149 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-09-04-Ucapan-Selamat-untuk-Asian-Games.jpg" alt="Ucapan Selamat Untuk Asian Games" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-09-04-Ucapan-Selamat-untuk-Asian-Games.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-09-04-Ucapan-Selamat-untuk-Asian-Games-135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-09-04-Ucapan-Selamat-untuk-Asian-Games-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-09-04-Ucapan-Selamat-untuk-Asian-Games-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-09-04-Ucapan-Selamat-untuk-Asian-Games-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-09-04-Ucapan-Selamat-untuk-Asian-Games-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-09-04-Ucapan-Selamat-untuk-Asian-Games-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-09-04-Ucapan-Selamat-untuk-Asian-Games-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-09-04-Ucapan-Selamat-untuk-Asian-Games-420x420.jpg 420w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-09-04-Ucapan-Selamat-untuk-Asian-Games-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gerindra Muak Asian Games Sukses?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/gerindra-muak-asian-games-sukses/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[G42]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Sep 2018 10:31:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Gerindra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=38990</guid>

					<description><![CDATA[“Memori setiap manusia adalah daftar bacaan pribadinya.” PinterPolitik.com [dropcap]K[/dropcap]emunculan spanduk bertuliskan “Terima Kasih Jokowi, Asian Games 2018” di Jakarta hari ini dipandang sebagai pencitraan oleh elite Partai Gerindra. Adaw, ngeri nih Jokowi, dikit-dikit pamer program kerja. Untung Jokowi enggak dikit-dikit pamer kuda. Eh maksudnya pamer punya motor 150 tenaga kuda gengs. Wakwaw….. Wakil Ketua Umum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“</em></strong><strong>Memori setiap manusia adalah daftar bacaan pribadinya.</strong><strong><em>”</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]K[/dropcap]emunculan spanduk bertuliskan “Terima Kasih Jokowi, Asian Games 2018” di Jakarta hari ini dipandang sebagai pencitraan oleh elite Partai Gerindra. <em>Adaw, </em>ngeri nih Jokowi, dikit-dikit pamer program kerja. Untung Jokowi enggak dikit-dikit pamer kuda. <em>Eh </em>maksudnya pamer punya motor 150 tenaga kuda <em>gengs. Wakwaw…..</em></p>
<p>Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono,<em> KZL</em> <em>banget</em> dan tegas bilang bahwa masyarakat itu sudah paham betul keberhasilan gelaran Asian Games bukan hanya karena andil dari Jokowi saja, tapi juga semua pihak.</p>
<p><em>Cailah</em>, bener tuh bang, <em>eyke</em> setuju <em>bingits </em>deh. Kan yang berhasil itu konsultan event Asian Games sama <em>stuntman </em>motornya Jokowi. Kalau yang lain mah tim hore aja bang. <em>Wkwkwk, eh </em>iya maaf-maaf. Terima kasih untuk kalian juga kok yang bikin Asian Games berjalan lancar, para relawan yang<em> gemas-gemas</em> dan<em> unyu-unyu. Hehehe.</em></p>
<p>Di luar itu, Ferry bilang keberhasilan perhelatan Asian Games juga karena campur tangan para pembina cabang olahraga, termasuk Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto yang menyumbang 14 dari 31 medali emas untuk Indonesia. Hmm, kok ikut-ikut bawa Prabowo juga? Kritiknya nggak fokus nih. <em>Hahaha.</em>Tapi, bener juga sih <em>gengs</em> apa yang dibilang Ferry.</p>
<p>Ya udah pak kalau gitu, sekalian aja bikin spanduk yang besar di sebelah spanduknya Jokowi, biar enggak kalah pencitraannya. <em>Hahaha.</em></p>
<p>Oh iya <em>gengs</em>, anak buah Prabowo ini juga <em>ngemeng</em>, ada baiknya Jokowi dan para koloninya itu bersikap jujur dengan mengatakan bahwa perhelatan pesta olahraga negara-negara Asia empat tahunan ini tidak berdampak bagi nilai tukar rupiah yang kian tergerus.</p>
<p><em>Wah </em>iya<em>, gokil</em> juga nih bang Ferry, hampir aja lupa kalau 1 dolar AS sudah hampir Rp 15.000 rupiah loh. Bisa-bisa krisis material nih <em>gengs. Ah, </em>typo lagi<em> gengs, </em>emangnya MRT yang krisis material. Maksud <em>eyke</em> tuh dikit lagi bisa krisis finansial <em>nih. Wehehehe..</em></p>
<p><hr /><p><em>Btw, kalau Indonesia sampai krisis, gimana ya nasib eyke? Jangan bilang kalau krisis bakal bikin banyak orang yang kurang makan. Hmmm, bahaya juga ya.</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Fgerindra-muak-asian-games-sukses%2F&#038;text=Btw%2C%20kalau%20Indonesia%20sampai%20krisis%2C%20gimana%20ya%20nasib%20eyke%3F%20Jangan%20bilang%20kalau%20krisis%20bakal%20bikin%20banyak%20orang%20yang%20kurang%20makan.%20Hmmm%2C%20bahaya%20juga%20ya.&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr /></p>
<p>Aduh dari pada pusing mikirin tingkah laku orang yang sukanya ongkang-ongkang dan pencitraan, mending baca dan renungin ungkapannya Ronald Reagan <em>gengs</em>:</p>
<p>“Kelilingi diri Anda dengan orang-orang terbaik yang dapat Anda temukan, delegasikan wewenang, dan tidak ikut campur selama kebijakan Anda telah diputuskan dan sedang dilakukan.” (G35)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/WhatsApp-Image-2018-09-04-at-8.44.39-AM-1.jpeg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Scott Givens, Terlupakan dari Asian Games</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/scott-givens-terlupakan-dari-asian-games/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S13]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2018 19:53:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Scott Givens]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=36996</guid>

					<description><![CDATA[Beberapa nama luput dari perhatian saat pembukaan Asian Games 2018 berlangsung megah dan meriah. Bergerak di banyak gelaran Olimpiade hingga event besar, orang seperti Scott Givens dan firmanya FiveCurrents berperan dalam hadirnya momen spektakuler. PinterPolitik.com “Kami adalah pendongeng, misi kami menangkap kekuatan emosi manusia untuk menciptakan kesan mendalam dan abadi.” :: FiveCurrents :: [dropcap]G[/dropcap]elaran pesta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Beberapa nama luput dari perhatian saat pembukaan Asian Games 2018 berlangsung megah dan meriah. Bergerak di banyak gelaran Olimpiade hingga event besar, orang seperti Scott Givens dan firmanya FiveCurrents berperan dalam hadirnya momen spektakuler. </strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<blockquote class="td_quote_box td_box_center"><p><strong>“Kami adalah pendongeng, misi kami menangkap kekuatan emosi manusia untuk menciptakan kesan mendalam dan abadi.”</strong></p>
<p><strong>:: FiveCurrents ::</strong></p></blockquote>
<p>[dropcap]G[/dropcap]elaran pesta olahraga negara-negara Asia telah ditutup secara resmi sehari lalu. Berbagai kisah menarik sepanjang dua minggu memang mewarnai perhelatan ini, mulai dari <em>opening ceremony</em> yang membuat semua orang takjub &#8211; salah satunya lewat aksi masuk stadion ala film laga yang diperankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) &#8211; hingga pamer otot Jonathan Christie yang berhasil mempersembahkan emas di cabang badminton.</p>
<p>Publik juga disuguhkan oleh aksi pelukan Jokowi dan lawan politiknya Prabowo Subianto dalam pertandingan cabang pencak silat. Terlepas dari segala kesuksesan yang diraih para atlet, tafsiran politik aksi Jokowi dan Prabowo, hingga merdu suara Via Vallen, banyak pihak yang mendapatkan sorotan lebih karena keberhasilan mengemas acara, terutama <em>opening ceremony </em>yang oleh banyak <em>reviewer</em> dianggap sebagai salah satu yang terbaik, bahkan mengalahkan level <em>opening ceremony</em> Olimpiade.</p>
<p><a href="https://kumparan.com/kumparanvideo/7-orang-hebat-di-balik-pembukaan-asian-games-2018-1534766047991057435"><strong>Nama-nama</strong></a> macam Wishnutama yang menjadi <em>creative director, </em>lalu Ronald Steven yang menjadi <em>music director, </em>Addie MS yang menjadi pengarah musik pengiring tarian, Eko Supriyanto dan Denny Malik yang menjadi koreografer penari, dan masih banyak yang lain, menjadi pembuktian bahwa Indonesia memiliki putra-putri terbaik yang bisa menampilkan karya anak negeri di level internasional. Semua pihak yang telah berkontribusi dalam acara ini memang layak mendapatkan apresiasi.</p>
<p>Namun, nyatanya, ada satu orang yang tidak banyak disorot oleh pemberitaan terkait peran besarnya membawa kemegahan tampilan ala perayaan ulang tahun Disneyland itu. Dialah Scott Givens, orang di belakang belasan perhelatan Olimpiade. Siapakah dia?</p>
<h4><strong>Dari Clinton Hingga Ke Disneyland</strong></h4>
<p>Nama Scott Givens tidak begitu banyak disoroti oleh media lokal Indonesia selama gelaran Asian Games. Tercatat hanya ada satu video <a href="https://www.youtube.com/watch?v=yTKPP1ofR1M"><strong>wawancara</strong></a> bersama dirinya dan Wishnutama yang dibuat oleh China Global Television Network (CGTN) yang menunjukkan sosok pria tersebut.</p>
<p>Nyatanya, untuk gelaran <em>opening ceremony </em>Asian Games tahun ini, Givens menjabat sebagai <em>executive producer </em>– jabatan yang tentu saja paling tinggi dalam hierarki produksi aksi panggung. Oleh karena itu, konsep acara dan banyak bagian dari pentas memukau yang ada saat itu tentu saja tidak bisa dilepaskan dari peran Givens.</p>
<p>Hal ini beralasan jika melihat sejarah Givens yang merupakan <a href="http://www.fivecurrents.com/about-us.html"><strong>pendiri</strong></a> firma yang bergerak di bidang produksi kreatif (<em>creative and production</em>) bernama FiveCurrents. Firma yang berbasis di Monterey, California ini memang dikenal sebagai salah satu <em>creative and production organizer </em>terkemuka di dunia.</p>
<p>Dalam situs resminya, perusahaan ini menyebut bahwa mereka adalah <em>premier creator </em>atau pencipta utama yang berhubungan dengan bisnis <em>live perform, live ceremony, live brands, </em>dan lain sebagainya. Status <em>premier creator </em>jelas menunjukkan bahwa firma ini berperan sangat besar dalam penciptaan konsep dan model acara.</p>
<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-36998" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games.jpg" alt="" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-420x420.jpg 420w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
<p>Givens sebagai pendiri sekaligus presiden di perusahaan ini tentu saja bukan orang sembarangan. Beberapa sumber menyebutkan bahwa ia telah <a href="https://fivecurrents.wordpress.com/about/scott-givens/"><strong>berkontribusi</strong> </a>dalam belasan gelaran Olimpiade – baik <em>summer </em>maupun <em>winter – </em>dan terlibat di lebih dari 300-an event besar internasional.</p>
<p>Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014 merupakan beberapa contohnya. Ada juga Pan American Games yang kerap melibatkan dirinya. Pesta kembang api <em>live show </em>seperti saat peresmian gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa di Dubai adalah juga kerja Givens dan FiveCurrents.</p>
<p>Super Bowl Saturday Night yang merupakan salah satu event olahraga terbesar di Amerika Serikat yang juga menjadi proyek yang dikerjakan mereka. Sementara, peringatan ulang tahun Disneyland yang ke-50 juga buah karya FiveCurrents.</p>
<p>Karena perannya itu, Givens juga disebut mendapat gelar kehormatan tertinggi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) atas kontribusinya terhadap gelaran pesta olahraga ini. Ia juga menjadi konsultan IOC dan menulis panduan teknis untuk menyelenggaraan event tersebut – terutama yang berhubungan dengan hal-hal teknis seremonial.</p>
<p>Menariknya, Givens dan FiveCurrents juga menjadi <a href="https://www.clintonfoundation.org/clinton-global-initiative/about-us/cgi-mission"><strong><em>organizer </em></strong></a>untuk event Clinton Global Initiative (CGI) yang merupakan acara yang diprakarsai oleh The Clinton Foundation – yayasan milik keluarga Bill Clinton. CGI adalah event berkumpulnya pemimpin-pemimpin dari seluruh dunia untuk membicarakan solusi mengenai masalah-masalah yang dihadapi umat manusia.</p>
<p>Acara ini termasuk event yang cukup besar karena dihadiri oleh 200-an kepala negara dan mantan kepala negara, 20-an peraih hadiah nobel, ratusan CEO perusahaan-perusahaan terkemuka, hingga filantropis-filantropis terkemuka dari seluruh dunia.</p>
<p>Apakah itu berarti Givens punya pertalian secara politik dengan keluarga Clinton? Tidak ada yang tahu pasti. Yang jelas, hubungan keduanya mengindikasikan ada ikatan yang cukup dekat. CGI memang menjadi salah satu <a href="http://www.fivecurrents.com/clinton-global-initiative.html"><strong><em>live brand </em></strong></a>yang ditangani oleh FiveCurrents.</p>
<p>Secara bisnis, FiveCurrents adalah salah satu contoh <a href="https://www.aol.com/2013/03/29/rachel-lehman-fivecurrents-virtual-company/"><strong>perusahaan virtual</strong></a>. Rachel Lehman, salah satu eksekutif di perusahaan itu, menyebut pekerja dari perusahaan ini bekerja secara fleksibel tanpa dibatasi ruang dan waktu, dan seringkali pertemuan atau pembahasan penting dilakukan secara <em>online</em>.</p>
<p>FiveCurrents juga dikenal karena memanfaatkan sistem <em>freelance </em>untuk merekrut pekerja. Untuk event sebesar Olimpiade London misalnya, perusahaan tersebut mengontrak 880 kontraktor dari seluruh dunia dengan spesifikasi keahlian masing-masing untuk mengaplikasikan konsep <em>live event</em> yang mereka rencanakan.</p>
<p>Sistem kerja yang demikian tentu saja sangat fleksibel dan berbasis pada event. Tak heran jika Scott Givens harus punya belasan visa kerja untuk melakukan aktivitas keliling dunia itu.</p>
<p>Dari berbagai latar belakang yang dimilikinya, jelas bahwa bagi Scott Givens dan FiveCurrents, event seperti <em>opening ceremony </em>Asian Games 2018 adalah pekerjaan harian yang sudah biasa mereka lakukan. Sekalipun tokoh-tokoh anak bangsa juga banyak berperan, namun tak dapat dipungkiri Givens punya kontribusi dan keahlian yang sangat besar dalam suksesnya acara ini.</p>
<p>Jika menyaksikan video kembang api saat seremoni pembukaan tersebut, jelas teknologi yang demikian tidak akan mudah dijumpai di Indonesia. Konsep pencahayaan hingga ide panggung dan eksekusinya juga jelas membutuhkan<em> organizer</em> yang sudah makan asam garam mengelola event besar ini. Bagi Scott Givens hal ini tak jadi masalah, toh dia adalah orang yang menulis panduan teknis seremoni untuk IOC.</p>
<p>Dengan biaya total untuk pembukaan dan penutup Asian Games yang menyentuh angka US$ 55 juta atau sekitar Rp 700 miliar, maka memang wajar jika Indonesia mampu mendapatkan tampilan yang spektakuler karena acara ini dikerjakan oleh orang-orang yang benar-benar profesional dan ahli di bidangnya.</p>
<h4><strong>Asian Games, <em>Spillover Effect</em> </strong></h4>
<p>Jika demikian, apakah kredit yang terlalu berlebihan diberikan kepada beberapa pihak dalam konteks lokal adalah hal yang salah, katakanlah untuk Presiden Jokowi, Erick Tohir sebagai ketua pelaksana, atau Wishnutama sebagai <em>creative director?</em></p>
<p>Tentu saja tidak. Semua pihak, baik Givens dan timnya, maupun panitia lokal sama-sama berjasa besar untuk menyukseskan acara ini. Hanya saja, sosok Givens dan FiveCurrents yang telah berpengalaman adalah jaminan bahwa acara ini memang akan sukses.</p>
<p>Bagi Givens dan firma bisnisnya, tentu saja profesionalisme dan sisi bisnis menjadi hal yang utama. Hal itu yang membuat bagi mereka, sorotan pemberitaan tidaklah terlalu penting. Selama acaranya sukses, semuanya baik-baik saja untuk bisnis dan perusahaan.</p>
<p>Namun, bagi pihak-pihak lokal yang terlibat, tentu saja ada <em>spillover effect </em>yang bisa didapatkan dari kesuksesan acara ini, katakanlah yang dibawa lewat hadirnya Scott Givens. Konsep <em>spillover effect </em>atau efek luapan ini umumnya terjadi dalam bidang ekonomi. Namun, dalam konteks Asian Games hal ini juga bisa terjadi.</p>
<p>Luapan kesuksesan Asian Games mendatangkan dampak bagi semua pihak, baik itu panitia lokal, pengusaha, politisi, hingga citra Indonesia sebagai sebuah negara. Jokowi sendiri mendapatkan <em>spillover effect </em>yang cukup besar secara politik dari gelaran ini, tentunya untuk Pilpres 2019 nanti. Semua pihak yang telah berkorban untuk acara ini memang layak mendapatkan kredit lebih.</p>
<p>Walaupun demikian, setidaknya kita juga tahu bahwa di balik kesuksesan pesta olahraga terbesar setelah Olimpiade ini, ada orang seperti Scott Givens yang berjasa cukup besar. Givens mampu menghadirkan <em>showcase </em>kebesaran Indonesia lewat <em>live event </em>yang spektakuler.</p>
<p>Mungkin untuk beberapa tahun ke depan, masyarakat Indonesia masih teringat akan luar biasanya acara ini karena seperti misi FiveCurrents di awal tulisan, mereka memang bekerja untuk menimbulkan kesan yang abadi. (S13)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/dfsdfs-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Asian Games, Tiket Kemenangan Jokowi?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/asian-games-tiket-kemenangan-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R24]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2018 14:20:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[IOC]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[OCA]]></category>
		<category><![CDATA[Robert Mumford]]></category>
		<category><![CDATA[Rupiah Melemah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=36591</guid>

					<description><![CDATA[Gelaran Asian Games telah berlalu, namun euforianya masih membekas. Akankah keberhasilan ini menjadi tiket kemenangan Jokowi di Pilpres nanti? PinterPolitik.com “Patriotisme adalah dukungan penuh bagi negara di setiap waktu dan pemerintahnya, apabila pantas.” ~ Mark Twain [dropcap]R[/dropcap]angkaian kegiatan Asian Games ke-18 yang berlangsung sejak 18 Agustus lalu, telah resmi ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Gelaran Asian Games telah berlalu, namun euforianya masih membekas. Akankah keberhasilan ini menjadi tiket kemenangan Jokowi di Pilpres nanti?</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><strong>“Patriotisme adalah dukungan penuh bagi negara di setiap waktu dan pemerintahnya, apabila pantas.” ~ Mark Twain</strong></p>
<p>[dropcap]R[/dropcap]angkaian kegiatan Asian Games ke-18 yang berlangsung sejak 18 Agustus lalu, telah resmi ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Minggu, 2 September. Meski begitu, euforianya masih melekat di benak masyarakat. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan di Asian Games, Indonesia akhirnya berhasil duduk di posisi empat besar.</p>
<p>Peringkat yang hanya kalah dari Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan ini, diraih setelah para atlet mampu mengumpulkan 31 medali emas, 24 perak, dan 43 perunggu. Prestasi ini bisa dibilang jauh melebihi target yang ditetapkan pemerintah, sehingga tak heran bila sukacita dan rasa bangga juga ikut menular ke seluruh rakyat.</p>
<p>Selain penampilan para atlet yang gemilang, lancarnya penyelenggaraan Asian Games dan antusiasme penonton yang sangat tinggi, menuai pujian dari wakil presiden kehormatan Dewan Olimpiade Asia (OCA), Wei Ji Zhong. Dukungan masyarakat ini terlihat dari larisnya penjualan tiket dan kursi penonton yang nyaris selalu penuh.</p>
<p>Lancarnya kegiatan olahraga bergengsi tingkat Asia ini, juga mendapat perhatian dari Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach. Menurutnya, kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah yang baik, memberikan nilai tambah dan akan diperhitungkan untuk menjadi penyelenggara Olimpiade 2032.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-36587 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Asian-Games-Sukses-Jokowi-Untung-.jpg" alt="" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Asian-Games-Sukses-Jokowi-Untung-.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Asian-Games-Sukses-Jokowi-Untung--135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Asian-Games-Sukses-Jokowi-Untung--150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Asian-Games-Sukses-Jokowi-Untung--300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Asian-Games-Sukses-Jokowi-Untung--768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Asian-Games-Sukses-Jokowi-Untung--1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Asian-Games-Sukses-Jokowi-Untung--696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Asian-Games-Sukses-Jokowi-Untung--1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Asian-Games-Sukses-Jokowi-Untung--420x420.jpg 420w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></p>
<p>Semua pujian tersebut, secara tak langsung tentu akan dikalungkan pada pemerintah, khususnya Jokowi sebagai Presiden. Sedangkan sebagai petahana yang akan bertarung di Pilpres tahun depan, menurut peneliti senior LIPI <a href="https://www.liputan6.com/global/read/3634565/media-asing-pemenang-asian-games-2018-adalahjokowi?source=search"><strong>Syamsudin Haris</strong></a>, elektabilitas Jokowi juga pasti akan ikut meningkat.</p>
<p>Apalagi, penampilan Jokowi pada saat upacara pembukaan pun dianggap cukup spektakuler. Penampilannya yang <em>kekinian</em> tersebut, lanjut Syamsudin akan mampu menarik simpati massa mengambang (<em>swing voters</em>) dan para milenial yang sebelumnya sempat berpaling akibat terpilihnya KH. Ma’ruf Amin sebagai cawapres.</p>
<p>Namun pernyataan ini tidak sepenuhnya disetujui oleh analis dari Eurasia Group, Peter Mumford. Menurutnya, keberhasilan Asian Games ini tidak akan mempengaruhi terpilih atau tidaknya Jokowi di tahun depan, terutama setelah euforia Asian Games di masyarakat mereda. Meski begitu, bukan berarti posisinya juga menjadi terancam.</p>
<p>Mumford sendiri melihat kalau Jokowi sebenarnya menyadari fenomena ini, sehingga ia berusaha menjaganya melalui harapan keikutsertaan Indonesia sebagai penyelenggara Olimpiade di 2032 nanti. Berdasarkan dua pendapat di atas, mungkinkah Asian Games memang menjadi tiket bagi kemenangan Jokowi di Pilpres nanti?</p>
<h3><strong>Fenomena Bradley Effect </strong></h3>
<p style="text-align: center"><strong>“Siapa yang berani menantang, suatu saat pasti akan berisiko mengalami kejatuhan.” ~ Tom Bradley</strong></p>
<p>Penampilan Jokowi yang mengendarai Moge pada pembukaan Asian Games, 18 Agustus lalu, memang merupakan “wow” faktor dan mengundang kebanggaan masyarakat terhadap pemimpinnya. Apalagi tayangan tersebut disiarkan secara langsung ke seluruh dunia, terutama di negara peserta Asian Games.</p>
<p>Kebanggaan yang membangkitkan rasa patriotisme dalam diri masyarakat inilah, di mata Syamsudin, dianggap sebagai nilai tambah bagi elektabilitas Jokowi. Bisa dibilang, andai Pilpres dilakukan September ini, Jokowi mungkin akan mampu memenangkannya dengan mudah dari rivalnya, Prabowo Subianto.</p>
<p>Hanya saja, faktanya Pilpres baru akan diselenggarakan pada 19 April tahun depan. Pada saat itu, jika menggunakan pendapat Mumford, bisa dipastikan euforia Asian Games sudah mulai dilupakan. Masyarakat akan kembali dihadapkan pada kehidupan nyata, dengan beragam wacana yang dilemparkan kembali oleh pihak oposisi.</p>
<p>Kondisi inilah yang dimaksud oleh Mumford sebelumnya. Analis konsultan politik tersebut menyatakan, naiknya elektabilitas Jokowi saat ini bisa jadi tengah dipengaruhi fenomena efek Bradley (<em>Bradley effect</em>), yaitu elektabilitas semu yang kerap diperlihatkan dari berbagai jajak pendapat atau survei.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-36588 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-08-20-aksi-jokowi-naik-moge-1024x1024.jpg" alt="" width="1024" height="1024" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-08-20-aksi-jokowi-naik-moge-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-08-20-aksi-jokowi-naik-moge-1024x1024-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-08-20-aksi-jokowi-naik-moge-1024x1024-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-08-20-aksi-jokowi-naik-moge-1024x1024-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-08-20-aksi-jokowi-naik-moge-1024x1024-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/2018-08-20-aksi-jokowi-naik-moge-1024x1024-420x420.jpg 420w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>Fenomena ini sendiri berasal dari pengalaman Tom Bradley, walikota Los Angeles berkulit hitam yang digadang-gadang akan menjadi gubernur California kulit hitam pertama di AS, pada 1985. Keyakinan ini berasal dari berbagai jajak pendapat yang memperlihatkan suaranya lebih tinggi dibanding lawannya, George Deukmejian.</p>
<p>Namun saat pemilu dilakukan, Bradley ternyata kalah suara dari Deukmejian, politikus berkulit putih. Fenomena ini pada akhirnya memperlihatkan kalau jajak pendapat atau survei, belum tentu memperlihatkan fakta yang sebenarnya di lapangan. Dalam kasus ini, responden pura-pura mendukung Bradley karena takut dikatakan rasis.</p>
<p>Terkait dengan elektabilitas Jokowi, efek Bradley juga bisa saja tertuang dari hasil jajak pendapat lembaga-lembaga survei. Euforia dan dorongan patriotisme yang tinggi atas keberhasilan Indonesia di Asian Games, bisa saja akan mempengaruhi pilihan masyarakat saat ini, terutama bagi massa mengambang dan kaum milenial.</p>
<p>Seperti yang dikatakan Mumford, pilihan masyarakat bisa jadi akan kembali berubah saat euforia Asian Games mulai pudar. Meski begitu, Mumford menekankan kalau fakta ini juga bukan ancaman bagi Jokowi, sebab semua tergantung dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahannya.</p>
<h3><strong>Kepuasan Kinerja Paling Utama</strong></h3>
<p style="text-align: center"><strong>“Masyarakat tidak boleh takut pada pemerintah, pemerintahlah yang harus takut pada rakyatnya.” ~ Alan Moore, V for Vendetta</strong></p>
<p>Lancarnya penyelenggaraan Asian Games yang kedua kalinya di tanah air, setelah sebelumnya berlangsung pada 1962, sudah pasti akan menjadi sejarah tersendiri. Terutama karena Indonesia mampu melompat tinggi ke posisi keempat, setelah sebelumnya hanya berada di 17 pada Asian Games Korea 2014.</p>
<p>Dari sisi patriotisme, tentu semua rakyat akan mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan tersebut agar berjalan lancar. Hanya saja, menurut Mumford, sebenarnya ada perbedaan besar antara popularitas dan kepuasan kinerja yang menjadi landasan elektabilitas petahana untuk mendapatkan suara.</p>
<p>Menurut Kotler dan Keller, kepuasan ditentukan oleh ekspektasi dan persepsi. Keduanya berhasil terpenuhi melalui penyelenggaraan Asian Games yang mendapat banyak pujian dan perbincangan internasional. Namun bagaimana dengan pemenuhan kebutuhan yang menurut Abraham H. Muslow lebih fokus pada kebutuhan materil dan non-materil?</p>
<p>Berkaca pada pengalaman, penyelenggaraan event dunia yang melibatkan ribuan bahkan jutaan orang tentu tidak mudah. Selain persiapan yang matang, tuan rumah pun harus menyiapkan dana yang tak sedikit. Pemerintah saja hanya bisa menyediakan Rp 6,2 triliun dari Rp 8,4 triliun yang diajukan Inasgoc.</p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Kagum(Delegasi Ioc&amp;Oca)sukses Gelar Asian Games presiden jokowi menyatakan siap jadi&#8230;<br />
melihat kesuksesan penyelengaraan Asian Th 2018 presiden jokowi menyatakan kesiapan Indonesia menjadi salah satu kandidat tuan rumah olimpiade Th 2023. <a href="https://t.co/lDaOQVmZJK">pic.twitter.com/lDaOQVmZJK</a></p>
<p>— mei Amoy kecil  他很米兰 (@Namaku_Mei) <a href="https://twitter.com/Namaku_Mei/status/1036489746963255296?ref_src=twsrc%5Etfw">September 3, 2018</a></p></blockquote>
<p>Anggaran itu sendiri, masih belum termasuk dengan dana yang harus dikeluarkan untuk bonus para atlet yang berhasil mendapatkan medali. Apalagi jumlah medali yang diraih di luar target yang diperkirakan, yaitu 98 medali, sehingga uang bonus yang harus dikeluarkan Kemenpora pun ikut membengkak hingga mencapai Rp 210 miliar.</p>
<p>Dengan kondisi APBN yang defisit, nilai rupiah yang terus melemah, dan rekonstruksi pembangunan paska gempa Lombok yang harus segera ditangani, kondisi ini sebenarnya sangat memberatkan keuangan pemerintah. Fakta inilah yang harus segera dihadapi Jokowi, usai pesta olahraga yang gegap gembita tersebut.</p>
<p>Belajar dari pengalaman, Perdana Menteri Yunani, Kosta Karamanlis, dan Presiden Brasil, Dilma Roussef, merupakan contoh kepala negara yang kehilangan kekuasaannya setelah menyelenggarakan <em>event</em> olahraga internasional. Padahal, Yunani dinyatakan sukses menjadi tuan rumah olimpiade 2004, begitu juga Brasil pada Piala Dunia 2014.</p>
<p>Hanya saja, Kosta dan Dilma kemudian “dilengserkan” rakyatnya sendiri, akibat tak mampu menangani krisis keuangan di negaranya. Fakta ini, tentu juga memperlihatkan kalau pernyataan Mumford sangat benar, karena seberhasil apapun sebuah kegiatan, kalau rakyatnya menderita tentu akan mempengaruhi tingkat kepuasan mereka.</p>
<p>Menilik dari pernyataan penulis terkenal Mark Twain di awal tulisan, setiap masyarakat tentu memiliki patriotisme yang membuatnya mendukung penuh negaranya, begitu juga pemerintahnya, apabila memang pantas untuk didukung. Kini pertanyaannya, mampukah Jokowi mempertahankan kepuasan rakyatnya sehingga pantas untuk tetap didukung? (R24)</p>
<p><hr /><p><em>Asian Games, Tiket Kemenangan Jokowi?</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fin-depth%2Fasian-games-tiket-kemenangan-jokowi%2F&#038;text=Asian%20Games%2C%20Tiket%20Kemenangan%20Jokowi%3F&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr /></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Jokowi-Asian-Games.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Scott Givens, Yang Terlupa Di Asian Games</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/scott-givens-dan-asian-games/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2018 11:21:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Scott Givens]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=39131</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-36998 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games.jpg" alt="Scott Givens Dan Asian Games" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-420x420.jpg 420w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/09/Scott-GIvens-Yang-Terlupa-di-Aian-Games-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Asian Games Oposisi Pusing</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/asian-games-oposisi-pusing/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Y14]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2018 05:02:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=35693</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><div id="tdi_1" class="tdc-row"><div class="vc_row tdi_2  wpb_row td-pb-row" >
<style scoped>.tdi_2,.tdi_2 .tdc-columns{min-height:0}.tdi_2,.tdi_2 .tdc-columns{display:block}.tdi_2 .tdc-columns{width:100%}.tdi_2:before,.tdi_2:after{display:table}</style><div class="vc_column tdi_4  wpb_column vc_column_container tdc-column td-pb-span12">
<style scoped>.tdi_4{vertical-align:baseline}.tdi_4>.wpb_wrapper,.tdi_4>.wpb_wrapper>.tdc-elements{display:block}.tdi_4>.wpb_wrapper>.tdc-elements{width:100%}.tdi_4>.wpb_wrapper>.vc_row_inner{width:auto}.tdi_4>.wpb_wrapper{width:auto;height:auto}</style><div class="wpb_wrapper" ><div class="wpb_wrapper td_block_wrap vc_raw_html tdi_6 videoWrapper .videoWrapper"><div class="td-fix-index"><div><iframe loading="lazy" type="text/html" width="853" height="480" src="https://www.youtube-nocookie.com/embed/9vFIZ0yMwbI?showinfo=0&modestbranding=1&autoplay=1&loop=1&autohide=1&rel=0&fs=0" frameborder="0" allow="autoplay" ></iframe></div></div></div></div></div></div></div><div id="tdi_7" class="tdc-row"><div class="vc_row tdi_8  wpb_row td-pb-row" >
<style scoped>.tdi_8,.tdi_8 .tdc-columns{min-height:0}.tdi_8,.tdi_8 .tdc-columns{display:block}.tdi_8 .tdc-columns{width:100%}.tdi_8:before,.tdi_8:after{display:table}</style><div class="vc_column tdi_10  wpb_column vc_column_container tdc-column td-pb-span12">
<style scoped>.tdi_10{vertical-align:baseline}.tdi_10>.wpb_wrapper,.tdi_10>.wpb_wrapper>.tdc-elements{display:block}.tdi_10>.wpb_wrapper>.tdc-elements{width:100%}.tdi_10>.wpb_wrapper>.vc_row_inner{width:auto}.tdi_10>.wpb_wrapper{width:auto;height:auto}</style><div class="wpb_wrapper" ><div class="wpb_wrapper wpb_text_column td_block_wrap td_block_wrap vc_column_text tdi_11  tagdiv-type td-pb-border-top td_block_template_1"  data-td-block-uid="tdi_11" >
<style>.vc_column_text>.td-element-style{z-index:-1}</style><div class="td-fix-index"><p>Jokowi naik moge, siap balap lawan kuda Prabowo.</p>
</div></div></div></div></div></div></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/maxresdefault-9-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Asian Games, Persatuan Dua Korea</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/asian-games-persatuan-dua-korea/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Aug 2018 11:08:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Korsel]]></category>
		<category><![CDATA[Korut]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=35474</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/ASIAN-GAMES-PERSATUAN-DUA-KOREA-1.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-35416" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/ASIAN-GAMES-PERSATUAN-DUA-KOREA-1.jpg" alt="Asian Games, Soekarno Hingga Korea" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/ASIAN-GAMES-PERSATUAN-DUA-KOREA-1.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/ASIAN-GAMES-PERSATUAN-DUA-KOREA-1-135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/ASIAN-GAMES-PERSATUAN-DUA-KOREA-1-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/ASIAN-GAMES-PERSATUAN-DUA-KOREA-1-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/ASIAN-GAMES-PERSATUAN-DUA-KOREA-1-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/ASIAN-GAMES-PERSATUAN-DUA-KOREA-1-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/ASIAN-GAMES-PERSATUAN-DUA-KOREA-1-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/ASIAN-GAMES-PERSATUAN-DUA-KOREA-1-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/ASIAN-GAMES-PERSATUAN-DUA-KOREA-1-420x420.jpg 420w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/ASIAN-GAMES-PERSATUAN-DUA-KOREA-1-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Jokowi Naik Moge, Lawan Menjerit</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/jokowi-naik-moge-lawan-menjerit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Aug 2018 12:46:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=35271</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Pada akhirnya, inilah tujuan pemilihan umum. Apakah kita berpartisipasi dalam politik sinisme atau harapan?&#8221; ~Barack Obama PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]etelah acara pembukaan Asian Games 2018 lalu, Presiden Joko Widodo sepertinya telah menyita perhatian anak muda, tidak hanya dalam negeri, tapi juga di mancanegara. Tahu kan kenapa? Secara mengejutkan, Presiden Jokowi membuka pesta olahraga Asian Games 2018 dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Pada akhirnya, inilah tujuan pemilihan umum. Apakah kita berpartisipasi dalam politik sinisme atau harapan?&#8221; ~Barack Obama</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #d5e339;">PinterPolitik.com</span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]etelah acara pembukaan Asian Games 2018 lalu, Presiden Joko Widodo sepertinya telah menyita perhatian anak muda, tidak hanya dalam negeri, tapi juga di mancanegara. Tahu kan kenapa?</p>
<p>Secara mengejutkan, Presiden Jokowi membuka pesta olahraga Asian Games 2018 dengan cara yang spektakuler. Dalam video berdurasi sekitar lima menit, Jokowi digambarkan mengendarai sebuah moge (motor gede) Yamaha FZI milik Paspampres menuju Stadion Gelora Bung Karno (GBK) akibat terjebak macet.</p>
<p>Dalam video, terlihat Jokowi mampu melewati hadangan macet hingga memasuki gang sempit, sambil melakukan <em>jumping</em> and <em>stoppie</em> (mengerem hingga ban belakang terangkat). <em>Aihh</em> sedap! Itu kalau ada Pak Polisi apa berani ditilang?</p>
<p>Ehh, tenang gaes, ini kan cuma adegan rekayasa, nggak beneran. Yang melakukan atraksi-atraksi berbahaya itu juga bukan Jokowi, melainkan <em>stuntman</em> (pemeran pengganti). Masa presiden dibolehin melakukan hal-hal berbahaya, ya nggak dong. Sama aja kayak <em>Opening</em> Olimpiade London dulu, ada adegan Ratu Elizabeth terjun payung, nggak mungkin kan beneran <em>doi</em> yang melakukan? <em>Ahahaha</em>.</p>
<p>Riuh penonton seketika menggema melihat aksi Jokowi tersebut, bisa karena terpesona, atau mungkin karena kakinya terinjak penonton sebelahnya. Entahlah, yang pasti, karena ini tahun politik, beberapa nyinyiran negatif tetap menggaung, terutama dari para lawan politik.</p>
<p>Ya, mau sekeren apapun yang dilakukan, Jokowi tetap salah! Jokowi jadi presiden yang <em>hipster</em> dan <em>funky</em> itu nggak benar! Aksinya kalah heroik dari aksi panjat tiang bendera anak SMP, Joni Kala. Bahkan ada juga loh yang nyinyir soal <em>stuntman</em>, katanya itu pembohongan publik.</p>
<p><em>Weleh</em>, itu yang ribut bilang Jokowi sudah melakukan pembohongan publik karena pakai <em>stuntman</em>, apa kabar kalau nonton sinetron laga ya? Jangan-jangan beneran percaya kalau naga terbang itu ada. <em>Wkwkwkwk.</em></p>
<p>Haduh, mendengar nyinyiran para politisi di atas, kok ya jadi kasihan sama Wishnutama, yang merupakan <em>Creative Director</em> dari Pembukaan Asian Games 2018. Gimana ya, sudah sedemikian lelah menciptakan buah pikiran yang sedemikian dahsyat, eh malah dibilang kampanye. <em>Ckckckck</em>.</p>
<p>Coba…coba… yang bilang kalau itu kampanye, ditonton lagi videonya. <em>Hayooo</em> sebutkan apa intinya? Tapi ya mau gimana juga, aksi itu bakal berdampak sih secara elektoral. Enak ya jadi petahana pas Asian Games. <em>Ckckckck</em>. (E36)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/08/Jokowi.-Foto-Sulselekspres.com_.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
